SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
    1757 research outputs found

    pengaruh metode pembelajaran terhadap hasil belajar keterampilan passing sepakbola peserta ekstrakurikuler sepakbola man 3 malang

    No full text
    Metode pembelajaran adalah cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam kegiatan nyata agar tujuan yang diinginkantercapaisecara optimal. Metode dalam pembelajaran bertujuan melaksanakan suatu cara penyampaian dalam proses pembelajaran agar siswa memahami yang akan dipelajari sesuai dengan tujuan pembelajaran. Penggunaan metode pembelajaran yang berbeda memberikan dampak yang berbeda pula, termasuk untuk hasil belajar keterampilan passing. Salah satu metode yang sering digunakan untuk peningkatan keterampilan passing yaitu metode latihan dan metode bermain.     Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara metode latihan dan metode bermain tehadap hasil belajar keterampilan passing sepakbola peserta ekstrakurikuler sepakbola  MAN 3 Malang.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental semu. Sampel yang digunakan adalah peserta ekstrakurikuler sepakbola MAN 3 Malang dengan jumlah 20 orang. Kemudian sampel penelitian ini dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang masing-masing beranggotakan 10 orang. Latihan dilakukan 2 kali dalam seminggu selama 16 kali pertemuan dan 2x tes yaitu pretest dan posttest. Analisis data dari penelitian ini menggunakan teknik analisis varian satu jalur.Dari hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji F pada taraf signifikansi 0,05, diperoleh hasil hipotesis 1) F hitung sebesar 14,04 > F tabel 4,38 untuk metode bermain, untuk hasil hipotesis 2) dengan F hitung sebesar 16,75 > F tabel 4,38 untuk metode latihan, dan hasil hipotesis 3) selisih masing-masing kelompok metode diperoleh F hitung 0,21  Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa: (1) Pemasaran internal pada dinas pariwisata kabupaten Probolinggo dapat diklasifikasikan cukup baik. (2) Kualitas layanan internalpada dinas pariwisata kabupaten Probolinggo adalah cukup baik. (3) Kepuasan pelanggan internal pada dinas pariwisata kabupaten Probolinggo adalah cukup baik. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh positif yang signifikan antara pemasaran internal terhadap kepuasan pelanggan internal pada dinas pariwisata kabupaten Probolinggo. (2) Tidak ada pengaruh positif yang signifikan antara kualitas layanan internal pada dinas pariwisata kabupaten Probolinggo. (3) Ada pengaruh positif yang signifikan antara pemasaran internal dan kualitas layanan internal terhadap kepuasan pelanggan internal pada dinas pariwisata kabupaten Probolinggo. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan: (1) BagiDinas Pariwisata Kabupaten Probolinggo. Berdasarkanhasilpenelitianpemimpin diharapkan dapat mempertahankan kualitas pelayanannya, serta menambah fasilitas-fasilitas penunjang lainnya, seperti pendingin ruangan, dapat memberikan pelayanan sesuai dengan yang dijanjikan, menambah kegiatan pemasaran internal dan kualitas layanan internal sehingga pelanggan internal menjadi lebih puas adanya kegiatan tersebut. Misalnya pelatihan, komunikasi, motivasi. (2) BagiPegawai Dinas Pariwisata Kabupaten Probolinggo. Diharapkan mampu mempertahankan keramahan sesama pegawai, lebih disiplin dalam melakukan tujuan dan kerja sama menjalankan program terbuka sesama pegawai.(3) Saran berikutnya ditujukan kepada peneliti yang tertarik untuk melanjutkan penelitian ini, sebaiknyaperludilakukanpenelitianlebihlanjuttentangfaktor-faktor lain yang dapatmempengaruhikepuasan pelanggan internal. Misalnya kinerja, tenaga kerja dan menambahkan indikator penelitian seperti adanya standarisasi/pola kerja yang sama

    Pengaruh Latihan Ball Feeling Dan Dribble Zig-Zag Terhadap Peningkatan Keterampilan Dribbling Sepakbola Pada Siswa Ekstrakurikuler Sepakbola Di Smp Negeri 1 Gondangwetan Kabupaten Pasuruan

