SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
    1757 research outputs found

    PERBEDAAN KEBUGARAN JASMANI DAN MOTOR ABILITY SISWI PUTRI BERDASARKAN MODIFIKASI WAKTU BELAJAR LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG SMP NEGERI DI KOTA MALANG

    No full text
    ABSTRAK   The purpose of study and comparison is to determine the fitness and motor skills of junior high school students based on direct and indirect learning time. The research design is descriptive quantitative by using comparative causal technique. The sampling technique used purposive sampling with the number of samples of six schools. Measurement data using TKJI and Barrow Motor Ability Test. The test is a Multivariate Variance Analysis (MANOVA). The results of the research together can be concluded that the comparison of physical fitness and motor skills of female students of junior high school based on the time directly and indirectly in class VII and class VIII showed significance value of 0.221 and 0.003 hypothesis with significance leve

    STUDI KESEGARAN JASMANI BERDASARKAN MODIFIKASI WAKTU BELAJAR PJOK DI SMP NEGERI KOTA MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kesegaran jasmani siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri Kota Malang yang menggunakan alokasi waktu pembelajaran 3 jam pembelajaran PJOK dan 2 jam praktek dilanjutkan 1 jam materi PJOK. Penelitian ini menggunakan metodesurvei.Instrumen yang digunakan untuk mengetahui tingkat kesegaran jasmani yaitu menggunakan instrumen tes kesegaran jasmani indonesia tahun 2010 untuk anak usia 13-15 tahun. Berdasarkan dari hasil penelitian tingkat kesegaran jasmani siswa Sekolah Menegah Pertama Negeri Kota Malang dapat disimpulkan bahwa tingkat kesegaran jasmani siswa tiga jam pembelajaran PJOK masuk ke dalam kategori sedang. Rata-rata nilai kesegaran jasmani 2,82 dari 131. Sedangkan tingkat kesegaran jasmani siswa dua jam praktek dan satu jam materi PJOK masuk ke dalam kategori sedang. Rata-rata nilai kesegaran jasmani 2,36 dari 126 siswa

    SURVEI KEMAMPUAN GERAK DASAR LARI DAN LONCAT SISWA SD KELAS 3 PERMATA JINGGA GLOBAL SCHOOL KOTA MALANG DAN SD NEGERI MENDALANWANGI 2 KABUPATEN MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Rarung, Herdi Trisona A. 2018. Survei Kemampuan Gerak Dasar Lari dan Loncat Siswa SD Kelas 3 Permata Jingga Global School Kota Malang dan SDN Mendalanwangi 2 Kabupaten Malang. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes, .   Kata Kunci: Gerak Lokomotor, Lari, Loncat Para siswa SD kelas 3 di Permata Jingga Global School Kota Malang dan SDN Mendalanwangi 2 Kabupaten Malang belum diketahuinya kemampuan gerak dasar lari dan loncat. Kondisi gerak lokomotor siswa khususnya pada kemampuan gerak dasar lari dan loncat belum pernah diukur melalui tes yang menggunakan instrumen yang tepat dan praktis. Peneliti tertarik untuk mengetahui kemampuan gerak dasar lari dan loncat di kedua sekolah. Oleh karena itu dilakukan penelitian tentang “Survei Kemampuan Gerak Dasar Lari dan Loncat Siswa SD Kelas 3 Permata Jingga Global School Kota Malang dan SDN Mendalanwangi 2 Kabupaten Malang”. Tujuan penelitian ini adalah :(1) untuk mengetahui gerak dasar lari pada siswa SD kelas 3 Permata Jingga Global School kota Malang dan SD Negeri Mendalanwangi 2 kabupaten Malang. (2) untuk mengetahui gerak dasar meloncat pada siswa SD kelas 3 Permata Jingga Global School kota Malang dan SD Negeri Mendalanwangi 2 kabupaten Malang. Rancangan penelitian yang digunakan berupa rancangan non eksperimen bentuk survey. Instrumen yang digunakan berupa tes dan non tes. Pengumpulan data menggunakan teknik pengukuran bentuk tes lari 30 meter dan loncat tanpa awalan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Siswa SD kelas 3 di Permata Jingga Global School Kota Malang untuk hasil tes lari 30 meter pada kategori baik-baik sekali berjumlah 9 orang siswa (42,85%) dan pada kategori sedang-kurang berjumlah 12 orang siswa (57,14%) dari 21 orang siswa. Hasil tes loncat jauh tanpa awalan pada kategori baik–baik sekali berjumlah 20 orang siswa (65,13%) dan pada kategori sedang-kurang berjumlah 1 orang siswa (4,76%) dari 21 orang siswa. Siswa SD kelas di SDN Mendalanwangi 2 Kabupaten Malang hasil tes lari 30 meter pada kategori baik–baik sekali berjumlah 22 orang siswa (78,56%) dan pada kategori sedang–kurang berjumlah 6 orang siswa (21,42%) dari 28 orang siswa. Hasil tes loncat jauh tanpa awalan pada kategori baik–baik sekali berjumlah 26 orang siswa (92,85%) dan pada kategori sedang–kurang berjumlah 2 orang siswa (7,14%) dari 28 orang siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan gerak dasar lari dan loncat siswa SD kelas 3 Permata Jingga Global School Kota Malang dominan berada pada kategori “sedang” dan SD Negeri Mendalanwangi 2 Kabupaten Malang dominan berada pada kategori “baik”

