SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
    1757 research outputs found

    PENGEMBANGAN MODEL PEMANASAN GERAK DINAMIS PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA KELAS VII DI SMP LABORATORIUM UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Noviantika, Rica. 2015. Pengembangan Model Pemanasan Gerak Dinamis Pembelajaran Lompat Jauh Gaya Jongkok Menggunakan Media AudioVisual Pada Kelas VII di SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes, (II) Drs. Agus Tomi M.Pd   Kata Kunci: Pengembangan, Media Audio visual, Model Pemanasan Lompat Jauh Gaya Jongkok. Pembelajaran lompat jauh di sekolah SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang, hasil observasi awal  menunjukkan pendidik belum memiliki model pemanasan yang bervariasi dan bercirikan gerakan yang mendekati sama sebelum materi inti tentang lompat jauh gaya jongkok diberikan. Oleh karena itu, dibutuhkan penelitian dan pengembangan tentang model pemanasan yang bervariasi. Sehubungan dengan hal tersebut telah dilakukan penelitian dan pengembangan tentang model pemanasan pembelajaran lompat jauh gaya jongkok untuk peserta didik Kelas VII SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang. Tujuan penelitian dan pengembangan ini yaitu mengembangkan model pemanasan pembelajaran lompat jauh gaya jongkok menggunakan media audio visual pada kelas VII di SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini berupa model prosedural, yaitu model yang bersifat deskriptif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan  berupa kuisioner dan wawancara. Subjek  penelitian terdiri dari subjek ahli meliputi ahli pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan 1 orang, ahli pembelajaran 1 orang, ahli media 1 orang, dan ahli pembelajaran atletik 1 orang dan subjek uji coba berupa peserta didik kelas VII berjumlah 32 orang. Jenis data yang diperoleh termasuk jenis data kualitatif dan kuantitatif. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini ada 2, yaitu teknik analisis model pemanasan isi dan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penilaian ahli terhadap model pemanasan dari ahli pembelajaran diperoleh persentase 97,5% kriteria baik sekali, dari ahli media diperoleh persentase 75% kriteria baik, dari ahli pembelajaran atletik diperoleh persentase 82,5% kriteria baik sekali. Dari ahli pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan diperoleh persentase 74,1% kriteria baik . Dari hasil uji coba kelompok kecil didapatkan rata-rata persentase 81,2% kriteria baik sekali dan dari hasil uji coba lapangan (uji coba kelompok besar) didapatkan rata-rata persentase 84,1% kriteria baik sekali. Sehingga, model pemanasan lompat jauh gaya jongkok ini memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan pada mata pelajaran lompat jauh gaya jongkok di SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang. Kesimpulan hasil produk pengembangan model pemanasan gerak dinamis pembelajaran lompat jauh gaya jongkok gaya jongkok di SMP Laboratorium UM dapat digunakan untuk pembelajaran lompat jauh. Disarankan produk model pemanasan lompat jauh gaya jongkok dikembangkan lagi supaya lebih menarik sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yang maksimal

    PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF SEPAKBOLA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN UNTUK SISWA KELAS X SMA SEDERAJAT

