SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
    1757 research outputs found

    Studi Komparatif Daya Tahan Kardiovaskuler dan Indeks Massa Tubuh Peserta Didik Kelas VII di Dataran Tinggi dan Dataran Rendah

    No full text
    ASBTRAK   Sarika, Surya Bima. 2018. Studi Komparatif Daya Tahan Kardiovaskuler dan Indeks Massa Tubuh Peserta Didik Kelas VII di Dataran Tinggi dan Dataran Rendah. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: Dr. Hariyoko, M.Pd   Kata Kunci: daya tahan kardiovaskuler, indeks masa tubuh, datarantinggi, dataranrendah Perbedaan letak geografis membuat kondisi fisik peserta didik berbeda. Perbedaan strukutur tanah, kondisi cuaca, suhu udara, dan aktivitas fisik mempengaruhi kondisi fisik seseorang. Kondisi fisik mencakup daya tahan kardiovaskuler dan indeks massa tubuh. Dalam Silabus Sekolah Menengah Pertama kelas VII terdapat pada materi daya tahan kardiovaskular dan pertumbuhan. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui adakah perbedaan daya tahan kardiovaskuler dan indeks massa tubuh peserta didik kelas VII yang bertempat tinggal di dataran tinggi dan dataran rendah. Penelitianinibertujuanuntukmengetahuipebedaandayatahankardiovaskulerdanindeksmassatubuhpesertadidikkelas VII yang bertempat tinggal di dataran tinggi dan dataran rendah.Dengan didukung teori-teori yang sesuai dengan penelitian. Rancangan data penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Tes daya tahan kardiovaskulerdan indeks massa tubuh dilakukan di SMP Negeri 8 Malang dan SMP Negeri 46 Surabaya pada bulan April 2018. Tes daya tahan kardiovaskuler menggunakan instrumen tes muti tahap, sedangkan pengukuran indeks massa tubuh menggunakan parameter tinggi dan berat badan. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan One-Way Anova dengan prasyarat uji normalitas menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dan uji homogenitas menggunakan uji levene. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tahan kardiovaskulerdan indeks massa tubuh peserta didik kelas VII di dataran tinggi dan dataran rendah memiliki perbedaan akibat perbedaan tempat tinggal. Hal tersebut ditunjukkan dengan hasil uji One-Way Anova bahwa daya tahan kardiovaskuler memiliki signifikansi sebesar 0.000 < 0.05 dan indeks massa tubuh sebesar 0.003 < 0.05. Kesimpulannya, perbedaan tempat tinggal dapat mempengaruhi daya tahan kardiovaskulerdan indeks massa tubuh peserta didik kelas VII. Saran untuk penelitian selanjutnya, diharapkan mengetahui bahwa perbedaan tempat tinggal di dataran tinggi dan dataran rendah dapat mempengaruhi daya tahan kardiovaskuler dan indeks massa tubuh peserta didik

    Peningkatan Keterampilan Passing Menggunakan Metode Drill Bervariasi Pada Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola Di SMK Brantas Kabupaten Malang

    No full text
    Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar Passing sepakbola menggunakan metode drill bervariasi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan olahraga dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 20 peserta putra ekstrakurikuler sepakbola SMK Brantas Kabupaten Malang. Hasil persentase keberhasilan siswa dalam teknik dasar passing dalam permainan sepakbola setelah diberikan tindakan dari siklus 1, siklus 2 dan siklus 3, hasilnya pada tiap-tiap indikator sudah terjadi peningkatan dari indikator awalan 88,3%, tumpuan kaki 83,3, perkenaan bola 85%, pandangan mata 88,3%, follow through 88,3%. Dan arah bola 83,3%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode drill dapat meningkatkan teknik dasar passing

