SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
    1757 research outputs found

    PENGARUH LATIHAN BOLAVOLI GANDU LEVEL I DAN BOLAVOLI MINI TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN PASSING BAWAH PADA SISWA KELAS V SDN 2 JATI KABUPATEN TRENGGALEK

    No full text
    ASBTRAK   Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan bolavoli gandu level I dan bolavoli mini terhadap hasil belajar keterampilan passing bawah. Hasil analisis varian satu arah posttest bolavoli gandu level I dan bolavoli mini diperoleh (p) 0,000 < 0,05, maka ada perbedaan pengaruh rata-rata keterampilan passing bawah bolavoli gandu level I dan Bolavoli mini. Latihan bolavoli gandu level I lebih baik dari pada latihan bolavoli mini terhadap hasil belajar keterampilan passing bawah siswa kelas V

    PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR TENDANGAN T UNTUK SISWA EKSTRAKURIKULER PENCAK SILAT PSHT DI SMK CANDA BHIRAWA PARE KABUPATEN KEDIRI

    No full text
    ABSTRAK   Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan teknik dasar tendangan T untuk siswa ekstrakurikuler pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Sekolah Menengah Kejuruan Canda Bhirawa Pare. Metode penelitian ini mengacu pada model pengembangan Borg & Gall. Subjek penelitian sebanyak 36 siswa. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data persentase. Hasil ujicoba produk secara keseluruhan menunjukkan bahwa media ini layak digunakan. Adapun saran penggunaan, sebaiknya dievaluasi kembali sesuai sasaran pengguna.   Kata Kunci: Pembelajaran, Tendangan T, Pencak silat

    Perbedaan Daya Tahan Aerobik (Vo2 Max) dan Indeks Massa Tubuh (IMT) Peserta Ekstrakurikuler Futsal Yang Perokok dan Bukan Perokok Di SMA Negeri 1 Maospati Kabupaten Magetan

    No full text
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan daya tahan aerobik (VO2 Max) dan indeks massa tubuh (IMT) peserta ekstrakurikuler futsal yang perokok dan bukan perokok di SMA Negeri 1 Maospati. Penelitian ini termasuk jenis penelitian survei dengan pendekatan cross-sectional dengan subjek yang diteliti berjumlah 32 peserta. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan perbedaan daya tahan aerobik (VO2 Max)  dan indeks massa tubuh (IMT) peserta ekstrakurikuler yang perokok dan bukan perokok.   Kata Kunci: VO2 Max, indeks massa tubuh (IMT), perokok, bukan peroko

    Survei Tingkat Daya Tahan Jantung Paru-paru Peserta Kegiatan ekstrakurikuler Olahraga di SMA Negeri 4 Malang

    No full text
    ASBTRAK   Sebagian peserta kegiatan ekstrakurikuler olahraga di SMA Negeri 4 Malang belum diketahuinya tingkat kebugaran jasmani khususnya pada unsur daya tahan yang menunjang aktivitas olahraga prestasi. Kondisi kebugaran jasmani unsur daya tahan tidak pernah diukur melalui tes yang menggunakan instrumen yang tepat dan praktis. Peneliti tertarik untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani melalui kajian tentang unsur daya tahan. Oleh karena itu dilakukan penelitian tentang “Survei Tingkat Daya Tahan Jantung Paru-Paru Peserta Ekstrakurikuler Olahraga Di SMA Negeri 4 Malang”. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui dan memperoleh informasi data tentang bagaimana tingkat kebugaran jasmani unsur daya tahan (VO2 maks) peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 4 Malang. Dengan melakukan tes lari multitahap peserta dapat mengetahui daya tahan (VO2 maks) yang diperoleh dari aktivitas kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 4 Malang. Rancangan penelitian yang digunakan berupa rancangan non eksperimen bentuk survei. Sampel penelitian berjumlah 49 orang siswa dari 185 orang siswa peserta kegiatan ekstrakurikuler olahraga di SMA negeri 4 Malang yang diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes dan non tes. Pengumpulan data menggunakan teknik pengukuran bentuk tes lari multitahap. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis tes lari multitahap peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 4 Malang menunjukkan bahwa unsur yang paling penting pada kebugaran jasmani adalah daya tahan (VO2 maks). Konsumsi oksigen maksimal (VO2 maks) dipakai sebagai parameter derajat kebugaran jasmani (Suratmin, 2009:9). Karena VO2 maks ini dapat membatasi kapasitas kardiovaskuler seseorang, maka “VO2 maks dianggap sebagai indikator terbaik dari ketahanan aerobik”, (Uliyandari dalam Fardhany, 2014:30). Hal ini didasari bahwasanya kebugaran jasmani seseorang dipengaruhi oleh beberapa Faktor penyebab pada kategori tersebut adalah dikarenakan kurangnya latihan daya tahan fisik secara teratur, terprogram, tersistematis dan berkelanjutan. Maka dapat disimpulkan hasil tingkat kebugaran jasmani unsur daya tahan (VO2 maks) SMA Negeri 4 Malang berada dominan pada kategori “sedang”. Hal ini berarti kondisi daya tahan peserta ekstrakurikuler olahraga di SMA Neegeri 4 Malang belum memenuhi tuntutan kondisi daya tahan yang diperlukan dalam pertandingan. Sehingga perlu adanya peningkatan kualitas latihan yang lebih tersistematis, terprogram, serta perlu adanya penambahan kuantitas waktu dan durasi per latihan

