SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
1757 research outputs found
Sort by
bukusakupembelajaran, model senam lanta igerakan meroda, SMP Negeri 3 Trenggalek.
ABSTRAK Fakhruddin, Fajar Inzan. 2015. Pengembangan Buku Saku Pembelajaran Model Senam Lantai Gerakan Meroda Pada Siswa Di SMP Negeri 3 Trenggalek. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) I Nengah Sudjana, S. Pd M. Pd, (II) Fahrial Amiq, S. Or M. Pd. Kata Kunci: buku saku pembelajaran, model senam lantai gerakan meroda, SMP Negeri 3 Trenggalek. Ketersediaan bahan ajar yang belum sesuai dengan kebutuhan menyebabkan kurang maksimalnya pembelajaran penjaskes di SMP Negeri 3Trenggalek. Hasil persentase penyebaran angket kepada siswa menunjukkan 58% siswa merasa kurang memahami materi yang diberikan oleh guru, 71,6% siswa merasa kurang hafal jika diminta untuk mengulangi gerakan secara mandiri dan cukup sering menemui kesulitan mengenai materi gerak yang telah diajarkan oleh guru, 59% siswa merasa sangat perlu diciptakan sebuah produk buku saku penunjang belajar materi gerak senam lantai meroda. Selain itu, dari data pertanyaan essay, 63% merasa belajar akan lebih mudah jika ada sebuah penunjang belajar berupa gambar gerak meroda yang dikemas dalam bentuk buku saku. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah mengembangkan produk buku saku pembelajaran senam lantai, mendiskripsikan uji coba produk buku saku pembelajaran model senam lantai gerakan meroda untuk siswa kelas VII SMP Negeri 3 Trenggalek. Prosedur penelitian(Research and Development)dari Borg&Gall yang terdiri dari 10 langkah. Tetapi penelit imenggunakan 7 langkah yang diambil dari Ardhana (2009:9) tahapan-tahapan sebagai berikut (1) analisis kebutuhan, (2) produkawal, (3) tinjauan ahli, (4) uji coba kelompok kecil, (5) revisi produk awal, (6) uji coba kelompok besar, (7) revisi produk akhir. Subjek coba pada penelitian ini adalah 3 ahli pembelajaran, 3 ahli media, 8 siswa uji coba kelompok kecildan 30 siswa uji coba kelompok besar. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dan persentase. Data yang bersifat kualitatif dianalisis dan dipertimbangkan sebagai bahan revisi produk, sedangkan data kuantitatif dari uji kelayakan produk dianalisis dengan rumus dan persentase. Hasil penelitian dan pengembangan inidapat disimpulkan sebagai berikut, berdasarkan penilaian ahli pembelajaran menunjukkan buku saku pembelajaran layak digunakan sebagai bahan ajar siswa dengan persentase 86,8%, penilaian ahli media menunjukkan buku saku pembelajaran layak digunakan sebagai bahan ajar siswa dengan persentase 88,8%, berdasarkan uji coba kelompok kecil menunjukkan persentase 85,9%, sedangkan berdasarkan uji coba kelompok besar menunjukkan persentase 83,6%bahwa produk yang dihasilkan layak digunakan sebagai bahan ajar pada pembelajaran penjaskes di sekolah. Kajian yang telah direvisi oleh beberapa ahli berupa buku saku produk yang telah dihasilkan maka hasil pengembangan ini hanya ditujukan pada anak SMP Negeri 3 Trenggalek. Saran pemanfaatan produk ini dapat digunakan sebagai panduan atau referensi guru untuk mengajar
PENGEMBANGAN VARIASI LATIHAN FASTBREAK DENGAN MEDIA FLASH PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BOLABASKET SMP NEGERI 1 PONOROGO
ABSTRAK Mulya, Gentur Setya Diar. 2017. Pengembangan Variasi Latihan Fastbreak dengan Media Flash pada Kegiatan Ekstrakurikuler Bolabasket SMP Negeri 1 Ponorogo. Skripsi Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes, (2) Febrita Paulina Heynoek, S.Pd, M.Pd Kata kunci: pengembangan, variasi, latihan, fastbreak, flash Observasi awal yang dilakukan pada kegiatan ekstrakurikuler bolabasket di SMP Negeri 1 Ponorogo selama tiga minggu pada bulan Januari 2016 diperoleh hasil yaitu (1) pelatih hanya menggunakan metode ceramah (verbal), (2) peserta ekstrakurikuler sering merasa bosan, (3) variasi latihan fastbreak yang diberikan pelatih bersifat monoton, dan (4) pelatih tidak pernah menggunakan media lain kecuali papan kecil (mini board) dalam penyampaian materi. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk mengembangkan variasi latihan fastbreak dengan menggunakan media flash pada kegiatan ekstrakurikuler bolabasket SMP Negeri 1 Ponorogo. Dimaksudkan agar dengan media flash peserta ekstrakurikuler bolabasket SMP Negeri 1 Ponorogo lebih tertarik untuk memperhatikan materi latihan fastbreak. Penelitian dan pengembangan ini mengacu pada model pengembangan dari Borg dan Gall (1983:775) dengan menggunakan model sampai langkah ke-9. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan analisis kuantitatif (persentase). Dari hasil analisis justifikasi ahli bolabasket diperoleh hasil 82%, ahli kepelatihan bolabasket 80,68%, ahli media 75% maka produk pengembangan variasi latihan fastbreak bolabasket pada ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Ponorogo dapat digunakan dengan revisi. Dari hasil uji coba 1 (kelompok kecil) dengan menggunakan 8 siswa diperoleh persentase 80%, dan pada uji coba 2 (kelompok besar) dengan menggunakan 30 siswa diperoleh persentase sebesar 85%. Berdasarkan hasil analisis diatas dapat didimpulkan bahwa pengembangan variasi latihan fastbreak dengan menggunakan media flash pada kegiatan ekstrakurikuler bolabasket SMP Negeri 1 Ponorogo dapat digunakan dengan revisi kecil. Saran peneliti bagi penelitian selanjutnya yakni dilakukan penelitian atau pengembangan lebih lanjut untuk mengetahui tingkat efektivitas produk ini, karena hasil pengembangan ini masih terbatas sampai tersusunnya sebuah produk saja. Serta sebaiknya subjek penelitian diharapkan lebih luas, tidak hanya ekstrakurikuler bolabakset di SMPN 1 Ponorogo saja, tetapi di sekolah-sekolah lain yang mempunyai ektrakurikuler bolabasket
Pengembangan Variasi Latihan Teknik Dasar Passing dan Stopping Futsal Pada Kegiatan Ekstrakurikuler Futsal di SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang
ABSTRAK Suhanafi, Reo. 2014. Pengembangan Variasi Latihan Teknik Dasar Passing dan Stopping Futsal Pada Kegiatan Ekstrakurikuler Futsal di SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. M.E. Winarno, M.Pd (II) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd. Kata kunci: pengembangan, latihan, teknik dasar pertahanan, ekstrakurikuler futsal. Futsal merupakan permainan yang banyak digemari terutama di kota-kota besar. Pada permainan futsal memiliki beberapa teknik dasar yang sangat mendukung permainan seperti halnya sepakbola. Permainan futsal saat ini sudah diajarkan pada sekolah-sekolah mulai dari SD, SMP, SMA. Sama halnya dalam kegiatan ekstrakurikuler futsal di SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang yaitu belum adanya proses latihan yang variatif yang dapat dijadikan sumber belajar bagi siswa. Menurut analisis kebutuhan dan wawancara yang telah dilakukan oleh peneliti untuk peserta ekstrakurikuler futsal di SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang terdapat hasil sebagai berikut: (1) peserta ekstrakurikuler cenderung tidak aktif dalam pembelajaran jalan, lari dan lompat, (2) peserta ekstrakurikuler tertarik pada latihan yang lebih bervariatif, (2) 65,28% dari 30 siswa menyatakan adanya hambatan dalam latihan pada kegiatan ekstrakurikuler (5) 75,42% dari 30 siswa menyatakan bahwa sarana dan prasarana untuk latihan sudah terpenuhi, (6) 75,8% dari 30 siswa menyatakan setuju dengan model variasi latihan teknik dasara passsing dan stopping. Berdasarkan paparan diatas tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengembangkan variasi latihan dasar passing dan stopping pada kegiatan ekstrakurikuler di SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang, ketrampilan teknik dasar passing dan stopping siswa peserta kegiatan ekstrakurikuler Futsal di SMP laboratorium Universitas Negeri Malang. Pengembangan Produk ini menggunakan pengembangan prosedural karena membutuhkan langkah-langkah yang harus di tempuh dalam pembuatan produk yang dikembangkan, sehingga peneliti menggunakan model pengembangan dari Borg dan Gall. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Dengan kualifikasi, 1 ahli kepelatihan futsal dan 1 ahli permainan futsal, sedangkan untuk pemain dilakukan uji coba (kelompok kecil) sebanyak 12 siswa, dan uji lapangan (kelompok besar) sebanyak 30 siswa. Hasil penelitian berupa bentuk-bentuk variasi latihan teknik dasar passing dan stopping ini adalah sebagai berikut: dari 1 ahli kepelatihan futsal sudah sesuai di berikan kepada siswa, dari ahli permainan futsal sudah sesuai di berikan kepada siswa, dari uji coba (kelompok kecil) yaitu persentasenya 76,31%, dan dari uji lapangan (kelompok besar), yaitu persentasenya 76,71%. Dalam pengembangan penelitian variasi latihan passing dan stopping futsal ini penyebarluasan dan keefektivitasnya yaitu berupa produk buku panduan yang dikemas secara menarik sehingga pembaca mampu menguasai teknik dasar passing dan stopping dengan baik
Pengaruh Variasi Latihan Small Sided Games Terhadap KeterampilanPassing Sepakbola Pada Siswa Usia 14-15 Tahun di Sekolah Sepakbola (SSB) Putra Jaya Kota Batu
ABSTRAK Hamzah, M. 2017. Pengaruh Variasi Latihan Small Sided Games TerhadapKeterampilanPassing Sepakbola Pada Siswa Usia 14-15 Tahun di Sekolah Sepakbola (SSB) Putra Jaya Kota Batu. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. M. E. Winarno, M. Pd, (II) Usman Wahyudi, S. Pd., M. Pd. Kata Kunci: Eksperimen, small sided games, passing.Keterampilan teknik dasar khususnya passingadalahsuatu teknik dasar yang sangat penting untuk dimiliki seorang pemain dalam bermain sepakbola. Dalam permainan sepakbola sering terjadi kehilangan bola seperti salah umpan ataupun bola melenceng tidak tepat sasaran diakibatkan oleh seringnya pemain melakukan kesalahan yang mendasar pada keterampilan passing. Variasi latihan small sided games adalah salah satu bentuk latihan yang dimodifikasi sehingga mampu memberikan latihan yang efektif.Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh variasi latihan small sided games terhadap keterampilan passing sepakbola pada siswa usia 14-15 Tahun di Sekolah Sepakbola (SSB) Putra Jaya Kota Batu.Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen sungguhan. Rancangan eksperimen sungguhan ini digunakan pada dua kelompok subjek penelitian yaitu kelompok small sided games dan kelompok konvensional. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa U14-15 tahun di sekolah sepakbola (SSB) Putra Jaya Kota Batu yang berjumlah 30 siswa. Penelitian ini melalui beberapa tahap, antara lain: (1) tahap persiapan, (2) tahap pelaksanaan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes keterampilan passing dan kontrol. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis varian satu jalur (one way anova).Hasil dari penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis varian satu jalur (one way anova) dengan taraf signifikasi 0,05. Dari uji tersebut diperoleh hasil latihan small sided games memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan passingsepakbolapada siswa usia 14-15 Tahun di Sekolah Sepakbola (SSB) Putra Jaya Kota Batu ( 46,067 > 4,195), selanjutnya latihan konvensional memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan passing sepakbola pada siswa usia 14-15 Tahun di Sekolah Sepakbola (SSB) Putra Jaya Kota Batu( 10,691 > 4,195), dan ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan small sided games dan latihan konvensional terhadap keterampilan passing sepakbola pada siswa usia 14-15 Tahun di Sekolah Sepakbola(SSB) Putra Jaya Kota Batu ( 9,517 > 4,195). Tetapi berdasarkan rata-rata skor dari hasil pretest dan posttes terdapat perbedaan peningkatan dan terbukti bahwa dengan perlakuan latihan small sided games memberikan pengaruh lebih baik.