    No full text
    Abstract: The purpose of this study was to determine the effect of ball feeling and dribble zig-zag exercises on increasing dribbling extracurricular football SMP Negeri 1 Gondangwetan Pasuruan. The research design used was experiment with pre-test post-test control group design. Sample of 24 students extracurricular football SMP Negeri 1 Gondangwetan Pasuruan. The data analysis technique used is paired t-test and free-sample t-test. Based on the results of data analysis there is significant influence of ball feeling exercise against dribbling. There is a significant effect of dribble zig-zag exercises against dribbling. There is a significant influence between ball feeling and dribble zig-zag exercises on increasing dribbling skills. Keywords: ball feeling, dribble zig-zag, dribbling   Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan ball feeling dan dribble zig-zag terhadap peningkatan dribbling ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 1 Gondangwetan Kabupaten Pasuruan. Rancangan penelitian yang dipakai adalah eksperimen dengan pre-test post-test control grup design. Sampel sebanyak 24 siswa ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 1 Gondangwetan Kabupaten Pasuruan. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji-t berpasangan dan Uji-t sampel bebas. Berdasarkan hasil analisis data ada pengaruh yang signifikan latihan ball feeling terhadap dribbling. Ada pengaruh yang signifikan latihan dribble zig-zag terhadap dribbling. Ada pengaruh yang signifikan antara latihan ball feeling dan dribble zig-zag terhadap peningkatan keterampilan dribbling. Kata Kunci: ball feeling, dribble zig-zag, dribblin

    Pengaruh Latihan Ball Feeling dan Dribble Zig-zag Terhadap Peningkatan Keterampilan Dribbling Sepakbola pada Siswa Ekstrakurikuler Sepakbola di SMP Negeri 1 Gondangwetan Kabupaten Pasuruan

    No full text
    ABSTRAK Romadhon, Wahyu, I. 2017. Pengaruh Latihan Ball Feeling dan Dribble Zig-zag Terhadap Peningkatan Keterampilan Dribbling Sepakbola pada Siswa Ekstrakurikuler Sepakbola di SMP Negeri 1 Gondangwetan Kabupaten Pasuruan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. M. E. Winarno, M.Pd, (II) Fahrial Amiq, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: ball feeling, dribble zig-zag, dribbling sepakbolaDalam permainan sepakbola terdapat beberapa teknik yang harus dikuasai yaitu: shooting, dribbling, control, heading, passing, throw in, dan goalkeeper. Pada pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler sepakbola di SMP Negeri 1 Gondangwetan menunjukkan adanya permasalahan pada kurangnya penguasaan teknik dribbling daripada teknik yang lain, hal ini terjadi karena pelatih jarang memberikan variasi latihan dribbling. Adapun solusi yang diberikan untuk meningkatkan dribbling dengan menggunakan latihan ball feeling dan dribble zig-zag.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan pengaruh antara latihan ball feeling dan dribble zig-zag terhadap peningkatan keterampilan dribbling pada siswa ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Gondangwetan.Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen yang dilakukan kepada peserta ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 1 Gondangwetan. Jumlah sampel sebanyak 24 orang dan dibagi menjadi dua kelompok dengan cara ordinal pairing matching. Instrumen penelitian menggunakan tes dribbling sepakbola. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis one sample Kolmogorov-Smirnov test.Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, nilai signifikansi (p) lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 (p < α = 0,05), artinya ada pengaruh yang signifikan latihan menggunakan ball feeling terhadap peningkatan keterampilan dribbling. Kedua, nilai signifikansi (p) lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 (p < α = 0,05), artinya ada pengaruh yang signifikan latihan menggunakan dribble zig-zag terhadap peningkatan keterampilan dribbling. Ketiga, ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan menggunakan ball feeling dengan dribble zig-zag terhadap peningkatan dribbling. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan ball feeling dengan latihan dribble zig-zag, namun latihan dribble zig-zag lebih meningkatkan dribbling siswa ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 1 Gondangwetan Kabupaten Pasuruan

