SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
1757 research outputs found
Sort by
Pegembangan Media Pembelajaran Signal-Signal Perwasitan Permainan Bolavoli Menggunakan Animasi Dalam Pembelajaran PJOK Untuk Kelas VIII Di SMP Negeri 2 Sumberpucung
RINGKASAN Sejati, Ervina Septia. 2018. Pegembangan Media Pembelajaran Signal-Signal Perwasitan Permainan Bolavoli Menggunakan Animasi Dalam Pembelajaran PJOK Untuk Kelas VIII Di SMP Negeri 2 Sumberpucung. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Agus Tomi, M.Pd (II) Febrita Paulina Heynoek, S.Pd, M.Pd Kata kunci: signal perwasitan bolavoli, animasi, pembelajaran Berdasarkan hasil wawancara dengan guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan dan hasil analisis kebutuhan siswa, bahwa siswa kesulitan untuk memahami arti signal-signal perwasitan permainan bolavoli dan membutuhkan media pembelajaran signal-signal permainan bolavoli dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Sebesar 83,3% dari 30 siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Sumberpucung menyatakan kurang memahami arti signal-signal perwasitan permainan bolavoli. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran tentang pengenalan signal-signal perwasitan permainan bolavoli dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk kelas VIII di SMP Negeri 2 Sumberpucung. Signal-signal perwasitan permainan bolavoli dikemas dalam bentuk multimedia menggunakan animasi. Metode pengembangan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan Research and Development (R&D) dari model pengembangan ADDIE. Model pengembangan ADDIE merupakan lima tahapan pengembangan yang terdiri dari Analyze (analisis), Design (perancangan), Development and Implementation (pengembangan dan implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Hasil analisis data tinjauan ahli diperoleh dari 1 ahli perwasitan bolavoli dengan jumlah 92,2%, dan 1 ahli media dengan jumlah 88,9%. Sedangkan hasil data pada uji coba produk dari uji coba kelompok kecil dengan jumlah 86,1% dan uji coba kelompok besar dengan jumlah 86,0%. Berdasarkan hasil analisis data tersebut menunjukkan bahwa produk berkategori sangat valid sehingga pengembangan media pembelajaran signal-signal perwasitan permainan bolavoli menggunakan animasi ini layak digunakan sebagai media pembelajaran pengenalan signal-signal perwasitan bolavoli dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk kelas VIII di SMP Negeri 2 Sumberpucung. Dari simpulan yang dihasilkan, maka disarankan media pengembangan ini digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk pengenalan dan pemahaman signal-signal perwasitan bolavoli dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk kelas VIII di SMP Negeri 2 Sumberpucung
PENGEMBANGAN SOAL EVALUASI HASIL BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI KELAS X BERBASIS GOOGLE FORMULIR
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan soal evaluasi hasil belajar pendidikan jasmani kelas X berbasis Google Formulir yang dapat dijadikan sebagai sarana pendukung guru dalam memudahkan mengevaluasi hasil belajar mata pelajaran pendidikan jasmani kelas X. Penelitian menggunakan jenis pengembangan research & development (R&D) dengan teknik analisis data deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian ini yaitu alat evaluasi hasil belajar berbasis Google Formulir yang berisikan soal-soal evaluasi hasil belajar pendidikan jasmani kelas X semester 2
PERBEDAAN PENGARUH VARIASI LATIHAN SHOOTING MENGGUNAKAN KAKI BAGIAN DALAM DAN SHOOTING MENGGUNAKAN PUNGGUNG KAKI TERHADAP KETEPATAN SHOOTING SISWA SEKOLAH SEPAKBOLA BIMA PUTRA USIA 12-15 TAHUN KOTA BLITAR
