SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
    1757 research outputs found

    Pengaruh Konsentrasi Tetrametilamonium Hidroksida terhadap Karakter Nanopartikel Magnetit Hasil Sintesis dan Pelapisan secara Elektrokimia

    No full text
    ABSTRAK   Syoviana, Nita Dwi. 2015. Pengaruh Konsentrasi Tetrametilamonium Hidroksida terhadap Karakter Nanopartikel Magnetit (Fe3O4) Hasil Sintesis dan Pelapisan secara Elektrokimia. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Fauziatul Fajaroh, M.S., (II) Dr. H. Sutrisno, M.Si.   Kata-kata kunci: magnetit, pelapisan, TMAH, modifikasi permukaan Aplikasi nanopartikel magnetit dalam bidang lingkungan terus dikembangkan, di antaranya untuk pemisahan anion ataupun ion logam dalam pengolahan air limbah. Aplikasi tersebut membutuhkan magnetit dengan luas permukaan yang besar. Oleh sebab itu, untuk memperoleh magnetit dengan luas permukaan yang besar, perlu dilakukan modifikasi pada permukaannya dengan cara pelapisan nanopartikel magnetit dengan tetrametilamonium hidroksida (TMAH). Pelapisan tersebut dapat dilakukan dengan metode elektrokimia secara in-situ. Lapisan TMAH dapat mencegah agregasi partikel sehingga dapat diperoleh partikel dengan luas permukaan yang lebih besar. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk (1) melapisi nanopartikel magnetit dengan TMAH secara in-situ melalui metode elektrokimia, dan (2) mengetahui pengaruh konsentrasi TMAH terhadap luas permukaan partikel. Penelitian ini terdiri dari tiga tahap, yaitu (1) preparasi besi dari larutan besi(II) sulfat dengan teknik elektrolisis, (2) sintesis dan pelapisan nanopartikel magnetit oleh TMAH pada berbagai konsentrasi, dan (3) karakterisasi hasil sintesis meliputi identifikasi kristalinitas dengan X-Ray Diffraction (XRD), identifikasi gugus fungsi dari molekul pelapis dengan IR, identifikasi luas permukaan partikel dengan Brunauer Emmet Teller (BET), deskripsi morfologi dan distribusi ukuran partikel dengan Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nanopartikel magnetit dapat terlapisi oleh TMAH, dan (2) konsentrasi TMAH berpengaruh terhadap luas permukaan nanopartikel magnetit. Luas permukaan nanopartikel magnetit cenderung meningkat dengan makin tingginya konsentrasi TMAH yang digunakan

    Pengembangan permainan “dribble and touching to win” pada siswa ekstrakurikuler bolabasket di SMP Negeri 10 Blitar”

    No full text
    ABSTRAK   Febrianto, Novi K.S. 2015. Pengembangan permainan “dribble and touching to win” pada siswa ekstrakurikuler bolabasket di SMP Negeri 10 Blitar”.Skripsi, JurusanPendidikanPendidikanJasmanidanKesehatan, FakultasIlmuKeolahragaan, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. M.E. Winarno, M.Pd, (II) Usman Wahyudi, S.Pd., M.Pd Kata Kunci: Permainan “Dribble and Touching to Win”, LatihanDribbleBolabasket. Latihandribble di SMP Negeri 10 Blitar, hasil Observasi awal dari 3 teknik dasar yaitu passing, dribble, dan shooting siswa banyak mengalami kesalahan dalam melakukan teknik dribble. Untuk penyebaran angket siswa kebanyakan siswa menyatakan bahwa mengalami kesulitan dalam teknik dribble serta materi latihan dribble yang kurang menarik. Jadi dapat disimpulkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam latihan teknik dribble. Oleh karena itu, dibutuhkan penelitian dan pengembangan tentang model latihan dalam bentuk permainan. Sehubungan dengan hal tersebut telah dilakukan penelitian dan pengembangan tentang permainan dribble and touching to win pada siswa ekstrakurikuler bolabasket di SMP Negeri 10 Blitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model permainan dribble and touching to win yang berisi 6 permainan latihan dribble. Diharapkan, pengembangan ini dapat menjadi solusi dalam latihan dribble untuk mengatasi kesulitan siswa dalam berlatih dribble. Model penelitian ini menggunakan model pengembangan yang konseptual yang artinya bersifat analistis yang memberikan komponen-komponen produk yang akan dikembangkan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan berupa observasi, wawancara dan kuisioner. Subjek penelitian terdiri dari subjek ahli meliputi ahli permainan bolabasket 1 orang, ahli permainan 1 orang, dan ahli media 1 orang. Subjek ujicoba berupa siswa ekstrakurikuler bolabasket berjumlah 30 siswa. Jenis data yang diperoleh termasuk jenis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penilaian terhadap permainan dribble and touching to win ahli permainan bolabasket diperoleh persentase 74,16%, ahli permainan diperoleh hasil 76,25% dan ahli media diperoleh hasil 78,49%. Hasilpersentaseujicobakelompokkecilyang berjulah 10 siswa adalah88,91%danhasilpersentaseujicobakelompokbesar yang berjumlah 20 siswaadalah 89,08%. Dari hasil persentase tersebut menyatakan bahwa produkpengembangan valid, praktisdantepatsasaranuntukdigunakanpadasiswaekstrakurikulerbolabasket SMP Negeri 10 Blitardalamlatihandribble bolabasket. Kesimpulan hasil produk pengembangan permainan “dribble and touching to win” pada ekstrakurikuler bolabasket di SMP Negeri 10 Blitar dapat digunakan untuk latihan dribble bolabasket.Karena penelitian ini hanya terbatas pengembangan produk, diharapkan ada penelitian selanjutnya yang menguji tingkat efektivitas produk yang telah dikembangkan ini

