SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
    1757 research outputs found

    PENGARUH INTERVAL TRAINING TERHADAP PENINGKATAN VO2 MAKS PESERTA EKSTRAKURIKULER FUTSAL PUTRA SMA NEGERI 1 PARE KABUPATEN KEDIRI

    No full text
    ABSTRACT Zabdillah, Mohammad Zulmi Fairuz. 2016. Pengaruh Interval Training terhadap Peningkatan VO2 Maks Peserta Ekstrakurikuler Futsal Putra SMA Negeri 1 Pare Kabupaten Kediri. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sugiyanto, M.Pd dan (II) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes.Kata Kunci: interval training, vo2 maks.Dalam cabang olahraga futsal, pemain futsal harus memiliki VO2 maks yang baik karena mereka harus bergerak aktif baik saat menyerang maupun bertahan. Dari hasil pretest VO2 maks pada peserta ekstrakurikuler futsal putra SMA Negeri 1 Pare Kabupaten Kediri diperoleh rata-rata sebesar (35,42) ml/kg/min, sedangkan nilai normative usia SMA adalah (38,4-45,1) ml/kg/min.Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh interval training terhadap peningkatan VO2 maks, (2) mengetahui pengaruh program latihan pelatih terhadap peningkatan VO2 maks dan (3) mengetahui perbedaan pengaruh antara interval training dan program latihan pelatih terhadap peningkatan VO2 maks.Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah matching pretest-posttest comparison group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta ekstrakurikuler yang berjumlah 41 orang. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan rumus slovin dan diperoleh sampel 30 orang yang kemudian dibagi menjadi 2 kelompok menggunakan teknik ordinal pairing matching dengan 15 orang setiap kelompoknya. Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah multistage fitness test (MFT). Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest) tingkat VO2 maks. Analisis data penelitian ini yaitu menggunakan uji-t berpasangan atau paired sample t test untuk masing-masing kelompok latihan dan One Way ANOVA untuk 2 kelompok latihan yang independen serta uji-t sampel bebas untuk mengetahui latihan mana yang lebih baik.Berdasarkan hasil uji hipotesis, diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, hasil uji-t interval training diperoleh nilai statistik thitung sebesar -11,664 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (pα=0,05), sehingga H0 diterima. Ketiga, hasil uji One Way ANOVA antara 2 kelompok latihan diperoleh nilai statistik Fhitung sebesar 4,373 dengan taraf signifikansi sebesar 0,046 (

    pengaruh latihan pliometrik terhadap power otot lengan atlet bolavoli putra gajayana kota malang

    No full text
    ABSTRACT pengaruh latihan pliometrik terhadap power otot lengan atlet bolavoli putra gajayana kota malangInti, Titis Purbasari. 2016. Pengaruh Latihan Pliometrik Terhadap Power Otot Lengan Atlet Bolavoli Putra Gajayana Kota Malang.Skripsi, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hariyoko, M.Pd, (II)UsmanWahyudi, S.Pd, M.Pd.Kata Kunci: latihan pliometrik dengan bantuan teman, latihan pliometrik secara individu, power otot lenganLatihan pliometrik merupakan latihan yang membutuhkan kecepatan reaksi sehingga reflek berbanding lurus dengan peregangan. Pliometrik dianggap sebagai latihan yang dapat meningkatkan power otot. Sebagian beranggapan bahwa pliometrik lebih efisien dalam meningkatkan power otot. Namun metode pelatihan pliometrik yang berbeda memberikan kontribusi power otot yang berbeda pula. Titik tumpuan sebagai obyek mekanisme kontraksi otot dengan menggunakan kecepatan reaksi lebih berguna dalam meningkatkan power otot.Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara metode latihan pliometrik dengan bantuan teman dan pliometrik secara individu tehadap peningkatan power otot lengan atlet bolavoli putra Gajayana Kota Malang.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen dengan rancangan matching pre-test control grup design. Sampel yang digunakan adalah atlet bolavoli putra Gajayana Malang dengan jumlah 20 Orang.Kemudian Sampel penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen latihan pliometrik dengan bantuan teman berjumlah 10 orang dan kelompok latihan pliometrik secara individu berjumlah 10 orang. frekuensi latihan 3 kali seminggu selama 6 minggu. Analisis data dari penelitian ini yaitu berupa teknik analisis varians satu jalur. Dari hasil pengujian Hipotesis dengan menggunakan uji F pada taraf signifikasi 0,05, diperoleh F hitung sebesar 10,9> F tabel 4,38 untuk latihan pliometrik dengan bantuan teman, untuk kelompok latihan pliometrik secara individu diperoleh F hitung sebesar 8,69> F tabel 4,38, dan selisih masing-masing kelompok latihan diperoleh F hitung 3,5

