SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
    1757 research outputs found

    StudiKomparatif Kemampuan Kondisi Fisik Gerak Kelincahan Dan Daya Ledak Otot Tungkai Peserta Ekstrakurikuler Bulutangkis SMA Negeri 1 Dampit Dengan SMA Negeri 1 Turen

    No full text
    RINGKASAN   Abdi,Wahyu. F. 2018. Studi Komparatif Kemampuan Kondisi Fisik Gerak Kelincahan Dan Daya Ledak Otot Tungkai Peserta Ekstrakurikuler Bulutangkis SMA Negeri 1 Dampit Dengan SMA Negeri 1 Turen. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes. Kata Kunci : unsur kondisi fisik, gerak kelincahan, daya ledak otot tungkai, bulutangkis. Permainan bulutangkis adalah olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasang (untuk ganda) yang mengambil posisi berlawanan di bidang lapangan yang dibagi duao leh sebuah jaring (net). Tiap pemain atau pasangan hanya boleh memukul kok sekali sebelum kok melewati net. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan unsur kondisi fisik kelincahan dan daya ledak otot tungkai antara peserta kegiatan ekstrakurikuler bulutangkis SMA Negeri 1 Dampit dan SMA Negeri 1 Turen Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan non eksperimental bentuk survei, sedangkan ditinjau dari tujuan penelitian maka penelitian ini termasuk kausal kompratif yaitu penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk membandingkan atau membedakan sampel yang satu dengan sampel yang lain. Populasi pada penelitan ini adalah peserta kegiatan ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Dampit dan SMA Negeri 1Turen, dimana masing-masing sekolah diambil sampel sebanyak 22 siswa. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t sampel bebas. Hasil analisis data pada variabel kelincahan SMA Negeri 1 Dampit dan SMA Negeri 1 Turen diperoleh hasil  lebih besar dari . Oleh karena hasil uji t lebih besar dari, makaditolak dan hipotesis diterima, artinya ada perbedaan variabel kelincahan pada peserta ekstrakurikuler bulutangkis di SMA Negeri 1 Dampit dengan SMA Negeri 1 Turen. Sedangkan hasil analisis data pada variabel daya ledak otot tungkai diperoleh hasil lebih besar dari . Oleh karena hasil uji t lebih besar dari, maka  ditolak dan hipotesis diterima, artinya ada perbedaan variabel daya ledak otot tungkai pada peserta ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Dampit dengan SMA Negeri 1 Turen.   Berdasarkan hasil penelitian pada variabel kelincahan dan variabel daya ledak otot tungkai yang dilaksanakan pada peserta kegiatan ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Dampit dan SMA Negeri 1 Turen terdapat perbedaan variabel kelincahan dan variabel daya ledak otot tungkai pada peserta ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Dampit dengan SMA Negeri 1 Turen

    perbedaan tingkat gerak lokomotor antara siswa kelas V di sdn 1 Dadapan dan sdn lesanpuro 4