    No full text
    ABSTRAK   Hidayatullah, Mukhamad. 2015. Pengembangan Multimedia Interaktif Sepakbola Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk Siswa Kelas X SMA Sederajat. Skripsi Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Wasis D. Dwiyogo, M.Pd, (2) Febrita Paulina Heynoek, S.Pd, M.Pd.   Kata kunci: pengembangan, permainan sepakbola, multimedia interaktif, media pembelajaran   Sepakbola merupakan salah satu mata pelajaran yang selalu ada di dalam kurikulum pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan yaitu masuk dalam materi bola besar. Dalam sebuah pembelajaran, seorang guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan memerlukan sebuah media pembelajaran untuk mengoptimalkan belajar siswa. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan awal tentang media pembelajaran sepakbola yang dilakukan peneliti pada beberapa sekolah didaerah Malang Raya (SMK Negeri 2 Singosari, SMK Negeri 2 Malang, SMK Negeri 11 Malang, SMK Negeri 5 Malang dan SMK PGRI 2 Malang) melalui pengisian angket terhadap 100 siswa dan 5 guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Diperoleh hasil analisis data sebagai berikut: (1) Sebanyak 100% guru dan siswa menyatakan melaksanakan kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan materi sepakbola. (2) 100% guru belum pernah menggunakan media pembelajaran berupa multimedia interaktif. (3) 91% siswa menyatakan belum pernah mendapatkan materi sepakbola menggunakan media pembelajaran berupa multimedia interaktif. (4) 91% siswa menyatakan bahwa pengembangan multimedia interaktif sepakbola untuk kelas X dapat bermanfaat untuk pembelajaran. (5) Pernyataan kesetujuan akan diadakannya media pembelajaran berupa multimedia interaktif sepakbola diperoleh hasil 94% siswa dan 100% guru setuju diadakannya produk pengembangan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran pendidikan jasmani,olahraga dan kesehatan berupa multimedia interaktif materi sepakbola untuk siswa kelas X SMA sederajat yang diharapkan dapat membantu mengoptimalkan kegiatan pembelajaran siswa. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan tahap-tahap penelitian dan pengembangan dari model Borg and Gall (1983:775) yang sudah disederhanakan menjadi 7 langkah sesuai dengan saran Ardhana (2002:9), tahap-tahap dalam pengembangan tersebut adalah: (1) Melakukan analisis kebutuhan, (2) Membuat produk awal, (3) Evaluasi ahli, (4) Uji coba kelompok kecil, (5) Revisi produk awal, (6) Uji coba kelompok besar dan (7) Revisi produk akhir. Hasil akhir dari kegiatan penelitian dan pengembangan ini adalah berupa multimedia interaktif sepakbola sebagai media pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan untuk siswa kelas X SMA sederjat yang dikemas dengan format exe menggunakan AutoPlay Media Studio 7.5. Penelitin dan pengembangan multimedia interaktif sepakbola ini berisi tentang materi sepakbola untuk siswa kelas X, antara lain; (1) hakikat sepakbola, (2) sejarah sepakbola, (3) sarana dan prasarana sepakbola, (4) peraturan dasar sepakbola, (5) teknik dasar bermain sepakbola, (6) strategi dasar bermain sepakbola, (7) perwasitan dasar sepakbola, (8) latihan kebugaran dan (9) soal evaluasi interaktif. Hasil analisis data validasi ahli pembelajaran diperoleh hasil 79,31% dengan kategori cukup valid, analisis data validasi ahli sepakbola diperoleh hasil 85,48% dengan kategori cukup valid, dan analisis data validasi ahli media diperoleh hasil 88,85% dengan kategori sangat valid. Sedangkan hasil uji coba kelompok kecil diperoleh 89,91% dengan kategori sangat valid dan uji coba kelompok besar diperoleh hasil 92,02% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hasil yang diperoleh di atas, maka dapat disimpulkan bahwa produk pengembangan multimedia interaktif sepakbola sebagai media pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan untuk siswa kelas X SMA sederjat ini layak digunakan oleh guru sebagai alternatif media pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan materi sepakbola

