SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
    1757 research outputs found

    Pengembangan Pembelajaran Nomor Lari Jarak Pendek Menggunakan Media Elektronik Book untuk Siswa Kelas X SMAN 1 Krembung Kabupaten Sidoarjo

    No full text
    ABSTRAK   Sulistyo, Rodhi.  2016.  Pengembangan Pembelajaran Nomor Lari Jarak Pendek Menggunakan Media Elektronik Book untuk Siswa Kelas X SMAN 1 Krembung Kabupaten Sidoarjo. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Drs. Agus Tomi, M.Pd, (II) Drs. Supriatna, M.Pd.   Kata Kunci:pengembangan,elektronik book, lari jarak pendek, sma Berdasarkan penelitian awal melalui penyebaran angket analisis kebutuhan (need assessment)terhadap guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dan 40 orang siswa kelas X SMAN 1 Krembung Kabupaten Sidoarjo diperoleh data guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan tidak memiliki media Elektronik Book dan guru85% orangsiswa (34 orang siswa) kelas X SMAN 1 Krembung Kabupaten Sidoarjo menyatakan setuju apabila dikembangkan media pembelajaran nomor lari jarak pendek menggunakan mediaElektronik Book.Oleh karena itu dilakukan penelitian pengembangan pembelajaran nomor lari jarak pendek untuk siswa kelas X SMAN 1 Krembung Kabupaten Sidoarjo. Guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan dan siswa  membutuhkan media Elektronik Book untuk menyampaikan materi pembelajaran noomor lari jarak pendek. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran materi atletik nomor lari jarak pendek menggunakan media Elektronik Book untuk mempermudah penguasaan materi atletik nomor lari jarak pendek pada siswa kelas X SMAN 1 KrembungKabupaten Sidoarjo. Model yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan research and development Borg and Gall. Peneliti menggunakan 7 langkah yang meliputi: pengumpulan informasi, rancangan produk awal, evaluasi ahli, revisi rancangan produk, uji coba kelompok kecil, uji coba kelompok besar,revisi dan produk akhir. Analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif yang diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner. Produk pengembangan yang dihasilkan berupa elektronik book nomor lari jarak pendek. Dari hasil evaluasi ahli pembelajaran diperoleh persentase 83,33%, ahli media diperoleh persentase 77%, ahli atletik diperoleh persentase 75% dan uji coba kelompok kecil (12 orang siswa) diperoleh persentase 85,5%, dan pada uji coba kelompok besar (40 orang siswa) diperoleh persentase 82,89% sehingga produk dinyatakan cukup valid dan layak digunakan pada pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan, berdasarkan dari evaluasi ahli serta uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar menyatakan elektronik book nomor lari jarak pendek dapat digunakan pada pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan siswa kelas X SMAN 1 Krembung Kabupaten Sidoarjo

    Pengembangan Audiovisual Animasi Supplement Materi Pola Hidup Sehat pada Pembelajaran Pendidikan Jasmani SMA Surya Buana Malang

    No full text
    ABSTRAK Penggunaan media pembelajaranpendidikanjasmanidankesehatanpolahidupsehatdanpenyajianmaterikurangmenarik.Olehkarenaitu, pentingdilakukanpenelitianterkaitdengan media pembelajaranmelaluipenelitiandanpengembangantentang audiovisual animasi, denganjudul“ pengembangan audiovisual animasisupplementmateripolahidupsehatpadapembelajaranpendidikanjasmanidankesehatan”.Tujuanpenelitianiniadalahuntukmengembangkanproduk audiovisual animasipolahidupsehatbagisiswakelas X SMA Surya Buana Kota Malang.Model yang digunakandalampenelitianinimengacupada model pengembanganMukhadis, menggunakan model konseptualinstrumen non-tesbentukkuisonerdanwawancara.Data yang terkumpultermasukjenis data kualitatifdankuantitatif.Data yang diperolehmenggunakanteknikanalisis data deskriptifkualitatifdankuantitatifkualitatif.Hasil produkberupabukudan audiovisual animasi, hasilanalisis data dari audiovisual animasidiperoleh dari uji ahli dan uji kelompok. Dari uji ahli diperoleh hasil (1) ahli media 75% hasilnya baik (2) ahli materi kesehatan 75% baik (3) ahli kesehatan 92,5% hasilnya sangat baik (4) ahlipendidikanjasmanidankesehatan 87,5%. Dari uji coba kelompok kecil diperoleh hasil 87,83% hasilnya sangatbaik, sedangkan uji coba kelompok besar adalah 89,4% hasilnya sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengembanganaudiovisual animasi supplementmateripolahidupsehatpadapembelajaranpendidikanjasmani SMA Surya Buana Malang dapatdigunakan. Kesimpulanpenelitiandanpengembangan audiovisual animasimateripolahidupsehatpadapembelajaranpendidikanjasmaniyaitumemilikikemudahan, kejelasan, kesesuaian, kemenarikan, danadanyasupplementsebagaifungsidari media audiovisual animasiuntukmemberikanfasilitasdalampembelajaran. Saran bagipendidikdansiswadapatmenjadialternatifdancarabaruuntukpembelajaranpendidikanjasmanidankesehatanmateripolahidupsehatdalammenganalisismakanandanminumansehat

