SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
    1757 research outputs found

    Pengembangan Permainan Aku dan Hewan Menggunakan Multimedia Interaktif Untuk Guru Anak Usia Dini

    No full text
    ABSTRAK   Masgumelar, Ndaru Kukuh. 2016. Pengembangan Permainan Aku dan Hewan Menggunakan Multimedia Interaktif untuk Guru Anak Usia Dini. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Wasis D. Dwiyogo, M.Pd  (II) Febrita Paulina Heynoek, S.Pd., M.Pd.   Kata Kunci: pengembangan, permainan aku dan hewan, multimedia interaktif, guru anak usia dini. Permainan Aku dan Hewan adalah bentuk permainan yang dirancang untuk anak usia dini usia 4-6 tahun dengan bentuk pos/sirkuit dalam pelaksanaannya. Dalam permainan aku dan hewan setiap gerakan yang dilakukan pada setiap pos/sirkuit adalah menirukan berbagai jenis gerakan hewan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengembangkan permainan dengan menggunakan media multimedia interaktif. Pengembangan dilakukan untuk mengatasi masalah yang muncul dalam pembelajaran olahraga di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan research and development Lee & Owen . Prosedur pengembangan meliputi (1) Analisis (2) Desain (3) Pengembangan, validasi, dan revisi (4) Implementasi/Uji coba (5) Evaluasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Data kualitatif dianalisis dengan cara mengumpulkan semua saran dari para ahli, kemudian dikelompokkan atau dikategorikan, selanjutnya diambil kesimpulan sedangkan data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan rumus  yang kemudian hasilnya akan dirujuk pada analisis persentase tingkat kelayakan produk. Hasil analisis data diperoleh dari uji ahli dan uji kelompok. Dari uji ahli diperoleh hasil (1) ahli pendidikan anak usia dini 81,723% hasilnya sangat baik (2) ahli permainan 87,42% hasilnya sangat baik (3) ahli media 80,51% hasilnya baik. Dari uji coba kelompok kecil diperoleh hasil 80,41% hasilnya baik, sedangkan uji coba kelompok besar adalah 87,65% hasilnya sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa permainan aku dan hewan menggunakan multimedia interaktif untuk guru anak usia dini dapat digunakan. Kesimpulan penelitian dan pengembangan permainan aku dan hewan menggunakan multimedia interaktif untuk guru anak usia dini, antara lain: (1) permainan aku dan hewan disusun sesuai dengan teori perkembangan gerak dan dimensi perkembangan anak serta didukung dengan kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini, (2) produk yang dikemas dalam bentuk multimedia interaktif bertujuan untuk mengatasi masalah yang terjadi di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini dan memberikan alternatif permainan dengan media baru, (3) permainan aku dan hewan dalam produk multimedia interaktif berisikan penjelasan, gambar-gambar, dan video, sehingga lebih menarik dan memudahkan guru anak usia dini dalam mempelajarinya. Saran dari penelitian ini adalah dalam pemanfaatannya sangat perlu pertimbangan situasi, kondisi, sarana prasarana, dan guru anak usia dini harus menguasai materi terlebih dahulu sebelum disampaikan ke anak didik.     ABSTRACT   Masgumelar, Ndaru Kukuh. 2016. The Development of Game I and Animal Using Interactive Multimedia for Early Childhood Teachers. Thesis, Department of Physical Education and Health, Faculty of Sport Science, State University of Malang. Supervisor: (I) Dr. Wasis D. Dwiyogo, M. Pd (II) Febrita Paulina Heynoek, S.Pd., M.Pd.   Keywords:development, game I and Animal, interactive multimedia, early childhood teachers. Game “I and Animal” is the game designed for young children aged 4-6 years that implemented in form of post/circuit. On each post/circuit, every action is imitating various animal movements. This research is conducted with the aim of developing the game using interactive multimedia media to address issues about sport learning that arise in the early childhood education. The method used in this study refers to the development model of Research and Development by Lee & Owen. The development procedures include (1) Analysis (2) Design (3) The development, validation, and revision (4) Implementation/Tests (5) Evaluation. The data analysis techniques are qualitative and quantitative analysis. The qualitative data is analyzed by collecting all the suggestions from the experts, then it is classified, categorized, and drawn the conclusion. While, quantitative data is analyzed by using a formula; then, it can be referred to the percentage analysis of product feasibility level. The results of analysis of data obtained from expert test and test groups. From the expert test result (1) early childhood education experts 81.723% excellent result (2) 87.42% expert game results were excellent (3) of media experts 80.51% excellent result. A small group of test results obtained 80.41% good results, while the large group trial was 87.65% result is very good. Thus we can conclude that the games I and veterinary use interactive multimedia for early childhood teachers can use. Conclusions of research and development of the game I and Animal use interactive multimedia for early childhood teachers, among others: (1) game I and animal are prepared in accordance with the theory of the development of movement and of children's development and supported by the curriculum 2013 Early Childhood Education, (2) products are packaged in the form of interactive multimedia aims to address problems that occur at the level of Early Childhood Education and provides an alternative to the game with new media, (3) the games I and animal products interactive multimedia provides an explanation, pictures, and video, making it more attract and facilitate early childhood teachers in studying it. Suggestions from this study is that its utility is necessary consideration of the situation, infrastructure and early childhood teachers must master the material before delivered to students