    LATIHAN TEKNIK DASAR PUKULAN BLOCK MENGGUNAKAN METODE LATIHAN DRILL VARIASI DI PERSATUAN TENIS MEJA (PTM) TRI DHARMA MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Regita Sari,  DiajengLia. 2015.LatihanTeknikDasarPukulan Block MenggunakanMetodeLatihan Drill Variasi di PersatuanTenisMeja (PTM) Tri Dharma Kota Malang. Skripsi, JurusanPendidikanJasmanidanKesehatan, FakultasIlmuKeolahragaanUniversitasNegeri Malang.Pembimbing: (I) Dra. Sri Purnami, M.Pd. (II) Dr. Imam Hariadi, M.Kes.,   Kata Kunci: latihan, block, metodelatihan drill variasi, tenismeja. Padaolahragatenismejablock adalahcara paling sederhanauntukmengembalikanpukulan yang keras. Block di pelajarigunauntukmemberikan rasa percayadiribahwaatletdapatmengatasisemuaserangandarilawan. Berdasarkan observasi awaldanwawancaradenganpelatih di PTM Tri Dharma Malang. Dalam proses latihan, pelatihmenerapkan model latihan bola banyak (multiball) dan model latihan bola 1 (monoball) untukmelatihpukulanteknikdasardrive, topspin, pushblock, dan smash. Namununtuklatihanteknikdasarblock sangatlahkurang. Dari observasiberdasarkanindikator yang diberikanmasihbanyakatlet yang belummemahamidenganbenarpukulanblock.Makadisusunlahpenelitianaksilatihanteknikdasarpukulanblock menggunakanmetodedrillvariasi. Penelitianinibertujuanuntukmengetahuipeningkatanteknikdasarpukulan block menggunakanmetodelatihandrillvariasi di PTM Tri Dharma Malang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metodepenelitianaksi (action research) ataudapatdisebutjugapenelitiantindakanolahraga, langkah-langkahpenelitianiniterdiridarisiklus-siklus yang salingberhubungan, masing-masingkegiatanutamanya yang adapadasetiapsiklusyaitu: (a) Perencanaantindakanperbaikan, (b) Pelaksanaantindakanperbaikan, observasidaninterpretasi, (c) Analisisdanrefleksi, (d) Perencanaantindakanlanjut. Teknikanalisis data yang digunakanadalahanalisiskualitatifdankuantitatifberupapersentase. Berdasarkanpaparan data padasiklus 1, didapatkanhasildaripertemuan ke-9 minggu ke-3 untukteknikdasarpukulanblock forehnadpadagerakanawal 73,6%, perkenaan 70,8%, gerakanlanjutan 67%. Padapukulanblock backhand gerakanawal 65,2%, perkenaan 67%, gerakanlanjutan 67%. Karenadarihasilpadasiklus I masihadaindikator yang belummencapai target, makadilanjutkanpadasiklus II.Padasiklus II didapatkanhasildaripertemuan ke-18 minggu ke-6 untuktekinikdasarpukulanblock forehand padagerakanawal 94,4%, perkenaan 87,5%, gerakanlanjutan 100%. Padapukulanpukulanblock backhand gerakanawal 91,6%, perkenaan 93,7%, gerakanlanjutan 100%. Hal inidikarenakanpadasiklus 2 adabeberaparevisitentangbentuklatihanmetode drill yang awalnyaatletmerasamasihkurangbanyakvariasiuntukmelakukanlatihanmetode drillvariasidansekarangsudahdibuatlebihbervariasisehinggaatletlebihtermotivasidanmudahuntukmelakukannya. Denganmemberikanbentuklatihanteknikdasarpukulanblock forehand danblock backhand yang bervariasidenganmenggunakanmetodedrill variasi, keterampilanteknikdasarpukulanblock forehand danblock backhand atlet di PTM Tri Dharma Malang meningkat. Hal inidapatdilihatpadaperbandingannilaidarihasilobservasiawal, hasilsiklus I danhasilsiklus II.Tetapi, padasiklus I atletbelummencapainilaimaksimalsehinggadiadakannyasiklus II denganmerevisi program latihanmenjadilebihsederhana

