SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
1757 research outputs found
Sort by
Pengembangan Media Pembelajaran Prinsip Dasar Shooting Bolabasket untuk Siswa Kelas XI SMA Negeri 3 Malang
ABSTRAK Noor, Hendy Mujib. 2015. Pengembangan Media Pembelajaran Prinsip Dasar Shooting Bolabasket untuk Siswa Kelas XI SMA Negeri 3 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Sri Purnami, M.Pd. (II) Febrita Paulina H. S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: Media pembelajaran, Buku Digital, Shooting Bolabasket. Pembelajaran bolabasket merupakan salah satu pembelajaran yang masuk dalam kompetensi inti dan kompetensi dasar kurikulum 2013 yaitu mengukur dan mempraktikkan rencana perbaikan keterampilan salah satu permainan bola besar. Untuk mencapai tujuan yang diinginkan dalam pembelajaran, guru perlu memiliki suatu cara, baik strategi, metode, maupun dalam hal media yang digunakan agar siswa mudah memahami materi yang disampaikan. Oleh karena itu penggunaan media pembelajaran menentukan proses pembelajaran. Berdasarkan analisis kebutuhan menggunakan kuisioner, sebanyak 89,23% siswa mengalami kesulitan saat melakukan shooting dan membutuhkan suatu media untuk belajar dan mereka memilih buku digital sebagai salah satu media ajar yang cocok di era modern saat ini. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah mengembangkan pembelajaran prinsip dasar shooting bolabasket menggunakan media pembelajaran buku digital berbasis mobile learning yang diharapkan mampu menarik dan meningkatkan minat belajar siswa serta membuat pelaksanaan pembelajaran tidak terbatas oleh kelas. Model penelitian dan pengembangan ini menggunakan model pengembangan research and development Borg dan Gall yang telah dimodifikasi oleh peneliti. Prosedur penelitian dan pengembangan adalah sebagai berikut: (1) Melakukan penelitian awal, observasi, dan penyebaran kuisioner, (2) Mengembangkan produk awal, (3) Pengembangan rancangan produk awal, (4) Uji coba produk awal (kelompok kecil) sebanyak 8 siswa, (5) Revisi produk awal sesuai uji coba kelompok kecil, (6) Uji coba lapangan (kelompok besar) sebanyak 64 siswa, dan (7) Revisi produk akhir sesuai dengan uji kelompok besar. Berdasarkan pengumpulan data menggunakan instrumen dalam bentuk kuisioner didapat hasil sebagai berikut: (1) Hasil evaluasi ahli yang menyatakan layak untuk dikembangkan, (2) Hasil uji coba kelompok kecil memperoleh persentase rata-rata 85,08%, (3) Hasil uji coba kelompok besar memperoleh persentase rata-rata 87,77% sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran buku digital prinsip dasar shooting bolabasket untuk siswa kelas XI sekolah menengah atas (SMA) sangat jelas dan menarik untuk digunakan sebagai salah satu media belajar. Diharapkan hasil pengembangan ini dapat membantu siswa kelas XI sekolah menengah atas (SMA) agar memiliki suatu bahan belajar baru. Produk yang dikembangkan dalam bentuk softfile berbasis mobile learning ini diharapkan lebih mudah dipelajari dan dapat menarik minat siswa pada pembelajaran Dikjasorkes
Pengaruh Latihan Shuttle Run terhadap Peningkatan Kelincahan Wasit Komunitas Futsal Malang (KFM).
