SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
    1757 research outputs found

    PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN GERAK DASAR LANGKAH KAKI PADA AKTIVITAS RITMIK MELALUI VIDEO FLASH PLAYER UNTUK PESERTA DIDIK KELAS VII DI SMP LABORATORIUM UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Marjuki, Elda. 2018. Pengembangan Pembelajaran Gerak Dasar Langkah Kaki Pada Aktivitas Ritmik Melalui Video Flash Player Untuk Peserta Didik Kelas VII Di SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Siti Nur rochmah,M.Kes.,dan (II)Usman Wahyudi, S.Pd, M.Pd.   Kata kunci: aktivitas ritmik, pembelajaran, gerak dasar langkah kaki, media, video Pada kegiatan pembelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan di SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang materi aktivitas ritmik, peserta didik menyatakan belum menguasai gerak dasar langkah kaki pada aktivitas ritmik. Dari hasil observasi awal diperoleh data pendidik bahwa media yang digunakan dalam pembelajaran masih terbatas. Untuk mengatasi masalah tersebut, solusinya adalah dilakukan penelitian dan pengembangan yang berjudul “Pengembangan Pembelajaran Gerak Dasar Langkah Kaki Pada Aktivitas Ritmik Melalui Video Flash Player Untuk Peserta Didik Kelas VII Di Smp Laboratorium Universitas Negeri Malang.” Tujuan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah untuk mengembangkan pembelajaran gerak dasar langkah kaki yang dikemas dalam bentuk video flash player yang diharapkan mampu untuk membantu dalam proses pemahaman materi gerak dasar langkah kaki pada aktivitas ritmik. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan berupa model konseptual. Jenis data yang terkumpul termasuk jenis data kualitatif dan kuantitatif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kulitatif dan kuantitatif berupa persentase. Hasil analisis data yang dipeeroleh dari uji coba kelompok kecil sejumlah 79,75% (produk dinyatakan baik dan layak digunakan) dan uji coba kelompok besar diperoleh hasil 93,01% (produk dinyatakan baik dan layak digunakan). Berdasarkan hasil evaluasi para ahli, kesimpulan dirumuskan bahwa produk sumber belajar video flash player pada aktivitas ritmik dinyatakan memiliki ketepatan, kesesuaian, kemenarikan, kejelasan, kemudahan, kebermaknaan, kebermanfaatan, representatif dan gerakan variatif. Berdasarkan hasil uji coba kelompok dapat dirumuskan kesimpulan hasil penelitian bahwa produk sumber belajar video flash player pada aktivitas ritmik dinyatakan memiliki ketepatan, kesesuaian, kemenarikan, kejelasan, gerakan bervariasi, kebermanfaatan, kegunaan, disetujui dan gerakan menyenangkan. Saran bagi pengembangan pembelajaran gerak dasar langkah kaki di SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang adalah pengembang selanjutnya dapat menambahkan materi pembelajaran yang lainnya untuk melengkapi isi dari produk pengembangan ini menjadi sebuah kesatuan pembelajaran yang utuh

    Survei Tingkat Volume OksigenMaksimal ("V" ̇"O" _"2" "Maks" ) PadaEkstrakurikulerBolavoli Di SMP Negeri Kota Malang