    STUDI TENTANG PERSAUDARAAN SETIA HATI WINONGO TUNAS MUDA MADIUN

    No full text
    ABSTRAK  ABSTRAK: Pencak silat adalah seni beladiri warisan budaya asli Indonesia. Salah satu pencak silat yang menjadi objek penelitian adalah Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda Madiun, karena pencak silat Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda Madiun merupakan salahsatu faktor terbentuknya manusia yang bersusila mulia dan berbudi pekerti luhur. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan sejarah terbentuknya Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda Madiun, penggolongan insan pesilat ke dalam satuan masyarakat, dan memberdayakan insan pesilat yang berbudi pekerti luhur. Metode penelitian deskriptif kualitatif. Jumlah sampel 9 menggunakan teknik snowball sampling dan purposive sampling. Analisis data menggunakan (a) reduksi data, (b) display data, dan (c) verifikasi data/kesimpulan. Hasil dari penelitian ini 1) Terbentuk atas dasar keprihatinan para pemuda dengan kemunduran tubuh pencak silat Setia Hati. 2) Dikelompokan ke dalam satuan masyarakat perkumpulan. 3) Pemberdayaan dilakukan oleh pengurus pusat dan aparat keamanan. Saran bagi pengurus lebih meningkatkan pembinaan secara ke S-H an

    PENINGKATAN KETERAMPILAN GERAKAN LENGAN RENANG GAYA CRAWL (BEBAS) MENGGUNAKAN METODE DRILL BERVARIASI DI TIRTA SANI GEMILANG SWIMMING CLUB USIA 11-13 TAHUN

    No full text
    ABSTRAK Abstract: This objective of the research is for interesting the arm movement skill in drill methode in crawl for atleth Tirta Sani Gemilang Swimming Club. This reseacrh is a kind of sport action reserch. This research method uses qualitative descriptive method which quantitative with presentase. Techniques of data aqumulation which is used in this research in observation, documentation, interview, test (pre test and post test) and field instrument. The results showed tiered enhancement. Cycle I 41,6% in the category enough, cycle II 66,6% into good category and 91,6% cycle III entered in both. Application of the use of drill methods can very greatly in freestyle arm movement skills.  Keywords: Enhancement, arm movement skills, freestyle, drill method.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan gerakan lengan menggunakan metode drill pada renang gaya bebas atlet Tirta Sani Gemilang Swimming Club. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan olahraga (PTO). Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang kemudian dikuantitatifkan dengan persentase. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, wawancara, tes (pre test dan post test) dan instrumen lapangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang berjenjang. Siklus I 41,6% masuk kategori cukup, siklus II 66,6% masuk kategori baik dan siklus III 91,6% masuk dalam kategori baik. Penerapan penggunaan metode drill bervariasi dapat meningkatkan keterampilan gerakan lengan renang gaya bebas.   Kata Kunci: Peningkatan, Keterampilan Gerakan Lengan, Gaya Bebas, Metode Drill

    Romadhon, Sahrul. 2017. PengembanganBahan Ajar MenulisArtikelOpinidenganMetodePembelajaranCurahGagasanuntukKelas XII. Program StudiPendidikanBahasa Indonesia, Pascasarjana, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Dawud, M.Pd, (II) Dr. Imam Agus