ABSTRAK Arifuddin, Sultan Ahmad. 2015. Pengaruh Latihan Shuttle Run terhadap Peningkatan Kelincahan Wasit Komunitas Futsal Malang (KFM). Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmanidan Kesehatan, Program Sarjana Universitas Negeri Malang, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hariyoko, M.Pd, (II) Fahrial Amiq, S.Or, M.Pd. Kata Kunci: shuttle run, kelincahan, wasit Futsal merupakan permainan yang cepat dengan waktu yang pendek dan ruang gerak yang sempit. Olehkarenaitu, wasit futsal dituntut untuk memiliki konsentrasi yang tinggi dan selalu melakukan rotasi secara diagonal sesuai dengan arah bola, agar wasit bisa mengambil keputusan dengan benar atas pelanggaran yang terjadi. Seorang wasit futsal harus selalu menjaga kebugaran fisik dengan selalu berlatih untuk menjaga dan meningkatkan kondisi fisik, khususnya bagi para wasit Komunitas Futsal Malang (KFM). Berdasarkanhasil fitness test yang telah dilakukan, masih banyak wasit futsal di JawaTimur yang kualitas kondisi fisiknya di bawah rata-rata, sehingga diperlukan model latihan yang dapat meningkatkan kondisi fisik wasit futsal, terutama kualitas kelincahannya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan shuttle run terhadap peningkatan kelincahan wasit Komunitas Futsal Malang (KFM). Rancangan penelitian yang dipakai adalah eksperimen yang dilakukan kepada wasit Komunitas Futsal Malang (KFM) dengan rentang usia antara 20-23 tahun. Jumlah sampel sebanyak 20 orang dan dibagi menjadi dua kelompok dengan cara ordinal pairing matching. Instrumen penelitian menggunakan tes lari Illinois. Teknik analisis data yang dipergunakan adalah Analisis Varian (ANAVA) satu jalur. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, latihan shuttle run memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kelincahan wasit (Fh= 4,62>Ft= 4,41). Kedua, latihan konvensional tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kelincahan wasit (Fh= 0,86t= 4,41). Ketiga, ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan shuttle run dengan latihan konvensional terhadap peningkatan kelincahan wasit (Fh=12,851 >Ft= 4,41), dan latihan shuttle run (mean = 19,368 dan SD = 0,907) memberikan pengaruh lebih baik terhadap peningkatan kelincahan wasit dar ipada latihan konvensional (mean = 20,677 dan SD = 0,908). Saran yang dapat diberikan kepada pembina wasit Komunitas Futsal Malang (KFM), hendaknya menggunakan latihan shuttle run sebagai bentuk latihan untuk meningkatkan kelincahan, karena dari hasil penelitian yang telah dilakukanternyata latihan shuttle run memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap peningkatan kelincahan wasit Komunitas Futsal Malang (KFM)
Pengembangan Panduan Latihan Beban Bagian Kaki Melalui Media Elektronik untuk Member Di Atlas Fitness Center Kota Malang
ABSTRAK Zubairi. 2015. Pengembangan Panduan Latihan Beban Bagian Kaki Melalui Media Elektronik untuk Member Di Atlas Fitness Center Kota Malang. Skripsi. Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Supriyadi, M.Kes., (2) Dra. Sri Purnami, M.Pd. Kata kunci: penelitian pengembangan, media elektronik, fitness, latihan beban, otot bagian kaki, Atlas fitness center Kota Malang Berdasarkan penelitian awal dan analisis kebutuhan yang sudah dilakukan peneliti di Atlas fitness center Kota Malang diperoleh informasi bahwa: (1) 100% member Atlas Fitness center membutuhkan macam-macam bentuk latihan beban untuk melatih otot bagian kaki, (2) 100% member di Atlas fitness center perlu media untuk membantu memandu latihan kaki, (3) 80% member di Atlas fitness center membutuhkan media elektronik panduan latihan beban bagian kaki, (4) 100% member setuju bila di Atlas fitness center Kota Malang ada panduan latihan beban