    Pengaruh Latihan Kecepatan Reaksi Terhadap Kemampuan Penyelamatan Penjaga Gawang di Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Saputra, Muhammad Januari Dwi. 2015. Pengaruh Latihan Kecepatan Reaksi Terhadap Kemampuan Penyelamatan Penjaga Gawang di Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr Eko Hariyanto, M.Pd (II) Dra Sri Purnami, M.Pd   Kata Kunci: eksperimen, reaksi, kemampuan penyelamatan Sepakbola adalah suatupermainan dengan bola yang dimainkan oleh dua regu yang masing-masing regunya terdiri dari sebelas orang termasuk seorang penjaga gawang.  Berdasarkan observasi dan pengamatan dari kegiatan turnamen antar fakultas (Anfak) yang diadakan  di Universitas Negeri Malang, penjaga gawang sering melakukan kesalahan, seperti sering lepas dalam menagkap bola, salah posisi, sehingga memudahkan penyerang untuk mencetak gol ke gawang. Dan dibuktikan dari hasil pretes yang peneliti lakukan yaitu 29,6% poin yang diperoleh penjaga gawang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penyelamatan penjaga gawang dan ketrampilan dasar kurang di miliki oleh penjaga gawang di Universitas Negeri Malang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan kecepatan reaksi terhadap kemampuan penyelamatan penjaga gawang di Universitas Negeri Malang. Rancangan penelitian ini adalah The One Group Pretest-posttest Design, yaitu desain yang terdapat pre-testsebelum diberi perlakuan dan pos-test setelah diberikan perlakuan, dengan demikian hasil perlakuan dapat diketahui lebih akurat, karena dapat membandingkan dengan keadaan sebelum diberi perlakuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Negeri Malang yang berjumlah 10 mahasiswa. Dari hasil uji-t sebesar thitung= 6,975 > t tabel = 2,262 sehingga Ho ditolak. Perolehan tersebut merunjuk dari kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan antara tes awal dan akhir kemampuan penyelamatan penjaga gawang hasil latihan kecepatan reaksi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka latihan kecepatan reaksi dapat digunakan dalam meningkatkan kemampuan penyelamatan penjaga gawang, sehingga latihan kecepatan reaksi dapat memberikan pengaruh yang lebih baik dalam meningkatkan kecepatan reaksi penjaga gawang mahasiswa di Universitas Negeri Malang

    Upaya meningkatkan keterampilan teknik dasar passing bawah bolavoli dengan model latihan kecepatan reaksi bagi peserta Ekstrakurikuler bolavoli di SMA Negeri 1 Ambulu Kabupaten Jember

