SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
    1757 research outputs found

    PENGARUH PENDEKATANSMALL SIDEDGAMESDAN PENDEKATAN TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDINGTERHADAP HASIL BELAJAR PASSINGFUTSAL PADA EKSTRAKURIKULER FUTSAL DI MAN KOTA KEDIRI

    No full text
    ABSTRAK Maulana, Ahmad Nafik. 2017. Pengaruh Pendekatan Small Sided Games dan Pendekatan Teaching Games for Understanding terhadap Hasil Belajar Passing Futsal pada Ekstrakurikuler Futsal di MAN Kota Kediri.Skripsi, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan,Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hariyoko, M.Pd., (II) Fahrial Amiq, S.Or., M.Pd. Kata Kunci:pembelajaran passing, hasil belajar passing futsal, ekstrakurikuler futsal.Permainan futsal merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat populer dan digemari oleh kalangan pelajar seperti tingkat SMA/MAN. Salah satu keterampilan dasar futsal yang sering digunakan dalam permainan adalahpassing. Keterampilan passing futsal peserta ekstrakurikuler futsal MAN 3 Kota kediri masih rendah dan perlu ditingkatkan dengan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan small sided gamesdan pendekatan teaching games for understanding terhadap hasil belajar passing futsal pada ekstrakurikuler futsal MAN Kota Kediri.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen matching pretest-posttest comparison group design. Subjek yang digunakan adalah peserta ekstrakurikuler MAN 3 Kota Kediri dan MAN 2 Kota Kediri yang berjumlah sebanyak 30 peserta. Kelompok perlakuan pendekatan small sided games berjumlah 15 peserta dan kelompok pendekatan teaching games for understanding berjumlah 15 peserta. Analisis data dari penelitian ini menggunakan teknik analisis varians satu jalur.Berdasarkan hasil analisis data menggunakan anava satu jalur dapat disimpulkan bahwa: (1) ada perbedaan pengaruh yang signifikan rata-rata skorketepatan passing futsal tes awal dan skor tes akhirkelompok perlakuan small sided games pada ekstrakurikuler futsal di MAN (Fhitung57,42 >  Ftabel 4,20), (2) ada perbedaanpengaruh yang signifikan rata-rata skor ketepatan passing futsal tes awal dan skor tes akhir kelompokperlakuan pendekatan teaching games for understanding pada ekstrakurikuler futsal di MAN (Fhitung 20,12 >Ftabel 4,20), (3) tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan rata-rata skor ketepatan passing futsal antara kelompok perlakuan pendekatan Small Sided Games dan kelompok perlakuan pendekatan Teaching Games for Understanding peserta ekstrakurikuler futsal di MAN (Fhitung0,61 < Ftabel4,20).Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran pendekatansmall sided games dan teaching games for understandingmemberikan pengaruh terhadap hasil belajarpassing futsal pada ekstrakurikuler futsal di MAN. Pembina dapat menggunakan pendekatan small sided gamesdan teaching games for understandingdalam pembelajaran di ekstrakurikuler futsal karena pendekatan ini dapat meningkatkan teknik dasar dan suasana pembelajaran menyenangkan serta tidak membuat peserta tertekan