    Studi Tentang Kegiatan Ekstrakurikuler Olahraga di SMP Negeri 2 Kota Malang

    No full text
    ABSTRAK   Prasetyo, Galang. 2018. Studi Tentang Ekstrakurikuler Olahraga di SMP Negeri 2 Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Prof. Dr. H. M.E. Winarno, M.Pd.   Kata kunci: kegiatan, ekstrakurikuler, olahraga Kegiatan ekstrakurikuler olahraga di SMP Negeri 2 Kota Malang masih kurang optimal, yang disebabkan karena beberapa ekstrakurikuler yang tidak memiliki program kegiatan, kurangnya pelatih yang kompeten dalam bidang olahraga tersebut serta kurangnya kesadaran siswa akan pentingya kegiatan ekstrakurikuler olahraga tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan kegiatan pelaksanaan ekstrakurikuler olahraga di SMP Negeri 2 Kota Malang. Rancangan penelitian deskriptif survei. Subjek penelitian yaitu seluruh siswa ekstrakurikuler olahraga SMP Negeri 2 Kota Malang yang berpopulasi 151 siswa, lalu dengan pengambilan sampel 83 siswa. Penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan hanya mengambil sampel pada siswa yang memenuhi kriteria. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif survei untuk mengambarkan keadaan yang ada di lapangan mengenai seluruh kegiatan ekstrakurikuler olahraga. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa ekstrakurikuler futsal dan karate, merupakan ekstrakurikuler olahraga yang paling baik, hal ini dibuktikan dengan ekstrakurikuler futsal yang memiliki program kegiatan dibandingkan dengan ekstrakurikuler yang lain, kemudian ekstrakurikuler futsal dan ekstrakurikuler karate yang memiliki prestasi dibandingkan dengan ekstrakurikuler olahraga yang lain. Dapat disimpulkan bahwa ekstrakurikuler olahraga di SMP Negeri 2 Kota Malang menerapkan jadwal kegiatan satu sampai dua kali dalam seminggu. Ekstrakurikuler futsal merupakan satu-satunya ekstrakurikuler olahraga yang memiliki program kegiatan. Ekstrakurikuler futsal dan karate merupakan ekstrakurikuler olahraga yang paling baik, karena pernah menjuarai event. Kemudian hampir seluruh ekstrakurikuler olahraga SMP Negeri 2 Kota Malang termasuk ekstrakurikuler yang aktif mengikuti berbagai event acara perlombaan. Sarana dan prasarana yang dimiliki oleh ekstrakurikuler olahraga di SMP Negeri 2 Kota Malang, secara umum memadai, terawat, dan layak digunakan. Saran dalam penelitian ini diberikan kepada; (1) bagi SMP Negeri 2 Kota Malang, hendaknya mendukung ekstrakurikuler olahraga berupa fasilitas untuk siswanya; (2) bagi peserta didik SMP Negeri 2 Kota Malang hendaknya dapat meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler olahraga; (3) bagi pelatih ekstrakurikuler olahraga, hendaknya ikut berpartisipasi dengan kegiatan siswa; dan (4) Bagi Mahasiswa Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, sebaiknya memberikan pengembangan ilmu dengan menguji penelitian baru dan pengembangan baru pada kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler olahraga disekolah

