SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
    1757 research outputs found

    Pengaruh Latihan Skipping Terhadap Peningkatan Kemampuan VO2max Pemain Sepakbola U-15 Di Persatuan Sepakbola Agus Salim Kota Batu

    No full text
    ABSTRAK   Sepakbola adalah permainan yang dimainkan oleh dua regu yang saling berusaha memasukkan bola ke gawang lawan dengan menggunakan seluruh anggota badan kecuali tangan dan bagi tim yang lebih banyak memasukkan bola akan keluar menjadi juara. Kondisi fisik sangat penting dalam olahraga sepakbola. Salah satu komponen kondisi fisik yaitu daya tahan /stamina yang dapat dilihat kadarnya melalui volume oksigen maksimal dalam tubuh (VO2max). Saat peneliti melakukan pengamatan dan beep test di Persatuan Sepakbola Agus Salim U-15 Kota Batu, 63% pemain mempunyai kemampuan VO2max di bawah rata-rata yaitu 36 ml/kg/min. Hal tersebut dikarenakan kurangnya perhatian pelatih akan latihan fisik yang tepat untuk meningkatkan daya tahan/stamina. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh latihan skipping terhadap peningkatan kemampuan VO2max pemain sepakbola. Rancangan penelitian yang dipakai adalah matching pretest-posttest control group design dengan menggunakan sampel 30 pemain Persatuan Sepakbola Agus Salim U-15. Cara pengambilan sampel adalah acak, setelah itu sampel dibagi menjadi dua kelompok, kelompok eksperimen latihan skipping dan kelompok kontrol dengan latihan komando dengan menggunakan cara ordinal pairing matching. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, latihan skipping memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan VO2max pemain Persatuan Sepakbola Agus Salim (Fh5,36 > Ft 4,67). Kedua, latihan komando memberikan pengaruh yang tidak signifikan peningkatan kemampuan VO2max pemain Persatuan Sepakbola Agus Salim (Fh = 0,12 Ft 4,67). Latihan skipping (mean = 39,39 dan SD = 4,97) memberikan pengaruh lebih baik terhadap peningkatan kemampuan VO2max pemain Persatuan Sepakbola Agus Salim daripada latihan komando (mean = 36,26 dan SD = 4,16). Kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan, latihan skipping memberikan pengaruh yang lebih baik  dibandingkan latihan komando terhadap peningkatan kemampuan Vo2max pemain sepakbola U-15 di Persatuan Sepakbola Agus Salim Kota Batu

    PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR PASSING BAWAH PERMAINAN BOLAVOLI MELALUI MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SINGOSARI

    No full text
    ABSTRAK   Siwi, Windaring R. 2015. Pengembangan Pembelajaran Teknik Dasar Passing Bawah PermainanBolavoli Melalui Multimedia Interaktif untuk Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Singosari. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. M. E. Winarno, M. Pd, (2) Febrita Paulina Heynoek, S. Pd., M. Pd.   Kata Kunci: Pembelajaran, passing bawah bolavoli, multimedia Pendidikan jasmani adalah suatu proses pendidikan melalui aktivitas jasmani untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan dan perilaku hidup sehat serta sikap sportif. Berdasarkan hasil observasi awal yang berupa wawancara langsung terhadap guru pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan dan penyebaran angket kepada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Singosari diperoleh hasil bahwa penyampaian materi praktik teknik dasar passing bawah bolavoli dari guru pendidikan jasmani dan kesehatan membuat siswa menjadi bosan mengikuti pembelajaran dikarenakan kurang adanya variasi media pembelajaran dan 32 siswa dalam satu kelas banyak mengalami kesulitan saat mempraktikkan teknik dasar passing bawah bolavoli. Oleh karena itu dibutuhkan media pembelajaran yang menarik untuk menambah minat belajar siswa dan dibutuhkan variasi pembelajaran agar siswa mudah memahami dan mudah untuk mempraktikkan teknik dasar passing bawah bolavoli. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran baru berupa multimedia interaktif pembelajaran teknik dasar passing bawah bolavoli yang diharapkan mampu membuat siswa lebih antusias mengikuti pembelajaran dan menjadikan siswa mampu menguasai materi. Metode penelitian dan pengembangan ini menggunakan model penelitian prosedural Borg&Gall. Pada penelitian pengembangan pembelajaran teknik dasar passing bawah bolavoli ada beberapa tahap, diantaranya: 1) analisis kebutuhan, 2) membuat produk awal, 3) evaluasi ahli, 4) uji coba kelompok kecil, 5) revisi produk, 6) uji coba kelompok besar, 7) revisi produk akhir. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kualitatif dan deskriptif dengan persentase. Berdasarkan pengumpulan data diperoleh hasil sebagai berikut: 1) validasi ahli pembelajaran pendidikan jasmani diperoleh hasil 95,19% sehingga produk dinyatakan valid dan dapat digunakan, 2) validasi ahli permainan bolavoli diperoleh hasil 77,94% sehingga produk dinyatakan valid dan dapat digunakan, 3) validasi ahli media diperoleh hasil 75% sehingga produk dinyatakan valid dan dapat digunakan, 4) uji coba kelompok kecil diperoleh hasil 86,82% sehingga produk dinyatakan valid dan dapat digunakan tanpa revisi, 5) uji coba kelompok besar diperoleh hasil 87,14% sehingga produk dinyatakan valid dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif

    PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SEPAKBOLA MELALUI PERMAINAN SOCCER BOUNCE BACK UNTUK SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 JABUNG KABUPATEN MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Dwi,Irwinsyah M. Noor. 2015. Pengembangan Model Pembelajaran Sepakbola Melalui Permainan Soccer Bounce Back untuk Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Jabung. Skripsi Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) I Nengah Sudjana, S.Pd, M. Pd, (2) Usman Wahyudi, S.Pd, M.Pd.   Kata Kunci: soccer bounce back, pembelajaran sepakbola. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti dengan guru pendidikan jasmani dan siswa SMP Negeri 2 Jabung pada tanggal 9-10 Maret 2015, pembelajaran sepakbola yang dilakukan belum pernah menggunakan pengembangan model permainan serta respon siswa terhadap materi sepakbola sangat kurang. Dari hasil analisis kebutuhan diperoleh hasil 87% siswa setuju dengan dikembangkannya model permainan sepakbola dan 97% setuju dengan dikembangkannya permainan Soccer Bounce Back. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jalan keluar dari permasalahan yang ada yaitu dengan mengembangkan model permainan untuk pembelajaran sepakbola. Diharapkan, pengembangan ini dapat menjadi solusi dalam pembelajaran agar siswa lebih antusias dan senang dalam pembelajaran. Metode penelitian dalam penelitian dan pengembangan ini menggunakan model yang dikemukakan oleh Borg & Gall, akan tetapi menurut Ardhana dalam prosedur pelaksanaan penelitian pengembangan bukan merupakan langkah-langkah yang baku yang harus diikuti. Maka dari itu peneliti memodifikasi dari Ardhana tentang langkah-langkah tersebut, yaitu sebagai berikut: 1) analisis kebutuhan, (2) pengembangan produk awal, (3) tinjauan para ahli dan revisi berdasarkan evaluasi ahli , (4) uji coba kelompok kecil, (5) revisi produk awal berdasarkan hasil uji coba kelompok kecil, (6) uji coba kelompok besar, dan (7) revisi produk sesuai hasil uji coba kelompok besar. Hasil penelitian dan pengembangan ini berupa permainan permainan soccer bounce back yang dikemas dalam bentuk buku panduan. Analisis data validasi ahli permainan diperoleh hasil 75% untuk semua aspek dengan kategori cukup valid, analisis data validasi ahli pendidikan jasmani diperoleh hasil 75-100% dengan kategori cukup valid,  analisis data validasi ahli media diperoleh hasil 75-100% dengan kategori cukup valid, analisis data uji coba kelompok kecil terhadap siswa diperoleh hasil 87,34% dengan kategori sangat valid,  analisis data uji coba kelompok kecil terhadap guru pendidikan jasmani, diperoleh hasil 84,38% dengan kategori cukup valid, analisis data uji coba kelompok besar terhadap siswa diperoleh hasil 86,51% dengan kategori sangat valid dan analisis data uji coba kelompok besar terhadap guru pendidikan jasmani diperoleh hasil 85,94% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hasil analisis data di atas, dapat disimpulkan bahwa permain soccer bounce back untuk kelas IX SMP Negeri 2 Jabung Kabupaten Malang dalam bentuk buku panduan bagi guru dapat digunakan sebagai alternatif untuk siswa agar dapat merasa lebih senang dan lebih menikmati suatu permainan sepakbola dengan cara yang baru. Sebaiknya dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui tingkat efektivitas produk yang dikembangkan ini, karena hasil pengembangan ini masih terbatas sampai tersusunnya sebuah produk saj

    Pengembangan Model Pembelajaran Kebugaran Jasmani Dengan Metode Bermain Pada Siswa Kelas X Ap 3 SMK Negeri 2 Malang.

