SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
1757 research outputs found
Sort by
Pengaruh Variasi Latihan Passing terhadap Ketepatan Servis BawahPeserta EkstrakurikulerSepaktakraw SD Negeri 3 Sumberejo Kota Batu
RINGKASANAfiandara, Yoseano. 2018. Pengaruh Variasi Latihan Passing terhadap Ketepatan Servis BawahPeserta EkstrakurikulerSepaktakraw SD Negeri 3 Sumberejo Kota Batu. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Mulyani Surendra, M.S., Febrita P. Heynoek, S.Pd., M.PdKata Kunci: servis, passing, wall bound, sepaktakraw.Berdasarkan hasil tes awal (pretest) dengan menggunakan tes ketepatan servis yang terbagi dalam kategori menguasai, cukup menguasai dan kurang menguasai. Dari jumlah 22 sampel peserta ekstrakurikuler sepaktakraw SD Negeri 3 Sumberejo Batu dapat diketahui kemampuan servis siswa yang masih kurang sekali yaitu ada 7 peserta ( 31,82%), ada 6 peserta (27,27%) yang termasuk dalam kriteria kurang, ada 4 peserta (18,18%) yang termasuk dalam kriteria cukup, ada 4 peserta (18,18%) yang termasuk dalam kriteria baik dan 1 peserta (4,55%) yang termasuk dalam kriteria baik sekali.Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka peneliti ingin meningkatkan kemampuan service dengan variasi latihanpassing. Maka peneliti ingin melihat perbedaan hasil dari dua bentuk latihan terhadap keterampilan service. Penelitian ini diberi judul: Pengaruh Variasi Latihanpassing terhadap Ketepatan Servis Bawah Peserta Ekstrakurikuler Sepaktakraw SD Negeri 3 Sumberejo Kota Batu.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan passingterhadap ketepatan servis bawah sepaktakraw.Rancangan penelitian menggunakan rancangan eksperimental semu berupa pre test dan post test. Populasi penelitian siswa ekstrakurikuler sepaktakraw berjumlah 22 siswa, Penelitian menggunakan instrumen tes dan pengumpulan data menggunakan teknik pengukuran, eksperimen, dan observasi.Hasil analisis data menggunakan analisis varian satu jalur (one way anova) dilakukan terhadap selisih data tes awal (pretest) dengan tes akhir (posttest) ketepatan servis masing-masing kelompok sebagaimana diperoleh harga F hitung = 7,54> F Tabelα = 0,05 = 4,35, sehingga ada pengaruh antara varisi latihan sepak sila dan wall bound terhadap peningkatan hasil ketepatan servis bawah peserta ekstrakurikuler sepaktakrawSD Negeri 3 Sumberejo Batu.Variasi latihan passing berpasangan lebih efektif dalam meningkatkan hasil ketepatan servis bawah sepaktakraw dibandingkan dengan variasi latihan wall bound pada peserta ekstrakurikuler sepaktakraw SD Negeri 3 Sumberejo Batu. Sesuai dengan hasil penelitian, peneliti memberi sarandalam latihan untuk menggunakan model variasi latihan, karena latihan dengan menggunakan variasi diberikan untuk mengurangi tingkat kebosanan peserta dalam mengikuti latihan
Studi Komparatif Perkembangan Kelincahan (Shuttle Run) Anak Usia 9 Tahun berdasarkan Tempat Tinggal Dataran Rendah, Dataran Sedang, dan Dataran Tinggi di Kabupaten Malang
RINGKASAN Berbagai macam faktor dapat mempengaruhi proses perkembangan gerak anak. Salah satu faktor yang cukup berpengaruh dalam perkembangan anak, khususnya kelincahan (shuttle run) adalah faktor tempat tinggal saat anak sedang dalam proses perkembangan anak. Oleh sebab itu terdapat perbedaan kelincahan (shuttle run) anak yang bertempat tinggal berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji perbedaan kelincahan (shuttle run) anak 9 tahun yang bertempat tinggal di dataran rendah, dataran sedang, dan dataran tinggi. Rancangan penelitian ini menggunakan survei dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Insrumen penelitiannya yaitu berupa tes zig zag run. Variabel bebas adalah tempat tinggal dan variabel terikat adalah kelincahan Uji hipotesis menggunakan uji Anava Satu Arah dengan α = 0,05 dengan uji lanjutan menggunakan uji LSD. Uji LSD merupakan uji yang dilakukan untuk mengetahui perbedaan kelincahan (shuttle run) anak usia 9 tahun pada dataran rendah (SDN Pujiharjo 01, 02, 03), dataran sedang (SDN Sidorejo 01 dan 03, 02, 04), dan dataran tinggi (SDN Taman Satriyan 01, 02, 03). Setelah melakukan tes zig zag run, peneliti