    PERBANDINGAN KEBUGARAN JASMANI DAN MOTOR ABILITY SISWI LHS DENGAN SISWI SEKOLAH REGULER SMP DI KOTA MALANG

    No full text
    ABSTRAK: Tujuan penelitian untuk mengetahui (1) untuk mengetahui perbandingan kebugaran jasmani siswi LHS dengan siswi sekolah reguler SMP di Kota Malang; (2) untuk mengetahui perbandingan kemampuan motorik siswi LHS dengan siswi sekolah reguler SMP di Kota Malang; (3) untuk mengetahui perbandingan kebugaran jasmani dan kemampuan motorik siswi LHS dengan siswi sekolah reguler SMP di Kota Malang. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data bahwa uji multivariat tingkat kebugaran jasmani dan kemampuan motorik (motor ability) antara kelas 7 dan kelas 8 menunjukkan nilai signifikansi 0.001 dan 0.00 dengan taraf signifikans

    PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR TENDANGAN T UNTUK SISWA EKSTRAKURIKULER PENCAK SILAT PSHT DI SMK CANDA BHIRAWA PARE KABUPATEN KEDIRI

    No full text
    Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan teknik dasar tendangan T untuk siswa ekstrakurikuler pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Sekolah Menengah Kejuruan Canda Bhirawa Pare. Metode penelitian ini mengacu pada model pengembangan Borg & Gall. Subjek penelitian sebanyak 36 siswa. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data persentase. Hasil ujicoba produk secara keseluruhan menunjukkan bahwa media ini layak digunakan. Adapun saran penggunaan, sebaiknya dievaluasi kembali sesuai sasaran pengguna.   Kata Kunci: Pembelajaran, Tendangan T, Pencak silat

    Peningkatan Keterampilan Pukulan Smash Bulutangkis Menggunakan Metode Drill Pada Atlet PB. Istana Pagelaran Kabupaten Malang

    No full text
    ABSTRAK   Atmaja, RamadhaniDwi. 2018. “Increasing The Badminton Smash Skill Using Drill Method For Athletes in PB. Istana Pagelaran District Malang”.Thesis, Department of Physical Education and Health, Faculty of Sport Science, State University of Malang. Supervisor:(I) Drs. Oni BagusJanuarto, M.Kes. (II) Drs. Sugiyanto, M.Pd.   Keywords: basic technique of badminton smash, drill method. Badminton is a sport which played using a racket tool with one-on-one or two from different field pitches and attempted to kill opponent in the opposite field. One of the basic techniques that are often used in getting points is a smash. From the results of initial observation that have been done on athletes in PB. Istana Pagelaran District Malang, obtained that the percentage of success rate of smash technique on the preparation attitude 54,16%, on the movement shuttlecock hit 52,77%,  on the continued movement 45,83%, on the direction of the blow 25%. The data shows that the athletes still make many mistakes in basic techniques of smash skills. Therefore, they need special exercises or alternative solutions with using the drill training method, that train intensively smash basic techniques for athletes. The purpose of this research is to improve the smash technique on athletes in PB. Istana Pagelaran District Malang. This research is a sport action research (PTO) using quantitative and qualitative descriptive approach. This exercise research is conducted in 2 cycles and each cycle has the following stages: (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection. Subjects in this study are 12 athletes including 8 male athletes and 4 female athletes in PB. Istana Pagelaran District Malang. The results of the study showed an increase of athlete skills in smash after using various drill practice methods. This research was conducted in 2 cycles, each cycle 4 times meeting. Success rate of athlete PB. Istana PagelaranDistrictMalang in first cycle with the percentage of complete smash technique from first observer as much as 62.5% and second observer  as much as 58.33%. While the success rate of athletes in second cyclewith complete percentage of smash hit technique from first observer as much as 83,33% and second observer  as much as 81,25%. Based on the results of research, writer can concluded that drill method can improve smash skill for athletes PB. Istana PagelaranDistrict Malang so that the researcher suggest to the trainer to use drill method for increase badminton smash skills

    PEGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SIGNAL-SIGNAL PERWASITAN PERMAINAN BOLAVOLI MENGGUNAKAN ANIMASI DALAM PEMBELAJARAN PJOK UNTUK KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 SUMBERPUCUNG