    Peningkatan Keterampilan Sepak Sila pada Pemain Sepaktakraw dengan Metode Drill Bervariasi untuk Peserta Ekstrakurikuler di SMP Negeri 12 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Widekdo, Suhakni Tri Adi. 2017. Peningkatan Keterampilan Sepak Sila pada Pemain Sepaktakraw dengan Metode Drill  Bervariasi untuk Peserta Ekstrakurikuler di SMP Negeri 12 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. M. E. Winarno, M.Pd., (II) Drs. Mulyani Surendra, M.S.   Kata Kunci: keterampilan, sepak sila, sepaktakraw, metode drill. Dalam permainan sepaktakraw terdapat beberapa teknik dasar yang harus dikuasai oleh seorang pemain, salah satunya yaitu teknik dasar sepak sila. Sepak sila adalah salah satu teknik yang paling dominan dilakukan saat permainan berlangsung, mulai sepak mula sampai untuk mencetak skor. Penelitian ini memfokuskan pada keterampilan sepak sila sepaktakraw. Tetapi pelatih memberikan metode latihan drill tanpa adanya variasi. Sehingga banyak peserta yang menjadi bosan dan kurang aktif saat melakukan latihan. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan peneliti di ekstrakurikuler sepaktakraw SMP Negeri 12 Malang, diperoleh hasil bahwa sepak sila belum menunjukkan hasil yang optimal mulai sikap awal, gerakan kaki, perkenaan bola, posisi engkel, posisi badan, posisi tangan, dan hasil sepakan. Berdasarkan hasil Tabel 1.2 menunjukkan bahwa hasil pretest dari 20 peserta yang mengikuti ekstrakurikuler sepaktakraw yang sesuai indikator masih banyak yang belum menguasai teknik sepak sila. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian dengan judul Peningkatan Keterampilan Sepak Sila Pemain Sepaktakraw Melalui Metode Drill Bervariasi bagi anak ekstrakurikuler di SMP Negeri 12 Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian metode drill bervariasi dapat meningkatkan hasil latihan siswa ekstrakurikuler dalam pemain sepaktakraw khususnya sepak sila. Penelitian ini termasuk jenis Penelitian Tindakan Olahraga dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan melalui dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah 20 peserta ekstrakurikuler sepaktakraw SMP Negeri 12 Malang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi (pengamatan), dan tes. Hal ini dapat dilihat dari persentase keberhasilan peserta dalam melakukan sepak sila setelah diberikan tindakan pada siklus 1 dan siklus 2. Hasilnya, dari 14 (70%) peserta menjadi 20 (100%) peserta yang dapat melakukan sikap awal dengan benar, dari  4 (20%) peserta menjadi 6 (30%) peserta menjadi 16 (80%) yang dapat melakukan gerakan kaki yang benar, dari 2 (10%) peserta menjadi 5 (25%) peserta menjadi 14 (70%) peserta yang dapat melakukan perkenaan bola yang benar, dari 6 (30%) peserta tetap menjadi 6 (30%) peserta menjadi 16 (80%) peserta yang dapat melakukan posisi engkel dengan benar, dari 5 (25%) peserta menjadi 8 (40%) peserta menjadi 18 (90%) peserta yang dapat melakukan posisi badan yang benar, dari 8 (40%) peserta menjadi 13 (64%) peserta menjadi 16 (80%) peserta yang dapat melakukan posisi tangan yang benar, dan dari 6 (30%) peserta menjadi 7 (35%) peserta menjadi 13 (65%) peserta yang dapat melakukan posisi sepakan yang benar. Berdasarkan hasil siklus 1 terjadi peningkatan persentase keterampilan peserta, yaitu dari rata-rata 32,14% menjadi 46,43% dengan kriteria kurang menjadi cukup. Sementara itu, pada siklus 2 dibuktikan dengan terjadinya peningkatan persentase keterampilan peserta, yaitu dari rata-rata 46,43% menjadi 80,71% dengan kriteria cukup menjadi baik sekali. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu pelatihan menggunakan metode drill  bervariasi dapat meningkatkan keterampilan sepak sila pada peserta ekstrakurikuler sepaktakraw SMP Negeri 12 Malang dengan hasil postest siklus 1 peserta memiliki keterampilan sepak sila sebesar dari 32,14% menjadi 46,43% dengan kriteria kurang menjadi cukup. Pada postest siklus 2 terjadi peningkatan rata-rata keterampilan peserta menjadi 80,71%

    Upaya Meningkatkan Keterampilan Dribbling Kaki Bagian Dalam pada Permainan Sepakbola menggunakan Metode Bermain untuk Siswa Kelas X-2 di SMA Brawijaya Smart School Kota Malang

