SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
    1757 research outputs found

    Upaya Meningkatkan Akurasi Pukulan Lob Dengan Metode Drill Pada Kegiatan Ekstrakurikuler Bulutangkis SMA Negeri 8 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Zulfa, Khoiruz. 2016. Upaya Meningkatkan Akurasi Pukulan Lob Dengan Metode Drill Pada Kegiatan Ekstrakurikuler Bulutangkis SMA Negeri 8 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd., M.Pd., (II) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes.   Kata Kunci: peningkatan, pukulan lob, bulutangkis, drill Dalam permainan bulutangkis terdapat beberapa teknik pukulan yang harus dikuasai oleh seorang atlet, diantaranya: service, smash, lob, netting, dropshot, dan drive. Pukulan lob dapat dilakukan dari bawah dan atas kepala, baik dengan backhand maupun forehand, tergantung datangnya arah shuttlecock. Pada pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler bulutangkis SMA Negeri 8 Malang menunjukkan adanya masalah yaitu, kurangnya keterampilan pukulan lob dibandingkan dengan keterampilan teknik yang lain, hal tersebut dikarenakan belum ada metode latihan khusus pukulan lob. Adapun solusi untuk meningkatkan keterampilan pukulan lob adalah dengan menggunakan metode drill. Tujuan penelitian tindakan olahraga ini adalah untuk meningkatkan akurasi pukulan lob dengan metode drill pada peserta kegiatan ekstrakurikuler bulutangkis SMA Negeri 8 Malang. Adapun yang dimaksud dengan akurasi pukulan lob adalah kemampuan peserta untuk mengembalikan shuttlecock yang bergerak bebas dengan pukulan lob, mengarahkan, serta menempatkan secara tepat ke daerah sasaran. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan olahraga (PTO) yang didasarkan pada penelitian tindakan kelas dengan pendekatan diskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan melalui dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta kegiatan ekstrakurikuler bulutangkis SMA Negeri 8 Malang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi (pengamatan), tes, dan analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui teknik pukulan lob dengan menggunakan metode drill, mampu meningkatkan akurasi pukulan lob peserta dari siklus ke siklus. Hal ini bisa dilihat dari persentase keberhasilan peserta dalam melakukan akurasi pukulan lob setelah diberikan tindakan pada siklus 1 selama 3 pertemuan dan siklus 2 selama 3 pertemuan. Hasilnya sebagai berikut: pada akhir siklus 1 dari aspek gerakan awal 77,78%, gerakan saat memukul 68,06%, gerakan akhir 62,04%, dan akurasi arah shuttlecock 56,94%. Pada akhir siklus 2 dari aspek gerakan awal 97,08%, gerakan saat memukul 93,75%, gerakan akhir 84,17%, dan akurasi arah shuttlecock 78,33%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode drill yang baik, dapat meningkatkan akurasi pukulan lob pada peserta kegiatan ekstrakurikuler bulutangkis SMAN 8 Malang dengan persentase keberhasilan yang tergolong sangat baik

    Studi Motivasi Peserta Ekstrakurikuler Dalam Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Pencak Silat NU Pagar Nusa Di SMK Negeri 12 Malang

