SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
    1757 research outputs found

    Meningkatkan Keterampilan Mawashi Geri Dengan Variasi Latihan Dynamic Balance Pada Ekstrakurikuler Karate SMA Negeri 1 Tumpang

    No full text
    ABSTRAK Karate adalah seni beladiri dengan tangan kosong, dan merupakan perpaduan tendangan dengan pukulan yang terencana dalam upaya mengenai titik kelemahan lawan. Salah satu keterampilan yang digunakan saat bertanding dalam karate adalah mawashi geri. Dari hasil observasi awal didapatkan persentase keberhasilan berbagai teknik keterampilan peserta ekstrakurikuler karate  SMA Negeri 1 Tumpang yaitu gyaku stuki 88.33%, kisame stuki 81,67%, mae geri 70%, dan mawashi geri 43.33%. Sehingga didapatkan hasil tingkat kesalahan tertinggi pada keterampilan mawashi geri. Oleh karena itu, diperlukan adanya pemecahan masalah dan salah satunya menggunakan latihan variasi dynamic balance pada keterampilan mawashi geri.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan dan memperbaiki kelemahan dalam melakukan keterampilan mawashi geri pada ekstrakurikuler karate  SMA Negeri 1 Tumpang.Metode penelitian dalam rancangan ini menggunakan penelitian tindakan olahraga dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Pada penelitian tindakan olahraga ini menggunakan 3 siklus dan setiap siklus terdapat 4 tahap yatiu: 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah 18 peserta yang terdiri dari 16 perempuan dan 2 laki-laki.Pada hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan dalam keterampilan mawashi geri pada peserta setelah dilakukan latihan variasi dynamic balance. Penelitian ini dilakukan dalam 3 siklus dan setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Dari hasil siklus I pada pertemuan ke-3 menunjukkan tingkat keberhasilan pada observer 1 adalah 40,7% dan observer 2 adalah 39,5% dengan kategori “Kurang Baik”. Pada siklus II pertemuan ke-6 mendapatkan tingkat keberhasilan pada observer 1 adalah 60,4% dan observer 2 adalah 59,2% dengan kategori “Cukup Baik”. Sedangkan hasil siklus III pada pertemuan ke-9 menunjukkan keberhasilan pada observer 1 adalah 78,3% dan observer 2 adalah 77,7% dengan kategori “Baik”. Kesimpulan dari hasil penelitian pencapaian kategori baik dengan menggunakan latihan variasi dynamic balance dapat meningkatkan keterampilan mawashi geri peserta ekstrakurikuler karate SMA Negeri 1 Tumpang

    Pengaruh Latihan Cones Agility T-Drill Cepat dan Lambat 2 Detik terhadap Peningkatan Kemampuan Kelincahan Olahragawati Karate FORKI Kota Malang

    No full text
    ABSTRAK Kelincahan bergerak sangat dibutuhkan bagi atlet karate untuk melakukan teknik serangan dan pertahanan. Bentuk latihan kelincahan di FORKI Kota Malang belum sesuai dengan tujuan latihan untuk meningkatkan kelincahan bergerak sehingga perlu dilakukan latihan untuk meningkatkan kelincahan bergerak melalui penelitian. Peneliti melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Latihan Cones Agility T-Drill Cepat Dan Lambat 2 Detik Terhadap Peningkatan Kemampuan Kelincahan Olahragawati Karate Di FORKI Kota Malang”.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan cones agility t-drill cepat dan lambat 2 detik terhadap peningkatan kelincahan olahragawati karate di FORKI Kota Malang.Rancangan penelitian ini berupa eksperimen, dan jumlah sampel 28 atlet diambil menggunakan teknik purposive proportional systematic random sampling dengan taraf kesalahan 5% dari jumlah 30 atlet perempuan. Instrumen penelitian menggunakan teknik pengukuran bentuk tes fisik dan non tes, dan pengumpulan data menggunakan teknik pengukuran bentuk tes fisik, teknik eksperimen, wawancara dan observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik anava, jika Fhitung >Ftabel α 0,05 dilakukan uji lanjut menggunakan uji LSD.Dari hasil analisis data, diperoleh tiga simpulan yaitu: (1) hasil analisis data diperoleh pada kelompok cepat thitung  18,669 > ttabel 1,771, (2) pada kelompok berhenti 2 detik thitung 9,032 > ttabel 1,771, (3) latihan cones agility t-drill cepat dan berhenti 2 detik terhadap peningkatan kemampuan kelincahan, hasil diperoleh Fhitung 11,723 > F tabel α = 0,05 4,21. Sedangkan hasil uji lanjut teknik LSD selisih antar rata-rata hitung 1,497 dan uji tabel LSD 1,038. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) ada perbedaan kemampuan kelincahan bergerak sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok lambat, (2) ada perbedaan kemampuan kelincahan sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok cepat, (3) ada pengaruh latihan cones agility t-drill cepat dan lambat (berhenti 2 detik) terhadap peningkatan kememampuan kelincahan. Latihan cones agility t-drill cepat lebih baik daripada  berhenti 2 detik

