SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
1757 research outputs found
Sort by
Survei Kebugaran Jasmani Peserta Ekstrakurikuler SMA Kristen Petra Kota Malang
ABSTRAK Rohman, M.A.F. 2017. Survei Kebugaran Jasmani Peserta Ekstrakurikuler SMA Kristen Petra Kota Malang. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Prof. Dr. M.E Winarno, M.Pd. Kata Kunci: Kebugaran Jasmani, Tes Kebugaran Jasmani Indonesia. Kebugaran jasmani mempunyai peranan yang penting dalam kondisi latihan dan pertandingan, maka setiap olahragawan termasuk peserta ektrakurikuler sebaiknya memperhatikan unsur kebugaran jasmani sejak awal. hasil observasi dan penyebaran angket yang dilakukan peneliti ditemukan bahwa sebanyak 43 atau 86% peserta ekstrakurikuler mengatakan belum pernah melakukan tes kebugaran jasmani. Sebanyak 35 peserta ekstrakurikuler atau 70% mengatakan pernah melakukan tes lari 2,4 km. Kemudian sebanyak 24 peserta ekstrakurikuler atau 48% pernah melakukan tes lari 15 menit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji tingkat kebugaran jasmani peserta ekstrakurikuler SMA Kristen Petra Kota Malang. Ditinjau dari tujuan penelitian, maka penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Sampel penelitian sebanyak 50 peserta ekstrakurikuler ekstrakurikuler SMA Kristen Petra Kota Malang. Dengan jumlah sebanyak 16 peserta ekstrakurikuler futsal, 12 peserta ekstrakurikuler Bola Basket, 7 peserta ekstrakurikuler Pramuka, 4 peserta ekstrakurikuler Seni Pahat dan 10 peserta ekstrakurikuler Paduan Suara dengan jumlah 33 peserta laki-laki dan 17 peserta perempuan. Instrumen yang digunakan berupa instrumen tes yang meliputi tes kebugaran jasmani dalam bentuk Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes dan pengukuran dilengkapi dengan petunjuk pelaksanaan tes. Dari hasil tes kebugaran jasmani seluruh peserta ekstrakurikuler, dijelaskan bahwa tidak ada peserta (0%) yang masuk pada kategori baik sekali, tidak ada peserta (0%) masuk pada kategori baik, 19 peserta (38%) masuk pada kategori sedang, 31 peserta (62%) masuk pada kategori kurang, dan tidak ada peserta (0%) yang masuk pada kategori kurang sekali. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, dapat disimpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani peserta ekstrakurikuler SMA Kristen Petra Malang secara umum masuk dalam kategori kurang dengan persentase 62%. Hal ini bisa dilihat dari masing-masing hasil tes melalui Tes Kebugaran Jasmani Indonesia untuk remaja umur 16-19 tahun yang telah dipaparkan. Saran yang dapat diberikan bahwa peserta ekstrakurikuler perlu di tingkatkan latihan fisik yang terprogram agar kebugaran jasmani peserta ekstrakurikuler SMA Kristen Petra Malang bisa meningkat secara signifikan dan dapat menunjang prestasi. ABSTRACT Rohman, M.A.F. 2017. Physical Fitness Survey of Extracurricular Participant SMA Kristen Petra Malang City. Thesis. Sport and Health Education, Sport Science Faculty, State University of Malang. Advisor: Prof. Dr. M. E Winarno, M.Pd. Keywords: Physical Fitness, Indonesian Physical Fitness Test Physical fitness plays an important role in training and match conditions, so any sportsman including extracurricular participants should pay attention to the element of physical fitness from the beginning. the results of observations and the dispersion of the questionnaire conducted by researchers found that as many as 43 or 86% of extracurricular participants say they have never done physical fitness tests. A total of 35 extracurricular participants or 70% said they had done a 2.4 km run test. Then as many as 24 extracurricular participants or 48% had conducted a 15 minute run test. The goal of this research is to know