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan dan sekaligus saran bahwa latihan small sided games memberikan pengaruh yang lebih baik dibandingkan latihan konvensional terhadap keterampilan passing sepakbola pada siswa usia 14-15 Tahun di Sekolah Sepakbola(SSB) Putra Jaya Kota Batu.ABSTRAK Hamzah, M. 2017. The Effect of VariationSmall Sided Games Practice Toward Football PassingSkill Ability of 14-15 Years Old Students inFootball School Putra Jaya Batu. Skripsi, Department of physical education and health, Sport Science Faculty, State University of Malang. Advisors : (I) Prof. Dr. H. M. E. Winarno, M. Pd, (II) Usman Wahyudi, S. Pd., M. Pd. Keywords :Experiment, small sided games, passingPassing is a basic and important technique that must be had by football players. In football, many football players often lost their ball such as inappropriate passing ball or swerving ball which caused by the players who frequency make a basic mistake on passing skill. Small sidedgamespracticevariation iswhich modifywhich is able to give effective practice.The study was intended to know the effect of variationsmall sidedgamespracticetoward footballpassingskill ability of 14-15 Years old students onFootball SchoolPutra Jaya Batu.The present research used true experimental design. This design was used on two groups; they were small sided games group and conventional group. The total subject of this research were thirty U-14 -up to 15 years oldFootball School Putra Jaya football students. There were some stages on this research, included (1) planning (2) Treatment. In this research, the researcher used passing and control skill test as the instrument of the study. Moreover, to analyze the data, the researcher used One Way ANOVA.The result of the data analysis by using One Way ANOVA with level of significance 0.05 indicated that small sided games had significant effect on Football School Putra Jaya students’ passing skill (Fratio 46.067 > Fcritical 4.195). In addition, conventional practice also gave significant effect on Fooball School Putra Jaya students’ passing skill (Fratio 10.691 > Fcritical 4.195). It can be said that there was a significant difference between small sided games practice and conventional practice toward footballpassingskill ability of 14-15 Years old students inFootball SchoolPutra Jaya Batu( 9,517 > 4,195). Nevertheless, according to the average score from pretest and posttest, there was a different increasing score and it was proved that by giving treatment small sided games, it gave a better effect. Based on the result of this study, it can be concluded and suggested that small sided games practice gave better and significant effect than conventional practice toward football passing skill ability of 14-15 Years old students inFootball SchoolPutra Jaya Batu.
Pengembangan Media Pembelajaran Pada Materi Budaya Hidup Sehat Berbasis Multimedia Interaktif Untuk Siswa-Siswi SMK Negeri 1 Turen
ABSTRAK Aldo, Jerit. 2017. Pengembangan Media Pembelajaran Pada Materi Budaya Hidup Sehat Berbasis Multimedia Interaktif Untuk Siswa-Siswi SMK Negeri 1 Turen.Skripsi,Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu KeolahragaanUniversitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Wasis D Dwiyogo,M.Pd. (II) Febrita P. Heynoek, S.Pd., M.Pd Kata kunci: media pembelajaran, multimedia interaktif, budaya hidup sehat.Dalam kegiatan pembelajaran di SMK Negeri 1 Turen guru mengajar materi budaya hidup sehat sebanyak 1 kali setiap semester. Guru hanya menjelaskan secara konvensional yang hanya mengacu pada buku cetak sehingga kurang menarik minat belajar peserta didik. Untuk itu peneliti bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran agar menambah minat belajar peserta didik.Tujuan penelitian pengembangan ini adalah mengembangkan media pembelajaran pada materi budaya hidup sehat berbasis multimedia interaktif untuk menambah minat belajar siswa dan diharapkan materi dapat tersampaikan dengan baik serta efektif dan efisien.Metode pengembangan dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan dari Borg dan Gall, yaitu: 1) menentukan masalah penelitian; (2) mengumpulkan informasi, (a) mengkaji bahan pustaka, (b) analisis kebutuhan; (3) mendesain produk dan validasi desain, (a) uji ahli media (1 orang), (b) uji ahli materi (1 orang), (c) uji ahli pembelajaran (1 orang); (4) uji coba (kelompok kecil pada12 siswa-siswi diSMK Negeri 1 Turen); (5) merevisi hasil uji coba(6) uji lapangan (kelompok besar pada 36 siswa SMK Negeri 1 Turen); (7) produk akhir pengembangan. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif.Hasil penelitian pengembangan ini adalah CD pembelajaran materi budaya hidup sehat berbasis multimedia interaktif untuk peserta didik diSMK Negeri 1 Turen. pada tampilan awal berisikan judul dan foto pengembang. Pada tampilan selanjutnya adalah menu yang berisikan 3 kolom yakni; (1) materi; (2) quis; (3) profil pengembang. Setelah pengguna selesai mempelajari materi, pengguna bisa langsung mengevaluasi hasil belajar pada kolom quis dan pengguna bisa langsung mengetahui hasil evaluasinya. Pada kolom ketiga pengguna bisa melihat profil pengembang. Hasil tinjauan para ahli, dinyatakan produk dapat digunakan untuk uji produk. Dari hasil uji coba (kelompok kecil) diperoleh data 85,34% (valid). Sedangkan hasil uji lapangan (kelompok besar) diperoleh data 87,35% (valid). Berdasarkan hasil uji coba maka diperoleh bahwa produk pengembangan media pembelajaran pada materi budaya hidup sehat berbasis multimedia interaktif untuk peserta didik di SMKNegeri 1 Turen tersebut telah memenuhi kriteria baik yaitu antara 76%-100%, sehingga dapat digunakan. Berdasarkan data yang diperoleh dari para ahli, uji coba (kelompok kecil), maupun uji lapangan (kelompok besar), maka media pembelajaran pada materi budaya hidup sehat berbasis multimedia interaktif untuk peserta didik diSMK Negeri 1 Turen ini dapat dipergunakan sebagai media belajar
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TEKNIK DASAR BULUTANGKIS UNTUK ATLET USIA 7-12 TAHUN PB GANESHA KOTA BATU
ABSTRAK Muzakki, Akhmad. 2017. Pengembangan Multimedia Interaktif Teknik Dasar Bulutangkis untuk atlet Usia 7-12 tahun PB Ganesha Kota Batu. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes., (2) Gema Fitriady, S.Pd., M.Pd. Kata kunci: pengembangan, multimedia interaktif, bulutangkisBerdasarkan observasi awal dan wawancara yang dilakukan peneliti dengan pelatih dan atlet bulutangkis PB Ganesha Kota Batu pada tanggal 5 Desember 2016. Dari hasil observasi saat kegiatan bulutangkis di PB Ganesha Kota Batu diketahui bahwa belum semua teknik dasar diberikan, pelatih kesulitan mengontrol jalannya latihan, atlet kesulitan mencerna materi yang diberikan, penyampaian materi kurang variatif sehingga atlet bosan, atlet kurang banyak mendapatkan kesempatan mempraktikkan materi Berdasarkan analisis kebutuhan ditemukan 69,44% menyatakan kurang memahami materi yang diberikan. Sedangkan 83,33% belum pernah mendapatkan materi teknik dasar bulutangkis secara lengkap dan variatif. Untuk kesukaan terhadap media, 7,93% menyukai e-book, 7,93% menyukai VCD Pembelajaran, 55,55% menyukai multimedia interaktif, dan 16,66% menyukai buku cetak. 100% menyatakan membutuhkan untuk dikembangkannya media melalui multimedia interaktif.Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jalan keluar dari permasalahan yang ada yaitu dengan mengembangkan multimedia intrekatif teknik dasar bulutangkis untuk atlet usia 7-12 tahun PB Ganesha Kota Batu.Penelitian yang dilakukan di PB Ganesha Kota Batu ini termasuk penelitian dan pengembangan. Dalam penelitian pengembangan ini teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan persentase. Teknik ini digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari hasil penyebaran angket. Dari validasi ahli bulutangkis diperoleh hasil 81,48 %, baik sekali dan dapat digunakan, dari ahli kepelatihan bulutangkis diperoleh hasil 82 %, baik sekali dan dapat digunakan, dari ahli media