    No full text
    ABSTRAK Sepakbola merupakan olahraga permainan yang dimainkan oleh dua tim yang beranggotakan sebelas pemain dengan masing-masing tim mempertahankan sebuah gawang dan berusaha memasukkan bola ke gawang lawan. Berdasarkan hasil observasi awal, diperoleh data bahwa keterampilan teknik dribbling kaki bagian dalam pada permainan sepakbola di kelas X-2 SMA Brawijaya Smart School Kota Malang sebesar 42,3%. Hal ini menunjukkan bahwa teknik dribbling kaki bagian dalam masih kurang dan belum maksimal.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dribbling kaki bagian dalam pada permainan sepakbola di kelas X-2 SMA Brawijaya Smart School Kota Malang menggunakan metode bermain.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan melalui dua siklus dimana tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Subjek dalam penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas X-2 di SMA Brawijaya Smart School Kota Malang dengan jumlah 26 siswa, yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan.Hasil penelitian melalui metode bermain ini menunjukkan bahwa keterampilan teknik dribbling kaki bagian dalam pada permainan sepakbola di kelas X-2 SMA Brawijaya Smart School Kota Malang mengalami peningkatan setelah diberikan tindakan dari siklus 1 dan siklus 2. Tingkat keberhasilan siswa kelas X-2 pada siklus 1 dengan persentase ketuntasan keseluruhan teknik dribbling kaki bagian dalam diperoleh dari observer 1 sebanyak 69%, observer 2 sebanyak 71%. Sedangkan tingkat keberhasilan siswa kelas X-2 pada siklus 2 dengan persentase ketuntasan keseluruhan teknik dribbling kaki bagian dalam diperoleh dari observer 1 sebanyak 87%, observer 2 sebanyak 89%. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini bahwa penerapan metode bermain dapat meningkatkan keterampilan teknik dribbling kaki bagian dalam pada permainan sepakbola di kelas X-2 SMA Brawijaya Smart School Kota Malang. Saran yang dapat diberikan kepada guru pendidikan jasmani di SMA Brawijaya Smart School Kota Malang, hendaknya menggunakan metode bermain yang lebih bervariasi sehingga siswa akan termotivasi dan bersemangat untuk meningkatkan kemampuan dribbling kaki bagian dalam

    Upaya Meningkatkan Keterampilan dan Akurasi Shooting Menggunakan Metode Drill Pada Peserta Ekstrakurikuler Bolabasket Putra SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK Alfiansyah, IrfanZidny. 2017.“Upaya Meningkatkan Keterampilan dan Akurasi Shooting Menggunakan Metode Drill Pada Peserta Ekstrakurikuler Bolabasket Putra SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang”. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes. (II) Dra. Sri Purnami, M.Pd. Kata Kunci:  Meningkatan, Keterampilan danAkurasiShootingBolabasket, MetodeDrill.Berdasarkan observasi awal yang dilakukan di SMP Laboratorium UM diketahui bahwa keterampilanshootingatletbolabasket masih banyak kekurangan dan belum maksimal.padaharipertama73,33% peserta dapat melakukan teknik shootingdengan cukup baik, dan 26,67% peserta yang belum menguasai teknik shooting dengan baik. Padaharikedua dari 53 total shooting yang dilakukan, 39,63% dilakukan dengan benar, dan 60,37% dilakukan dengan salah.Padahariketigadari 61 total shooting yang dilakukan, 33,33% dilakukan dengan benar, dan 66,67% dilakukan dengan salah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dan akurasi shooting dengan menggunakan metodedrill pada peserta ekstrakurikuler bolabasket SMP Laboratorium UM.Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan olahraga dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan dengan melalui dua siklus dengan setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan (observasi), dan (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah atletbolabasket SMP LaboratoriumUniversitas Negeri Malang dengan sebanyak 15 atlet. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan pelatih untuk menyusun program latihanselama 2 siklus dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasidantes.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan dan akurasi shooting peserta ekstrakurikuler bolabasket SMP Laboratorium UM mengalami peningkatan setelah dilakukan latihan shooting menggunakan metode drill. Latihan dilakukan dengan dua siklus masing-masing 6 pertemuan setiap siklus. Tingkat keberhasilan peserta ekstrakurikule rbolabasket SMP Laboratorium UM pada siklus 1 dengan persentase ketuntasan keseluruhan teknik shooting hasil dari observer 1sebanyak 50,48%, dari observer 2 sebanyak 49,52%. Sedangkan tingkat keberhasilan pada siklus 2 dengan persentase ketuntasan keseluruhan teknik shooting  hasil dari observer 1sebanyak 75,24% dari observer 2sebanyak 78,09%.Sedangkan peningkatan akurasi shooting sesudah siklus I sebesar25,43% dan pada siklus II sebesar 45,96%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan metode drill dalam latihan shooting dapat meningkatkan keterampilan dan akurasi shooting peserta ektrakurikuler SMP Laboratorium UM. Disarankan bagi pelatih bolabasket SMP Laboratorium UM untuk dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai rujukan menyusun program latihan khususnya untuk meningkatkan keterampilan shooting