    No full text
    ABSTRAK Muzakki, Ahmad Zulfa. 2016. Studi Motivasi Peserta Ekstrakurikuler Dalam Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Pencak Silat NU Pagar Nusa Di SMK Negeri 12 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Agus Tomi, M.Pd, (2) Drs. Sri Purnami, M.Pd. Kata Kunci: Motivasi, Ekstrakurikuler Pencak Silat, IPSNU Pagar Nusa, SMK Negeri 12 Malang.Pencak silat pada dasarnya adalah pembelaan diri dari insan Indonesia untuk menghindarkan diri dari segala mala petaka. Pencak silat dapat mempunyai pengertian dasar beladiri yang terikat pada peraturan dan digunakan dalam belajar, latihan dan pertunjukan. Salah satu masalah penting yang melanda diri setiap peserta ekstrakurikuler dan pelatih dalam proses pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler adalah  motivasi. Motivasi berperan penting dalam membantu menentukan berhasil tidaknya setiap individu dalam hal ini peserta ekstrakurikuler dalam proses latihan dan pertandingan. Berdasarkan hasil wawancara dengan pelatih ekstrakurikuler pencak silat NU Pagar Nusa SMK Negeri 12 Malang  yang dilakukan pada tanggal 30 Januari 2016, peserta ekstrakurikuler yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler ini sebanyak 36 anak dengan rincian peserta putra 18 dan putri 18, akan tetapi yang aktif hanya sekitar 10 sampai 15 anak saja. Berdasarkan hasil wawancara tersebut, motivasi peserta ekstrakurikuler dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pencak silat NU Pagar Nusa di SMK Negeri 12 Malang masih tergolong rendah. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana motivasi siswa SMK Negeri 12 Malang terhadap kegiatan ekstrakurikuler pencak silat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Pada penelitian ini sampel yang diambil 100% dari jumlah populasi sebanyak 36 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi intrinsik dan sub variabel motivasi ekstrinsik dapat ditarik kesimpulan bahwa sebagian besar peserta ekstrakurikuler mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pencak silat NU Pagar Nusa di SMK Negeri 12 Malang termotivasi intrinsik sebesar 90,4%  dan termotivasi ekstrinsik sebesar 25,4%. Dari kedua variabel motivasi intrinsik dan ekstrinsik dapat disimpulkan bahwasannya yang paling mempengaruhi motivasi peserta ekstrakurikuler pencak silat NU Pagar Nusa SMK Negeri 12 Malang adalah motivasi Intrinsik dari peserta ekstrakurikuler sendiri

    Pengembangan Variasi Latihan Teknik Tangkapan dan Jatuhan pada Siswa Ekstrakurikuler Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa SMK Negeri 12 Malang

    No full text
    ABSTRAK Abimanyu, Zulfikar. 2016. Pengembangan Variasi Latihan Teknik Tangkapan dan Jatuhan pada Siswa Ekstrakurikuler Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa SMK Negeri 12 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Eko Hariyanto, M. Pd, (II) Fahrial Amiq, S. Or, M. Pd. Kata Kunci: pencak silat, media audio visual, teknik tangkapan dan jatuhan. Pencaksilatadalahsuatubentuksenibeladirikhasbangsa Indonesia.Materi yang diajarkan dalam pencak silat adalah kuda-kuda, polalangkah, sikappasang, serangan, belaan, hindaran, tangkapan dan, jatuhan. Berdasarkan kedelapan materi yang diajarkantersebut, dalam penelitian ini akan meneliti tentang tangkapan dan jatuhan. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajarantentang pengembangan teknik tangkapan dan jatuhan menggunakan media audio visual pada siswa ekstrakurikuler pencak silat Nahdlatul UlamaPagar Nusa SMK Negeri 12 Malang.Media audio visual tersebut diharapkan dapat membantu penguasaan materi dalam latihan di sekolah maupun di rumahsecarabenardanpraktis.   Pengembangan media pembelajaran menggunakan media audio visualyang berisi variasi latihan teknik tangkapan dan jatuhan, menggunakan 7 langkah dari 10 langkah yang dikemukakan oleh Borg & Gall. Uji coba penelitian dilakukan melalui evaluasi ahli dan uji coba keseluruhan produk. Ahli yang dilibatkan meliputi pelatih pencak silat, ahli wasit juri pencak silat, dan ahli media. Uji keseluruhan produk melibatkan 36 siswa, menggunakan instrumen angket dalam pengumpulan data. Jenis data yang diperoleh berupa data kualitatif dari saran para ahli dan data kuantitatif dari calon pengguna produk. Data dianalisis dengan teknik statistika deskriptif kualitatif dan kuantitatif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan produk termasuk dalam kategori sangat baik dengan persentase 89,33% untuk kemenarikan produk, 91,56%  untuk kejelasan produk, 94% untuk kemudahan dipahami. Jadi Produk pengembangan variasi latihan teknik tangkapan dan jatuhan dengan menggunakan media audio visual inidinyatakan sebagai produk yang menarik dan layak digunakan untuk siswa Kesimpulan hasil penelitian dan pengembangan bahwa variasi latihan teknik tangkapan dan jatuhan menggunakan media audio visual ini dapat digunakansebagai media yang tepat dan layak bagi pelatih, siswaekstrakurikulerpencak silat NahdlatulUlamaPagar Nusa SMK Negeri 12 Malang sebagai alternatif pembelajaran untuk menyampaikan materi dan dapat digunakan untuk umum sebagai media alternatif untuk menyampaikan materi latihan teknik tangkapan dan jatuhan.  