    Meningkatkan Efektifitas Pembelajaran Kebugaran Jasmani dengan Metode Bermain pada Siswa Kelas VII B MTs Negeri Pilangkenceng Kabupaten Madiun

    No full text
    ABSTRAK   Alim Azizi, Bima. 2015. Meningkatkan Efektifitas Pembelajaran KebugaranJasmani dengan Metode Bermain pada Siswa Kelas VII B MTs NegeriPilangkenceng Kabupaten Madiun. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmanidan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (I) Prof. Dr. M.E. Winarno, M.Pd, (II) Dra. Sulistyorini,M.Pd. Kata Kunci: Efektifitas pembelajaran, Kebugaran Jasmani, Metode Bermain Kebugaran jasmani merupakan suatu aktivitas gerak yang luas dan membina  seseorang untuk menjadi manusia yang lebih sehat dan kuat dari jasmani maupun rohani. Melalui pembelajaran kebugaran jasmani dengan metode bermain diharapkan siswa lebih aktif dan senang saat pembelajaran berlangsung. Berdasarkan observasi awal waktu dalam pembelajaran masih kurang efektif, latihan dalam praktek kurang variasi dan masih banyak siswa yang kurang serius dalam pembelajaran. Oleh karena itu, peneliti menggunakan metode bermain untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran kebugaran jasmani di MTs Negeri Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan efektifitas pembelajaran kebugaran jasmani dengan menggunakan metode bermain. Metode bermain diharapkan pembelajaran lebih efektif dan siswa bisa lebih aktif pada saat pembelajaran berlangsung. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan catatan lapangan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan siswa kelas VII B MTs Negeri Pilangkenceng yang berjumlah 32 siswa. Peneliti berkolaborasi dengan guru pendidikan jasmani dalam merencanakan tindakan pembelajaran yang berlangsung selama 2 siklus dan masih-masih siklus 3 kali pertemuan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa efektifitas pembelajaran kebugaran jasmani dengan metode bermain pada siswa kelas VII B MTs Negeri Pilangkenceng mengalami peningkatan. Hasil penelitian pada siklus 1 persentase yang menunjukkan bahwa siswa yang tuntas kelentukan 46,87%, keseimbangan 31,25%, kecepatan 40,62% dan kelincahan 46,62% sehingga perlu dilakukan tindakan berikutnya. Pada siklus 2 persentase siswa mengalami meningkatkan untuk kelentukan 75%, keseimbangan 78,12%, kecepatan 90,62% dan kelincahan 84,37%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kebugaran jasmani dengan metode bermain dapat meningkatkan efektifitas pembelajaran kebugaran jasmani di MTs Negeri Pilangkenceng kabupaten Madiun Kabupaten Madiun.   

    Pengembangan Model Variasi Permainan Bola Kecil Dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Untuk Siswa Kelas IV di SD Brawijaya Smart School (BSS) Kota Malang

    No full text
    ABSTRAK   Pratama, Gde Nugrah. 2016. Pengembangan Model Variasi Permainan Bola Kecil Dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Untuk Siswa Kelas IV di SD Brawijaya Smart School (BSS) Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd, (2) Fahrial Amiq, S.Or, M.Pd.   Kata Kunci: Pengembangan, pembelajaran, permainan, bola kecil. Pendidikan Jasmani merupakan bagian dari pendidikan yang bersifat formal maupun non formal yang bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani, keterampilan gerak dan tindakan moral. Kegiatan bermain merupakan aktivitas menyenangkan, meskipun bukanlah berarti pendidikan jasmani, akan tetapi dalam bermain ditemukan nilai-nilai yang bermanfaat bagi pendidikan anak. Berdasarkan hasil observasi melalui wawancara guru pendidikan jasmani dan penyebaran angket oleh 32 siswa, diperoleh data 85,93% siswa mengalami kesulitan pada pembelajaran bola kecil dan 100% siswa menyatakan perlu adanya model variasi permainan modifikasi pada pembelajaran materi bola kecil. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan model pembelajaran bola kecil dengan menggunakan penerapan variasi permainan bagi siswa kelas IV di SD Brawijaya Smart School (BSS) Kota Malang yang dikemas ke dalam bentuk sebuah buku panduan. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan penelitian research and development Borg dan Gall yang terdiri dari 10 langkah. Berdasarkan metode Borg & Gall, peneliti tidak menggunakan langkah keseluruhan, tetapi hanya memakai 7 langkah menurut Wayan Ardhana yang disesuaikan dengan keterbatasan peneliti serta karakteristik yang akan diteliti. Pada hasil evaluasi ahli permainan diperoleh hasil 84,28%, dari evaluasi ahli pembelajaran pendidikan jasmani diperoleh hasil 85%, dan dari evaluasi ahli media diperoleh hasil 76,92% sehingga produk ini perlu direvisi sebelum berlanjut ke uji coba kelompok kecil. Pada uji coba kelompok kecil dengan 8 subjek diperoleh hasil 86,25% sehingga produk ini perlu direvisi pada bagian-bagian tertentu sebelum berlanjut ke uji coba kelompok besar, pada uji coba kelompok besar dengan 24 subjek diperoleh hasil 89,72% sehingga disimpulkan jika produk ini sudah layak untuk digunakan oleh siswa kelas IV di SD Brawijaya Smart School (BSS) Kota Malang. Dengan adanya pengembangan model variasi permainan bola kecil dalam pembelajaran pendidikan jasmani untuk siswa kelas IV di SD Brawijaya Smart School (BSS) Kota Malang diharapkan dapat meningkatkan motivasi, menarik minat, dan mempermudah siswa dalam mengikuti pembelajaran