    SURVEI TINGKAT VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL (VO2 MAKS) PADA EKSTRAKURIKULER BOLAVOLI DI SMP NEGERI KOTA MALANG

    No full text
    Abstract: Objectives this research is to know the level of Maximum Oxygen Volume (V Max) participants ekstrariptive research. This research uses survey technique. The research was done by using observation method. Research subjects in this study were 101 participants from 4 schools. The instrument used is an observation sheet based on multistage fitness test or  bleep test. Researchers make direct observations when the trainer performs extracurricular activities. Data analysis in this research using quantitative descriptive statistical test with percentage. The result of this research is the highest VO2 Max in SMP Negeri 21 Malang for 54.1 ml / kgbb / mnt, SMP Negeri 22 Malang 54.1 ml / kgbb / min, SMP Negeri 17 malang equal to 47.9 ml / kgbb / mnt and SMP Negeri 11 Malang equal to 45.6 ml / kgbb / mnt.   Keywords: VO2 Max, Volleyball, Ekstracirricular  Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat Volume Oksigen Maksimal (V Maks) peserta ekstrkurikuler bolavoli di SMP Negeri Kota Malang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik survei. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode observasi. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah 101 peserta dari 4 sekolah. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi berdasarkan multistage fitness test atau  bleep test. Peneliti melakukan pengamatan secara langsung saat pelatih melakukan kegiatan ekstrakurikuler. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian yang diperoleh adalah nilai VO2 Maks tertinggi di SMP Negeri 21 Malang sebesar 54.1 ml/kgbb/mnt, SMP Negeri 22 Malang sebesar 54.1 ml/kgbb/mnt, SMP Negeri 17 malang sebesar 47.9 ml/kgbb/mnt, dan SMP Negeri 11 Malang sebesar 45.6 ml/kgbb/mnt.Kata Kunci: VO2 Maks, Bolavoli, Ekstrakurikule

    Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SMAK Kolese Santo Yusup (Kosayu) Kota Malang

    No full text
    ASBTRAK   Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) mempunyai peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa yaitu mengarahkan peserta didik untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat dalam melatih kecerdasan emosional, mental dan fisik. Oleh karena itu, guru dituntut untuk memiliki kemampuan yang memadai dalam menyusun RPP dan pelaksanaan pembelajaran agar tujuan yang diharapkan tercapai. Perbedaan antara RPP dengan pelaksanaan pembelajaran yang terjadi di SMAK Kolesa Santo Yusup (Kosayu) Kota Malang takutnya akan mengganggu tercapainya tujuan yang diharapkan. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan pembahasan tentang bagaimana pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru PJOK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran PJOK di SMAK Kosayu Kota Malang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 4 guru PJOK di SMAK Kosayu Kota Malang. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi Alat Penilaian Kemampuan Guru (APKG). Pada metode observasi peneliti memegang lembar observasi APKG untuk melihat kemampuan guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Analisis data dalam penelitian menggunakan uji statistik deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian yang diperoleh adalah pelaksanaan pembelajaran PJOK guru 1 sebesar 82% kategori sangat baik, guru 2 sebesar 87% kategori sangat baik, guru 3 sebesar 62% kategori baik, guru 4 sebesar 76% kategori baik, dengan hasil keseluruhannya sebesar 77% kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran PJOK di SMAK Kosayu Kota Malang yang dilakukan oleh 4 guru termasuk dalam kategori baik

    PENGEMBANGAN SOAL EVALUASI HASIL BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI KELAS X BERBASIS GOOGLE FORMULIR