melakukan hitungan uji Anava Satu Arah menggunakan program SPSS menunjukkan nilai probabilitas < α (0,05) yaitu 0,000 < 0,05. Hasil uji LSD antara dataran rendah dan dataran sedang menunjukkan nilai probabilitas < α (0,05) yaitu 0,000 < 0,05, antara dataran rendah dan dataran tinggi menunjukkan nilai probabilitas < α (0,05) yaitu 0,000 < 0,05, antara dataran sedang dan dataran tinggi menunjukkan nilai probabilitas < α (0,05) yaitu 0,000 < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini berdasarkan uji Anava Satu Arah antara dataran rendah, dataran sedang dan dataran tinggi adalah H0 ditolak dan H1 diterima (0,000 < 0,05) sehingga terbukti bahwa terdapat perbedaan rata-rata kelincahan (shuttle run) anak usia 9 tahun dengan rata-rata (mean) terbaik yaitu di dataran tinggi (17,0797), dataran sedang (17,9437), dan dataran rendah (21,3998). Dengan demikian, dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh perbedaan wilayah ketinggian tempat tinggal terhadap kelincahan (shuttle run) anak usia 9 tahu
SURVEI KETERAMPILAN TEKNIK DASAR PASSING BAWAH BOLAVOLI SISWA SMPN 1 MARON KABUPATEN PROBOLINGGO
ABSTRAK Kata Kunci :survei, keterampilan teknik, dasar passing bawah, bolavoli, sekolah menengah pertama. Pendidikanjasmani merupakan pemanfaatan aktivitas fisik melalui sebuah kegiatan yang terencana untuk mencapai tujuan dari pendidikan dan juga untuk mengembangkan aspek-aspek pendidikan dalam setiap individu. Pendidikan jasmani merupakan suatu bentuk aktivitas pembelajaran yang juga berperan dalam pembentukan watak melalui aktivitas fisik. Oleh karena itu sangat diperlukan suatu kegiatan untuk mengetahui kondisi awal keterampilan teknik dasar passing bawah bolavoli dalam lingkup kelas. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui keterampilan teknik dasar passing bawah bolavoli di SMPN 1 Maron.Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah survei dan menggunakan teknik tes untuk mengetahui keterampilan passing bawah bolavoli. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 32 siswa yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Teknik analisis data yang digunakan peneliti adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dan pembahasan tentang survei keterampilan teknik dasar passing bawah bolavoli siswa SMPN 1 Maron adalah sebagai berikut,data keterampilan passing bawah bolavoli siswa putra dengan nilai baik 22,22 % sebanyak 4 orang siswa, nilai cukup 66,66% sebanyak 12 orang siswa, nilai kurang 11,11% sebanyak 2 orang siswa, sedangkan siswa putri dengan nilai baik 7,14 % sebanyak 1 orang siswa, nilai cukup 57,14 % sebanyak 8 orang siswa, nilai kurang 35,71 % sebanyak 5 orang siswa. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa keterampilan teknik dasar passing bawah bolavoli siswa putra dan putri SMPN 1 Maron termasuk kategori cukup.Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada sekolah, guru pendidikan jasmani, pesertadidik dan peneliti lain serta semua bagian dalam pendidikan agar lebih memperhatikan keterampilan teknik dasar passing bawah bolavoli anak usia Sekolah Menengah Pertama. Serta diharapkan dapat menunjang kemampuan belajar sekaligus meningkatkan prestasi akademik maupun non akademik peserta didik. Physical education is the utilization of physical activity through a planned activity to achieve the goals of education and also to develop aspects of education in each individual. Physical education is a form of learning activity that also plays a role in the formation of character through physical activity. Therefore it is very necessary an activity to know the initial conditions of basic engineering skills passing under volleyball within the scope of the class. The purpose of this research is to know the basic engineering skill of passing under volley ball at State Junior High School 1 Maron.The instruments used in the research are survey and use the test technique to know the skill of passing under the volleyball. Subjects in this study as many as 32 students consisting of 18 male students and 14 female students. Data analysis technique used by researcher is analysis descriptive