    Pengembangan Metode Latihan Rangkaian Teknik Tingkat Dasar I Perguruan Silat Perisai Diri Cabang Kabupaten Malang

    No full text
    ABSTRAK   ABSTRAK Hidayati, Nila. 2017. Pengembangan Metode Latihan Rangkaian Teknik Tingkat Dasar I Perguruan Silat Perisai Diri Cabang Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd Kata kunci: metode latihan, rangkaian teknik, siswa tingkat Dasar I, Perisai Diri Cabang Kabupaten Malang Rangkaian teknik sebagai salah satu teknik perguruan silat Perisai Diri yang harus dikuasai siswa pada tingkatan Dasar I. Berdasarkan penelitian awal melalui penyebaran angket analisis kebutuhan pada 10 siswa tingkat Dasar I yang menyatakan bahwa 70% rangkaian teknik yang diberikan oleh pelatih kurang mudah dan sulit dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode berlatih rangkaian teknik yang dikemas ke dalam bentuk media audiovisual yang ditampilkan secara sistematis, dengan gerakan diperlambat, menarik dan tidak menjenuhkan dalam berlatih rangkaian teknik. Metode yang digunakan penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan Borg dan Gall (1983:774) yang diadaptasi menjadi lebih sederhana yaitu: 1) Mengumpulkan informasi: (a) mengkaji bahan pustaka, (b) analisis kebutuhan. 2) Mendesain produk. 3) Validasi ahli. 4) Revisi I. 5) Uji coba tahap I (8 siswa). 6) Revisi II. 7) Uji coba tahap II (30 siswa). Dari hasil evaluasi ahli Perisai Diri diperoleh persentase 84,4%, ahli kepelatihan pencak silat diperoleh persentase 88,5%, dan ahli media diperoleh persentase 87,5% dan uji tahap I (8 siswa) diperoleh persentase 91,204%, dan pada uji tahap II (30 siswa) diperoleh persentase 89,69% sehingga produk pengembangan metode latihan rangkaian teknik tingkat Dasar I perguruan silat Perisai Diri cabang Kabupaten Malang dalam bentuk VCD dinyatakan baik dan dapat digunakan. Pengembangan metode latihan rangkaian teknik diharapkan mampu meningkatkan minat sekaligus sebagai sumber belajar dan latihan siswa dalam menguasai rangkaian teknik secara benar. Selain itu, dalam penyebarluasan produk diharapkan subyek penelitian lebih luas lagi, tidak hanya di cabang Kabupaten Malang, tapi juga di cabang-cabang Perisai Diri yang lain

    Pengembangan Model Latihan Teknik Dasar Passing dan Control melalui Video pada Atlet Bina Harapan Setia Kota Malang