    No full text
    ABSTRAK   Santosa, Riyan. 2018. Survei Tingkat Volume Oksigen Maksimal ( ) Pada Ekstrakurikuler Bola voli Di SMP Negeri Kota Malang. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. AgusTomi, M.Pd., (II) Febrita Paulina Heynoek, S.Pd., M.Pd.   Kata Kunci: Bola voli, Ekstrakurikuler Cabang olahraga bola voli memerlukan daya tahan yang baik untuk menciptakan permainan yang baik pada saat pertandingan. Maka dari itu ( ) merupakan elemen penting bagi atlet dan juga penting digunakan untuk alat pengukuran kapasitas aerobic dan fungsi kardo respirasi serta penentu penting kesuksesan dalam prestasi olahraga. Berdasarkan hasil observasi pelatih menjelaskan bahwa belum pernah diambil data tentang volume oksigen maksimal ( ) di SMP Negeri Kota Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pada peserta ekstra kurikuler bola voli di SMP Negeri Kota Malang. Penelitian in imerupakan jenis penelitian survei dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan tes Multi stage Sitness Test untuk mengetahui peserta ektra kurikuler bola voli di SMP Negeri Kota Malang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa peserta ekstra kurikuler bola voli di SMP Negeri Kota Malang dengan hasil putra yang berjumlah 49 peserta adalah 41,5 ml/kgbb/mnt dengan persentase 7 peserta terkategori bagus (14,28%), 11 peserta terkategori cukup (22,44%), 14 peserta terkategori kurang (28,57%), 8 peserta terkategori jelek (16,32%), 9 siswa terkategori sangat jelek (18,36%) dan tidak ada peserta yang terkategori unggul (0%). Hasil ekstra kurikuler bola voli putri yang berjumlah 52 peserta adalah 32 ml/kgbb/mnt dengan persentase 5 peserta terkategori bagus (9.61%), 13 peserta terkategori cukup (25%), 9 peserta terkategori kurang (17.30%), 20 peserta terkategori jelek (38.46%), 5 peserta terkategori sangat jelek (9.61%) dan tidak ada peserta yang terkategori unggul (0%). Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa peserta ekstra kurikuler bola voli di SMP Negeri Kota Malang sebanyak 12 peserta terkategori bagus (11.88%), 24 peserta terkategori cukup (23.76%), 23 peserta terkategori kurang (22.77%), 28 peserta terkategori jelek (27.72%), 16 peserta terkategori sangat jelek (15.84%) dan tidak ada peserta yang terkategori unggul (0%). Saran yang dapat diberikan kepada pelatih dan peserta ekstrakurikuler bola voli di SMP Negeri Kota Malang, sebaiknya menambah program latihan untuk meningkatkan kondisi fisik dan menambah frekuensi latihan di luar program latihan

    Studi Komparasi Keterampilan Dasar Futsal Peserta EkstrakurikulerFutsal SMP Negeri di Kota Malang dan SMP Negeri di Kabupaten Malang

    No full text
    ABSTRAK Muchamad, Alby Irfansyah. 2018. Studi Komparasi Keterampilan Dasar Futsal Peserta EkstrakurikulerFutsal SMP Negeri di Kota Malang dan SMP Negeri di Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan PendidikanJasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing(I) Dr. Hariyoko, M.Pd. Kata Kunci:Keterampilan dasar, futsal, ekstrakurikuler Keterampilan dalam bermain futsal juga dapat memudahkan tim dalam melaksanakan strategi-strategi yang direncanakan oleh tim pelatih, sebab strategi yang baik tidak artinya jika tak didukung oleh keterampilan teknik dasar yang dimiliki setiap pemain. Terdapat beberapa masalah yang peneliti temukan diantaranya dari segi prestasi kejuaraan futsal antar sekolah menengah pertama (SMP) se-Malang Raya ataupun Kota dan Kabupaten, SMP Negeri di Kabupaten Malang lebih unggul atau mendominasi perolehan prestasinya. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan penguasaan keterampilan dasar futsal dari SMP Negeri di Kota Malang. Peneitianinibertujuanuntukmengetahui ataupun mengukur tingkat kemampuan keterampilan dasar futsal SMP Negeri di Kota Malang dan SMP Negeri di Kabupaten Malang pada ekstrakurikuler futsal di masing-masing sekolah. Penelitidalamhalinimenggunakanjenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik survei Dalam proses pelaksanaan penelitian ini tidak dilakukan pengendalian terhadap variabel dikarenakan penelitian ini hanya meninjau terhadap kondisi subjek tertentu, yakni variabel keterampilan dasar bermain futsal.Teknikpengumpulan data yang dilakukan peneliti adalah dengan menggunakan tes keterampilan bermain futsal di ekstrakulikuler futsal SMP Negeri 3 Malang, SMP Negeri 15 Malang, SMP Negeri 1 Tumpang, dan SMP Negeri 3 Kepanjen. Hasilpresentasedari tes keterampilan bermain futsal keseluruhan peserta ekstrakurikuler futsal SMP Negeri di Kota memiliki rata-rata 63,48 dengan 10 peserta (32,26%) memperoleh skor keterampilan dasar futsal di atas rata-rata dan 6peserta (19,35%) memperoleh skor keterampilan dasar futsal di bawah rata-rata, dan SMP Negeri di Kabupaten memiliki rata-rata 59,62 dengan 6peserta (20,69%) memperoleh skor keterampilan dasar futsal di atas rata-rata dan 11peserta (44,82%) memperoleh skor keterampilan dasar futsal di bawah rata-rata. . Faktor-faktor yang mempengaruhi keterampilan bermain futsal peserta ekstrakurikuler futsal  SMP Negeri di Kota Malang dan SMP Negeri di Kabupaten Malang dalam penelitian ini adalah perbedaan pola pikir dan gairah masing-masing siswa pada kegiata ekstrakurikuler yang ditekuni. Kesimpulandaripenelitianini, terdapatnyaperbedaan keterampilan bermain futsal peserta ekstrakurikuler futsal yang signifikan di SMP Negeri Kota dan SMP Negeri Kabupaten. Penguasaan keterampilan yang kurangdalambermain futsal yang dimiliki oleh pemain serta motivasi diri.            