    No full text
    RINGKASAN Sejati, Ervina. 2018. Pegembangan Media Pembelajaran Signal-Signal Perwasitan Permainan Bolavoli Menggunakan Animasi Dalam Pembelajaran PJOK Untuk Kelas VIII Di SMP Negeri 2 Sumberpucung. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Agus Tomi, M.Pd(II) Febrita Paulina Heynoek, S.Pd, M.Pd Kata kunci:signal perwasitan bolavoli, animasi, pembelajaran   Berdasarkan hasil wawancara dengan guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan dan hasilanalisis kebutuhan siswa, bahwa siswa kesulitan untuk memahami arti signal-signal perwasitan permainan bolavoli dan membutuhkan media pembelajaran signal-signal permainan bolavoli dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Sebesar 83,3% dari 30 siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Sumberpucung menyatakan kurang memahami arti signal-signal perwasitan permainan bolavoli.               Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran tentang pengenalan signal-signal perwasitan permainan bolavoli dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk kelas VIII di SMP Negeri 2 Sumberpucung. Signal-signal perwasitan permainan bolavoli dikemas dalam bentuk multimedia menggunakan animasi.               Metode pengembangan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan Research and Development (R&D)dari model pengembangan  ADDIE. Model pengembangan ADDIE merupakan lima tahapan pengembangan  yang terdiri dariAnalyze(analisis), Design (perancangan), Development and Implementation (pengembangan dan implementasi), dan Evaluation (evaluasi).                    Hasil analisis data tinjauan ahli diperoleh dari 1 ahli perwasitan bolavoli dengan jumlah 92,2%, dan 1 ahli media dengan jumlah 88,9%. Sedangkan hasil data pada uji coba produk dari uji coba kelompok kecil dengan jumlah 86,1% dan uji coba kelompok besar dengan jumlah 86,0%.               Berdasarkan hasil analisis data tersebut menunjukkan bahwaproduk berkategori sangat validsehingga pengembangan media pembelajaran signal-signal perwasitan permainan bolavoli menggunakan animasi ini layak digunakan sebagai media pembelajaran pengenalan signal-signal perwasitan bolavoli dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk kelas VIII di SMP Negeri 2 Sumberpucung. Dari simpulan yang dihasilkan, maka disarankan media pengembangan ini digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk pengenalan dan pemahamansignal-signal perwasitan bolavoli dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk kelas VIII di SMP Negeri 2 Sumberpucung

    PENGARUH METODE BARRIERS HOP TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN LONG PASS SEPAKBOLA SISWA SEKOLAH SEPAKBOLA (SSB) BIMA PUTRA KABUPATEN BLITAR