    No full text
    ABSTRAK Kata Kunci: bahan ajar, artikelopini, curahgagasanBahan ajar merupakaninstrumenpentingdalampembelajaran. Terdapattigafungsiutamapenyusunanbahan ajar, yaitu (1) pedomanbagi guru yang akanmengarahkansemuaaktivitasnyadalam proses pembelajaran, (2) pedomanbagisiswaterhadapsubstansikompetensi yang harusdipelajari, dan (3) sebagaialatevaluasipencapaianataupenguasaanhasilbelajar.Pendidikanbahasa Indonesia padajenjangkelas XII menuntutkemampuansiswauntukmemahamisetiapinformasimenurutdirinyasendiri (metakognitif).Kajianberpikirinisangatlahpentingdikuasaiolehsiswakhususnyasiswakelas XII agar pengembangan transfer informasipada era digital dapatdisikapidenganbijak.Sejalandenganuraian di atas, penelitiandanpengembanganinibertujuanmenghasilkanprodukbahan ajar menulisartikelopiniuntukmeningkatkankemampuanmenulisartikelopinibagisiswakelas XII.Secarakhusus, tujuanpenelitiandanpengembanganiniadalahmengembangkan bahan ajar menulis  artikel  opini dengan metodeCurah Gagasan pada siswa kelas XII yang dikemas dalam buku cetak.Untuk mencapai tujuan  tersebut digunakan modifikasi pengembangan desain pembelajaran Borg dan Gall. Hasil modifikasi model pengembangan Borg dan Gall adalah (1) studi pendahuluan, (2) tahap-tahap perencanaan, (3) pengembangan draf awal, (4) uji coba 1 berdasarkan kelayakan oleh ahli dan praktisi, (5) revisi produk 1 berdasarkan hasil uji ahli dan praktisi, (6) uji coba 2 berdasarkan uji coba lapangan terbatas, dan (7) revisi produk 2.Hasilprodukbahan ajar menulisartikelopiniuntuksiswakelas XII memuatempatkompetensimenulisartikelopini.Keempatkompetensitersebutadalah(1) kompetensipenulisan faktadanopini, (2) kompetensipenulisanpenalaran, (3) kompetensipenyusunan strukturteksopini, dan (4) kompetensipenulisanteksartikelopini.Keempatkompetensitersebuttersusunatasindikator-indikatorpembelajaran yang terdiridari(1) kemampuanpemilihan fakta dan opini, (2) kemampuan membedakanragamfakta, (3) kemampuan mengidentifikasifaktadanopiniberdasarkanteksopini, (4) kemampuan mengungkapkan opini pribadi, (5) kemampuan mengungkapkan opini yang berbeda dari penulis asli, (6) kemampuan menentukanragampenalaran (7) kemampuanmenyebutkan unsur pembangunopini, (8) kemampuanmenganalisis unsur pembangun opini, dan (9) kemampuanmenyusun teksopinisederhana, (10) kemampuanmengembangkanartikelopiniberdasarkantopikaktualdankontroversial, (11) kemampuanmenulisartikelopinikompleks, dan (12) kemampuanmenyuntingartikelopini. Saran yang perludikemukakanadalah (1) pengajarbahasa Indonesia khususnyakelas XII dapatmemanfaatkanprodukbahan ajar menulisartikelopiniuntukmemberikanpengalamanbaruterhadap proses pembelajaranmenulisartikelopini, (2) Penyebarluasanbahan ajar dapatdilakukandengancaramemberikanbahan ajar kepadasiswadan guru pengajar (3) proses pengembanganproduklebihlanjutdilakukandenganmenambahkanaspekketerampilanberbicara yang dapatdikonsumsisecaraumumolehsemuapihak. Pengembanganjugadapatdilakukandenganmengubahbahan ajar menjadibentukE-book

    Pengembangan Bahan AJra pada Mata Pelajaran Instalasi Motor Listrik dengan Model PjBL Kelas XI Semetser 1 di SMK Negeri 1 Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur

