SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
1757 research outputs found
Sort by
Evaluasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) Semester I di SMPN 6 Malang
ABSTRAK PJOK adalah bagian dari salah sau mata pelajaran yang menggunakan aktivitas jasmani atau fisik dalam pelaksanaan pembelajaran yang dirancang secara sistematik, kegiatan tersebut mampu meningkatkan kemampuan psikomotor, kognitif, dan afektif. Salah satu aspek penting dalam pembelajaran pendidikan jasmani sebelum dilaksanakannya pembelajaran, guru perlu untuk memperhatikan RPP agar pembelajaran dapat berjalan sebagaimana mestinya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kesesuaian RPP yang telah dibuat oleh guru PJOK di SMPN 6 Malang yang mengacu pada Permendikbud No. 22 tahun 2016.Penelitian ini merupakan jenis penelitian evaluasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan dokumentasi RPP, angket yang telah disesuaikan dan mengacu pada Permendikbud no 22 Tahun 2016 tentang perencanaan pembelajaran digunakan untuk mengetahui tingkat kesesuaian RPP dengan peraturan yang berlaku. Adapun subjek penelitian ini adalah para guru PJOK yang ada di SMPN 6 Malang yang berjumlah 3 orang yang telah merancang dan mengumpulkan 11 RPP. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah diskriptif kualitatif yang kemudian dikuantitatifkan dengan persentase. Permendikbud 2016 telah mencantumkan komponen yang harus ada dalam RPP diantaranya sebagai berikut: identitas mata pelajaran, perumusan indikator, perumusan tujuan pembelajaran, pemilihan materi ajar, metode pembelajaran, pemilihan alat, bahan dan sumber belajar, langkah-langkah pemebelajaran, dan penilaian.Hasil penelitian yang telah dilakukan pada komponen RPP dengan tingkat kesesuaian paling tinggi sampai paling rendah adalah identitas RPP, langkah-langkah kegiatan pembelajaran, pemilihan media, alat dan sumber belajar, perumusan tujuan pembelajaran, pemilihan materi ajar, perumusan indikator. Sehingga komponen RPP yang paling banyak tidak sesuainya adalah penjabaran metode pembelajaran, perumusan indikator, pemilihan materi pembelajaran, dan komponen dalam penilaian. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan persentase kesesuaian dari 11 RPP yang telah dibuat oleh guru PJOK SMPN 6 Malang mencapai 91,13%. Berdasar hasil analisis RPP yang telah dirancang oleh guru PJOK di SMPN 6 Malang, tingkat kesesuaian RPP sudah termasuk dalam kategori amat baik. Namun ada beberapa komponen RPP yang masih perlu diperhatikan lagi dalam merancang RPP oleh guru PJOK di SMPN 6 Malang. Diharapkan guru dapat lebih memperhatikan kembali komponen-komponen yang harus ada dalam merancang RPP yang sesuai dengan Permendikbud yang berlaku
. Pengembangan Buku Elektronik Tentang Teknik Dasar Tembakan Bebas Atau Free Throw Untuk Peserta Ekstrakurikuler Bolabasket Sma Negeri 2 Kota Kediri
ABSTRAK Maya Sabrina, Nadya. 2017. Pengembangan Buku Elektronik Tentang Teknik Dasar Tembakan Bebas Atau Free Throw Untuk Peserta Ekstrakurikuler Bolabasket Sma Negeri 2 Kota Kediri. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes, (II) Febrita Paulina Heynoek, S.Pd, M.Pd. Kata Kunci: bolabasket, tembakan, tembakan bebasPermainan bolabasket adalah permainan yang dimainkan oleh dua regu, yang masing-masing terdiri dari lima orang pemain, tiap regu berusaha memasukkan bola ke dalam keranjang lawan, mencegah lawan mencetak angka, bola dioper, digelindingkan, atau dipantulkan ke segala arah, sesuai dengan peraturan Menembak (Shooting) adalah usaha untuk memasukkan bola ke dalam keranjang. Kemahiran keterampilan memasukkan bola sangat penting bagi pemain bolabasket. Setiap pemain harus dilatih agar mempunyai kemampuan dan mahir dalam melakukan tembakan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku elektronik yang berisikan materi tentang teknik dasar tembakan bebas atau free throw bolabasket yang diharapkan mampu untuk membantu dalam proses pemahaman materi teknik dasar tembakan