diperoleh hasil 75,96 %, baik dan dapat digunakan. Dari uji coba kelompok kecil diperoleh hasil 87,5 %, baik sekali dan dapat di uji cobakan, serta dari uji coba lapangan (kelompok besar) diperoleh hasil 89,39 %, baik sekali dan dapat digunakan. Revisi terhadap produk yang dikembangkan berdasarkan dari saran para ahli adalah sebagai berikut: (1) belum terdapat cover, (2) penulisannya harus diperhatikan masih banyak tulisan yang salah, (3) lebih jelas tentang cara pengisian evaluasi, (4) untuk riwayat hidup lebih jelas dan detail, (5) untuk media dalam penelitian ini sudah bagus, (6) secara umum cukup baik, (7) pengelolaan audio perlu dioptimalkan lagi. Berdasarkan uji coba kelompok kecil dan kelompok besar (1) tulisan evaluasi kurang besar/baik, (2) suara materi kurang keras, (3) tidak ada video permainan tunggal. Dan uji lapangan (kelompok besar) terdapat beberapa saran dan revisi terhadap produk yang dikembangkan, sebagai berikut: (1) dimateri permainan tidak ada keterangan video permainan tunggal/ganda, (2) tidak ada pengaturan kontrol suara
Profil Kemampuan Unsur Kelincahan Gerak dan Kecepatan Lari 50 Meter Bagi Siswa Peserta Ekstrakurikuler Bolavoli di SMPN 2 Jabung
ABSTRAK Pada waktu dilakukan observasi awal dalam kegiatan ekstrakurikuler pada cabang olahraga bolavoli dijumpai banyak siswa yang tidak mampu bermain dengan baik karena kurang lincah dan terlalu lambat bergerak. Hal ini diduga peserta memiliki kelincahan dan kecepatan yang kurang begitu baik. Untuk mengetahui kesegaran jasmani tersebut penting dilakukan penelitian tentang kondisi fisik.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memperoleh informasi tentang profil kemampuan unsur kelincahan gerak dan kecepatan lari 50 meter bagi siswa peserta ekstrakurikuler di SMPN 2 Jabung.Rancangan penelitian berupa rancangan survei bentuk deskriptif, dengan sampel berjumlah 25 orang siswa, menggunakan instrumen tes yaitu tes lari shuttle run, tes illinois, dan tes lari 50 meter untuk memperoleh data komponen kelincahan dan kecepatan. Pengumpulan data menggunakan teknik pengukuran bentuk tes yaitu tes shuttle run,illinois, dan lari 50 meter. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti memperoleh data bahwa kemampuan kelincahan instrumen tes shuttle run peserta ekstrakurikuler 10 siswa bolavoli putra rata-rata hitung 16,46 detik, untuk peserta ektrakurikuler 15 siswa bolavoli putri rata-rata hitung 17,76 detik, untuk instrumen tes illinois peserta ekstrakurikuler 10 siswa bolavoli putra rata-rata hitung 17,28 detik, untuk peserta ekstrakurikuler 15 siswa bolavoli putri rata-rata hitung 19,38 detik, untuk instrumen tes lari 50 meter peserta ekstrakurikuler 10 siswa bolavoli putra rata-rata hitung 8,40 detik, untuk peserta ekstrakurikuler 15 siswa bolavoli putri rata-rata hitung 9,52 detik. Dalam unsur kelincahan tes lari shuttle run yang memperoleh kriteria sedang 23 siswa, tes illinois memperoleh kriteria sedang 24 siswa, tes lari 50 meter memperoleh kriteria sedang 23 siswa. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kelincahan dan kecepatan lari peserta kegiatan ekstrakurikuler bolavoli rata-rata termasuk kriteria “sedang” dan yang lainnya kriteria “kurang”. Oleh karena itu, disarankan pelatih menyusun program latihan yang tepat untuk meningkatkan kelincahan dan kecepatan para siswa peserta ekstrakurikuler bolavoli di SMPN 2 Jabung Kabupaten Malang agar mendapat prestasi yang lebih baik
pengembangan model pembelajaran lompat jauh gaya jongkok menggunakan pendekatan bermain untuk siswa kelas V SD Negeri prajekan lor 1 kabupaten bondowoso