bagian kaki melalui media elektronik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan panduan latihan beban bagian kaki melalui media elektronik untuk member di Atlas Fitness Center kota Malang. Berdasarkan hasil uji kelompok kecil dengan menggunakan 10 member diperoleh persentase sebesar 81,39% tergolong kategori sangat valid. Hasil uji kelompok besar dengan menggunakan 30 member diperoleh persentase sebesar 82,96% tergolong kategori sangat valid sehingga panduan latihan beban bagian kaki melalui media elektronik untuk member di Atlas Fitness Center kota Malang dapat digunakan. Hasil pengembangan berupa media elektronik flipbook yang berisikan panduan latihan beban bagian kaki dengan bentuk-bentuk latihannya, yaitu; Barbell lunges, Barbell squat, Standing calf raises, Flying squat, Dumbell flying squat, Hammer Squat, Flying Lunges, Dumbell flying lunges, Hammer lunges, Crab dumbell squat, beserta variabel-variabelnya yang dikemas menjadi produk yang berbentuk flash. Hasil pengembangan ini hanya sampai tersusun sebuah produk, belum sampai pada tingkat efektivitas produk yang dikembangkan, sehingga saran peneliti pada penelitian selanjutnya perlu dilanjutkan sampai pada efektivitas produk yang dikembangkan. Peneliti berharap instruktur atau personal trainer sebaiknya lebih kreatif dan inovatif dalam hal pengembangan dan pemanfaatan media panduan dalam proses pemahaman informasi yang akan merangsang member untuk lebih tertarik dengan latihan beban yang akhirnya bermuara pada percepatan proses pemahaman member terhadap latihan beban terutama latihan beban bagian kaki
Pengembangan Model Latihan Teknik Dasar Tembakan (Shooting) dalam Permainan Bolabasket Melalui Media Scrapbook di Kegiatan Ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Pakis Malang.
ABSTRAK Sceisarriya, Vega Mareta. 2015. Pengembangan Model Latihan Teknik Dasar Tembakan (Shooting) dalam Permainan Bolabasket Melalui Media Scrapbook di Kegiatan Ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Pakis Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes, (II) Drs. Mulyani Surendra, M.S. Kata Kunci: Pengembangan, Scrapbook, Model Latihan Shooting Bolabasket. Tembakan (shooting) adalah keahlian yang sangat penting dalam permainan bolabasket memasukkan bola sebanyak mungkin ke keranjang lawan. Semua pemain bolabasket hendaknya memiliki keterampilan yang sangat baik pada teknik ini, begitu pula dengan pemain yang ada di kegiatan ekstrakurikuler bolabasket di SMP Negeri 1 Pakis Malang. Untuk itu pelatihan dan pembinaan pemain harus dilakukan secara baik dan menggunakan metode yang bervariasi agar pemain tidak merasa jenuh serta kesulitan dalam melakukan latihan. Kurangnya jadwal latihan adalah salah satu penghambat latihan bagi siswa. Pada penelitian awal peneliti memberikan angket analisis kebutuhan kepada pelatih ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Pakis Malang dan angket analisis kebutuhan kepada pemain. Diketahui bahwa, pelatih dan pemain membutuhkan pengembangan model latihan teknik dasar tembakan (shooting) untuk meningkatkan kemampuan shooting pemain yang nantinya dikemas dalam scrapbook. Tujuan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan sebuah produk berupa media scrapbook yang berisi model latihan teknik dasar tembakan (shooting) bolabasket di ekstrakurikuler SMP 1 Pakis Malang serta membantu mengurangi kesulitan yang dialami siswa-siswi saat mengikuti ekstrakurikuler bolabasket di SMP Negeri 1 Pakis Malang. Penelitian ini termasuk jenis penelitian dan pengembangan (research and development). Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan research and development Borg and Gall. Dalam penelitian pengembangan ini teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif berupa persentase, yang digunakan untuk menganalisis hasil pengumpulan data dari penelitian awal (analisis kebutuhan), evaluasi ahli, ujicoba kelompok kecil menggunakan 8 siswa dan uji coba kelompok besar menggunakan 30 siswa. Hasil penilaian atau evaluasi terhadap model latihan ini yaitu hasil ahli permainan bolabasket didapatkan persentase 50-100%, pada unsur ini gambar posisi kaki sudah direvisi karena hasilnya adalah 50%. Dari ahli kepelatihan bolabasket didapatkan persentase 75-100%, dan dari ahli media didapatkan persentase 75-100%. Dari hasil uji coba kelompok kecil didapatkan rata-rata persentase 93% dan dari hasil uji coba lapangan (uji coba kelompok besar) didapatkan rata-rata persentase 97%. Sehingga, model latihan teknik dasar shooting ini memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan pada latihan shooting bolabasket di kegiatan ekstrakurikuler bolabasket SMP Negeri 1 Pakis Malang. Diharapkan hasil pengembangan ini dapat diuji cobakan pada kelompok yang lebih luas dan disosialisasikan sehingga dapat digunakan sebagaimana mestinya. Selain itu, diharapkan ada penelitian selanjutnya, untuk menguji tingkat efektivitas produk yang dikembangkan
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN VOLI TENIS LAPANGAN BAGI ATLET KLUB PELTI KOTA MALANG
ABSTRAK Dewantoro, Agung. B. 2015.PengembanganModel Latihan Voli Tenis Lapangan bagi Atlet Klub PELTI Kota Malang.Skripsi, JurusanPendidikanJasmanidanKesehatan, FakultasIlmuKeolahragaanUniversitasNegeri Malang.Pembimbing: (I) Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes. (II) Drs. Mulyani Surendra, M.S. Kata Kunci: latihan voli tenis lapangan, atlet tenis lapangan Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti dengan atlet di Klub PELTI Kota Malang pada tanggal 28 Maret 2014, latihan voli tenis lapangan jarang diberikan karena pelatih lebih mengutamakan latihan groundstroke dan servis juga kurangnya pengetahuan pelatih tentang model-model latihan voli tenis lapangan. Pada penelitian awal melalui penyebaran angket analisis kebutuhan (need assessment) kepada 10 atlet dan 1 pelatih di Klub PELTI Kota Malang, dengan hasil sebagai berikut: 1)100%atletmerasa jenuh pada saat latihan voli dengan model latihan yang sama. 2)100% atletmerasaperlu adanya variasi latihan voli untuk mempermudah mempelajari teknik dasar. 3)100% atletmenjawab perlu diberikan model-model latihan pukulan voli yang bervariasi agar tidak jenuh pada saat latihan dan 1 orang pelatih setuju jika dikembangkan model-model latihan untuk meningkatkan teknik dasar pukulan voli. 4)80% atletdan 1 orang pelatih membutuhkan media berupa buku sedangkan 20% atlet membutuhkan media berupa buku. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka peneliti mencoba memecahkan masalah dengan mengembangkan model latihan voli tenis lapanganbagi atlet Klub PELTI Kota Malang yang dikemas dalam bentuk buku. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model latihanvolitenislapanganbagiatletKlub PELTI Kota Malang. Diharapkan, pengembangan ini dapat memotivasi atlet dan bersemangat dalam latihan. Penelitian yang dilaksanakan pada atlet di Klub PELTI Kota Malang, menggunakan metode penelitian pengembangan prosedural dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1) analisis kebutuhan,2) pembuatan produk awal,3) evaluasi ahli 4) ujicobakelompok kecil, 5) merevisihasilujicobakelompok kecil,6) ujicobakelompok besar,7) produk akhir. Hasil pengembangan model latihan voli tenis lapangan bagi atlet Klub PELTI Kota Malang diperoleh data sebagai berikut: 1) ahli kepelatihan tenis lapangan yaitu 75-100%dengan rata-rata 90,15% (layak diuji cobakan), 2) ahli media yaitu 75-100% dengan rata-rata 85,71% (layak diuji cobakan setelah melakukan revisi), 3) uji coba kelompok kecil yaitu 79,2-95,8% dengan rata-rata 87,74% (dapat digunakan untuk uji coba kelompok besar), 4) 78,1-94% dengan rata-rata 86,5%(dapat digunakan tanpa revisi). Sehingga model latihan tenis lapangan bagi atlet Klub PELTI Kota Malang dapat digunakan. Dari hasiltersebutdiharapkanpengembanganmodel latihan voli tenis lapangan bagi atlet Klub PELTI Kota Malanginibisamenjadi alternatif pelatihan agar proses latihan lebih menarik, bervariasi dan bermanfaat untuk atlet
