SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
1757 research outputs found
Sort by
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN KELINCAHAN TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN KELINCAHAN GERAK KAKI UNTUK ATLET PEMULA PADA PB TUNAS HARAPAN PRAMBON KABUPATEN NGANJUK
ABSTRAK: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan kelincahan terhadap peningkatan kemampuan kelincahan gerak kaki untuk atlet pemula pada PB Tunas Harapan Prambon Kabupaten Nganjuk. Pada kelompok latihan footwork terdapat peningkatan kemampuan kelincahan sebesar 0,48 detik dan kelompok latihan t-drill terdapat peningkatan sebesar 1,06 detik. Dari data tersebut menunjukkan bahwa pada latihan t-drill terdapat peningkatan yang lebih besar dibandingkan latihan t-drill. Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa pada latihan t-drill peningkatan kelincahan gerak kaki lebih baik daripada latihan footwork. Kata Kunci: Kelincahan, Gerak Kaki, Latihan Footwork, Latihan T-drill. ABSTRACT: The purpose of this study was to determine the effect of agility drills to increase agility footwork ability for novice athletes on the PB Tunas Harapan Prambon Nganjuk. In the exercise group there is an increased ability agility footwork of 0,48 seconds and t-drill exercise group as improvements of 1,06 seconds. From these data indicate that the t-drill exercise there is an increase greater than the t-drill exercise. Conclusion The results showed that the t-drill exercises increase in agility footwork better than footwork drills. Key words: Agility, Footwork, Footwork Exercise, T-drill Training
Metode Drill Untuk Meningkatkan Teknik Dasar Passing Dalam Permainan Futsal Pada Peserta Ekstrakurikuler Di SMK Negeri 5 Malang
ABSTRAK Mukti, Lanang Pandu. 2018. Metode Drill Untuk Meningkatkan Teknik Dasar Passing Dalam Permainan Futsal Pada Peserta Ekstrakurikuler Di SMK Negeri 5 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd, M.Pd., (II) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes. Kata Kunci: Futsal, teknik dasar passing, metode drill. Aspek-aspek keterampilan teknik dasar passing dalam permainan futsal sangat dibutuhkan bila ingin menjadi pemain futsal yang baik, aspek-aspek tersebut meliputi awalan, kaki tumpu, perkenaan bola, pandangan mata, dan gerakan lanjutan.Berdasarkan hasil observasi awal diperoleh hasil 35% peserta mengalami kesalahan pada awalan dan 65% peserta yang melakukan dengan benar, 50% peserta mengalami kesalahan pada kaki tumpu dan 50% peserta yang melakukan dengan benar, 55% peserta mengalami kesalahan pada perkenaan bola dan 45% peserta yang melakukan dengan benar, 45% peserta mengalami kesalahan pada pandangan mata dan 55% peserta melakukan gerakan dengan benar, 35% peserta mengalami kesalahan pada gerakan lanjutan dan 65% peserta melakukan gerakan dengan benar. Dari hasil data observasi awal dapat disimpulkan bahwa, tingkat keberhasilan penguasaan teknik dasar passing peserta ekstrakurikuler SMK Negeri 5 Malang masih belum baik,ditemukan beberapa kesalahan diantaranya dari bola yang terlalu kencang, bola terlalu pelan, arah bola melenceng dari sasaran, dan bola naik. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan teknik dasar passing peserta ekstrakurikuler di SMK Negeri 5 Malangdengan menggunakan metode drill. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan olahraga dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Penelitian tindakan ini dilakukan dengan menggunakan dua siklus dan pada setiap siklusnya terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler SMK Negeri 5 Malang yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan observasi. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan peserta dalam melakukan teknik dasarpassing dalam permainan futsal setelah diberikan tindakan dari siklus 1 dan siklus 2, hasilnya pada tiap-tiap indikator sudah terjadi peningkatan dari indikator awalanmeningkat menjadi 86,67%, tumpuan kaki 83,33%, perkenaan bola 81,67%, pandangan mata 86,67%, danfollow through 88,33%. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah metode drill dapat meningkatkan teknik dasar passing peserta ekstrakurikuler di SMK Negeri 5 Malang. Saran hasil penelitian ini, pelatih dapat menggunakan metode drill untuk meningkatkan teknik dasar passing serta dapat digunakan peserta ekstrakurikuler futsal sebagai pengetahuan baru mengenai bentuk-bentuk latihan teknik dasar passing. SUMMARY Mukti, Lanang Pandu. 