bebas atau free throw.Metode yang digunakan penelitian ini adalah pengembangan Borg and Gall yang dimodifikasi menjadi sederhana yaitu: (1) mengumpulkan informasi: (a) mengkaji bahan pustaka, (b) analisis kebutuhan; (2) mendesain produk; (3) validasi desain; (4) revisi I; (5) uji coba tahap I; (6) revisi II; (7) uji coba tahap II; (8) produk akhir. Jadi penelitian ini hanya sampai tahap pembuatan produk akhir tanpa uji kefektifan produk. Analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif yang diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner.Berdasarkan uji lapangan (kelompok besar dan kelompok kecil) diperoleh presentase rata-rata 84 %. Sehingga seluruh aspek dalam pengembangan media pembelajaran tembakan bebas atau free throw bolabasket menggunakan media berbasis android ini telah memenui kriteria kualitas produk menurut arikunto dan Jabar yang 81-100% yang bermakna sangat baik. Dengan adanya pengembangan model latihan variasi latihan tembakan bebas (free throw) bolabasket untuk peserta kegiatan ekstrakurikuler bolabasket di SMA Negeri 2 Kota Kediri, diharapkan dapat meningkatkan keterampilan bermain bolabasket khususnya pada teknik tembakan bebas (free throw) bolabasket bagi peserta kegiatan ekstrakurikuler bolabasket
Pengembangan Latihan Penjaga Gawang Menggunakan Multimedia Interaktif Pada Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola Di SMKN 1 Blitar
ABSTRAK lahraga merupakan suatu kegiatan jasmani yang dilakukan dengan maksud untuk memelihara kesehatan dan memperkuat otot–otot tubuh. Kegiatan ini dalam perkembangannya dapat dilakukan sebagai kegiatan yang menghibur, menyenangkan atau juga dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan prestasi. Sebagai contohnya yaitu olahraga sepakbola.Berdasarkan data analisis kebutuhan pada kegiatan ekstrakurikuler sepakbola di SMKN 1 Blitar, dari hasil pemberian angket kepada peserta ekstrakurikuler sepakbola menunjukkan bahwa 88,46% peserta jarang diberikan latihan penjaga gawang, 90,15% peserta membutuhkan model latihan penjaga gawang, 93,23% peserta tertarik dengan pengembangan multimedia interaktif model latihan penjaga gawang.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan/menghasilkan suatu produk multimedia interaktif digunakan untuk mengembangkan keterampilan bermain sepakbola khususnya tentang variasi latihan penjaga gawang pada ekstrakurikuler sepakbola di SMK Negeri 1 Blitar.Prosedur penelitian yang digunakan adalah merujuk padabukuLee & Owen, yaitu (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, (5) evaluasi. Teknik analisis data yangdigunakan adalah analisis kualitatif dan analisis kuantitatif berupa persentase. Produk yang dihasilkan berupa multimedia interaktif yang digunakan sebagai pembelajaran di ekstrakurikuler sepakbola. Multimedia interaktif ini dibuat menggunakan software Adobe Flash. Dalam multimedia interaktif ini berisikan materi tentang sejarah sepakbola, teknik dasar sepakbola, peraturan sepakbola, pengenalan fisik, teknik dan taktik untuk penjaga gawang, latihan penguasaan bola, latihan penempatan posisi, latihan kecepatan kaki, latihan mengasah reaksi.Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh dari hasil uji coba kelompok kecil dan kelompok besar.Ujicoba kelompok kecil diperoleh persentase 88,07% dan persentase tersebut termasuk dalam kriteria layak kemudian hasil analisis data dari ujicoba kelompok besar diperoleh persentase 88,17% dan persentase tersebut termasuk dalam kriteria layak.Dapat disimpulkan bahwa pengembangan multimedia interaktif ini layak digunakan dalam pembelajaran ekstrakurikuler sepakbola. Pengembangan multimedia interaktif model latihan penjaga gawang pada ekstrakurikuler sepakbola di SMKN 1 Blitar yang dikemas dalam bentuk DVD yang nantinya dapat berjalan di semua komputer dengan sajian gambar sekaligus penjelasan yang terperinci, sehingga membuat pengguna lebih tertarik dalam mempelajarinya dan cepat menguasai berbagai model latihan sepakbola.