    Upaya Peningkatan Keterampilan Passing Kaki Bagian Dalam Sepakbola Menggunakan Model Permainan Bagi Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola SMKN 10 Malang

    No full text
    ABSTRACT   Faidzin, Muhammad Alimul. 2016. “Upaya Peningkatkan Keterampilan Passing Kaki Bagian Dalam Sepakbola Menggunakan Model Permainan Bagi Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola SMK Negeri 10 Malang”. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd, (II) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes. Kata Kunci: Passing Kaki bagian dalam, Permainan sepakbola, Keterampilan, Permainan Permainan sepakbola adalah  merupakan olahraga permainan beregu yang berisikan 11 orang pemain dalam satu tim yang terdiri dari penyerang, pemain tengah, pemain belakang dan penjaga gawang. Salah satu teknik dasar yang sering digunakan dalam permainan sepakbola adalah passing kaki bagian dalam. Teknik passing menggunakan kaki bagian dalam ini sangat efektif untuk permainan yang cepat dan memainkan bola dari kaki ke kaki. Pada observasi awal yang dilakukan di ekstrakurikuler sepakbola SMKN 10 Malang diketahui bahwa keterampilan passing kaki bagian dalam peserta ekstrakurikuler sepakbola masih banyak kekurangan dan belum maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat meningkatkan keterampilan teknik passing kaki bagian dalam peserta ekstrakurikuler sepakbola SMKN 10 Malang dengan menggunakan model permainan. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan olahraga dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan dengan melalui dua siklus dengan setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan (observasi), dan (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler sepakbola SMKN 10 Malang sebanyak 30 peserta. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan pelatih untuk menyusun program selama 2 siklus dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi (pengamatan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan teknik passing kaki bagian dalam peserta ekstrakurikuler sepakbola SMKN 10 Malang mengalami peningkatan setelah dilakukan pembelajaran dengan model permainan. Pembelajaran dilakukan dengan dua siklus masing-masing 3 pertemuan setiap siklus. Tingkat keberhasilan peserta ekstrakurikuler sepakbola pada siklus 1 dengan persentase ketuntasan keseluruhan teknik passing kaki bagian dalam hasil dari observer 1(peneliti) sebanyak 57% dari observer 2 (pelatih) sebanyak 59%. Sedangkan tingkat keberhasilan peserta ekstrakurikuler sepakbola pada siklus 2 dengan persentase ketuntasan keseluruhan teknik passing kaki bagian dalam hasil dari observer 1(peneliti) sebanyak 81% dari observer 2 (pelatih) sebanyak 79%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model permainan dapat meningkatkan keterampilan passing kaki bagian dalam peserta ekstrakurikuler sepakbola SMKN 10 Malang. Disarankan bagi pelatih ekstrakurikuler sepakbola SMKN 10 Malang dapat lebih kreatif dalam memberikan materi latihan agar peserta lebih antusias dan semangat dalam mengikuti pembelajaran saat latihan. ABSTRAK Fadizin, Muhammad Alimul. 2016. "The Efforts to Improve the Inside of the Foot Pass Technique In Soccer Game Using Game Model to Participant of Football Extracurricular In SMK Negeri 10 Malang". Thesis, Department of Physical Education and Health, Faculty of Sport Science, State University of Malang. Supervisor: (I) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd, (II) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes. Keywords: The Inside of the Foot Pass, Soccer Games, Skill, Games Soccer game is a sport game team that contains 11 players in a team consisting of a striker, midfielder, defender and goalkeeper. One of the basic techniques which are often used in the soccer game is the inside of the foot pass technique. This technique is very effective to play in quick game and play football from foot to foot. In the preliminary observations, it showed that there are many weakness from the inside of the foot pass technique for the participant of football extracurricular in SMKN 10 Malang. The purpose of this research is to improve the inside of the foot pass technique in soccer game using game model to participant of football extracurricular in SMKN 10 Malang. This study uses sports action research with quantitative and qualitative descriptive approach. Implementation of the research was conducted in two cycles that in each cycle consisting of four phases: (1) planning, (2) implementation, (3) observation (observation), and (4) reflection. The subjects in this study are the participants of football extracurricular in SMKN 10 Malang around 30 participants. In this study, the researchers made collaboration with a coach to develop the programs for 2 cycles with data collection technique using observation (monitoring). The results of this observation showed that the inside of the foot pass technique for the participants of football extracurricular had increased after learning the game model. The learning process has done in two cycles that in each cycle has 3 meetings. The success rate of football extracurricular participants in cycle 1 with a percentage of the overall completeness the inside of the foot pass techniques from the observer 1 (researchers) around 57% while from the observer 2 (coach) around 59%. While the success rate of football extracurricular participants in cycle 2 with a percentage of the overall completeness the inside of the foot pass technique from the first observer (researcher) around 81% while from the observer 2 (coach) around 79%. Based on the results of this study, the researcher can conclude that by the implementing of the games can improve the inside of the foot pass technique in extracurricular for the participants of football extracurricular in SMKN 10 Malang. The researcher gives suggest for the ektrakurikuler football coach in SMKN 10 Malang to be more creative in providing training materials for the participants so that the participants will be more enthusiast and passion in following the current learning exercise