    PENGEMBANGAN MODEL-MODEL LATIHAN PUKULAN LOOP DRIVE FOREHAND TENIS MEJA DI PTM TRI DHARMA MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Adam, Harmono Jotok. 2014.PengembanganModel-ModelLatihanPukulan Loop Drive Forehand Tenis Meja di PTM Tri Dharma Malang.Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (I) Dra. Sri Purnami, M.Pd.,(II) Dr. Imam Hariadi, M.Kes.   Kata Kunci: pengembangan, model-model latihan, loop drive forehand, tenis meja, Pukulan Loop drive Forehand ,merupakan teknik dasar dari tenis meja. Berdasarkan observasi yang dilakukan terhadap 25 atlet di PTM Tri Dharma, didapat data dari 22 atlet (88%) belum pernah mendapatkan model-model latihan pukulan loop drive forehand, sebanyak 25atlet (100%) sangat penting pukulan loop drive forehand, sebanyak 25 atlet (100%) sangat setuju jika diadakan buku pembelajaran model-model latihan pukulan loop drive forehand.Untukmengatasimasalahtersebut, makapenelitimencobamemecahkanmasalahdenganmengembangkan model-model latihan pukulan loop drive forehand tenis meja di PTM Tri Dharma Malang. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untukmengembangkan model-modellatihanpukulan loop drive forehanddalambentukbuku di PTM Tri Dharma Malang agar lebihbervariasisertamempermudah proses latihansehinggaberjalandenganlancar. Dalam penelitian ini, peneliti mengacu model pengembangan dari Borg and Gall dan disederhanakan menjadi 8 langkah, langkah-langkah tersebut adalah: (1) melakukan analisis produk yang akan dikembangkan, (2) melakukan kajian teori, (3) mengembangkan produk awal, (4) evaluasi ahli, (5) uji coba kelompok kecil, (6) revisi produk, (7) uji coba kelompok besar, (8)revisi produk berdasarkan uji coba lapangan dan hasil produk akhir. Instrumen yang digunakan adalah berupa angket berisi tentang rancangan produk yang telah dibuat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif berupa persentase. Model latihan ini dikembangkan melalui evaluasi dan saran para ahli, yaitu 1 ahli pelatihan tenis mejadiperoleh hasil 90,54%, dan 1 ahli mediadiperoleh hasil 79,16%,menyatakan produk pengembangan inidapatdiujicobakan. Berdasarkanhasil uji coba kelompok kecildengan subjek 6 anak didapat hasil 92,27% dengan tingkat validitas sangat valid (dapat digunakan tanpa revisi). Sedangkan hasil uji coba kelompok besar dengan subjek 19 anak didapat hasil94,14% dengan tingkat validitas sangat valid (dapat digunakan tanpa revisi). Dari hasil tersebut diharapkan pengembangan model-model latihan pukulan loop drive forehanddalam bentuk buku panduan ini bisa di pergunakanuntuk pelatihan agar proses latihan lebih efektif dan berjalan dengan optimal

    PENGARUH DIMENSI KUALITAS LAYANAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN (StudiPadaCafeRiaDjenakaMalang)

    No full text
    ABSTRAK   Huda, Khoirul. 2014. Pengaruh Dimensi Kualitas Layanan  terhadap Loyalitas Pelanggan (Studi Pada Cafe Rya Jenaka Malang). Skripsi, Jurusan Manajemen Program Studi Manajemen Pemasaran Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Prof. Dr. Heri Praktikto, M.Si. (II) Dr. Titis Shinta Dhewi S.P, M.M.   Kata Kunci :  Kualitas Layanan, Loyalitas Pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui presepsi pelanggan terhadap variabel kualitas layanan Cafe Rya Jenaka Malang, untuk mengetahui pengaruh signifikan kualitas layanan (kualitas interaksi, kualitas lingkunagan fisik dan kualitas hasil) terhadap loyalitas pelanggan Cafe Rya Jenaka Malang baik itu secara parsial maupun simultan, serta untuk mengetahui presepsi pelanggan tentang dimensi kualitas layanan (kualitas interaksi, kualitas lingkungan fisik, dan kualitas hasil) yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap loyalitas pelanggan Cafe Rya Jenaka Malang. Penelitian ini memakai Brady & Cronin (2011) yang telah dikembangkan dari Rust & Oliver (1994) dimana tempat dilakukan penelitiannya juga pada perusahaan jasa pengiriman barang. Teori ini membagi kualitas menjadi tiga dimensi yaitu kualitas interaksi, kualitas lingkungan fisik dan kualitas hasil. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan Cafe Rya Jenaka Malang yang berkunjung lebih dari dua kali. Teknik sampling menggunakan teknik aksidental sampling dan penentuan sampel memakai rumus Slovin  sehingga didapatkan sampel sejumlah 270 responden. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknis analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Kualitas interaksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitsa pelanggan  (2) Kualitas lingkungan fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitsa pelanggan  (3) Kualitas hasili berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitsa pelanggan  (4) terdapat pengaruh positif dan signifikan kualitas layanan secara simultan terhadap loyalitas pelanggan. Saran yang diberikan pada penelitian ini adalah (1) Konsumen. pelanggan hendaknya selektif dalam memilih jenis produk di Cafe Rya Jenaka Malang, sehingga seorang pelanggan tidak hanya memburu keuntungan semata tetapi juga harus memperhatikan kualitas produk yang diharapakan.(2) Cafe Rya Jenaka Malang, diharapkan untuk memperhatikan kualitas interaksi, kualitas lingkungan fisik dan kualitas hasil para pelanggan untuk tetap loyal pada  Cafe Rya Jenaka Malang; (3) Peneliti Selanjutnya diharapkan untuk menggunakan variabel bebas diluar variabel  kualitas interaksi, kualitas lingkungan fisik dan kualitas hasil, seperti keragaman produk, daya tahan atau ketahanan, dan lainnya yang berhubungan dengan loyalitas pelanggan Cafe Rya Jenaka Malang. Sebaiknya peneliti harus mampu mengidentifikasi apakah responden adalah benar-benar pelanggan loyal Cafe Rya Jenaka