ABSTRAK Kata Kunci: variasi latihan shooting menggunakan kaki bagian dalam, variasi latihan shooting menggunakan punggung kaki, ketepatan shooting. Sepakbola adalah sebuah permainan beregu yang tiap regu dimainkan masing - masing oleh sebelas pemain termasuk seorang penjaga gawang. Dalam permainan sepak bola, shooting merupakan teknik dasar yang wajib dimiliki oleh setiap pemain. Kemampuan shooting harus dikembangkan pada setiap pemain sepak bola guna menunjang kemampuan saat bermain sepak bola. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh variasi latihan shooting menggunakan kaki bagian dalam dan shooting menggunakan punggung kaki terhadap ketepatan shooting sepakbola di Sekolah Sepak bola Bima Putra Kota Blitar. Rancangan penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimen matching pretest – post test comparison group design. Variabel bebas yang dimanipulasikan adalah pemberian variasi latihan shooting menggunakan kaki bagian dalam dan shooting menggunakan punggung kaki. Sampel penelitian ini adalah 22 siswa Sekolah Sepak bola Bima Putra Kota Blitar. Sampel penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen latihan shooting menggunakan kaki bagian dalam berjumlah 11 siswa dan kelompok latihan shooting menggunakan punggung kaki berjumlah 11 siswa. Analisis data dari penelitian ini yaitu menggunakan teknik analisis varians satu jalur. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh tiga simpulan yaitu : (1) latihan shooting menggunakan kaki bagian dalam memberikan pengaruh yang signifikan terhadap ketepatan shooting siswa Sekolah Sepak bola Bima Putra Kota Blitar (F hitung =17,9>F tabel 4,35),(2) latihan shooting menggunakan punggung kaki memberikan pengaruh yang signifikan terhadap ketepatan shooting siswa Sekolah Sepak bola Bima Putra Kota Blitar (F hitung = 6,12>F tabel 4,35),(3) ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan shooting menggunakan kaki bagian dalam dengan latihan shooting menggunakan punggung kaki terhadap ketepatan shooting siswa Sekolah Sepak bola Bima Putra Kota Blitar (F hitung = 6,32> F tabel 4,35). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variasi latihan shooting menggunakan kaki bagian dalam memberikan pengaruh yang signifikan daripada latihan shooting menggunakan punggung kaki pada ketepatan shooting. Saran yang dapat diberikan kepada pelatih, hendaknya menggunakan variasi latihan shooting menggunakan kaki bagian dalam karena terbukti memberikan pengaruh terhadap ketepatan shooting sepak bola
Pengembangan Model Latihanteknik lanjutan serangan tungkaimenggunakan Media VCD pada atlet gulat Rachman Camp Malang
ABSTRAK Nanda, Dicky. 2018. Pengembangan Model Latihanteknik lanjutan serangan tungkaimenggunakan Media VCD pada atlet gulat Rachman Camp Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs.Agus Tomi, M.Pd (II) Usman Wahyudi, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Teknik lanjutan serangan tungkai olahraga gulat, Media VCD. Teknik Serangan tungkai adalah suatu teknik yang dipergunakan pada pertandingan gulat, saat posisi kedua pegulat berdiri dalam usaha menjatuhkan, menguasai atau mengunci lawan dengan sasaran serangan pada tungkai kaki lawan. Permasalahan yang timbul dari hasil analisis kebutuhan kepada atlet gulat Rachman Camp Malang yaitu kurangnya antusias peserta kegiatan pada saat latihan teknik lanjutan serangan tungkaidikarenakan model latihan dan media latihannya kurang bervariasi. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan model latihan teknik serangan tungkai dengan media VCD. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan latihan teknik lanjutan olahraga gulat yaitu serangan tungkai pada kegiatan latihan gulat di Rachman Camp Malang. Pengembangan model latihan dengan media VCD diberikan agar peserta kegiatan lebih menguasai dan lebih mudah mempelajari teknik lanjutan serangan tungkai. Keunggulan produk media teknik lamjutan serangan tungkai, dari pengembangan media sebelumnya ialah teknik yang dipelajari bukan hanya sekedar teknik dasar saja melainkan ada pengembangan teknik lanjutan serangan tungkai hingga mendaptkan poin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan konseptual Mukhadis. Merujuk pada model penelitian dan pengembangan yang digunakan berupa model konseptual, maka langkah-langkah yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini mengacu pendapat dari Borg & Gall. Sepuluh langkah pengembangan yang dikemukakan oleh Borg and Gall, peneliti tidak menggunakan keseluruhan tetapi hanya menggunakan 7 langkah yang meliputi: (1) analisis kebutuhan, (2) pembuatan rancangan produk awal, (3) validasi produk ke ahli, (4) uji coba I (kelompok kecil), (5) revisi produk, (6) uji coba II (kelompok besar), (7) revisi produk akhir. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa produk dalam kategori valid dengan persentase 84% pada uji coba kelompok kecil dengan 9 peserta dan persentase 85% pada uji coba kelompok besar dengan 30 peserta, yang berarti pengembangan model latihanTeknik lanjutan serangan tungkai olahraga gulat dengan media VCD layak dan tepat sebagai produk yang telah teruji. Kesimpulan hasil penelitian dan pengembangan bahwa produk model latihan teknik lanjutan serangan tungkaiolahraga gulat dapat digunakan sebagai media yang tepat dan layak untuk atlet gulat Rachman Camp
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SMPN 8 MALANG
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterlaksanaan KI & KD di SMPN 8 Malang dan untuk mengetahui KI & KD yang dievaluasi di SMPN 8 Malang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian evaluatif dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah semua guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan serta siswa SMPN 8 Malang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket untuk mengambil data tingkat keterlaksanaan materi pada kelas VII, VIII, dan IX dan observasi untuk mengambil data pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan kepada guru I, guru II, dan guru III di kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Analisis data yang digunakan adalah uji statistik deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian yang diperoleh dari tiga guru pedidikan jasmani olahraga dan kesehatan di SMPN 8 Malang pada kegiatan pendahuluan tergolong dengan persentase 88%, kegiatan inti tergolong baik dengan persentase 79%, kegiatan penutup tergolong cukup dengan persentase 59%, dan hasil keseluruhan tersebut kegiatan pelaksanaan pembelajaran dari ketiga guru pedidikan jasmani olahraga dan kesehatan tergolong baik dengan persentase 76%. Hasil penelitian keterlaksanaan materi KI & KD guru I semester gasal tergolong cukup dengan persentase 43% dan semester genap tergolong kurang dengan persentase 31%, keterlaksanaan materi KI & KD guru II semester gasal dengan persentase 45% dan semester genap dengan persentase 41%, keterlaksanaan materi KI & KD guru III semester gasal dengan persentase 29% dan semester genap dengan persentase 39%, dan keterlaksanaan materi KI & KD guru IV semester gasal dengan persentase 38% dan semester genap dengan persentase 41%
Survei Manajemen Klub Tenis Meja PTM Makota Malang
ABSTRAK Tenis meja adalah olahraga yang cukup populer dimasyarakat dan telah menjadi olahraga yang secara rutin disertakan dalam pertandingan-pertandingan bergengsi di seluruh dunia. Organisasi induk tenis meja tingkat internasional yaitu International Table Tennis Federation (ITTF) dan organisasi tenis meja tingkat nasional yaitu Persatuan tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) yang melakukan manajemen dan pembinaan atlet tenis meja. Penelitian ini akan melakukan survei manajemen di salah satu organisasi tenis meja di Malang yaitu PTM Makota. Ada beberapa alasan dipilihnya PTM Makota sebagai subjek penelitian yaitu memiliki program latihan dengan frekuensi yang tinggi dan memiliki atlet-atlet prestasi. Berdasarkan uraian tersebut peneliti ingin mengetahui apakah klub yang memiliki atlet-atlet berprestasi tersebut juga memperhatikan sistem manajemen atau pengelolaan dalam berorganisasi. Penelitian bertujuan untuk mendiskripsikan sistem manajemen di PTM Makota Malang yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian diskriptif kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah skala likert dengan 4 pilihan jawaban berupa pilihan ganda. Kegiatan analisis data dimulai dengan mengecek kelengkapan data, mengklasifikasikan nomor-nomor item soal, uji validitas dan reliabilitas, membandingkan rata-rata dengan kategori penilaian. Berdasarkan hasil analisis, dapat diketahui bahwa manajemen di PTM Makota berkategori baik dengan rincian 1) rata-rata skor pengurus 100,4 dan berada pada rentangan 86,96-116 (baik), 2) rata-rata skor pelatih 42,8 dan berada pada rentangan 41,96-56 (baik), 3) rata-rata skor atlet 65,6 dan berada pada rentangan 59,96-80 (baik). Berdasarkan analisis data tersebut, diperoleh beberapa kesimpulan yaitu manajemen PTM Makota Malang berada pada kategori baik dengan rincian manajemen pengurus dan atlet berkategori baik dan manajemen pelatih berkategori cukup baik. Dengan hasil tersebut, peneliti menyarankan agar PTM Makota senantiasa menjaga kualitas manajemen dalam organisasi agar kegiatan berlatih dapat terus berjalan lancar
PROFIL KEKUATAN OTOT CALON MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN TAHUN 2017 JALUR MANDIRI UNIVERSITAS NEGERI MALANG
ABSTRAK Susanto, Galih. 2017. Profil Kekuatan Otot Calon Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Tahun 2017 Jalur Mandiri Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing: Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes. Kata kunci: profil, kekuatan otot. Berdasarkan penelitian hasil data yang diperoleh dari tes keterampilan calon mahasiswa program studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan tahun 2017 jalur mandiri Universitas Negeri Malang, peneliti mendapati beberapa hasil data tes keterampilan. Penelitian ini di fokuskan pada analisis hasil data pada hasil tes sit-up dan push-up. Berdasarkan paparan tersebut, peneliti melakukan penelitian berjudul profil kekuatan otot calon Mahasiswa program studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan tahun 2017 jalur mandiri Universitas Negeri Malang.. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan profil kekuatan otot calon Mahasiswa program studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan tahun 2017 jalur mandiri Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi bentuk arsip. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 255 calon Mahasiswa program studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan tahun 2017 jalur mandiri Universitas Negeri Malang. Instrumen yang digunakan berupa non tes. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif berupa rata-rata hitung, modus, varian, serta standar deviasi yang dilakukan secara manual dengan kalkulator Casio FX-3900 PV. Berdasarkan hasil penelitian berdasarkan dari perhitungan rata-rata nilai hitung, modus, standar deviasi, dan varian yang telah di analisis oleh peneliti, kekuatan otot calon mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan tahun 2017 jalur mandiri Universitas Negeri Malang terbilang baik sekali pada tes sit-up 60 detik dengan nilai persentase 52.94%. Sedangkan pada push-up terbilang kurang sekali, hal ini ditunjukkan dengan nilai persentase sebesar 48.24%. Dari hasil analisis data dan temuan-temuan yang dihasilkan dalam penelitian ini, maka dapat dikemukakan saran-saran yaitu bagi calon Mahasiswa diharapkan dapat digunakan sebagai rujukan untuk meningkatkan kesegaran jasmani khususnya kekuatan otot, serta bagi peneliti lain diharapkan penelitian ini dapat dipakai sebagai bekal, referensi, dalam membuat karya ilmiah berkaitan dengan profil kekuatan otot. Susanto, Galih Fitra 2017. Muscular Strength Profile of Prospective Student of Physical Education and Health Study Program 2017 Independent Path of State University of Malang. Supervisor: Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes. Keywords: profile, muscle strength. Based on the research data obtained from skill test of prospective students of Physical Education and