    No full text
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan soal evaluasi hasil belajar pendidikan jasmani kelas X berbasis Google Formulir yang dapat dijadikan sebagai sarana pendukung guru dalam memudahkan mengevaluasi hasil belajar mata pelajaran pendidikan jasmani kelas X. Penelitian menggunakan jenis pengembangan research & development (R&D) dengan teknik analisis data deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian ini yaitu alat evaluasi hasil belajar berbasis Google Formulir yang berisikan soal-soal evaluasi hasil belajar pendidikan jasmani kelas X semester 2

    PENGEMBANGAN VARIASI LATIHAN PENYERANGAN (ATTACK) DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA MENGGUNAKAN MULTIMEDIA INTERAKTIF

    No full text
    Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sebuah produk yaitu variasi latihan penyerangan (attack) dalam permainan sepakbola menggunakan multimedia interaktif. Dari hasil pengembangan ini diharapkan dapat membantu pelatih maupun siswa untuk mengoptimalkan variasi latihan penyerangan dalam permainan sepakbola. Metode yang digunakan penelitian ini adalah Research & Development (R&G) dari Lee & Owen, alur yang dikemukakan ada 5 langkah. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan persentase. Berdasarkan hasil evaluasi ahli media diperoleh 90,17% (dapat digunakan tanpa perbaikan), hasil evaluasi ahli sepakbola diperoleh 94,38% (dapat digunakan tanpa perbaikan) hasil evaluasi ahli kepelatihan sepakbola diperoleh 95,63% (dapat digunakan tanpa perbaikan) hasil uji coba lapangan diperoleh 81,62% (dapat digunakan tanpa perbaikan). Berdasarkan hasil uji ahli dan uji lapangan, maka dapat disimpulkan bahwa variasi latihan penyerangan (attack) dalam permainan sepakbola menggunakan multimedia interaktif layak digunakan dapat digunakan sebagai acuan atau pedoman untuk berlatih.   Kata Kunci: Variasi Latihan, Penyerangan, Sepakbol

    PENGEMBANGAN VARIASI LATIHAN RENANG GAYA BEBAS DALAM BENTUK MEDIA VIDEO UNTUK ATLET PEMULA DI KLUB ARTSEIDON SWIMMING KOTA MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Peserta renang Artseidon Swimming Kota Malang membutuhkan suatu media yang baru untuk berlatih, agar selama proses latihan renang menjadi lebih efektif dan efisien, peneliti ingin mengembangan variasi latihan renang gaya bebas dalam bentuk media video untuk atlet pemula di klub Artseidon Swimming Kota Malang. Teknik analisis data menggunakan deskriptif dengan persentase. Hasil validasi ahli pembelajaran 88,98%, ahli kepelatihan renang 95%, ahli media 86%. Dari uji coba kelompok kecil 87,8%, dapat digunakan dengan perbaikan seperlunya, serta uji coba kelompok besar 90%, dapat digunakan tanpa perbaikan

    PERBEDAAN KEBUGARAN JASMANI DAN MOTOR ABILITY SISWA LHS DENGAN SISWA REGULER SMP DI KOTA MALANG

    No full text
    ABSTRAK   The purpose of this research to compared the physical and motor skills between students in FDS (five days school) and regular schools. Physical fitness and motor skills are one of the most important things in performing various daily activities. People who are fit with a good motor skill will have a lower fatigue level after doing physical activities. A one-way MANOVA test of students in FDS and regular schools obtained from Hotelling’s Trace test, showing the F value of 11.191 with a significant value of 0.000. The value is> 0.05. This indicates that there are differences significant results of physical tests and motor skills between FDS and regular school students.   Keywords: physical fitness, motor skills, FDS (five days scholl), regular school Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan tingkat kebugaran jasmani dan kemampuan motorik siswa sekolah yang menerapkan pembelajaran LHS (Lima Hari Sekolah) dan sekolah reguler yang diharapkan dapat menjadi acuan dalam menentukan kebijakan pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan di masing-masing sekolah. Hasil uji uji one-way MANOVA terhadap hasil tes siswa LHS dan siswa reguler diperoleh dari uji Hotelling’s Trace, menunjukkan nilai F sebesar 11,191b dengan nilai signifikan 0.000. Nilai tersebut  > α = 0,05 yang  berarti bahwa ada perbedaan yang signifikan dari hasil tes kemampuan motorik antara siswa LHS dan Reguler. Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dari hasil tes kebugaran jasmani dan kemampuan motorik antara siswa LHS dan Reguler.   Kata Kunci: Kebugaran Jasmani, Motor Ability, LHS (Lima Hari Sekolah), Sekolah Regule

    0

    full texts

    1,757

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