2018. Drill Method For Improving Basic Technique Passing In Futsal Game On Extracurricular Participants Vocation High School 5 Malang. Minor Thesis, Department of Sports Physical Education and Health Sciences, Faculty of Sport Science, State University of Malang. Supervisor: (I) Drs.Tatok Sugiarto, S.Pd, M.Pd., (II) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes. Keywords:Futsal, basic technique passing, Drill Method. Aspects of basic technique skills passingin futsal games are needed if you want to be a good futsal player, these aspects include the prefix, the foot of the pound, perenaan ball, eye sight, and continued movement. Based on preliminary observation results, 35% of participants had errors in the prefix and 65% of the participants did correctly, 50% of participants had errors in the legs and 50% of the participants did correctly, 55% of participants had errors on the ball and 45% participants who performed correctly, 45% of participants experienced errors in the eye and 55% of participants did the movement correctly, 35% of participants experienced errors in follow-up movement and 65% of participants did the movement correctly. From the result of preliminary observation data can be concluded that, the success rate of mastering the basic technique of passing extracurricular participants of vocation high school 5 Malang is still not good, found some mistakes such as from the ball that is too tight, ball too slow, the direction of the ball deviated from the target, and ball up. The purpose of this observation is to improve the basic technique of passing extracurricular participants vocation high school 5 Malang using the drill. This study used Physic Action Research method in which using the qualitative and quantitative data. This research went for 2 cycles covering 4 steps in each: 1) Planning, 2) Implementing, 3) Observing and 4) Reflecting. The subjects of this study is the extracurricular participants, vocation high school 5 Malang that has 20 students. Data collection techniques in this study using observation. The results the percentage of successful participantpassing in the game of futsal after being given the action of cycle 1 and cycle 2, the results on each indicator has been increased from 86,67% of the starting indicator, pedestal foot 83,33%, ball kicking 81,67%, eyes sight 86,67%, and follow through 88,33%. The conclusion of this research is the drill method can improve the basic techniqueof passing in a extracurricular participants vocation high school 5 Malang. Suggestions on these results the coach can use drill methods to improve passing basic technique and can be used as a futsal extracurricular participants new knowledge about the forms of exercise passing basic technique
Pengaruh Latihan Multiball Training terhadap Konsistensi Pukulan Drive dalam Permaian Tenis Meja Untuk Atlet MI Khadijah Kota Malang
RINGKASAN Wahyuningtyas Dita, 2018. Pengaruh Latihan Multiball Training terhadap Konsistensi Pukulan Drive dalam Permaian Tenis Meja Untuk Atlet MI Khadijah Kota Malang. Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sapto Adi, M. Kes., (II) Dra. Sulistyorini, M. Pd. Kata Kunci: multiball training, pukulan drive, tenis meja. Sesuai kata kunci di atas maka perlu adanya strategi yang baik pada pelatihan tenis meja, dan salah satunya melalui metode pelatihan multiball training. Multiball training merupakan latihan menggunakan power, daya tahan, kecepatan dan konsistensi saat memukul serta tumpuan kaki yang kuat. Para atlet yang mengikuti kegiatan pelatihan di MI Khadijah Kota Malang masih belum di berikan latihan multiball training dengan benar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan multiball training terhadap keterampilan drive pada kegiatan pelatihan di MI Khadijah Kota Malang. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian “One-Group” Pretes-Postes Design”. Jenis penelitian ini adalah rancangan penelitian pra-eksperimental. Rancangan pra-eksperimental ini digunakan untuk mengungkapkan hubungan sebab akibab hanya dengan melibatkan satu kelompok subjek sehingga tidak ada kontrol yang ketat terhadap variabel eksternal. Pada penelitian ini atlet melakukan tes awal yang disebut dengan (pretest) setelah itu atlet diberikan perlakuan berupa program latihan multiball training setelah itu atlet melakukan tes akhir (postest). Hasil analisis thitung lebih besar dari pada ttabel (7,451 > 2,120) dengan nilai signifikansi α = 0,05 (0,000 < 0,05) yang berarti hipotesis diterima. Hal ini menunjukkan ada pengaruh yang signifikan latihan multiball training terhadap pukulan drive pada konsistensi permainan tenis meja pada kegiatan pelatihan di MI Khadijah Kota Malang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa dalam program latihan multiball training terhadap pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan konsistensi pukulan drive dalam permainan tenis meja kegiatan pelatihan di MI Khadijah Kota Malang. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan pedoman dan acuan dalam pembuatan program latihan oleh pelatihan dan atlet yang mengikuti kegiatan pelatihan di MI Khadijah Kota Malang guna untuk meningkatkan keterampilan dalam permainan tenis meja.
