SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
    1757 research outputs found

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MINIATUR LAPANGAN ATLETIK DAN START BLOCK DALAM PEMBELAJARAN LARI JARAK PENDEK UNTUK PESERTA DIDIK KELAS VII DI SMP NEGERI 8 MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Alana, Irwan. 2015. Pengembangan Media PembelajaranMiniaturLapanganAtletikdan Start Block DalamPembelajaranLarijarak Pendek UntukPesertaDidikKelasVII di SMPNegeri 8 Malang. Skripsi, JurusanPendidikanPendidikanJasmanidanKesehatan, FakultasIlmuKeolahragaan, UniversitasNegeri Malang.Pembimbing: (I) Dr. SitiNurrochmah,  M.Kes, (II) Drs. AgusTomi, M.Pd. Kata Kunci: Media Pembelajaran “Miniatur lapangan atletik dan start block” Pembelajaran lari jarak pendek.   Hasil observasi awal dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, materi lari dalam atletik peserta didik banyak yang bersikap pasif, karena proses pembelajaran yang dilakukan pendidik bersifat monoton dan kurang menarik, sehingga berdampak hasil belajar peserta didik kurang maksimal. Oleh karena itu, telah dilakukan penelitian tentang “Pengembangan Media Pembelaja-ran MiniaturLapanganAtletikdanStart Block DalamPembelajaranLarijarak Pendek untukPesertaDidikKelasVII di SMPNegeri 8 Malang”. Penelitian dan pengembangan bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran miniatur lapangan atletik dan start block dalam pembelajaran lari jarak pendek untuk peserta didik kelas VII di SMP Negeri 8 Malang. Penelitian dan pengembangan menggunakan model prosedural, yaitu model yang menggariskan langkah-langkah untuk mengahsilkan produk. Peneli-tian menggunakan 9 langkah dari 10 langkah yaitu analisis kebutuhan, pembuatan produk, evaluasi ahli, revisi produk, uji coba kelompok kecil, revisi produk, uji coba kelompok besar, revisi produk, produk ahhir. Subjek coba yang terlibat meliputi peserta didik kelas VII SMPN 8 Malang dan subjek ahliterdiri dari ahli media, ahli pembelajaran, ahli pembelajaran pendidikan jasmani, ahli pembelajaran atle-tik dan ahli atletik. Subjek uji coba kelompok kecil berjumlah 12 peserta didik dan  uji coba kelompok besar 30 peserta didik. Instrumen pengumpulan data menggu-nakan instrumen nontes  berupa kuesioner dan wawancara. Jenis data yang diper-oleh berupa data kualitatif dan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan berupa teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif bentuk presentase. Hasil penelitian dan pengembangan pada tahap uji ahli media diperoleh hasil 87,5%, ahli pembelajaran diperoleh hasil 91%, ahli pembelajaran pendidikan jasmani diperoleh hasil 80%, ahli pembelajaran atletik diperoleh hasil 81%, ahli atletik diperoleh hasil 84%. Uji coba kecil diperoleh hasil 80,7% dan uji coba kelompok besar diperoleh hasil 89%. Kesimpulan hasil penelitian dan pengembangan dari uji ahli, uji kelompok kecil dan uji kelompok besar, terhadap produk disimpulkan bahwa produk hasil penelitian dan pengembangan berupa miniatur lapangan atletik dan start block dinyatakan layak digunakan. Hasil penelitian dan pengembangan media pembelajaran miniaturlapanganatletikdanstart blockdisarankan agar dapat dimanfaatkan oleh peserta didik dalam pembelajaran atletik nomor lari jarak pendek agar pembelajaran lari jarak pendek agar dapat berjalan secara maksimal

    Pengembangan Model Pembelajaran Teknik Dasar (Passing) dalam Bolabasket dengan Menggunakan Metode Permainan Tradisional di SMA Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang

    No full text
    ABSTRAK   Riantiarno, Tegar. 2015. Pengembangan Model Pembelajaran Teknik Dasar (Passing) dalam Bolabasket dengan Menggunakan Metode Permainan Tradisional di SMA Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes, (II). Usman Wahyudi, S.Pd, M.Pd   Kata kunci:Pembelajaran,Mengumpan (Passing)Bolabasket, Permainan   Tradisional. Teknik dasar passing sangat penting bagi olahraga bolabasket. Dalam pembelajaran teknik dasar mengumpan yang benar dinilai dapat meningkatkan nilai dan kemampuan siswa. Dari observasi yang dilakukan pada 1 orang guru dan 36 siswa didapati siswa yang kurang mampu untuk melakukan umpan dengan benar. Maka dari itu perlu adanya variasi model pembelajaranpassing dengan metode permainan tradisional untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam melakukan umpan dan menambah kesenangan siswa melakukan kegiatan olahraga. Tujuan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan sebuah produk berupa buku panduan yang berisi model pembelajaran teknik dasar passing dengan metode permainan tradisionaluntuk siswa kelas XII di SMA Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang serta membantu menambah variasi pembelajaran yang diberikan kepada siswa SMA Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang. Penelitian ini termasuk jenis penelitian dan pengembangan (research and development). Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan research and development Borg and Gall. Dalam penelitian pengembangan ini teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif berupa persentase, yang digunakan untuk menganalisis hasil pengumpulan datadari penelitian awal (analisis kebutuhan), evaluasi ahli, uji coba kelompok kecil menggunakan 8 atlet dan kelompok besar menggunakan 32 atlet. Hasil penilaian atau evaluasi terhadap model latihan ini yaitu ahli pembelajaran didapatkan persentase 94,64%, dari ahli bolabasket didapatkan persentase 76,78%, dan dari ahli media didapatkan persentase 81,66%. Dari hasil uji coba kelompok kecil didapatkan rata-rata persentase 89,71% dan hasil dari uji coba lapangan (kelompok besar) didapatkan rata-rata persentase 90,95%. Sehingga,model pembelajaran passing dengan metode permainan tradisional ini memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan pada pembelajaran olahraga di SMA Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang. Diharapkan hasil pengembangan ini dapat diuji cobakan pada kelompok yang lebih luas dan disosialisasikan sehingga dapat digunakan sebagaimana mestinya. Selain itu, diharapkan ada penelitian selanjutnya, untuk menguji tingkat efektifitas produk yang dikembangkan

    PENGARUH LATIHAN PASSING MENGGUNAKAN BAN SETENGAH LINGKARAN (BSL) TERHADAP KETERAMPILAN PASSING SEPAKBOLA DI SEKOLAH SEPAKBOLA PERSEDAPIM KOTA BATU

    No full text
    ABSTRAK Ardi, Dedit Setia Sandi. 2015. Pengaruh Latihan Passing Menggunakan Ban Setengah Lingkaran (BSL) Terhadap Keterampilan Passing Sepakbola Di Sekolah Sepakbola Persedapim Kota Batu. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hariyoko, M. Pd, (II) Dr. Asim, M. Pd. Kata kunci: keterampilan passing, sepakbola, Ban Setengah Lingkaran (BSL) Sepakbola adalah olahraga yang dimainkan oleh dua kubu yang beranggotakan 11 pemain yang memperebutkan sebuah bola dengan menggunakan seluruh bagian tubuh selain lengan dan tangan (kecuali penjaga gawang pada wilayah kotak penalty). Teknik dasar yang sangat diperlukan dalam bermain sepakbola adalah passing. Persedapim adalah salah satu sekolah sepakbola yang ada di kota Batu.  Pelaksanaan proses latihan sepakbola di sekolah sepakbola Persedapim menunjukkan adanya masalah yaitu, kurangnya keterampilan passing yang sangat mendasar. Hal tersebut dikarenakan kurangnya latihan khusus untuk melatih keterampilan passing yang diberikan pada siswa. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan mengkaji peningkatan rata-rata keterampilan passing antara latihan passing konvensional dan latihan passing BSL terhadap keterampilan passing sepakbola pada siswa sekolah sepakbola Persedapim.Rancangan penelitian yang dipakai adalah eksperimen yang dilakukan kepada siswa sekolah sepakbola Persedapim dengan rentang usia usia  16-19 tahun. Jumlah sampel sebanyak 20 orang dan dibagi menjadi dua kelompok dengan cara ordinal pairing matching. Instrumen penelitian menggunakan tes keterampilan passing. Teknik analisis data yang dipergunakan adalah Analisis Varian (ANAVA) satu jalur.Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, latihan Konvensional tidak memberikan perbedaan rata-rata (mean) yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan passing pada siswa sekolah sepakbola (Fh= 2,20 < Ft = 4,41). Kedua, latihan menggunakan BSL memberikan perbedaan rata-rata (mean) yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan passing pada siswa sekolah sepakbola (Fh= 18,24 < Ft = 4,41). Ketiga, ada perbedaan rata-rata (mean) yang signifikan antara latihan konvensional dengan latihan BSL terhadap peningkatan keterampilan passing pada siswa sekolah sepakbola (Fh= 24,93 < Ft = 4,41), dan latihan BSL (mean = 18,80 dan SD = 1,32) memberikan pengaruh lebih baik terhadap peningkatan rata-rata (mean) keterampilan passing pada siswa sekolah sepakbola dibandingkan latihan konvensional (mean = 17,40 dan SD = 1,51). Kesimpulan dari latihan passing menggunakan BSL memberikan peningkatan rata-rata (mean) lebih baik terhadap peningkatan keterampilan passing sepakbola pada siswa sekolah sepakbola Persedapim dibandingkan dengan latihan konvensional. Saran yang dapat diberikan kepada pembina sekolah sepakbola Persedapim, supaya menggunakan BSL untuk latihan passing sebagai fariasi latihan dan meningkatkan keterampilan passing sepakbola

    PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN TEKNIK DASAR START RENANG DENGAN MENGUNAKAN VIDEO BAGI ATLET PEMULA DI CLUB RENANG CLASS MALANG

    No full text
    ABSTRAK Fredy, Tamara. 2015. Pengembangan Model Latihan Teknik Dasar Start Renang Dengan Mengunakan Video Bagi Atlet Pemula di Club Renang Class Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Sulistyorini, M.Pd, (II) Dra. Saichudin, M.Kes. Kata Kunci: Pembelajaran, start renang, dan video pembelajaran. Terdapat berbagai macam teknik dalam olahraga renang yaitu renang gaya dada, renag gaya bebas, renang gaya punggung, renang gaya kupu-kupu, dan juga teknik keterampilan meloncat. Pembelajaran start renang tidak selamanya harus dilakukan secara manual hanya berupa penjelasan saja kemudian praktek, namun harus memanfaatkan teknologi yang ada yaitu media audio visual. Perkumpulan renang Class kota Malang belum memanfaatkan tayangan audio visual sebagai media pembelajaran  yang untuk menambah wawasan tentang teknik-teknik dasar dalam start renang.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan tentang teknik dasar start renang dengan menggunakan audio visual (video) untuk atlet perkulpulan renang Class Kota Malang. Pembuatan audio visual sangat dibutuhkan karena dapat digunakan sebagai media pendukung, selain atlet mendapat penjelasan dari pelatih, atlet juga dapat melihat tayangan video ini agar lebih memperjelas dalam melakukan start renang, selain itu pembelajaran tentang teknik dasar start renang menjadi lebih efektif dengan adanya audio visual ini.Dalam penelitian pengembangan ini, teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan persentase. Teknik ini digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari hasil penyebaran angket serta menggunakan metode pengembangan dari Borg dan Gall (1983) yang telah dimodifikasi oleh peneliti, yaitu: (1) analisis kebutuhan, (2) pembuatan produk awal, (3) evaluasi ahli beserta revisi ahli, (4) uji kelompok kecil, (5) revisi I, (6) uji kelompok besar, (7) Revisi II dan hasil pengembangan.Penelitian ini menghasilkan produk berupa video tentang teknik dasar start renang dan dengan spesifikasi produk yang didalamnya berisi tentang melatih kepercayaan diri, latihan meluncur, latihan melompat, latihan gerakan kaki, latihan gerakan awal renang setelah strat. Video pembelajaran ini merupakan salah satu variasi penyampaian pembelajaran kepada atlet pemula. Durasi video pembelajaran ini adalah 13 menit 57 detik. Dalam menggunakan produk ini sebaiknya dilaksanakan seperti apa yang direncanakan, kemudian dilakukan evaluasi terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan di Club renang Class Kota Malang. Selain itu, produk ini juga dapat digunakan di Club-club renang se kota malang

    Pengembangan Media Pembelajaran Bolabasket Berbasis Mobile Larning untuk Peserta Matakuliah Teori dan Praktik Bolabasket

