Jurnal Perikanan Kelautan
Not a member yet
244 research outputs found
Sort by
ANALISIS PEMASARAN IKAN MAS KOKI (Carassius auratus) DI KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN KALAPA CIUNG KECAMATAN CIMALAKA KABUPATEN SUMEDANG
Penelitian dilakukan di Kelompok Pembudidaya Ikan Kalapa Ciung Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang. Pelaksanaannya dimulai dari bulan Januari-Mei 2012. Analisis pemasaran dilakukan untuk mengetahui saluran pemasaran ikan mas koki yang paling efisien dan struktur pasar di kelompok pembudidaya ikan Kalapa Ciung. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Metode pengambilan sampel yang dilakukan menggunakan purposive sampling. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis finansial yang meliputi analisis pendapatan usaha, analisis imbangan penerimaan dan biaya (R/C), analisis rasio keuntungan terhadap biaya, analisis Market Share, analisis saluran pemasaran, dan analisis struktur pasar. Hasil penelitian menunjukkan pola saluran pemasaran II memiliki tingkat efisiensi pemasaran tertinggi dengan market share sebesar 44,44% dan tingkat efisiensi pemasaran terendah terdapat pada saluran pemasaran I dengan market share sebesar 5,56%. Struktur pasar di kelompok pembudidaya ikan Kalapa Ciung mengarah pada struktur pasar monopolistik dan struktur pasar pada pelaku pemasaran mengarah pada pasar persaingan sempurna. Kata kunci : Ikan Mas Koki, Kelompok Pembudidaya Ikan Kalapa Ciung, Pemasaran
PERTUMBUHAN Chlorella sp. YANG DIKULTUR PADA PERIODITAS CAHAYA YANG BERBEDA
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan perioditas cahaya yang berbeda yang paling efektit untuk pertumbuhan populasi Chlorella sp. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari empat perlakuan dan empat kali ulangan. Perlakuan tersebut yaitu; A (24 jam terang, 0 jam gelap), B (20 jam terang, 4 jam gelap), C (16 jam terang, 8 jam gelap), dan D (12 jam terang, 12 jam gelap) dengan menggunakan lampu TL. Media kultur diperkaya dengan pupuk cair komersil merk fertisim. Parameter pertumbuhan yang diamati adalah populasi sel dihitung dengan Haemocytometer, yang dianalisis dengan uji Duncan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang nyata dalam mempengaruhi kepadatan populasi. Kepadatan populasi tertinggi dicapai pada perlakuan C yaitu 11.970.000 sel/ml, kemudian diikuti perlakuan B yaitu 10.490.000 sel/ml, A dengan kepadatan 8.860.000 sel/ml, dan D dengan kepadatan 5.140.000 sel/ml. Kata kunci : chlorella sp., lampu TL, perioditas, pertumbuhan
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG REBON PADA PAKAN BUATAN TERHADAP NILAI CHROMA IKAN MAS KOKI (Carassius auratus)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi penambahan tepung udang rebon dalam pakan buatan yang tepat sehingga akan meningkatkan warna pada ikan mas koki (Carassius auratus). Penelitian dilaksanakan pada tanggal 10 Juni 2012 sampai dengan 20 Juli 2012 di Balai Pengembangan dan Penelitian Budidaya Ikan Hias (BP2BIH), Depok, Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Kelima perlakuan tersebut adalah pemberian tepung udang rebon sebanyak 0, 5, 10, 15, 20 %. Parameter yang diamati adalah nilai chroma sebagai data utama sedangkan pertambahan bobot dan kelangsungan hidup sebagai data penunjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung udang rebon memberikan pengaruh terhadap peningkatan warna dan pertumbuhan ikan mas koki, tetapi tidak berpengaruh terhadap tingkat kelangsungan hidup. Penambahan tepung udang rebon 10 % dari total pakan buatan memberikan peningkatan kualitas warna benih ikan mas koki terbaik dengan nilai rata-rata chroma sebesar 25,97
ANALISIS INDEKS KINERJA PENGELOLA DAN INDEKS KEPUASAN PENGGUNA DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA NIZAM ZACHMAN JAKARTA
Pelabuhan Perikanan Samudera memiliki fungsi utama, yaitu sebagai lingkungan kerja yang melaksanakan pelayanan umum. Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta merupakan salah satu PPS yang memegang peranan penting di Indonesia, sehingga PPS Nizam Zachman dituntut untuk memiliki kinerja yang baik dalam menjalankan fungsinya sebagai pusat pelayanan umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indeks kinerja pengelola dan indeks kepuasan pengguna dan mengidentifikasi faktor penghambat kinerja di PPS Nizam Zachman serta mengetahui upaya yang ditempuh untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan analisis data yang dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan nilai persentase indeks kinerja sebesar 75,48%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa kinerja PPS Nizam Zachman sudah baik. Nilai indeks kepuasan pengguna yang diperoleh yaitu sebesar 0,84 (84,44%). Hal ini mencerminkan bahwa secara keseluruhan pengguna merasa sangat puas terhadap kinerja pelayanan di PPS Nizam Zachman Jakarta.