    No full text
    ABSTRACT Cahyani, Ida Dwi. 2016. Pengembangan Model Pembelajaran Kebugaran Jasmani Dengan Metode Bermain Pada Siswa Kelas X Ap 3 SMK Negeri 2 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Agus Tomi, M.Pd, (II) Dra. Sri Purnami, M.PdKata Kunci: pengembangan, model pembelajaran, kebugaran jasmani, metode bermain.Kebugaran jasmani merupakan salah satu materi yang penting diberikan dalam pembelajaran pendidikan jasmani karena secara tidak sadar  akan meningkatkan kebugaran pada tubuh siswa. Untuk meningkatkan kebugaran pada tubuh siswa diperlukan model pembelajaran yang variatif yaitu dengan memberikan metode bermain. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan yang diberikan kepada guru pendidikan jasmani dan siswa kelas X AP3 SMK Negeri 2 Malang menunjukan bahwa belum pernah diberikan pembelajaran kebugaran jasmani dengan metode bermain sehingga membutukan model pembelajaran dengan metode bermain. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model pembelajaran kebugaran jasmani dengan metode bermain pada siswa kelas X AP 3 SMK Negeri 2 Malang diharapkan siswa dapat memahami konsep pembelajaran kebugaran jasmani sehingga siswa senang, tidak mudah jenuh dalam mengikuti pembelajaran dan kebugaran tubuh siswa akan meningkat.Metode penelitian yang digunakan dalam pengembangan model pembelajaran kebugaran jasmani dengan metode bermain pada siswa kelas X AP 3 SMK Negeri 2 Malang menggunakan penelitian dan pengembangan Research and Development dari Borg and Gall (1989). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dengan persentase. Teknik ini digunakan untuk menganilisis data yang diperoleh dari analisis kebutuhan, evaluasi ahli, dan uji coba kelompok (uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar).Hasil akhir dari penelitian dan pengembangan ini yaitu produk model pembelajaran kebugaran jasmani dengan metode bermain pada siswa kelas X AP 3 SMK yang dikemas dalam bentuk buku panduan. Hasil anaslis data dari produk model pembelajaran kebugaran jasmani dengan metode bermain yaitu data dari evaluasi ahli pembelajaran kebugaran jasmani diperoleh hasil 80%, ahli permainan diperoleh hasil 75%,  ahli media 90,11%, uji coba kelompok kecil sebanyak 8 siswa memperoleh hasil 81, 38%, dan uji coba kelompok besar sebanyak 30 siswa memperoleh hasil 86%, maka produk pengembangan ini layak digunakan sebagai media belajar yang baru dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Dalam penggunaan produk model pembelajaran kebugaran jasmani dengan metode bermain pada siswa kelas X AP 3 SMK Negeri 2 Malang sebaiknya lebih kreatif lagi dengan memodifikasi model-model permainan. ABSTRACK Cahyani, Ida Dwi. 2016. Development Learning Model of Physical Fitness With Playing Methods In Class X AP 3 High School 2 Malang Student. Thesis, Sports and Health Education Department, Faculty of Sport Sciences, State University of Malang. Advisers: (I) Drs. Agus Tomi, M.Pd, (II) Dra. Sri Purnami, M.PdKey word: development, learning model, physical fitness, playing methodPhysical fitness is one of the important material given in learning physical education because unsubconsciously improve fitness in the student body. To improve the fitness of the student body needed varied learning model is to provide a method of playing. Based on the analysis given to the needs of physical education teacher and students of class X AP 3 High School 2 Malang shows that learning has never been given a physical fitness with methods of play so need model of learning with playing method. The purpose of this study is to develop a learning model of physical fitness with playing method in class X AP 3 High School 2 Malang students are expected to understand the concept of physical fitness teaching, so that students are happy, are not easily saturated in following the learning and physical fitness of students will be icreased.The method used in the development of learning model of physical fitness with playing method in class X AP 3 High School 2 Malang using research and develop from Reasarch and Development of Borg and Gall (1989). Data analysis techniques used in this research is descriptive analysis technique with percentages. This technique is used to analysis data obtained from the needs analysis, expert evaluation, and test group(test group of small and large group trial).The end result of this research and development is the product of laerning model of physical fitness with playing method in class X AP 3 High School 2 Malang which is packaged in a guide book. Results analysis data from the learning model of physical fitness with playing method that data from physical fitness evaluation learning expert result to 80%, a result 75% game, media expert 90,11%, a small group trial as many as 8 students obtain the results 81,38%, and a large group trial as many as 30 students get results 86%, then the product is fit for use as a development of a new learning media in teching physical education. In product use learning model of physical fitness with playing method in class X AP 3 High School 2 Malang should be more creative with the modified models of the game

    Pengaruh Metode Pembelajaran Teams-Games-Tournament (TGT) Dan Metode Pembelajaran Demonstrasi Plus Terhadap Hasil Belajar Keterampilan Passing Peserta Ekstrakurikuler Futsal SMK Negeri 1 Boyolangu Tulungagung.