    PENINGKATAN KETERAMPILAN GERAKAN KAKI RENANG GAYA BEBAS BAGI PEMULA DENGAN PENDEKATAN FLIPPER FLOAT METHOD PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER RENANG DI SMA NEGERI 1 GONDANG, TULUNGAGUNG

    No full text
    Renang gaya bebas pada umumnya meliputi kayuhan lengan tangan dan gerakan kaki. Kesulitan yang dialami peserta pemula saat latihan meliputi ayunan lengan, tangan dan gerakan kaki saat renang gaya bebas. Berdasarkan hal tersebut peneliti memfokuskan latihan pada gerakan kaki. Salah satunya adalah dengan menggunakan pendekatan flipper float method. Pendekatan ini adalah cara mengajar renang dengan menggunakan sepatu katak dan pelampung. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Olahraga (PTO), Tujuan utama peneliti menerapkan pendekatan flipper float method agar dapat meningkatkan kemampuan gerakan kaki pada peserta saat melakukan renang gaya bebas. Pendekatan ini mendorong peserta untuk lebih mudah latihan renang gaya bebas terutama untuk melemaskan persendian kaki. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Penelitian Tindakan Olahraga (PTO), dalam pelaksanaannya sama menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) seperti yang dikemukakan Arikunto (2014:16) antara lain: Perencanaan, Pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dengan teknik analisis diskriptif kualitatif. Peserta yang ikut dalam ekstrakurikuler dengan jumlah 25 orang. Persentase hasil ketuntasan pada siklus I observer 1, 2, dan 3 adalah 80% , 76%, dan 84%  tergolong klasifikasi hasil verifikasi baik dan baik sekali. Hasil persentase ketuntasan siklus II observer 1, 2 dan 3 adalah 88%, 88%  dan 88%  tergolong klasifikasi hasil verifikasi baik sekali Berdasarkan hasil dari Penelitian Tindakan Olahraga (PTO) yang telah dilakukan oleh peneliti dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan pendekatan flipper float method pada siklus 1 dan 2 mengalami peningkatan penguasaan keterampilan gerakan kaki pada renang gaya bebas bagi pemula. Peneliti menyarankan agar pelatih renang menerapkan flipper float method untuk memberikan latihan gerakan kaki bagi pemula pada renang gaya bebas dan flipper float method dapat digunakan sebagai acuan latihan kegiatan ekstrakurikuler renang selanjutnya

    PERBEDAAN PENGARUH GAYA MENGAJAR KOMANDO DENGAN GAYA MENGAJAR LATIHAN TERHADAP MINAT PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA VOLI KELAS X MADRASAH ALIYAH NEGERI KOTA BATU

    No full text
    ABSTRAK Hendi Buwana Putra1 Asim2 Eko Hariyanto3 Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang No.5 Malang Email: [email protected] Permainan bolavoli merupakan salah satu permainan bola besar yang menjadi materi ajar di sekolah dalam mata pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan.Tujuan dar penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengaruh gaya mengajar komando dengan gaya mengajar latihan terhadap minat belajar siswa kelas X MAN Batu.Penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimental sungguhan dan pengumpulan data menggunakan teknik angket dan dokumentasi.Dari hasil analisis varian satu jalur (one way anava). Ditemukan bahwa gaya mengajar komando berpengaruh signifikan terhadap minat belajar peserta didik. Gaya mengajar latihan berpengaruh signifikan terhadap minat peserta didik.Terdapat perbedaan pengaruh gaya mengajar komando dan latihan. Disarankan agar memilih gaya mengajar latihan. Kata Kunci:gaya mengajar komando, gaya mengajar latihan, minat belajar siswa. Abstract:.  Volleyball game is one big ball game which became teaching materials in school in the subjects of physical education and health. The purpose of the research is find out the different influence of command teaching styles with practice teaching styles toward learning interest student in the class X MAN Batu City. This research is a kind of true experimental research and data collection using questionnaires and documentation techniques.From the analysis of variance single-lane (one way ANOVA). It was found that the teaching style command significant effect on the interest of learners. This style of teaching practice significant influence on the interest of learners. There are differences in the effect of teaching style command and practice. Choose suggestion is practice taching style. Keywords:commandteaching style, practice teaching style, learning interes