quantitative. Result of research and discussion about survey of basic technique skill passing under volleyball student junior high school 1 Maron is as follows, skill passing data volleyball student student with good value 22,22% as many as 4 students, enough value 66,66% as many as 12 students , less 11,11% as many as 2 students, while female students with good grades 7,14% as much as 1 student, enough value 57,14% as many as 8 students, 35,71% less score as many as 5 students. From the data it can be concluded that the basic engineering skills of passing under volleyball students and children of Junior High School 1 Maron including enough categories.Based on the results of this study suggested to Schools, teachers physical education, learners and other researchers and all the parts in education to pay more attention to basic engineering skills passing under the volleyball of children of Junior High School age. And expected to support the ability to learn as well as improve academic achievement and non academic learners. Keywords: survey, engineering skills, bottom passing bottom, volleyball, junior high school
Pengembangan Variasi Latihan Long Pass dan Control untuk Kelompok Umur 14-17 Tahun dalam Permainan Sepakbola di SSB Assyabab Kabupaten Pasuruan
ABSTRACT Long pass and control is a basic technique in the game of interconnected football. The basic technique Long pass and control is a basic technique that is difficult to control players. This research was conducted with the aim to develop variation of exercise and expected to increase the ability of long pass and control for age group 14-17 years in football game at SSB Assyabab Pasuruan. Procedures of development include: (1) conducting needs analysis, (2) developing initial product, (3) expert evaluation, (4) small group trial, (5) product revision, (6) large group trials, (7) Revised final product. The instrument used is a questionnaire and data analysis techniques used is descriptive analysis technique with percentage. Kaywords: Development, exercise variation, long pass and control, soccer ABSTRAK: Long pass dan control merupakan teknik dasar dalam permaian sepakbola yang saling berhubungan. Teknik dasar Long pass dan control merupakan teknik dasar yang sulit dikuasi pemain. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan variasi latihan dan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan long pass dan control untuk kelompok umur 14-17 tahun dalam permainan sepakbola di SSB Assyabab Kabupaten Pasuruan. Prosedur pengembangan antara lain:(1) melakukan analisis kebutuhan, (2) mengembangkan produk awal, (3) evaluasi ahli, (4) uji coba kelompok kecil, (5) revisi produk, (6) uji coba kelompok besar, (7) revisi produk akhir. Instrumen yang digunakan adalah berupa angket dan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan persentase. Kata kunci: pengembangan, variasi latihan, long pass dan control, sepakbola
Perbedaan Pengaruh Latihan Pliometrik Hurdle Hops Dan Jump To Box Terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Pada Peserta Kegiatan Ekstrakurikuler Bolavoli SMK PGRI 2 Malang
ABSTRAK Kurniawan. 2017 “Perbedaan Pengaruh Latihan Pliometrik Hurdle Hops Dan Jump To Box Terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Pada Peserta Kegiatan Ekstrakurikuler Bolavoli SMK PGRI 2 Malang”. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. M.E. Winarno, M.Pd, (II) dr. Agung Kurniawan, M.Kes. Kata Kunci: latihan, hurdle hops, jump to box, daya ledak. Kurangnya kemampuan meloncat menyebabkan keterampilan peserta kegiatan ekstrakurikuler dalam bermain bolavoli menjadi kurang baik. Perlu adanya variasi latihan untuk meningkatkan daya ledak otot tungkai diantaranya dengan memberikan program latihan berupa latihan pliometrik hurdle hops dan jump to box. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji perbedaan pengaruh latihan pliometrik hurdle hops dan jump to box terhadap daya ledak otot tungkai pada peserta kegiatan ekstrakurikuler bolavoli SMK PGRI 2 Malang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa penelitian eksperimen dengan rancangan kelompok pembanding prates-pascates berpasangan. Subjek coba dalam penelitian ini adalah 20 peserta kegiatan ekstrakurikuler di SMK PGRI 2 Malang. Berdasarkan hasil uji hipotesis data skor prestasi tes akhir latihan hurdle hops dengan latihan jump to box dalam peningkatan daya ledak otot tungkai diperoleh Fhitung 38,41 > dari Ftabel 4,41 dengan taraf signifikansi α = 0.05. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya perbedaan peningkatan rata-rata yang diperoleh oleh masing-masing kelompok latihan. Kelompok latihan hurdle hops hanya mengalami peningkatan rata-rata yaitu sebesar 0,33 sedangkan kelompok latihan jump to box mengalami peningkatan rata-rata sebesar 1,20, sehingga latihan jump to box memberikan pengaruh yang lebih signifikan daripada latihan hurdle hops yang dilakukan selama 16 kali pertemuan. Dari hasil pengujian hipotesis dan pembahasan dalam penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa: 1) latihan hurdle hops tidak berpengaruh signifikan terhadap daya ledak otot tungkai peserta ekstrakurikuler bolavoli di SMK PGRI 2 Kota Malang, 2) latihan jump to box berpengaruh signifikan terhadap daya ledak otot tungkai peserta ekstrakurikuler bolavoli di SMK PGRI 2 Kota Malang, 3) terdapat perbedaan pengaruh antara latihan jump to box dengan latihan hurdle hops. Latihan jump to box berpengaruh lebih baik terhadap daya ledak otot tungkai peserta ekstrakurikuler bolavoli di SMK PGRI 2 Kota Malang daripada latihan hurdle hops. ABSTRACT Kurniawan. 2017 “Differences Effect of Pliometric Exercise Hurdle Hops And Jump To Box Against Explosive Muscle Limb In Participants of Extracurricular Volleyball Activities at PGRI 2 Malang Vocational High School". Skripsi. Health and Physical Education, Sport Science Faculty, Malang State University. Advisor: (I) Prof. Dr. M.E. Winarno, M.Pd, (II) dr. Agung Kurniawan, M.Kes. Keywords: training, hurdle hops, jump to box, muscle explosion Lack of ability to jump causes the participants extracurricular activities in playing volley ball become less good. There needs to be a variety of exercises to increase the muscle limb power, among others by providing an exercise program in the form of a hurdle hops pliometric and jump to box. The purpose of this research is to know and study the difference of influence between hurdle hops and jump to box plyometric exercise for limb muscle explosive power of volleyball extracurricular participants at PGRI 2 Malang Vocational High School. The method used in this research is experimental research with comparison design of pretest group and posttest group. Subjects in this study were 20 extracurricular participants at PGRI 2 Malang Vocational High School. Based on the results of hypothesis test of achievement score of the final test of hurdle hops and jump to box exercise in increasing limb muscle explosive power obtained that Fcount 38,41> from Ftable 4,41 with significance level α = 0.05. This can be evidenced by the difference in the increasing average gained by each training group. The hurdle hops training group experienced only an increasing average of 0.33, while the jump to box group experienced an increasing average of 1.20, so the jump to box exercise had a more significant effect than the hurdle hops exercise performed 16 times meeting. From the results of hypothesis test and discussion in this research, it can be concluded that: 1) hurdle hops exercise had no significant effect on limb muscle explosive of volleyball extracurricular participants at PGRI 2 Malang Vocational High School, 2) jump to box exercise significantly influence limbs muscle explosive power of volleyball extracurricular participants at PGRI 2 Malang Vocational High School, 3) there is a difference of influence between jump to box exercises with hurdle hops training. The jump to box exercise had a better effect on the limb muscle explosive power of volleyball extracurricular participants at PGRI 2 Malang Vocational High School than the hurdle hops training
Pengembangan Model Latihan Penyerangan (Zona Offensive ) Menggunakan Buku Panduan Pola Strategi 2-1-2 dengan Powerplay pada Bosta Futsal Kabupaten Kediri.