    Pengembangan model latihan stability (keseimbangan) dan muscular reinforcement (penguatan otot) dalam permainan sepakbola untuk siswa usia 15-17 tahun di sekolah sepakbola putra jaya kota batu

    No full text
    ABSTRAK   Saputro, Roy Aji. 2015. Pengembangan Model Latihan Stability (Keseimbangan) dan Muscular Reinforcement (Penguatan Otot)  dalam Permainan Sepakbola untuk Siswa Usia 15-17 Tahun di Sekolah Sepakbola Putra Jaya Kota Batu. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) I Nengah Sudjana, S.Pd, M. Pd, (2) Fahrial Amiq, S.Or, M.Pd.   Kata Kunci: penelitian pengembangan, sepakbola, latihan, keseimbangan dan  penguatan otot.  Sepakbola adalah olahraga yang membutuhkan kerja sama tim. Dalam olahraga sepakbola membutuhkan penguasaan teknik pengolahan bola. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan pelatih, model latihan keseimbangan dan penguatan otot di Sekolah Sepakbola Putra Jaya tidak pernah dilakukan dan pelatih juga tidak pernah menerapkan model latihan tersebut. Setelah dilakukan analisis kebutuhan, diperoleh data 97% siswa jarang melakukan latihan keseimbangan dan penguatan otot, 67% siswa membutuhkan model latihan keseimbangan dan penguatan otot, 70% menyatakan siswa tertarik untuk melakukan latihan keseimbangan dan penguatan otot. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan model latihan keseimbangan dan penguatan otot di Sekolah Sepakbola Putra Jaya Kota Batu. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pengembangan yang mengacu pada teori Research and Development Borg and Gall yang telah dimodifikasi disesuaikan dengan keadaan di lapangan mengacu teori Ardhana. Dari 10 langkah pengembangan yang dikemukakan Borg dan Gall, peneliti menggunakan 7 langkah saja dikarenakan keterbatasan waktu, tenaga, serta biaya. Penelitian ini melalui beberapa tahap, antara lain: 1) evaluasi produk dari 1 ahli sepakbola, 1 ahli kepelatihan sepakbola, 1 ahli media, 2) uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan kelompok besar, 3) tahap pengolahan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Sekolah Sepakbola Putra Jaya yang berjumlah 30 siswa. Dari evaluasi 1 ahli sepakbola dengan jumlah instrumen sebanyak 20 butir pertanyaan diperoleh hasil 90%, 1 ahli kepelatihan dengan jumlah instrumen  sebanyak 21 butir pertanyaan diperoleh hasil 80,95% dan 1 ahli media dengan jumlah instrumen 25 butir pertanyaan diperoleh hasil 75%, sehingga produk dinyatakan layak untuk diujicobakan pada kelompok kecil dan kelompok besar. Dari uji kelompok kecil yang dilakukan oleh 8 siswa Sekolah Sepakbola Putra Jaya Kota Batu dengan jumlah instrumen untuk uji kelompok kecil sebanyak 20 butir pertanyaan diperoleh hasil 84,5%, sedangkan dari uji lapangan (kelompok besar) dengan jumlah instrumen sebanyak 20 butir pertanyaan yang dilakukan oleh 22 siswa Sekolah Sepakbola Putra Jaya Kota Batu diperoleh hasil 83,1%. 

    Kurniawan, Dendy Agus. 2017. “Pengaruh Latihan Plyometric Jump To Box Terhadap Peningkatan Tinggi Lompatan Pada Pemain Tim Putra Bolavoli PBV Ivom Pamekasan”.