    No full text
    ABSTRAK Agus, Imam Darmansyah. 2017. PengembanganBahan Ajar Pada Mata Pelajaran Instalasi Motor Listrik Dengan Model PjBL Kelas XI Semester 1 Di SMK Negeri 1 Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T, M.Pd.(II)Yuni Rahmawati, S.T., M.T. Kata Kunci: Pengembangan, Buku Ajar, Instalasi Motor Listrik, Model PjBL.Instalasi Motor Listrikmerupakan salah satu sub bahasan yang terdapat pada silabus program keahlian Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik di SMK Negeri 1 Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur.Berdasarkan hasil wawancara denganDedy Arzaki, S.T., selaku guru di SMK menyatakan bahwa sekolah masih kekurangan bukuajar untuk mata pelajaran Instalasi Motor Listrik. Sekolah juga masih memerlukan pengembangan terhadap bahan ajar, selain itu bahan ajar yang digunakan di sekolah belum tersedia bukuajar cetak khususnya untuk siswa, sehingga siswa dalam proses pembelajarannya kurang efektif karena kurangnya bahan ajar yang digunakan pada saat pembelajaran berlangsung.Tujuan dari pengembangan bahan ajar ini adalahmengembangkan buku ajar yang layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran, menguji tingkat kelayakan buku ajar apakah sudah layak atau belum melalui uji coba pembelajaran pada kelompok kecil dan kelompok besar, menghasilkan sebuah buku ajar cetakyang dikembangkan menjadi media pembelajaran yang nantinya dapat membantu siswa dalam proses pembelajaran dan pada saat praktikum khusunya untuk mata pelajaran Instalasi Motor Listrik.Prosedur penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Dick and Carrey, adapun prosedurnya yaitu:1)  mengidentifikasikan tujuan umum pembelajaran, (2) melaksanakan analisi pembelajaran, (3) mengidentifikasi tingkah laku masukan dan karakteristik siswa, (4) merumuskan tujuan performansi, (5) mengembangkan butir–butir tes acuan patokan, (6) mengembangkan strategi pembelajaran, (7) mengembangkan dan memilih materi pembelajaran, (8) mendesain dan melaksanakan evaluasi formatif, (9) merevisi bahan pembelajaran, (10) mendesain dan melaksanakan evaluasi sumatif. Hasil dari penelitian Buku Ajar Instalasi Motor Listrik yang telah dikembangkan dan divalidasi oleh ahli materi diperoleh 89,06 %, ahli media diperoleh 83,21 %, uji coba kelompok kecil diperoleh 87,40 %, dan uji coba kelompok besar diperoleh 86,30 %. Hasil validasi, uji coba kelompok kecil, dan uji coba kelompok besar menyatakan bahwa bahan ajar berupa Buku Ajar Instalasi Motor Listrik secara keseluruhan layak, sehingga dapat digunakan sebagai media dalam membantu proses pembelajaran pada pelajaran Instalasi Motor Listrik Kelas XI Semester 1 di SMK

    Profil kondisi fisik unsur daya tahan jantung paru-paru peserta kegiatan ekstrakurikuler bolabasket dan bolavoli di SMA Negeri 1 Kepanjen Kabupaten Malang

    No full text
    ABSTRAK Tamara, Satria Alpra. 2017ProfilKondisiFisikUnsur Daya Tahan Jantung Paru-ParuPesertaKegiatanEkstrakurikulerBolabasket Dan Bolavoli Di SMA Negeri 1 Kepanjen.Skripsi, JurusanPendidikanJasmanidanKesehatan, FakultasIlmuKeolahragaanUniversitasNegeri Malang.Pembimbing: (I) Dr. SitiNurrochmah, M.Kes. (II) Usman Wahyudi, S.Pd, M.Pd. Kata Kunci: profil, kondisifisik,dayatahan, siswa ekstrakurikulerbolabasket dan bolavoliPada waktu dilakukan observasi awal dalam kegiatan ekstrakurikuler pada cabang olahraga dijumpai banyak siswa yang tidak mampu melakukan latihan fisik dengan baik karena alasan kelelahan. Hal ini diduga peserta memiliki kondisi fisik khususnya daya tahan jantung paru-paru yang kurang baik. Untuk mengetahui kondisi fisik tersebut penting dilakukan penelitian tentang kondisi fisik. Peneliti telah melakukan penelitian tentang “Profil Kondisi Fisik Unsur Daya Tahan Jantung Paru-paru Peserta Ekatrakurikuler Bolabasket Dan Bolavoli di SMA Negeri 1 Kepanjen Kabupaten Malang”.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memperoleh informasi tentang profil kondisi fisik unsur daya tahan jantung paru-paru siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bolabasket dan bolavoli di SMA Negeri 1 Kepanjen.Rancanganpenelitianberuparancangansurveibentukdeskriptif, dengan sampel berjumlah 60orang siswa, menggunakan instrumentesyaitu tes lari multistage untuk memperoleh data komponen daya tahan jantung paru-paru. Pengumpulan datamenggunakan teknik pengukuran bentuk tes yaitu tes kondisi fisik berupa tes lari Multistage. Data yang diperoleh dianalisismenggunakanteknikanalisis deskriptif kuantitatif.Berdasarkanhasilpenelitian yang dilakukanoleh penulis yang memperoleh data bahwa kemampuan VO2max peserta ekstrakurikuler 15 siswa bolabasket putra rata-rata hitung 36,9 ml/kg, untuk peserta ektrakurikuler 15 siswa bolabasket putri rata-rata hitung 36,38 ml/kg, sedangkan untuk peserta ekstrakurikuler 15 siswa bolavoli putra rata-rata hitung 37,77 ml/kg, untuk peserta ekstrakurikuler 15 siswa bolavoliputri rata-rata hitung 36,26 ml/kg. Yang memperoleh kriteria sedang pada cabang olahraga bolabasket 23 siswa dan bolavoli 21 siswa. Berdasarkanhasilpenelitian,dapatdisimpulkanbahwakondisi dayatahan jantung paru-paru  peserta kegiatan ekstrakurikuler bolabasket dan bolavoli  rata-rata termasuk kriteria “sedang” dan yang lainnya kriteria “kurang”. Oleh karena itu, disarankan pelatih menyusun program latihan yang tepat untuk meningkatkan daya tahan jantung paru-paru