ABSTRAK Amijaya, Gery Tisna. 2016 Pengembangan Model Latihan Penyerangan (Zona Offensive ) Menggunakan Buku Panduan Pola Strategi 2-1-2 dengan Powerplay pada Bosta Futsal Kabupaten Kediri. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Eko Hariyanto, M. Pd (II) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes. Kata Kunci: Penyerangan, Pelatihan, Strategi, Futsal, powerplay Pemain futsal dituntut untuk melakukan permainan yang atraktif, kerja sama dengan baik antar pemain, menguasai teknik dasar (dribbling, control, passing), kecepatan individu pemain, kecerdasan pemain dan latihan yang terorganisasi dan disiplin Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model latihan zone offensive menggunakan strategi 2-1-2 dengan powerplay dalam kegiatan latihan futsal di Bosta Futsal Kabupaten Kediri dengan harapan pola penyerangan futsal menjadi lebih baik dan terkoordinasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan analisis deskriptif berupa persentase. Teknik ini digunakan untuk analisis data kuantitatif yang diperoleh dari hasil penyebaran angket. Penelitian ini menggunakan model pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Borg & Gall yang memiliki tahapan sebagai berikut: (1) penelitian awal (analisis kebutuhan) terhadap 6 pemain Bosta Futsal Kota Kediri (2) perencanaan produk awal (3) evaluasi ahli (4) merevisi hasil uji coba produk awal (sesuai hasil evaluasi ahli) (5) uji coba kelompok kecil menggunakan 10 subjek (6) uji coba kelompok besar menggunakan 19 subjek (7) merevisi hasil uji coba kelompok besar berdasarkan hasil evaluasi ahli sekaligus menyempurnakan produk. Pada hasil evaluasi ahli media diperoleh total persentase 79,17%, evaluasi ahli permainan futsal I diperoleh total persentase 81,67% dan evaluasi ahli futsal II diperoleh total persentase 100% sehingga produk masuk pada kategori menarik, sesuai dan mudah digunakan. Produk dikembangkan melalui saran dan evaluasi para ahli, yaitu ahli media dan dua ahli permainan futsal. Selanjutnya dilakukan uji coba. (kelompok kecil) dan uji lapangan (kelompok besar). Analisis data hasil uji coba (kelompok kecil) dengan 6 orang subjek diperoleh total persentase 88,19% dengan kategori sangat menarik, sangat mudah dan sangat jelas. Namun tetap dilakukan perbaikan pada bagian tertentu untuk menyempurnakan produk. Hasil uji lapangan (kelompok besar) dengan 19 orang subjek diperoleh total persentase sebesar 91,77% dengan kategori sangat menarik, sangat mudah dan sangat jelas, sehingga tidak dilakukan revisi dan ditetapkan sebagai produk akhir. Produk akhir dalam pengembangan Model Latihan Penyerangan (Zona Offensivee) Menggunakan Buku Panduan Pola Strategi 2-1-2 dengan Powerplay pada Bosta Futsal Kabupaten Kediri dapat digunakan sebagai media latihan bagi pemain di Bosta Futsal Kabupaten Kediri
PROFIL KEMAMPUAN UNSUR DAYA LEDAK DAN KECEPATAN LARI 60 METER BAGI SISWA EKSTRAKURIKULER FUTSAL SMK TAMANSISWA TULUNGAGUNG
ABSTRAK Prasetiya, Wempy Indra 2017. Profil Kemampuan Unsur Daya Ledak dan Kecepatan Lari 60 Meter bagi Siswa Ekstrakurikuler Futsal SMK Tamansiswa Tulungagung. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Dosen pembimbing: Dr.Siti Nurrochmah, M.Kes. Kata kunci: kondisi fisik, esktrakurikuler, futsal. Berdasarkan penelitian, latihan siswa ekstrakurikuler futsal di SMK Tamansiswa Tulungagung memiliki kondisi fisik dalam kategori sedang sehingga dibutuhkan pelatihan dan pembinaan kondisi fisik dan pelatih tidak memiliki data kondisi fisik setiap individu siswa esktrakurikuler futsal. Berdasarkan masalah tersebut, peneliti melakukan penelitian berjudul Profil Kemampuan Unsur Daya Ledak dan Kecepatan Lari 60 Meter Bagi Siswan Ekstrakurikuler Futsal SMK Tamansiswa Tulungagung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keadaan kondisi fisik setiap individu siswa ekstrakurikuler futsal di SMK Tamansiswa Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik survei dan pengumpulan data menggunakan tes. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 25 siswa dengan rentang usia 16-19 tahun. Instrumen tes yang digunakan untuk mengetahui kondisi fisik subjek adalah tes kesegaran jasmani Indonesia. Data yang diperoleh kemudian dikategorikan berdasarkan norma ketentuan standar tes kesegaran jasmani dan dianalisis secara deskriptif dilakukan secara manual dengan bantuan kalkulator Casio Fx-350MS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik komponen kecepatan tergolong dalam kategori sedang, komponen daya ledak tergolong dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil data tersebut dapat disimpulkan bahwa 25 kondisi fisik kesegaran jasmani siswa ekstrakurikuler dalam kategori “sedang”. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disarankan kepada pelatih untuk memperhatikan kondisi fisik setiap individu dan memberikan latihan serta pembinaan terhahap setiap komponen kondisi fisik kesegaran jasmani guna menunjang kemampuan teknik dan taktik serta menampilkan performa terbaik