    Pengaruh Latihan Kombinasi Plyometric Frog Jump Dan Single Leg Speed Hop Terhadap Peningkatan Kemampuan Shooting Pada Ekstrakurikuler Sepakbola SMPN 21 Malang

    No full text
    ABSTRAK     Wibowo, Arif. 2016. Pengaruh Latihan Kombinasi Plyometric Frog Jump Dan Single Leg Speed Hop Terhadap Peningkatan Kemampuan Shooting Pada Ekstrakurikuler Sepakbola SMPN 21 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd, (II) Drs. Agus Tomi, M.Pd.   Kata kunci: Kombinasi Plyometric, Frog Jump, Single Leg Speed Hop, Latihan Konvensional, Shooting Sepakbola.   Berdasarkan obsevasi awal latihan plyometric kemampuan shooting siswa peserta ekstrakurikuler sepakbola SMPN 21 Malang kurang optimal karena kekuatan otot tungkai yang dimiliki menunjukkan kurang optimal sehingga dibutuhkan pelatihan kekuatan berupa latihan plyometrik. Berdasarkan masalah tersebut penulis melakukan penelitian berjudul pengaruh latihan kombinasi plyometric frog jump dan single leg speed hop terhadap peningkatan kemampuan shooting pada ekstrakurikuler sepakbola SMPN 21 Malang.             Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara latihan kombinasi plyometric frog jump dan single leg speed hop dengan latihan konvensional terhadap peningkatan kemampuan shooting sepakbola.             Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen murni (true eksperimental). Teknik pengambilan sampel dipilih menggunakan teknik sistimatic random sampling dilakukan dengan cara undian berjumlah 22 orang pada peserta ekstrakurikuler sepakbola SMPN 21 Malang. Pembagian kelompok untuk kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menggunakan teknik ordinal pairing matching kelompok eksperimen berjumlah 11 orang dan kelompok konvensional berjumlah 11 orang. Pengumpulan data menggunakan eksperimen murni dan observasi tes awal. Analisis data menggunakan statistika inferensial berupa analisis varians satu jalur dilengkapi uji lanjut berupa uji t.             Hasil analisis satu jalur (anava) diperoleh F hitung sebesar 0,0556 < F tabel 2,82 pada signifikasi 0,05. Hasil uji t amatan ulangan diperoleh t hitung sebesar 66,3593 > t tabel 2,228 untuk kelompok eksperimen dan latihan konvensional diperoleh t hitung sebesar 38,3905 >  t tabel 2,228 pada signifikasi 0,05. Hasil uji t sampel bebas diperoleh t hitung sebesar 6,272198 > t tabel 2,262 pada signifikasi 0,05.             Dengan demikian tidak ada pengaruh yang signifikan pada uji anava antara kelompok eksperimen dan konvensional, ada pengaruh yang signifikan pada uji amatan ulangan antara kelompok eksperimen dan konvensional dan ada perbedaan pengaruh antara latihan kombinasi plyometric frog jump dan single leg speed hop dengan latihan konvensional terhadap peningkatan kemampuan shooting sepakbola. ABSTRACT   Wibowo, Arif. 2016. Effect of Combination Plyometric Exercises Frog Jump And Single Leg Speed Hop To Increase ​​Shooting In Soccer Extracurricular SMPN 21 Malang. Skripsi, Department of Physical Education and Health, Sport Science of Faculty, State University of Malang. advicer: (I) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd, (II) Drs. Agus Tomi, M.Pd.   Keywords: Combination Plyometric, Frog Jump, Single Leg Speed Hop, Conventional Exercise, Shooting Football.                   Based on initial observation plyometric exercises shooting ability extracurricular student participants SMPN 21 Malang soccer less than optimal because of leg muscle strength possessed showed less than optimal so that it takes the form of strength training exercises plyometric. Based on these problems the authors conducted a study entitled combined effects of exercise plyometric jumps and single leg frog hop to the increased speed shooting capabilities on extracurricular soccer SMPN 21 Malang.             The purpose of this study was to determine the difference between the effect of the combination of exercise plyometric frog jump and speed single leg hop with conventional exercise to increase the ability of shooting football.              The design of the study is a purely experimental research (true experimental). The sampling technique sistimatic been using the technique of random sampling done by lottery participants was 22 people on a football extracurricular SMPN 21 Malang. The division of the group to the experimental group and the control group using ordinal pairing techniques matching the experimental group a total of 11 people and the conventional group numbered 11 people. Collecting data using pure experiment and observation preliminary tests. Analysis of data using inferential statistics such as analysis of variance test of the track comes up in the form of the t test.             The results of the analysis of single-lane (ANOVA) was obtained F count equal 0.0556 < F table 2.82 of the significance of 0.05. Results of t test replicates observations obtained t count of 66.3593 > t table 2,228 for the experimental group and the conventional practice of 38.3905 obtained t count > t table 2.228 at the 0.05 significance. Independent samples t test results obtained by 6.272198 t count > t table 2.262 at the 0.05 significance.              Thus there is no significant effect on the test Anova between the experimental group and conventional, no significant effect on test observations replications between the experimental group and conventional and no difference in effect between exercise combined plyometric frog jumps and single leg speed hop with conventional exercise to increase the ability of shooting football