and review the level of physical fitness extracurricular at SMA Kristen Petra Malang City. Reviewed from the research’s goal, this research is included on descriptive research. Sample of this research is 50 Futsals extracurricular participants, 12 Bola Basketball extracurricular participants, 7 Scout extracurricular participants, 4 Chisel Art extracurricular participants, 10 choir extracurricular participants with 33 male and 17 woman. Instrument used is test instrument that including some test like physical fitness test in the Tes Kebugaran Jasmani Indonesia. Collecting data technique used in this research is test technique and measurement completing with user manual of the test. From the test result of physical fitness every extracurricular participants explained that no participant (0%) at the very good category, no participant (0%) at the good category, 19 participants (38%) participant at the medium category, 31 participants (62%) at the low category, and no participant (0%) at the very low category. Based on the result of this research explained by researcher, there is conclusion that the level of the physical fitness of extracurricular participants at SMA Kristen Petra Malang generalized at the low category on 62%. This point can be viewed at every test's results of the test have been said. Recommendation given is extracurricular participant need to be increasing their programmed physical exercise so the physical fitness of the extracurricular participant at SMA Kristen Petra Malang can be significantly increased and support of getting the achievement
Pengembangan Multimedia Interaktif Sumber Belajar Sepakbola Usia 14-16 Tahun di Sekolah Sepakbola Kediri Putra Kota Kediri
ABSTRAK Pengembangan multimedia interaktif sumber belajar sepakbola merupakan media pembelajaran yang dapat digunakan oleh siswa maupun pelatih. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan awal dari wawancara pelatih serta penyebaran angket kepada siswa SSB Kediri Putra Kota Kediri usia 14-16 tahun belum mempunyai media pembelajaran berbentuk multimedia interaktif. Diharapkan dengan adanya pengembangan multimedia interaktif ini dapat menjadi referensi pelatih dalam proses pembenaran pembelajaran dan menjadi sumber belajar siswa. Tujuandari penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan multimedia interaktif dengan menggunakan software adobe flash yang berisi materi tentang permainan sepakbola secara umum (sejarah sepakbola, teknik dasar sepakbola, sarana dan prasarana sepakbola, peraturan pertandingan dan perwasitan serta variasi pola penyerangan) yang diharapkan dapat menjadi referensi pelatih dalam proses pembenaran pembelajaran saat melatih serta menjadi media sumber belajar siswa SSB Kediri Putra Kota Kediri usia 14-16 tahun agar mudah untuk mengulangi materi latihan yang pernah diterima dan mengasah kemampuan bermain sepakbola agar lebih meningkat serta menambah wawasan pengetahuan tentang permainan sepakbola secara umum. Rancangan penelitian ini menggunakan metode pengembangan, adapun prosedur penelitian dan pengembangan menggunakan model dari Lee dan Owens, dalam model pengembangan ini memiliki alur lengkap mulai dar itahap: (1) analisis (needs assessment dan front-end analysis), (2) desain, (3) pengembangan produk, (4)implementasi, dan (5) evaluasi. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket. Hasil dari penelitian dan pengembangan ini adalah berupa produk multimedia interakti fmenggunakan software adobe flash sumber belaja sepakbola usia 14-16 tahun di SSB Kediri Putra Kota Kediri. Dari hasil pengembangan multimedia interaktif ini diperoleh dari ujicoba kelompok kecil dengan jumlah 7 siswa dengan hasil persentase 87% (sangat layak), dan dari uji coba lapangan kelompok besar dengan jumlah 25 siswa diperoleh hasil dengan persentase 88% (sangat layak). Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pengembangan multimedia interaktif sumber belajar sepakbola usia 14-16 tahun di SSB Kediri Putra sangat layak untuk digunakan. Adapun saran dalam produk pengembangan multimedia interaktif ini yaitu dapat dijadikan referensi untuk siswa dan pelatih sebagai media untukbelajar