    PENGEMBANGAN LATIHAN BULUTANGKIS SEPERTI TAUFIK HIDAYAT DENGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF

    No full text
    ABSTRAK Olahraga bulutangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang dinaungi KONI kota Batu. Olahraga tersebut mendapat binaan secara kusus oleh PB Ganesha kota Batu. Olahraga Bulutangkis pada dasarnya harus menguasai teknik dasar bulutangkis. Selain berlatih langsung, multimedia menjadi salah satu alternatif penunjang dalam meningkatkan pemahaman para atlet bulutangkis kota Batu tentang latihan teknik dasar bulutangkis. Dari hasil observasi awal Para atlit senang bulutangkis (100%), tidak (0%), latihan bulutangkis 3 kali (100%),2 kali(0%), menguasai teknik dasar bulutangkis (36,6%), cukup menguasai (70%), cukup latihan secara verbal (46,87%), kurang (53,12%), media latihan praktek (81,25%), elektronik (18,7%), materi latihan yang diberikan menarik (68,75%), cukup menarik (31,25%), cukup kesulitan gerakan shadow (71,87%).Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan latihan  bulutangkis seperti Taufik Hidayat  melalui multimedia interaktif bagi para atlet PB Ganesha kota Batu yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan dasar permainan bulutangkis bagi atlet dan juga dapat dijadikan alternatif untuk membantu mengoptimalkan kegiatan pembelajaran bagi pelatih.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan oleh Lee & Owen (2004). Subjek dalam penelitian ini adalah atlet PB Ganesha kota Batu sebanyak 32 orang dengan subjek ujicoba kecil 10 atlet dan subjek ujicoba besar berjumlah 22 atlet. Subjek evaluasi yang digunakan dalam penelitian  ini terdiri dari 3 ahli, yaitu ahli kepelatihan, ahli permainan bulutangkis dan ahli media.Hasil produk yang dikembangkan dalam penelitian pengembangan ini berupa multimedia interaktif Latihan Bulutangkis yang terdiri dari materi teknik-teknik dasar bulutangkis, yang disajikan dalam bentuk teks gambar dan video yang memuat 11 konten. Berdasarkan  hasil evaluasi dari 3 ahli  media menyatakan, 78,85% yang menunjukkan kelayakan produk untuk digunakan. Kedua, validasi kepraktisan oleh pelatih bulutangkis sebesar 83,33% yang menunjukkan kelayakan produk untuk digunakan. Ketiga, validasi kepraktisan ahli permainan bulutangkis sebesar 80,46% yang menunjukkan kelayakan produk untuk digunakan. hasil uji coba kelompok kecil sebesar 78,43%, dan hasil uji coba kelompok besar sebesar 86,22%. Berdasarkan hasil analisis diatas, maka dapat disimpulkan bahwa latihan bulutangkis menggunakan multimedia interaktif layak digunakan sebagai alternatif bagi atlet dan memberikan wawasan lebih luas bagi atlet. Produk multimedia interaktif ini hendaknya dikembangkan lagi supaya lebih variatif dan menyenangkan