    No full text
    ABSTRAK Sembodo, Sawung. 2017.Pengembangan Model Latihan Teknik Dasar Passingdan Control dalam Permainan Futsal Melalui Video pada Atlet  (Bina Harapan Setia) Kota Malang. Skripsi Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Febrita Paulina H, S.Pd., M.Pd. (2) Gema Fitriady, S.Pd., M.Pd. Kata kunci: model latihan,passing dan control, video pembelajaranBerdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti dengan pelatihfutsal Bina Harapan Setia, belum pernah melakukan pengembangan model latihan teknik dasar passing dan control melalui video pembelajaran serta respon atlet terhadap materi latihan sangat kurang. Pada penelitian awal melalui penyebaran angket analisis kebutuhan (need assessment) terhadap 30 atlet, diperoleh hasil 100% atlet menjawab belum pernah diberi materi latihan passing dan control melalui video pembelajaran serta 60% atlet sangat berminat melihat tayangan video pembelajaran passingdan controldan 40% siswa cukup berminat melihat tayangan video passingdan control. Ketika latihan pelatih jarang memberikan model-model latihan dalam bentuk video pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model latihanpassing dan controlfutsaldalam bentuk video. Diharapkan model latihan yang dikembangkan dalam bentuk video, atlet lebih semangat dan dapat  meningkatkan kualitas passing dan control atlet di club futsal Bina Harapan Setia Kota Malang.Penelitian yang dilaksanakandi club futsal Bina Harapan Setia Kota Malang ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research and development) dengan metode prosedural dari Borg dan Gall. Dalam penelitian pengembangan ini teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan persentase. Teknik ini digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari hasil penyebaran angket.Hasil pengembangan model latihan teknik dasar passing dancontrol dalam permainan futsal melalui video diperoleh data sebagai berikut: (1) justifikasi ahli permainan futsal masuk kriteria baik sekali, (2) justifikasi ahli kepelatihan masuk kriteria baik sekali, (3) justifikasi ahli media masuk kriteria baik, (4) uji coba kelompok kecil masuk kriteria baik sekali, (5) uji coba kelompok besar masuk kriteria baik sekali. Hasil pengembangan secara keseluruhan dapat disimpulkan menarik untuk dilakukan, aman untuk dilakukan, mudah untuk dilakukan, tepat untuk dilakukan, serta bermanfaat untuk atlet futsal Bina Harapan Setia. Untuk melakukan passing dan control yang baik dibutuhkan model-model latihan yang bervariasi untuk meningkatkan keterampilan atlet dalam melakukanpassing dan control. Dalam penelitian selanjutnya, peneliti menyarankan untuk menggunakan subjek penelitian yang lebih luas, baik atlet maupun club yang digunakan sebagai kelompok uji coba. Sebelum disebarluaskan produk ini disusun kembali menjadi lebih baik dengan cara di evaluasi dan diujicobakan ke subyek yang lebih banyak agar produk menjadi sempurna

    PENGARUH MODEL LATIHAN TERHADAP KETERAMPILAN PASSING ATAS BAGI PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLAVOLI DI SMK NEGERI 2 MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Kusuma, M, R, A. 2016. Pengaruh Model Latihan Keterampilan Passing Atas Bagi Peserta Ekstrakurikuler Bolavoli di SMK Negeri 2 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. M. E. Winarno, M. Pd, (2) Usman Wahyudi, S.Pd., M.Pd.   Kata Kunci: permainan bolavoli, model latihan, keterampilan passing atas bolavoli. Permainan bolavoli merupakan suatu permainan yang komplek yang tidak mudah dilakukan oleh setiap orang. Sebab, dalam permainan bolavoli membutuhkan kordinasi gerak yang benar-benar yang bisa diandalkan untuk melakukan semua gerakan yang ada dalam permainan bolavoli. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model latihan terhadap keterampilan passing atas bagi peserta ekstrakurikuler bolavoli SMK Negeri 2 Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen murni (rancangan pretest dan posttest dengan pemilihan kelompok yang diacak). Sampel penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler bolavoli sebanyak 24 peserta. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik tes keterampilan passing atas bolavoli ke tembok dari Brady. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 2 Malang, dan berlangsung pada Bulan September sampai Oktober 2016. Hasil penelitian pada tes akhir (posttest) kelompok model latihan massed practice dan kelompok model latihan distributed practice menggunakan analisis varian satu jalur, terdapat hasil sig < α (0,00

    Pengembangan Variasi Latihan Teknik Tangkapan dan Jatuhan pada Siswa Ekstrakurikuler Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa SMK Negeri 12 Malang