    No full text
    ABSTRAK   Sari, Ika Ferindyah Kusuma. 2015. Pengembangan Media Pembelajaran Bolabasket Berbasis Mobile Larning untuk Peserta Matakuliah Teori dan Praktik Bolabasket Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan di Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Wasis D Dwiyogo.M.Pd (2) Dra. Sri Purnami, M.Pd.   Kata Kunci: Pengembangan, Media Pembelajaran Mobile learning, Bolabasket.   Salah satu matakuliah yang wajib yang wajib ditempuh oleh mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang (PJK FIK UM) yaitu matakuliah Teori dan Praktik Bolabasket. Ada banyak hal yang bisa dilakukan pendidik untuk mencapai tujuan yang diinginkan dalam pembelajaran, baik dari strategi, metode, bahkan dalam hal media yang digunakan. Berdasarkan penyebaran angket terhadap 30 Responden di Jurusan PJK, survei membuktikan bahwa 86,66% mahasiswa PJK mengalami kesulitan memahami materi pembelajaran bolabasket, sehingga mahasiswa PJK membutuhkan suatu media yang baru untuk belajar, agar pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien, dan mereka lebih memilih Mobile learning sebagai salah satu media ajar yang cocok untuk era globalisasi seperti saat ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan media pembelajaran bolabasket berbasis mobile learning untuk peserta matakuliah teori dan praktik bolabasket jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan yang diharapkan dapat membantu dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan model pengembangan dari Borg and Gall. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan persentase. Produk pengembangan yang dihasilkan adalah buku digital bolabasket yang terdiri dari: (1) Produk Mobile learning yang dikembangkan merupakan buku digital berbentuk softfile yang di terapkan pada smartphone yang memiliki pembaca EPUB, (2) File EPUB pembelajaran bolabasket memiliki ukuran 1,02 MB, (3) Mobile learning (buku digital) ini memiliki beberapa halaman seperti halaman depan/cover, kata pengantar, beberapa halaman inti yang berisi sejarah bolabasket,peraturan permaianan bolabasket, teknik dasar, taktik, signal wasit, dan program latihan, selanjutnya ada daftar rujukan dan halaman penutup, (4) Mobile learning ini berisi tentang penjelasan singkat dalam bahasa indonesia. Berdasarkan tinjauan I (satu) ahli media dan I (satu) ahli pembelajaran bolabasket diperoleh presentase 100%. dari hasil analisis data uji coba kelompok kecil dengan jumlah 9 mahasiswa diperoleh persentase rata-rata 86,66% dan pada uji coba kelompok besar dengan jumlah 30 mahasiswa diperoleh persentase rata-rata 89,02%. Sebaiknya dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui tingkat efektivitas produk yang dikembangkan ini, karena hasil pengembangan ini masih terbatas sampai tersusunnya sebuah produk saja

    Pengembangan Teknik Belaan Belati Pencak Silat Dalam Bentuk Video untuk Siswa Tingkat Sabuk Jambon PSHT Ranting Dolopo Madiun