    Pengaruh Latihan Kombinasi Plyometric Frog Jump Dan Single Leg Speed Hop Terhadap Peningkatan Kemampuan Shooting Pada Ekstrakurikuler Sepakbola SMPN 21 Malang

    No full text
    ABSTRACT Pengaruh Latihan Kombinasi Plyometric Frog Jump Dan Single Leg Speed Hop Terhadap Peningkatan Kemampuan Shooting Pada Ekstrakurikuler Sepakbola SMPN 21 MalangWibowo, Arif. 2016. Pengaruh Latihan Kombinasi Plyometric Frog Jump Dan Single Leg Speed Hop Terhadap Peningkatan Kemampuan Shooting Pada Ekstrakurikuler Sepakbola SMPN 21 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd, (II) Drs. Agus Tomi, M.Pd.Kata kunci: Kombinasi Plyometric, Frog Jump, Single Leg Speed Hop, Latihan Konvensional, Shooting Sepakbola.Berdasarkan obsevasi awal latihan plyometric kemampuan shooting siswa peserta ekstrakurikuler sepakbola SMPN 21 Malang kurang optimal karena kekuatan otot tungkai yang dimiliki menunjukkan kurang optimal sehingga dibutuhkan pelatihan kekuatan berupa latihan plyometrik. Berdasarkan masalah tersebut penulis melakukan penelitian berjudul pengaruh latihan kombinasi plyometric frog jump dan single leg speed hop terhadap peningkatan kemampuan shooting pada ekstrakurikuler sepakbola SMPN 21 Malang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara latihan kombinasi plyometric frog jump dan single leg speed hop dengan latihan konvensional terhadap peningkatan kemampuan shooting sepakbola.Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen murni (true eksperimental). Teknik pengambilan sampel dipilih menggunakan teknik sistimatic random sampling dilakukan dengan cara undian berjumlah 22 orang pada peserta ekstrakurikuler sepakbola SMPN 21 Malang. Pembagian kelompok untuk kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menggunakan teknik ordinal pairing matching kelompok eksperimen berjumlah 11 orang dan kelompok konvensional berjumlah 11 orang. Pengumpulan data menggunakan eksperimen murni dan observasi tes awal. Analisis data menggunakan statistika inferensial berupa analisis varians satu jalur dilengkapi uji lanjut berupa uji t.Hasil analisis satu jalur (anava) diperoleh F hitung sebesar 0,0556 < F tabel 2,82 pada signifikasi 0,05. Hasil uji t amatan ulangan diperoleh t hitung sebesar 66,3593 > t tabel 2,228 untuk kelompok eksperimen dan latihan konvensional diperoleh t hitung sebesar 38,3905 >  t tabel 2,228 pada signifikasi 0,05. Hasil uji t sampel bebas diperoleh t hitung sebesar 6,272198 > t tabel 2,262 pada signifikasi 0,05.Dengan demikian tidak ada pengaruh yang signifikan pada uji anava antara kelompok eksperimen dan konvensional, ada pengaruh yang signifikan pada uji amatan ulangan antara kelompok eksperimen dan konvensional dan ada perbedaan pengaruh antara latihan kombinasi plyometric frog jump dan single leg speed hop dengan latihan konvensional terhadap peningkatan kemampuan shooting sepakbola.ABSTRACT Wibowo, Arif. 2016. Effect of Combination Plyometric Exercises Frog Jump And Single Leg Speed Hop To Increase ​​Shooting In Soccer Extracurricular SMPN 21 Malang. Skripsi, Department of Physical Education and Health, Sport Science of Faculty, State University of Malang. advicer: (I) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd, (II) Drs. Agus Tomi, M.Pd.Keywords: Combination Plyometric, Frog Jump, Single Leg Speed Hop, Conventional Exercise, Shooting Football.Based on initial observation plyometric exercises shooting ability extracurricular student participants SMPN 21 Malang soccer less than optimal because of leg muscle strength possessed showed less than optimal so that it takes the form of strength training exercises plyometric. Based on these problems the authors conducted a study entitled combined effects of exercise plyometric jumps and single leg frog hop to the increased speed shooting capabilities on extracurricular soccer SMPN 21 Malang.The purpose of this study was to determine the difference between the effect of the combination of exercise plyometric frog jump and speed single leg hop with conventional exercise to increase the ability of shooting football.The design of the study is a purely experimental research (true experimental). The sampling technique sistimatic been using the technique of random sampling done by lottery participants was 22 people on a football extracurricular SMPN 21 Malang. The division of the group to the experimental group and the control group using ordinal pairing techniques matching the experimental group a total of 11 people and the conventional group numbered 11 people. Collecting data using pure experiment and observation preliminary tests. Analysis of data using inferential statistics such as analysis of variance test of the track comes up in the form of the t test.The results of the analysis of single-lane (ANOVA) was obtained F count equal 0.0556 < F table 2.82 of the significance of 0.05. Results of t test replicates observations obtained t count of 66.3593 > t table 2,228 for the experimental group and the conventional practice of 38.3905 obtained t count > t table 2.228 at the 0.05 significance. Independent samples t test results obtained by 6.272198 t count > t table 2.262 at the 0.05 significance. Thus there is no significant effect on the test Anova between the experimental group and conventional, no significant effect on test observations replications between the experimental group and conventional and no difference in effect between exercise combined plyometric frog jumps and single leg speed hop with conventional exercise to increase the ability of shooting football