    No full text
    Abimanyu, Zulfikar. 2016. Pengembangan Variasi Latihan Teknik Tangkapan dan Jatuhan pada Siswa Ekstrakurikuler Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa SMK Negeri 12 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Eko Hariyanto, M. Pd, (II) Fahrial Amiq, S. Or, M. Pd. Kata Kunci: pencak silat, media audio visual, teknik tangkapan dan jatuhan. Pencaksilatadalahsuatubentuksenibeladirikhasbangsa Indonesia.Materi yang diajarkan dalam pencak silat adalah kuda-kuda, polalangkah, sikappasang, serangan, belaan, hindaran, tangkapan dan, jatuhan. Berdasarkan kedelapan materi yang diajarkantersebut, dalam penelitian ini akan meneliti tentang tangkapan dan jatuhan. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajarantentang pengembangan teknik tangkapan dan jatuhan menggunakan media audio visual pada siswa ekstrakurikuler pencak silat Nahdlatul UlamaPagar Nusa SMK Negeri 12 Malang.Media audio visual tersebut diharapkan dapat membantu penguasaan materi dalam latihan di sekolah maupun di rumahsecarabenardanpraktis.   Pengembangan media pembelajaran menggunakan media audio visualyang berisi variasi latihan teknik tangkapan dan jatuhan, menggunakan 7 langkah dari 10 langkah yang dikemukakan oleh Borg & Gall. Uji coba penelitian dilakukan melalui evaluasi ahli dan uji coba keseluruhan produk. Ahli yang dilibatkan meliputi pelatih pencak silat, ahli wasit juri pencak silat, dan ahli media. Uji keseluruhan produk melibatkan 36 siswa, menggunakan instrumen angket dalam pengumpulan data. Jenis data yang diperoleh berupa data kualitatif dari saran para ahli dan data kuantitatif dari calon pengguna produk. Data dianalisis dengan teknik statistika deskriptif kualitatif dan kuantitatif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan produk termasuk dalam kategori sangat baik dengan persentase 89,33% untuk kemenarikan produk, 91,56%  untuk kejelasan produk, 94% untuk kemudahan dipahami. Jadi Produk pengembangan variasi latihan teknik tangkapan dan jatuhan dengan menggunakan media audio visual inidinyatakan sebagai produk yang menarik dan layak digunakan untuk siswa Kesimpulan hasil penelitian dan pengembangan bahwa variasi latihan teknik tangkapan dan jatuhan menggunakan media audio visual ini dapat digunakansebagai media yang tepat dan layak bagi pelatih, siswaekstrakurikulerpencak silat NahdlatulUlamaPagar Nusa SMK Negeri 12 Malang sebagai alternatif pembelajaran untuk menyampaikan materi dan dapat digunakan untuk umum sebagai media alternatif untuk menyampaikan materi latihan teknik tangkapan dan jatuhan.  

    Pengaruh Latihan Skipping Terhadap Peningkatan Kelincahan Peserta Ekstrakurikuler Futsal SMK Negeri 5 Malang.

    No full text
    ABSTRAK   Futsal adalah sebuah pertandingan yang dalam permainannya dilakukan antara dua tim dengan masing-masing tim tidak lebih dari lima orang pemain. Dalam permainan futsal, kelincahan merupakan satu komponen kondisi fisik yang menunjang kemampuan saat bermain futsal dengan baik. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh latihan skipping terhadap peningkatan kelincahan peserta ekstrakurikuler futsal SMK Negeri 5 Malang, (2) Pengaruh latihan konvensional terhadap peningkatan kelincahan peserta ekstrakurikuler futsal SMK Negeri 5 Malang, (3) Perbedaan pengaruh antara latihan skipping dan latihan konvensional terhadap peningkatan kelincahan peserta ekstrakurikuler futsal SMK Negeri 5 Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen yang bersifat semu. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 peserta. Pengambilan sampel menggunakan teknik ordinal pairing matching. Pengumpulan data menggunakan teknik tes kelincahan arrowhead test dari Bangsbo dan Mohr. Analisis data yang digunakan yaitu berupa teknik analisis paired sample t-test dan uji varians satu jalur (ANOVA). Berdasarkan uji hipotesis diperoleh hasil sebagai berikut. (1) Hasil uji-t latihan skipping diperoleh nilai statistik thitung sebesar (4,295) dan nilai signifikasi 0,002 (

    . Pengaruh Model Pembelajaran Pliometrik Menggunakan Alat X Jump terhadap Hasil Belajar Keterampilan Long Pass Sepakbola pada Sekolah Sepakbola Tunas Inti Usia 10-12 Tahun Kabupaten Blitar