ABSTRAK Wafiruddin, Wahyu Ali. 2017. Pengembangan Model Pembelajaran Lompat Jauh Gaya Jongkok Menggunakan Pendekatan Bermain Untuk Siswa Kelas V SD Negeri Prajekan Lor 1 Kabupaten Bondowoso. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Tatok Sugiarto, M.Pd,, (II) Dra. Sri Purnami, M.Pd. Kata Kunci:Model Pembelajaran, Lompat Jauh Gaya Jongkok, Pendekatan BermainPembelajaran Pendidikan Jasmani idealnya dilaksanakan dengan cara profesional, oleh karena itu diperlukan Guru Pendidikan Jasmani yang berkompeten dengan bidangnya. Penguasaan materi, kemahiran dalam menerapkan metode, memberdayakan media, serta kemampuan mengevaluasi sangat dituntut. Pada umumnya pembelajaran di sekolah hanya berlangsung begitu saja, tidak ada bentuk-bentuk permainan yang mengarah pada materi yang diajarkan, sehingga penerapan metode dan pendekatan dalam pembelajaran di sekolah terabaikan, seperti yang terjadi di SD Negeri Prajekan Lor 1 Kabupaten Bondowoso. Oleh karena itu metode pembelajaran yang sangat mendukung dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani adalah dengan menggunakan metode pendekatan bermain.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran teknik dasar lompat jauh gaya jongkok menggunakan pendekatan bermain untuk siswa kelas V SD Negeri Prajekan Lor 1 Kabupaten Bondowoso.Metode penelitian & pengembangan ini menggunakan model prosedural yang menggunakan 7 dari 10 langkah yang dikemukakan oleh Borg & Gall (1983).Berdasarkan hasil penelitian pada Uji Coba Lapangan yang dilaksanakan pada tanggal 25 Nopember 2015 pada 29 siswa perwakilan dari kelas kelima Sekolah dasar Negeri Prajekan Lor 1 Kabupaten Bondowosodiperoleh data prosentase, dari aspek kemudahanpermainan Tampardinyatakansiswa sebanyak 86% mudah, Pinbol 86%, Bojang 72%, Suntras 83%, Wader 83% mudah. Dari aspek kemenarikan permainan Tampardinyatakansiswa sebanyak 79% menarik, Pinbol 79%, Bojang 76%, Suntras 76%, Wader 76% menarik. Dari aspek menyenangkanpermainan Tampardinyatakansiswa sebanyak 76% menyenangkan, Pinbol 86%, Bojang 76%, Suntras 86%, Wader 76% menyenangkan. Dari aspek ketertarikan permainan Tampardinyatakansebanyak 76% siswa tertarik, Pinbol 79%, Bojang 83%, Suntras 76%, Wader 79% siswa tertarik. Produk yang dikembangkan perlu dikaji ulang keberadaannya, setelah proses penilaian terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki. Produk ini bisa dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang dapat digunakan di sekolah, namun pembuatan produk tidak lepas dari proses yang cukup panjang sehingga memungkinkan adanya kesalahan dan kekurangan. Setelah melalui proses validasi ahli, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan, dapat dinyatakan dari hasil penelitian bahwa dengan menggunakan pendekatan bermain dapat membantu proses pembelajaran lompat jauh gaya jongkok di SD Negeri Prajekan Lor 1 Kabupaten Bondowoso.
Pengembangan Tahapan-Tahapan Pembelajaran Teknik Dasar Lay-up Bolabasket Pada Siswa Kelas XI Bahasa SMA Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang
ABSTRAK Sarante, Angelina Yohana. 2017. Pengembangan Tahapan - Tahapan Pembelajaran Teknik Dasar Lay-Up Bolabasket Pada Siswa Kelas XI Bahasa SMA Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes. (II) Usman Wahyudi, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: Pengembangan, Tahapan-Tahapan, Teknik Dasar Bolabasket, Lay-Up, Pembelajaran.Materi permainan bolabasket di jenjang SMA idealnya tidak hanya siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bolabasket yang harus menguasai teknik dasar bolabasket tetapi juga siswa yang tidak mengikutinya. Sehingga dalam pembelajaran bolabasket, guru dituntut untuk menggunakan beberapa cara agar siswa mudah mengerti dan mempraktikkan materi yang diajarkan. Berdasarkan hasil observasi, guru memberikan materi lay-up secara umum dan memberi waktu siswa mempraktikan. Siswa mengerti materi yang telah diajarkan tetapi masih kesulitan untuk mempraktikan. Maka dari itu, diperlukan tahapan agar siswa dapat lebih mudah mempraktikan teknik dasar lay-up yang sudah dibagi menjadi beberapa tahapan pembelajaran.Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan tahapan-tahapan pembelajaran untuk teknik dasar lay-up bolabasket. Sekaligus menguji kelayakan produk hasil pengembangan dan hasil pengembangan yang dikemas dalam bentuk buku panduan.Penelitian dan pengembangan ini menggunakan metode pengembangan penelitian research and development Borg & Gall yang terdiri dari 10 langkah, Berdasarkan metode Borg & Gall, peneliti tidak menggunakan langkah keseluruhan, tetapi hanya memakai 7 langkah. Sehingga penelitian ini hanya pada tahap pembuatan produk akhir belum sampai pada tahap uji keefektivan produk. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan analisis kuantitatif berupa persentase.Hasil penelitian dan pengembangan dari evaluasi ahli pembelajaran diperoleh hasil 87,76% artinya sangat valid, dari evaluasi ahli permainan bolabasket 70,41% artinya cukup valid dan dari ahli media diperoleh hasil 78% artinya cukup valid sehingga produk ini perlu direvisi sebelum di uji cobakan pada kelompok kecil. Pada uji coba kelompok kecil dengan jumlah 6 siswa diperoleh hasil 81,88% artinya sangat valid tanpa ada revisi sihingga dapat diuji cobakan pada kelompok besar. Pada uji coba kelompok besar dengan jumlah 30 siswa diperoleh hasil 83,92% sehingga disimpulkan jika produk ini sangat valid dan layak untuk digunakan siswa SMA Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang. Pengembangan tahapan-tahapan pembelajaran teknik dasar lay-up bolabasket pada siswa kelas XI Bahasa SMA Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang ini layak untuk digunakan sebagai buku panduan pembelajaran lay-up bolabasket. Diharapkan produk ini dapat meningkatkan minat siswa dalam pembelajaran teknik dasar lay-up bolabasket dan sekaligus sebagai referensi sumber pembelajaran bagi guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan dalam memberikan materi pembelajaran lay-up bolabasket
SURVEI KONDISI FISIK TIM FUTSAL PUTRI BUDI UTOMO USIA 21 TAHUN KOTA MALANG
ABSTRAK Asrofiah. 2017. Survei Kondisi Fisik Tim Futsal Putri Budi Utomo Usia 21 tahun Kota Malang. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Fahrial Amiq, S.Or., M.Pd., (II) Dona Sandy Yudasmara, S.Pd., M.Or. Kata kunci: kondisi fisik, futsal. Olahraga futsal sangat memerlukan kondisi fisik yang baik bagi semua atletnya.Agar mendapatkan hasil yang maksimal perlu melakukan latihan teknik, taktik, fisik dan mental dalam menghadapi pertandingan.Berdasarkan observasi sebelum melakukan tes kondisi fisik, pelatih menjelaskan bahwa belum ada data kondisi fisik atlet futsal Budi Utomo usia 21 tahun Kota Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik tim futsal putri Budi Utomo usia 21 tahun Kota Malang. Komponen kondisi fisik yang diukur adalah kelentukan, power otot tungkai, kelincahan, kecepatan, kekuatan otot lengan, ketahanan otot perut, daya tahan cardiovascular. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tim futsal putri Budi Utomo usia 21 tahun Kota Malang yang berjumlah 30 atlet.Instrumen tes yang digunakan adalah tesflexometer, standing board jump, illinois agility test, lari 30 meter, tes push up dan sit up, multi stage fitness test atau bleep test. Analisis data yang digunakan menggunakan deskriptif persentase dan T-scoreuntuk perangkingan. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa profil kondisi fisik tim futsal putri Budi Utomo usia 21 tahun Kota Malang berdasarkan T-score dengan nilai T-score tertinggi adalah 428.99 dan nilai T-score terendah adalah 301.169. Hasil persentase perangkingan tes kondisi fisik tim futsal putri Budi Utomo usia 21 tahun Kota Malang berdasarkan T-scoreberada pada kategori baik dengan persentase 61% (2 atlet), pada kategori cukup dengan persentase 58% sampai 43% (28 atlet).Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkanbahwa profil kondisi fisik tim futsal putri Budi Utomo usia 21 tahun Kota Malang dalam lingkup cukup. Saran yang dapat diberikan kepada pelatih dan atlet futsal putri Budi Utomo usia 21 tahun Kota Malang, sebaiknya menambah program latihan untuk meningkatkan kondisi fisik dan menambah frekuensi latihan di luar program latihan