    Pengaruh Latihan Skipping dan Side Hop terhadap Keterampilan Dribbling Sepakbola Pada Anak Didik U16-17 SSB PSDM Kabupaten Blitar

    No full text
     ABSTRACT Mutaqin, Ririd Tsalis. 2015. Pengaruh Latihan Skipping dan Side Hop Terhadap Keterampilan Dribbling Pada Anak Didik U16-17 SSB PSDM Kabupaten Blitar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, UniversitasNegeri Malang.Pembimbing: (I) Dr.EkoHariyanto, M.Pd, (II) I NengahSudjana, S.Pd, M.Pd.Kata kunci: eksperimen, skipping dan side hop, menggiring bolaSepakbola merupakan suatu olahraga permainan yang dimainkan 11 orang pemain. Seorang pemain sepakbola harus menguasai teknik dasar sepakbola dengan baik. Menggiring bola merupakan salah satu teknik dasar sepakbola yang wajib dikuasai oleh semua pemain sepakbola. Jika seorang pemain sepakbola memiliki teknik menggiring bola yang baik, maka pemain tersebut dapat bermain dengan baik dalam suatu permainan sepakbola. Banyak unsur yang mempengaruhi penguasaan keterampilan dribbling, seperti kelincahan dan kecepatan. Kelincahan dan kecepatan menggiring bola dapat ditingkatkan dengan latihan pliometrik skipping dan side hop.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan skipping dan side hop terhadap keterampilan menggiring bola pemain sepakbola U16-17 di SSB PSDM Kabupaten Blitar.Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu. Rancangan eksperimen semu ini digunakan pada dua kelompok subjek yaitu kelompok skipping dan side hop dengan kelompok konvensional yang masing-masing kelompok berjumlah 12 pemain. Penelitian ini melalui beberapa tahap, antara lain: (1) tahap persiapan, (2) tahap pelaksanaan. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah dribbling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis varian satu jalur (one way anova). Subjek penelitian ini adalah pemain sepakbola U16-17 SSB PSDM Kabupaten Blitar yang berjumlah 24 pemain.Hasil dari penelitian ini yang telah dianalisis dengan menggunakan teknik analisis varian satu jalur(one way anova) dengan taraf signifikansi 0,05. Dari uji tersebut diperoleh Fhitung sebesar 7,30 > 4,30 Ftabel pada hasil posstest kelompok skipping dan side hop, kemudian untuk kelompok konvensional diperoleh Fhitung sebesar 0,16 4,30 Ftabel. Perolehan tersebut merujuk pada hasil penelitian yang diperoleh.Kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan, latihan skipping dan side hop memberikan pengaruh yang lebih baik dibandingkan latihan konvensional terhadap peningkatan keterampilan menggiring bola pemain sepakbola U16-17 SSB PSDM Kabupaten Blitar.ABSTRACK Muttaqin, Ririd Tsalis. 2015. Effect of Exercise Skipping and Side Hop Against Dribbling Skills Learners U16-17 On SSB PSDM Blitar. Thesis, Department of Physical Education and Health, Faculty of Sport Science, State University of Malang. Advisors: (I) Dr.EkoHariyanto, Pd (II) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd.Keywords: experiment, skipping and side hop, dribbling Football is a sport game who played by 11 players. A soccer player must master the basic techniques of football well. Dribbling is one of the basic techniques of football that must be mastered by all football players. If a soccer player has good dribbling technique, then the player can play well in a game of football. Many elements that affect the mastery of dribbling skills, such as agility and speed. Agility and dribbling speed can be improved by skipping plyometrics workout and side hop.The aim of this study was to determine the effect of skipping exercise and side hop of the soccer player dribbling skills U16-17 in SSB PSDM Blitar.This research method using quasi-experimental research design. This quasi-experimental design used in two groups of subjects namely the skipping and