    No full text
    ABSTRAK   Sulaiman, Ahmad. 2017. Pengaruh Metode Barriers Hop terhadap Hasil Belajar Keterampilan Long Pass Sepakbola pada Sekolah Sepakbola (SSB) Bima Putra Kabupaten Blitar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I)Dr. Hariyoko, M.Pd. (II) Usman Wahyudi, S.Pd.,M.Pd.   Kata Kunci: single leg barriers hop, double leg barriers hop, hasil belajar long pass, sepakbola. Salah satu cabang olahraga yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia adalah sepakbola. Sepakbola merupakan permain yang bertujuan untuk memasukkan bola ke gawang lawan tanpa menggunakan tangan atau lengan. Salah satu teknik dasar permainan sepakbola adalah longpass. Setiap pemain dituntut untuk  memiliki teknik dasar long passdengan baik, akurat, dan jauh jangkauan jaraknya. Berdasarkan hasil observasi di Sekolah Sepakbola (SSB) Bima Putra Kabupaten Blitar, keterampilan long pass siswa masih kurang. Pelatih juga tidak pernah menggunakan metode pembelajaran barriers hop. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran barriers hop,yaitupengaruhmetodesingle leg barriers hop dan double leg barriers hop terhadap hasil belajar keterampilan long pass sepakbola di Sekolah Sepakbola Bima Putra Kabupaten Blitar. Metode penelitian yang digunakan adalah true-experimental  atau eksperimental sesungguhnya.Sampel dalam penelitian ini adalah 32 siswa SSB Bima Putra Kabupaten Blitar. Sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok metode single leg barriers hop dan kelompok metode double leg barriers hop. Analis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis varian satu jalur (anova). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh tiga kesimpulan hasil penelitian. Pertama, metode pembelajaran single leg barriers hop memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar keterampilan long pass siswa Sekolah Sepakbola Bima Putra Kabupaten Blitar dengan Fhitung = 21,78 > Ftabel = 4,17. Kedua, metode pembelajaran double leg barriers hop juga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar keterampilan long pass siswa Sekolah Sepakbola Bima Putra Kabupaten Blitar (Fhitung = 17,86 > Ftabel = 4,17). Ketiga, tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode pembelajaran single leg barriers hop dengan double leg barriers hop terhadap hasil belajar keterampilan long pass siswa Sekolah Sepakbola Bima Putra Kabupaten Blitar (Fhitung = 0,25 > Ftabel = 4,17). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran single leg barriers hop dengan double leg barriers hop dapat digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar long pass siswa Sekolah Sepakbola Bima Putra Kabupaten Blitar. Metode pembelajaran single leg barriers hop memberikan pengaruh yang lebih baik dalam meningkatkan hasil belajar long pass siswa Sekolah Sepakbola Bima Putra Kabupaten Blitar daripada metode double leg barriers hop

    Pengaruh Latihan Running With The Ball Terhadap Peningkatan Keterampilan Dribbling Siswa Sekolah Sepakbola Kaki Mas Dampit Usia 13-15 Tahun Kabupaten Malang

    No full text
    ABSTRAK   Idealnya seorang pemain sepakbola harus mempunyai keterampilan teknik yang baik, diantaranya teknik Passing, Dribbling, Control, Shooting, Throw in. Namun kondisi yang ideal tersebut belum dimiliki Siswa Sekolah (SSB) Kaki Mas Dampit Usia 13-15 Tahun Kabupaten Malang. Dari semua teknik dasar tersebut teknik dasar dribbling menujukkan keterampilan yang rendah, hal ini dibuktikan dengan hasil tes yang menenujukkan 2 (10%) siswa memiliki keterampilan dribbling yang baik (good), 3 (15%) memiliki keterampilan dribbling yang cukup baik (moderate), 6 (30%) siswa memiliki keterampilan dribbling yang lemah (low), 9 (45%) siswa memiliki keterampilan dribbling yang sangat lemah. Oleh sebab itu salah satu latihan untuk meningkatkan keterampilan dribbling siswa adalah dengan menggunakan latihan running with the ball. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan running with the ball terhadap peningkatan keterampilan dribbling siswa Sekolah Sepakbola Kaki Mas Dampit Usia 13-15 Tahun Kabupaten Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental rancangan penelitian menggunakan One-Group Pretest-Posttest Design (Winarno, 2007:37). Sampel penelitian sebanyak 20 Siswa Sekolah Sepakbola Kaki Mas Dampit Usia 13-15 Tahun Kabupaten Malang. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling (sampel bersyarat). Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian adalah Test Course of the Short Dribbling Test dari (Bangsbo dan Mohr, 2012:99). Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis varians satu jalur dan Uji t amatan ulangan. Dari hasil analisis data, diperoleh simpulan hasil penelitian latihan running with the ball memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan dribbling siswa Sepakbola Kaki Mas Dampit Usia 13-15 Tahun Kabupaten Malang (Fhitung = 1.520 > Ftabel 0,05 = 4.41). Simpulan bahwa latihan running with the ball dapat memberikan pengaruh pada peningkatan keterampilan dribbling Siswa Sekolah Sepakbola Kaki Mas Dampit Usia 13-15 Tahun Kabupaten Malang. Saran yang dapat diberikan kepada pelatih Sekolah Sepakbola Kaki Mas Dampit Usia 13-15 Tahun Kabupaten Malang, sebaiknya menggunakan latihan running with the ball sebagai bentuk latihan untuk meningkatkan keterampilan dribbling siswa, karena perolehan hasil penelitian yang telah dilakukan, ternyata latihan running with the ball memberikan pengaruh yang baik dan meningkatkan keterampilan dribbling di Sekolah Sepakbola Kaki Mas Dampit Usia 13-15 Tahun Kabupaten Malang