    PENGARUH LATIHAN PASSING DALAM BENTUK PERMAINAN TERHADAP PENINGKATAN PASSING SEPAKBOLA DI SSB KEJORA KOTA MALANG

    No full text
    ABSTRAK &nbsp; Setiawan. Nur Dimas. 2016.Pengaruh Latihan Passing dalam bentuk Permainan terhadap Peningkatan Passing Sepakbola di SSB Kejora Kota Malang.Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing(I) Dr.Eko Hariyanto,M.Pd. (II) Drs. Agus Tomi, M.Pd. &nbsp; Kata kunci: Latihan passing permainan , gaya latihan komando , sepakbola Sepakbola sejatinya adalah permainan tim walaupun pemain yang memiliki keterampilan tinggi bisa mendominasi pada kondisi tertentu. Seorang pemain sepakbola harus saling bergantung pada setiap anggota tim untuk menciptakan permainan cantik dan membuat keputusan yang tepat. Teknik dasar yang sering digukan dalam sepakbola adalah passing memiliki passing yang akurat adalah harga mati bagi seorang pemain sepakbola. Mengingat passing begitu sering dilakukan dalam sebuah pertandingan. Pada usia anak-anak teknik dasar harus selalu dilatihkan supaya dapat menumbuhkan naluri terhadap gerakan bola, dan semua ini hanya dapat dikuasai dengan melakukannya berulang-ulang. Permainan merupakan sebuah metode yang baik digunakan untuk belajar, melalui permainan tercipta suatu suasana santai dan menyenangkan, sehingga anak dapat belajar dengan lebih baik dan sungguh-sungguh, peran pelatih juga berpengaruh dengan mengunakan gaya latihan komando yang membantu siswa berperan aktif mengikuti arahan dari pelatih Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan passing dalam bentuk permainan dan gaya latihan komando terhadap peningkatan passing sepakbola di SSB Kejora Kota Malang. Rancangan penelitian yang dipakai adalah two group pretest-posttest design. Metode penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimen. Sampel penelitian sebanyak 20 Siswa SSB Kejora Kota Malang. Kemudian sampel dibagi dalam dua kelompok dengan cara ordinal pairing matching. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian adalah Tes Passing kontrol sepakbola. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis varians satu jalur. Dari hasil analisis data, diperoleh hasil penelitian. Latihan passing dalam bentuk permainan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan Passing di SSB Kejora Kota Malang (Fhitung = 15,78 &gt;&nbsp; Ftabel 0,05 = 4,38). Kedua,&nbsp; gaya latihan komando memberikan pengaruh terhadap peningkatan keterampilan passing&nbsp; (Fhitung = 8,965 &gt;&nbsp; Ftabel 0,05 = 4,38). Ketiga, tidak ada perbedaan pengaruh peningkatan yang signifikan antara latihan passing bentuk permainan dengan gaya latihan komando terhadap peningkatan keterampilan passing (Fhitung = 1,444 ˂ Ftabel 0,05 =&nbsp; 4,38). Saran yang dapat diberikan kepada SSB Kejora Kota Malang adalah sebaiknya menggunakan latihan passing dalam bentuk permainan karena dalam latihan tersebut memperoleh hasil yang lebih besar dari pada menggunakan metode komando yang lebih sedikit taraf signifikannya daripada latihan passing dalam bentuk permainan. &nbsp; ABSTRACT &nbsp; Setiawan.Nur Dimas. Exercise 2016. Influence of passing practice inside the game and commando style training of football passing kejora football academy/school of malang. Essay. Department of Physical Education and Health Faculty of Sport Sciences. Malang State University. Advisors: (I) Dr.Eko Hariyanto, M.Pd. (II) Drs. Agus Tomi, M.Pd. &nbsp; Keywords: Exercise passing game, style commando training, soccer True football is a team game. Even though players who have high skills to dominate in certain circumstances, a soccer player must be interdependent on each member of the team to create the beautiful game and make the right decision. The basic technique is often digukan in football is passing have accurate passing is a fixed price for a football player. Given passing so often do in a match. At the age of children the basic techniques should always be trained in order to foster the instinct to move the ball, and all this can only be mastered by doing it over and over again. The game is a good method used to learn, through the game to create a relaxed and pleasant atmosphere, so that children can learn better and earnest, the role of the coach is also influenced by using force commando training that helps students participate actively follow the direction of coach&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; The purpose of this study was to determine the effect of passing drills in the form of games and teaching style command to the improvement of passing football in the Morning SSB Malang. The study design used is a two-group pretest-posttest design. The research method is experimental research. The research sample as many as 20 students SSB Morning Malang. Then the samples are divided in two groups by way of matching ordinal pairing. The instrument used for data collection in the study is the control Passing Test football. Data analysis techniques used in this research is the analysis of variance of the lane. From the analysis of the data, obtained by the research results. Exercise passing game in the form of a significant influence on the increase in School football&nbsp; Passing Malang city (Fhitung = 15.78&gt; F table 0,05 = 4.38). Secondly, commando style training section gives effect to the passing skills improvement (F test = 8.965&gt; Ftabel 0.05 = 4.38). Thirdly, there is no difference between the effect of a significant increase passing exercise with an exercise game form part of commando style training (F count = 1,444 ˂ Ftabel 0.05 = 4.38). commando style training in the form of exercises passing game because of the exercise obtain greater results than using fewer parts than the level of significance of passing drills in the form of a game