    Pengembangan Model Pembelajaran Dribbling, Passing, dan Trapping Sepakbola Menggunakan Media VCD Pada Siswa Kelas VIII di SMPN 2 Pungging Kabupaten Mojokerto

    No full text
    Chomarasandy, Jevie. 2016. Pengembangan Model Pembelajaran Dribbling, Passing, dan Trapping Sepakbola Menggunakan Media VCD Pada Siswa Kelas VIII di SMPN 2 Pungging Kabupaten Mojokerto. Skripsi, Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan,Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Agus Tomi, M.Pd, (2) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd.Kata kunci: Pengembangan, Dribbling, Passing, Trapping, Sepakbola, VCD.Berdasarkan hasil analisis kebutuhan yang dilakukan di SMP Negeri 2 Pungging Kabupaten Mojokerto diketahui siswa tertarik dengan adanya variasi dalam pembelajaran teknik dribbling, passing, dan trapping sepakbola. 24 siswa (86%) menyatakan kurang mengetahui tentang macam-macam variasi pembelajaran dribbling, passing, dan trapping sepakbola, 28 siswa (100%) tertarik terhadap adanya media audio visual variasi dribbling, passing, dan trapping sepakbola, 28 siswa (100%) mengharapkan adanya media pembelajaran yang sesuai dengan kemajuan teknologi saat ini.Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran dribbling, passing dan trapping untuk peserta pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan khusunya kelas VIII pada materi sepakbola di SMPN 2 Pungging Kabupaten Mojokerto.Prosedur penelitian dan pengembangan dilakukan dengan analisis kebutuhan observasi, pembuatan rancangan produk media pembelajaran dalam bentuk video, produk awal berupa VCD, di evaluasi oleh para ahli, revisi produk awal, uji coba kelompok kecil, revisi Produk, uji coba kelompok besar, produk akhir berupa VCD.Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa produk masuk dalam kategori valid dengan presentase 85.7% pada keseluruhan uji coba produk dan pengembangan model pembelajaran dribbling, passing, dan trapping menggunakan media VCD layak sebagai produk yang telah teruji. Kesimpulan hasil penelitian dan pengembangan yaitu produk pengembangan model pembelajaran dribbling, passing, dan trapping menggunakan media VCD layak untuk digunakan untuk siswa kelas VIII di SMPN 2 Pungging Kabupaten Mojokerto. Saran yang diberikan yaitu (1) Saran Pemanfaatan yaitu membantu siswa lebih semangat untuk mempelajari teknik dribbling, passing, dan trapping dalam kegiatan pembelajaran penjaskes pada materi sepakbola dan diharapkan dapat menunjang prestasi siswa dibidang sepakbola. (2) Saran Diseminasi yaitu disosialisasikan kepada guru-guru di seluruh Kabupaten Mojokerto ketika ada kegiatan MGMP penjaskes

    Pengembangan Pembelajaran Lompat Jauh Gaya Menggantung Menggunakan Variasi Permainan Untuk Kelas VIII G Di SMP Negeri 9 Malang.