Peningkatan KeterampilanPukulan Forehand Smash Menggunakan Part and Whole Method Pada Atlet Bulutangkis Usia 8-12 Tahun di PB. Nikko Steel Kota Malang.Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahra
RINGKASAN Nurrachmawati, Alifa Dyah.2018.Peningkatan KeterampilanPukulan Forehand Smash Menggunakan Part and Whole Method Pada Atlet Bulutangkis Usia 8-12 Tahun di PB. Nikko Steel Kota Malang.Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes., (II)Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: forehand smash, peningkatan, part and whole method. Olahraga bulutangkis merupakan olahraga yang dilakukan menggunakan raket dan shuttlecock, dimainkan di lapangan yang terdapat net didalamnya. Salah satu teknik yang menjadi senjata pamungkas untuk memperoleh poin adalah pukulanforehand smash. Idealnya keterampilan teknik dasar forehand smash dilakukan dengan beberapa bagian gerakan yang runtun yaitu, gerakan persiapan, gerakan memukul, dan gerakan lanjutan. Namun pada kenyataannya saat proses pelatihan usia 8-12 tahun di PB. Nikko Steel Kota Malang, teknik tersebut masih belum terlaksanakan dengan baik oleh atlet. Hal itu dikarenakan atlet mengalami beberapa kendala diantaranya, latihan cenderung menggunakan metode ceramah dan drill, belum terlihat adanya penggunaan metode part and whole. Berdasarkan data tersebut maka diperlukan adanya suatu solusi untuk meningkatkan keterampilan pukulan forehand smash pada atlet, salah satunya dengan pemberian part and whole method. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pukulan forehand smash bagi atlet bulutangkis usia 8-12 tahun di PB. Nikko Steel Kota Malangmelalui part and whole method. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan olahraga dengan menggunakan metodedeskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif.Penelitian dilakukan dengan menggunakan dua siklus dan pada setiap siklus terdapat 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi (pengamatan), wawancara, tes, dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil dari penelitian menunjukkan terjadinya peningkatanketerampilan pukulan forehand smash pada atlet bulutangkis usia 8-12 tahunsetelah dilakukan latihan dengan menggunakanpart and whole method. Keberhasilan yang diperoleh pada siklus 1 sebanyak 53,53% dari observer 1 dan 50,5% dari observer 2, sedangkan keberhasilan yang diperoleh pada siklus 2 sebanyak 85,85% dari observer 1 dan 87,87% dari observer 2. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan part and whole methoddapat meningkatkan keterampilan pukulan forehand smash bagi atlet bulutangkis usia 8-12 tahun di PB. Nikko Steel Kota Malang. Saran kepada pelatih untuk menggunakan part and whole method sebagai acuan dalam melaksanakan pelatihan olahraga bulutangkis agar tercipta suatu peningkatan prestasi
PERBEDAAN KEBUGARAN JASMANI DAN MOTOR ABILITY SISWI LHS DENGAN SISWI SEKOLAH REGULER SMP DI KOTA MALANG
ABSTRAK Kata kunci: kebugaran jasmani, kemampuan motorik, lima hari sekolah, sekolah reguler. Peraturan Presiden No 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) adalah gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab satuan pendidikan yang bertujuan untuk memperkuat karakter peserta didik. Peraturan tersebut juga diberlakukan di Kota Malang, akan tetapi sekolah bebas menentukan struktur kurikulum Lima Hari Sekolah (LHS) atau enam hari sekolah (Reguler). Aktifitas fisik yang lebih padat pada siswa yang bersekolah menggunakan kebijakan LHS akan berpengaruh pada tingkat kebugaran jasmani siswa, khususnya pada siswa perempuan yang memiliki tingkat kelelahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa laki-laki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kebugaran jasmani siswi LHS dengan siswi sekolah reguler SMP di Kota Malang, untuk mengetahui perbedaan motor ability siswi LHS dengan siswi sekolah reguler SMP di Kota Malang dan untuk mengetahui