Pengaruh Latihan Ladder terhadap Prestasi Keterampilan Dribbling Sepakbola Usia 14-15 Tahun di Sekolah Sepakbola (SSB) Batu Putra Kota Batu
ABSTRAK Setiawan, Lutfi, Ardy. 2015. Pengaruh Latihan Ladder terhadap Prestasi Keterampilan Dribbling Sepakbola Usia 14-15 Tahun di Sekolah Sepakbola (SSB) Batu Putra Kota Batu. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd, (II) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd Kata kunci: latihan ladder, keterampilan dribbling sepakbola. Sepakbola merupakan permainan beregu, masing-masing regu terdiri dari sebelas pemain dan salah satunya penjaga gawang. Dalam suatu permainan sepakbola, menggiring bola merupakan salah satu teknik dasar yang cukup memiliki peranan penting dalam permainan sepakbola. Pelaksanaan proses kegiatan di Sekolah Sepakbola (SSB) Batu Putra menunjukkan adanya masalah yaitu, kurangnya kemampuan dribbling sepakbola dibandingkan dengan kemampuan pada teknik dasar sepakbola yang lain, hal tersebut dikarenakan kurangnya kecepatan, dan kekuatan saat dribbling bola. Salah satu cara untuk meningkatkan kecepatan dan kekuatan saat menggiring bola adalah dengan menggunakan latihan ladder. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh latihan ladder dan latihan konvensional terhadap keterampilan dribbling bola pada permainan sepakbola. Rancangan penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan sampel penelitian 20 orang pemain SSB Batu Putra usia 14-15 tahun. Sampel dibagi dalam dua kelompok dengan cara ordinal pairing matching. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes dribbling sepakbola. Dari hasil pengujian hipotesis skor keterampilan dribbling bola masing-masing kelompok telah dihitung melalui uji anava menggunakan uji F, skor keterampilan tes awal dengan tes akhir kelompok latihan ladder diperoleh hasil yang signifikan yaitu, (Fh = 40,48 > Ft 0,05 = 4,41) menunjukkan bahwa terdapat pengaruh terhadap perlakuan yang diberikan, kemudian kelompok konvensional diperoleh hasil yang signifikan yaitu, (Fh = 24,49 > Ft 0,05 = 4,41) juga menunjukkan adanya pengaruh terhadap latihan yang diberikan dari pelatih, dan selisih skor keterampilan tes akhir masing-masing kelompok diperoleh hasil yang signifikan yaitu, (Fh = 12,36 > Ft 0,05 = 4,41), disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kelompok latihan ladder dengan kelompok konvensional. Dapat disimpulkan bahwa latihan yang dilakukan kelompok eksperimen dapat meningkatkan keterampilan dribbling bola, karena latihan tersebut mengandung unsur kecepatan, kelincahan, dan koordinasi, selain itu latihan tersebut memberikan pengaruh yang lebih baik daripada latihan konvensional dalam upaya peningkatan keterampilan dribbling bola
Pengaruh Latihan Kelincahan dan Kelentukan terhadap Keterampilan Dribbling Sepakbola SSB PAS-ITN Kabupaten Malang