    No full text
    ABSTRAKKurniawan, Fajar. 2016. Pengembangan Pembelajaran Lompat Jauh Gaya Menggantung Menggunakan Variasi Permainan Untuk Kelas VIII G Di SMP Negeri 9 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes, (II) Drs. Supriatna, M.Pd.Kata Kunci: pengembangan, pembelajaran lompat jauh, variasi permainanPembelajaran lompat jauh gaya menggantung dengan menggunakan variasi permainan merupakan salah satu solusi efektif untuk menjawab masalah kebosanan siswa. Hasil observasi diketahui bahwa dalam pembelajaran lompat jauh gaya menggantung untuk kelas VIII G di SMP Negeri 9 Malang belum menggunakan variasi permainan, hal ini diperkuat dengan hasil analisis kebutuhan diketahui dari 28 siswa bahwa: 22 siswa (79%) menyatakan bahwa siswa bosan jika tidak diberikan variasi permainan, 23 siswa (82%) menyatakan bahwa tidak pernah diberikan variasi permainan oleh pendidik, 24 siswa (86%) menyatakan bahwa perlu diberikan variasi permainan dalam pembelajaran lompat jauh gaya menggantung, dan 26 siswa (92,8%) menyatakan bahwa setuju produk ini dikemas berupa media audio visual (VCD).Tujuan dari penelitian pengembangan ini sendiri adalah mengembangkan sebuah produk berupa pembelajaran lompat jauh gaya menggantung menggunakan variasi permainan untuk kelas VIII G di SMP Negeri 9 Malang sekaligus menguji kelayakan produk hasil pengembangan dan hasil pengembangan yang dikemas dalam bentuk media audio visual (VCD).Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan yang mengacu pada teori (Research and Development) Borg dan Gall dari yang semula 10 langkah yang dikemukakan oleh Borg dan Gall (1983:775), namun peneliti sederhanakan menjadi 7 langkah karena keterbatasan waktu, tenaga, serta biaya. Pada desain uji coba mengalami beberapa tahap yaitu tahap evaluasi ahli dengan melibatkan 1 ahli pembelajaran atletik, 1 ahli permainan, 1 ahli media dan ahli pendidikan jasmani dan kesehatan. Sedangkan uji coba kelompok kecil dilakukan oleh 12 peserta didik dan uji coba kelompok besar dilakukan 32 peserta didik. Untuk pengumpulan data, peneliti menggunakan instrumen berupa angket.Hasil evaluasi ahli diperoleh ahli pembelajaran atletik  84,31% (cukup valid), ahli permainan adalah 88,23% (sangat valid), ahli media adalah 75,71% (cukup valid), ahli pendidikan jasmani dan kesehatan adalah 94,16% (sangat valid).Untuk uji coba kelompok kecil sendiri diperoleh persentase sebesar 88,23% (sangat valid) dan untuk uji coba kelompok besar diperoleh  persentase sebesar 86,96% (sangat valid) . Berdasarkan hasil penelitian diharapkan produk yang dikembangkan dapat diterapkan untuk semua sekolah-sekolah, khususnya dalam pembelajaran lompat jauh. Serta seiring perkembangan jaman diharapkan penyebarluasan produk ini bisa diungggah ke media sosial seperti youtube.AbstractKurniawan, Fajar. 2016. Developing Long Jump Hang Style Learning Using Games Variation for VIII-G Graders of SMP Negeri 9 Malang. Thesis. Physical and Health Education. Faculty of Sport Science, State University of Malang. Advisors: (I) Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes, (II) Drs. Supriatna, M.Pd.Keywords: development, long jump learning, games variationLong jump hang style using games variations is one of the effective solution to overcome the students’ boredom. The result of the observation showed that long jump hang style learning for VIII-G graders of SMP Negeri 9 Malang has not used games variation yet. It is strengthened by the result of the need analysis obtained from 28 students. It stated that 22 students (79%) feel bored if not being taught by games variation, 23 students (82%) stated that they had never been taught by using games variation, 24 students (86%) stated that they need games variation in long jump hang style learning, and 26 students (92,8%) agree if the present product is packed in the form of Audio Visual Media (VCD).The aim of the present study is to develop a product in the form of long jump hang style learning using games variation for VIII-G graders of SMP Negeri 9 Malang and also to validate the result of the product in the form of audio visual media (VCD).The present study is using Research and Development as the design referred by the 10 steps stated by Borg and Gall (1983:775). However, the researcher used only seven steps out of the ten steps in conducting the study due to the limitation of time, energy, and cost. There are several steps done in trying out the product, namely expert validation which included an athletic learning expert, a game expert, a media expert, and a physical and health education expert within small and big groups. While try out was done by 12 students in small group and 32 students in big group. For collecting the data, the researcher uses questionnaire as the instrument. The result of the expert validation from the athletic learning expert is 84,31% (enough valid), from the game expert is 88,23% (very valid), from the media expert is 75,71% (enough valid), and the last from the physical and health education expert is 94,16% (very valid). Hence, the product is ready to be tried out. The result from trying out the product in the big group is 88,23% (very valid, while from the small group is 86,96% (very valid). Based on the result of the study, the product is hoped to be able to be implemented in every schools, especially in long jump learning. Moreover, in this modern era, the teaching and learning process done using this product is hoped to be widely spread by using social media, such as YouTube