    No full text
    Sepak bola adalah salah satu olahraga permainan yang sering dimainkan di berbagai penjuru dunia. Keterampilan menendang bola merupakan keterampilan yang penting bagi sebuah tim untuk mempe­roleh sebuah kemenangan. Se­tiap pemain dituntut untuk memiliki kemampuan me­nendang bola dengan baik dan akurat hasilnya serta jauh jangkauan jaraknya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi pembelajaran pliometrik terhadap prestasi long pass sepakbola di  Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar.Rancangan penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimen. Sampel penelitian ini adalah 24 siswa di  Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar. Sampel penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen kombinasi pembelajaran pliometrik berjumlah 12 siswa dan kelompok komando berjumlah 12 siswa. Analisis data dari penelitian ini yaitu berupa teknik analisis varians satu jalur.Dari hasil analisis data, diperoleh tiga kesimpulan hasil penelitian. Pertama, kombinasi pembelajaran pliometrik memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi long pass siswa Sekolah Sepak bola Tunas Inti Kabupaten Blitar (F hitung = 5,42 > F tabel 4,30). Kedua, pembelajaran komando tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi long pass siswa Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar (F hitung = 0,232 F tabel 4,30). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bentuk kombinasi pembelajaran pliometrik  ini dapat digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan prestasi long pass di Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar. Saran yang dapat diberikan kepada pelatih Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar, hendaknya menggunakan kombinasi pembelajaran pliometrik  sebagai bentuk pembelajaran untuk meningkatkan prestasi keterampilan long pass sepak bol

    PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN PUKULAN LOB DAN FOREHAND SMASH UNTUK SISWA EKSTRAKURIKULER BULUTANGKIS SMA NEGERI 1 PURWOSARI KABUPATEN PASURUAN

    No full text
    ABSTRAK Putranto, Wahyu Septyan. 2017. Pengembangan Model Latihan Pukulan Lob dan Forehand Smash untuk Siswa Ekstrakurikuler Bulutangkis SMA Negeri 1 Purwosari Kabupaten Pasuruan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Oni Bagus Januarto, M. Kes, (II) Febrita Paulina  H, S.Pd., M.Pd   Kata Kunci: bulutangkis, model latihan, lob, forehand smash.   Bulutangkis merupakan olahraga permainan yang dapat dilakukan di dalam gedung atau di area terbuka yang dibatasi garis-garis dalam ukuran panjang dan lebar tertentu. Permainan bulutangkis dapat dimainkan dengan teknik pukulan yang bervariasi, mulai dari yang relatif  lambat hingga yang sangat cepat. Teknik dasar pukulan bulutangkis merupakan hal yang wajib dikuasai dalam permainan bulutangis. Berdasarkan hasil observasi awal diketahui bahwa siswa ekstrakurikuler bulutangkis SMA Negeri 1 Purwosari Kabupaten Pasuruan belum sepenuhnya menguasai teknik dasar pukulan bulutangkis. Hal ini diperkuat dengan hasil analisis kebutuhan diketahui dari 38 siswa ekstrakurikuler bahwa: 24 siswa (63,16%) sangat perlu belajar teknik pukulan lob dan 14 siswa (36,84%) menjawab perlu, 20 siswa (52,63%) sangat perlu belajar teknik pukulan smash dan 18 siswa (47,37%) menjawab perlu, jawaban siswa mengenai teknik dasar yang sering digunakan adalah 13 siswa (34,21%) menjawab pukulan lob dan 9 siswa (23,68%) pukulan smash, dan 32 siswa (84,21%) menyatakan bahwa produk ini dikemas berupa media audio visual (VCD). Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah mengembangkan sebuah produk berupa model latihan bulutangkis untuk siswa ekstrakurikuler bulutangkis SMA Negeri 1 Purwosari Kabupaten Pasuruan. Model latihan  pukulan lob dan forehand smash ini dikemas dalam bentuk video, tujuannya agar memudahkan siswa dalam mengkoordinasi gerakan pada saat memukul shuttlecock. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan yang mengacu pada teori (Research and Development) Borg dan Gall dari yang semula 10 langkah yang dikemukakan oleh Borg dan Gall (1983:775), namun peneliti sederhanakan menjadi 7 langkah karena keterbatasan waktu, tenaga, serta biaya. Pada desain uji coba  mengalami beberapa tahap yaitu tahap evaluasi ahli dengan melibatkan 1 ahli bulutangkis, 1 ahli kepelatihan bulutangkis,1 ahli media dengan uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Untuk pengumpulan data, peneliti menggunakan instrumen berupa angket. Hasil evaluasi ahli diperoleh ahli bulutangkis  93,62% (Sangat Valid), ahli kepelatihan bulutangkis adalah 82,1% (Cukup Valid), ahli media adalah 76,42% (Cukup Valid), sehingga siap untuk diujicobakan. Untuk uji coba kelompok kecil sendiri diperoleh persentase sebesar 87,67% (Sangat Valid) dan untuk uji coba kelompok besar diperoleh  persentase sebesar 86,24% (Sangat Valid).  Dari hasil tersebut diharapkan pengembangan model latihan pukulan lob dan forehand smash ini bisa dipergunakan sebagai variasi dalam latihan teknik dasar bulutangkis, sehingga siswa dapat meningkatkan kualitas permainan bulutangkis