side hop with the conventional group, each group numbered 12 players. This research through several stages, among others: (1) preparation, (2) the implementation phase. Instruments used in this study was dribbling. The data analysis technique used is the analysis of variants of a single lane (one-way ANOVA). The subjects were soccer player U16-17 SSB PSDM totaling 24 players.Results from this study have been analyzed by using analysis of variance single lane (one-way ANOVA) with significance level of 0.05. Of the test obtained Fhitung 7,30 > 4,30 Ftabel on results posstest skipping and side hop group, then for the conventional group obtained Fhitung 0.16 4.30 Ftabel. The acquisition refers to the results obtained. The conclusion of the research that has been done, skipping exercise and side hop gives a better effect than conventional exercise to increase soccer player dribbling skills U16-17 SSB PSDM Blitar

    Perbandingan Pengaruh Latihan C Boulder dengan Stick Game Boulder terhadap Keterampilan Boulder Panjat Tebing Bagi Peserta Ekstrakurikuler Pencinta Alam SMKN 2 Malang

    No full text
    ABSTRACT Firmansyah, Iman. 2016. Perbandingan Pengaruh Latihan C Boulder dengan Stick Game Boulder terhadap Keterampilan Boulder Panjat Tebing Bagi Peserta Ekstrakurikuler Pencinta Alam SMKN 2 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Asim, M.Pd, (II) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd.Kata Kunci: latihan c boulder, latihan stick game boulder, panjat tebingBoulder adalah pemanjatan jalur pendek dengan gerakan horisontal tanpa menggunakan tali pengaman. Pengaman untuk kegiatan ini berupa matras di bawahnya. Boulder adalah salah satu kategori dalam perlombaan panjat tebing.Penelitian ini bertujuan, 1) untuk mengetahui dan mengkaji pengaruh latihan C boulder terhadap keterampilan boulder panjat tebing, 2) untuk mengetahui dan mengkaji pengaruh latihan stick game boulder terhadap keterampilan boulder panjat tebing, 3) untuk mengetahui dan mengkaji perbedaan pengaruh antara latihan C boulder dengan stick game boulder terhadap keterampilan boulder panjat tebing. Rancangan penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimen two group pretest dan  posttest design. Subyek penelitian ini adalah 16 peserta ekstrakurikuler di SMK Negeri 2 Malang. Subyek penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok latihan C boulder berjumlah 8 peserta dan kelompok latihan stick game boulder berjumlah 8 peserta. Diharapkan, penelitian ini dapat meningkatkan keterampilan memanjat peserta ekstrakurikuler pencinta alam. Penelitian yang dilaksanakan di SMK Negeri 2 Malang termasuk penelitian kuantitatif. Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah One way anova.Dari hasil analisis data, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian. Pertama, latihan C boulder memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan boulder panjat tebing bagi peserta ekstrakurikuler pencinta alam di SMK Negeri 2 Malang (P = 0,000 < α = 0,05). Kedua, latihan stick game boulder memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan boulder panjat tebing bagi peserta ekstrakurikuler pencinta alam di SMK Negeri 2 Malang (P = 0,000 < α = 0,05). Ketiga, ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan C boulder dengan latihan stick game boulder terhadap keterampilan boulder panjat tebing  bagi peserta ekstrakurikuler futsal di SMK Negeri 2 Malang (P = 0,004 < α = 0,05).  Para pelatih ekstrakurikuler pencinta alam disarankan untuk lebih memilih latihan stick game boulder dari pada latihan c boulder untuk meningkatkan keterampilan boulder panjat tebing, karena latihan stick game boulder memiliki pengaruh yang lebih baik terhadap peningkatan keterampilan boulder panjat tebing