PengaruhLatihan Mental terhadapKetepatanMenendangpadaSiswaEkstrakurikulerSepakbola SMP Negeri 1 BanturTahunPelajaran 2016/2017
ABSTRAK Syukron, Muhammad. 2017. Pengaruh Latihan Mental terhadap Ketepatan Menendang pada Siswa Ekstrakurikuler Sepakbola SMP Negeri 1 Bantur Tahun Pelajaran 2016/2017. Skripsi, Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Program Sarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Asim, M.Pd Kata Kunci: latihan, latihan mental, ketepatan menendang, ekstrakurikuler sepakbola. Sepakbola adalah sebuah permainan beregu yang dimainkan masing-masing sebelas pemain termasuk seorang penjaga gawang. Ada beberapa teknik dasar untuk bermain sepakbola, salah satu teknik dasar tersebut adalah shooting atau tendangan ke gawang. Berdasarkan hasil observasi, keterampilan shooting siswa ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 1 Bantur dinilai kurang maksimal, hal tersebut disebabkan latihan yang diberikan pelatih kurang bervariasi dan monoton. Salah satu latihan untuk meningkatkan prestasi shooting bola ke gawang adalah dengan menggunakan latihan mental. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan mental terhadap ketepatan shooting siswa ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 1 Bantur Kabupaten Malang. Rancangan penelitian yang dipakai adalah eksperimen yang dilakukan kepada siswa ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 1 Bantur Kabupaten Malang. Jumlah sampel 30 siswa dan dibagi dalam dua kelompok dengan teknik ordinal pairing matching. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes shooting sepakbola. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Varian satu jalur (One Way Anova). Dari hasil pengujian hipotesis kedua kelompok dapat disimpulkan terdapat perbedaan ditandai dengan hasil pretest-posttest latihan mental, pretest-posttest latihan konvensional, dan posttest-posttest masing-masing kelompok sama-sama diperoleh nilai Sig < 0,05. Hasil perbandingan kedua kelompok disimpulkan bahwa kelompok latihan dengan mental lebih efektif dibandingkandengankelompoklatihankonvensional. Saran yang dapat diberikan kepada pelatih ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Bantur Kabupaten Malang, sebaiknya menggunakan latihan mental sebagai bentuk latihan untuk meningkatkan prestasi shooting, karena perolehan hasil penelitian yang telah dilakuka ternyata latihan mental memberikan pengaruh yang lebih baik daipada latihan konvensional terhadap peningkatan prestasi tendangan ke gawang (shooting) peserta ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Bantur Kabupaten Malang
SurveiMinatTerhadap Kegiatan Ekstrakurikuler OlahragaBolabasket SMP LaboratoriumUniversitasNegeri Malang.