Studi Komperatif Perkembangan Daya tahan Anak Usia 10 Tahun Berdasarkan Ketinggian Tempat Tinggal Di Wilayah Malang Raya
ABSTRAK Abstract: This study aimed to know whether there was a difference existed in the level of body endurance toward 10-year-old children who lived in lowland, moderate land and plateau in Malang Raya. It was survey study which used Harvard Step Up test to test the body endurance in the procedure of data collection. To know the difference of children’s body endurance in each land, descriptive qualitative method was used in this study. According to the analysis, the finding showed that there was a significant different in the level of body endurance in each land. Keywords: Body endurance of 10-year-old children who live in lowland, moderate land and plateauAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan tingkat daya tahan pada anak laki-laki usia 10 tahun yang tinggal di daerah dataran rendah, dataran sedang, dan dataran tinggi di wilayah Malang Raya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Survei. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes daya tahan dalam bentuk Harvard Step Up Test. Analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif untuk mengetahui perbedaan tingkat daya tahan anak di masing-masing dataran. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan peneliti, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan daya tahan di masing-masing dataran tersebut. Kata Kunci: Tingkat Daya tahan Jantung Anak Usia 10 Tahun Yang Tinggal di Dataran Rendah, Dataran Sedang, dan Dataran Tinggi
PENGARUH LATIHAN PUSH-UP TERHADAP KEMAMPUAN FREE THROW SHOOTING TIM PUTRI BOLABASKET SMA NEGERI 1 TUMPANG KAB. MALANG
ABSTRAK Berdasarakan analisis kebutuhan atlet yang menyatakan kurang baik dalam kemampuan free throw shooting tim putri bolabasket SMA Negeri 1 Tumpang Kab. Malang berjumlah 10 atau 50%. Sehingga bentuk latihan yang digunakan dalam penelitian ini berupa latihan push-up, sesuai dengan tujuan penelitian untuk meningkatkan kemampuan free throw shooting, maka perlunya dilakukan latihan untuk meningkatkan kemampuan free throw shooting. Peneliti melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Latihan Push-Up Terhadap Kemampuan Free Throw Shooting Tim Putri Bolabasket SMA Negeri 1 Tumpang”.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan push-up terhadap kemampuan free throw shooting tim putri SMA Negeri 1 Tumpang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, dengan jumlah sampel 20 atlet menggunakan tekinik sampel jenuh, pembagian kelompok menggunakan ordinal pairing matching dengan mengurutkan hasil tertinggi hingga terendah dan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 10 atlet kelompok latihan push-up dan 10 atlet kelompok latihan konvensional. Instrumen penelitian menggunakan teknik pengukuran tes kemampuan dan observasi. Data yang sudah terkumpul dianalisis menggunakan teknik uji ANOVA dengan taraf signifikan Fhitung>Ftabel α 0,05.Dari hasil data yang diperoleh, terdapat tiga kesimpulan yaitu: (1) hasil analisis data diperoleh pada kelompok latihan push-up yaitu thitung 10,8548>ttabel 1,833, (2) hasil analisis data pada kelompok latihan konvensional yaitu thitung 4,7169>ttabel 1,833, (3) sedangkan dari latihan push-up dan latihan konvensional terhadap perbedaan yang siginifikan terhadap kemampuan free throw shooting, hasil diperoleh dengan Fhitung 20,9985>F tabel 4,38. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) Adanyan pengaruh latihan push-up sebelum dan sesudah perlakuan terhadap hasil kemampuan free throw shooting pada kelompok latihan push-up, (2) Adanyan pengaruh latihan konvensional sebelum dan sesudah latihan terhadap hasil kemampuan free throw shooting pada kelompok latihan konvensiona,l (3) adanya perbedaan yang signifikan anatara latihan push-up dengan latihan konvensional terhadap kemampuan free throw shooting. Adapun saran yang diberikana oleh peneliti (1) pelatih dapat menggunakan bentuk latihan push-up bagi para atlet untuk meningkat kemampuan free throw shooting dan memperkuat otot lengan, (2) bagi tim putri selalu melatih kekuatan otot lengan menggunakan latihan push-up, (3) penelitian ini dapat disajikan sebagai bekal untuk mengkaji dan dijadikan rujukan lebih dalam serta dikembangkan dalam bentuk penelitian yang lain
Pengaruh Metode Drill dan Metode Bermain terhadap Hasil Belajar Passing Sepakbola pada Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola Usia 16-17 Tahun
ABSTRAK Syaifuddin, Moch Fajar. 2017. Pengaruh Metode Drill dan Metode Bermain terhadap Hasil Belajar Passing Sepakbola pada Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola Usia 16-17 Tahun. Skripsi, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hariyoko, M.Pd, (II) Usman Wahyudi, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: metode drill dan metode bermain, hasil belajar keterampilanpassing, ekstrakurikuler sepakbola usia 16-17 tahun.Metode pembelajaran merupakan suatu bentuk latihan dalam menyampaikan materi kepada peserta dengan tujuan memudahkan peserta dalam memahami penjelasan sehingga tercipta efektivitas penyampaian dengan baik. Metode pembelajaran yang dipilih guru atau pelatih sangat menentukan efektivitas penyampaian yang diberikan pada proses pembelajaran. Pemberian metode pembelajaran yang tepat dapat menghasilkan pembelajaran efektif dan kondusif.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Metode Drill dan Metode Bermain terhadap Hasil Belajar Passing Sepakbola Pada Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola Usia 16-17 Tahun.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen dengan matching pretest-posstest comparison group design. Subjek penelitian yang digunakan adalah peserta ekstrakurikuler sepakbola MAN Kota Batu dan SMKN 11 Malang sebanyak 28 orang, kemudian dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan metode drill berjumlah 14 orang dan kelompok perlakuan metode bermain berjumlah 14 orang. Analisis data dari penelitian ini menggunakan teknik analisis varians satu jalur.Dari hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa: (1) pembelajaran dengan perlakuan metode drill memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar keterampilan passing sepakbola peserta ekstrakurikuler sepakbola MAN Kota Batu (Fhitung 47,75 > Ftabel 4,20), (2) pembelajaran dengan perlakuan metode bermain memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar keterampilan passing sepakbola peserta ekstrakurikuler sepakbola SMKN 11 Malang (Fhitung 32,29 > Ftabel 4,20), (3) ada perbedaan yang tidak signifikan antara pembelajaran dengan perlakuan metode drill dan perlakuan metode bermain terhadap hasil belajar keterampilan passing sepakbola peserta ekstrakurikuler sepakbola MAN Kota Batu dan SMKN 11 Malang (Fhitung 0,22 < Ftabel 4,20), tetapi berdasarkan rata-rata skor akhir pembelajaran dengan perlakuan metode drill memberikan pengaruh yang lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran yang diawali dengan perlakuan metode drill memberikan pengaruh yang lebih baik dibanding pembelajaran yang diawali dengan perlakuan metode bermain terhadap hasil belajar keterampilan passing sepakbola peserta ekstrakurikuler sepakbola MAN Kota Batu dan SMKN 11 Malang. Saran yang dapat diberikan kepada pembina sekaligus pelatih ekstrakurikuler sepakbola MAN Kota Batu dan SMKN 11 Malang karena pembelajaran dengan perlakuan metode drill lebih menarik dan terstruktur dengan baik dalam proses pembelajaran