    No full text
    ABSTRACT Hermanto, Fendy. 2016. Pengaruh Metode Pembelajaran Teams-Games-Tournament (TGT) Dan Metode Pembelajaran Demonstrasi Plus Terhadap Hasil Belajar Keterampilan Passing Peserta Ekstrakurikuler Futsal SMK Negeri 1 Boyolangu Tulungagung. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hariyoko, M. Pd, (II) Dr. Eko Hariyanto, M. Pd.Kata kunci: teams-games-tournament, demonstrasi plus, futsal.Metode pembelajaran merupakan cara menyampaikan materi pembelajaran agar siswa memahami yang akan dipelajari sesuai dengan tujuan pembelajaran. Pelaksanaan proses pembelajaran ekstrakurikuler futsal SMK Negeri 1 Boyolangu Tulungagung menunjukkan adanya masalah yaitu, banyak kesalahan terutama keterampilan teknik  passing dibandingkan dengan keterampilan teknik yang lain, karena kurangnya penyampaian materi yang diberikan pada siswa dengan metode pembelajaran demonsatrasi plus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  perbedaan pengaruh metode pembelajaran Teams-Games-Tournament (TGT) dan metode pembelajaran Demonstrasi Plus terhadap hasil belajar keterampilan passing peserta ekstrakurikuler futsal SMK Negeri 1 Boyolangu Tulungagung.Rancangan penelitian yang dipakai adalah eksperimen yang dilakukan kepada peserta ekstrakurikuler futsal SMK Negeri 1 Boyolangu Tulungagung. Jumlah sampel sebanyak 30 orang dan dibagi menjadi dua kelompok dengan cara ordinal pairing matching dengan perlakuan dua kali dalam satu minggu selama delapan minggu atau 16 kali pertemuan. Instrumen penelitian menggunakan tes keterampilan passing. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Varian satu jalur.Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, metode pembelajaran Teams-Games-Tournament (TGT) tidak memberikan pengaruh terhadap hasil belajar keterampilan passing peserta ekstrakurikuler futsal (Fh = 0,713 < Ft = 4,20). Kedua, metode pembelajaran demonstrasi plus tidak memberikan pengaruh terhadap hasil belajar keterampilan passing peserta ekstrakurikuler futsal (Fh = 0,396 < Ft = 4,20). Ketiga, tidak ada perbedaan pengaruh antara metode pembelajaran TGT dengan metode pembelajaran demonstrasi plus terhadap hasil belajar keterampilan passing peserta ekstrakurikuler futsal (Fh = 0,126 < Ft = 4,20).Dapat disimpulkan bahwa perolehan hasil penelitian yang telah dilakukan ternyata metode pembelajaran Teams-Games-Tournament (TGT) dan metode pembelajaran Demonstrasi Plus tidak berpengaruh terhadap hasil belajar keterampilan passing peserta ekstrakurikuler futsal SMK Negeri 1 Boyolangu Tulungagung, tidak berpengaruhnya kedua metode pembelajaran terhadap hasil belajar keterampilan  passing dapat disebabkan oleh frekuensi pembelajaran yang hanya dua kali dalam satu minggu dan kegiatan ektrakurikuler futsal yang dilaksanakan setelah kegiatan belajar mengajar sehingga peserta dalam keadaan kelelahan.ABSTRACT Hermanto, Fendy. 2016. The Influence of Teams-Games-Tournament (TGT) Learning Method and Plus Demontration Learning Method to The Passing Skill Achievement on Futsal Extracurricular Participants at State Vocational School 1 Boyolangu, Tulungagung. Thesis, Physical and Health Educational Department, Sport Science Faculty, State University of Malang. The advisors: (I) Dr. Hariyoko, M. Pd, (II) Dr.Eko Hariyanto, M. Pd.Keywords: teams-games-tournament, plus demontration, futsalThe learning method is the way to convey the subject matter so that students understand what will be learned based on the aim of learning. The carrying out of learning process in futsal extracurricular at State Vocational School 1 Boyolangu, Tulungagung showed that there was problem, such as many errors, especially passing technique skill than the other technique skill, because of  the lack  subject matter presentation given to the students by plus demonstration learning method. The aim of this research was to reveal the difference in influence between Teams-Games-Tournament (TGT) learning method and Plus Demonstration learning method to the passing skill achievement on futsal extracurricular participants at State Vocational School 1 Boyolangu, Tulungagung.The research design used was experiment which carried out to futsal extracurricular participants at State Vocational School 1 Boyolangu, Tulungagung. The amount of sample was 30 persons and divided into two groups by using ordinal pairing matching way with twice treatment in a week during eight weeks or 16 times meeting. The research instrument used passing skill test. The data analyzing technique used was one tail Analysis of Variance (ANOVA).Based on the result of data analyzing, three conclusions of research result obtained as followed. Firstly, Teams-Games-Tournament (TGT) learning method did not give influence to the passing skill achievement on futsal extracurricular participants (Fh= 0,713< Ft = 4,20). Secondly, plus demonstration learning method did not give influence to the passing skill achievement on futsal extracurricular participants (Fh= 0,396< Ft = 4,20). Thirdly, there was no difference in influence between TGT learning method with plus demonstration learning method to the passing skill achievement on futsal extracurricular participants (Fh= 0,126< Ft = 4,20). It could be concluded that result of research had been carried out, in fact Team-Games-Tournament (TGT) learning method and Plus Demonstration learning method did not give  influence to the passing skill achievement on futsal extracurricular participants at State Vocational School 1 Boyolangu, Tulungagung, the uninfluenced both learning methods to the passing skill achievement could be caused by learning frequency which was only twice a week and futsal extracurricular activity carried out after teaching and learning activity so the participants were in tired condition

    Pengaruh Latihan Passing Dipantulkan Ke Dinding Terhadap Hasil Tes Keterampilan Passing Dalam Pembelajaran Bolavoli Pada Kelas X1 dan X2 SMA Negeri 1 Sampung Kabupaten Ponorogo