    Pengembangan BukuSakuPembelajaran Model Senam Lantai Gerakan Meroda Pada Siswa Di SMP Negeri 3 Trenggalek

    No full text
    ABSTRAK   Fakhruddin,FajarInzan. 2015. PengembanganBukuSakuPembelajaran Model SenamLantaiGerakanMerodaPadaSiswa Di SMP Negeri 3 Trenggalek. Skripsi, Jurusan PendidikanJasmanidanKesehatan, Fakultas IlmuKeolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) I NengahSudjana, S. Pd M. Pd, (II) FahrialAmiq, S. Or M. Pd.   Kata Kunci:bukusakupembelajaran, model senamlantaigerakanmeroda, SMP Negeri 3 Trenggalek. Ketersediaan bahan ajar yang belum sesuai dengan kebutuhan menyebabkan kurang maksimalnya pembelajaran penjaskes di SMP Negeri 3Trenggalek. Hasil persentase penyebaran angket kepada siswa menunjukkan 58% siswa merasa kurang memahami materi yang diberikan oleh guru, 71,6% siswa merasa kurang hafal jika diminta untuk mengulangi gerakan secara mandiri dan cukup sering menemui kesulitan mengenai materi gerak yang telah diajarkan oleh guru, 59% siswa merasa sangat perlu diciptakan sebuah produk buku saku penunjang belajarmateri gerak senam lantai meroda. Selain itu, dari data pertanyaan essay, 63% merasa belajar akan lebih mudah jika ada sebuah penunjang belajar berupa gambar gerak meroda yang dikemas dalam bentuk buku saku. Tujuanpenelitiandanpengembanganiniadalahmengembangkanprodukbukusakupembelajaransenamlantai, mendiskripsikanujicobaprodukbukusakupembelajaran model senamlantaigerakanmerodauntuksiswakelas VII SMP Negeri 3 Trenggalek. Prosedur penelitian(Research and Development)dari Borg&Gall yang terdiri dari 10 langkah. Tetapipenelitimenggunakan 7 langkah yang diambildariArdhana (2009:9) tahapan-tahapan sebagai berikut (1) analisiskebutuhan, (2) produkawal, (3) tinjauanahli, (4) ujicobakelompokkecil, (5) revisi produk awal, (6) ujicobakelompokbesar, (7) revisi produk akhir. Subjek coba pada penelitian ini adalah 3 ahli pembelajaran, 3 ahli media, 8 siswaujicobakelompokkecildan 30 siswaujicobakelompokbesar. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dan persentase. Data yang bersifat kualitatif dianalisis dan dipertimbangkan sebagai bahan revisi produk, sedangkan data kuantitatif dari uji kelayakan produk dianalisis dengan rumus dan persentase. Hasil penelitian dan pengembangan inidapat disimpulkan sebagai berikut, berdasarkan penilaian ahli pembelajaranmenunjukkan bukusaku pembelajaran layakdigunakansebagaibahan ajar siswa dengan persentase 86,8%, penilaian ahli media menunjukkan bukusaku pembelajaran layakdigunakansebagaibahan ajar siswadengan persentase 88,8%, berdasarkan uji coba kelompokkecilmenunjukkan persentase 85,9%, sedangkan berdasarkan uji coba kelompokbesar menunjukkan persentase 83,6%bahwa produk yang dihasilkan layak digunakan sebagai bahan ajar pada pembelajaran penjaskes di sekolah. Kajian yang telahdirevisiolehbeberapaahliberupabukusakuproduk yang telahdihasilkanmakahasilpengembanganinihanyaditujukanpadaanak SMP Negeri 3 Trenggalek.Saran pemanfaatanprodukinidapatdigunakansebagaipanduanataureferensi guru untukmengajar

    Survei Motivasi Siswa Dalam Pembelajaran PJOK Kelas IX Menggunakan Kurikulum 2013 Di SMP Negeri 9 Malang