    No full text
    ABSTRAK   Passing bawah adalah salah satu teknik dasar permainan bolavoli yang paling sering digunakan. Untuk melakukan passing bawah diperlukan tahap-tahap, yaitu: (1) sikap awal, (2) perkenaan, (3) sikap akhir. Pada observasi awal dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 25 Januari 2014 pukul 15.00-17.15 WIB, hari Sabtu tanggal 08 Februari 2014 pukul 15.00-17.00 WIB, dan hari senin tanggal 24 Maret 2014 pukul 15.00-17.00 WIB, peserta Ekstrakurikuler permainan bolavoli di SMA Negeri 1 Ambulu Kabupaten Jember mendapatkan hasil, teknik passing bawah pada saat pertandingan memiliki persentase kesalahan tertinggi 31,58%. Instrumen yang digunakan diantaranya: Tahap persiapan (1) Berdiri, kaki dibuka selebar bahu, salah satu kaki tumpuan berada di depan, (2) Kedua lutut ditekuk. Tahap perkenaan bola (1) Perkenaan bola di atas Pergelangan tangan, (2) Perkenaan bola menyentuh ke dua tangan. Tahap akhir (1) Tumit terangkat dari lantai, (2) Pandangan mengikuti arah gerakan bola. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknik passing bawah menggunakan model latihan kecepatan reaksi bagi peserta Ekstrakurikuler permainan bolavoli di SMA Negeri 1 Ambulu Kabupaten Jember, Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah model latihan, lembar observasi, dokumentasi dan catatan lapangan. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Olahraga (PTO). Pelaksanaan tindakan kelas ini dilakukan melalui dua siklus dimana setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler permainan bolavoli di SMA Negeri 1 Ambulu Kabupaten Jember. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi (pengamatan) Setelah dilakukan perlakuan melalui 2 siklus masing-masing 3 kali pertemuan setiap siklusnya, dari 14 peserta hampir semua mengalami peningkatan. Persentase kebenaran passing bawah setelah dilakukan tindakan  mencapai nilai  95%. Dari hasil penelitian data tingkat keberhasilan peserta ekstrakurikuler dalam melakukan teknik passing bawah bolavoli yang telah diperoleh pada tindakan siklus 2, maka tujuan dari penelitian ini telah tercapai dan tidak perlu diadakan tindak lanjut pada siklus berikutnya. Berdasarkan hasil pelaksanaan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa penerapan latihan passing bawah bolavoli dengan model latihan kecepatan reaksi dapat meningkatkan teknik passing bawah. Juga saran yang dapat diberikan yaitu: pendekatan model latihan kecepatan reaksi passing bawah dapat digunakan untuk meningkatkan teknik passing bawah bolavoli, bagi pembina ekstrakurikuler permainan bolavoli, penelitian ini bermanfaat sebagai pedoman untuk menentukan dan memilih latihan yang baik dan bervariasi, Penelitian tindakan kelas ini bisa dijadikan referensi bagi peneliti yang lain untuk meningkatkan teknik passing bawah bolavoli dengan menggunakan model latihan kecepatan reaksi passing bawah yang lebih bervariasi agar peserta tidak mudah jenuh atau bosan pada saat latihan. Kata Kunci: Passing Bawah, Permainan Bolavoli, Model Latihan Kecepatan Reaksi

    Upaya Meningkatkan Efektifitas Pembelajaran Variasi Gerak Dasar Kedalam Modifikasi Atletik Menggunakan Metode Bermain di Kelas V SDN 5 Kademangan Kabupaten Blitar

    No full text
    ABSTRAK Rahmawan, Dian Andika. 2013. Upaya Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Variasi Gerak Dasar Ke Dalam Modifikasi Atletik Menggunakan Metode Bermain di Kelas V SDN 5 Kademangan Kabupaten Blitar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mu’arifin, M.Pd, (II). Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd ,M.Pd.   Kata Kunci: Variasi Gerak dasar, pembelajaran atletik, bermain. Variasi Gerak dasar adalah “Suatu pembelajaran atletik yang di dalam mempelajari gerak dasar dengan variasi-variasi pembelajaranya, yaitu meliputi jalan, lari, lompat/loncat dan lempar. Berdasarkan observasi awal, diperoleh hasil bahwa penguasaan keterampilan variasi gerak dasar siswa kelas V SDN 5 Kademangan Kabupaten Blitar, ternyatakesalahan pada pembelajaran yang diajarkanhanyagerak dasar lari saja, hingga pembelajaran yang lain belum di ajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas hasil pembelajaran variasi gerak dasar dengan metode bermain untuk kelas V semester ganjil SDN Kademangan yang diharapkan siswa lebih meningkat hasil belajarnya ketika diajarkan variasi gerak dasar. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan tindakan kelas ini dilakukan melalui dua siklus di mana tiap siklus terdiri dari 4 tahapyaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 5 Kademangan Kabupaten Blitar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi (pengamatan), catatan lapangan, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan variasi gerak dasar siswa kelas V SDN 5 Kademangan Kabupaten Blitar mengalami peningkatan.Hal ini bisa dilihat dari persentase keberhasilan siswa dalam melakukan keterampilan variasi gerak dasar setelah diberi tindakan pada siklus 2 pertemuan ke 3 dengan persentase benar dalam 25 anak. Hasil dalam indikator yang dinilai adalah jalan-sprint dengan persentase100%, jalan-lompat-sprint dengan persentase 92%, lempar-sprint dengan  persentase 78% dan yang terakhir jalan-lempar-sprint dengan persentase 78%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran gerak dasar lari dengan pendekatan bermain dapat meningkatkan keterampilan gerak dasar lari pada siswa kelas V SDN 5 Kademangan  Kabupaten Blitar