    Pengembangan Model Latihan Kecepatan dan Kelincahan dengan Speed Ladder dalam permainan Sepakbola di SSB Tunas Remaja Kota Malang

    No full text
    ABSTRAK   Nurromadhon, Irfan. 2015. Pengembangan Model Latihan Kecepatan dan Kelincahan dengan Speed Ladder dalam permainan Sepakbola di SSB Tunas Remaja Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd, (II) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd.   Kata Kunci: latihan kecepatan dan kelincahan, speed ladder Berdasarkan observasi awal dan wawancara yang dilakukan tanggal 13-17 September 2014 di SSB Tunas Remaja kota Malang, menunjukan bahwa kelemahan siswa kelompok umur 14-16 tahun yang paling menonjol adalah lemahnya kecepatan dan kelincahan yang dimiliki, siswa cenderung kurang antusias terhadap latihan fisik, khususnya latihan kecepatan dan kelincahan. Dari sisi lain, pelatih belum mempunyai program latihan dan alat yang dapat menunjang penuh untuk melatih kecepatan dan kelincahan yang diterapkan, dan belum pernah melakukan pengembangan untuk menanggulangi kondisi yang ada. Pada penelitian awal melalui penyebaran angket analisis kebutuhan (need assessment) mendapatkan hasil dari 2 Pelatih, keduanya menyatakan bahwa minat siswa sangat kurang terhadap materi latihan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jalan keluar dari permasalahan yang ada yaitu dengan mengembangkan model latihan kecepatan dan kelincahan dengan Speed Ladder. Diharapkan, pengembangan ini dapat menjadi solusi dalam latihan agar siswa lebih antusias dan bersemangat dalam latihan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan model pengembangan dari Borg and Gall (1983:775) langkah-langkah tersebut adalah: (1) Penelitian dan pengumpulan data (2) Perencanaan. Menyusun rencana penelitian. (3) Pengembangan draf produk (4) Uji coba lapangan awal (5) Merevisi hasil uji coba  (6) Uji coba lapangan (7) Penyempurnaan produk akhir. Instrumen yang digunakan adalah berupa angket berisi tentang rancangan produk yang telah dibuat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif berupa persentase. Dan tes kecepatan dan kelincahan yang dianalisis dengan uji t. Model latihan ini dikembangkan melalui saran dan evaluasi para ahli serta uji coba lapangan, yaitu 1 ahli sepakbola, 1 ahli pelatih sepakbola dan 1 ahli Media. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa model latihan kecepatan dan kelincahan dengan Speed Ladder dalam permainan sepakbola di SSB Tunas Remaja Kota Malang layak dan bisa digunakan oleh siswa serta pelatih di SSB Tunas Remaja Kota Malang. Tes efektivitas model ini terbukti bahwa model latihan kecepatan dan kelincahan dengan Speed Ladder secara efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan kecepatan dan kelincahan siswa dalam latihan Fisik sepakbola di SSB Tunas Remaja Kota Malang. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan sebaiknya subjek penelitian ini dilakukan pada yang lebih luas maupun kepada beberapa SSB lain