    STUDI KESEGARAN JASMANI BERDASARKAN MODIFIKASI WAKTU BELAJAR PJOK DI SMP NEGERI KOTA MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Irawan, M. 2018. Studi Kebugaran Jasmani Berdasarkan Modifikasi Waktu Belajar PJOK Di SMP Negeri Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Febrita P. Heynoek, S.Pd, M.Pd, (II) Drs. Sugiyanto, M.Pd.   Kata kunci: Kebugaran Jasmani, Modifikasi Waktu Belajar, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Penelitian ini dilatar belakangi pentingnya tingkat kesegaran jasmani terutama siswa SMP Negeri Kota Malang yang menggunakan alokasi waktu pembelajaran tiga jam pembelajaran PJOK dan dua jam praktek dilajutkan satu jam materi PJOK. Manfaat kebugaran jasmani bagi siswa yaitu meningkatkan konsentrasi, meningkatkan kemampuan anak untuk belajar, dan dapat menungang prestasi menjadi lebih baik. Sebagian besar siswa banyak mengeluh merasa kelelahan dalam setiap mengikuti kegiatan pembelajaran. Siswa yang secara fisik tidak aktif lebih cenderung menjadi sakit, mengalami peningkatan dan tidakhadiran dan keterlambatan. Kurangnya aktivitas fisik mempengaruhi prestasi akademik sehingga perlu diketahuinya tingkat kesegaran jasmani siswa SMP Negeri Kota Malang yang berusia antara 13-15 tahun. Penelitian ini menggunakan instrumen tes kesegaran jasmani indonesia yang terdiri dari lari 50 meter, tes gantung angkat tubuh 60 detik, baring duduk 60 detik (Sit Up), tes loncat tegak (Vertical Jump), lari 1000 meter untuk laki-laki dan lari 800 meter untuk puteri Persentase kesegaran jasmani siswa tiga jam pembelajaran PJOK dengan kategori sangat baik 0%, baik 27%, sedang 66%, kurang 7%, sangat kurang 0%. Untuk siswa laki-laki memperoleh nilai 2.94 dari 59 siswa dengan kategori sedang dan siswa perempuan memperoleh nilai 2.78 dari 72 siswa dengan kategori sedang.Persentase kesegaran jasmani siswa dua jam dilanjutkan satu jam pembelajaran PJOK dengan kategori sangat baik 0%, baik 8%, sedang 60%, kurang 32%, sangat kurang 0%.Untuk siswa laki-laki memperoleh nilai 2.32 dari 66 siswa dengan kategori sedang dan siswa perempuan memperoleh nilai 2.39 dari 60 siswa dengan kategori sedang Berdasarkan dari hasil penelitian tingkat kesegaran jasmani siswa SMP Negeri Kota Malang dapat disimpulkan bahwa Tingkat kesegaran jasmani siswa tiga jam pembelajaran PJOK dan dua jam praktek dan satu jam materi PJOK masuk ke dalam kategori sedang. Modifikasi waktu belajar pendidikan jasmani perlu ditambah waktunya untuk mencapai tingkat kebugaran jasmani siswa pada katagori yang lebih baik