    SURVEI TENTANG IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SEPAKBOLA DI SMP NEGERI SE-KECAMATAN KAUMAN KABUPATEN PONOROGO

    No full text
    ABSTRACT: The purpose of this research is done to find out how the implementation of learning football in junior high Country se-Ponorogo Kauman Subdistrict. This research is a survey research using quantitative descriptive research types. Research instrument used is a non test in the form of a detailed questionnaire using Likert scale question form. Based on the results of the research, it can be concluded that the implementation of learning football in junior high Country se-Sub Kauman Ponorogo goes well with average 86.00% which includes categories. Keywords:football, implementation of learning football   ABSTRAK:Tujuan penelitian ini di lakukan adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi pembelajaran sepakbola di SMP Negeri se-Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini merupakan penelitian survei yang menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah non tes berupa kuisioner menggunakan angket skala Likert. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran sepakbola di SMP Negeri se-Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo berjalan baik dengan rata-rata 86,00% yang termasuk kategori baik sekali. Kata Kunci: sepakbola, implementasi pembelajaran sepakbol

    HUBUNGAN ANTARA KETERAMPILAN JUGGLING MENGGUNAKAN BOLA SEPAK DAN KETERAMPILAN DASAR SEPAK TAKRAW ATLET BINAAN USIA 10-15 TAHUN PSTI KOTA BATU

    No full text
    Abstract : The purpose of this research is to see whether or not there is a correlation between the use of juggling skills and the skills of sepak takraw athletes in our age of 10-15 years old PSTI Batu. In addition, the study also aims to (1) Find out the strength of the correlation between juggling skills and the skills of sepak takraw athletes in our age of 10-15 years old PSTI Batu; (2) Know the direction of the correlation between juggling skill and the skills of sepak takraw athletes in our age of 10-15 years old PSTI Batu. The results based on the data obtained, it can be concluded that (1) there is a correlation between the use of juggling skills and skills of sepak takraw athletes in our age of 10-15 years old PSTI Batu. (2) Between juggling skills and skills of sepak takraw had a direct relationship, wich mean that the higher the juggling skills belonged to the higher the skills of takraw. (3) The strength of the correlation between juggling skills and skills of sepak takraw athletes in our age of 10-15 years old PSTI batu is in the category of very strong. Key word : Basic Skill of Sepaktakraw, Juggling Skill   Abstrak : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat ada tidaknya hubungan antara keterampilan juggling menggunakan bola sepak dan keterampilan sepak takraw atlet binaan usia 10-15 tahun PSTI Kota Batu. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk (1) Mengetahui kekuatan hubungan antara keterampilan juggling menggunakan bola sepak dan keterampilan dasar sepak takraw atlet binaan usia 10-15 tahun PSTI Kota Batu; (2) Mengetahui arah hubungan hubungan antara keterampilan juggling menggunakan bola sepak dan keterampilan sepak takraw atlet binaan usia 10-15 tahun PSTI Kota Batu. Hasil penelitian berdasarkan data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa (1) Ada hubungan antara keterampilan juggling menggunakan bola sepak dan keterampilan sepak takraw atlet binaan usia 10-15 tahun PSTI Kota Batu. (2) Antara keterampilan juggling dan keterampilan sepak takraw mempunyai hubungan yang searah, artinya semakin tinggi keterampilan juggling yang dimiliki maka semakin tinggi pula keterampilan dasar sepak takrawnya. (3) Kekuatan hubungan antara keterampilan juggling menggunakan bola sepak dan keterampilan sepak takraw atlet binaan usia 10-15 tahun PSTI Kota Batu berada pada kategori sangat kuat. Kata kunci : Keterampilan Sepak Takraw, Keterampilan Jugglin