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SIGNAL-SIGNAL WASIT SEPAKBOLA MENGGUNAKAN M-LEARNING UNTUK PESERTA MATAKULIAH TEORI DAN PRAKTEK SEPAKBOLA JURUSAN ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Siswanto, Trio. 2015. Pengembangan Media Pembelajaran Signal-signal Wasit Sepakbola menggunakan M-Learning untuk Peserta Matakuliah Teori dan Praktik Sepakbola Jurusan Ilmu Keolahragaan di Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) .I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd (II) Febrita Paulina Heynoek, S.Pd., M.Pd.   Kata Kunci: Media Pembelajaran, M-Learning, Signal Wasit, Sepakbola. Matakuliah Teori dan Praktik Sepakbola, merupakan salah satu matakuliah yang wajib ditempuh oleh mahasiswa Jurusan Ilmu Keolahragaan 2014, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang (IK FIK UM), Mahasiswa IK wajib menguasai signal wasit sepakbola. Ada banyak hal yang bisa dilakukan pendidik untuk mencapai tujuan yang diinginkan dalam pembelajaran, baik dari strategi, metode, bahkan dalam hal media yang digunakan. Berdasarkan penyebaran angket analisis kebutuhan terhadap 30 responden di Jurusan IK, survei membuktikan bahwa mahasiswa membutuhkan suatu media yang baru untuk belajar, agar pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien, dan mereka lebih memilih buku digital sebagai salah satu media ajar yang sesuai di era Modern  seperti saat ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu membutuhkan suatu media yang baru untuk belajar, agar pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien, buku digital signal-signal wasit Sepakbola untuk peserta matakuliah teori dan praktik Sepakbola jurusan Ilmu Keolahragaan. Dalam penelitian ini, peneliti hanya menggunakan 7 langkah yang disesuaikan milik Ardhana dari 10 langkah yang dikemukakan oleh Borg & Gall untuk pengembangan media pembelajaran buku digital signal wasit sebagai berikut: 1) Riset dan pengumpulan informasi dalam melakukan penelitian awal atau analisis kebutuhan dengan menyebarkan kuesioner/angket kepada 30 mahasiswa IK FIK UM 2014 (2) Perencanaan pengembangan produk, (3) Pengembangan rancangan produk, (4) Persiapan uji coba kelompok kecil, menggunakan 10 subjek, (5) Revisi produk pertama berdasarkan hasil uji coba kelompok kecil, (6) Uji coba lapangan (kelompok besar) menggunakan 30 subjek, (7) Revisi produk sesuai hasil uji coba kelompok besar. Berdasarkan hasil analisis data uji coba kelompok kecil diperoleh persentase rata-rata 74,63% dan pada uji coba kelompok besar diperoleh persentase rata-rata 86.59 % sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran buku digital signal-signal wasit sepakbola untuk peserta matakuliah teori dan praktik sepakbola jurusan Ilmu Keolahragaan sangat jelas dan menarik untuk digunakan sebagai salah satu media belajar. Diharapkan hasil pengembangan ini dapat membantu peserta matakuliah teori dan praktik Sepakbola agar memiliki suatu bahan belajar baru (digital) yaitu media buku digital signal wasit sepakbola. Sebaiknya produk ini sosialisasikan, disebarluaskan ke seluruh mahasiswa olahraga,dosen dan wasit pemula