    No full text
    ABSTRAK Permana, Anggara Rian. 2017. Survei Motivasi Siswa Dalam Pembelajaran PJOK Kelas IX Menggunakan Kurikulum 2013 Di SMP Negeri 9 Malang. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Sri Purnami, S. Pd M. Pd. (II) Gema Fitriady, S. Pd., M. Pd. Kata Kunci: Motivasi Belajar Dalam lingkup pendidikan di Indonesia khususnya daerah malang, terdapat banyak unsur yang dapat menunjang berkembangnya pendidikan guna mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan.  Salah satu unsur tersebut adalah motivasi. Motivasi meruapakan kekuatan terpenting yang membimbing tindakan siswa dan penting bagi pertumbuhan anak, apalagi pada masa pertumbuhan seperti anak SMP yang mulai memiliki tujuan tertentu. Motivasi tersebut dapat berupa intrinsik maupun ekstrinsik. Maka telah dilakukan survei dengan judul “Survei Motivasi Siswa Dalam Pembelajaran PJOK Kelas IX Menggunakan Kurikulum 2013 Di SMP Negeri 9 Malang”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi intrinsik dan ekstrinsik pada siswa pada saat pembelajaran PJOK menggunakan kurikulum 2013. Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif dan kuantitatif. Populasi sebanyak 258 siswa dan sampel diambil 130 siswa dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket. Hasil penelitian diperoleh dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini diperoleh (71,54%) dikategorikan banyak siswa memiliki motivasi intrinsik dalam mengikuti pembelajaran PJOK menggunakan kurikulum 2013 dan diperoleh (72,31%) dikategorikan banyak siswa memiliki motivasi ekstrinsik dalam mengikuti pembelajaran PJOK menggunakan kurikulum 2013. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa motivasi ekstrinsik lebih dominan dibandingkan motivasi intrinsik. Sehingga saran bagi guru: jika ingin menumbuhkan minat siswa dalam belajar harus melalui aktivitas yang mengandung unsur motivasi ekstrinsik. Bagi peneliti selanjutnya agar dapat mengembangkan bentuk penelitian lain dengan variabel yang berbeda dengan subjek penelitian yang lebih luas

    PENGEMBANGAN MODEL PERMAINAN PADA PEMBELAJARAN GERAK DASAR LOKOMOTOR DALAM BENTUK BUKU PANDUAN UNTUK SISWA KELAS III SDN LUMBANGSARI 02 KECAMATAN BULULAWANG

    No full text
    ABSTRAK   Mukti, Sandika Hari. 2017. Pengembangan Model Permainan Pada Pembelajaran Gerak Dasar Lokomotor Dalam Bentuk Buku Panduan untuk Siswa Kelas II1 SDN Lumbangsari 02 Kecamatan Bululawang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes (II) Usman Wahyudi, S.Pd., M.Pd.   Kata kunci: Pengembangan, Model Permainan, Pembelajaran Gerak Dasar Lokomotor, Kelas III.  Pendidikan jasmani merupakan suatu proses pendidikan yang memanfaatkan aktivitas jasmani yang direncanakan secara sistematis bertujuan untuk mengembangkan aspek kesehatan, aspek kebugaran jasmani, keterampilan gerak, keterampilan berfikir kritis, stabilitas emosional, tindakan moral dan penalaran. Tujuan yang ingin dicapai melalui pendidikan jasmani mencakup pengembangan individu secara menyeluruh. Berdasarkan pengamatan peneliti pada siswa kelas III di SDN Lumbangasari 02 Kecamatan Bululawang siswa lebih senang bermain dalam proses pembelajaran penjas khususnya pada materi gerak dasar, hal ini dikarenakan  kurangnya materi pembelajaran penjas khususnya pada materi gerak dasar dalam bentuk perrmainan. Berdasarkan pengamatan peneliti tersebut, maka perlu dikembangkan pembelajaran dalam bentuk permainan untuk membantu siswa dalam proses pembelajaran penjas khusunya pada materi gerak dasar.  Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk mengembangkan model permainan gerak dasar lokomotor pada siswa kelas III SDN Lumbangsari 02 Kecamatan Bululawang yang diharapkan dapat membantu menumbuhkan rasa antusias dan senang terhadap materi gerak dasar Lokomotor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan research and development Borg and Gall. Dari sepuluh langkah pengembangan yang dikemukakan oleh Borg and Gall, peneliti tidak menggunakan keseluruhan tetapi hanya menggunakan 7 langkah yang meliputi: (1) pengumpulan informasi, (2) rancangan produk awal, (3) evaluasi ahli, (4) revisi I rancangan produk, (5) uji coba tahap I, (6) revisi II dan uji coba tahap II, (7) revisi dan produk akhir. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari uji coba kelompok kecil adalah 87,74%  hasilnya baik sekali, sedangkan uji coba kelompok besar adalah 88,16% hasilnya baik sekali, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model permainan gerak dasar lokomotor untuk siswa kelas III SDN Lumbangsari 02 Kecamatan Bululawang dapat digunakan.  Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan model permainan gerak dasar lokomotor untuk siswa kelas III SDN Lumbangsari 02 Kecamatan Bululawang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Saran pemanfaatan dalam menggunakan produk ini siswa dalam melakukan permainan didampingi oleh guru, peraturan permainan harus disampaikan dengan jelas agar dapat menggunakan model permaianan gerak dasar lolokomotor. Sarana dan prasarana juga harus tersedia