    STUDI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER OLAHRAGA DI SMA NEGERI 1 GARUM KABUPATEN BLITAR

    No full text
    ABSTRAK   Rani, Reka. 2018. Studi Kegiatan Ekstrakurikuler Olahraga di SMA Negeri 1 Garum Kabupaten Blitar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: I. Prof. Dr. M.E Winarno, M.Pd.   Kata Kunci: kegiatan ekstrakurikuler, olahraga, prestasi. Ekstrakurikuler adalah kegiatan non-pelajaran formal yang dilakukan peserta didik sekolah atau universitas, umumnya di luar jam belajar kurikulum standar. Kegiatan-kegiatan ini ada pada setiap jenjang pendidikan dari sekolah dasar sampai universitas. Tujuan kegiatan ekstrakurikuler adalah untuk meningkatkan kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik para peserta, dan dapat mengembangkan bakat serta minat pada peserta didik. Melalui kegiatan ekstrakurikuler olahraga diharapkan siswa dapat sehat, berprestasi. Dalam pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler siswa diarahkan untuk memilih salah satu cabang olahraga yang sesuai dengan minat, bakat dan kemampuan siswa, pada kegiatan ini cabang diharapkan lahir bibit-bibit olahragawan yang nantinya dapat dibina untuk menghadapi event seperti POPDA, PORPROV maupun kompetisi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan ekstrakurikuler olahraga di SMA Negeri 1 Garum Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif survei dan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah melalu kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan penilaian peserta didik yang ada di SMA Negeri 1 Garum Kabupaten Blitar. Bahwa dalam kegiatan ekstrakurikuler olahraga di SMA Negeri 1 Garum terdapat jadwal latihan, program latihan, sarana dan prasarana latihan, serta prestasi yang diperoleh dari setiap ekstrakurikuler olahraga di SMA Negeri1 Garum. Saran yang dapat diberikan kepada kepala SMA Negeri 1 Garum sebagai pemimpin, perlu lebih mendukung kegiatan ekstrakurikuler berupa motivasi serta reward kepada siswa siswi yang berprestasi agar peserta tetap semangat belajar dan berlatih. Serta pelatih ekstrakurikuler olahraga di SMA Negeri 1 Garum, sebaiknya menggunakan program latihan beserta ada seleksi masuk untuk meningkatkan prestasi para peserta yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga di SMA Negeri 1 Garum Kabupaten Blitar. Rani, Reka Gista. 2018. Study Activities Extracuriculer Sport at SMA Negeri 1 Garum Kabupaten Blitar. Thesis, Departement of Physical Education and Health, Faculty of Sport Science, State University of Malang. Counselor: I. Prof. Dr. M.E Winarno, M.Pd.   Keywords: activities extracurricular , sports, achievement Extracurricular is formal non- learning activities carried out participants educate school or university, generally out of hours learning curriculum standard. Activities this there is on every ladder education from school basic to university. Aim activities extracurricular is for improve ability cognitive, affective and psychomotor para participants, and could develop talent and interest on participants educate. Through activities extracurricular ga sport expected student could healthy, achievers. In implementation activities extra curricular student directed for choose wrong one branch appropriate exercise with interests, talents and ability students, on activities this branch expected born seeds sportsman who later could scouted for face events such as POPDA, PORPROV and competition others . This study aims to find out the activities extracurricular sports at Garum 1 State High School district Blitar . Research this use design research descriptive survey and use method quantitative and qualitative. Instruments used is through questionnaires, interviews, observation and documentation . The results of the study this show assessment participants students in SMAN 1 Garum district Blitar. That in activities extracurricular sports at Garum 1 State High School there schedule exercise, exercise programs, facilities and infrastructure exercise,as well This achievement earned from every extracurricular sport at SMA Negeri1 Garum. Sugestion that can be given to the head of SMA Negeri 1 Garum as leaders ,need more support activities extracurricular form motivation and reward to student students who excel for participants permanent spirit learn and practice . As well as extracurricular trainers sports at Garum 1 State High School, you should use an exercise program along with there selection enter to improve achievement para participants who follow extracurricular sports at Garum 1 State High School district Blitar

    0

    full texts

    1,757

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