    No full text
    RINGKASAN   Putra, Nicko Ragil Kusuma. 2018. Perbedaan Tingkat Gerak Lokomotor Antara Siswa Kelas V Di SDN 1 Dadapan dan SDN Lesanpuro 4. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes.   Kata Kunci: gerak lokomotor, lari 40 meter, loncat jauh tanpa awalan               Gerak lokomotor sangat dibutuhkan untuk menunjang berbagai keterampilan teknik dasar dalam olahraga. Berdasarkan hasil tes awal secara keseluruhan dari 2 sekolah dapat dikatakan belum pernah diadakan tes dan pengukuran lari 40 meter dan loncat jauh tanpa awalan. Masalah gerak lokomotordi lingkungan siswa sekolah dasar peranannya dalam pembelajaran pendidikan jasmani menarik untuk di kaji. Oleh karena yang melatarbelakangi masalah tentang gerak lokomotor, maka peneliti tertarik untuk melakukan kajian ilmiah dengan judul “Perbedaan Tingkat Gerak Lokomotor Antara Peserta didik Kelas V di SDN 1 Dadapan dan SDN Lesanpuro 4”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat gerak lokomotor antara peserta didik kelas V SDN 1 Dadapan dan peserta didik kelas V SDN Lesanpuro 4. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan adalah metode survey. Sampel yang diambil 27 orang peserta didik kelas V SDN 1 Dadapan Kabupaten Malang dan 27 orang peserta didik kelas V SDN Lesanpuro 4 Kota Malang menggunakanteknik Sistematics Purposive Proposional Random. Penelitian ini menggunakan instrumen tes dan non tes. Teknik pengukuran bentuk tes yaitu tes lari 40 meter dan tes loncat jauh tanpa awalan. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik Analisis varian satu jalan. Berdasarkan hasil analisis uji normalitas SDN 1 Dadapan Kabupaten Malang,L hitung 0,1560 t-tabel 2,00665, artinya ada perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan tingkat gerak lokomotor antara peserta didik kelas V SDN 1 Dadapan Kabupaten Malang dan peserta didik kelas V SDN Lesanpuro 4 Kota Malang. Tingkat gerak lokomotor peserta didik kelas V SDN 1 Dadapan Kabupaten Malang lebih baik dari peserta didik kelas V SDN Lesanpuro 4 Kota Malang. Saran peneliti, jika ingin meningkatkan kemampuan gerak lokomotor yang baik perlu peningkatan aktifitas gerak sehari-hari selain dalam proses pendidikan jasmani di sekolah

    Upaya Meningkatkan Teknik Shooting dengan Menggunakan Metode Plyometric Knee Tuck Jumps Bagi Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola SMPN 10 Malang

    No full text
    RINGKASAN Setyawan, Wahyu M. 2018. Upaya Meningkatkan Teknik Shooting dengan Menggunakan Metode Plyometric Knee Tuck Jumps Bagi Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola SMPN 10 Malang. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Usman Wahyudi, S.Pd, M.Pd. (II) Fahrial Amiq, S.Or, M.Pd.   Kata Kunci: shooting, sepakbola, plyometric knee tuck jumps, ekstrakurikuler   Salah satu keterampilan dasar sepakbola yang harus dikuasai adalah teknik shooting. Keterampilan dasar shooting adalah teknik dasar dalam sepakbola yaitu menendang ke arah gawang lawan dengan keras dan akurat. Permasalahan yang didapat adalah bahwa teknik dasar shooting peserta ekstrakurikuler SMPN 10 Malang memiliki persentase kesalahan terbanyak daripada teknik dasar lainnya. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan upaya meningkatkan keterampilan shooting sepakbola bagi peserta ekstrakurikuler SMPN 10 Malang. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan teknik dasar shooting dengan menggunakan metode latihan plyometric knee tuck jumps bagi peserta ekstrakurikuler sepakbola SMPN 10 Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Olahraga (PTO). Subjek penelitian yang digunakan adalah peserta ekstrakurikuler sepakbola SMPN 10 Malang dengan jumlah 30. Analisis data yang digunakan peneliti adalah dengan menggunakan uji statistik deskriptif kuantitatif yang bermaksud untuk mendiskripsikan sampel atau populasi dengan persentase. Berdasarkan paparan data dan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa: (1) persentase keseluruhan ketuntasan teknik shooting pada siklus 1 hasil analisa observer 1 adalah 53,3% dan observer 2 adalah 53,9%, (2) persentase keseluruhan ketuntasan teknik shooting pada siklus 2 hasil analisa observer 1 adalah 73,5% dan observer 2 adalah 73,3%, (3) perbandingan antara siklus 1 ke siklus 2 mengalami peningkatan dari hasil penilaian teknik shooting menggunakan metode plyometric knee tuck jumps. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode latihan plyometric knee tuck jumps di siklus 1 dan 2 yaitu: (1) melompati variasi terhadap cone, (2) melompati variasi teman yang sedang jongkok, (3) bermain skipping, (4) melakukan standing broad jump, metode tersebut dapat meningkatkan keterampilan teknik shooting peserta ekstrakurikuler sepakbola SMPN 10 Malang.