    Profil Program Kerja Asosiasi PSSI Kota Batu Tahun 2015

    No full text
    ABSTRAK Asosiasi PSSI kota Batu merupakan induk organisasi sepak bola di Kota Batu. Dengan adanya Asosiasi PSSI Kota Batu diharapkan bisa menjadi wadah prestasi di bidang sepak bola. Untuk mencapai prestasi harus ada perbaikan organisasi yang mencakup beberapa hal  atau beberapa komite. Asosiasi PSSI Kota Batu telah membuat kebijakan–kebijakan untuk mencapai tujuan. Salah satu kebijakan tersebut adalah penyusunan program kerja. Program kerja tersebut tercantum dalam profil Asosiasi PSSI Kota Batu. Profil adalah suatu gambaran secara garis besar tergantung dari segi mana memandangnya.Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang profil Asosiasi PSSI kota Batu pada Tahun 2015 serta memahami bagaimana Asosiasi PSSI Kota Batu dalam menjalankan programnya.Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan subyek penelitiannya yaitu struktur kepengurusan Asosiasi PSSI kota Batu tahun 2015. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara di reduksi atau dirangkum kemudian disajikan dan disimpulkan.Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa struktur kepengurusan atau organisasi Asosiasi PSSI kota Batu tahun 2015 dibagi menjadi beberapa bidang atau komite yang mendapat tugas sesuai dalam komite. Akan tetapi ada beberapa pengurus yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Pemain Asosiasi PSSI kota Batu tahun 2015 yang diproyeksikan untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi akan tetapi gagal. Pelatih sudah memenuhi standar kompeten sebagai seorang pelatih yaitu sudah mempunyai lisensi kepelatihan. Wasit sudah memenuhi standar kompeten sebagai seorang wasit yaitu sudah mempunyai lisensi perwasitan. Berdasarkan hasil analisis, pembahasan, dan kesimpulan maka dapat disarankan agar Asosiasi PSSI kota Batu menyederhanakan kepengurusan serta pembinaan prestasi menitik beratkan pembinaan prestasi lanjut dan juga memperhatikan pemain, pelatih dan wasit yaitu dengan mengupayakan reward yang sangat bermanfaat

    Upaya MeningkatkanKeterampilanTeknik Passing Futsal Menggunakan Model Latihan Bervariasi Terhadap Tim Futsal SMA Negeri 2 Kota Probolinnggo

    No full text
    ABSTRAK Kata Kunci: passing, permainanfutsal.Futsal adalah modifikasi dari olahraga sepakbola yang dimainkan 10 pemain untuk mencetak goal ke dalam gawang lawan yang dimainkan dalam ruangan, dalam permainan teknik futsal passing adalah teknik mengumpan bola kepada rekan tim dengan tujuan untuk mempertahankan bola agar tidak direbut oleh lawan. Untuk melakukan gerakan passing perlu diperhatikan untuk tahapan dalam melakukan gerakannya, yaitu: (1) sikap awal, (2) sikap perkenaan, (3) sikap akhir. Pada observasi awal dilaksanakan pada hari rabu, tanggal 27 Januari 2016 saat pemaintim futsal SMA Negeri 2 Kota Probolinggo melakukan latihan teknikpassing, didapat persentase kebenaran pada saat melakukan teknik passingadalah 42,85%.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan  keterampilan teknik passing menggunakan kaki bagian dalam melalui upaya meningkatkan keterampilan teknik passing futsal menggunakan model latihan bervariasi terhadap tim futsal SMA Negeri 2 Kota Probolinggo. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah model latihan, lembar observasi, catatan lapangan dan dokumentasi.Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Olahraga (PTO). Penelitian Tindakan Olahraga ini dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah pemain futsal SMA Negeri 2 Kota Probolinggo. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen observasi. Setelah peneliti memberikan perlakuan selama 2 siklus, yang terdiri dari 3 kali pertemuan tiap siklus dengan 14 pemain. Persentase kebenaran teknik passing setelah dilakukan tindakan mencapai 79,72%. Dilihat dari hasil tersebut yang diperoleh dari tindakan siklus 2, maka tujuan penelitian ini telah tercapai, dan tidak perlu menuju tindak lanjut pada siklus berikutnya. Berdasarkan hasil pelaksanaan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa teknik keterampilanpassing futsal menggunakan model latihan bervariasi yang awalnya tingkat keberhasilan 60% bisa meningkat hingga mencapai tingkat keberhasilan 79,72%, dapat meningkatkan teknik passingfutsalmenggunakan kaki bagian dalam tim futsal SMA Negeri 2 Kota Probolinggo

    0

    full texts

    1,757

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