    Pengembangan Model Latihan Pliometrik Loncat Gawang Mini untuk Jump Smash Atlet Usia 10-15 Tahun PB Sari Agung Banyuwangi.

    No full text
    ABSTRAK Paku Sadewo, Aven. 2016. Pengembangan Model Latihan Pliometrik Loncat Gawang Mini untuk Jump Smash Atlet Usia 10-15 Tahun PB Sari Agung Banyuwangi. Skripsi Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sapto Adi, M.Kes., (II) I Nengah Sudjana S.Pd, M.Pd.   Kata Kunci: bulutangkis, pengembangan, latihan pliometrik, jump smash.   Bulutangkis merupakan olahraga yang terdiri dari berbagai macam teknik pukulan, salah satunya teknik pukulan jump smash. Pukulan jump smash merupakan teknik pukulan dalam bulutangkis yang penting dan harus dikuasai untuk atlet PB Sari Agung Banyuwangi usia 10-15 tahun. Berdasarkan observasi awal dan pemberian angket kepada pelatih dan atlet PB Sari Agung Banyuwangi, pada saat latihan teknik pukulan jump smash tidak ada model latihan fisik untuk meningkatkan daya ledak loncatan atlet. Oleh karena itu dilakukan pengembangan model latihan pliometrik loncat gawang mini untuk meningkatkan kemampuan jump smash bulutangkis. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk mengembangkan model latihan pliometrik loncat gawang mini untuk jump smash bulutangkis atlet usia 10-15 tahun PB Sari Agung Banyuwangi, pengembangan ini dilengkapi dengan buku panduan yang menarik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dari model Borg and Gall yang sudah disederhanakan menjadi 7 langkah. Uji coba penelitian dilakukan melalui evaluasi ahli dan uji coba keseluruhan produk. Ahli yang dilibatkan meliputi ahli bulutangkis, ahli kepelatihan bulutangkis, dan ahli media. Uji keseluruhan melibatkan 35 atlet, dengan jumlah kelompok kecil 6 atlet dan kelompok besar 29 atlet, serta menggunakan instrumen angket dalam pengumpulan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif untuk data yang berasal dari para ahli dan analisis kuantitatif digunakan untuk data yang berasal dari peserta uji coba. Hasil penelitian dan pengembangan yang diperoleh pada uji coba kelompok kecil rata-rata sebesar 81,6% termasuk pada kriteria baik 61-80%, sedangkan untuk uji coba kelompok besar rata-rata sebesar 87,7% termasuk pada kriteria sangat baik 81-100%. Kesimpulan hasil penelitian pengembangan berdasarkan hasil yang diperoleh, produk pengembangan model  latihan pliometrik loncat gawang mini untuk jump smash bulutangkis atlet usia 10-15 tahun PB Sari Agung Banyuwangi ini layak digunakan untuk meningkatkan daya ledak otot atlet dan sebagai referensi untuk pelatih dalam melatih bulutangkis. Saran yang diberikan adalah (1) atlet usia 10-15 tahun PB Sari Agung Banyuwangi dapat menggunakan model latihan dan produk sebagai referensi berlatih bulutangkis, (2) klub lain dapat menggunakan model latihan dan produk sebagai referensi berlatih, dengan memperhatikan tingkat kemampuan atlet, (3) pelatih dapat menggunakan model latihan dan produk sebagai referensi dalam menyusun program latihan

    Pengaruh Latihan Skipping Dua Dan Satu Kaki Terhadap Peningkatan Daya Ledak Otot Tungkai Pada Peserta Ekstrakurikuler BolaBasket SMA Negeri 2 Batu

