Jurnal Perikanan Kelautan
Not a member yet
    244 research outputs found

    Fortifikasi Protein Surimi Manyung Terhadap Tingkat Kesukaan Donat

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase penambahan surimi manyung pada donat yang paling disukai panelis. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2014 di Laboratorium Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran serta uji kimia dilakukan di Laboratorium Nutrisi Ruminansia Dan Kimia Makanan Ternak Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Tingkat penerimaan terhadap donat dianalisis dengan metode statistik non parametrik Friedman yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% serta 20 panelis semi terlatih sebagai ulangan. Parameter yang diamati adalah Uji  kimia (kadar protein dan  kadar  air surimi serta donat  untuk perlakuan kontrol dan paling disukai), uji hedonik (uji kesukaan) berdasarkan karakteristik organoleptik yang meliputi kenampakan, aroma, rasa, tekstur dan uji fisik (pengembangan) pada donat. Berdasarkan hasil penelitian terhadap tingkat kesukaan donat dapat disimpulkan bahwa penambahan surimi manyung pada donat untuk semua perlakuan disukai panelis, akan tetapi perlakuan penambahan surimi manyung 20% menghasilkan donat yang paling disukai dibandingkan perlakuan lainnya, dengan nilai alternatif yaitu 8,16, kadar air 25,35% dengan kandungan protein sebesar 3492,5 mg/ 25 g donat. Kata Kunci : donat, surimi manyung, tingkat kesukaa

    Aktivitas Antioksidan Dan Antibakteri Ekstrak Jeroan Teripang Holothuria atra Dari Perairan Pulau Biawak Kabupaten Indramayu

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder pada jeroan teripang Holothuria atra dan potensinya sebagai antioksidan dan antibakteri. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2014 s/d Mei 2015 di Laboratorium Bioteknologi Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental di laboratorium yang terbagi menjadi dua tahap. Tahap pertama ekstraksi dengan metode maserasi dan identifikasi metabolit sekunder dilanjutkan tahap kedua uji antioksidan menggunakan metode DPPH dan uji antibakteri menggunakan metode difusi agar. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ekstrak jeroan teripang H.atra memiliki nilai rendemen 4,177% dan mengandung senyawa alkaloid, triterpenoid dan saponin. Nilai IC50 ekstrak jeroan teripang H.atra 126,19 ppm termasuk antioksidan kategori sedang dan diameter zona hambat ekstrak jeroan teripang H.atra 7,79 mm pada konsentrasi 10.000 ppm sehingga termasuk antibakteri kategori sedang.Kata Kunci: Antioksidan, Antibakteri, Holothuria atra, Metabolit Sekunder

    Aplikasi Kombinasi Bakteri Asam Laktat, Natrium Klorida Dan Natrium Asetat Terhadap Masa Simpan Ikan Patin (Pangasius hypophtalmus) Pada Suhu Rendah

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengolahan Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perubahan mutu ikan patin dengan penambahan kultur starter BAL serta penambahan kombinasi natrium klorida dan natrium asetat dalam memperpanjang masa simpan selama penyimpanan suhu rendah. Metode yang digunakan adalah metode ekperimental dengan tiga perlakuan (kontrol, penambahan BAL, dan kombinasi BAL dengan 3% NaCl dan 3% NaAs) perlakuan diulang sebanyak3 kali. Parameter yang diamati yaitu derajat keasaman (pH) dan Total Plate Count (TPC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi BAL, NaCl, dan BAL dengan 3% NaCl dan 3% NaAs memberikan hasil terbaik terhadap masa simpan ikan patin  dengan batas penerimaan hingga hari ke-12 yaitu sebesar 9,5.106 cfu/ml pada penyimpanan suhu rendah. Perlakuan kombinasi memiliki masa simpan lima hari lebih lama dibandingkan kontrol, dan dua hari lebih lama dibandingkan perlakuan perendaman BAL

    Efektivitas Ekstrak Biji Pepaya Mentah (Carica papaya L.) Dalam Pengobatan Benih Ikan Nila Yang Terinfeksi Bakteri Streptococcus agalactiae

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi efektif dari ekstrak biji pepaya dalam pengobatan benih ikan nila yang terinfeksi bakteri Streptococcus agalactiae sehingga dapat meningkatkan kelangsungan hidup. Benih ikan nila yang digunakan berukuran ±8 cm. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah perendaman dengan ekstrak biji pepaya pada konsentrasi A (0 ppm), B (50 ppm), C (100 ppm), D (150 ppm), dan E (200 ppm). Parameter yang diamati adalah gejala klinis, proses pemulihan, kelangsungan hidup, dan kualitas air. Hasil pengamatan gejala klinis, proses pemulihan dan parameter kualitas air dianalisis secara deskriptif, sedangkan kelangsungan hidup benih ikan nila dianalisis dengan menggunakan uji F pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak biji pepaya pada konsentrasi 50 ppm dan 100 ppm dengan metode perendaman 48 jam efektif dalam pengobatan infeksi bakteri Streptococcus agalactiae pada benih ikan nila dan memberikan kelangsungan hidup sebesar 64,44% dan66,66%. Pemberian ekstrak biji pepaya pada konsentrasi 100 ppm memberikan tingkat pemulihan lebih cepat pada hari ke- 13 dan menunjukkan respon pakan yang lebih cepat pada hari ke-6. Konsentrasi optimum untuk pengobatan ikan nila yang terinfeksi bakteri Streptococcus agalctiae selama 48 jam dengan metode perendaman adalah sebesar 78 ppm dengan kelangsungan hidup sebesar 70%. Kata kunci: Benih Ikan Nila Sultana, Ekstrak Daun Kecubung, Streptocococcis