Pengembangan Variasi Latihan Jurus Tunggal Untuk Siswa Ekstrakurikuler Pencak Silat di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Turen
ABSTRAK Zaro, K.L.M. 2017. Pengembangan Variasi Latihan Jurus Tunggal Untuk Siswa Ekstrakurikuler Pencak Silat di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Turen. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (I) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd., (II) Dra. Sulistyorini, M.Pd. Kata Kunci: Pengembangan, Variasi Latihan, Jurus Tunggal, Pencak SilatBerdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti terhadap pelatih ekstrakurikuler pencak silat Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Turen, diperoleh data dari hasil analisis kebutuhan: (1) 100% siswa mendapatkan materi jurus tunggal, (2) 50% siswa tingkat keterampilan penguasaan teknik dasar pencak silat masih pemula, (3) 74% siswa tidak dapat menguasai seluruh materi yang diajarkan pelatih, (4) 100% siswa mengalami kesulitan selama latihan, (5) 100% siswa setuju apabila dikembangkan media untuk mempermudah penguasaan jurus tunggal.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sumber belajar bagi siswa untuk mempelajari gerakan jurus tunggal secara bertahap dengan mengedepankan teknik yang benar menggunakan multimedia yang berisi tentang latihan jurus tunggal.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan dari Borg dan Gall yang diadaptasi menjadi lebih sederhana yaitu: (1) Pengumpulan data, (2) rancangan produk awal, (3) pengembangan produk dan evaluasi ahli, (4) melakukan uji coba kelompok kecil, (5) merevisi produk, (6) melakukan uji coba kelompok besar, (7) produk akhir. Subjek penelitian ini adalah siswa ekstrakurikuler pencak silat di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Turen sebanyak 30 siswa. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif yang diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner dan data kualitatif diperoleh dari tinjauan para ahli. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data persentase.Berdasarkan hasil validasi oleh ahli media diperoleh tingkat validitas 83,75%, sedangkan 2 ahli pencak silat diperoleh tingkat validitas 84,78%. Berdasarkan hasil uji coba (kelompok kecil) pada 10 subjek diperoleh tingkat validitas 88,88% yang tergolong dalam kriteria kualitas produk sangat baik. Dari hasil uji lapangan pada 30 subjek diperoleh tingkat validitas sebesar 90,13% dengan kategori produk sangat baik dan dinyatakan bahwa multimedia variasi latihan jurus tunggal dapat digunakan sebagai media alternatif untuk berlatih jurus tunggal di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Turen. Produk yang dihasilkan dari penelitian ini dapat digunakan sebagai media untuk berlatih jurus tunggal di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Turen. Agar produk ini dapat digunakan dikalangan yang lebih luas maka perlu dilakukan evaluasi dan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektifitas produk yang dikembangkan. Karena produk yang dihasilkan saat ini hanya sebatas dan tersusun sebagai sebuah produk.