ABSTRAK SMP Lab UniversitasNegeri Malang tidakhanyamemprioritaskankegiatanakademiksaja, melainkankegiatan non akademikjugasepertiekstrakurikuler. Bolabasketmenjadisalahsatuekstrakurikuler yang digemariolehsiswa, karenaolahragainisemakin popular diberbagaikalangandandapatdilakukanolehsiswalaki-lakimaupunperempuan. Dari hasilobservasiawal yang sudahdilakukanpeneliti, diperoleh data pesertaekstrakurikulerbolabasketselamatahunterakhiryaitusebanyak 74 ataupunhanya 13% darijumlahkeseluruhansiswakelas 7 dan 8. Di tahunajaranperiode 2017-2018 Jumlah Peserta yang mengikuti kegiatan Ekstrakurikuler di SMP Lab UniversitasNegeri Malang Berjumlah 48 siswa dengan minat yang beragam. Minat apa yang dominan untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bolabasket belum diketahui. Peneliti tertarik melakukan pengkajian tentang minat melalui penelitian berjudul “Survei Minat Terhadap Kegiatan Ekstrakurikuler Olahraga Bolabasket SMP LaboratoriumUniversitasNegeriMalang”. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana minat siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahragaBolabasket di SMP Lab UniversitasNegeri Malang.Penelitian yang dilakukanjugadiharapkandapatmemberimanfaatdandapatdigunakansebagairefrensiolehpenelitilain, sertadapatdijadikantolakukurminatsiswaterhadapkegiatanekstrakurikulerolahragabolabasket. Metode yang digunakandalam penelitianini berupa rancangan survei bentuk deskriptifkuantitatif,dengan populasi sebanyak 48 siswa, dan menggunakaninstrumen tes angket tertutup, kemudianpengumpulan data menggunakan teknik pengukuran non tes, analisis data menggunakan teknik deskriptifkuantitatif. Pengambilan sampelmenggunakanteknik total sampling yaitusemuapopulasisiswapadakegiatanekstrakurikulerolahragabolabasket di SMP LaboratoriumUniversitasNegeri Malang. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penelitimelalui instrument-instrumenyangdigunakan memperoleh data minatsiswaterhadapkegiatanekstrakurikulerolahragabolabasketadalah (95,50%).Sedangkandaribeberapaindikatorminatantara lain indikatorperasaandiperolah data sebesar (90.95%), indikatorperhatiansiswadiperoleh data sebesar (97.29%), danindikatorkebutuhansiswadiperoleh data sebesar (96.57%). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa minat siswa terhadap kegiatan ekstrakurikulerolahraga bolabasket di SMP Lab UniversitasNegeri Malang termasuk dalam kategori “Tinggi”.Denganhasilpenelitian yang telahdipaparkan, penelitimemberi saran kepadapigaksekolah agar tetapdapatmenempatkanpesertadidikpadakegiatanekstrakurikulerolahragasesuaiminatdanbakatmerek
SURVEI TINGKAT KESEGARAN JASMANI SISWA KELAS VIII SMP RAUDLATUL MUSTHOFA REJOTANGAN KABUPATEN TULUNGAGUNG
ABSTRAK Ngarifin, M. Miftakhul. 2017. Survei Tingkat KesegaranJasmaniSiswaKelas VIII SMP RaudlatulMusthofaRejotanganKabupatenTulungagung. Skripsi, JurusanPendidikanJasmanidanKesehatan, FakultasIlmuKeolahragaan, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: Prof. Dr. H.M.E. Winarno, M.Pd. Kata Kunci: Pendidikanjasmani, kesegaranjasmani. Kesegaranjasmaniadalahkemampuantubuhuntukdapatmelakukantugassehari-haridengansemangat, tanpamengalamikelelahan yang berlebihan, dandenganpenuhenergimelakukandanmenikmatikegiatanwaktuluang. . Untukdapatmengetahuitingkatkesegaranjasmanisiswaapakahtelahmemenuhistandar, makaperludiadakantesuntukmengetahuitingkatkesegaranjasmanisiswa, yaitudenganmenggunakanmetodeTesKesegaranJasmani Indonesia (TKJI) Rumusanmasalahdalampenelitianiniadalah “Bagaimanatingkatkesegaranjasmanisiswakelas VIII SMP RaudlatulMusthofaRejotanganTulungagung?” Tujuandaripenelitianiniuntukmengetahuitingkatkesegaranjasmanisiswakelas VIII SMP RaudlatulMusthofaRejotanganTulungagung. Penelitianinimenggunakanrancanganpenelitiandeskriptifkualitatifdenganmenggunakanmetode survey. Pengambilan data dilakukandengantesdanpengukuran. Testerdiridari 5 (lima) butirteskesegaranjasmani. Subjekdalampenelitianiniadalahsiswakelas VIII-A SMP RaudlatulMusthofaRejotanganTulungagung yang berjumlah 29 siswaterdiridari 15 siswaputradan 14 siswaputri. Untukmenjagakeabsahan data dilakukanketekunanpengamat, triangulasi, danpengecekantemansejawat. Kegiatananalisis data dimulaidaritahappersiapandanpelaksanan. Berdasarkananalisis data