    PENGEMBANGAN VARIASI MODEL LATIHAN SHOOTING BOLABASKET PADA TIM BOLABASKET UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAK     Reza Kuncoro Yakti, Mochammad. 2014. Pengembangan Variasi Model Latihan Shooting Bolabasket Pada Tim Bolabasket Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Universitas Negeri Malang: (1) Dr. Supriyadi, M.Kes. (2) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes.   Kata Kunci : Pengembangan, Model, Latihan, Shooting.   Pada tahun 2013 tim bolabasket Universitas Negeri Malang mengalami penuruan prestasi pada pertandingan LIMA. Peneliti melakukan observasi pada tim bolabasket Universitas Negeri Malang berdasarkan statistik dari pertandingan terebut. Dari keseluruhan data statistik pertandingan yang didapatkan pada tim bolabasket putra hanya dapat melakukan 40% bola masuk dari daerah 2 poin dan 12,6% dari daerah 3 poin, sedangkan untuk tim putri hanya dapat memasukkan 43,8% dari kesempatan yang ada dari daerah 2 poin dan 14,2% tembakan 3 poin yang masuk pada pertandingan LIMA Bolabasket yang diadakan di GOR Pertamina Universitas Brawijaya Malang. Peneliti mengembangkan model latihan shooting bolabasket dengan tujuan agar latihan shooting yang diberikan lebih bervariasi dan dapat menghasilkan akurasi shooting yang lebih baik dari sebelumnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model latihan shooting pada tim bolabasket Universitas Negeri Malang yang dibukukan. Dalam penelitian ini, peneliti hanya menggunakan 7 langkah dari 10 langkah yang dikemukakan oleh Borg & Gall untuk pengembangan model latihan shooting bolabasket pada tim bolabasket Universitas Negeri Malang. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan subjek ujicoba kelompok kecil sebanyak 8 atlet dan kelompok besar sebanyak 32 atlet.                 Berdasarkan data yang didapatkan dari uji coba kelompok kecil, diperoleh hasil rata-rata 78,13 % yang dikatakan cukup valid dan data dari uji coba kelompok besar menunjukkan hasil rata-rata 79,26% yang dikatakan cukup valid juga. Dari data yang di dapatkan tersebut dapat disimpulkan bahwa buku model latihan shooting untuk Tim Bolabasket Universitas Negeri Malang menarik untuk digunakan sebagai refrensi untuk latihan shooting.      Diharapkan dari hasil pengembangan ini dapat diujicobakan kepada kelompok yang lebih luas dan dapat digunakan untuk refrensi dalam latihan. Dan diharapkan untuk penelitian selanjutnya buku Model Latihan Shooting Untuk Tim Bolabasket Universitas Negeri Malang dapat diuji tingkat keefektifitas dari buku tersebut

    pengembangan pembelajaran Hosinsul dengan kombinasi tangkisan dan tendangan Taekwondo dari serangan bersenjata