PENAMBAHAN EKSTRAK TAUGE DALAM PAKAN UNTUK MENINGKATKAN KEBERHASILAN PEMIJAHAN IKAN MAS KOKI (Carassius auratus)
untuk diberikan kepada induk ikan mas koki. Unit perlakuan disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah perbedaan kandungan ekstrak tauge. Tauge yang digunakan sebanyak 490,2 g/kg pakan, 653,6 g/kg pakan, dan 817,0 g/kg pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan kandungan ekstrak tauge memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata terhadap persentase pemijahan, tetapi memberikan siklus pemijahan yang lebih cepat. Pada derajat pembuahan telur dan derajat penetasan telur, ekstrak tauge memberikan pengaruh yang berbeda nyata. Penambahan tauge sebanyak 653,6 g/kg pakan pada pakan induk ikan mas koki menghasilkan derajat pembuahan dan derajat penetasan telur tertinggi masing – masing yaitu 87,23 % dan 87,30 %. Kata kunci : ekstrak tauge, derajat pembuahan, derajat penetasan, mas koki, pemijahan
KARAKTERISTIK BAKTERI CAVIAR NILEM DALAM PERENDAMAN CAMPURAN LARUTAN ASAM ASETAT DENGAN LARUTAN GARAM PADA PENYIMPANAN SUHU RENDAH (5-100C).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bakteri caviar nilem yang direndam dalam campuran larutan asam asetat dengan larutan garam pada penyimpanan suhu rendah antara 5-100C. Metode penelitian dilakukan secara eksperimen terdiri atas empat perlakuan perendaman. Perlakuan A, perendaman dalam campuran larutan asam asetat 0,3% dengan larutan garam 0%. Perlakuan B, Perendaman dalam campuran larutan asam asetat 0,3% dengan larutan garam 5%. Perlakuan C, perendaman dalam campuran larutan asam asetat 0,3% dengan larutan garam 10%. Perlakuan D, perendaman dalam campuran larutan asam asetat 0,3% dengan larutan garam 15%. Pengamatan dilakukan pada hari ke-0, 7, 14, 21 dan 28. Parameter yang diamati meliputi derajat keasaman (pH) dan total jumlah bakteri pada caviar nilem. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa karakteristik bakteri pada perendaman campuran dari 0,3% larutan asam asetat dengan 15% larutan garam pada penyimpanan suhu rendah (5-100C) merupakan konsentari terbaik, dengan lama masa simpan 21 hari masih layak untuk dikonsumsi, jumlah total bakteri yang tumbuh berkisar 3x106 cfu/g
PENGARUH KERAPATAN MANGROVE TERHADAP LAJU SEDIMEN TRANSPOR DI PANTAI KARANGSONG KABUPATEN INDRAMAYU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari kerapatan mangrove terhadap laju sedimen transpor dan abrasi pantai yang terjadi di wilayah Pantai Karangsong Kabupaten Indramayu. Metode penelitian yang dipakai adalah metode transek kuadrat dan metode sediment trap. Hasil penelitian diperoleh bahwa jenis vegetasi mangrove yang mendominasi di wilayah Pantai Karangsong Kabupaten Indramayu adalah Avicennia marina. Kerapatan mangrove tingkat pohon di stasiun I sebesar 1450 tegakan/ha dan dikategorikan baik, sedangkan kerapatan mangrove tingkat pohon di stasiun II sebesar 900 tegakan/ha dan dikategorikan hutan mangrove rusak berat. Hubungan antara kerapatan mangrove dengan laju sedimen transpor di Pantai Karangsong Kabupaten Indramayu menunjukkan korelasi yang negatif dengan nilai -1 artinya ketika kerapatan mangrove tinggi maka laju sedimen transpor akan rendah dan sebaliknya ketika kerapatan mangrove rendah maka laju sedimen transport akan tinggi. Kata kunci: kerapatan mangrove, metode transek kuadrat, metode sediment trap, laju sedimen transpo