    Pengaruh Penambahan Tepung Labu Kuning Dan Tepung Kepala Udang Terhadap Peningkatan Kualitas Warna Ikan Mas Koki (Carassius auratus)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mencari jumlah penambahan tepung labu kuning dan tepung kepala udang yang tepat pada pakan komersil untuk meningkatkan warna orange pada koki strain oranda. Penelitian ini menggunakan benih ikan koki strain oranda dengan ukuran 4-5 cm yang diperoleh dari peternak koki di Bogor. Penelitian ini menggunakan metode  eksperimental Rancangan  Acak  Lengkap  dengan  empat  perlakuan  dan  tiga  kali  ulangan.  Perlakuan  yang diberikan yaitu 20% tepung labu kuning, 10% tepung labu kuning dan 5% tepung kepala udang, dan 10% tepung kepala udang serta perlakuan kontrol (tanpa penambahan). Parameter yang diukur yaitu perubahan warna orange pada kepala, punggung, dan ekor. Pengamatan perubahan warna dilakukan secara visual dengan pendekatan terhadap warna pada Toca Color Finder. Data perubahan warna dianalisis menggunakan uji Kruskall-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan 10% tepung labu kuning dan 5% tepung kepala udang dalam pakan memberikan perubahan warna orange terbaik dengan kode warna TC 1017 pada kepala, punggung dan ekor, dengan pertambahan bobot mutlak sebesar0,4gram Kata Kunci : Tepung Labu Kuning, Tepung Kepala Udang, Koki, Warn

    Penambahan Surimi Lele Terhadap Tingkat Kesukaan Permen Jelly Rumput Laut

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase penambahan surimi lele pada permen jelly rumput laut yang  paling  disukai  panelis.  Penelitian ini  telah  dilaksanakan pada  bulan Mei  sampai  Juli  2015  di  Laboratorium Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Laboratorium Nutrisi Ruminansia dan Kimia Makanan Ternak Fakultas Peternakan, serta Laboratorium Jasa Uji Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan lima perlakuan penambahan surimi lele yaitu 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40% berdasarkan berat rumput laut. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu karakteristik organoleptik dan karakteristik kimia meliputi kenampakan, aroma, rasa, tekstur, kadar air, kadar protein dan kadar serat. Pengujian kadar air dilakukan pada semua perlakuan. Sementara itu, pengujian kadar protein dan kadar serat dilakukan pada permen jelly rumput laut tanpa penambahan surimi lele sebagai kontrol dan permen jelly rumput laut yang paling disukai panelis. Hasil penelitian menunjukan, bahwa penambahan surimi lele sebanyak 30% menghasilkan permen jelly rumput laut yang paling disukai panelis dengan kadar protein 10%, kadar serat0,35% dan kadar air 16,92%. Kata Kunci : penambahan surimi, surimi lele, permen jelly, rumput laut, tingkat kesukaa

    Pengaruh Kegiatan Geothermal Terhadap Keanekaragaman Ikan Di Aliran Sungai Cikaro, Kabupaten Bandung

    Get PDF
    Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  jenis  dan  keanekaragaaman ikan  di  Sungai  Cikaro  Kabupaten Bandung, serta pengaruh Eksplorasi Panas Bumi (Geothermal) terhadap keanekaragaman ikan di hulu Sungai Cikaro Kabupaten Bandung yang dilakukan dari bulan April sampai dengan Juni 2015. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan 4 stasiun, dan dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2015. Jenis ikan yang teridentifikasi selama penelitian adalah  Puntius  binotatus  (14,8%), Hampala  macrolepidota (1,5%), Osteochilus vittatus(0,5%), Rasbora aprotaenia(3,9%), Gambusia affinis (9,9%), Anabas testudineus (8,4%), Mystus nemurus (35%), Channa striata (3%), Oreochromis niloticus(7,4%), Trichogaster trichopterus (11,8%), Pterygoplichthys pardalis (1,5%) dan Monopterus albus (2,5%). Indeks Keanekaragaman Ikan yang didapati pada stasiun 1 1,08. Stasiun 2 adalah 0. Stasiun 3 adalah 1,79. Stasiun 4 adalah1,47. Indeks Keseragaman Ikan di stasiun 1 adalah 1,08. Stasiun 2 adalah 0. stasiun 3 adalah 0,86. Dan stasiun 4 adalah 0,71. Pengaruh limbah geothermal tidak berpengaruh terhadap stasiun 3 dan 4 karena nilai kualitas perairan tidak berbeda dengan stasiun 1 yang tidak terkena terpengaruh oleh limbah kegiatan eksplorasi geothermal. Kata Kunci :  Limbah Ekslporasi Panas Bumi (Geothermal), Keanekaragaman dan Keseragaman Ikan