Health Study Program in 2017 Independent Path of State University of Malang, researchers found some results of skill test data. This research focuses on analysis of data results on sit-up and push-up test results. Based on the exposure, the researchers conducted a study entitled muscle strength Profile of Prospective Students of Physical Education and Health Study Program in 2017 Independent Path of Malang State University. The purpose of this research is to describe muscle strength Profile of Prospective Student of Physical Education and Health Study Program 2017 Independent Path of State University of Malang. This research uses quantitative descriptive method and data collection using archive form documentation technique. Subjects in this study amounted to 255 Prospective Students of Physical Education and Health Study program in 2017 Independent Path of State University of Malang. The instrument used is non test. The data obtained are then analyzed descriptively quantitatively in the form of calculated average count, mode, variant, and standard deviation with Casio FX-3900 PV calculator. Based on the results of the study based on the calculation of the average calculation value, mode, standard deviation, and variants that have been analyzed by researchers, muscle strength of Prospective Students of Physical Education and Health Study Program 2017 Independent State University Malang is spelled out well on the test sit- up 60 seconds with a value of 52.94% percentage. Whereas in the push-up somewhat less once, this is indicated by a percentage of 48.24%. From the results of data analysis and findings produced in this study, it can be stated suggestions that for prospective students are expected to be used as a reference to improve physical fitness, especially muscle strength, as well as for other researchers expected this research can be used as stock, reference, in making scientific work related to muscle strength profile
Survei Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Di SMPN 8 Malang
ABSTRAK Proses pelaksanaan pembelajaran merupakan saling berkaitannya antara kegiatan pembelajaran, guru, dan peserta didik. Kegiatan pembelajaran sendiri sangat diperlukan oleh guru dan peserta didik sebagai sarana dan alat saling berinteraksi untuk berjalannya proses pelaksanakan pembelajaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiga guru mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan di SMPN 8 Malang. Berdasarkan hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa rerata persentase yang diperoleh ketiga guru dalam pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga, dan kesehatan adalah kegiatan pendahuluan sebesar 93% dengan kriteria sangat baik, kegiatan inti sebesar 80% dengan kriteria baik, dan kegiatan penutup sebesar 58% dengan kriteria cukup, maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh ketiga guru mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan sebesar 76% dengan kriteria baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran pedidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan di SMPN 8 Malang oleh ketiga guru yaitu kegiatan pendahuluan diperoleh 93% dengan kategori sangat baik, kegiatan inti diperoleh persentase 80% dengan kategori baik, dan kegiatan penutup diperoleh 58% dengan kategori cukup, maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan di SMPN 8 Malang diperoleh 76% dengan kategori baik. Saran yang disampaikan adalah pada pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di SMPN 8 Malang perlu meningkatkan kembali proses pelaksanaan pembelajaran disetiap kegiatan terutama di kegiatan inti karena ditahap ini peserta didik mulai meningkatkan keterampilan gerak saat proses pelaksanaan pembelajaran berlangsung dan kegiatan penutup perlu adanya evaluasi dari hasil pembelajaran yang telah dilakukan agar peserta didik mengetahui kendala yang membuat proses pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan terhambat