    UpayaMeningkatkanKeterampilanTeknikGuntinganMenggunakanMetode Drill BagianpadaSiswa PSHT Cabang Kota Malang

    No full text
    RINGKASAN Firdaus Putra, Rizky Bintang. Upaya Meningkatkan Keterampilan Teknik Guntingan Menggunakan Metode Drill Bagian pada Siswa PSHT Cabang Kota Malang, Skripsi,Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Eko Hariyanto, M.Pd   Kata Kunci: peningkatan, teknik Guntingan, Pencak silat, metode drill bagian Pencak silat merupakan salah satu olahraga bela diri budaya bangsa Indonesia yang perkembangannya sudah mulai pesat karena sudah banyak dikenal mulai dari Benua Asia hingga Benua Eropa.Di dalam Pencak silat ada beberapa teknik dasar jatuhan yang harus dipelajari diantaranya: teknik bantingan, sapuan rebah, sirkel dan teknik guntingan. Teknik dasar serangan bawah ini memiliki poin tertinggi dalam olahraga pencak silat.Namun pada saat latihan di PSHT Cabang Kota Malang menunjukkan bahwa teknik guntingan memiliki standar di bawah baik yang disebabkan belum adanya program latihan untuk teknik guntingan tersebut, oleh karena itu diperlukan suatu alternatif pemecahanya itu dengan latihan teknik guntingan menggunakan metode drill bagian. Tujuan penelitian tindakan olahraga ini adalah untuk meningkatkan keterampilan teknik guntingan yang terjadi pada atlet PSHT Cabang Kota Malang. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan olahraga dengan metode diskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif.Penelitian ini dilakukan melalui dua siklus dan masing-masing siklus tiga kali pertemuan dengan tahapan (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi.Subjek dalam penelitian ini adalah siswa PSHT Cabang Kota Malang.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes, wawancara, observasi, dokumentasi, dan analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui metode drill bagian mampu meningkatkan keterampilan teknik guntingan. Hasil siklus 1 diperoleh standar baik sekali  30 % dan baik 10% pada keterampilan proses. Kemudian meningkat pada siklus 2 dimana pada standar baik sekali sekali 85% dan standar baik 15%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode drill bagian, dapat meningkatkan keterampilan teknik guntingan pada siswa PSHT Cabang Kota Malang dengan persentase keberhasilan yang tergolong baik

    Pengembangan Pembelajaran Bola Basket Melalui Multimedia Interaktif Di Ekstrakurikuler SMP

    No full text
    RINGKASAN Bola basket sangatlah populer di Indonesia, bola basket merupakan jenis olahraga yang begitu cepat perkembangannya dan banyak menarik perhatian anak-anak pelajar mulai dari SD, SMP, SMA. Menurut (Aji, 2016:56) pengertian bolabasket adalah salah satu permainan beregu. Permainan ini dimainkan oleh dua regu yang saling berhadapan. Setiap regu terdiri dari atas lima pemain. Tujuan permainan ini adalah memasukkan bola sebanyak-banyaknya ke dalam ring lawan. Berdasarkan hasil observasi peneliti di SMP Negeri 2 Ngajum yang menjelaskan tentang pengembangan pembelajaran bola basket pada tanggal 25 Februari 2018, menyatakan bahwa ditemukan rata-rata sebanyak 81% mengatakan bahwa siswa sangat membutuhkan latihan teknik dasar bola basket melalui multimedia interaktif pada sesi latihan. Tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan produk pembelajaran bola basket yang berbasis multimedia interaktif dengan menggunakan software autoplay media studio yang akan menjadi pembelajaran latihan bola basket oleh siswa dan pelatih. Metode yang digunakan adalah jenis penelitian dan pengembangan research & development (R&D) dengan mengarah a model for developing multimedia learning projects dari  Frey dan Sutton (2010). Frey & Sutton (2010), model pengembangan ini menggunakan 10 tahap. langkah 1, tentukan tujuan instruksional, sasaran, dan penonton. Langkah 2, tinjau dan selidiki pilihan yang ada. Langkah 3, tentukan format, anggaran, dan garis waktu. Langkah 4, tentukan strategi konten, aktivitas, dan penilaian. Langkah 5, kembangkan strategi evaluasi, kriteria, dan instrumen untuk mengetahui efektivitas proyek. Langkah 6, kembangkan flowchart, sitemap, dan / atau storyboard. Langkah 7, kembangkan prototipe. Langkah 8, lakukan evaluasi formatif. Langkah 9, selesaikan desainnya. Langkah 10, lakukan evaluasi sumatif produk dan proses. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan telah menghasilkan produk pembelajaran bola basket yang berbasis multimedia interaktif dengan menggunakan software autoplay media studio dengan terdapat 8 menu yaitu sejarah, sarana, perwasitan, peraturan permainan, perbasi, shooting, passing, dribble. Hasil uji lapangan tersebut meliputi 4 aspek yaitu ketepatan 80,48%, kemutakhiran materi 82,08%, penyajian materi 82,69%, kelengkapan penyajian materi 80,63%. Berdasarkan hasil uji coba yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis multimedia interaktif dengan software autoplay dapat meningkatkan kemampuan siswa