    No full text
    ABSTRACT Megantara, Gamma. 2016. Pengaruh Latihan Skipping Dua Dan Satu Kaki Terhadap Peningkatan Daya Ledak Otot Tungkai Pada Peserta Ekstrakurikuler BolaBasket SMA Negeri 2 Batu, Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr.Siti Nurrochmah, M.Kes, (2) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd., M.Pd.Kata Kunci: skipping, daya ledak otot tungkai, bolabasketKegiatan ekstrakurikuler bolabasket merupakan salah satu sarana dalam meningkatkan prestasi siswa, banyak upaya dilakukan dalam meningkatkan kemampuan siswa untuk meraih prestasi yang diinginkan tentunya banyak komponen yang harus dilatih salah satu komponen penting dalam olahraga bolabasket adalah daya ledak otot tungkai. Program latihan yang diberikan oleh pelatih  hanya menekankan pada latihan teknik dan kecepatan. Sehingga berkaitan dengan itu maka, dilakukan penelitian dalam bentuk latihan skipping dua dan satu kaki pada SMA Negeri 2 Batu.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui; (1) besarnya peningkatan kemampuan daya ledak otot tungkai akibat latihan skipping dua kaki. (2) besarnya peningkatan kemampuan daya ledak otot tungkai akibat latihan skipping satu kaki. (3) membandingkan tingkat efektifitas latihan skipping dua dan satu kaki.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, rancangan penelitian yang dipakai adalah rancangan eksperimental berbentuk pre-test post-test control group design. Dari 36 populasi diambil sebanyak 30 sampel dengan menggunakan teknik Purposive Sistematic Random Sampling. Pembagian kelompok dilakukan dengan teknik ordinal matching pairing dengan tujuan merangking sesuai tingkat ketrampilan, maka setiap kelompok akan berjumlah 15 siswa Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik Anava satu jalan dan Uji-t dengan α 0,05.Hasil penelitian menunjukan dalam olah data analisis varian satu jalan diperoleh Fhit 18,678952  > Ftab  4,20 berarti terdapat peningkatan kemampuan daya ledak otot tungkai akibat latihan skipping dua dan satu kaki. Hasil analisis uji-t menggunakan data beda dari hasil tes akhir dan awal diperoleh hasil thit 4,3219 > ttab 2,048 berarti latihan skipping dua kaki lebih baik dibandingkan dengan latihan skipping satu kaki. Kesimpulan dari penelitian adalah terdapat peningkatan kemampuan daya ledak otot tungkai akibat latihan skipping dua kaki, ada peningkatan kemampuan daya ledak otot tungkai akibat latihan skipping satu kaki, dan latihan skipping dua kaki lebih baik dibandingkan dengan latihan skipping satu kaki untuk meningkatkan kemampuan daya ledak otot tungkai. Saran yang dapat diberikan pelatih ekstrakurikuler basket SMA Negeri 2 Batu maka diharapkan bagi pelatih ekstrakurikuler perlu mengupayakan memberi latihan skipping dua kaki kepada peserta kegiatan ekstrakurikuler agar mencapai prestasi maksimal

    Pengembangan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw pada Teknik Dasar Lompat Jauh dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Di SMP Negeri 1 Wates Kabupaten Kediri.