    Meningkatkan Keaktifan Pembelajaran Gerak DasarLari dan Lompat Melalui Modifikasi Permainan Menggunakan Metode TGT (Team Game Tournament) Bagi Siswa Kelas IV SDN Pelem Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung

    No full text
    Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di sekolah dasar seharusnya berlangsung menarik. Siswa tampak antusias, senang, dan bersemangat. Hal tersebut bisa berlangsung karena guru menguasai materi, menerapkan metode, dapat memerdayakan media, dan dapat membuat siswa di Sekolah Dasar dengan pembelajaran optimal. Termasuk di sekolah SDN 1 Pelem Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung metode yang digunakan belum bervariasi, hal tersebut dapat dibuktikan di dalam pembelajaran gerak dasar atletik lari dan lompat tergolong rendah karena dari aspek indikator yang mempunyai 4 deskriptor yang diamati, seperti: a) melakukan tugas gerak sungguh-sungguh 40%, b) aktif merespon instruksi guru 30%, c) giat dalam menguasai gerakan 40%, d) tanpa disuruh aktif 35%.Penelitian ini betujuan untuk meningkatkan keaktifan dalam pembelajaran gerak dasar atletik menggunakan metode TGT, agar tujuan pembelajaran dapat tercapai maksimal. Metode TGT yang dikemas dalam memodifikasi permainan yang digunakan yaitu 1) mencuri ekor, 2) benderaku benderamu, 3) evolusi, 4) rambu lalu lintas, 5) lompat balok, 6) lompat hantu.Rancangan dalam penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan siswa dalam pembelajaran gerak dasar atletik kelas IV SDN 1 Pelem Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung dengan melalui metode TGT menggunakan modifikasi permainan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan siswa mengalami peningkatan pada pembelajaran gerak dasar atletik selama siklus I dan siklus II. Dari deskriptor a) melakukan gerak sungguh-sungguh 35% pada siklus I meningkat menjadi82.5% siklus II, b) aktif merespon instruksi 32.5% pada siklus I meningkat menjadi 80% siklus II, c) giat dalam bergerak 30% pada siklus I meningkat menjadi 82.5% siklus II, d) aktif tanpa disuruh30% meningkat menjadi 82.5% siklus II. Berdasarkan hasil temuan pada penelitian dapat disimpulkan bahwa metode TGT menggunakan mofifikasi bermain yang diberikan oleh guru dalam penelitian meningkatkan keaktifan pembelajaran gerak dasar atletik lari dan lompat pada siswa kelas IV SDN 1 Pelem Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung. Sedangkan saran berdasarkan penelitian ini: a) pemahaman guru akan keaktifan siswa perlu ditingkatkan bertujuan agar kualitas pembelajaran semakin baik, b) guru diharapkan lebih kreatif dan variatif dalam penyampaian materi pembelajaran

    PENGEMBANGAN MEDIA PERATURAN PERMAINAN BULUTANGKIS DALAM BENTUK ELEKTRONIK BOOK (E-BOOK) UNTUK ATLET BULUTANGKIS PB GANESHA KOTA BATU