    No full text
    ABSTRAK   Bela diri penting untuk melindungi diri dari ancaman serangan fisik maupun bersenjata. Salah satu bela diri yang dapat digunakan dalam melindungi diri yaitu Taekwondo, bela diri tradisional dari Negara Korea. Dalam Taekwondo ada aspek latihan yang mengajarkan tentang cara melindungi diri yang disebut Hosinsul dan berbentuk seperti bela diri praktis. Taekwondo berkembang sampai di Universitas Negeri Malang dalam UKM Taekwondo Universitas Negeri  Malang namun hanya dominan berlatih Kyorugi (pertarungan) dan materi latihan Hosinsul jarang dipelajari. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan pembelajaran Hosinsul dengan kombinasi tangkisan dan tendangan taekwondo dari serangan bersenjata. Sebagai solusi untuk memberi alternatif variasi  latihan selain Kyorugi (pertarungan) dan untuk mengajari peserta latihan tentang cara melindungi diri dari ancaman serangan bersenjata dengan teknik tangkisan dan tendangan Taekwondo. Penelitian ini menggunakan model pengembangan dari Borg and Gall (1983:775) dan disederhanakan menjadi 7 langkah (Ardhana, 2002:9), langkah-langkah tersebut adalah: (1) Melakukan analisis produk yang akan dikembangkan; (2) Mengembangkan produk awal; (3) Validasi ahli; (4) Uji coba kelompok kecil; (5) Revisi produk 1; (6) Uji coba kelompok besar; (7) Revisi produk 2 berdasarkan uji coba lapangan dan sekaligus revisi akhir. Dari hasil analisis data uji coba kelompok, pembelajaran Hosinsul ini memiliki hasil sebagai berikut: 1) pada uji coba kelompok kecil dengan 6 peserta latihan sebesar 85,83%, valid dan dapat digunakan dengan revisi kecil; 2) uji coba kelompok besar dengan 30 peserta latihan sebesar 86,02%, sangat valid dapat digunakan tanpa revisi. Hasil produk penelitian dan pengembangan berupa pembelajaran Hosinsul dengan kombinasi tangkisan dan tendangan Taekwondo dari serangan bersenjata ini disarankan dapat dikembangkan lebih lanjut agar aspek latihan Hosinsul (self-defense) dalam Taekwondo dapat dikenal oleh peserta latihan disamping Kyorugi (pertarungan). Juga disarankan dilakukan pengujian kefektifan produk penelitian dan pengembangan ini

    Pengembangan Model Latihan Renang Gaya Kupu-kupu Menggunakan Alat Bantu Handfin Di Klub Oscar Family Club Kabupaten Malang

    No full text
    ABSTRAK   Cholis, Nur. 2015. Pengembangan Model Latihan Renang Gaya Kupu-kupu Menggunakan Alat Bantu Handfin Di Klub Oscar Family Club Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd, M.Pd, (II) Usman Wahyudi, S.Pd, M.Pd.   Kata Kunci: Pengembangan, Model Latihan, Renang Gaya Kupu-kupu, Handfin. Gaya kupu-kupu merupakan perkembangan dari gaya dada, gerakan lengan pada fase pemulihan di atas permukaan air secara serentak dan gerakan kaki menyerupai gerakan ikan lumba-lumba. Proses latihan renang pada klub Oscar Family Club Kabupaten Malang khususnya latihan renang gaya kupu-kupu, masih terdapat kekurangan pada model latihan yang cenderung drill gaya dan kurangnya pemanfaatan alat bantu khususnya alat bantu handfin. Hal ini dibuktikan dengan hasil observasi dan pembagian angket kepada pelatih maupun atlet. Mengingat pentingya model latihan menggunakan alat bantu, maka peneliti mengembangkan model latihan gaya kupu-kupu menggunakan alat bantu khususnya alat bantu handfin agar dapat menunjang keterampilan atlet dan menambah variasi latihan serta memaksimalkan penggunaan alat bantu handfin. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah mengembangkan model latihan renang gaya kupu-kupu menggunakan alat bantu handfin di klub Oscar Family Club Kabupaten Malang, agar model latihan renang khususnya renang gaya kupu-kupu lebih bervariasi, mudah dan menyenangkan. Metode penelitian dan pengembangan ini mengacu pada model pengembangan research and development dari Borg and Gall yang terdiri dari 10 langkah namun peneliti tidak menggunakan keseluruhan tetapi hanya menggunakan 7 langkah yaitu: (1) pengumpulan informasi, (2) rancangan produk awal, (3) evaluasi ahli, (4) uji coba tahap I, (5) revisi produk, (6) uji coba tahap II, (7) revisi dan produk akhir. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari uji coba kelompok kecil dengan subjek 6 atlet adalah 81,08% hasilnya cukup valid, sedangkan hasil uji coba lapangan dengan subjek 32 atlet adalah 87,04% hasilnya sangat valid, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model latihan renang gaya kupu-kupu menggunakan alat bantu handfin di klub Oscar Family Club Kabupaten Malang dapat digunakan. Kesimpulan dan saran meliputi (1) hasil akhir dari penelitian dan pengembangan ini berupa model latihan renang gaya kupu-kupu menggunakan alat bantu handfin dengan tujuan mempermudah dan menambah variasi latihan renang gaya kupu-kupu, (2) pemanfaatan produk model latihan yang dikembangkan yaitu model latihan renang gaya kupu-kupu menggunakan alat bantu handfin, (3) sebelum disebarluaskan sebaiknya produk dievaluasi dan disosialisasikan terhadap pinak yang terkait, (4) pengembangan lebih lanjut bisa digunakan pada subjek yang lebih banyak