    PENGARUH METODE DRILL DAN LATIHAN KOMANDO TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN DRIBBLING PESERTA EKSTRAKURIKULER SMP NEGERI 1 NGASEM KABUPATEN KEDIRI

    No full text
    ABSTRAK: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode drill dan latihan komando terhadap peningkatan dribbling sepakbola pada ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Ngasem Kabupaten Kediri. Rancangan penelitian ini menggunakan matching pre-test – post-test comparison group design. Teknik analisis data menggunakan analisis varian satu jalur (ANAVA) dengan taraf signifikansi α=0,05. Berdasarkan hasil anilisis data dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan pengaruh antara metode drill dan latihan komando terhadap peningkatan keterampilan dribbling sepakbola dengan hasil (Fhitung = 27,64 > Ftabel = 4,41), sehingga metode drill lebih baik daridapa latihan komando.

    Survei Tingkat Daya Tahan Jantung Paru-paru Peserta Kegiatan ekstrakurikuler Olahraga di SMA Negeri 4 Malang

    No full text
    ASBTRAK   Kurniawan, Rizky Indra. 2018. Survei Tingkat Kebugaran Jasmani (Daya Tahan) Peserta Ekstrakurikuler SMA Negeri 4 Malang. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes, .   Kata Kunci : Kebugaran Jasmani (Daya Tahan), Ekstrakurikuler Sebagian peserta kegiatan ekstrakurikuler olahraga di SMA Negeri 4 Malang belum diketahuinya tingkat kebugaran jasmani khususnya pada unsur daya tahan yang menunjang aktivitas olahraga prestasi. Kondisi kebugaran jasmani unsur daya tahan tidak pernah diukur melalui tes yang menggunakan instrumen yang tepat dan praktis. Peneliti tertarik untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani melalui kajian tentang unsur daya tahan. Oleh karena itu dilakukan penelitian tentang “Survei Tingkat Daya Tahan Jantung Paru-Paru Peserta Ekstrakurikuler Olahraga Di SMA Negeri 4 Malang”. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui dan memperoleh informasi data tentang bagaimana tingkat kebugaran jasmani unsur daya tahan (VO2 maks) peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 4 Malang. Dengan melakukan tes lari multitahap peserta dapat mengetahui daya tahan (VO2 maks) yang diperoleh dari aktivitas kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 4 Malang. Rancangan penelitian yang digunakan berupa rancangan non eksperimen bentuk survei. Sampel penelitian berjumlah 49 orang siswa dari 185 orang siswa peserta kegiatan ekstrakurikuler olahraga di SMA negeri 4 Malang yang diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes dan non tes. Pengumpulan data menggunakan teknik pengukuran bentuk tes lari multitahap. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis tes lari multitahap peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 4 Malang menunjukkan bahwa unsur yang paling penting pada kebugaran jasmani adalah daya tahan (VO2 maks). Konsumsi oksigen maksimal (VO2 maks) dipakai sebagai parameter derajat kebugaran jasmani (Suratmin, 2009:9). Karena VO2 maks ini dapat membatasi kapasitas kardiovaskuler seseorang, maka “VO2 maks dianggap sebagai indikator terbaik dari ketahanan aerobik”, (Uliyandari dalam Fardhany, 2014:30). Hal ini didasari bahwasanya kebugaran jasmani seseorang dipengaruhi oleh beberapa Faktor penyebab pada kategori tersebut adalah dikarenakan kurangnya latihan daya tahan fisik secara teratur, terprogram, tersistematis dan berkelanjutan. Maka dapat disimpulkan hasil tingkat kebugaran jasmani unsur daya tahan (VO2 maks) SMA Negeri 4 Malang berada dominan pada kategori “sedang”. Hal ini berarti kondisi daya tahan peserta ekstrakurikuler olahraga di SMA Neegeri 4 Malang belum memenuhi tuntutan kondisi daya tahan yang diperlukan dalam pertandingan. Sehingga perlu adanya peningkatan kualitas latihan yang lebih tersistematis, terprogram, serta perlu adanya penambahan kuantitas waktu dan durasi per latihan