SURVEI TENTANG KEMAMPUAN MOTORIK SISWA-SISWI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA FULL DAY SCHOOLDANREGULERDI KOTA MALANG
ABSTRAK Rahman, Ghulam. 2018. “Survei Tentang Kemampuan Motorik Siswa-Siswi Sekolah Menengah Pertama Full Day School dan Reguler”. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (I) Febrita Paulina Heynoek,S.Pd.,M.Pd (II) FahrialAmiq, S.Or, M.Pd Kata Kunci: Kemampuan motorik, sekolah full day, dan reguler Manusia dalam kehidupan sehari-hari melakukan gerak untuk meraih sesuatu atau melakukan pekerjaan. Manusia yang sering melakukan aktivitas olahraga yang rutin cenderung memiliki tingkah laku yang berbeda dari mereka yang tidak pernah melakukan aktivitas olahraga sama sekali. Perkembangan pendidikan di Indonesia saat ini telah memiliki kemajuan salah satunya dengan adanya program lima hari sekolah atau biasa disebut full day school. Program full day school merupakan model sekolah umum yang memadukan sistem pengajaran islam secara intensif yaitu dengan memberi tambahan waktu khusus untuk pendalaman keagamaan siswa. Model sekolah ini melaksanakan pembelajaran sehari penuh mulai pukul 07.00-15.15 WIB, sedangkan sekolah reguler biasanya sekolah sampai pukul 13.00 WIB. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan motorik siswa-siswi SMP full day school dan reguler di Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei. Sampeldalam penelitian ini sebanyak 4 sekolah diantaranya 3 sekolah full day dan 1 reguler. instrumen yang digunakan adalah tes barrowmotor ability. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian kemampuan motorik siswa SMP full day school di Kota Malangdiketahui bahwa 17 siswa (8,76%) berkategori baik sekali, 43 siswa (22,16%) berkategori baik, 59 siswa (30,41%) berkategori sedang, 70 siswa (36,08%) berkategori kurang, dan 5 siswa (2,58%) berkategori kurang sekali.Sedangkan kemampuan motorik siswa SMP Reguler di Kota Malang diketahui bahwa 1 siswa (1,89%) berkategori baik sekali, 17 siswa (32,08%) berkategori baik, 19 siswa (35,85%) berkategori sedang, 9 siswa (16,98%) berkategori kurang, dan 7 siswa (13,21%) berkategori kurang sekali. Berdasarkan hasil Barrow Motor Ability Test diketahui bahwa tes tersebut memiliki mean 445, sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan motorik siswa SMP full day school tergolong dalam kategori kurang, sedangkan kemampuan motorik SMP reguler di kota Malang tergolong dalam kategori sedang, sehingga disarankan kepada guru penjas merancang program pembelajaran yang sesuai dengan keterampilan yang dimiliki siswa. Rahman, GhulamAuliyaur. 2018. "Survey of Motor Ability of Full Day School and Regular Junior High School Students". Thesis, Department of Physical and Health Education, Faculty of Sports Science, State University of Malang. Advisor: (I) Febrita Paulina Heynoek, S.Pd.,M.Pd (II) FahrialAmiq, S.Or, M.Pd Keywords: Motorability, full day school, and regular Humans in daily life move to achieve something or do work. Humans who often exercise regularly do tend to have different behaviors than those who have never exercised at all. The development of education in Indonesia currently has progress one of them with the existence of a five-day school program or commonly called full day school. The full day school program is a public school model that integrates an intensive system of Islamic teaching by giving additional special time to students' religious deepening. This school model carries out full-day learning from 07.00-15.15 WIB, while regular schools usually go to school until 13.00 WIB. The purpose of this study was to determine the motor ability of full day school and regular junior high school students in Malang City. This research is a descriptive research with survey method. The sample in this study were 4 schools including 3 full day schools and 1 regular school. the instrument used is barrow motor ability test. The data analysis technique of this study uses