    Survei Motivasi Siswa dalam Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Futsal Di SMK Negeri 5 Kota Malang

    No full text
    ABSTRAK   Setyawan, Pradibta Buyung. 2017. Survei Motivasi Siswa dalam Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Futsal Di SMK Negeri 5  Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes (II) Febrita P. Heynoek, S.Pd., M.Pd.   Kata Kunci: survei, motivasi, siswa, ekstrakurikuler futsal Futsal merupakan salah satu cabang olahraga yang banyak penggemarnya, tidak terbatas pada tingkat usia remaja, tetapi juga anak-anak dan orang dewasa cukup besar peminatnya. Olahraga futsal sangat populer dikalangan masyarakat diberbagai pelosok. Menjamurnya tempat atau arena bermain futsal adalah sebuah fenomena dalam masyarakat. Olahraga ini untuk semua umur dan bisa dianggap sebagai rekreasi maupun sebagai pemacu prestasi, bahkan disekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas saat ini olahraga futsal sudah dijadikan salah satu program ekstrakurikuler, seperti yang di adakan di SMK Negeri 5 Kota Malang. Jumlah Peserta yang mengikuti kegiatan Ekstrakurikuler di SMK Negeri 5 Kota Malang Berjumlah 40 siswa dengan motivasi yang beragam. Motivasi apa yang dominan untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal belum diketahui. Peneliti tertarik melakukan pengkajian tentang motivasi melalui penelitian berjudul “Survei Motivasi Siswa dalam Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Futsald di SMK Negeri 5  Kota Malang”. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal di SMK Negeri 5 Kota Malang sehingga dapat digunakan siswa sebagai masukan untuk mengembangkan kemampuan diri dalam bermain serta berprestasi dalam bidang olahraga futsal. Rancangan penelitian berupa rancangan survei bentuk deskriptif, populasinya sebanyak 40 siswa, dan instrumen tes menggunakan angket, pengumplan data menggunakan teknik pengukuran non tes berupa angket, analisis data menggunakan teknik deskriptif . Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti yang memperoleh data bahwa untuk variabel motivasi instrinsik sebagian besar (80,75%) siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler  futsal di SMK Negeri 5 Kota Malang termotivasi secara instrinsik. Sedangkan untuk variabel ekstrinsik sebagian besar (72,5%) siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal di SMK Negeri 5 Kota Malang termotivasi secara ekstrinsik. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler  futsal di SMK Negeri 5 Kota Malang sebagian besar termotivasi karena motivasi instrinsik.   ABSTRACT   Setyawan, Pradibta Buyung. 2017. Survey About Students Motivation in Participating in Extracurricular Activities Futsal in SMK Negeri Kota Malang. Thesis, Department of Physical Education and, Faculty of Sport Science Health, State University of Malang. Supervisor: (I) Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes (II) Febrita Haynoek, S.Pd., M.Pd.   Keywords: survey, motivation, students, extracurricular futsal Futsal is one of sports which has many fans, is not limited to the teens, but also children and adults is large enough demand. This sport is for all ages and can be regarded as recreation and as a booster of performance, even the junior high school and high school futsal sports is currently used as one extra-curricular program. Futsal sport is very popular among people in various corners. Many of places to play futsal or arena is a phenomenon in society. Th e number of participant in futsal in SMK Negeri Malang is 40 students with diverse motivations. What is the dominant motivation is unkown. Researchers interested in conducting studies on motivation through the study entitled “Survey About Students Motivation in Participating in Extracurricular Activities Futsal in SMK Negeri Kota Malang”. The objectives of this study was to determine the level extrinsic and intrinsic motivation of students who participate in Extracurricular Activities Futsal in SMK Negeri Kota Malang. So it can used by students as an input to develop the ability to play as well as his achievements in the sport of futsal. Researches used a descriptive design with 40 populations, and the instrument using questionnaires, collecting data using questionnaire techniques, data analysis using descriptive. Based on those results of researches conducted, researches obtained data that intrinsic motivation variables largely (80,75%) motivated instrically. Whereas for extrinsic variables largely (72,5%) motivated extrinsically. Based on the results of the study, it can be concluded that students motivation in participating in extracurricular activities futsal in SMK Negeri Kota Malang largely motivated by intrinsic motivation