ABSTRAK Utama, Andhi, Zakariya. 2015. Pengaruh Latihan Kelincahan dan Kelentukan terhadap Keterampilan Dribbling Sepakbola SSB PAS-ITN Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Eko Hariyanto, M. Pd, (II)I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd. Kata kunci: kelincahan, kelentukan, dribbling Sepakbola adalah suatu yang umum diantara orang-orang dengan latar belakang dan keturunan yang berbeda-beda sebagai jembatan yang menghubungkan jenjang ekonomi, politik, kebudayaan dan agama. Dalam permainan sepakbola, menggiring bola merupakan salah satu teknik dasar yang memiliki peranan penting dalam permainan sepakbola. Pelaksanaan proses pembelajaran permainan sepakbola di SSB PAS-ITN Kabupaten Malang menunjukkan adanya masalah yaitu, kurangnya keterampilan menggiring bola, hal tersebut karena kurangnya latihan yang menunjang komponen latihan menggiring bola. Salah satu cara untuk meningkatkan hasil belajar menggiring bola adalah dengan menggunakan latihan kelincahan dan kelentukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh latihan kelincahan, kelentukan dan latihan konvensional terhadap hasil belajar keterampilan menggiring bola pada permainan sepakbola. Rancangan penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan sampel penelitian 20 siswa sekolah sepakbola PAS-ITN Kabupaten Malang. Sampel dibagi dalam dua kelompok dengan cara matching. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes dribbling sepakbola. Teknik analisis data yang dipergunakan adalah Analisis Varian (ANAVA) satu jalur. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, latihan kelincahan dan kelentukan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan dribbling siswa (Fh = 5,369 > Ft = 4,41). Kedua, latihan konvensional tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan dribbling siswa (Fh = 0,57 Ft = 4,41), dan latihan kelincahan kelentukan (mean = 26,47 dan SD = 3,09) memberikan pengaruh lebih baik terhadap keterampilan dribbling siswa daripada latihan konvensional (mean = 28,71 dan SD = 2,16). Saran yang dapat diberikan kepada Pelatih SSB PAS-ITN Kabupaten Malang, hendaknya menggunakan latihan kelncahan dan kelentukan , karena dari hasil penelitian yang telah dilakukan ternyata latihan kelincahan dan kelentukan memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap peningkatan keterampilan dribbling siswa SSB PAS-ITN Kabupaten Malang
Pengembangan Model Latihan Ball Feeling melalui Video untuk Meningkatkan Teknik Dasar Tenis Lapangan pada Atlet Pemula di PELTI Kota Blitar
ABSTRAK Kurniawan, Ainun Nizar. 2015. Pengembangan Model Latihan Ball Feeling melalui Video untuk Meningkatkan Teknik Dasar Tenis Lapangan pada Atlet Pemula di PELTI Kota Blitar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Mulyani Surendra, M.S., (II)Drs. Supriatna, M.Pd. Kata Kunci: latihan ball feeling, atlet tenis lapangan, video Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti dengan atlet tenis lapangan di PELTI Kota Blitar pada tanggal 16 Nopember 2014, latihan ball feelingjarang diberikan, latihan ball feeling yg diberikan terlalu monoton, serta belum adanya media yang jelas tentang model latihan ball feeling. Pada penelitian awal melalui penyebaran angket analisis kebutuhan (need assessment) kepada 10atlet tenis serta pelatih pada atlet tenis di PELTI Kota Blitar dengan hasil sebagai berikut: atlet tenis serta pelatih pada atlet tenis di PELTI Kota Blitar membutuhkan media dalam melaksanakan latihan ball feeling yang dikemas dalam bentuk video. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modellatihan ball feelinguntuk meningkatkan teknik dasar tenis lapangan. Melalui video diharapkan, pengembangan ini dapat menjadi solusi dalam pelatihan agar atlet tenisdi PELTI Kota Blitar lebih antusias dan bersemangat dalam melaksanakan latihan ball feeling. Penelitian yang dilaksanakan pada atlet tenis PELTI Kota Blitar ini termasuk penelitian dan pengembangan (research and development). Dalam penelitian pengembangan ini teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan persentase. Teknik ini digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari hasil penyebaran angket. Hasil pengembangan model latihan ball feeling untukatlet tenis diPELTI Kota Blitar diperoleh data sebagai berikut: (1) hasil evaluasi ahli tenis75-100%dengan persentase rata-rata 82,38%, (2) hasil evaluasi ahli media75-100%dengan persentase rata-rata 77,5%,(3) hasil uji coba kelompok kecil 75-100%dengan persentase rata-rata 88,3%, (4) hasil uji coba kelompok besar 84-97%dengan persentase rata-rata 90,93%. Hasil pengembangan model latihanball feeling pada tenis lapangan untuk atlet pemula diPELTI Kota Blitarini dapat disimpulkan adalah menarik untuk dilakukan atlet, latihan aman dilakukan oleh atlet, latihan mudah dilakukan oleh atlet, latihan tepat untuk atlet, serta latihan bermanfaat untuk atlet. Produk yang dikembangkan menarik dilakukan karena modellatihan yang dibuat berbentuk latihan individu dan berpasangan. Permainan aman dilakukan karena setiap model latihan berkonsep sederhana dan menarik. Latihan mudah untuk dilakukan dengan konsep langkah-langkah yang mudah dipahami. Latihan tepat untuk atlet tenis di PELTIKota Blitar karena diadaptasikan dengan ciri-ciri latihan ball feeling pada umumnya dan latihan atlet tenis khususnya
Pengembangan Media Pembelajaran Scoresheet Bolabasket Berbasis Mobile Learning Untuk Peserta Matakuliah Bolabasket II Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Universitas Negeri Malang.
ABSTRAK Widianto, Hendro. 2015. Pengembangan Media Pembelajaran Scoresheet Bolabasket Berbasis Mobile Learning Untuk Peserta Matakuliah Bolabasket II Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes (II) Febrita Paulina Heynoek, S.Pd., M.Pd Kata Kunci: scoresheet bolabasket, mobile learning, media pembelajaran. Matakuliah Bolabasket II merupakan salah satu matakuliah yang wajib ditempuh oleh mahasiswa Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh mahasiswa adalah memahami dan mampu mempraktikkan pengisian scoresheet bolabasket. Berdasarkan penyebaran angket yang dilakukan peneliti terhadap 30 mahasiswa jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan angkatan 2011 dan 2012, survei membuktikan bahwa mahasiswa membutuhkan suatu media yang baru untuk belajar, agar pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien, dan mereka lebih memilih mobile learning sebagai salah satu media ajar yang cocok untuk era globalisasi seperti saat ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan media pembelajaran scoresheet bolabasket berbasis mobile learning untuk peserta matakuliah Bolabasket II Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Diharapkan dapat membantu dalam pembelajaran sebagai pelengkap, penguat, dan pengingat. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan model pengembangan dari Borg and Gall yang sederhanakan menjadi 7 langkah. Hal ini berkaitan dengan penyesuaian kondisi dan keadaan peneliti. Instrumen yang digunakan adalah berupa kuesioner berisi tentang rancangan produk yang telah dibuat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif berupa persentase. Produk yang dihasilkan dari penelitian dan pengembangan ini adalah media pembelajaran scoresheet bolabasket berbasis mobile learning yang berupa: (1) pengembangan materi scoresheet bolabasket menggunakan buku digital dengan format epub, (2) mobile learning yang berisi text, image, dan video, (3) terdapat menu pilihan tentang materi scoresheet bolabasket, dan (4) Mobile learning ini berisi istilah-istilah dan penjelasan singkat dalam bahasa Indonesia. Berdasarkan hasil analisis data uji coba kelompok kecil diperoleh persentase rata-rata 82,01% terhadap 9 orang mahasiswa dan pada uji coba kelompok besar diperoleh persentase rata-rata 88,44% terhadap 30 orang mahasiswa, sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran mobile learning tentang scoresheet bolabasket untuk peserta matakuliah Bolabasket II jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan sangat jelas dan menarik untuk digunakan sebagai salah satu sumber belajar. Selanjutnya produk pengembangan bisa disosialisasikankepada pihak-pihak yang terkait. Sebaiknya dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui tingkat efektivitas produk yang dikembangkan ini, karena hasil pengembangan ini masih terbatas sampai tersusunnya sebuah produk saja