    PENINGKATAN KETERAMPILAN SMASH KEDENG MENGGUNAKAN METODE DRILL BERVARIASI BAGI PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAKTAKRAW DI SMPN 6 MALANG

    No full text
    RINGKASAN Suryadi. 2018. Peningkatan Keterampilan Smash Kedeng dengan Metode Drill Bervariasi bagi Peserta Ekstrakurikuler Sepaktakraw di SMPN 6 Malang, Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mulyani Surendra, M.S. (II)  Drs. H. Sugiyanto, M.Pd.   Kata Kunci: metode drill, teknik dasar Sepak takraw, ekstrakurikuler. Sepak takraw adalah jenis olahraga campuran dari sepakbola dan bolavoli yang dimainkan di lapangan bulutangkis serta pemain tidak boleh menyentuh bola dengan gerak atas. Permainan sepaktakraw merupakan salah satu jenis permainan yang memuat berbagai bentuk keterampilan gerak yang tidak bisa dicapai dengan mudah. Berdasarkan hasil observasi awal diperoleh hasil bahwa tingkat keberhasilan penguasaan teknik dasar smash kedeng sepaktakraw di SMPN 6 Malang masih belum baik, masih ditemukan beberapa kesalahan dalam smash kedeng pada indikator awalan, 60% peserta sudah melakukan gerakan awalan dengan benar, dan 40% peserta masih melakukan kesalahan. Tumpuan kaki, 40% peserta sudah melakukan gerakan tumpuan kaki dengan benar,  dan 60% peserta masih melakukan kesalahan. Posisi badan dan pandangan bola, 35% peserta sudah melakukan gerakan posisi badan dan pandangan bola dengan benar, dan 65% peserta masih melakukan kesalahan.  Posisi tangan, 50% peserta sudah melakukan gerakan tangan dengan benar, dan 50% peserta masih melakukan kesalahan.  Posisi engkel, 60% peserta sudah melakukan gerakan posisi engkel dengan benar, dan 40% peserta masih melakukan kesalahan.  Hasil sepakan, 50% peserta sudah melakukan gerakan hasil sepakan dengan benar, dan 50% peserta masih melakukan kesalahan.             Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar smash kedeng sepaktakraw menggunakan metode drill bervariasi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan olahraga dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 20 peserta  ekstrakurikuler sepaktakraw di SMPN 6 Malang.             Penelitian tindakan olahraga ini dilakukan melalui tiga siklus di mana tiap siklus terdiri dari beberapa tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi dan siklus 3 yaitu 2 kali pertemuan. Hasil penelitian berdasarkan data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa setelah diberikan tindakan dari siklus 1, siklus 2 dan siklus 3, hasil pada tiap-tiap indikator sudah terjadi peningkatan dari indikator awalan 90%, tumpuan kaki 85%, posisi badan dan pandangan bola 85%, posisi tangan 90%, posisi engkel 87,5%, hasil sepakan 82,5%. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah bahwa metode drill bervariasi dapat meningkatkan keterampilan teknik dasar smash kedeng dalam permainan sepaktakraw pada peserta ekstrakurikuler sepaktakraw di SMPN 6 Malang.  

    Meningkatkan Keterampilan Passing Bawah Dengan Pendekatan Bermain Dalam Ekstrakurikuler Bolavoli di Madrasah Tsanawiyah Darul Huda Codo Wajak Kabupaten Malang