    PerbandinganPengaruhLatihanBolavoliGandu Level I danBolavoli MiniTerhadap Tingkat KesegaranJasmaniPadaSiswa SDN Bareng 3 Kota Malang

    No full text
    ABSTRACT PerbandinganPengaruhLatihanBolavoliGandu Level I danBolavoli MiniTerhadap Tingkat KesegaranJasmaniPadaSiswa SDN Bareng 3 Kota MalangDalamupayameningkatkandanmengembangkantingkatkesegaranjasmanibanyakmasalah yang dihadapioleh guru pendidikanjasmani, seperti yang dihadapioleh guru SDN Bareng 3 Kota Malang.Siswakurangbersungguh-sungguhdalammelakukanaktivitasjasmanikususnyadalampermainanbolavolikarenatidakadapermainanataupunmodifikasi. Sehinggabanyaksiswa yang tidakmaksimaldalam proses pembelajaranyang berdampakpadakurangnyapeningkatandanpengembangantingkatkesegaranjasmani.Penelitimemberikanpermainanyaitubolavoligandupada level I. Tujuandalampenelitianuntukmengetahuipengaruhlatihanbolavoligandu level I denganlatihanbolavoli mini terhadaptingkatkesegaranjasmanisiswa SDN Bareng 3 Kota Malang.Penelitianinimenggunakanmetodeeksperimentaldenganrancangantwo group,pretest, posttest,designpadakelompoklatihanbolavoligandu level I dankelompoklatihan bolavoli mini. Dilakukan selama 18 kali pertemuan dengan rincian 3 kali dalam seminggu. Subyek penelitian ini berjumlah 30 siswa kelas V SDN Bareng 3 Kota Malang. Berdasarkanhasilpretest dan posttest kelompoklatihanbolavoligandu level Idengantarafsignifikansi 0,00

    PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN HEADING MENGGUNAKAN VARIASI BOLA TAKRAW BERLAPIS SPONS DALAM SEPAKTAKRAW UNTUK PESERTA PEMULA DI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SMPN 12 MALANG