PENGARUH DRILL UNDERHAND CLEAR TERHADAP PENINGKATA KETERAMPILAN FOREHAND UNDERHAND CLEAR PEMAIN BULUTANGKIS PB SNAKE KOTA MALANG
ABSTRAK "> Underhand clear merupakan salah satu jenis pukulan yang sering dipakai dalam permainan bulutangkis. Karakteristiknya ialah panjang dan tinggi, berguna untuk pemain kembali ke posisi awal. Pengamatan awal di PB Snake Kota Malang untuk usia 7-12 tahun, diketahui bahwa pemain tidak dapat mengembalikan shuttlecock dengan sempurna setelah mereka melakukan pukulan forehand underhand clear. Hasil kuesioner sebesar 71,65% menyatakan pelatih jarang memberikan drill underhand clear, 88,34% stroke dan drill bebas sering dilakukan. 88,35% drill underhand clear mampu meningkatan keterampilan forehand underhand clear dan 91,65% drill underhand clear lebih membantu dari pada program latihan konvensional. 1 pelatih menyatakan bahwa program drill underhand clear mempunyai peningkatan yang sangat signifikan sedangkan 4 pelatih menyatakan bahwa pemberian drill underhand clear membantu secara signifikan. Beranjak dari latar belakang, peneliti ingin mengetahui terdapatkah pengaruh dari pemberian drill underhand clear dan latihan konvensional terhadap peningkatan keterampilan forehand underhand clear? Terdapatkah perbedaan pengaruh dari kedua perlakuan tersebut? Rancangan yang digunakan Quasi Experimental Design dengan jenis Nonequievalent Control Group Design. Populasi sebanyak 64, teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah purposive sampling dan menghasilkan 30 sampel. Pembagian kelompok sampel menggunakan ordinal pairing matching. Instrumen tes yang digunakan forehand underhand clear test. Berdasarkan pre-test dan post-test yang telah dilakukan diketahui bahwa ditolak dan hipotesis kerja yang menyatakan bahwa ada perbedaan keterampilan forehand underhand clear sebelum dan sesudah latihan pada kelompok treatment dan kelompok kontrol. Hal tersebut dilihat dari uji-t berpasangan dari kelompok treatment diperoleh 11,16 > 1,761 α 0,05 sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh 10,37 > 1,761 α 0,05. Adapun hasil tersebut menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan. Bersumber dari hasil yang ada peneliti menyimpulkan bahwa drill underhand clear dan latihan konvensional berpengaruh pada peningkatan keterampilan forehand underhand clear. Terdapat perbedaan pengaruh dimana drill underhand clear lebih baik dan peningkatan signifikan. Agar dapat menghasilkan forehand underhand clear yang baik maka perlu diberikan drilll terfokus yaitu drill underhand clea
Pengaruh Latihan Kelincahan dan Latihan Komando terhadap Peningkatan Keterampilan Dribbling Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola SMA Negeri 2 Kota Pasuruan
ABSTRAK Prananto, Rizal Suryo. 2017. Pengaruh Latihan Kelincahan dan Latihan Komando terhadap Peningkatan Keterampilan Dribbling Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola SMA Negeri 2 Kota Pasuruan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd, (II) Fahrial Amiq, S.Or, M.Pd. Kata Kunci:latihan kelincahan, latihan komando, sepakbola, keterampilan dribblingSepakbola adalah cabang olahraga yang dimainkan oleh 2 tim yang saling merebut bola di dalam lapangan dan berusaha untuk menciptakan gol sebanyak-banyaknya. Dalam permainan sepakbola, dribbling merupakan teknik dasar yang cukup penting perannya. Dribbling harus dikembangkan pada setiap pemain sepakbola untuk menunjang kemampuan saat bermain sepakbola.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan kelincahan dan latihan komando terhadap peningkatan keterampilan dribbling pada permainan sepakbola.Rancangan pada penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen matching pre-test post-test comparison group design dengan jumlah sampel penelitian 20 peserta ekstrakurikuler sepakbola SMA Negeri 2 Kota Pasuruan. Sampel dibagi dalam dua kelompok dengan menggunakan cara ordinal pairing matching. Kelompok eksperimen berjumlah 10 peserta dan kelompok komando berjumlah 10 peserta. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dribbling sepakbola. Analisis data dari penelitian ini menggunakan teknik analisis varian satu jalur.Dari hasil analisis data, diperoleh tiga kesimpulan: (1) kelompok latihan kelincahan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan dribbling peserta ekstrakurikuler sepakbola SMA Negeri 2 Kota Pasuruan dengan ( 4,815 > 0,05 = 4,41), (2) latihan komando tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan dribbling peserta ekstrakurikuler sepakbola SMA Negeri 2 Kota Pasuruan dengan ( 0,913 0,05 = 4,41). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa latihan kelincahan memberikan pengaruh yang signifikan daripada latihan komando terhadap peningkatan keterampilan dribbling peserta ekstrakurikuler sepakbola SMA Negeri 2 Kota Pasuruan. Saran yang dapat diberikan pada pelatih ekstrakurikuler sepakbola SMA Negeri 2 Kota Pasuruan hendaknya menggunakan latihan kelincahan, karena terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan dribbling peserta ekstrakurikuler sepakbola SMA Negeri 2 Kota Pasuruan
Evaluasi Pembelajaran PJOK Kelas 7 di SMP Negeri 7 Blitar
ABSTRAK Ulfiana, Irma Yulia. 2017. Evaluasi Pembelajaran PJOK Kelas 7 di SMP Negeri 7 Blitar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing I: Prof. Dr. M.E Winarno, M.Pd. Pembimbing II: Dona Sandy Y., S.Pd, M.Or. Kata Kunci: Evaluasi, Program Pembelajaran, PJOK, Analisis SWOTPerlunya usaha untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di sekolah dasar dan sekolah menengah yaitu dengan evaluasi sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran dengan maksimal. Visi dan misi sekolah yang merupakan dasar pelaksanaan pembelajaran. Berdasarkan observasi diketahui bahwa pembelajaran pendidikan jasmani yang dilakukan tidak kondusif karena dua kelas digabung menjadi satu yang mengakibatkan jumlah siswa terlalu banyak, tahap pembelajaran masih kurang terkonsep, tidak adanya apresiasi kepada siswa.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman program pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan kelas 7 di SMP Negeri 7 Blitar.Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluasi dengan menggunakan analisis data SWOT. Subyek penelitian ini adalah 1 wakil kepala sekolah bagian kurikulum, 1 guru PJOK kelas 7 dan 104 peserta didik kelas 7. Sumber data yang diperoleh adalah kesesuaian dokumen RPP, wawancara kepada wakil kepala sekolah bagian kurikulum dan guru PJOK, observasi partisipasi pasif pada pelaksanaan pembelajaran dan angket tertutup untuk peserta didik.Hasil evaluasi ini sebagai berikut: di SMP Negeri 7 Blitar diperoleh hasil variabel kekuatan yang telah dianalisis ecara evaluatif indikator visi dan misi, seleksi peserta didik baru, sarana dan prasarana pendukung pembelajaran PJOK dan SDM bidang PJOK kelas 7, akreditasi dan perencanaan pelaksanaan pembelajaran yang terdapat pada variabel kekuatan berada pada kriteria baik. Variabel kelemahan yang meliputi pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pada pembelajaran pendidikan jasmani kelas 7 di SMP Negeri 7 Blitar masuk dalam kriteria kurang baik. Variabel peluang, indikator pada variabel peluang meliputi prestasi sekolah bidang olahraga yang dapat menarik calon peserta didik baru di SMP Negeri 7 Blitar yang menjadikan variabel peluang masuk dalam kriteria baik. Variabel ancaman yang yang telah dianalisis secara evaluatif indikator yang dimiliki variabel ancaman adalah persaingan dengan sekolah lain, dimana SMP Negeri 7 Blitar masih memiliki pesaing dan belum maksimalnya sekolah untuk meningkatkan kemampuan peserta didiknya. Dari hasil evaluatif tersebut variabel ancaman masuk dalam kriteria kurang baik Berdasarakan hasil penelitian tersebut, diperoleh simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pelaksanaan program pembelajaran PJOK kelas 7 di SMP Negeri 7 Blitar yang telah dianalisis menggunakan analisis data SWOT adalah cukup baik, sehingga sekolah dapat melanjutkan program pembelajaran yang telah dilaksanakan dengan catatan bahwa adanya perbaikan pada pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, dan evaluasi yang dilaksanakan berdasarkan perencanaan pembelajaran yang telah disusun dengan memahami visi dan misi serta memanfaatkan sarana dan prasarana secara maksimal, sehingga pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi PJOK dapat berjalan dengan baik serta menyiapkan peserta didik sehingga dapat bersaing dengan sekolah lain