    No full text
    ABSTRAK Dewantara, Gunawan. 2017. Pengembangan Media Peraturan Permainan Bulutangkis dalam Bentuk E-Book  (Elektronik Book) untuk Atlet Bulutangkis PB Ganesha Kota Batu. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes., (2) Drs. Agus Tomi, M.Pd. Kata kunci: pengembangan, E-book, Bulutangkis Berdasarkan observasi awal dan wawancara yang dilakukan peneliti dengan pelatih dan atlet bulutangkis PB Ganesha Kota Batu pada tanggal 22 Desember 2016, bahwa atlet mengalami kesulitan dalam memahami peraturan permainan bulutangkis yang disampaikan oleh pelatih karena pelatih tidak menggunakan media dalam penyampaiannya. Selain itu, pelatih mengatakan bahwa dalam menyampaikan materi peraturan permainan bulutangkis juga membutuhkan media agar atlet lebih mudah memahami dan mempelajari kembali peraturan permainan bulutangkis. Namun di PB Ganesha belum ada media untuk materi peraturan permainan bulutangkis.                                                              Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jalan keluar dari permasalahan yang ada yaitu dengan mengembangkan buku peraturan permainan bulutangkis dalam bentuk E-book untuk atlet bulutangkis PB Ganesha Kota Batu. Diharapkan, pengembangan ini dapat membantu atlet lebih mudah memahami materi peraturan permainan bulutangkis. Diharapkan dengan adanya E-book peraturan permainan bulutangkis ini pelatih juga dimudahkan dalam menyampaikan materi peraturan permainan bulutangkis.                                                                            Penelitian yang dilakukan di PB Ganesha Kota Batu ini termasuk penelitian dan pengembangan. Dalam penelitian pengembangan ini teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan persentase. Teknik ini digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari hasil penyebaran angket.                                                                                                                                    Dari validasi ahli materi permainan bulutangkis diperoleh hasil 84,37%, sangat valid dan dapat digunakan, dari ahli peraturan permainan bulutangkis diperoleh hasil 68,05%, valid dan dapat digunakan dengan revisi kecil, dari ahli media diperoleh hasil 100%, sangat valid dan dapat digunakan. Dari uji coba kelompok kecil diperoleh hasil 86,87%, sangat valid dan dapat diuji cobakan, serta dari uji coba lapangan (kelompok besar) diperoleh hasil 83,54%, sangat valid dan dapat digunakan.                                                                                          Revisi terhadap produk yang dikembangkan berdasarkan dari saran para ahli adalah sebagai berikut: (1) pembenahan pada cover, (2) penambahan kata pengantar, (3) penambahan gambar pada materi tertentu, (4) penambahan daftar rujukan

    Pengembangan variasi Latihan P enyerang an dan Pertahanan futsal untuk siswa ekstrakurikuler dikemas me lalui Buku Saku di SMPN 2 Tulungagung

    No full text
    ABSTRAK   Nugraha, Andrea Nova Budi. 2016. Pengembangan variasi Latihan Penyerangandan Pertahanan futsal untuk siswa ekstrakurikuler dikemas melalui BukuSaku di SMPN 2 Tulungagung. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani danKesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (I) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd, M.Pd, (II) Dra. Sri Purnami,M.Pd.   Kata Kunci: penelitian dan pengembangan, variasi latihan, variasi penyerangan dan pertahanan futsal, buku saku Variasi latihan adalah bentuk perubahan latihan yang bertujuan untukmengurangi kejenuhan dan kebosanan. Kenyataan di lapangan dalam proseskegiatan pelatihan ekstrakurikuler futsal di SMPN 2 Tulungagung diantaranya: (1)variasi latihan penyerangan dan pertahanan futsal yang diberikan pelatih sudah baiknamun kurang bervariasi, (2) pada saat latihan penyerangan dan pertahanan futsal,masih ada beberapa siswa ekstrakurikuler yang belum mengerti variasipenyerangan dan pertahanan futsal, (3) sarana yang digunakan siswaekstrakurikuler futsal hanya 1 yaitu pelatih, (4) media untuk pelatihan yang terdapatdi ekstrakurikuler futsal belum ada baik media cetak maupun audio-visual. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan variasi latihan penyerangandan pertahanan dalam kegiatan ekstrakurikuler futsal di SMPN 2 Tulungagungyang dapat memberikan variasi dalam permainannya, sehingga akan ada banyakcara untuk mematikan pertahanan dan pergerakan lawan. Diharapkan hasilpengembangan latihan tersebut bisa digunakan secara maksimal saat pertandingankhususnya bagi siswa ekstrakurikuler futsal di SMPN 2 Tulungagung. Metode penelitian dan pengembangan ini menggunakan model dari Borgand Gall. Karena disesuaikan dengan keterbatasan waktu, tenaga, biaya sertadengan karakteristik produk yang dikembangkan metode penelitian dimodifikasisebagai berikut: (1) melakukan penelitian dan pengumpulan data awal termasukkajian pustaka dan analisis kebutuhan, (2) Mengembangkan produk awal, (3)evaluasi 2 ahli yaitu 1 ahli media, 1 ahli pelatih futsal, (4) uji coba kelompok kecil,(5) revisi produk berdasarkan hasil dari evaluasi ahli dan hasil uji kelompok kecil,(6) uji coba kelompok besar, (7) revisi produk akhir berdasarkan hasil kelebihandan kekurangan dari produk sesuai saran dari hasil uji kelompok besar, (8) hasilakhir produk ini adalah buku saku variasi penyerangan dan pertahanan futsal untuksiswa smp. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil uji coba kelompok kecil, didapatpersentase 92,1% dengan kriteria sangat baik, pada uji coba kelompok besardiperoleh persentase 91,1% dengan kriteria sangat baik, maka produk panduanvariasi latihan penyerangan dan pertahanan futsal untuk siswa SMP dapatdigunakan. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan ini, disarankan agardilakukan uji coba secara berulang-ulang pada subyek yang lebih besar dandiharapkan dapat disosialisasikan kepada pihak-pihak terkait dengan cabangolahraga futsal, peneliti sendiri dan penelitian lain untuk dikembangkan kearahlebih lanjut

    PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN KELINCAHAN MENGGUNAKAN MEDIA LADDER UNTUK ATLET BULUTANGKIS DI PB. BAT MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Setiyawan Bima Wahyu. 2016. Pengembangan Model Latihan Kelincahan Menggunakan Media Ladder Untuk Atlet Bulutangkis di PB.BAT Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Sri Purnami, S.Pd, M.Pd.  (II) Febrita Paulina Heynoek, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: pengembangan, latihan, kelincahan, ladder, bulutangkis. Bulutangkis adalah olahraga permainan yang melibatkan seluruh bagian anggota tubuh. Kelincahan merupakan salah satu komponen fisik yang sangat penting dalam permainan bulutangkis. Di  PB. BAT Malang sendiri belum ada latihan kelincahan yang bervariasi, sehingga atlet mengalami kejenuhan. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan di PB. BAT Malang, sebanyak sebanyak 17 atlet (85%) menyatakan perlu latihan kelincahan, sebanyak 18 atlet (90%) menyatakan latihan kelincahan yang bervariasi dapat membantu mengurangi kejenuhan, sebanyak 20 atlet (100%)  menyatakan setuju jika peneliti mengembangkan model latihan kelincahan menggunakan media ladder. Dapat disimpulkan bahwa latihan kelincahan yang diberikan PB.BAT Malang kurang bervariasi sehingga atlet mengalami kejenuhan dalam latihan kelincahan. Tujuan dari penelitian ini adalah adalah mengembangkan model latihan kelincahan menggunakan media ladder  untuk atlet bulutangkis usia 9-14 tahun di PB.BAT Malang agar latihan kelincahan lebih bervariasi yang nantinya diharapkan dapat mngurangi kejenuhan serta menambah minat dan motivasi atlet dalam melaksanakan latihan  kelincahan. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan merujuk pada model pengembangan dari Borg dan Gall (1983:775) namun peneliti menyederhanakan model tersebut menjadi 7 langkah sesuai dari Ardhana (2002:9), langkah-langkah tersebut adalah: (1) melakukan Analisis produk yang akan dikembangkan (2) mengembangkan produk awal (3) validasi ahli (4) uji coba kelompok kecil (5) revisi produk (6) uji coba kelompok besar (7) revisi produk berdasarkan uji coba lapangan. Subjek pada penelitian ini berjumlah 20 atlet usia pemula, Instrumen yang digunakan adalah berupa angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari hasil uji coba kelompok kecil adalah 90,3% hasilnya sangat baik, sedangkan hasil uji coba kelompok besar adalah 87% hasilnya sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model latihan kelincahan menggunakan media ladder dapat digunakan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model latihan kelincahan menggunakan ladder disusun sedemikin rupa untuk menarik minat dan motivasi atlet dalam melakukan latihan kelincahan serta dapat dijadikan sebagai alternatif variasi latihan kelincahan untuk PB.BAT Malang, model latihan kelincahan menggunakan media ladder dikemas dalam produk buku saku yang berisikan penjelasan, gambar-gambar, serta keterangan sehingga lebih menarik dan memudahkan dalam mempelajarinya