perbedaan kebugaran jasmani dan motor ability siswi LHS dengan siswi sekolah reguler SMP di Kota Malang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan survei non eksperimental bentuk ex-post facto dengan menggunakan teknik kausal komparatif. Instrumen tes yang digunakan adalah tes TKJI 2010 dan Barrow Motor Ability Test. Analisis data yang digunakan menggunakan One-Way Anova dan One-Way Manova. Berdasarkan hasil analisis data kebugaran jasmani menggunakan One-Way Anova nilai signifikansi 0,023 dan untuk data kemampuan motorik 0,000 dengan masing-masing taraf signifikans
Pengaruh Pembelajaran Menggunakan Model Kolaboratif dan Drill Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Passing Bolabasket Kelas X MIPA 5 SMAN 7 Malang
ABSTRAK Kata kunci: Model kolaboratif, model drill, passing bolabasket. Terdapat banyak siswa kelas X MIPA 5 yang teknik dasar passing bolabasket dibawah rata-rata. Dari jumlah 36 sampel siswa kelas X MIPA 5 dapat diketahui 7 siswa dengan presentase 17,5% dalam kategori baik sekali, 5 siswa dengan presentase 12,5% dalam kategori baik, 8 siswa dengan presentase 20% dalam kategori cukup, 7 siswa dengan presentase 17,5% dalam kategori kurang dan 13 siswa dengan presentase 32,5% dalam kategori kurang sekali. Sehingga penting dilakukan perubahan dalam model pembelajaran agar siswa lebih termotivasi untuk belajar. Solusinya dilakukan pembelajaran menggunakan model yang sesuai dengan karakteristik materi belajar. Hal ini dilakukan melalui penelitian untuk pembelajaran keterampilan teknik dasar passing bolabasket dengan judul “Pengaruh Pembelajaran Menggunakan Model Kolaboratif dan Drill Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Passing Bolabasket Kelas X MIPA 5 SMAN 7 Malang”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan sesudah memperoleh pembelajaran model kolaboratif dan drill terhadap peningkatan hasil belajar passing bolabasket kelas X MIPA 5 SMAN 7 Malang. Penelitian menggunakan rancangan eksperimental berbentuk randomized control group pretest-posttest design. Populasi penelitian berjumlah 40 siswa, pengambilan sampel menggunakan teknik systematic proportional random sampling dengan prosentase sebesar 90% dari 40 siswa, sehingga jumlah sampel kurang lebih 36 siswa, yang dibagi menjadi dua kelompok dengan teknik ordinal pairing matching. Penelitian menggunakan instrumen tes dan non tes. Pengumpulan data menggunakan (1) teknik pengukuran bentuk tes yaitu tes passing pantul ke dinding; (2) teknik eksperimen dengan memberikan perlakuan; (3) teknik observasi untuk mengamati tes dan pembelajaran. Analisis data menggunakan teknik one way anova dan pengujian hipotesis menggunakan α = 0,05. Pada kelompok pembelajaran kolaboratif diperoleh 3,37 > 2,11 dan kelompok pembelajaran drill diperoleh 6,38 > 2,11. Analisis varian satu jalur dan LSD α = 0,05 diperoleh (Fhitung 6,0896 > 4,13 dan vs 2 > LSD 1,65. Pada kelompok pembelajaran model kolaboratif terdapat peningkatan hasil tes passing pantul ke dinding sebesar 2 kali dan kelompok model drill terdapat peningkatan sebesar 4 kali. Dari data tersebut menunjukkan bahwa pada pembelajaran menggunakan model drill terdapat peningkatan yang lebih besar dibandingkan dengan pembelajaran menggunakan model kolaboratif. Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pembelajaran menggunakan model drill peningkatan hasil belajar siswa lebih baik daripada pembelajaran menggunakan model kolaboratif
Pengaruh Latihan Plyometric Barrier Hopsdan Stride Jump Crossoverterhadap Peningkatan Daya Ledak Otot Tungkai pada Peserta Ekstrakurikuler Bolavoli SMA Negeri 1 Batu