    No full text
    ABSTRACT Winantyo, Pandu. 2015. Pengembangan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw pada Teknik Dasar Lompat Jauh dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Di SMP Negeri 1 Wates Kabupaten Kediri. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Mardianto, M.Kes, (II) I Nengah Sudjana S.Pd, M.PdKata kunci: buku ajar, model pembelajaran kooperatif “jigsaw”, lompat jauh.Pengembangan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw pada Teknik Dasar Lompat Jauh merupakan salah satu cara yang dapat digunakan baik siswa maupun guru Pendidikan Jasmani di SMPN 1 Wates untuk membantu proses pembelajaran lompat jauh.  Model pembelajaran ini dikembangkan melalui saran dan evaluasi ahli pembelajaran atletik. Hasil uji ahli secara umum dapat disimpulkan bahwa Pengembangan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw pada Teknik Dasar Lompat Jauh di SMPN 1 Wates ini sangat dibutuhkan karena diharapkan dari model pembelajaran ini anak dapat menghilangkan rasa malas pada saat melakukan aktivitas pembelajaran lompat jauh. Selain itu untuk meningkatkan aspek kognitif siswa dalam pembelajaran.Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian dan pengembangan dari Borg and Gall (1983:775), peneliti tidak menggunakan keseluruhan tetapi hanya menggunakan 7 langkah. Adapun 7 langkah yang dipilih oleh peneliti untuk pengembangan  model pembelajaran kooperatif jigsaw adalah sebagai berikut: 1) Melakukan penelitian awal melalui pengamatan pada pembelajaran lompat jauh di SMPN 1 Wates Kabupaten Kediri. 2) pengembangan rancangan produk, 3) evaluasi para ahli dengan menggunakan ahli pembelajaran atletik, yang menghasilkan berupa produk awal, 4) revisi rancangan produk berdasarkan evaluasi ahli (hasil rancangan produk berupa produk awal) dan uji coba lapangan pada kelompok kecil, 5) revisi hasil dari uji coba lapangan pada kelompok kecil, 6) uji coba lapangan pada kelompok besar, 7) revisi dari hasil uji coba lapangan pada kelompok besar kemudian menjadi produk akhir berupa pengembangan  model pembelajaran kooperatif jigsaw pada teknik dasar lompat jauh.Buku ajar merupakan salah satu instrumen yang dapat dijadikan media oleh guru dalam proses pembelajaran. Dengan buku ajar yang khusus memuat materi pembelajaran lompat jauh dengan model pembelajaran jigsaw, siswa akan mudah memahami dan menerapkan teknik dasar lompat jauh dengan baik dan benar. Buku ajar ukuranya disesuaikan dengan kebutuhan siswa sehingga buku tersebut akan mudah dibawa dan dapat di baca pada saat akan melakukan materi lompat jauh di lapangan.Berdasarkan hasil analisis data uji coba kelompok kecil terhadap 12 anak dan uji coba kelompok besar terhadap 38 anak di SMPN 1 Wates Kabupaten Kediri,  model pembelajaran kooperatif jigsaw dinyatakan dapat digunakan. Produk pengembangan berupa buku ajar,  diharapkan dapat dijadikan referensi oleh guru pendidikan jasmani dalam memberikan materi pembelajaran lompat jauh. Hasil analisis yang sudah dilakukan terhadap siswa menyatakan produk yang telah dibuat menarik, mudah, menyenangkan, membantu, dan aman digunakan.ABSTRACT Winantyo, Pandu. 2015. The improvement cooperative learning model  Jigsaw in basic techniques of long jump in sport and health education learning in Junior High School 1 Wates Kediri regency. Thesis, Sport and Health Education Major, Sport Science Faculty, State University of Malang. Advisor: (I) Drs. Mardianto, M.Kes, (II) I Nengah Sudjana S.Pd, M.PdKey word : cooperative learning jigsaw model, long jumpThe improvement cooperative learning model Jigsaw in basic techniques of long jump is one way that can be used both students and teachers of sport education in Junior High School 1 Wates to assist learning long jump process.  This learning  model developed through advice and evaluation from learning experts athletics. Expert test result can be concluded that the improvement cooperative learning model Jigsaw in basic techniques of long jump in SMPN 1 Wates is necessary because be expected students can eliminate laziness from the learning long jump. In addition to improving students kognitif of learning.In this research, I use research methode and improvement from Borg and Gall (1983:775), I do not use whole but only using 7 steps. 7 steps that I choose for improving cooperative learning model  jigsaw are : (1) Do first research through observing long jump learning in Junior High School 1 Wates Kediri Regency (2) Develop product design (3) Evaluation experts using learning experts athletics that produce first product (4) Revision  product design based on experts evaluation (the result of design product is first product) and field trials of small group (5) revision the result of field trials from small group (6) field trials of large group (7) revision the result of field trials from large group and then became final product in the form of  improvement cooperative learning model jigsaw in basic techniques of long jump.Textbook is one instrument that can be used as a media by teacher  in the learning process. With special textbook contains long jump with jigsaw learning model, students will be easy to understand and apply basic technique of long jump properly. Textbook size is adjusted to the needs of students so the book will be easy to carry and can be read at the time will do lhe long jump in the field. Based on the results of data analysis of testing small group of 12 students between large group of 38 students in Junior High School 1 Wates Kediri regency, stated that cooperative learning model Jigsaw can be used. Improvement product like textbook can be used as reference by teachers of sport education when provide long long jump learning materials. The result of analysis that has been done to the students stating that product have been made of attractive, easy, pleasant, helpful and safe to use

    Hubungan Antara Daya Ledak Otot Lengan Dengan Kemampuan Tolak Peluru Gaya Menyamping Pada Siswa Putra Kelas XI Teknik Otomasi Industri SMK PGRI Singosari Malang.