    PENINGKATAN KETERAMPILAN PASSING SEPAKBOLA MENGGUNAKAN METODE DRILL BERVARIASI PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMK BRANTAS KABUPATEN MALANG

    No full text
    ABSTRAK Alam, Nurul. 2018. Peningkatan Keterampilan Passing Sepakbola Menggunakan Metode Drill Bervariasi Pada Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola Di SMK Brantas Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Usman Wahyudi, S.Pd, M.Pd., (II) Febrita Paulina Haynoek, S.Pd, M.Pd.   Kata Kunci: Metode Drill, Teknik Dasar Passing Sepakbola.   Sepakbola adalah permainan beregu yang dimainkan oleh dua kelompok yang masing-masing kelompok berjumlah sebelas pemain inti. Permainan sepakbola mengutamakan kerja sama tim serta berusaha memasukkan bola ke gawang lawan sebanyak-banyaknya dan mempertahankan gawang sendiri agar tidak kemasukan. Berdasarkan hasil observasi awal diperoleh hasil bahwa tingkat keberhasilan penguasaan teknik dasar passing sepakbola siswa ekstrakurikuler sepakbola SMK Brantas Kabupaten Malang masih belum baik, masih ditemukan beberapa kesalahan dalam passing bolapada tahap awalan, tumpuan kaki, perkenaan bola, pandangan mata, follow through, dan arah bola. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar Passing sepakbola menggunakan metode drill bervariasi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan olahraga dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 20 peserta putra ekstrakurikuler sepakbola SMK Brantas Kabupaten Malang. Penelitian tindakan olahraga ini dilakukan melalui tiga siklus dimana tiap siklus terdiri dari  tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Dalam penelitian ini siklus 1 dan siklus 2 dilakukan masing-masing 3 kali pertemuan. Dan siklus 3 yaitu 2 kali pertemuan. Hasil persentase keberhasilan siswa dalam teknik dasar passing dalam permainan sepakbola setelah diberikan tindakan dari siklus 1, siklus 2 dan siklus 3, hasilnya pada tiap-tiap indikator sudah terjadi peningkatan dari indikator awalan 88,3%, tumpuan kaki 83,3, perkenaan bola 85%, pandangan mata 88,3%, follow through 88,3%. Dan arah bola 83,3%. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah metode drill dapat meningkatkan keterampilan teknik dasar passing siswa ekstrakurikuler sepakbola SMK Brantas Kabupaten Malang. Saran hasil penelitian ini, pelatih dapat menggunakan metode drill untuk meningkatkan teknik dasar passing serta dapat digunakan siswa ekstrakurikuler sepakbola sebagai pengetahuan baru mengenai bentuk-bentuk latihan teknik dasar passing.     ABSTRACT Alam, Nurul. 2018. Improving Skills Passing Football Using Various Drill Methods In Extracurricular Football Participants In SMK Brantas Malang Regency. Thesis, Department of Physical Education and Health, Faculty of Sport Science, State University of Malang. Counselor: (I) Usman Wahyudi, S.Pd, M.Pd., (II) Febrita Paulina Haynoek, S.Pd, M.Pd.   Keywords: Method Drill, Basic Technique Passing Football.   Football is a team game played by two groups with each group numbering eleven core players. The game of football prioritizes teamwork as well as trying to enter the ball into the opponent's goal as much as possible and maintain the goal itself so as not to concede. Based on the results of preliminary observation, it is found that the level of success of mastery of the basic technique of passing football student extracurricular soccer SMK Brantas Malang Regency is still not good, still found some errors in the passing ballon the prefix stage, foot pedestal, perenaan ball, eye view, follow through, and direction ball. This research was conducted with the aim of improving the basic engineering skills of Passing football using methods drill varied. This research is a sport action research with qualitative descriptive and quantitative descriptive approach. Subjects in this study were 20 men extracurricular soccer SMK Brantas Malang. This sport action study is conducted through three cycles where each cycle consists of the following stages: (1) planning, (2) implementation, (3) observation, (4) reflection. In this research, cycle 1 and cycle 2 were done 3 times each meeting. And cycle 3 is 2 times meeting. The result of the percentage of student's success in basic technique passing in football game after given action from cycle 1, cycle 2 and cycle 3, the result on each indicator has been increased from 88.3% prefix indicator, 83.3 foot pedestal, perenaan ball 85 %, eye view 88.3%, follow through 88.3%. And the ball's direction was 83.3%. The conclusion of this research is the method drill can improve the skills of the basic techniques passing students of football extracurricular vocational Brantas Malang. Suggestion of this research result, trainer can usemethod drill to improve basic technique passing and can used student of extracurricular of soccer as new knowledge about forms of basic technique training passing