    No full text
    RINGKASAN Prasetyawan, Tri. 2018. “Meningkatkan Keterampilan Passing Bawah dengan Pendekatan Bermain dalam Ekstrakurikuler Bolavoli Di Madrasah Tsanawiyah Darul Huda Codo Wajak Kabupaten Malang”. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Eko Hariyanto, M.Pd. Kata Kunci: Passing bawah, Permainan Bolavoli, Keterampilan Permainan Bolavoli adalah permainan yang dimainkan oleh dua tim dalam satu lapangan dan setiap tim terdiri dari enam orang dalam memainkan bola di lambungkan melewati net sebelum menyentuh tanah. Salah satu teknik dasar yang sering digunakan adalah passing bawah. Teknik passing bawah memegang peranan penting dalam sebuah permainan sepakbola. Pada observasi awal yang dilakukan di ekstrakurikuler bolavoli di Madrasah Tsanawiyah Darul Huda Codo Wajak Kabupaten Malang diketahui bahwa teknik passing bawah peserta ekstrakurikuler masih belum sesuai dengan indikator dan masih banyak yang mengalami kesalahan dalam melakukan passing  bawah. Tujuan penelitian ekstrakurikuler ini adalah untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar passing bawah bolavoli dalam ekstrakurikuler bolavoli di Madrasah Tsanawiyah Darul Huda Codo Wajak Kabupaten Malang dengan menggunakan pendekatan bermain. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan olahraga dengan pendekatan deskriftif kuantitatif dan kulitatif. Penelitian tindakan olahraga ini dilakukan dengan menggunakan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan (observasi), dan (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa ektrakurikuler bolavoli di Madrasah Tsanawiyah Darul Huda Codo Wajak Kabupaten Malang sebanyak 22 siswa. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan keterampilan siswa dalam melakukan passing bawah setelah dilakukan latihan dengan menggunakan pendekatan permainan. Latihan dengan pendekatan permainan dilakukan dalam dua siklus, yaitu tiga pertemuan disiklus pertama dan tiga pertemuan disiklus kedua. Tingkat keberhasilan peserta ekstrakurikuler bolavoli pada siklus 1 dengan persentase ketuntasan keseluruhan teknik passing hasil dari observer 1 (peneliti) sebanyak 72% dari observer 2 (pelatih) sebanyak 72% sedangkan observer 3 (ahli) sebanyak 73%. Sedangkan tingkat keberhasilan peserta ekstrakurikuler sepakbola pada siklus 2 dengan persentase ketuntasan keseluruhan teknik passing hasil dari observer 1 (peneliti) sebanyak 90% dari observer 2 (pelatih) sebanyak 89% sedangkan observer 3 (ahli) sebanyak 89%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulan bahwa dengan model latihan permainan dapat meningkatkan teknik passing bawah ektrakurikuler bolavoli di Madrasah Tsanawiyah Darul Huda Codo Wajak Kabupaten Malang. Prasetyawan, Tri. 2017. "Improving Low Passing Skills With Playing Approach in Volley Ball Extracurricular at Madrasah Tsanawiyah Darul Huda Codo Wajak Kabupaten Malang". Thesis, Department of Physical Education and Health, Faculty of Sport Science, State University of Malang. Advisor: Dr. Eko Hariyanto, M.Pd. Keywords: Low Passing, Volley Ball Games, Skills The game of Bolavoli is a game played by two teams in one field and each team is made up of six men in playing the ball in a slip over the net before touching the ground. One of the most commonly used basic techniques is bottom passing. The bottom passing technique plays an important role in a football game. In the initial observations made in extracurricular bolavoli in Madrasah Tsanawiyah Darul Huda Codo Wajak Malang Regency is known that the technique of passing under extracurricular participants still not in accordance with the indicators and many still have errors in doing the bottom passing. The purpose of this extracurricular research is to improve basic passing technique skills under bolavoli in extracurricular bolavoli in Madrasah Tsanawiyah Darul Huda Codo Wajak Malang Regency by using play approach. This research is a sport action research with quantitative and leaked descriptive approach. This exercise research is conducted using two cycles and each cycle consists of 4 stages: (1) planning, (2) implementation, (3) observation (observation), and (4) reflection. Subjects in this study were students ektrakurikuler bolavoli in Madrasah Tsanawiyah Darul Huda Codo Wajak Malang Regency as many as 22 students. The results showed an increase in the skills of students in passing down after the exercise using the game approach. The game-playing exercise is carried out in two cycles, the first three-cycle meeting and the three second-cycle encounters. The success rate of participants of extracurricular bolavoli in cycle 1 with the complete percentage of passing technique result from observer 1 (researcher) 72% from observer 2 (trainer) 72% while observer 3 (experts) as much as 73%. While the level of success of the extracurricular soccer participants in cycle 2 with the percentage of overall passing technique result from observer 1 (researcher) 90% from observer 2 (coach) 89% while the observer 3 (expert) 89%. Based on the results of the study can be concluded that with the game exercise model can improve the technique of passing under ektrakurikuler bolavoli in Madrasah Tsanawiyah Darul Huda Codo Wajak Malang Regenc