    PengaruhLatihanSkippingTerhadapPeningkatanKelincahanDalamPermainanSepakbolaU-17 Tahun Di PersatuanSepakbolaDomhilsKota Malang

    No full text
    ABSTRAK   Febry, Vidy. 2015.PengaruhLatihanSkippingTerhadapPeningkatanKelincahanDalamPermainanSepakbolaU-17 Tahun Di PersatuanSepakbolaDomhilsKota Malang. Skripsi,JurusanPendidikanJasmanidan Kesehatan,FakultasIlmuKeolahragaan, UniversitasNegeri Malang.Pembimbing:(I) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd, (II) FahrialAmiq, S.Or, M.Pd.   Kata kunci:sepakbola, kelincahan, skipping,eksperimen. Sepakbolamerupakanpermainan yang dimainkanduatimdenganmasing-masingtimberjumlahsebelas orang. Menguasaiteknikdasarbermainsepakbolamerupakanfaktor yang penting agar memilikiketerampilanbermainsepakbola.Teknikdasar yang harusdimilikiyaitupassing, dribbling, shooting, danlainnya.Selainteknikdasar yang harusdimiliki, untukmenunjangdalambermainsepakbolaaspek lain sepertikecepatan, kelincahan, kekuatan, stamina jugaharusadapadaseorangpemain. Salah satuunsur yang harusdimilikidandilatihadalahkelincahan, kelincahanadalahkemampuanseseoranguntukdapatmengubaharahdengancepatdantepatpadawaktubergeraktanpakehilangankeseimbangan.Dengankelincahan, pemaindapatmengecohlawandenganatautanpa bola.Kelincahandapatditingkatkandenganlatihanskipping.Skipping adalahaktivitas yang menggunakantalidengancaradiayunkanmelewatikepalasampaimelewati kaki secaraberulang-ulangdenganmenggunakansatuataudua kaki sebagaitumpuanmendarat. Manfaatdarilatihanskipping yaitu, membakarlemak, dayatahan, koordinasi, kelincahan, danpergerakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruhlatihanskippingterhadappeningkatankelincahandalampermainansepakbola U-17 tahun di PersatuanSepakbolaDomhils Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen dengan sampel penelitian yang terdiri dari dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok konvensional. Pada setiap kelompok terdiri dari 10 sampel yang dilakukan uji prestest dan postest. Hasil data dari penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis varian satu jalur atau one way anova dengan taraf signifikansi 0.05. Dari uji tersebut diperoleh Fhitung  sebesar  16.885094 4.41 Ftabel. Perolehan tersebut merujuk pada hasil penelitian yang diperoleh. Kesimpulanada pengaruh signifikan antaralatihanskipping dengan latihankonvensional terhadap peningkatan kelincahan pemain.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan,latihanskipping dan latihan konvensional dapatdigunakandalammeningkatkankelincahanpemain, namunbila dilihat dari perolehan hasil penelitian yang telah dilakukanlatihanskipping memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap peningkatan kelincahan pemain PersatuanSepakbolaDomhils Kota Malang.   ABSTRACT   Febry, Vidy. 2015.Effect of Exercise Skipping Against Increased Agility In Football Games U-17 Years In Football Association Domhils Malang. Thesis, Department of Physical Education and Health, Sport Science Faculty, State University of Malang. Advisors:(I) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd, (II) FahrialAmiq, S.Or, M.Pd.   Keywords:football, agility, skipping, experiments. Football is a game played by two teams with each team of eleven people. Master the basic techniques of playing football is an important factor in order to have the skills to play football. The basic technique is a must-have that is passing, dribbling, shooting, and others. In addition to the basic techniques that must be owned, to support the other aspects of playing football like speed, agility, strength, stamina must also exist on a player. One element that should be owned and trained is agility, agility is the ability to be able to change direction quickly and precisely at the time to move without losing balance. With agility, players can outwit an opponent with or without the ball. Agility can be enhanced by skipping exercise. Skipping is an activity that uses a rope to be swung way up through the legs over the head repeatedly by using one or two feet as a footstool landed. Benefits of exercise skipping ie, fat burning, endurance, coordination, agility, and movement. The purpose of this study was to determine the effect of skipping exercise to increase agility in the game of football U-17 Football Association Domhils years in Malang. The method used is the method of experimental research with the study sample consisted of two groups: the experimental group and the conventional group. At each group consisted of 10 samples tested prestest and posttest. Results of research on the analysis of data using analysis of variance technique one path or one way ANOVA with a significance level 0.05. Of the test obtained Fhitung 16.88509