    Survei Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Di SMPN 8 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Proses pelaksanaan pembelajaran merupakan saling berkaitannya antara kegiatan pembelajaran, guru, dan pesertadidik. Kegiatan pembelajaran sendiri sangat diperlukan oleh guru dan peserta didik sebagai sarana dan alat saling berinteraksi untuk berjalannya proses pelaksanakan pembelajaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan deskriptifkualitatif. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiga guru matapelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan di SMPN 8 Malang. Berdasarkan hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa rerata persentase yang diperoleh ketiga guru dalam pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga, dan kesehatan adalah kegiatan pendahuluan sebesar 93% dengan kriteria sangat baik, kegiatan inti sebesar 80% dengan kriteria baik, dan kegiatan penutup sebesar 58% dengan kriteria cukup, maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh ketiga guru matapelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan sebesar 76% dengan kriteria baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran pedidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan di SMPN 8 Malang olehketiga guru yaitu kegiatan pendahuluan diperoleh 93% dengan kategori sangat baik, kegiatan inti diperoleh persentase 80% dengan kategori baik, dan kegiatan penutup diperoleh 58% dengan kategori cukup, maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan di SMPN 8 Malang diperoleh 76% dengan kategori baik. Saran yang disampaikan adalah pada pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di SMPN 8 Malang perlu meningkatkan kembali proses pelaksanaan pem belajaran disetiap kegiatan terutama di kegiatan inti karena ditahap ini peserta didik mulai meningkatkan keterampilan gerak saat proses pelaksanaan pembelajaran berlangsung dan kegiatan penutup perlu adanya evaluasi dari hasi

    KONTRIBUSI KEKUATAN OTOT PERUT DAN DAYA TAHAN OTOT TUNGKAI TERHADAP AKURASI KETERAMPILAN SHOOTING PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA SMA NEGERI 1 TUREN

    No full text
    RINGKASAN   Sekolah Menengah Atas (SMA) merupakan salah satu jalur pendidikan formal yang ada di Indonesia setelah lulus dari jenjang Sekolah Menengah Pertama yang dapat ditempuh selama tiga (3) tahun mulai kelas X-XII. Mata pelajaran di SMA diatur oleh kurikulum, salah satu mata pelajaran yang terdapat dalam kurikulum di jenjang SMA adalah Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, tak terkecuali di SMA Negeri 1 Turen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu ibesarnya kontribusi antara kekuatan otot perut dan daya tahan otot tungkai terhadap shooting peserta ekstrakurikuler sepakbola SMA Negeri 1 Turen. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan termasuk dalam metode penelitian korelasional, sampel diambil sebanyak 52 peserta ekstrakurikuler sepakbola. Berdasarkan perhitungan statistik diperoleh nilai sumbangan efektif dari masing-masing variabel, untuk otot perut memberikan sumbangan relative sebesar 18,43%.Daya tahan otot tungkai memberikan sumbangan relativesebesar 11,66 %. Total keseluruhan sumbangan sebesar 30 %. Berdasarkan hasilhitungandiketahuibawasumbanganrelative (SR) variable kekuatan otot perut terhadap akurasi shooting sebesar 51,43%. Sementara sumbangan relative otot tungkai sebesar 38,86. Total sumbangan relative (SR) 90,2%. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat kontribusi yang signifikan antara kekuatan otot perut dengan hasil akurasi shooting kearah gawang pada perserta ekstrakurikuler sepakbola SMA Negeri 1 Turen.Terdapat kontribusi yang signifikan antara kekuatan dayatahan otot tungkai dengan hasil akurasi shooting kearah gawang pada peserta ekstrakurikuler sepakbola SMA Negeri 1 Turen.Terdapat kontribusi yang signifikan antara kekuatan otot perut dan dayatahan otot Tungkai terhadap akurasi shooting kearah gawang peserta ekstrakurikuler sepakbola SMA Negeri 1 Turen