    No full text
    ABSTRAK Kurniawan, Dendy Agus. 2017. “Pengaruh Latihan Plyometric Jump To Box Terhadap Peningkatan Tinggi Lompatan Pada Pemain Tim Putra Bolavoli PBV Ivom Pamekasan”. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang.  Pembimbing: (I) Drs. Agus Tomi, M.Pd (II) Gema Fitriady, S.Pd, M.Pd. Kata Kunci: Permainan Bolavoli, Plyometric, Jump To Box, Tinggi lompatan  Bolavoli adalah permainan yang dimainkan oleh dua regu yang saling berhadapan dan setiap regu terdiri dari enam pemain. Tinggi lompatan merupakan salah satu unsur kondisi fisik yang sangat penting dalam permainan olahraga bolavoli terutama pada saat melakukan gerakan smash. Untuk itu dibutuhkan suatu metode latihan yang tepat dan efektif untuk meningkatkan tinggi lompatan. Latihan plyometric jump to box sangat cocok untuk cabang olahraga yang membutuhkan kemampuan kecepatan dan kekuatan pada permainan bolavoli yang banyak melakukan gerakan lompatan seperti pada saat melakukan smash.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan plyometric jump to box dan latihan bermain terhadap tinggi lompatan pada tim putra bolavoli PBV Ivom Pamekasan.Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen murni dan menggunakan rancangan pretes, perlakuan dan posttest. Subjek penelitian ini adalah pemain tim putra bolavoli PBV Ivom Pamekasan yang berjumlah 24 orang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok  jump to box dan kelompok bermain. Proses pengambilan data pretest dan posttest dilakukan dengan tes vertical jump. Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan bantuan IBM SPSS versi 16.Berdasarkan hasil analisis data menggunakan One Way Anova didapatkan nilai pada kelompok jump to box p.value 0,0000,05 yang artinya tidak ada pengaruh (signifikan). Maka perbedaan pengaruh yang signifikan hanya terjadi pada kelompok latihan jump to box terhadap peningkatan tinggi lompatan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa latihan jump to box lebih efektif untuk meningkatkan tinggi lompatan. Kesimpulan dalam penelitan ini: 1) Terdapat pengaruh latihan plyometric jump to box terhadap tinggi lompatan. 2) Tidak terdapat pengaruh latihan bermain terhadap tinggi lompatan. 3) Terdapat perbedaan pengaruh antara latihan jump to box dan latihan bermain terhadap peningkatan tinggi lompatan. Saran dalam penelitian ini untuk pemain dan pelatih ialah latihan plyometric jump to box dapat terus dijadikan sebagai variasi latihan karena latihan ini berpengaruh terhadap tinggi lompatan dan untuk peneliti lain, penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan masukan maupun perbandingan dalam rangkan pengembangan ilmu dalam bidang olahraga serta dijadikan sebagai bahan masukan dalam penyusunan program latihan yang mampu meningkatkan fisik terutama pada tinggi lompatan dikalangan atlet atau olahragawan

    PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN SPEED GAME DAN LATIHAN SHUTTLE RUN GAME TERHADAP KELINCAHAN SISWA EKSTRAKURIKULER FUTSAL SMAN 9 KOTA MALANG