ABSTRAK Daya ledak adalah kemampuan melakukan gerakan secara eksplosif. Untuk memperoleh daya ledak otot, maka diperlukan suatu latihan yang berkaitan dengan daya ledak, salah satu latihan yang sering digunakan latihan plyometric. Latihan plyometric adalah metode latihan untuk meningkatkan daya ledak (eksplsive power), suatu komponen penting dari sebagian besar prestasi dan kinerja olahraga. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara metode Plyometric Barrier Hops dan metode Stride Jump Crossover terhadap hasil peningkatan daya ledak peserta ekstrakurikuler bola voli SMA Negeri 1 Batu. Rancangan penelitian ini menggunakan pretest-posttest group design. Subjek penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler bolavoli SMA Negeri 1 Batu berjumlah 20 orang. Subjek penelitian ini dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok Plyometric Barrier Hopsdan kelompok Stride Jump Crossoveryang masing-masing beranggotakan 10 orang menggunakan Teknik pembagian Ordinal Pairing Matching. Analisis data dari penelitian ini menggunakan teknik analisis varians satu jalur dengan α = 0,05. Dari hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa: (1) pembelajaran menggunakan metode Plyometric Barrier Hops memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil peningkatan daya ledak peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Batu (F hitung 4,64> F tabel 4,41), (2) pembelajaran menggunakan metode Stride Jump Crossover memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil belajar keterampilan vertical jump peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Batu(F hitung 4,66> F tabel 4,41), (3) tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara pembelajaran menggunakan metode Plyometric Barrier HopsdanStride Jump Crossoverhasil peningkatan daya ledak peserta ekstrakurikuler bolavoli SMA Negeri 1 Batu diperoleh F hitung (0,58< F tabel 4,41). Kesimpulan yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa terdapat pengaruh yang signifikan metode latihan plyometric barrier hops dan stride jump crossover terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Batu. Berdasarkan data rata-rata daya ledak otot tungkai, dapat disimpulkan bahwa metode latihan plyometric barrier hops memiliki peningkatan daya ledak otot tungkailebih efektif dibandingkan dengan metode latihan stride jump crossover
Survei Minat Peserta Didik Mengikuti Ekstrakurikuler Bolavoli di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Se-Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek.
Kata Kunci: Minat, Ekstrakurikuler Bolavoli Kegiatan ekstrakurikuler bolavoli di SMPN Se-Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek di tetapkan berdasarkan kurikulum pendidikan jasmani dan Kesehatan (Penjaskes). Berdasarkan hasil observasi awal dari aspek kehadiran peserta didik menunjukan bahwa antusiasme peserta didik yang aktif mengikuti ektrakurikuler bolavoli setiap bulan berubah-ubah, hal ini sangat disayangkan karena ekstrakurikuler bolavoli salah satu cara untuk bisa memajukan sekolah dan prestasi bagi peserta didiknya. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui minat peserta didik mengikuti ekstrakurikuler bolavoli di SMPN Se-Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek. Penelitian ini menggunakan rancangan deskritif kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data ini dilakukan dengan cara memberi angket atau kuesioner kepada peserta didik. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli di SMPN Se-Kecamatan Munjungan Trenggalek Kabupaten Trenggalek. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa minat pada peserta didik SMPN 1 Munjungan dengan persentase sebesar 75,8% dari jumlah 28 peserta didik, kemudian untuk peserta didik SMPN 2 Munjungan memiliki minat sebesar 83,2% dari jumlah 31 peserta didik, dan peserta didik SMPN 3 Munjungan memiliki minat sebesar 78,8% dari jumlah 29 peserta didik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa minat peserta didik SMPN 1 Munjungan dalam kategori“cukup baik”, kemudian pada peserta didik SMPN 2 Munjungan dalam kategori “tinggi”, dan peserta didik SMPN 3 Munjungan juga memiliki minat dalam kategori “cukup baik” dalam mengikuti ekstrakurikuler bolavoli di SMPN Se-Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN PADA MATERI BAHAYA NARKOBA BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK SISWA KELAS X