diperolehhasilbahwatingkatkesegaranjasmanisiswakelas VIII SMP RaudlatulMusthofaberdasarkanhasilteskesegaranjasmanitermasukdalamkategoribaik. Sedangkanberdasarkanjeniskelamintingkatkesegaranjasmanisiswaputradikategorikanbaik, sedangkantingkatkesegaranjasmanisiswaputridikategorikansedang. Tingkat kesegaranjasmanisiswakelas VIII SMP RaudlatulMusthofaRejotanganTulungagungsecarakeseluruhandapatdikatakanbaik. Hal inidapatdibuktikandarihasil survey melaluiteskesegaranjasmani yang dilakukanterhadap 29 siswakelas VIII SMP RaudlatulMusthofaRejotanganTulungagung yang menunjukkanbahwaterdapat 2 siswaatau (10,34%) termasukkategorisangatbaik, 14 siswa (48,28%) termasukkategoribaik, dan 13 siswa (48,28%) termasukkategorisedang. Kesimpulandaripenelitianiniadalahtingkatkesegaranjasmanisiswakelas VIII SMP RaudlatulMusthofaRejotanganTulungagungtermasukdalamkategoribaik
PENGARUH METODE DRILLDAN METODELADDER DRILLTERHADAP HASIL BELAJARDRIBBLING PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA MAN KOTA BATU
Prasetyo, Dicky Hermawan. 2017. Pengaruh Metode Drill dan Metode Ladder Drill terhadap Hasil Belajar Dribbling Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola MAN Kota Batu.Skripsi, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan,Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hariyoko, M.Pd, (II) Usman Wahyudi S.Pd M.P
Studi Kebugaran Jasmani antara Pemain Futsal Club Rodali Kota dan Pemain Futsal Club Doc Kota Batu
ABSTRAK Sakti, Rizky Tri Sulistyo. 2018. Studi Kebugaran Jasmani antara Pemain Futsal Club Rodali Kota dan Pemain Futsal Club Doc Kota Batu. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. M. E. Winarno, M.Pd, Pembimbing (II) Fahrial Amiq, S.Or, M.Pd. Kata Kunci: Kebugaran jasmani, Futsal, Daya Tahan Cardiovascular.Pada saat ini manusia mulai menyadari betapa pentingnya melakukan olahraga, karena olahraga merupakan hal yang sangat penting bagi manusia, dengan berolahraga manusia dapat meningkatkan kondisi fisiknya dan membuat tubuh menjadi sehat untuk beraktifitas setiap hari.Program latihan dari club Rodali Kota Malang masih belum tersruktur, di club Rodali Kota Malang latihan 2 kali dalam seminggu dan jumlah pemain di club Rodali Kota Malang berjumlah sekitar 30an pemain tetapi yang aktif berlatih 20 pemain. Berdasarkan observasi pada pemain futsal club Doc Kota Batu saat melakukan pengamatan bermain di lapangan futsal Linda futsal terlihat pemain club Doc Kota Batu kurang memiliki kebugaran jasmani yang prima, dalam waktu bermain 2x20 menit pemain futsal Kota Batu sudah mengalami kelelahan. Program latihan di club DOC Kota Batu latihan 1 kali dalam seminggu dan tidak rutin jadwal latihannya, pemain yang aktif dalam club futsal DOC Kota Batu berjumlah 15 pemain.Penelitian inibertujuan untuk mengetahui kebugaran jasmani antara pemain futsal club Rodali Kota Malang dan pemain futsal club Doc Kota Batu.Penelitian ini merupakan metode survei. Variabel yang diteliti berupa variabel terikat berupa kebugaran jasmani antara pemain futsal club Rodali Kota Malang dan pemain futsal club Doc Kota Batu. Penelitian ini menggunakan analisis data yang diolah secara kuantitatif dengan menggunakan anava satu arah dengan α=0,05.Berdasarkandari penelitian kebugaran jasmani antara pemain futsal club Rodali Kota Malang dan pemain futsal club Doc Kota Batu dan hasil tes kebugaran jasmani pada pemain futsal club Rodali Kota Malang dan pemain futsal club Doc Kota Batu, diperoleh rata-rata hasil tes di club Rodali Kota Malang sebesar 39,007, club Doc Kota Batu sebesar 35,227. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kebugaran jasmani antara pemain futsal clubRodali Kota Malang dan pemain futsal clubDoc Kota Batu masuk dalam kategori kurang.Bagi pelatih futsal, diharapkan dalam program latihan, pelatih mampu memperhatikan latihan fisik, hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan acuan bagi pelatih futsal dan guru pendidikan jasmani dan kesehatan untuk memperhatikan perkembangan tingkat kebugaran jasmani pada atlet atau peserta didik