quantitative descriptive techniques with percentages. The results of motor ability research of junior high school students full day school in the City of Malang found that 17 students (8.76%) were in very good category, 43 students (22.16%) in good category, 59 students (30.41%) in the moderate category, 70 students (36.08%) categorized as lacking, and 5 students (2.58%) categorized as poor. Motor ability of Regular Middle School students in Malang City revealed that 1 student (1.89%) was in very good category, 17 students (32.08%) in good category, 19 students (35.85%) in moderate category, 9 students (16.98 %) in less categories, and 7 students (13.21%) categorized as poor. Based on the results of the Barrow Motor Ability Test, it is known that the test has a mean of 445, so it can be concluded that the motor ability of full day school students are in the poor category, while the motor ability of regular junior high schools in Malang are in the medium category, so it is suggested to the teacher to design the program learning that is in accordance with the skills of students
Survei Tingkat KebugaranJasmaniPesertadidikkelas X dan XI di SMK Negeri 10 Kota Malang
RINGKASAN Nofitri, Irma. 2018. Survei Tingkat Kebugaran Jasmani Pesertadidikkelas X dan XI di SMK Negeri 10 Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, FakultasIlmuKeolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. EkoHariyanto, M.Pd. Kata Kunci:TKJI, KebugaranJasmani, Tingkat KebugaranJasmaniPesertaDidik. Berdasarkan hasil observasi 73% peserta didik kelas XI dan 66% peserta didik kelas X menggunakan motor sebagai alat transportasi kesekolah, 81% peserta didik kelas XI dan 87% peserta didik kelas X hanya melakukan kegiatan olahraga sekali dalamseminggu, 53% pesertadidikkelas XI dan 66% pesertadidiktidakmelakukankegiatanberolahraga di luar jam pembelajaran disekolah, 44% pesertadidikkelas XI dan 76% pesertadidikkelas X menyatakanbelumpernahdiadakantespengukurankebugaranjasmani di sekolah. Daripaparan data yang ada di lapangandapatdisimpulkanbahwa, polahiduppesertadidikkelas X dan XIdi SMK Negeri 10 Kota Malang kurangmenunjangjikadikatakanmemilikitingkatkebugaranjasmani yang baik. Makadariitupenelitimengadakanpenelitian di SMK Negeri 10 Kota Malang. Penelitianinibertujuanuntukmengetahuidan mendiskripsikantingkatkebugaranjasmanipesertadidik yang ada di sekolahtersebutgunamembantu guru dan juga sekolahuntukmengembangkanpotensi yang dimiliki oleh pesertadidiknya di SMK Negeri 10 Kota Malang. Penelitianinimenggunakanrancanganpenelitiandeskriptifdenganpendekatanmetodesurvei. Rancanganinidipilihuntukmendeskripsikanhasilteskebugaranjasmani yang dilakukan di sekolahmenengahkejuruan. Dimanapemaparan data berdasarkan pada hasilnyata yang ada di lapangan. Dalampenelitianinitidakadapengendalianobjek. Hasil penelitianinikemudiandideskripsikansebagailaporangunamenggambarkantingkatkebugaranjasmanidarisubjekpenelitianyaknipesertadidikkelas X dan XI SMK Negeri 10 Kota Malang. Dari sampel yang diambilsebanyak 150 pesertadidikdiketahuisebanyak 3% pesertadidik yang masukdalamkategorikurangsekali ,kemudiansebanyak 62% pesertadidikmasukdalamkategorikurang, 29% pesertadidikmasukdalamkategorisedang, sisanyayaitusebanyak 6% pesertadidikmasukdalamkategoribaik, sedangkanpesertadidik yang masukdalamkategoribaiksekaliadalah 0% atautidakadasamasekali. Dari hasilanalisisdata diperolehhasilsebesar 13.87 yang berartibahwa, tingkatkebugaranjasmanipesertadidikkelas X dan XI SMK Negeri 10 Kota Malang rata-rata masukdalamkategorikurang. Kesimpulan daripenelitianinitingkatkebugaranjasmanipesertadidikSMK Negeri 10 Kota Malang rata-rata masukdalamkategorikurang. Hal inidisebabkan oleh kurangnyakesadaranpesertadidiktentagpentingnyapolahidupsehat. Saran bagisiswauntukmenerapkanpolahidupsehatdalamkehidupansehari-hari, saran bagi guru untukterusmelakukanrevolusidalampembelajaranpendidikanjasmaniolahraga dan kesehatansehinggadapatmemberikandampakpositifbagipesertadidik