    PENINGKATAN KETERAMPILAN PUKULAN SMASH BULUTANGKIS MENGGUNAKAN METODE DRILL PADA ATLET PB.ISTANA PAGELARAN KABUPATEN MALANG

    No full text
    Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilani pukulan smash pada atlet di PB. Istana Pagelaran Kabupaten Malang menggunakan metode drill. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan olahraga dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Penelitian tindakan olahraga ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklus memiliki tahapan diantaranya: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan (observasi), dan (4) refleksi. Hasil dari penelitian menunjukkan terjadi peningkatan keterampilan atlet dalam melakukan pukulan smash setelah menggunakan berbagai metode latihan drill. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, masing-masing siklus 4 kali pertemuan. Tingkat keberhasilan atlet PB. Istana Pagelaran Kabupaten Malang pada siklus 1 dengan persentase ketuntasan keseluruhan teknik  pukulan smash dari observer 1 sebanyak 62,5% dan observer 2 sebanyak 58,33%. Sedangkan tingkat keberhasilan atlet pada siklus 2 dengan persentase ketuntasan keseluruhan dari observer 1 sebanyak 83,33% dan observer 2 sebanyak 81,25%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan latihan metode drill dapat meningkatkan keterampilan pukulan smash bulutangkis pada atlet PB. Istana Pagelaran Kabupaten Malang sehingga disarankan kepada pelatih untuk menggunakan metode drill dalam pelatihan keterampilan teknik dasar pukulan smash bulutangkis.   Kata kunci : teknik dasar pukulan smash, latihan metode drill

    Pengembangan variasi latihan smash pada permainan bolavoli peserta ekstrakurikuler di SMAN 1 Garum