    Peningkatan Keterampilan Smash Bolavoli Bagi Siswa Peserta Ekstrakurikuler Di SMAN 1 Kademangan Blitar Menggunakan Modifikasi Media Pembelajaran

    No full text
    ABSTRAK   Pradana, Yudha. 2016. “Peningkatan Keterampilan Smash Bolavoli Bagi Siswa Peserta Ekstrakurikuler Di SMAN 1 Kademangan Blitar Menggunakan Modifikasi Media Pembelajaran”. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. M.E. Winarno, M.Pd, (II) Dra. Sri Purnami, M.Pd.   Kata Kunci: modifikasi media pembelajaran smash bolavoli. Permainan Bolavoli adalah suatu permainan yang dimainkan oleh dua tim dalam satu lapangan di mana setiap tim terdiri dari enam orang dan terpisah oleh net. Salah satu keterampilan teknik dasar yang sering digunakan pada saat penyerangan dalam permainan bolavoli adalah smash. Dalam permainan bolavoli smash merupakan bagian dalam bolavoli. Dari hasil observasi awal didapatkan persentase tingkat kesalahan pemain pada keterampilan servive sebesar 22,67%, keterampilan passing bawah sebesar 24%, keterampilan block sebesar 28,67%, dan keterampilan smash sebesar 73,33%. Data tersebut menunjukkan bahwa siswa masih melakukan banyak kesalahan. Oleh karena itu, diperlukan suatu alternatif pemecahan, salah satunya dengan menggunakan modifikasi media pembelajaran di dalam latihan keterampilan smash permainan bolavoli. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan smash permainan bolavoli dalam latihan pada siswa peserta ekstrakurikuler di SMAN 1 Kademangan Blitar menggunakan modifikasi media pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan menggunakan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan (observasi), dan (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah 15 siswa ekstrakurikuler SMAN 1 Kademangan Blitar. Hasil dari penelitian menunjukkan terjadi peningkatan keterampilan pemain dalam melakukan smash setelah dilakukan latihan dengan menggunakan modifikasi media pembelajaran. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, yaitu tiga minggu dengan delapan pertemuan di siklus 1, dan dua minggu dengan 4 pertemuan di siklus 2. Tingkat keberhasilan pemain pada siklus 1 pertemuan 1 sampai pertemuan 3 pada minggu pertama, Pertemuan 4 sampai pertemuan 6 pada minggu kedua, pertemuan 7 sampai pertemuan 1 siklus 2 pada minggu ketiga yaitu dari awalan di minggu pertama78,67%, 73,33% di minggu kedua, dan 77,33 di minggu ketiga. Tolakan di minggu pertama 74,67%, 73,33 di minggu kedua, dan 76% di minggu ketiga. Meloncat di minggu pertama 58,67%, 72% di minggu kedua, dan 74,67% di minggu ketiga. Perkenaan bola di minggu pertama 64%, 73,33% di minggu kedua, dan 69,33% di minggu ketiga. Mendarat di minggu pertama 68%, 69,33% di minggu kedua, dan 74,67% minggu ketiga. Pada siklus 2 jumlah persentase gerakan yang benar yaitu mulai pertemuan 2 sampai pertemuan 4 mengalami peningkatan. Tingkat keberhasilan mulai dari awalan di minggu pertama 74,67%, tolakan 74,67%, meloncat 74,67%, perkenaan bola 74,67% dan mendarat 80% Kesimpulan adalah dengan penggunaan modifikasi media pembelajaran dalam latihan dapat meningkatkan keterampilan  smash siswa SMAN 1 Kademangan Blitar

    Kurniawan, Dendy Agus. 2017. “Pengaruh Latihan Plyometric Jump To Box Terhadap Peningkatan Tinggi Lompatan Pada Pemain Tim Putra Bolavoli PBV Ivom Pamekasan”.