    No full text
    ABSTRAK Pangayom Musthofa, Fiqhi. 2017. Perbedaan Pengaruh Latihan Speed Game dan Latihan Shuttle Run Game terhadap Kelincahan pada Siswa Ekstrakurikuler Futsal SMAN 9 Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Asim, M. Pd, (II) Fahrial Amiq, S. Or, M. Pd. Kata kunci: latihan, speed game, shuttle run game, kelincahan.Latihan kelincahan adalah kemampuan seseorang mereaksi terhadap rangsangan, mampu melakukan start dengan cepat dan efisien, bergerak dengan benar, selalu siap untuk mengubah atau berhenti secara cepat untuk bermain dengan cepat, lembut, efektif, dan dapat melakukan berulang-ulang.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari latihan speed game dan latihan shuttle run game terhadap kelincahan siswa ekstrakurikuler futsal SMAN 9 Kota Malang.Rancangan penelitian yang digunakan adalah matching pretest-posttest comparison group design. Variabel bebas yang dimanipulasikan dalam penelitian ini adalah program latihan speed game dan shuttle run game. Subjek penelitian ini adalah 20 siswa ekstrakurikuler futsal SMAN 9 Kota Malang. Subjek penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok latihan speed game berjumlah 10 siswa dan kelompok latihan shuttle run game berjumlah 10 siswa. Analisis data dari penelitian ini yaitu menggunakan teknik analisis varians satu jalur.Dari hasil analisis data, diperoleh tiga simpulan yaitu: (1) latihan speed game memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kelincahan siswa ekstrakurikuler futsal SMAN 9 Kota Malang (F hitung = 18,13> F tabel 4,41), (2) latihan shuttle run game memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kelincahansiswa ekstrakurikuler futsal SMAN 9 Kota Malang (F hitung = 17,01> F tabel 4,41), (3) tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan speed gamedengan latihan shuttle run game terhadapkelincahan siswa ekstrakurikuler futsal SMAN 9 Kota Malang (F hitung = 0,82< F tabel 4,41). Saran yang diberikan kepada pelatih ekstrakurikuler futsal SMAN 9 Kota Malang, sebaiknya menggunakan latihan speed game dan latihan shuttle run game sebagai latihan untuk kelincahan, karena perolehan hasil penelitian yang telah dilakukan ternyata latihan speed game dan latihan shuttle run game memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kelincahan siswa ekstrakurikuler futsal SMAN 9 Kota Malang

    PENGARUH MODEL LATIHAN SHOOTING TARGET TERHADAP PENINGKATAN KETEPATAN TENDANGAN SHOOTING PEMAIN FUTSAL SEA BLESS BLITAR

    No full text
    ABSTRAK Susanto, Annas Tri. 2017. Pengaruh Model Latihan Shooting Target Terhadap Peningkatan Ketepatan Tendangan Shooting Pemain Futsal Sea Bless Blitar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd, (II) Dra. Sri Purnami, M.Pd. Kata kunci: model latihan shooting target, ketepatan tendangan, futsal.Futsal merupakan olahraga permainan seperti sepakbola yang dilakukan di dalam ruangan yang dimainkan lima lawan lima pemain dalam durasi tertentu, dimainkan pada lapangan, gawang, dan bola lebih kecil dari permainan sepakbola. Dalam permainan futsal terdapat teknik dasar shooting yang merupakan aspek penting untuk menciptakan gol. Pengamatan terhadap proses permainan pemain futsal Sea Bless kota Blitar saat bertanding, intensitas dan kualitas pemain dalam melakukan shooting sangat kurang. Hal tersebut berakibat pada penyelesaian akhir yang buruk sehingga menyebabkan sedikitnya jumlah gol yang mengakibatkan tim mengalami kekalahan. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan shooting adalah dengan menggunakan model latihan shooting target.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh dari model latihan shooting target terhadap peningkatan ketepatan tendangan shooting pemain serta dapat menambah variasi latihan teknik dasar shooting pemain fusal Sea Bless.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen macthing pre test - post test control group design dengan menggunakan sampel penelitian 20 orang pemain futsal Sea Bless. Sampel dibagi dalam dua kelompok dengan cara ordinal pairing matching. Intrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes ketepatan tendangan shooting ke sasaran pada gawang. Dari hasil uji persyaratan dan uji hipotesis hasil kemampuan shooting masing-masing kelompok latihan telah dihitung melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan analisis uji-t.Hasil analisis uji-t amatan ulangan diperoleh t hitung sebesar 3,230 > t tabel 1,833 untuk kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diperoleh t hitung sebesar 1,527 < t tabel 1,833 pada signifikasi 0,05. Hasil uji-t cuplikan kembar antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol diperoleh t hitung sebesar 0,971 < t tabel 1,734 pada signifikasi 0,05. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut. Model latihan shooting target memberikan pengaruh yang signifikan terhadap ketepatan tendangan pemain futsal. Latihan konvensional sedikit berpengaruh terhadap peningkatan ketepatan tendangan shooting pemain futsal. Model latihan shooting target lebih efektif terhadap peningkatan ketepatan tendangan shooting pemain futsal Sea Bless Blitar. Disarankan kepada lembaga dan pelatih futsal Sea Bless untuk menggunakan model latihan shooting target dalam upaya meningkatkan kemampuan ketepatan tendangan shooting futsal pemain

    0

    full texts

    1,757

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