    Pengembangan Model Permainan untuk Pemanasan dalam Pembelajaran Tolak Peluru Kelas VIII SMP Negeri 2 Sutojayan Kabupaten Blitar

    No full text
    ABSTRAK   Setiawan, Aris.  2015. Pengembangan Model Permainan untuk Pemanasan dalam Pembelajaran Tolak Peluru Kelas VIII SMP Negeri 2 Sutojayan Kabupaten Blitar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Agus Tomi, M.Pd, (II) Febrita Paulina H, S.Pd.,M.Pd.   Kata Kunci: permainan, pemanasan, tolak peluru Berdasarkan observasi awal dan wawancara yang dilakukan peneliti dengan guru pendidikan jasmani dan siswa SMPN 2 Sutojayan Kabupaten Blitar pada tanggal 1 November 2013, pembelajaran tolak peluru yang dilakukan belum pernah menggunakan model-model permainan untuk pemanasannya. Pada penelitian awal melalui penyebaran angket analisis kebutuhan (need assessment) didapatkan hasil dari 2 guru pengajar Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, 2 guru menyatakan bahwa siswa kurang menyukai pembelajaran tolak peluru. Sementara itu, 80,64% siswa merasa bahwa tolak peluru kurang menarik dan 6,43% siswa merasa bahwa tolak peluru tidak menarik. Penelitian pengembangan ini mengunakan metote Borg dan Gall, Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jalan keluar dari permasalahan yang ada yaitu dengan mengembangkan model-model permainan untuk pemanasan dalam pembelajaran tolak peluru. Diharapkan, pengembangan ini dapat mempersiapkan siswa unt uk kegiatan selanjutnya yang lebih berat dengan cara yang menarik dan menyenangkan. Penelitian yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Sutojayan Kabupaten Blitar ini termasuk penelitian dan pengembangan. Dalam penelitian pengembangan ini teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan persentase. Teknik ini digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari hasil penyebaran angket. Produk awal telah di justifikasi oleh ahli permainan, ahli pembelajaran, ahli atletik dan ahli media yang hasil akhirnya menunjukkan bahwa model permainan untuk pemanasan dapat digunakan. Ahli permainan diperoleh 76,66%, ahli pembelajaran diperoleh 77,67%, ahli atletik diperoleh 87,50% dan ahli media diperoleh 67,22%. Dari hasil evaluasi uji coba kelompok kecil dengan menggunakan 10 siswa diperoleh 85,98%, dan pada uji coba kelompok besar dengan menggunakan 30 siswa diperoleh 87,70% sehingga model permainan untuk pemanasan dalam pembelajaran tolak peluru di SMP Negeri 2 Sutojayan Kabupaten Blitardapat digunakan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka saran yang dapat diberikan di antaranya: dalam penyebarluasan produk pengembangan ke sasaran yang lebih luas, peneliti memberi saran yaitu bahwa sebelum disebarluaskan sebaiknya produk ini dievaluasi kembali dan disesuaikan dengan kondisi sasaran yang ingin dituju baik isi maupun kemasan. Selain itu, untuk subjek penelitian diharapkan lebih luas, tidak hanya di SMPN 2 Sutojayan Kabupaten Blitar, tapi juga di sekolah-sekolah yang lain. Sehingga buku panduan model permainan untuk pemanasan dalam pembelajaran tolak peluru ini lebih menarik dan bermanfaat khususnya bagi kalangan guru mata pelajaran pendidikan jasmani

    0

    full texts

    1,757

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