    Pengembangan Buku Ajar Pertolongan Pertama dalam Bentuk E-Book Di SMP Negeri 3 Batu

    No full text
     ABSTRAK   Pertolongan pertama adalah pemberian pertolongan segera kepada penderita sakit, cidera atau kecelakaan yang memerlukan penanganan medis dasar. Kegiatan pertolongan pertama ada dalam kurikulum Badan Standarisasi Nasional Pendidikan (BSNP) yaitu siswa dapat mempraktikkan secara sederhana kegiatan pertolongan pertama. Materi pertolongan pertama telah disampaikan dalam kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan di kelas VII semester 1 SMP Negeri 3 Batu, namun dalam penyampaiannya belum menggunakan media apapun. Metode penyampaiannya masih menggunakan metode ceramah tanpa menggunakan media apapun. Guru dalam hal ini berperan sebagai satu-satunya sumber belajar, namun harus dapat mengembangkan media pembelajaran yang menarik agar tercipta suasana pembelajaran aktif, efektif dan menyenangkan. Metode penelitian ini menggunakan metode pengembangan kemudian untuk rancangan penelitian peneliti mengacu pada model pengembangan (research and development) Borg and Gall. Dari sepuluh langkah yang ada beberapa dimodifikasi oleh peneliti sesuai kebutuhan. Langkah-langkah yang diambil (1) Analisis kebutuhan dan observasi lapangan, (2) Pembuatan produk awal, (3) Evaluasi ahli, (4) Uji coba kelompok kecil dengan menggunakan 12 subjek, (5) Revisi produk awal, (6) Uji coba kelompok besar dengan menggunakan 30 subjek, (7) Revisi produk akhir dan hasil akhir pengembangan dengan total keseluruhan sampel yang digunakan oleh peneliti dari uji kelompok kecil dan uji kelompok besar yaitu 42 siswa dari kelas  tujuh. Dari penelitian dan pengembangan serta prosedur yang dilakukan di atas, dihasilkan produk yaitu pengembangan buku ajar pertolongan pertama dalam bentuk E-Book di SMP Negeri 3 Batu: (1) Pengertian pertolongan pertama,  (2) Tujuan pertolongan pertama, (3) Macam-macam teknik pertolongan pertama, (4) Pengertian pendarahan luar dan teknik menghentikan pendarahan luar, (5) Pengertian luka dan teknik pembalutan pada luka, (6) Pengertian heat exhaustion, heat stroke, heat cramps, dan teknik penanganan yang benar, (7) Pengertian keracunan dan teknik pertolongan pertama pada keracunan. Berdasarkan hasil analisis data uji coba kelompok kecil terhadap 12 orang siswa dan uji coba kelompok besar terhadap 30 orang siswa SMP Negeri 3 Batu, dapat diperoleh persentase 87,15% mahasiswa uji kelompok kecil dan 90,63% siswa pada uji kelompok besar menyatakan bahwa E-Book pertolongan pertama sangat jelas dan sangat membantu dalam belajar. Kata Kunci: Pengembangan, Buku Ajar, Pertolongan Pertama, Bentuk E-Book di SMP Negeri 3 Batu

    0

    full texts

    1,757

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