    No full text
    ABSTRACT   Sejati, Nopi Wahyu. 2016. Pengaruh Latihan Passing Dipantulkan Ke Dinding Terhadap Hasil Tes Keterampilan Passing Dalam Pembelajaran Bolavoli Pada Kelas X1 dan X2 Di SMA Negeri 1 Sampung Kabupaten Ponorogo. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Agus Tomi, M.Pd, (II) Dra. Sri Purnami, M.Pd.Kata Kunci: passing dipantulkan ke dinding, keterampilan passing bolavoliPermainan bolavoli adalah permainan bola besar yang dimainkan oleh dua regu atau tim dengan masing-masing tim berjumlah 6 orang pemain. Dalam permainan bolavoli, teknik passing merupakan teknik dasar yang harus dikuasai oleh setiap pemain karena teknik ini berguna untuk menyerang maupun bertahan. Teknik dasar passing bolavoli terdiri dari dua teknik yaitu, teknik passing atas dan teknik passing bawah sehingga jika dua teknik ini dapat dikuasai akan menjadikan permainan bolavoli menjadi lebih hidup. Permainan bolavoli ini membutuhkan kerjasama tim yang baik guna membangun serangan ke lawan dengan tujuan menjatuhkan bola ke lapangan lawan untuk mendapatkan poin.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pembelajaran passing dipantulkan ke dinding ini terhadap keterampilan passing atas dan passing bawah siswa kelas X1 dan X2 di SMAN 1 Sampung Kabupaten Ponorogo.Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen. Subjek yang dipakai dalam penelitian ini berjumlah 50 siswa kelas X SMAN 1 Sampung yang masing-masing siswa memiliki keterampilan berbeda-beda. Dengan jumlah subjek penelitian tersebut maka subjek penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen passing dipantulkan ke dinding yang berjumlah 25 siswa dan kelompok konvesional yang berjumlah 25 siswa. Seluruh siswa diukur kemampuannya terlebih dahulu (pretest) kemudian dilakukan pembagian kelompok, untuk kelompok eksperimen dikenai perlakuan passing ke dinding untuk kelompok kontrol diberikan metode konvensional setelah itu subjek kembali diukur kemampuannya (posttest). Analisis data dalam penelitian ini yaitu berupa teknik analisis varians satu jalur.Berdasarkan dari hasil pengujian hipotesis skor peningkatan passing diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran passing dipantulkan ke dinding memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil tes keterampilan passing atas dan passing bawah siswa, pada tes passing atas dengan taraf signifikasi α= 0,05, diperoleh (F hitung = 14,97 > F tabel 3,32) dan untuk keterampilan passing bawah dengan taraf signifikasi α= 0,05, diperoleh (F hitung = 24,18 > F tabel 3,32). Pembelajaran dengan metode konvensional tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil tes keterampilan passing atas dan passing bawah siswa, pada tes passing atas dengan taraf signifikasi α= 0,05, diperoleh (F hitung = 0,686 F tabel 3,32) dan untuk passing bawah diperoleh (F hitung = 98,21 > F tabel 3,32).Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pembelajaran passing dipantulkan ke dinding dengan jumlah tatap muka selama 8 minggu atau 16 kali pertemuan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan passing atas dan passing bawah siswa kelas X1 dan X2 SMA Negeri 1 Sampung Kabupaten Ponorogo. Saran yang dapat diberikan kepada Guru pendidikan jasmani SMA Negeri 1 Sampung, hendaknya dalam memberikan pembelajaran bolavoli khususnya teknik dasar passing dapat menggunakan pembelajaran passing dipantulkan ke dinding sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar passing atas dan passing bawah bolavoli kepada siswa. ABSTRACT Sejati, Nopi Wahyu. 2016. The Influence Exercise of Wall Bounced Passing to The Test Result Passing Skill in Volleyball Learning of X1 and X2 Grade at State Senior High School 1 Sampung Ponorogo Regency. Thesis, Physical and Health Educational Department, Sport Science Faculty, State University of Malang. The advisors: (I) Drs. Agus Tomi, M.Pd, (II) Dra. Sri Purnami, M.Pd.Keywords: wall bounced passing, volleyball pass skillThe volleyball game is a big ball game played by two teams with six players in each teams. In volleyball game, passing technique is basic technique must be comprehended by each players because this technique is useful either to attack or to hold out. The volleyball passing basic technique contains of two technique, they are up passing technique and down passing technique so if the both techniques can be comprehended, it will make volleyball game be more exist. The volleyball game needs good team cooperation in order to build attack to the enemy to throw ball to enemy’s field to get poin.The aim of this research was to reveal the influence of wall bounced passing learning to the up passing and down passing skill of X1 and X2 grade students at State Senior High School 1 Sampung Ponorogo Regency.This research used experimental research. The sample used in this research was 50 X grade students at State Senior High School 1 Sampung with different skill for each students. By the amount of that subject so the research subject was divided into two groups, included of wall bounced passing experimental group numbered in 25 students and conventional group numbered in 25 students. The subject ability was measured firstly (pretest) then experimental group was affected a treatment, after that subject ability was re-measured (postest). The data analyzing in this research was one tail analysis of variance technique.Based on hypothesis testing result, the conclusion from passing improvement score was wall bounced passing learning  gave significant influence to the students up passing and down passing skill test result, in up passing test with α= 0.05 of significance degree was (F count = 14,97 > F table 3,32) and for down passing skill with α= 0.05 of significance degree was (F count = 24,18 > F table 3,32). The learning by using conventional method did not give significant influence to the students up passing and down passing skill test result, in up passing test with α= 0.05 of significance degree was (F count = 0,686 F table 3,32) and for down passing was (F count = 98,21 > F table 3,32). The result of research showed that by using wall bounced passing learning during eight weeks or 16 times meeting gave significant influence to the up passing and down passing skill of X1 and X2 grade students at State Senior High School 1 Sampung Ponorogo Regency. The suggestion could be shared to the physical teacher at State Senior High School 1 Sampung was in sharing volleyball learning especially passing basic technique should be able to use wall bounced passing as one effort to increase basic technique skill of volleyball up passing and down passing to the students

    Pengaruh Latihan Drop Jump Cepat dan Lambat Terhadap Peningkatan Daya Ledak Otot Tungkai Peserta Kegiatan Ekstrakurikuler Bolabasket SMA Negeri 1 Grati Kabupaten Pasuruan.