    Pengaruh Latihan Ladder Drill terhadap Prestasi Keterampilan Dribbling Siswa Ekstrakurikuler Sepakbola SMP Negeri 15 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Ihsan, Muhammad Rofiqul. 2015. Pengaruh Latihan Ladder Drill terhadap Prestasi Keterampilan Dribbling Siswa Ekstrakurikuler Sepakbola SMP Negeri 15 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hariyoko, M. Pd, (II) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd.   Kata Kunci: latihan ladder drill, keterampilan dribbling sepakbola. Permainan sepakbola dimainkan oleh dua tim, setiap tim terdiri dari sebelas orang pemain. Ada beberapa teknik dasar untuk bermain sepakbola, salah satu teknik dasar tersebut adalah dribbling bola. Pelaksanaan proses latihan yang dilakukan oleh siswa ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 15 Malang menunjukkan adanya masalah yaitu keterampilan dribbling bola yang kurang. Hal tersebut disebabkan kurangnya pemberian variasi dalam latihan teknik dasar dribbling bola. Salah satu latihan untuk meningkatkan keterampilan dribbling bola dengan menggunakan latihan ladder drill. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan ladder driil terhadap prestasi keterampilan dribbling siswa ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 15 Malang. Rancangan penelitian yang dipakai adalah eksperimen yang dilakukan kepada siswa ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 15 Malang dengan rentang usia 13-15 tahun. Jumlah sampel 24 siswa dan dibagi dalam dua kelompok dengan teknik ordinal pairing matching. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes dribbling sepakbola. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Varian (ANAVA) satu jalur. Berdasarkan hasil analis data, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, latihan ladder drill memberikan pengaruh signifikan terhadap prestasi keterampilan dribbling siswa ekstrakurikuler sepakbola (Fhitung = 10,1217 > Ftabel 4,30). Kedua, latihan konvensional tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap prestasi keterampilan dribbling siswa ekstrakurikuler sepakbola (Fhitung = 0,04408 Ftabel 4,30). Latihan ladder drill (mean = 25,10 dan SD = 1,99) memberikan pengaruh lebih baik terhadap prestasi keterampilan dribbling siswa ekstrakurikuler sepakbola dari pada latihan konvensional (mean = 28,31 dan SD = 2,19). Saran yang dapat diberikan kepada pelatih ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 15 Malang, sebaiknya menggunakan latihan ladder drill sebagai bentuk latihan untuk meningkatkan prestasi keterampilan dribbling, karena perolehan hasil penelitian yang telah dilakukan ternyata latihan ladder drill memberikan pengaruh yang lebih baik dari pada latihan konvensional terhadap prestasi keterampilan dribbling siswa ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 15 Malang

    Developing Local Context-based Reading Materials for the Eighth Graders of Junior High School in Sanggau, West Kalimantan

    No full text
    ABSTRAK     Hakim, SittiQamariah. 2015. Developing Local Context-based Reading Materials for the Eighth Graders of Junior High School in Sanggau, West Kalimantan. Thesis, Graduate Program in English Language Teaching, State University of Malang. Advisors: (I) Dr. ArwijatiWahyudi, Dip. TESL., M.Pd., (II) Fachrurrazy, M.A., Ph.D.   Keywords: research and development, local context, supplementary, reading comprehension The importance of reading for life and academic purposes is obvious. It also has a great influence to other English skills and English components. However, some problems always reveal in teaching and learning of reading, specifically the materials of reading comprehension. The students of SMP Negeri 3 JangkangSanggau found it hard to understand some reading materials in the textbooks provided at school and they also lacked vocabulary. The problems occurred because the reading materials were far from the condition of students. That is why they needed reading materials in which the topics were familiar with them and based on the students’ cultures, social lives, and environment to attract their attention. This study is an educational Research and Development. It is aimed at developing supplementary materials of reading comprehension for the eighth graders of SMP Negeri 3 Jangkang. The materials are based on local contexts of students or the conditions which are related to students’ cultures, social lives, and environment at Sanggau Regency. This study used R & D proposed by Borg and Gall (1987) with some modifications considering that the stages can collect the needed data to produce the educational product that finally can solve the problems. The steps are needs analysis, planning, development, expert validation, try-out, and final product. The needs analysis was carried out by interviewing the English teachers, doing a survey, distributing questionnaire, and investigating other relevant topics. In planning stage, the researcher planned the contents, the structure, and the specificationof the product. Then the researcher developed the reading materials, texts recording of an English native speaker’s voice, and the teacher’s manual. After that, the draft was validated by two experts and the first revision was based on their input. The revised materials were then tried out and the data in the try-out was gained from the questionnaires for the second revision. After that, the final product is ready to use. The product consists of a book, a teacher’s manual, and audio materials of texts recording. The book comprises fourteen units. The reading passages cover descriptive, recount, and narrative texts. The teacher’s manual contains the guide for teacher in using the book and answer key. The audio materials contain the audio recording of reading texts. The audio materials were saved in Compact Disc (CD), flash disk, and or cellular phone to be transferred to and used in VCD/DVD player, computer, or cellular phone.The existence of the product can solve the problems faced in teaching and learning readingcomprehension. The difficult materials and the topics which were far from students’ local contexts in the textbooks provided at school can be answered by providing familiar topics which based on local contexts in the product. The familiar topics that are interesting for students can motivate them to learn and activate their background knowledge. The students can also learn language from the texts. The exercises can be used to measure the students’ comprehension of reading materials and to train them answering reading comprehension questions. In addition, the audio recording can be used as a model for reading aloud