    Pemanfaatan Bungkil Kacang Tanah Dalam Pakan Ikan Terhadap Laju Pertumbuhan Ikan Nila (Orechromis niloticus)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase bungkil kacang tanah terbaik yang dapat memberikan nilai laju pertumbuhan dan efisiensi pakan tertinggi pada ikan nila. Penelitian dilaksanakan dari bulan April sampai dengan bulan Mei 2015 di Laboratorium Akuakultur Gedung 4 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Pakan diformulasikan pada persentase penggunaan 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%. Parameter yang diamati  adalah tingkat  kelangsungan hidup, laju  pertumbuhan harian, efisiensi  pakan dan  kualitas air.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bungkil kacang tanah dalam pakan dapat digunakan hingga taraf 20% dengan nilai laju pertumbuhan yang terbaik yaitu 0,7% dan efisiensi pakan 16,76%

    Efektivitas Penambahan Ekstrak Buah Pepaya Pada Pakan Terhadap Peningkatan Kecerahan Ikan Badut (Amphiprion ocellaris)

    Get PDF
    Penelitian ini dilaksanakan di Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung, dari bulan Mei sampai Juli 2015. Tujuan  penelitian ini  adalah  untuk  mendapatkan konsentrasi ekstrak  buah  papaya pada  pakan  buatan  yang  dapat meningkatkan warna terbaik pada ikan badut (Amphiprion ocellaris). Ikan yang digunakan adalah ikan badut berumur ±2 bulan dan memiliki panjang 3 cm yang diperoleh dari Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung. Ikan yang digunakan sebanyak 5 ekor dalam satu akuarium dengan kepadatan 1 ekor / 1 L. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuannya adalah dengan penambahan ekstrak buah papaya dalam pakan dengan konsentrasi 0 mg/g (perlakuan A), konsentrasi 1,25 mg/g (perlakuan B), konsentrasi 2,5 mg/g (perlakuan C), konsentrasi 3,75 mg/g (perlakuan D), dan terakhir   dengan konsentrasi 5 mg/g (perlakuan E). Parameter yang diamati meliputi tingkat kecerahan warna pada tubuh ikan yang diukur dengan menggunakan Toca Colour Finder (TCF). Hasil penelitian menunjukkan pengaruh penambahan ekstrak buah papaya tidak memberikan hasil yang signifikan terhadap tingkat kecerahan warna ikan badut (Amphiprion ocellaris). Kata Kunci : Ikan Badut, Warna, Ekstrak Pepay

    Evaluasi Penerapan Sanitasi Terhadap Risiko Keberadaan Histamin Pada Pengolahan Pindang Cakalang Di Pelabuhan Ratu

    Get PDF
    Penelitian ini  bertujuan untuk  mengetahui dan  mengevaluasi sejauh mana penerapan sanitasi pada  proses pengolahan pindang cakalang, serta seberapa besar terdapat histamin pada bahan baku dan produk pindang cakalang di Pelabuhan Ratu. Penelitian ini dilaksanakan di tempat pengolahan pindang cakalang Pelabuhan Ratu, dan pengujian histamin dilakukan di Balai Pengujian Mutu dan Pengolahan Hasil Perikanan dan Kelautan DKI Jakarta.Pelaksanaannya dari mulai Januari 2015 sampai dengan Mei 2015. Metode penelitian bersifat survey, dan pengambilan sampel dengan metode purposive sampling pada 3 pengolah berdasarkan kapasitas bahan baku yang digunakan (besar, sedang dan kecil). Penelitian dilakukan dengan cara wawancara, pengamatan pada saat pengolahan serta pengujian histamin pada bahan baku dan produk pindang, kemudian dianalisis secara deskriptif komparatif. Pelaksanaan penerapan sanitasi paling baik dengan urutan yaitu pada unit pengolahan C (pengolah kecil), terdapat 4 aspek sanitasi yang tidak layak diterapkan, unit pengolahan A (pengolah besar), terdapat 8 aspek sanitasi yang tidak layak diterapkan, dan paling buruk sanitasi yang diterapkan pada unit pengolahan B (pengolah sedang), terdapat 11 aspek sanitasi yang tidak layak diterapkan. Pengolah besar tidak menjamin sanitasinya lebih baik dari pada pengolah kecil. Kadar histamin pada bahan baku unit pengolahan pindang (A, B dan C) berturut-turut 2,03 ppm; 7,38 ppm; dan 2,97 ppm meningkat selama proses pengolahan produk pindang berturut-turut menjadi 4,57 ppm; 26,89 ppm; dan 4,37 ppm. Semakin banyak jumlah aspek sanitasi yang tidak layak diterapkan pada  unit  pengolahan pindang, semakin tinggi peningkatan kadar  histamin pada  produk pindang cakalang yang diolah di Pelabuhan Ratu. Kata Kunci :Histamin, Pindang Cakalang, Sanitas

    230

    full texts

    244

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Perikanan Kelautan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