    No full text
    ABSTRACT Aisyiyah, Nasyiatul. 2016. Pengaruh Latihan Drop Jump Cepat dan Lambat Terhadap Peningkatan Daya Ledak Otot Tungkai Peserta Kegiatan Ekstrakurikuler Bolabasket SMA Negeri 1 Grati Kabupaten Pasuruan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes, (II) Usman Wahyudi, S.Pd, M.Pd. Kata Kunci: Bolabasket, Peningkatan Daya Ledak Otot Tungkai, Drop Jump Cepat dan Lambat.Banyaknya peserta kegiatan ekstrakurikuler bolabasket SMA Negeri 1 Grati Kabupaten Pasuruan dalam melakukan lompatan kurang maksimal saat bermain bolabasket dan latihan yang dilakukan kurang terpogram. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Latihan Drop Jump Cepat dan Lambat Terhadap Peningkatan Daya Ledak Otot Tungkai Peserta Kegiatan Ekstrakurikuler Bolabasket SMA Negeri 1 Grati Kabupaten Pasuruan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan daya ledak otot tungkai menggunakan metode latihan plaiometri latihan drop jump cepat dan lambat.Penelitian ini menggunakan rancangan Desain Randomized Control Group Pretest-Posttest dan termasuk jenis penelitian eksperimen sebenarnya. Populasi penelitian berjumlah 58 orang, pengambilan sampel menggunakan teknik systematical random sampling dengan perhitungan slovin berjumlah 36 orang. Pembagian kelompok menggunakan teknik ordinal pairing matching masing-masing kelompok berjumlah 18 orang yaitu kelompok eksperimen latihan drop jump cepat dan kelompok eksperimen latihan drop jump lambat. Pengumpulan data menggunakan teknik eksperimen, observasi dan pengukuran bentuk tes fisik berupa tes vertical jump.Teknik analisis data yang digunakan berupa analisis varian satu jalur dan uji-t berpasangan. Analisis data dilakukan secara manual dengan bantuan calculator Casio FX 3900 PV. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan maka diperoleh hasil bahwa latihan drop jump cepat dan lambat berpengaruh terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai peserta kegiatan ekstrakurikuler bolabasket SMAN 1 Grati Kabupaten Pasuruan dengan hasil Fhitung = 4,2 > Ftabel 0,05 = 4,12 dengan taraf signifikansi α = 0,05.Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah latihan drop jump cepat dan lambat dapat meningkatkan daya ledak otot tungkai peserta kegiatan ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Grati Kabupaten Pasuruan. Saran hasil penelitian ini, (1) pelatih dapat menggunakan metode latihan plaiometri untuk meningkatkan daya ledak otot tungkai, (2) siswa dapat meningkatkan kemampuan daya ledak otot tungkai dengan menggunakan latihan plaiometri.ABSTRACT Aisyiyah, Nasyiatul. 2016. Effect of Exercise Drop Jump Fast And Slow To Improve Limb Muscle Explosive Participants Extracurricular Activities Basketball SMA Negeri 1 Grati Pasuruan. Thesis, Department of Physical Education and Health Sciences, Sport Science Faculty, State University of Malang. Supervisor: (I) Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes, (II) Usman Wahyudi, S.Pd, M.Pd.Keywords: Basketball, Improve Limb Muscle Burst, Drop Jump Fast And Slow.The number of participants of extracurricular activities basketball SMA Negeri 1 Grati Pasuruan in a jump less than the maximum while playing basketball and the training is done in less programmed. Therefore, researchers conducted a study entitled "Effect of Exercise Fast and Slow Drop Jump To Improve Limb Muscle Explosive Participants Extracurricular Activities Basketball SMA Negeri 1 Grati Pasuruan.The purpose of this research is to improve the ability of leg muscle explosive power training method plaiometri drop jump exercises fast and slow.This study design was Design Randomized Control group pretest-posttest and including the actual type of experimental research. The study population numbered 58 people, systematical sampling using random sampling with slovin calculation amounted to 36 people. The division of groups using ordinal pairing matching each group totaled 18 people that drop jump training the experimental group and the experimental group fast drop jump exercises slow. Collecting data using experimental techniques, observation and measurement forms of physical tests such as vertical jump test.Data analysis techniques used in the form of the path variance analysis and paired t-test. The data analysis was done manually with the help of calculator Casio FX 3900 PV. Based on the results of the analysis conducted showed that the drop jump exercises fast and slow effect on the increase of leg muscle explosive power basketball extracurricular activity participants SMAN 1 Grati Pasuruan with the results of F = 4.2 > Ftabel 0.05 = 4.12 significance level α = 0.05. The conclusion of this research is the drop jump exercises fast and slow can increase leg muscle explosive power extracurricular activity participants SMA Negeri 1 Grati Pasuruan. Suggestions results of this study, (1) the trainer can use plaiometri training methods to improve leg muscle explosive power, (2) students can improve the ability of leg muscle explosive power using plaiometri exercise

    Pengembangan Variasi Latihan Sepak Sila Untuk Peserta Ektra Kurikuler Sepak Takraw Di SDN Wonodadi 1 Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar

    No full text
    ABSTRACT Qoryatiningtyas, Umi 2016. Pengembangan Variasi Latihan Sepak Sila untuk Peserta Ekstrakurikuler Sepaktakraw di SD Negeri Wonodadi 1 Kec. Wonodadi Kab. Blitar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. M. E. Winarno, M.Pd, (II) Drs. Mulyani Surendra, M.SKata Kunci: pengembangan, variasi latihan, sepak sila, sepaktakraw.Permainan sepaktakraw adalah olahraga beregu yang dimainkan oleh dua regu, setiap regu terdiri dari tiga orang pemain. teknik dasar bermain sepaktakraw dibagi menjadi empat macam yaitu teknik service, smash, block dan sepak sila. Teknik sepak sila dalam permainan sepaktakraw merupakan ibu dari permainan sepaktakraw digunakan untuk menerima, menimang dan menguasai bola, mengumpan, hantaran bola dan untuk menyelamatkan bola dari serangan lawan. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh peneliti pada peserta kegiatan ekstrakurikuler di SD Negeri Wonodadi 1 Kec. Wonodadi Kab. Blitar, latihan sepak sila dan heading merupakan latihan yang sehari-hari sering dilakukan, tetapi dalam proses latihan belum ada variasi dalam melakukannya. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sebuah produk yaitu variasi latihan sepak sila sepaktakraw pada kegiatan ekstrakurikuler di SD Negeri Wonodadi 1 Kec. Wonodadi Kab. Blitar.Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan prosedural dengan langkah-langkah yang merujuk pada Borg and Gall (1983:775) yang terdiri dari 10 langkah, namun penelitian ini hanya menggunakan 7 langkah di antaranya adalah: (1) analisis kebutuhan, (2) membuat produk awal yaitu, pembuatan variasi latihan sepak sila permainan sepaktakraw dengan 8 variasi  latihan yang akan diberikan, (3) evaluasi ahli, (4) revisi produk, (5) uji coba produk, (6) uji lapangan, dan (7) hasil akhir. Instrumen yang digunakan adalah berupa angket berisi tentang rancangan produk yang telah dibuat. Desain uji coba menggunakan tiga tahap yaitu tahap evaluasi ahli yakni ahli sepaktakraw,ahli kepelatihan sepaktakraw, ahli media dan uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar.Hasil penelitian dan pengembangan ditemukan 100% ahli sepaktakraw dan 81,25% ahli kepelatihan sepaktakraw 78,25% ahli media serta dari hasil uji coba kelompok kecil sebesar 89,71% dan uji coba kelompok besar sebesar 89,06%. Kesimpulan penelitian adalah produk ini baik sekali dan praktis digunakan untuk latihan sepak sila permainan sepaktakraw pada kegiatan ekstrakurikuler di SD Negeri Wonodadi 1 Kec. Wonodadi Kab. Blitar. Saran penelitian adalah produk variasi latihan sepak sila sepaktakraw ini dapat dijadikan salah satu alternatif latihan dalam permainan sepaktakraw, latihan lebih bervariasi dan latihan lebih menari