Survei Tingkat KebugaranJasmani (DayaTahan) PesertaEkstrakurikuler SMA Negeri 4 Malang
ABSTRAK Sebagian peserta kegiatan ekstra kurikuler olahraga di SMA Negeri 4 Malang belum diketahuinya tingkat kebugaran jasmani khususnya pada unsur daya tahan yang menunjang aktivitas olahraga prestasi. Kondisi kebugaran jasmani unsur daya tahan tidak pernah diukur melalui tes yang menggunakan instrumen yang tepat dan praktis. Peneliti tertarik untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani melalui kajian tentang unsur daya tahan. Oleh karena itu dilakukan penelitian tentang“Survei Tingkat Daya Tahan Jantung Paru - Paru Peserta Ekstrakurikuler Olahraga Di SMA Negeri 4 Malang”. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui dan memperoleh informasi data tentang bagaimana tingkat kebugaran jasmani unsur daya tahan (VO2 maks) peserta ekstra kurikuler SMA Negeri 4 Malang. Dengan melakukan tes lari multi tahap peserta dapat mengetahui daya tahan (VO2 maks) yang diperoleh dari aktivitas kegiatan ekstra kurikuler di SMA Negeri 4 Malang. Rancangan penelitian yang digunakan berupa rancangan non eksperimen bentuk survei. Sampel penelitian berjumlah 49 orang siswa dari 185 orang siswa peserta kegiatan ekstra kurikuler olahraga di SMA negeri 4 Malang yang diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes dan non tes. Pengumpulan data menggunakan teknik pengukuran bentuk tes lari multi tahap. Data yang terkumpul di analisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis tes lari multi tahap peserta ekstra kurikuler SMA Negeri 4 Malang menunjukkan bahwa unsur yang paling penting pada kebugaran jasmani adalah daya tahan(VO2 maks). Konsumsi oksigen maksimal (VO2 maks) dipakai sebagai parameter derajat kebugaran jasmani (Surat min, 2009:9). Karena VO2 maks ini dapat membatasi kapasitas kardio vaskuler seseorang, maka “VO2 maks dianggap sebagai indikator terbaik dari ketahanan aerobik”, (Uliyan dari dalam Fardhany, 2014:30). Hal ini didasari bahwasanya kebugaran jasmani seseorang dipengaruhi oleh beberapaFaktor penyebab pada kategori tersebut adalah dikarenakan kurangnya latihan daya tahan fisik secara teratur, terprogram, tersistematis dan berkelanjutan. Maka dapat disimpulkan hasil tingkat kebugaran jasmani unsur daya tahan (VO2 maks) SMA Negeri 4 Malang berada dominan pada kategori “sedang”. Hal ini berarti kondisi daya tahan peserta ekstra kurikuler olahraga di SMA Neegeri 4 Malang belum memenuhi tuntutan kondisi daya tahan yang diperlukan dalam pertandingan. Sehingga perlu adanya peningkatan kualitas latihan yang lebih tersistematis, terprogram, serta perlu adanya penambahan kuantitas waktu dan durasi per latihan
Upaya Meningkatkan Keterampilan Teknik Dasar Passing Dan ControlDengan Menggunakan ModelSmall Sided Gamesdi Klub Sepakbola Pandu Putra Desa Condro KecamatanPasirianKabupatenLumajang