    Pengembangan Model Latihan Service Atas Permainan Bolavoli Pada Peserta Ekstrakurikuler SMA Negeri 2 Kab. Nganjuk

    No full text
    ABSTRAK   Permainan bolavoli adalah olahraga beregu yang dimainkan oleh dua regu, setiap regu terdiri dari enam orang pemain. teknik dasar bermain bolavoli dapat dibagi menjadi empat komponen yaitu teknik service,passing, smash, dan block. Teknik servicedalam permainan bolavolidigunakan untuk memulai suatu pertandingan. Tetapi berdasarkan hasil pengamatan pada peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 2 Kab. Nganjuk, latihan service merupakan kebutuhan sampingan yang hanya disisipkan dalam berlatih dan dalam berlatih mengutamakan passing,smash dan block. Sehingga hasil analisis kebutuhan yang dipereloh yaitu diketahui 32 orang (89%) menyatakan kurang bervariasi dalam pelatihan service atas 4 orang (11%) belum bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model latihan service atas permainan bolavoli pada peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 2 Kab. Nganjuk. Model yang digunakan dalam penelitian ini berupa model prosedural dengan langkah-langkah pengembangan merujuk pendapat borg and gall. Pengumpulan data dilakukan dengan analisis produk awal dengan mengumpulkan informasi dan kajian pustaka, perencanaan produk, pengembangan produk awal, uji coba kelompok kecil, melakukan revisi para ahli, uji coba kelompok besar dan revisi akhir, sehingga akan diperoleh produk akhir yang diinginkan. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh hasil penelitian melalui hasil produk model latihan service atas permainan bolavoli yaitu hasil justifikasi ahli media 82% keterangan cukup valid, ahli kepelatihan permainan bolavoli 91% keterangan sangat valid, hasil uji coba kelompok kecil 92,18% keterangan sangat valid, hasil uji coba kelompok besar 92,31% keterangan sangat valid. Hasil produk penelitian ini yaitu: (1) Model latihan service bola gantung menggunakan bola voli, (2) Latihan service atas dengan mengarahkan bola pada tembok, (3)Latihan service atas dengan jarak 6 meter dari garis tengah lapangan dengan berpasangan, (4) Latihan service atas dari daerah service ke arah daerah A dan B, (5) Latihan service atas dari daerah service dengan arah menyilang, (6) Latihan ketepatan service atas dengan sasaran berurutan, (7) Latihan service atas berkelompok dengan pergerakan maju dan mundur susuai sasaran, (8)Latihan service atas mengarahkan kesasaran untuk usaha saling menyerang kemudian dikemas dalam bentuk buku saku dengan menggunakan bahasa yang mudah untuk dimengerti sehingga pelatih dan atlet esktrakurikuler SMA Negeri 2 Kab. Nganjuk dengan mudah dalam memahami model latihan service atas permainan bolavoli. Kesimpulan hasil penelitian bahwa model latihan service atas permainan bolavoli valid dan praktis digunakan pada peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 2 Kab. Ngajuk. Saran penelitian adalah produk model latihan service atas permainan bolavoli ini dapat dijadikan salah satu alternatif latihan permainan bolavoli, latihan lebih bervariasi dan latihan lebih menarik

    0

    full texts

    1,757

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