    Pengembangan Variasi Latihan Pukulan ForehandLob dan Drive pada Permainan Bulutangkis bagi Peserta Ektrakurikuler Kelas XI di SMK Negeri 5 Malang

    No full text
    ABSTRACT Akbar, Fadhillah. 2016. Pengembangan Variasi Latihan Pukulan Forehand Lobdan Drive pada Permainan Bulutangkis bagi Peserta Ektrakurikuler Kelas XI di SMK Negeri 5 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:(I) Dr. Sapto Adi, M.Kes., (II) Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes.Kata Kunci: pengembangan, variasi latihan, pukulan forehand lob dan drive      bulutangkis.Permainan bulutangkis merupakan salah satu cabang olahraga permainan yang populer dan banyak digemari masyarakat di Indonesia, bahkan di seluruh dunia. Permainan ini bersifat individual, dapat dimainkan satu orang lawan satu orang atau dua orang lawan dua orang. Dalam kegiatan ekstrakurikuler di SMK Negeri 5 Malang, proses latihan bulutangkis diperlukan adanya variasi latihan yang dapat mengatasi kejenuhan peserta didik yaitu dengan teknik dasar pukulan forehand lob dan drive. Dari hasil penelitian awal dengan menyebarkan angket analisis kebutuhan sebanyak 30 peserta, 28 orang (93%) sangat memerlukan variasi latihan teknik dasar bulutangkis khususnya pukulan forehand lob dan drive dan pelatih memerlukan variasi teknik dasar forehand lob dan drive, karena peserta aktif saat belajar teknik tersebut dan peserta merasakan kejenuhan dalam latihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang muncul dengan solusi mengadakan penelitian dan pengembangan tentang variasi latihan pukulan forehand lob dan drive dikemas berupa buku panduan pada kegiatan ekstrakurikuler bulutangkis kelas XI SMK Negeri 5 Malang.Metode penelitian ini menggunakan penelitian dan  pengembangan dari Borg dan Gall (1983:775). Tetapi peneliti hanya mengambil 7 langkah dari 10 langkah yaitu: 1) analisis kebutuhan, 2) rancangan produk awal, 3) evaluasi ahli, 4) uji coba kelompok kecil, 5) revisi produk, 6) uji coba kelompok besar, 7) revisi produk berdasarkan uji coba lapangan.Dari hasil evaluasi ahli kepelatihan bulutangkis diperoleh persentase 84,72%, ahli permainan bulutangkis diperoleh persentase 83,33%, dan ahli media pembelajaran diperoleh persentase 79,48% dan uji coba kelompok kecil dengan (10 peserta) diperoleh persentase 91,46% dan uji coba kelompok besar dengan (30 peserta) diperoleh persentase 89,49% sehingga produk pengembangan variasi latihan pukulan forehand lob dan drive pada permainan bulutangkis bagi peserta ekstrakurikuler kelas XI di SMK Negeri 5 Malang dalam bentuk buku panduan dinyatakan baik dan dapat digunakan.Pengembangan variasi latihan pukulan forehand lob dan drive diharapkan mampu membantu mempermudah proses melakukan ketepatan dan keterampilan peserta lebih baik lagi karena dalam buku panduan terdapat prosedur penjelasan langkah-langkah sampai prosedur pelaksanaan. Selain itu, dalam penyebarluasan produk diharapkan subyek penelitian lebih luas lagi, tidak hanya di sekolah tetapi bisa di klub dengan mempertimbangkan karakteristik yang ada dalam produk.ABSTRACT Akbar, Fadhillah. 2016. The development of variety exercises of forehand lob punch and drive on a badminton game for extracurricular participants in the eleventh grade at SMK Negeri 5 Malang, A Skripsi, Majoring in Physical Education and Health, the Faculty of Sport Science, University State of Malang.Keywords : development, variety exercises, forehand lob punch and drive, badminton.Badminton is a popular sport game in Indonesia. Almost all communities in Indonesia and even in the whole world like this kind of sport game. This sport game is individual, it can be played one person on one person or two people against two people. In the extracurricular activity at SMK 5 Malang, the excercise process sometimes makes the students bored. Therefore, it need to have variation excercises that makes the students interested in the activity, especially for the technique of forehand lob punch and drive. For the first research, the writer do a survey by distributing questionaire to analize the need of the development of variety exercises. From 30 participants that gets the questionaire, 28 participants (93%) shows that they really need to have the development of variety exercises, especially for the technique of forehand lob punch and drive. Based on this result, the coach definitely need to develop the variation technique of forehand lob punch and drive, so that the students will not bored in doing the activity.This research is aimed to overcome the problems in the excercises activities by doing the research and developing the variety excercises of forehand lob punch and drive. For this research, the writer writes a guide book for the badminton extracurricular for the eleventh grade of SMK Negri 5 Malang.The method in this research is used the research and development technique from Borg and Gall (1983:775). However, in this research, the writer adopts 7 techniques of 10 techniques, they are : analyzing the needs, initial product design, experts evaluation, small group trial, revising product design, large group trial, and final revising product design based on the trials.From the  badminton coach expert evaluation, the percentage result is 84,72%, from the badminton player expert the percentage result is 83,33%, from the learning media expert the percentage is 79,46%, from the small group trial the percentage result is 91,46%, from the large group trial the percentage is 89,49%, so that the product of the development of variety exercises of forehand lob punch and drive on a badminton game for extracurricular participants in the eleventh grade at SMK Negeri 5 Malang in the form of guide book is stated good and can be used.The development of variety exercises of forehand lob punch and drive on a badminton game is hoped to help the students or participants to learn the technique better, because in this guide book, each procedure is explained step by step until the execution procedures. Besides that, the writer expected that this guide book will be distributed not only at school, but also in a sport club by considering the characteristic in the product