    No full text
    ABSTRAK Kurniawan, Dendy Agus. 2017. “Pengaruh Latihan Plyometric Jump To Box Terhadap Peningkatan Tinggi Lompatan Pada Pemain Tim Putra Bolavoli PBV Ivom Pamekasan”. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang.  Pembimbing: (I) Drs. Agus Tomi, M.Pd (II) Gema Fitriady, S.Pd, M.Pd. Kata Kunci: Permainan Bolavoli, Plyometric, Jump To Box, Tinggi lompatan  Bolavoli adalah permainan yang dimainkan oleh dua regu yang saling berhadapan dan setiap regu terdiri dari enam pemain. Tinggi lompatan merupakan salah satu unsur kondisi fisik yang sangat penting dalam permainan olahraga bolavoli terutama pada saat melakukan gerakan smash. Untuk itu dibutuhkan suatu metode latihan yang tepat dan efektif untuk meningkatkan tinggi lompatan. Latihan plyometric jump to box sangat cocok untuk cabang olahraga yang membutuhkan kemampuan kecepatan dan kekuatan pada permainan bolavoli yang banyak melakukan gerakan lompatan seperti pada saat melakukan smash.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan plyometric jump to box dan latihan bermain terhadap tinggi lompatan pada tim putra bolavoli PBV Ivom Pamekasan.Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen murni dan menggunakan rancangan pretes, perlakuan dan posttest. Subjek penelitian ini adalah pemain tim putra bolavoli PBV Ivom Pamekasan yang berjumlah 24 orang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok  jump to box dan kelompok bermain. Proses pengambilan data pretest dan posttest dilakukan dengan tes vertical jump. Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan bantuan IBM SPSS versi 16.Berdasarkan hasil analisis data menggunakan One Way Anova didapatkan nilai pada kelompok jump to box p.value 0,0000,05 yang artinya tidak ada pengaruh (signifikan). Maka perbedaan pengaruh yang signifikan hanya terjadi pada kelompok latihan jump to box terhadap peningkatan tinggi lompatan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa latihan jump to box lebih efektif untuk meningkatkan tinggi lompatan. Kesimpulan dalam penelitan ini: 1) Terdapat pengaruh latihan plyometric jump to box terhadap tinggi lompatan. 2) Tidak terdapat pengaruh latihan bermain terhadap tinggi lompatan. 3) Terdapat perbedaan pengaruh antara latihan jump to box dan latihan bermain terhadap peningkatan tinggi lompatan. Saran dalam penelitian ini untuk pemain dan pelatih ialah latihan plyometric jump to box dapat terus dijadikan sebagai variasi latihan karena latihan ini berpengaruh terhadap tinggi lompatan dan untuk peneliti lain, penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan masukan maupun perbandingan dalam rangkan pengembangan ilmu dalam bidang olahraga serta dijadikan sebagai bahan masukan dalam penyusunan program latihan yang mampu meningkatkan fisik terutama pada tinggi lompatan dikalangan atlet atau olahragawan

    Pengaruh Latihan Plyometric Jump to Box terhadap Daya Ledak (Power) Otot Tungkai Peserta Ekstrakurikuler Bolabasket Putra SMA Negeri 1 Tumpang Malang