    PENGARUH VARIASI LATIHAN PLIOMETRIK TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI TENDANGAN JAUH DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA SISWA SEKOLAH SEPAKBOLA (SSB) INDONESIA MUDA U-16 DI KOTA MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Ma’arif, Samsul. 2016. Pengaruh Variasi Latihan Pliometrik terhadap Prestasi Tendangan Jauh dalam Permainan Sepakbola pada Siswa Sekolah Sepakbola (SSB) Indonesia Muda U-16 di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hariyoko, M.Pd. dan (II) Fahrial Amiq, S.Or, M.Pd.   Kata kunci: sepakbola, latihan pliometrik, prestasi tendangan jauh.   Sepakbola adalah sebuah permainan beregu yang dimainkan masing-masing sebelas pemain termasuk seorang penjaga gawang. Dalam permainan sepakbola menendang merupakan gerakan yang wajib dilakukan oleh setiap pemain. Kemampuan tendangan harus dikembangkan pada setiap pemain sepakbola guna menunjang kemampuan saat bermain sepakbola. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh variasi latihan pliometrik terhadap prestasi tendangan jauh dalam permainan sepakbola. Rancangan penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah berupa rancangan eksperimental berbentuk Pre-test Post-test Control Group Design . Sampel berjumlah 20 pemain dari Sekolah Sepakbola (SSB) Indonesia Muda U-16 di Kota Malang. Sampel dibagi menjadi dua kelompok, kelompok latihan pliometrik variasi loncatan satu kaki dan kelompok latihan pliometrik variasi loncatan dua kaki dengan jumlah sampel masing-masing kelompok 10 orang. Instrumen tes yang digunakan berupa tes tendangan jauh (long pass) yang diberikan pada waktu tes awal dan tes akhir. Dari hasil pengujian hipotesis pada taraf signifikan 0,05 dengan menggunakan uji F diperoleh hasil F hitung 1,775 < F tabel 4,41. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara prestasi tendangan jauh hasil latihan pliometrik variasi loncatan satu kaki dengan latihan pliometrik variasi loncatan dua kaki

    Pengaruh Modifikasi Latihan Shooting Terhadap Peningkatan Kemampuan Under Basket Shoot Pada Tim Putra Ekstrakurikuler Bolabasket SMA Brawijaya Smart School Malang

    No full text
    ABSTRAK   Rofi’i, Mohammad. 2017. Pengaruh Modifikasi Latihan Shooting Terhadap Peningkatan Kemampuan Under Basket Shoot Pada Tim Putra Ekstrakurikuler Bolabasket SMA Brawijaya Smart School Malang. Skripsi, Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes, (II) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd., M.Pd.   Kata Kunci: modifikasi latihan, under basket shoot, bolabasket.    Bolabasket merupakan permainan beregu yang dimainkan oleh dua tim di lapangan. Ada beberapa teknik yang harus dikuasai dalam permainan bolabasket, terutama teknik menembak (shooting). Siswa ekstrakurikuler bolabasket SMA Brawijaya Smart School Malang (BSS) memiliki permasalahan dalam shooting under basket, yaitu ketika pertandingan dengan kesempatan 23 kali hanya mampu memasukan 3 kali. Hal ini disebabkan karena pelatih kurang memberikan porsi latihan yang bervariasi. Salah satu latihan untuk meningkatkan prestasi under basket yaitu dengan menggunakan modifikasi latihan shooting.             Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modifikasi latihan shooting terhadap peningkatan kemampuan under basket shoot pada tim putra ekstrakurikuler bolabasket SMA Brawijaya Smart School Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen Nonequivalent Control Group Design. Subjek yang digunakan adalah peserta ekstrakurikuler SMA Brawijaya Smart School Malang yang berjumlah sebanyak 20 peserta. Kelompok perlakuan eksperimen berjumlah 10 peserta dan kelompok kontrol berjumlah 10 peserta. Analisis data dari penelitian ini menggunakan teknik analisis varian satu jalur. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) menggunakan perlakuan modifikasi latihan Shooting terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil  shooting under basket bolabasket di ekstrakurikuler bolabasket di SMA BSS (Fhitung 5,98 >  Ftabel 4,41), (2) sedangkan dengan menggunakan perlakuan latihan dari pelatih tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil  shooting under basket bolabasket di ekstrakurikuler bolabasket di SMA BSS (Fhitung 0,54 Ftabel 4,41). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan modifikasi latihan shooting memberikan pengaruh yang lebih baik dari pada perlakuan latihan dari pelatih terhadap hasil  shooting under basket pada ekstrakurikuler bolabasket di SMA Brawijaya Smart School Malang. Pembina dapat menggunakan modifikasi latihan shooting di ekstrakurikuler bolabasket karena perlakuan ini dapat meningkatkan teknik dasar dan suasana menyenangkan serta tidak membuat peserta tertekan