    No full text
    ABSTRAK   Saputro, Karyono. 2015. Pengembangan Teknik Belaan Belati Pencak Silat Dalam Bentuk Video untuk Siswa Tingkat Sabuk Jambon PSHT Ranting Dolopo Madiun. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd. (II) Drs. Mulyani Surendra, M.S.   Kata Kunci: teknikbelaanbelati, pencaksilat, siswatingkatsabukjambon   Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti terhadap siswa tingkat sabuk jambon PSHT Ranting Dolopo Madiun pada tanggal 15Maret  2015, teknik belaan belati pernah diberikan tapi dalam penyampaiannya hanya dengan demontrasi oleh pelatih dan waktu yang digunakan sangat sedikit, sehingga siswa kurang memahami materi teknik belaan belati. Pada penelitian awal melalui penyebaran angket analisis kebutuhan (need assessment) kepada 40 siswa tingkat sabuk jambon dan 1 pelatih PSHT Ranting Dolopo Madiun, mendapatkan hasil sebagai berikut: 1) 82,5% siswa menyatakan sangat sulit dalam mempelajari teknik belaan belati, 2) 92,5% siswa menyatakan sangat perlu adanya pengembangan teknik belaan belati, 3) 100% siswa dan pelatih menjawab teknik belaan belati lebih setuju menggunakan video. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka peneliti mencoba memecahkan masalah dengan mengembangkan teknik belaan belati pencak silat untuk siswa tingkat sabuk jambon  Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting DolopoMadiun yang dikemas dalam bentuk video. Penelitian ini bertujuan untuk membantu dan mempermudah siswa dalam melakukan teknik belaan belati dalam pencak silat yaitu dengan mengembangkan teknik belaan belati dalam bentuk video. Penelitian yang dilaksanakan pada siswa tingkat sabuk jambon PSHT Ranting Dolopo Madiun ini termasuk penelitian dan pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Borg and Gall (1983:775) yaitu:  1) analisis kebutuhan, 2) pembuatan rancangan produk, 3) evaluasi para ahli, 4) revisi dari evaluasi para ahli, 5) uji coba kelompok kecil, 6) uji coba kelompok besar, 7) hasil akhir. Hasil pengembangan teknik belaan belati pencak silat dalam bentuk video untuk siswa tingkat sabuk jambon Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Dolopo Madiun diperoleh data sebagai berikut: 1) hasil evaluasi ahli pencaksilat yaitu 75-100%  2) hasil evaluasi ahli media yaitu 75-100%, 3) hasil uji coba kelompok kecil yaitu 77,7-92,5%, 4) hasil uji coba kelompok besar yaitu 79,1-97,5%. Sehingga teknik belaan belati pencak silat dalam bentuk video untuk siswa tingkat sabuk jambon Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Dolopo Madiun dapat digunakan. Dari hasil tersebut diharapkan teknik belaan belati pencak silat dalam bentuk video untuk siswa tingkat sabuk jambon Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Dolopo Madiun ini bias menjadi alternatif pelatihan agar proses latihan lebih menarik, bervariasi dan bermanfaat untuk siswa

    pengembangan Pembelajaran Narkoba Melalui Media Interaktif untuk Siswa Kelas X SMA Muhammadiyah 1 Pasuruan

    No full text
    ABSTRAK Kurniasari, Adityas. Fajar. 2014. Pengembangan Pembelajaran Narkona Melalui Media Interaktif Untuk Siswa Kelas X SMA Muhammadiyah 1 Pasuruan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes, (II) Dra. Sri Purnami, M.Pd   Kata Kunci: Pembelajaran, Narkoba, Media Interaktif Berdasarkan analisis kebutuhan yang dilakukan peneliti kepada guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan serta siswa kelas X di SMA Muhammadiyah 1 Pasuruan, pembelajaran materi kesehatan masih menggunakan metode ceramah. Penyebaran angket kepada 40 siswa kelas X menyatakan bahwa 87,5% penyampaian materi kesehatan oleh guru tidak menarik, baik guru maupun siswa sangat membutuhkan media pembelajaran untuk mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan khususnya pada materi kesehatan, 85% memilih materi narkoba karena dinilai lebih menarik. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengembangkan pembelajaran narkoba pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan melalui media interaktif pada kelas X SMA Muhammadiyah 1 Pasuruan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) melakukan analisis kebutuhan, (2) membuat produk awal, (3) justifikasi ahli, (4) revisi produk, (5) uji coba kelompok kecil, (6) revisi produk, (7) uji coba kelompok besar, (8) produk akhir. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase dan analisis kualitatif. Teknik analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari hasil penyebaran angket dan teknik data analisis kualitatif diperoleh dari kritik dan saran para ahli. Produk yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah pengembangan pembelajaran narkoba melalui media interaktif untuk kelas X di SMA Muhammadiyah 1 Pasuruan. Pembelajaran narkoba media interaktif ini terdiri dari penjelasan materi tentang narkoba yang disertai gambar, vidio, animasi dan evaluasi. Produk yang dikembangkan berdasarkan dari saran atau masukan para ahli, yang terdiri dari 1 ahli pembelajaran, 1 ahli media dan 1 ahli kesehatan memperoleh hasil yang cukup valid, serta hasil uji coba kelompok kecil dengan jumlah 8 siswa memperoleh hasil sangat valid dan hasil uji coba kelompok besar dengan jumlah 31 siswa memperoleh hasil sangat valid. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa produk yang dikembangkan layak digunakan. Mengingat penelitian ini belum diketahui tentang tingkat keefektifannya maka peneliti menyarankan untuk dikaji ulang sebelum disebarluaskan dan di sesuaikan pada situasi dan kondisi yang ada