    Survey Kondisi Fisik Pemain Futsal Tim Porprov Kabupaten Malang

    No full text
    RINGKASAN   Ardianto, Ceppy. 2018 Survei Kondisi Fisik Tim Futsal Porprov Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd, (II) Dr. Hariyoko, M.Pd, Kata Kunci: Futsal, Kondisi Fisik. Futsal merupakan salah satu cabang olahraga yang banyak diminati dan dimainkan oleh semua golongan umur. Agar mendapatkan hasil yang maksimal perlu melakukan latihan teknik, taktik, dan fisik dalam menghadapi pertandingan. Sebelum melakukan tes kondisi fisik, pelatih menjelaskan bahwa belum ada data kondisi fisik Tim Futsal Porprov Kabupaten Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik (agility, speed, dan daya tahsan cardiovasculer) Tim Futsal Porprov Kabupaten Malang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik survei. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh pemain yang berjumlah 25 pemain. Instrumen tes yang digunakan adalah illinois agility test, lari 30 meter, multi stage fitness test. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan (1) kelincahan menunjukkan kategori “rata-rata” atau “cukup”, (2) kecepatan menunjukkan kategori “di atas rata-rata” dan (3) daya tahan menunjukkan kategori “cukup”. Kesimpulan dari penelitian survei kondisi fisik ini adalah bahwa profil kondisi fisik tim Tim Futsal Porprov Kabupaten Malang dalam lingkup cukup. Saran yang dapat diberikan kepada pelatih dan pemain Tim Futsal Porprov Kabupaten Malang adalah menambah program latihan kondisi fisik yang bertujuan untuk lebih meningkatkan kondisi fisik Tim Futsal Porprov Kabupaten Malang

    PengaruhMetodeLatihanHollow Sprint TerhadapKecepatanLariSprint 50 Meter PutriuntukAtletUsia 13-15 TahunKlubRejotanganAtletikKecamatanRejotanganKabupatenTulungagung

    No full text
    RINGKASAN Atletik adalah suatu cabang olahraga yang mempertandingkan lari, lompat, jalan, dan lempar. Salah satu cabang olahraga dalam atletik adalah lari sprint.Dalam lari sprint kecepatan merupakan komponen penting pada saat melakukan gerakan lari sprint. Sehingga dibutuhkan metode latihan yang tepat dan efektif untuk meningkatkan kecepatan lari, metode tersebut adalah latihan hollow sprint. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Metode Latihan Hollow Sprint Terhadap Kecepatan Lari Sprint 50 Meter Putri untuk Atlet Usia 13-15 Tahun Klub Rejotangan Atletik Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian praeksperimental dengan menggunakan rancangan pretest,perlakuan, posttest subjek dalam penelitian ini adalah atlet putri Usia 13-15 Tahun Klub Rejotangan Atletik Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung yang berjumlah 10 orang. Proses pengambilan data pretest dan posttest dilakukan dengan tes lari sprint 50 meter. Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan bantuan IBM SPSS 20. Berdasarkan uji hipotesis menggunakan Paired Simple T-test didapatkan bahwa pretest dan posttest terdapat pengaruh yang signifikan. Dengan sig (p) yaitu 0,000 < 0,05. Hasil pretest didapat 9,62dan posttest didapat 8,43.Maka dapat disimpulkan bahwa latihan Hollow Sprint berpengaruh besar terhadap kecepatan lari sprint. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah metode hollow sprint berpengaruh terhadap hasil kecepatan lari 50 meter putri untu katlitusia 13-15 tahun Rejotangan Atletik kecamatan Rejotangan kabupaten Tulungagung. Pengaruh tersebut didapat dari pretest yang menghasilkan mean 9,62 detik dan dari hasil posttest menghasilkan mean 8,43 detik. Hasil ini menunjukan adanya peningkatan kecepatan lari sprint