    No full text
    ABSTRACT PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN HEADING MENGGUNAKAN VARIASI BOLA TAKRAW BERLAPIS SPONS DALAM SEPAKTAKRAW UNTUK PESERTA PEMULA DI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SMPN 12 MALANGZain AfrudinMulyaniSurendraI Nengah SudjanaUniversitas Negeri MalangE-mail:[email protected] of training model of heading for beginner participant of takraw extracurricular at Junior High School 12 Malang are: (1) the result of takraw expert is 75-100%, (2) the result of media expert is 75%, (3) the result of small group test is 79,34%, (4) the result of big group test is 86,01%. The conclusion of training model of heading by using variation of sponge covered ball for beginner participant of takraw extracurricular at Junior High School 12 Malang is interested, safe, easy to use, and suitable for participant. The development product is interested because it made for individual and couple training. It is safe because the concept of this trainingis simple and interested. It is easy to use with simple steps. It is suitable for beginner participant of Junior High School 12 Malang because the training model of takraw is adapted with basic training model of heading and specific training of takraw extracurricular.Keywords: Training Model of Heading Takraw.ABSTRAK Hasil pengembangan model latihan heading untuk peserta pemula di ekstrakurikuler sepaktakraw SMPN 12 Malang ini  diperoleh data sebagai berikut: (1) Hasil evaluasi ahli sepaktakraw 75-100%, (2) Hasil evaluasi ahli media 75%, (3) Hasil uji coba kelompok kecil diperoleh persentase 75-88,8%, (4) Hasil uji coba kelompok besar diperoleh persentase 75,8-93,3%. Hasil pengembangan model latihan heading menggunakan variasi bola berlapis spons dalam sepaktakraw untuk peserta pemula di kegiatan ekstrakurikuler SMPN 12 Malang ini dapat disimpulkan yaitu model latihan ini aman dilakukan oleh peserta, latihan mudah dilakukan oleh peserta, latihan tepat untuk peserta, serta latihan bermanfaat untuk peserta. Model latihan ini aman dilakukan karena setiap model latihan berkonsep sangat sederhana dan menggunakan bola yang sudah dimodifikasi sehingga aman dalam melakukan heading. Latihan mudah untuk dilakukan dengan konsep langkah-langkah yang mudah dipahami. Latihan tepat untuk peserta pemula di kegiatan ekstrakurikuler SMPN 12 Malang, karena diadaptasikan dengan ciri-ciri latihan heading pada umumnya dan latihan peserta ekstrakurikuler sepaktakraw khususnya.  Kata kunci: Model Latihan Heading Sepaktakraw

    PERBANDINGAN PENGARUH LATIHAN LADDER DAN BALL FEELING TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN DRIBBLING SEPAKBOLA DI PERSATUAN SEPAKBOLA RED DEVIL KABUPATEN MALANG

    No full text
    ABSTRAK PERBANDINGAN PENGARUH LATIHAN LADDER DAN BALL FEELING TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN DRIBBLING SEPAKBOLA DI PERSATUAN SEPAKBOLA RED DEVIL KABUPATEN MALANGYudo Marzuki A.Sri PurnamiFahrial AmiqFakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri MalangEmail: [email protected] purpose of this research is to know the influence of ladder and ball feeling exercise to develop dribbling skill in Red Devil Football Club Malang regency.This research using experiment research matching pretest-posttest comparison group design with subject 22 players. Based from F count 7,79 > F table 4,35 for ladder exercise, while F count 4,82 F table 4,35. Based on the research can be concluded that exercise of ladder give better influence than ball feeling excersie.Keywords: training, ladder exercise, ball feeling exercise, football dribbling.ABSTRACT Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan ladder  dan ball feelng terhadap keterampilan dribbling pada pemain Persatuan Sepakbola Red Devil Kabupaten Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen matching pretest-posttest comparison group design dengan jumlah subjek 22 pemain. Berdasarkan hasil perhitungan F hitung 7,79 > F tabel 4,35 untuk latihan ladder, sedangkan latihan ball feeling F hitung 4,82 F tabel 4,35, sehingga dapat disimpulkan latihan ladder memberikan pengaruh yang lebih baik daripada latihan ball feeling. Kata Kunci: latihan, latihan ladder, latihan ball feeling, dribbling sepakbola

    Pengaruh Variasi Latihan BackUp Terhadap Peningkatan Keterampilan Heading Sepakbola Siswa Usia 12-14 tahun Sekolah Sepakbola Persid FC Kabupaten Ponorogo