    MENINGKATKAN KETERAMPILAN TEKNIK DASAR LARI JARAK PENDEK MELALUI PENDEKATAN BERMAIN DALAM PEMBELAJARAN ATLETIK DI SMP NEGERI 16 MALANG

    No full text
    ABSTRAK Muwaffaq, Muchammad. 2014. “Meningkatkan Keterampilan teknik dasar lari jarak pendek melalui pendekatan bermaian dalam pembelajaran Atletik Di SMP Negeri 16 Malang”. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Agus Tomi, M.Pd, (II) Dra.Sulistiyorini, M.Pd.   Kata Kunci: Teknik dasar lari jarak pendek, Atletik, Keterampilan Lari jarak pendek adalah lari yang menempuh jarak tertentu (50 meter sampai 400 meter) dengan kecepatan maksimal agar dapat mencatat waktu sekecil-kecilnya. Teknik dasar lari jarak pendek yang harus dikuasai adalah teknik start, teknik berlari, teknik memasuki garis finish. Pada observasi awal yang dilakukan di kelas VIII D SMP Negeri 16 Malang diketahui bahwa keterampilan teknik dasar lari jarak pendek siswa masih kurang. Dari data observasi didapat 48% siswa salah dalam melakukan teknik start, 44% pada teknik berlari, dan 51% pada teknik memasuki garis finish. Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar lari jarak pendek dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani olahraga dan Kesehatan di kelas VIII D SMP Negeri 16 Malang dengan menggunakan metode bermain. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan menggunakan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 tahapyaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan (observasi), dan (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII D SMP Negeri 16 Malang sebanyak 41 siswa. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan keterampilan siswa dalam melakukan teknik dasar lari jarak pendek setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan permainan. Pembelajaran dengan pendekatan permainan dilakukan dalam dua siklus, yaitu tiga pertemuan di siklus pertama dan dua pertemuan disiklus kedua. Tingkat keberhasilan siswa pada siklus pertama sebanyak 73%, pada siklus kedua sebanyak 84%. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah dengan penerapan pembelajaran menggunakan pendekatan permainandapat meningkatkan keterampilan teknik dasar lari jarak pendek siswa kelas VIII D SMP Negeri 16 Malang. Saran yang dapat dilakukan setelah dilakukan penelitian ini yaitu: (1) bagi peneliti lain, agar memiliki kepekaan terhadap masalah-masalah yang dapat menjadikan siswa tidak menyukai pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan sehingga menjadikan pembelajaran terganggu. (2) bagi guru Pendidikan Jasmani olahraga dan Kesehatan di SMP Negeri 16 Malang, diharapkan agar lebih kreatif dalam melakukan pembelajaran terhadap siswa sehingga siswa lebih antusias dan tertarik setiap mengikuti pembelajaran yang dilakukan

    PENGEMBANGAN VARIASI MODEL LATIHAN TEKNIK RENANG GAYA BEBAS UNTUK KELAS PEMULA DI PERKUMPULAN RENANG TAMAN HARAPAN KOTA MALANG