ABSTRAK Nandra, 2018.“Upaya Meningkatkan Keterampilan Teknik Dasar Passing Dan ControlDengan Menggunakan Model Small Sided Games di Klub Sepakbola Pandu Putra Desa Condro Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang”. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd, M.Pd (II) Fahrial Amiq, S.Or, M.Pd. Kata Kunci: Meningkatkan, Keterampilan, Passing dan Control,Small Sided Games. Berdasarkan observasi awal teknik dasar keterampilan passing dan controlyang dilakukan di Klub Sepakbola Pandu Putra Desa Condro Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajangmasih banyak kekurangan. (1) passing dalam posisi badan benar 36,3% dan salah 63,6%, control benar 45,5% dan salah 54,5%, (2)passing dalam posisi kaki benar 22,7% dan salah 77,2%,control benar 36,3% dan salah 63,3%, (3) passing dalam posisi perkenaan bola benar 45,5% dan salah 54,5%,control benar 36,3% dan salah 63,6%,(4) passing dalam ayunan kaki benar 45,5% dan salah 54,5%, control benar 45,5% dan salah 54,5%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan passing dan control sepakbola menggunakan model small sided games pada Klub Sepakbola Pandu PutraDesa Condro Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan olahraga dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan dengan melalui dua siklus dengan setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan (observasi), dan (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah pemainsepakbola Pandu Putra Desa Condro Kecamatan PasirianKabupatenLumajangsebanyak 22 pemain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan teknik dasar passing dan control menggunakan modelsmall sided games mengalami peningkatan setelah dilakukan latihan passing dan control menggunakan modelsmall sided games. Latihan dilakukan dengan 2 siklus. Tingkat keberhasilan passingpada siklus 1 dalam gerakan teknik dasar yang benar pada posisi badan sebanyak 52%, posisi kaki sebanyak 52% dan 86%, perkenaan bola sebanyak 67% dan 57%, ayunan kaki sebanyak 43% dan pada siklus 2 mencapai peningkatan dalam posisi badan sebanyak 73%, posisi kaki sebanyak 82% dan 91%, perkenaan bola sebanyak 67% dan 77%, ayunan kaki sebanyak 73%. Tingkat keberhasilan control pada siklus 1 posisi badan sebanyak 38%, posisi kaki sebanyak 52% dan 76%, perkenaan bola sebanyak 67% dan 48%, ayunan kaki sebanyak 67% dan pada siklus 2 mencapai peningkatan dalam posisi badan sebanyak 77%, posisi kaki sebanyak 73% dan 86%, perkenaan bola sebanyak 77% dan 82%, ayunan kaki sebanyak 73%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan modelsmall sided games dapat meningkatkan teknik dasar passing dan control di Klub Sepakbola Pandu Putra Desa Condro Kecamatan Pasirian Kabupaten lumajang.Disarankan bagi pelatih sepakbola dapat menggunakan penelitian ini sebagi rujukan menyusun program latihan khususnya untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar passing dan control sepakbola
PENGARUH PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL KOLABORATIF DAN DRILL TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR PASSING BOLABASKET KELAS X MIPA 5 SMAN 7 MALANG
ABSTRACT: This study aims to determine the effect of learning using collaborative models and drill models to improve learning outcomes basketballpassing. The result of analysis of one-way variance Fcount = 6,089> FTable α = 0,05 = 4,13 and leat significance difference (LSD) test obtained by X ̅_1 vs X ̅_2 = 2> LSDα 0,05 = 1,65, it can be concluded learning using a drill model is better than learning using a collaborative model to improve learning outcomes basketball passing. Keywords: basketball passing, collaborative models, drill models. ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran menggunakan model kolaboratif dan drill terhadap peningkatan hasil belajar passing bolabasket. Hasil analisis varian satu jalur sebesar Fhitung= 6,089> FTabelα = 0,05 = 4,13 dan uji leatsignificancedifference (LSD) diperoleh hasil X ̅_1 vs X ̅_2 = 2> LSDα 0,05 = 1,65, dapat disimpulkan pembelajaran menggunakan model drill lebih baik dibandingkan pembelajaran menggunakan model kolaboratif untuk meningkatkan hasil belajar passing bolabasket. Kata Kunci: passing bolabasket, model kolaboratif, model drill