    Pengembangan Buku Ajar Pertolongan Pertama dalam Bentuk E-Book Di SMP Negeri 3 Batu

    No full text
     ABSTRAK   Tyas Meiga Avivi, Fandy. 2015. Pengembangan Buku Ajar Pertolongan Pertama dalam Bentuk E-Book Di SMP Negeri 3 Batu. Skripsi, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Mulyani Surendra, M. S. (2) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes.   Kata Kunci: Pengembangan, Buku Ajar, Pertolongan Pertama, Bentuk E-Book di SMP Negeri 3 Batu. Pertolongan pertama adalah pemberian pertolongan segera kepada penderita sakit, cidera atau kecelakaan yang memerlukan penanganan medis dasar. Kegiatan pertolongan pertama ada dalam kurikulum Badan Standarisasi Nasional Pendidikan (BSNP) yaitu siswa dapat mempraktikkan secara sederhana kegiatan pertolongan pertama. Materi pertolongan pertama telah disampaikan dalam kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan di kelas VII semester 1 SMP Negeri 3 Batu, namun dalam penyampaiannya belum menggunakan media apapun. Metode penyampaiannya masih menggunakan metode ceramah tanpa menggunakan media apapun. Guru dalam hal ini berperan sebagai satu-satunya sumber belajar, namun harus dapat mengembangkan media pembelajaran yang menarik agar tercipta suasana pembelajaran aktif, efektif dan menyenangkan. Metode penelitian ini menggunakan metode pengembangan kemudian untuk rancangan penelitian peneliti mengacu pada model pengembangan (research and development) Borg and Gall. Dari sepuluh langkah yang ada beberapa dimodifikasi oleh peneliti sesuai kebutuhan. Berdasarkan hasil analisis data uji coba kelompok kecil terhadap 12 orang siswa dan uji coba kelompok besar 30 orang siswa SMP Negeri 3 Batu dapat diperoleh persentase 87,15% mahasiswqa uji kelompok kecil dan 90,63% siswa pada uji kelompok besar mereka menyatakan bahwa E-Book pertolongan pertama sangat jelas dan sangat membantu dalam belajar. Dari penelitian dan pengembangan serta prosedur yang dilakukan di atas, dihasilkan produk yaitu pengembangan buku ajar pertolongan pertama dalam bentuk E-Book di SMP Negeri 3 Batu yang berisi: (1) Pengertian pertolongan pertama,  (2) Tujuan pertolongan pertama, (3) Macam-macam teknik pertolongan pertama, (4) Pengertian pendarahan luar dan teknik menghentikan pendarahan luar, (5) Pengertian luka dan teknik pembalutan pada luka, (6) Pengertian heat exhaustion, heat stroke, heat cramps, dan teknik penanganan yang benar, (7) Pengertian keracunan dan teknik pertolongan pertama pada keracunan. Berdasarkan hasil analisis data uji coba kelompok kecil dan kelompok besar terdapat saran penelitian sebagai berikut: (1) Isinya cukup bagus tetapi media ini ada problem teknis, berikan video mengenai materi, (2) Cantumkan identitas pengembang video, rujukan gambar, (3) Tambahkan untuk kelas tertentu, (4) Gambar tambahan pada produk mohon dilengkapi sesuai saran dan masukan yang disampaikan secara lisan, (5) sudah variatif dan cari berdasarkan sumber yang akurat

    0

    full texts

    1,757

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