EFEKTIVITAS PENAMBAHAN Bacillus sp. HASIL ISOLASI DARI SALURAN PENCERNAAN IKAN PATIN PADA PAKAN KOMERSIAL TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERTUMBUHAN BENIH IKAN NILA MERAH (Oreochromis niloticus)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis penambahan Bacillus sp. hasil isolasi dari saluran pencernaan ikan patin sebagai probiotik pada pakan komersial untuk meningkatkan kelangsungan hidup dan benih ikan nila merah (Oreochromis niloticus). Penelitian dilaksanakan secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah perbedaan dosis penambahan Bacillus sp. yang terdiri dari perlakuan tanpa penambahan Bacillus sp., perlakuan dengan penambahan Bacillus sp. sebanyak 500 ml/kg pakan, 1000 ml/kg pakan, 1500 ml/kg pakan dan 2000 ml/kg pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Bacillus sp. hasil isolasi dari saluran pencernaan ikan patin pada pakan buatan berpengaruh terhadap kelangsungan hidup, efisiensi pakan dan laju pertumbuhan ikan nila merah. Penambahan Bacillus sp. dengan dosis sebesar 1000 ml/kg pakan menghasilkan tingkat kelangsungan hidup sebesar 70%, efisiensi pakan tertinggi sebesar 116,60% dan laju pertumbuhan tertinggi sebesar 2,92%. Kata kunci: Bacillus sp., efisiensi pakan, ikan nila merah, kelangsungan hidup, pakan komersial, pertumbuhan
Fortifikasi Tepung Tulang Nila Merah sebagai Sumber Kalsium Terhadap Tingkat Kesukaan Roti Tawar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fortifikasi tepung tulang nila merah sebagai sumber kalsium pada roti tawar yang paling disukai panelis. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Industri Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dan Laboratorium Uji, Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran, pada bulan Mei hingga Juni 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan lima perlakuan penambahan tepung tulang nila merah yaitu 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% berdasarkan jumlah tepung terigu. Parameter yang diamati adalah tingkat kesukaan terhadap karakteristik organoleptik meliputi kenampakan, aroma, rasa dan tekstur. Karakteristik organoleptik diuji dengan uji Friedman kemudian dilanjutkan dengan uji Bayes untuk mengetahui roti tawar dengan perlakuan terbaik. Uji fisik yaitu pengembangan volume roti, Analisis data volume pengembangan roti menggunakan uji Kruskal-Wallis serta uji kalsium dilakukan pada roti tawar tanpa penambahan tepung tulang sebagai kontrol dan roti tawar yang paling disukai oleh panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung tulang nila merah hingga 20% pada roti tawar masih disukai dengan kisaran nilai 5,50 hingga 7,00 yang berarti biasa hingga suka. Perlakuan 5% mempunyai nilai alternatif lebih tinggi berdasarkan metode Bayes dibanding dengan perlakuan lainnya yaitu 7,00 yang berarti suka, pengembangan volume roti tawar 523,3% dan kandungan kalsium sebesar 0,476%
EFEKTIVITAS EKSTRAK BUNGA KECOMBRANG (Nicolaia speciosa Horan) UNTUK PENCEGAHAN SERANGAN Saprolegnia sp. PADA LELE SANGKURIANG
Penelitian ini telah dilakukan di Balai Penelitian Pemuliaan Ikan, Subang dan di Laboratorium Biotektonologi Kelautan UNPAD, Jatinangor. Pelaksanaannya dimulai dari tanggal 3 Agustus 2012 sampai dengan 19 September 2012. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak bunga kecombrang (Nicolaia speciosa Horan) yang efektif dalam mencegah serangan jamur Saprolegnia sp. pada telur lele sangkuriang. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan konsentrasi ekstrak bunga kecombrang yang diberikan meliputi 0 ppm (kontrol), 20 ppm, 40 ppm, 60 ppm, 80 ppm. Parameter uji yang diamati adalah saprolegniasis, daya tetas telur dan kualitas air. Hasil penelitian perendaman telur pada ekstrak bunga kecombrang konsentrasi 60 ppm menunjukkan hasil terbaik derajat penetasan telur sebesar 60,56%