    No full text
    ABSTRACT Krisdianto, Eko Bagus. 2016. Pengaruh Variasi Latihan BackUp Terhadap Peningkatanm Keterampilan Heading Sepakbola Siswa Usia 12-14 tahun Sekolah Sepakbola Persid FC Kabupaten Ponorogo. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (I) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd, M.Pd, (II) Febrita Paulina Heynoek, S.Pd, M.PdKata Kunci: variasi latihan back up, latihan komando, keterampilan heading.Sepakbola merupakan permainan beregu yang dimainkan oleh dua tim di lapangan.Ada beberapa teknik yang harus dikuasai dalam permainan sepakbola, terutama teknik menyundul bola (heading). Siswa Sekolah Sepakbola Persid FC Kabupaten Ponorogo memiliki permasalahan dalam menyundul bola, yaitu ketika tendangan pojok dan waktu menghalau serangan. Hal ini disebabkan karena pelatih kurang memberikan porsi latihan yang bervariasi. Salah satu latihan untuk meningkatkan prestasi heading yaitu dengan menggunakan variasi latihan back up. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi latihan back up terhadap peningkatan keterampilan heading permainan sepakbola di Sekolah Sepakbola Persid FC Kabupaten Ponorogo.Rancangan penelitian yang dipakai adalah matching pretest-posttest control design. Sampel penelitian ini adalah 24 siswa dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen variasi latihan back up berjumlah 12 siswa dan kelompok latihan komando berjumlah 12 siswa. Analisis data dari penelitian ini yaitu berupa teknik analisis varians satu jalur. Dari hasil analisis data, diperoleh tiga hasil penelitian. Pertama,variasi latihan back up memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan heading siswa Sekolah Sepakbola Persid FC Kabupaten Ponorogo (F hitung =89,58>F tabel 4,30). Kedua, latihan komando juga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan heading siswa Sekolah Sepakbola Persid FC Kabupaten Ponorogo (F hitung = 6,25>F tabel 4,30). Ketiga, tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara variasi latihan back up dengan latihan komando terhadap peningkatan keterampilan heading siswa Sekolah Sepakbola Persid FC Kabupaten Ponorogo (F hitung = 13,41> F tabel 4,30). Kelompok variasi latihan back up mengalami peningkatan rata-rata (mean), yaitu sebesar 1,884 sedangkan kelompok latihan komando hanya mengalami peningkatan rata-rata (mean) sebesar 0,576. Sehingga variasi latihan back up lebih memberikan pengaruh signifikan terhadap keterampilan heading siswa sekolah sepakbola Persid FC Kabupaten Ponorogo.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bentuk variasi latihan back up dapat digunakan dalam latihan untuk meningkatkan keterampilan heading sepakbola. Saran yang dapat diberikan kepada pelatih sekolah sepakbola Persid FC hendaknya menggunakan variasi latihan back up sebagai bentuk latihan untuk meningkatkan keterampilan heading sepakbola.ABSTRACT Krisdianto, Eko Bagus. 2016.The Effect of Back Up Training Variation to the Improvement of Football Heading Skills for Students Aged 12-14 in Football School of Persid FC Ponorogo Regency. Mini Thesis, Department of Physical and Health Education, Faculty of Sports Science, State University of Malang. Supervisors: (I) Drs. TatokSugiarto, S.Pd, M.Pd, (II) Febrita Paulina Heynoek, S.Pd, M.PdKeywords: back up training variation, command training, heading skillsFootball is team game which played by two teams in the field. There are many techniques that must be mastered in football game, especially heading technique. Students in Football School of Persid FC Ponorogo Regency had problem in heading technique, which is corner kick and when they repulse the opponent’s attack. It was caused by the coach gave less portion of various training. One of training to improve heading achievement is by using back up training variation.The aim of this research was to know the effect of back up training variation to the improvement of football heading skills in Football School of Persid FC Ponorogo Regency.The research design that used was matching pretest-posttest control design. Sample in this research was 24 students and The was divided into two groups, experiment group of back up training variation for 12 students and command training group for 12 students. Data analysis from this research was one-way analysis of variance.From data analysis result, it was obtained three research results. First, back up training variation gave significant effect to the improvement of student’s heading skills in Football School of Persid FC Ponorogo Regency (F calculation = 89.58 > F table = 4.30). Second, command training also gave significant effect to the improvement of student’s heading skills in Football School of Persid FC Ponorogo Regency (F calculation = 6.25 > F table = 4.30). Third, there was no difference of significant effect between back up training variation with command training to the improvement of student’s heading skills in Football School of Persid FC Ponorogo Regency (F calculation = 13.41 > F table = 4.30). Back up training variation group had improvement in the average (mean) of 1.884, while command training group only had improvement in the average (mean) of 0.576. Thus, back up training variation gave more significant effect to the heading skills of students in Football School of Persid FC PonorogoRegency. Based on the research result, it could be concluded that back up training variation can be used in training to improve football heading skills. Suggestion that can be given to the coach of Football School of Persid FC should use back up training variation as training to improve football heading skills. 

    0

    full texts

    1,757

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