ABSTRAK Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar tentang materi bahaya narkoba dalam pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan untuk siswa kelas X. pengembangan materi bahaya narkoba ini dikemas dalam bentuk multimedia interaktif. Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah Research & Development (R&D) yang terdiri dari lima tahapan, yaitu: analisis, desain, pengembangann, implementasi dan evaluasi. Hasil data tinjauan ahli diperoleh dari 1 ahli pendidikan jasmani dengan jumlah 93,05%, 1 ahli materi bahaya narkoba dengan jumlah 81,25% dan 1 ahli media pembelejaran dengan jumlah 95,31%. Hasil tinjauan para ahli terbilang sangat valid. Sedangkan untuk hasil data uji lapangan mendapatkan persentase sebesar 84,52% yang tergolong kedalam kategori sangan valid. Sehingga produk pengembangan bahan ajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan pada materi bahaya narkoba berbasis multimedia interaktif untuk siswa kelas X ini layak untuk digunakan sebagai pilihan bahan ajar pada materi bahaya narkoba. Kata kunci: Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, Materi Bahaya Narkoba, Multimedia Interaktif
Pengaruh Variasi Latihan Kelincahan terhadap Keterampilan Dribbling Sepakbola pada Siswa Ekstrakurikuler Sepakbola SMA Negeri 1 Ambunten Kabupaten Sumenep
RINGKASAN Shaleh, Mohammad. 2018. Pengaruh Variasi Latihan Kelincahan terhadap Keterampilan Dribbling Sepakbola pada Siswa Ekstrakurikuler Sepakbola SMA Negeri 1 Ambunten Kabupaten Sumenep. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Fahrial Amiq, S.Or, M.Pd, (II) Febrita P. Heynoek, S.Pd. M.Pd. Kata kunci: Variasi Latihan Kelincahan, sepakbola, keterampilan dribbling.Dribbling merupakan salah satu teknik dasar yang memiliki peranan penting dalam permainan sepakbola. Berdasarkan hasil observasi dan pengamatan di ekstrakurikuler sepakbola SMA Negeri 1 Ambunten Kabupaten Sumenep, peneliti menemukan bahwa kemampuan keterampilan dribbling masih kurang dibandingkan teknik sepakbola yang lain. Salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan dribbling adalah dengan menggunakan variasi latihan kelincahan.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi latihan kelincahan terhadap keterampilan dribbling sepakbola pada siswa ekstrakurikuler sepakbola SMA Negeri 1 Ambunten Kabupaten Sumenep.Rancangan penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimenone group pretest-posttest dengan menggunakan sampel penelitian sebanyak 24 siswa. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian adalah tes menggiring bola (short dribbling test). Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian menggunakan Paired Samples T Test.Berdasarkan pengujian hipotesis hasil tes keterampilandribbling dihitung melalui uji hipotesis menggunakan Paired Samples T Test dengan bantuan SPSS, skor keterampilan tes awal dan tes akhir diperoleh hasil yang signifikan yaitu mendapatkan nilai t-hitung sebesar 11,719 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai signifikansi (p) lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 (p < α = 0,05), maka hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan, variasi latihan kelincahan memberi pengaruh yang signifikan antara nilai rata-rata keterampilan dribbling sebelum dan sesudah diberi perlakuan. Dari hasil penelitian ini, peneliti menyarankan menggunakan variasi latihan kelincahan sebagai bentuk latihan untuk meningkatkan keterampilan dribbling, karena hasil perolehan penelitian yang telah dilakukan, ternyata variasi latihan kelincahan memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap peningkatan keterampilan dribbling siswa ekstrakurikuler sepakbola SMA Negeri 1 Ambunten Kabupaten Sumenep