    maningkatkan keterampilan sepak sila menggunakan variasi latihan bagi peserta ekstrakurikuler sepaktakraw di smp negeri 3 srengat kabupaten blitar

    No full text
    ABSTRACT Prasetyo, Galih Evi. 2015. Meningkatkan Keterampilan Sepak Sila Menggunakan Variasi Latihan bagi Peserta Ekstrakurikuler SMP Negeri 3 Srengat Kabupaten Blitar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. M. E. Winarno, M.Pd, (II) Drs. H. Sugiyanto, M.Pd.Kata Kunci: sepak sila, bagian perbagian, variasi latihan, permainan sepaktakrawPermainan sepaktakraw adalah suatu permainan beregu yang dilakukan oleh tiga orang pemain masing terdiri dari tiga orang pemain yang bertugas sebagai tekong berdiri paling belakang, dua orang lainnya menjadi pemain depan yaitu apit kiri dan apik kanan. Permainan sepaktakraw dilakukan di atas lapangan empat persegi panjang, rata baik terbuka maupun tertutup, serta bebas dari semua rintangan yang berukuran empat persegi panjang dengan ukuran 13,40 x 6,10 meter. Bola yang dipakai terbuat dari rotan atau plastik (synthetic fibre) permainan ini menggunakan seluruh bagian badan kecuali tangan yang mayoritas menggunakan kaki. Setiap regu saling berhadapan, dipisahkan oleh jaring (net) yang membentang membelah lapangan menjadi dua bagian, setinggi 1,55 dengan lebar 72 cm dan lubang jaring sekitar 4-5 cm. Dalam permainan sepaktakraw ada beberapa teknik dasar yang harus dikuasai salah satunya adalah yaitu keterampilan sepak sila. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan keterampilan sepak sila menggunakan variasi latihan bagi peserta ekstrakurikuler sepaktakraw SMP Negeri 3 Srengat Kabupaten Blitar.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan olahraga dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan menggunakan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan (observasi), dan (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 29 siswa SMP Negeri 3 Srengat Kabupaten Blitar.Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan keterampilan siswa dalam melakukan keterampilan sepak sila permainan sepaktakraw setelah dilakukan latihan dengan menggunakan variasi latihan sepak sila. Penelitian tidakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus, yaitu tiga minggu dengan Sembilan kali pertemuan di siklus 1, dan dua minggu dengan enam kali pertemuan di siklus 2, tingkat keberhasilan siswa pada siklus 1, pertemuan 1 sampai pertemuan 3 pada minggu pertama, pertemuan 4 sampai pertemuan 6 pada minggu kedua, pertemuan 7 sampai pertemuan 9 pada minggu ketiga, mendapatkan hasil yaitu: sikap awalan mendapatkan persentase 100% sampai minggu ketiga tetap 100%, posisi kaki di minggu pertama mendapatkan persentase 72,41%, 93,10% di minggu kedua, dan 97,92% di minggu ketiga, pandangan mata di minggu pertama mendapatkan 69,31%, 82,06% di minggu kedua, dan 97,93% di minggu ketiga. Perkenaan bola pada kaki mendapatkan persentase 47,24%, 55,86% di minggu kedua, dan 61,37% di minggu ketiga.Pada siklus 2 jumlah persentase gerakan yang benar mulai minggu 1 sampai minggu 2 atau pertemuan 1 sampai pertemanan 6 menunjukkan adanya peningkatan. Tingkat keberhasilan mulai dari gerakan sikap awalan di minggu pertama mendapatkan persentase 100% dan minggu kedua tetap 100%, posisi kaki di minggu pertama mendapatkan persentase 97,93%, dan minggu kedua mendapatkan persentase 97,58%, pandangan mata minggu permata mendapatkan persentase 95,86%, dan minggu kedua mendapatkan persentase 100%, sedangkan perkenaan bola pada kaki mendapatkan persentase 75,17%, dan minggu kedua mendapatkan persentase 83,10%. Kesimpulannya adalah dengan menggunakan metode bagian perbagian menggunakan variasi latihan dalam latihan dapat meningkatkan keterampilan sepak sila bagi peserta ekstrakurikuler sepaktakraw SMP Negeri 3 Srengat Kabupaten Blitar

    0

    full texts

    1,757

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