    No full text
    ABSTRAK   Resty, Shelvia Nanda. 2017. Pengembangan variasi latihan smash pada permainan bolavoli peserta ekstrakurikuler di SMAN 1 Garum. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. M.E. Winarno M.Pd,   Kata Kunci: Pengembangan, Latihan, Permainan Bolavoli, Smash Smash merupaka bentuk serangan yang paling banyak dipergunakan dalam upaya memperoleh  nilai oleh suatu tim (Ahmadi, 2007:31).Smashyang baik merupakan modal utama dalam permainan bolavoli. Untuk itu, dari hasil observasi awal tersebut bahwasannya pengembangan model latihan smash permainan bolavoli sangat dibutuhkan khususnya untuk atlet dalam meningkatkan kemampuan dan variasi dalam berlatih agar lebih mudah di pahami. Tujuan penelitian ini adalah bertujuan untuk mengembangkan variasi latihan smashpadapermainan bolavoli dalam kegiatan ekstrakurikuler di SMAN 1 Garum.Sehingga peserta ekstrakurikuler dapat meningkatkan kemampuan teknik dasar dan menguasai variasi latihan smash pada permainan bolavoli dengan baik dan benar. Hasil akhir dari penelitian dan pengembangan ini adalah adanya beberapa variasi model latihan smashpermainan bolavoli yang dikemas dalam media buku, dalam setiap variasi memiliki tingkat kesulitan dari tahap mudah ketahap yang sulit dan telah dianalisis validasi ahli bolavoli dengan hasil 89,17%, ahli media 79,03% serta dari hasil uji coba kelompok kecil 88,19% dan uji coba kelompok besar 90,20%, maka produk pengembangan layak digunakan sebagai media latihan pada peserta ekstrakurikuler di SMAN 1Garum. Metode penelitian yang digunakan dalam pengembangan variasi latihan smash permainan bolavoli pada kegiatan ekstrakurikuler di SMAN 1Garum menggunakan model penelitian dan pengembangan Research and Development dari Borg and Gall (1989:775) yang telah dimodifikasi yaitu hanya menggunakan 7 langkah dari 10 langkah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskiptif dengan persentase. Pada uji coba (kelompok kecil) menggunakan subjek penelitian sebanyak 8 peserta ekstrakurikuler dan pada uji coba lapangan (kelompok besar) menggunakan subjek penelitian sebanyak 30 peserta ekstrakurikuler permainan bolavoli di SMAN1Garum. Berdasarkan hasil observasi tersebut dan mengingat pentingnya teknik dasar smash bagi para peserta ekstrakurikuler di SMAN 1 Garum. Berdasarkan simpulan yang dihasilkan maka, disarankan variasi latihan smash bolavoli dapat diterapkan oleh peserta ekstrakurikuler di SMAN 1Garum agar dapat meningkatkan hasil belajar latihan smash oleh peserta ekstrakurikuler di SMAN 1 Garum

    Studi Kegiatan Ekstrakurikuler Olahraga di SMK Negeri 2 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Arismunandar, Muhammad. 2018. Studi Kegiatan Ekstrakurikuler Olahraga di SMK Negeri 2 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: I. Prof. Dr. M.E Winarno, M.Pd.   Kata Kunci: Kegiatan Ekstrakurikuler Olahraga, Prestasi Secara umum pengertian olahraga adalah sebagai salah satu aktivitas fisik maupun psikis seseorang yang berguna untuk menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan seseorang. Kegiatan ekstrakurikuler dilakukan diluar jam pelajaran agar siswa tidak terganggu dan lebih fokus dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Dengan demikian, kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang dilakukan di luar jam pelajaran untuk menumbuh kembangkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki peserta didik. Semua ekstrakurikuler olahraga yang ada di SMKN 2 Malang dipimpin oleh Pembina dan pelatih masing-masing cabang olahraga. Berdasarkan hasil observasi awal maka perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk mengetahui bagaimana  seluruh kegiatan ekstrakurikuler olahraga yang ada di SMKN 2 Kota Malang berlangsung dan bila ada masalah maka perlu diperbaiki dan ditindak lanjuti agar seluruh cabang ini mencapai hasil yang maksimal Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan ekstrakurikuler olahraga di SMK Negeri 2 Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif survei dan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah melalu kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan penilaian peserta didik yang ada di SMK Negeri 2 Malang. Bahwa dalam kegiatan ekstrakurikuler olahraga di SMK Negeri 2 Malang terdapat jadwal latihan, sarana dan prasarana latihan, serta prestasi yang diperoleh dari setiap ekstrakurikuler olahraga di SMK Negeri 2 Malang. Saran yang dapat diberikan pada penelitian yaitu bagi pembina ekstrakurikuler agar lebih memperhatikan ekstrakurikuler olahraga dengan lebih baik dan lebih memfasilitasi ekstrakurikuler olahraga dengan lebih baik lagi karena ekstrakurikuler olahraga bisa membantu siswa dalam berprestasi dibidang non akademik, bagi pihak sekolah diharapkan lebih meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana olahraga, bagi pembina dan pelatih ekstrakurikuler harus lebih baik dan mempunyai program latihan agar latihan yang diberikan lebih efektif dan bermanfaat bagi peserta ekstrakurikuler dan bagi pembaca semoga penelitian ini dapat menambah wawasan dan ilmu bagi pembaca serta referensi bagi peneliti selanjutnya mengenai studi ekstrakurikuler olahraga

    0

    full texts

    1,757

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