    No full text
    ABSTRAK Daya ledak otot tungkai dibutuhkan saat melakukan loncatan pada olahraga bolabasket, karena digunakan sebagai tumpuan dan menunjang dorongan untuk mengangkat seluruh badan ke atas melayang diudara. Kurangnya daya ledak otot tungkai dapat menyebabkan lemahnya loncatan yang dihasilkan. Memiliki kemampuan otot tungkai yang berbeda, perlu adanya program latihan yang berfokus pada daya ledak (power) otot tungkai untuk memaksimalkan lompatan salah satunya dengan latihan plyometric jump to box.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh latihan plyometric jump to box terhadap daya ledak (power) otot tungkai, (2) pengaruh latihan konvensional terhadap daya ledak (power) otot tungkai, (3) perbedaan pengaruh latihan plyometric jump to box dan latihan konvensional terhadap daya ledak (power) otot tungkai.Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental Design dengan menggunakan Pretest-Posttest Control Grup Design. Subjek penelitian adalah peserta ekstrakurikuler bolabasket putra SMA Negeri 1 Tumpang Malang yang berjumlah 20 peserta dibagi menjadi dua kelompok, yaitu: 10 peserta kelompok eksperimen dan 10 peserta kelompok kontrol. Proses pengambilan data pretest dan posttest dilakukan dengan tes vertical jump. Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS (Statistical Package for Social Science) seri 22.0.Dari hasil analisis data, diperoleh tiga simpulan yaitu: (1) berdasarkan uji t hasil analisis data diperoleh pada kelompok eksperimen Sig. 1,833 ttabel, (2) pada kelompok kontrol Sig. 1,833 ttabel, (3) berdasarkan uji Anova Sig. 4,38 Ftabel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) ada pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah latihan plyometric jump to box terhadap daya ledak (power) otot tungkai peserta ekstrakurikuler bolabasket putra SMA Negeri 1 Tumpang Malang, (2) ada pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah latihan konvensional terhadap daya ledak (power) otot tungkai peserta ekstrakurikuler bolabasket putra SMA Negeri 1 Tumpang Malang, (3) ada perbedaan pengaruh pemberian latihan plyometric jump to box dan latihan konvensional terhadap daya ledak (power) otot tungkai peserta ekstrakurikuler bolabasket putra SMA Negeri 1 Tumpang Malang

    . Perbedaan Pengaruh Model Pembelajaran Passing Bawah Berpasangan dan Individu terhadap Hasil Belajar Keterampilan Passing Bawah pada Kegiatan Ekstrakurikuler Bolavoli Malang

    No full text
    ABSTRAK Pendidikan jasmani  menjadi bagian penting dalam pendidikan dan diajarkan di sekolah-sekolah sebagai salah satu mata peljaran serta kegiatan ektrakurikuler. Kegiatan ekstrakurikuler yang berkaitan dengan pendidikan jasmani, salah satunya adalah ekstrakurikuler olahraga, termasuk bolavoli. Untuk bermain bolavoli, peserta ekstrakurikuler harus menguasai salah satu teknik dasar yaitu passing bawah. Teknik passing bawah dapat diajarkan dengan beragam model pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Passing Bawah terhadap hasil belajar keterampilan passing bawah bolavoli  Peserta Ekstrakurikuler di Malang.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian “Desain Prates-pascates kelompok statis”. Subjek penelitian yang digunakan adalah peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Lawang sebanyak 16 orang menggunakan perlakuan model passing bawah berpasangan, kemudian peserta ekstrakurikuler SMK Nasional Malang sebanyak 12 orang menggunakan perlakuan model passing bawah individu. Analisis data dari penelitian ini menggunakan teknik analisis varians satu jalur.Dari hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa: (1) perlakuan dengan model pembelajaran passing bawah berpasangan memberikan pengaruh terhadap hasil belajar keterampilan passing bawah bolavoli peserta ekstrakurikuler (Fhitung 4,728 > Ftabel 4,49), (2) perlakuan model pembelajaran passing bawah individu memberikan pengaruh terhadap hasil belajar keterampilan passing bawah bolavoli peserta ekstrakurikuler (Fhitung 5,135 > Ftabel 4,75), (3) ada perbedaan pengaruh antara pembelajaran dengan perlakuan model pembelajaran passing bawah berpasangan dan perlakuan model pembelajaran passing bawah individu terhadap hasil belajar keterampilan passing bawah bolavoli peserta ekstrakurikuler bolavoli Malang (Fhitung 3,108 < Ftabel 4,2), tetapi berdasarkan rata-rata skor akhir pembelajaran dengan perlakuan model pembelajaran passing bawah individu pengaruh yang lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan perlakuan model passing bawah individu memberikan pengaruh yang lebih baik dibanding model pembelajaran passing bawah berpasangan terhadap hasil belajar keterampilan passing bawah bolavoli. Saran yang dapat diberikan kepada pembina ekstrakurikuler bolavoli di Malang adalah menggunakan model pembelajaran passing bawah individu karena lebih efektif untuk meningkatkan keterampilan passing bawah peserta ekstrakurikuler bolavoli

    0

    full texts

    1,757

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