    No full text
    ABSTRAK Dinata, Rico Mahendra. 2014. Pengembangan Variasi Model Latihan Teknik Renang Gaya Bebas Untuk Kelas Pemula Di Perkumpulan Renang Taman Harapan Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes. (II) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd., M.Pd.   Kata Kunci: variasi, model latihan, renang gaya bebas, kelas pemula Hasil observasi awal dan pemberian angket kepada pelatih renang dan olahragawan renang pemula Perkumpulan Renang Taman Harapan Kota Malang pada tanggal 22 januari 2014, terungkap bahwa model latihan renang gaya bebas yang dilakukan belum bervariasi. 17 (85%) dari 20 olahragawan renang pemula menyatakan kesulitan dalam renang gaya bebas, dan menyebutkan kesulitannya dalam hal pengambilan nafas, gerakan lengan dan kaki. 18 (90%) dari 20 olahragawan renang pemula menyatakan sangat menginginkan variasi model latihan renang gaya bebas. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengembangkan variasi model latihan teknik renang gaya bebas di Perkumpulan Renang Taman Harapan agar dapat meningkatkan keterampilan renang gaya bebas maupun prestasi bagi Perkumpulan Renang Taman Harapan Kota Malang. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan berupa model prosedural. Sejalan dengan model yang digunakan, maka langkah penelitian dan pengembangan merujuk pada model pengembangan research and development Borg and Gall (1983: 774-775). Dari sepuluh langkah pengembangan yang dikemukakan oleh Borg and Gall, peneliti tidak menggunakan keseluruhan tetapi hanya menggunakan 7 langkah yang meliputi: (1) pengumpulan informasi, (2) rancangan produk awal, (3) evaluasi ahli, (4) uji coba tahap I, (5) revisi uji coba 1,  (6) uji coba tahap II, (7) revisi produk akhir. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif berupa persentase. Variasi model latihan renang gaya bebas yang dirancang dan dikembangkan melalui saran dan evaluasi dari para ahli kepelatihan renang, ahli pembelajaran renang, dan ahli media. Berikut merupakan bagian yang direvisi berdasarkan saran dan evaluasi dari para ahli: (1) Sesekali renang dengan menggunakan bantuan tangan dari pelatih, (2) Pada saat melakukan latihan koordinasi kaki, lengan dan bernafas kaki seharusnya di kaitkan ke besi, (3) Untuk latihan gerakan lengan didarat lebih baik badan membungkuk, Secara keseluruhan para ahli menyetujui produk yang dikembangkan layak digunakan untuk olahragawan renang pemula di Perkumpulan Renang Taman Harapan Kota Malang. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari uji coba kelompok kecil adalah 85,15% hasilnya cukup valid, sedangkan uji coba kelompok besar adalah 88,43% hasilnya sangat valid, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Pengembangan Variasi Model Latihan Teknik Renang Gaya Bebas Untuk Kelas Pemula Di Perkumpulan Renang Taman Harapan Kota Malang dalam bentuk buku panduan ini layak digunakan

    Pengembangan Model Permainan Dribel Bolabasket untuk Pembelajaran Pendidikan Jasmani Kelas Tujuh SMP Negeri 15 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Fathoni, Abi Fajar. 2015. Pengembangan Model Permainan Dribel Bolabasket untuk Pembelajaran Pendidikan Jasmani Kelas Tujuh SMP Negeri 15 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes. (2) Febrita Paulina Heynoek, S.Pd. M.Pd.   Kata Kunci: Permainan, Dribel, Bolabasket. Materi dribel bolabasket merupakan salah satu materi pokok yang diajarkan pada pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah khususnya untuk siswa kelas tujuh SMP Negeri 15 Malang. Namun seperti pada kenyataannya siswa kelas tujuh SMP pasti merasa bosan karena guru lebih sering menggunakan metode drilling. Mereka berharap ketika mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani mereka bisa bermain, bersenang-senang dengan teman, dan berekreasi. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian mengenai pengembangan model permainan dribel bolabasket di sekolah tersebut. Penelitian bertujuan mengembangkan model permainan dribel bolabasket untuk pembelajaran pendidikan jasmani kelas tujuh SMP Negeri 15 Malang. Dari pengembangan tersebut diharapkan dapat membuat suasana pembelajaran pendidikan jasmani khususnya pada materi dribel bolabasket menjadi lebih menyenangkan, bervariasi, dan membuat semua siswa menjadi aktif. Penelitian ini menggunakan prosedur dari Borg dan Gall. Namun, peneliti hanya menggunakan tujuh dari sepuluh langkah yang dijelaskan Borg dan Gall. Hal ini berkaitan dengan penyesuaian kondisi dan keadaan penelitian. Produk yang dihasilkan dari penelitian dan pengembangan ini adalah model-model permainan dribel bolabasket. Model permainan tersebut meliputi model permainan Deer Hunting, Touch Dribble, Mine Throwing, Dribble Scanning, dan Seize The Golden Egg. Kelima model permainan tersebut dikemas dalam buku saku berukuran 9 x 13 cm. Hasil uji coba kelompok kecil terhadap produk pengembangan diperoleh persentase kelayakan sebesar 86,8%. Sedangkan hasil uji coba kelompok besar diperoleh persentase kelayakan sebesar 88,2%. Kemudian perlu adanya pengkajian efektivitas dari produk pengembangan. Selanjutnya produk pengembangan bisa disosialisasikan kepada pihak-pihak terkait, misalnya guru pendidikan jasmani dari sekolah lain agar mendapat pengakuan layak untuk digunakan

    0

    full texts

    1,757

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