    BIOGRAFI AHMAD BUSTOMI PEMAIN POTENSIAL ASAL MALANG: (TINJAUAN MOTIVASI DAN KEPRIBADIAN)

    No full text
    ABSTRAK   Huda, Diky, Nur. 2017. Biografi Ahmad Bustomi Pemain Potensial Asal Malang; (Tinjauan Motivasi dan Kepribadian). Skripsi Jurusan Ilmu Keolahragaan Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Fakultas Ilmu Keolahragaan. Pembimbing: (1) Dr. Eko Hariyanto, M. Pd.   Kata Kunci: prestasi, motivasi, kepribadian, kesuksesan   Sepakbola adalah salah satu cabang olahraga yang banyak digemari masyarakat Indonesia. Sepakbola bisa dikatakan sebagai aktivitas olahraga yang dapat diterima oleh semua kalangan, mulai dari orang dengan taraf sosial rendah sampai yang taraf tinggi. Penggemar sepakbola ada yang beranggapan bahwa permainan sepakbola adalah sebuah permainan yang mudah, murah dan tidak memerlukan tempat yang khusus. Kebutuhan akan pemain profesional yang berkualitas di Indonesia saat ini menjadi permasalahan klub dan persoalan bagi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia, karena PSSI kesulitan mendapatkan pemain profesional yang berkualitas untuk bergabung di Tim Nasional sepakbola Indonesia. Hal tersebut terbukti PSSI lebih memilih menaturalisasi pemain sepakbola keturunan Indonesia yang bermain di luar negeri. Penelitian ini berfokus pada faktor kesuksesan pemain sepakbola profesional yang bermain di Liga Sepakbola Nasional yaitu Ahmad Bustomi. Penelitian ini bertujuan mengetahui motivasi berprestasi Ahmad Bustomi dalam bermain sepakbola, dan mengetahui kepribadian Ahmad Bustomi yang berpengaruh pada pencapaian prestasinya dalam bermain sepakbola. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dalam bentuk studi kasus yang mengemukakan hal-hal khusus tentang latar belakang pada individu tertentu yaitu Ahmad Bustomi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi partisipan, wawancara mendalam, dan  studi dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh profil seorang Ahmad Bustomi. Perjalanan karier sepakbola Ahmad Bustomi sejak bermain di Sekolah Sepak Bola Unibraw 82, memasuki Persema Junior, tahun 2004 menjadi pemain Persikoba Batu, tahun 2005 pemain Persema Malang, dan tahun 2006 menjadi pemain Nasional U-23. Kesimpulan, penelitian ini dapat diungkapkan faktor-faktor yang berpengaruh dalam kesuksesan Ahmad Bustomi. Faktor motivasi Ahmad Bustomi terungkap dari keinginan yang besar dalam mencapai keberhasilan, memiliki keinginan yang besar untuk berprestasi di tempat kerja, menyelesaikan segala sesuatu dengan mandiri, tidak mudah menyerah dalam mengalami kesulitan, lebih menyukai tugas-tugas dengan taraf kesukaran yang cukup, suka dengan adanya kompetisi, dapat menghargai  waktu  secara  efektif dan efisien, dan giat bekerja keras untuk mencapai keberhasilan. Faktor kepribadian Ahmad Bustomi terungkap melalui Teori M.A.W Brouwer dimana Ahmad Bustomi termasuk kelompok flegmatik yang bercirikan (a) orang yang aktif, (b) tenang, (c) seimbang, (d) tegar menghadapi masalah, (e) Suka bekerja keras, (f) disiplin dengan waktu, (g) konsekuen dengan cita-cita yang telah dibuatnya, serta (h) optimis dengan apa yang diinginkan

    0

    full texts

    1,757

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