Pengembangan Variasi Latihan TeknikDasar Passing, Dribbling, Dan Control DalamPermainanSepakbolaUntukUsia 12-14 Tahun Di SekolahSepakbola (SSB) Purbaya Kota Madiun
ABSTRAK Arfianto, Danendra. 2015.”Pengembangan Variasi Latihan Teknik Dasar Passing, Dribbling, Dan Control Dalam Permainan Sepakbola Untuk Usia 12-14 Tahun Di SekolahSepakbola (SSB) Purbaya Kota Madiun”Skripsi, Jurusan Pendidikan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I)Dr.EkoHariyanto, M. Pd (II) FahrialAmiq, S. Or, M. Pd. Kata Kunci: pengembangan, variasilatihan, sepakbola, passing, dribbling dancontrol Permainan sepakbola adalah permainan yang sederhana, banyak orang beranggapan bahwa bisa menendang dan menggiring bola berarti bisa bermain sepakbola.Berdasarkan dari hasil observasi yang telah dilakukan diSekolah Sepakbola (SSB)Purbaya Kota Madiun, pada materi mengumpan, menggiring dan menghentikan bola, peneliti menemukan masalah yaitu pada saat siswa melaksanakan proses belajar mengumpan, menggiring dan menghentikan bola terlihat kurang efektif dan mengalami kekurangan dalam pelaksanaannya. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan variasi latihan teknik dasar passing, dribbling dan control dalam permainan sepakbola melalui media video, agar dalam latihan sepakbola siswalebih bervariasi. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model yang dikembangkan oleh Borg & Gall yaitu: (1) Melakukan analisis kebutuhan, (2) Mengembangkan produk awal, (3) Validasi ahli, (4) Uji coba kelompok kecil, (5) Revisi produk, (6) Uji coba kelompok besar, (7) Revisi produk akhir, (8) Revisi produk akhir atau yang dilakukan berdasarkan hasil uji lapangan, (9) Produk akhir, setelah semua langkah dilaksanakan, jadilah produk akhir berupa variasi latihan teknik dasar passing, dribbling dan control dalam permainan sepak bola untuk usia 12-14 tahun di sekolah sepakbola (SSB) Purbaya Kota Madiun, (10) Ujiefektivitas, menggunakan One-Group Pretest-Posttest Design, yaitu dengan melakukan pretest atau tes awal kemudian diberi perlakuan selama 8 pertemuan kemudian melakukan post test atau tes akhir. Dari evaluasi ahli kepelatihan sepakbola mendapatkan hasil 77,78% maka produk pengembangan ini baik dan dapat digunakan sebagai media latihan. Dari evaluasi pelatih sepakbola mendapatkan hasil 78,70% maka produk pengembangan ini baik dan dapat digunakan sebagai media latihan. Dari evaluasi ahli media mendapatkan hasil 80,37% maka produk pengembangan ini baik dan dapat digunakan sebagai media latihan. Dari uji coba kelompok kecil diperoleh hasil 80,37%, sehingga pengembangan ini dapat diuji cobakan kelompok besar. Dari uji coba kelompok besar mendapat kanhasil 85,85%, sehinggaprodukpengembanganpenelitianinidapatdigunakansebagaimedia latihanbagiSekolahSepakbola (SSB) Purbaya Kota Madiun. Setelahdilakukanpenelitiandapatdisimpulkanbahwaprodukpengembanganvariasilatihanteknikdasarpassing, dribblingdancontroldalampermainansepakbolauntukusia 12-14 tahun di SekolahSepakbola (SSB) Purbaya Kota Madiundapatdigunakansebagai media belajarmandiridandapat mempermudah siswa, serta dapat membantu siswa memvisualisasikangerakanlatihanteknikdasarpassing, dribblingdancontrol