    No full text
    ABSTRACT Awud. 2016. Hubungan Antara Daya Ledak Otot Lengan Dengan Kemampuan Tolak Peluru Gaya Menyamping Pada Siswa Putra Kelas XI TeknikOtomasi Industri SMK PGRI Singosari Malang. Skripsi. JurusanPendidikan Jasmani dan Kesehatan, FIK Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (1) Dr. Siti Nurrochmah, M. Kes (2) Drs. Tatok Sugiarto ,S.Pd, M.Pd Kata Kunci : Hubungan, daya ledak otot lengan, tolak peluru, gaya menyamping.Salah satu bagian dari nomor lempar adalah tolak peluru, Untukmemperoleh hasil tolak peluru yang baik diantaranya ditentukan oleh teknik dankondisi fisik yang bagus. Hasil tolak peluru ditentukan oleh beberapa unsurkondisi fisik yaitu unsur daya ledak otot lengan, kecepatan melempar, dankekuatan. Dari beberapa unsur kondisi fisik tersebut, daya ledak otot lenganmerupakan salah satu faktor yang penting dalam kemampuan tolak peluru,dikarenakan daya ledak otot lengan dipergunakan untuk menolak peluru pada saatmelakukan tolakan, yang menentukan jauhnya tolakan.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) hubungan yangsignifikan antara daya ledak otot lengan dengan kemampuan tolak peluru gayamenyamping (2) untuk mengetahui besarnya sumbangan variabel daya ledak ototlengan dengan kemampuan tolak peluru gaya menyamping siswa putra kelas XITeknik Otomasi Industri SMK PGRI Singosari Malang. Rancangan penelitian yang dipakai adalah rancangan survei berbentukkorelasional. Dari populasi sebanyak 40 siswa diambil sampel 90% yaitu 36 siswadengan teknik purposive sistematics  proportional randome sampling. Instrumenpenelitian menggunakan instrumen tes berupa tes daya ledak otot lengan dan testolak peluru gaya menyamping. Pengumpulan data menggunakan teknikpengukuran bentuk tes fisik yaitu tes tolak peluru tanpa awalan untuk daya ledakotot lengan dan tes tolak peluru gaya menyamping. Data yang terkumpuldianalisis dengan menggunakan statistika inferensial berupa uji r, dan dilanjutkandengan uji lanjut berupa uji t.  Hasil analisis menunjukkan nilai r sebesar 0, 667, dan dibandingkandengan rtabel (α 0,05) sebesar 0,329. Nilai rhitunghitung > r berarti ada hubungan antaravariabel bebas dan terikat. Hasil analisis uji t diperoleh hasil ttabelhitung 5,22 dan t(α0,05) sebesar 1.69 sehingga ada hubungan yang signifikan antara variabel dayaledak otot lengan dengan kemampuan tolak peluru gaya menyamping. Besarnyasumbangan efektifitas sebesar 44,5%. Hasil penelitian disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antaradaya ledak otot lengan dengan kemampuan tolak peluru gaya menyamping (α0,05). Saran bagi guru di SMK PGRI Singosari Malang untuk lebih menekankanlatihan daya ledak otot lengan untuk memperoleh hasil tolakan yang maksimal. tabel ABSTRAK Awud. 2016. Relationship Between Explosive Power of Arm Muscle Capabilitiesof Men's Ortodoks Shot Put Style in Class XI student of IndustrialAutomation Engineering SMK PGRI Singosari Malang. Sarjana’s Thesis.Departement of Physical Education and Health Sciences, Faculty of SportScience State University of Malang. Advisors: (1) Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes (2) Drs. Tatok Sugiarto , S.Pd, M.Pd Keywords:Relationship, explosive power of arm muscles, shot put, ortodoks styleOne part of the throwing event is shot put, To obtain a good shot put whichare determined by the technique and good physical condition. Shot put results aredetermined by some the physical condition , namely explosive power of armmuscle, throwing speed, and strength. From some elements of physical condition,explosive power of arm muscles is one important factor in the ability of shot put.Due to the explosive power of arm muscles used to reject a bullet at the time ofrepulsion, which determines the repulsion away.  The purpose of this study was to determine (1) a significant relationshipbetween the explosive power of the arm muscles with the ability to ortodoks shotputstyle (2) to determine the variable contribution of explosive power of armmuscles to the ability to ortodoks shot-put style of male students class XIIndustrial Automation Engineering SMK PGRI Singosari Malang.  Research design used shaped correlational survey design. A population of40 students were taken samples of 90% which is 36 students with purposivesistematics  proportional randome sampling. The research instrument in the formof tests using the test instrument explosive power arm muscles and test shot putsideways style. Collecting data using measurement techniques form the physicaltest is a test shot-put without leading to explosive power arm muscles and test shotput sideways style.Data were analyzed using inferential statistics such as r test,followed by a further test such as t test.  The analysis showed the value of rcount of 0, 667, and compared with r (α 0.05) as 0.329. Value of rcount > r means there is a relationship betweenindependent and dependent variables. The results of the analysis of the t testobtained tcount result of 5.22 t and ttable (α 0.05) amounted to 1.69 so there is asignificant relationship between the variables of explosive power of arm muscleswith the ability to shot-put style sideways. The effectiveness of the contribution is44.5%. he results of the study concluded that there is a significant relationshipbetween the explosive power of the arm muscles with the ability to shot-put stylesideways (α 0.05). Advice for teachers at SMK PGRI Singosari Malang to emphasize the explosive power training arm muscles to gain maximum repulsion.

    0

    full texts

    1,757

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