PENGARUH LATIHAN BOLAVOLI GANDU LEVEL I DAN BOLAVOLI MINI TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN OPEN SMASH
Abstract: The purpose of this research is to determine the effect level I exercise gandu volleyball and volleyball mini toskills learning outcomes smash open in class V SDN 02 sisiwa Karanggayam Blitar. This research uses experimental methods to design The Static Group Pretest-Posttest Design. Exercise volleyball gandu level I experienced an average increase of 12.84, while the mini volleyball practice has increased an average of 6.55. Volleyball practice so gandu level I have a significant influence on the mini volleyball practice. Keywords:Level I Gandu volleyball, volleyball Mini, Skills Open Smash Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan bolavoli gandu level I dan bolavoli mini terhadap hasil belajar keterampilan open smash pada sisiwa kelas V SDN 02 Karanggayam Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan The Static Group Pretest-Posttest Design. Latihan bolavoli gandu level I mengalami peningkatan rata-rata 12,84, sedangkan latihan bolavoli mini mengalami peningkatan rata-rata 6,55. Sehingga latihan bolavoli gandu level I memberikan pengaruh yang signifikan dari pada latihan bolavoli mini. Kata kunci: Bolavoli Gandu Level I, Bolavoli Mini, Keterampilan Open Smash
Pembelajaran Gerak Dasar Langkah Kaki pada Aktivitas Ritmik melalui Video Flash Player
ABSTRAK:Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk mengembangkan pembelajaran gerak dasar langkah kaki yang dikemas dalam bentuk video flash player bagi peserta didik kelas VII di SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang yang diharapkan mampu membantu dalam proses pemahaman materi gerak dasar langkah kaki pada aktivitas ritmik. Penelitian dan pengembangan ini diadaptasi dari Borg & Gall yang telah dimodifikasi menjadi 7 langkah penelitian. Hasil penelitian dan pengembangan pembelajaran gerak dasar langkah kaki pada aktivitas ritmik melalui video flash player untuk peserta didik kelas VII di SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang diperoleh dari evaluasi ahli pembelajaran, evaluasi ahli pembelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, evaluasi ahli senam, evaluasi ahli senam ritmik, evaluasi ahli media, uji coba kelompok kecil, serta berdasarkan hasil uji coba kelompok besar. Sehingga hasil akhir produk pengembangan pembelajaran gerak dasar langkah kaki pada aktivitas ritmik berupa video flash player untuk peserta didik kelas VII di SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang dapat untuk digunakan. Kata Kunci: aktivitas ritmik, pembelajaran, gerak dasar langkah kaki, media, video ABSTRACT: The purpose of this research and development is to develop the basic foot movement learning which is packaged in the form of flash player video for students of class VII in SMP LaboratoriumUniversitasNegeri Malang which is expected to assist in the process of understanding the basic foot motion material on rhythmic activity. This research and development is adapted from Borg & Gall which has been modified into 7 research steps. The results of research and development of learning the basic motion of footsteps on rhythmic activity through video flash players for grade VII students at Malang State University Laboratory Middle School were obtained from expert learning evaluations, evaluation of Physical and Health Education learning experts, gymnastic expert evaluation, rhythmic gymnastic expert evaluation, media expert evaluation, small group trials, and based on the results of large group trials. So that the final product of the development of learning the basic motion of footsteps on the rhythmic activity in the form of video flash player for students of class VII at the Laboratory State University of Malang can be used. Keywords: rhythmic activity, learning, footwork, media, vide
Survei tentang Implementasi Pembelajaran Beladiri Pencak Silat di SMA Negeri se-Kota Blitar
Abstract: The purpose of this research is not yet known how the martial arts learning pencak silat conducted by teacher. This study aims to determine the implementation of martial arts learning pencak silat in senior high school in Blitar City. This research is a survey research using qualitative quantitative descriptive method. This survey research was conducted by using questionnaire instrument to reveal the implementation of martial arts learning in senior high school Blitar City. Keywords: implementation, learning, martial arts, pencak silat. Abstrak: Tujuan dari penelitian survei ini adalah belum diketahui bagaimana implementasi pembelajaran beladiri pencak silat yang dilakukan oleh guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di SMA Negeri se-Kota Blitar. Penelitian ini merupakan penelitian penelitian survei dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan instrumen kuisioner untuk mengungkap implementasi pembelajaran beladiri pencak silat di SMA Negeri se-Kota Blitar. Kata Kunci: implementasi, pembelajaran, beladiri, pencak silat