    peningkatan kemampuan daya ledak otot tungkai akibat latihan depth jump leap cepat dan lambat untuk peserta kegiatan ekstrakurikuler bolavoli sma negeri 6 malang

    No full text
    RINGKASAN   Risza, Ratri. 2018.PeningkatanKemampuanDayaLedakOtotTungkaiAkibatLatihan Depth Jump Leap Cepat dan Lambat pada PesertaEkstrakurikulerBolavoli SMA Negeri 6 Malang.Skripsi, JurusanPendidikanJasmanidanKesehatan, FakultasIlmuKeolahragaan, UniversitasNegeri Malang.Pembimbing: (I) Dr. Siti Nurrochmah, M,Kes. Kata Kunci: dayaledakotottungkai, depth jump leap,bolavoli, ekstrakurikuler. Dalam cabang olahraga bolavoli, salah satu unsurkondisifisiksangatdiperlukanadalahunsurdayaledakototkhususnyaotottungkaiuntukmelakukankegiatansmash danblock  bolavoli. Hasil observasi awal diperoleh bahwa daya ledak otot tungkai peserta ekstrakurikuler kondisinya belum optimal. Hal initampakketikapesertaekstrakurikuler, mengadakan latihan bermain, gerakan smash dan blockbelum optimal. Masalah kondisi daya ledak menarik untuk diteliti. Peneliti telah melakukan penelitiahan dengan judul Peningkatan Kemampuan Daya Ledak Otot Tungkai Akibat Latihan Depth Jump LeapCepat dan Lambat pada Peserta Ekstrakurikuler Bolavoli SMA Negeri 6 Malang. Latihan daya ledak otot dapat dilakukan dengan banyak latihan pliometrik yang dalam penelitian ini berupa latihan depth jump leapcepat dan lambat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan depth jump leapcepat dan lambat terhadap peningkatan kemampuan daya ledak otot tungkai. Rancangan penelitian eksperimental, menggunakan rancangan bentuk Desain Randomized Control Group Pretest-Postest(Nazir, 2014:213). Populasi penelitian 30 orang dan jumlah sampel 30orang coba pengambilan sampel menggunakan teknik purposive proportional random sampling dengan porsi 80% dari jumlah 30 orang coba perempuan. Instrumen penelitian menggunakan instrumen tes dan non tes. Tes digunakan untuk mengukur kemampuan daya ledak otot tungkai dan non tes berupa eksperimen dan observasi langsung dilengkapi dengan blangko. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes Vertical Jump. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik anava, jika Fhitung>Ftabel 0,05dilakukan uji lanjut menggunakan uji LSD. Hasil analisis data, diperoleh :(1) pada kelompok cepat thitung0.120 > ttabel0.220,(2)kelompok lambat thitung> ttabel 1,746;(3) Latihan depth jump leapcepat dan depth jump leap lambat terhadap peningkatan kemampuan daya ledak otot tungkai, hasil diperoleh Fhitung69,1029> F tabel α = 0,05 4,15. Sedangkan hasil ujilan jut teknik LSD selisih antar rata-rata hitung 65,1764danuji tabel LSD 16,6218. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkanbahwa: (1)adaperbedaan kemampuan dayaledakotottungkai sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok cepat,(2)terdapat perbedaan kemampuan daya ledak otot tungkai antara sebelum dan sesudah latihan pada kelompok lambat,(3)ada pengaruh latihan depth jump leapceppat dan latihandepth jump leaplambatterhadap kemampua

    0

    full texts

    1,757

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