SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
    1757 research outputs found

    Pengaruh Latihan Box Squat Jump Terhadap Ketepatan Tendangan Jauh Pada Sekolah Sepakbola Usia 13 Tahun Kelud Putra Kota Sidoarjo.

    No full text
    ABSTRAK   Darusman, Alfian, Candra. 2018. Pengaruh Latihan Box Squat Jump Terhadap Ketepatan Tendangan Jauh Pada Sekolah Sepakbola Usia 13 Tahun Kelud Putra Kota Sidoarjo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd, (II) Fahrial Amiq, S.Or, M.Pd   Ketepatan tendangan jauh sangat dibutuhkan pada saat permainan sepakbola, karena digunakan untuk menunjang permainan sebuah tim agar dapat memperoleh hasil yang maksimal dalam sebuah pertandingan. Kurangnya kemampuan ketepatan tendangan jauh akan sangat mempengaruhi permainan suatu tim sepakbola, sepakbola sendiri terdapat beberapa teknik pelatihan untuk menunjang seorang untuk memaksimalkan sebuah permainan salah satunya yaitu Box Squat Jump. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Sekolah Sepakbola Kelud Putra Kota Sidoarjo terdapat 20 anak didik yang berusia 13 tahun.  Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh latihan Box Squat Jump dan latihan konvensional terhadap ketepatan tendangan jarak jauh di Sekolah Sepakbola Kelud Putra Sidoarjo serta untuk mengetahui perbedaan pengaruh hasil latihan antara kedua perlakuan tersebut. Metode penelitian ini bersifat eksperimen. Pengambilan sampel diambil sesuai umur yaitu 13 tahun sebanyak 20 siswa. Data penelitian diambil dengan cara mengamati siswa melakukan tendangan jarak jauh sebelum dilakukannya program latihan Box Squat Jump selama 16 kali pertemuan. Hasil uji statistik wilcoxon didapatkan nilai rata-rata pre test (143) dan post test (155) untuk tes ketepatan tendangan jauh kelompok perlakuan Box squat jump, sedangkan untuk kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata pre test (143) dan post test (158). Sedangkan dari uji Mann whitney nilai rata-rata Box Squat Jump (155) dan dengan signifikasi (α = 0,052) dan kelompok konvensional dengan nilai rata-rata (158) dan dengan signifikasi (α = 0,020). Peneliti menyimpulkan bahwa: Jika dilihat dari nilai rata-rata maka terdapat perbedaan yang cukup tinggi antar kelompok, akan tetapi jika dilihat dari nilai signifikasi tingkat pengaruhnya relatif sama, hanya saja kelompok Box Squat Jump memiliki nilai rata-rata yang lebih rendah dibandingkan dengan kelompok kontrol

    PENGARUH LATIHAN SHUTTLE RUN DAN LARI ZIG-ZAG TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN SISWA DI SEKOLAH SEPAKBOLA BOJONEGORO PUTRA KABUPATEN BOJONEGORO

    No full text
    ABSTRAK   Arianto, Edwin. 2018. Pengaruh Latihan Shuttle Run dan Lari Zig-zag terhadap Peningkatan Kelincahan Siswa Di Sekolah Sepakbola Bojonegoro Putra Kabupaten Bojonegoro. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Fahrial Amiq, S.Or, M.Pd (2) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd, M.Pd.   Kata kunci: latihan shuttle run, lari zig-zag, kelincahan, SSB. Latihan untuk melatih kelincahan penting bagi siswa sepakbola, karena latihan kelincahan dapat menambah gerakan secara cepat untuk mengubah arah secara efektif. Dari hasil pengamatan siswa sekolah sepakbola Bojonegoro Putra kurang diberikan program latihan kelincahan. Berdasarkan hasil tes awal kelincahan siswa SSB. Bojonegoro Putra dengan menggunakan tes lari Illinois, siswa belum maksimal dan kelincahannya masih di bawah rata-rata, sehingga penting dilakukan penelitian yang berhubungan dengan latihan untuk meningkatkan kelincahan, metode tersebut adalah latihan Shuttle Run dan latihan lari Zig-zag. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh latihan Shuttle Run terhadap peningkatan kelincahan, (2) pengaruh latihan lari Zig-zag terhadap peningkatan kelincahan, (3) perbedaan pengaruh antara latihan Shuttle Run dengan latihan lari Zig-zag terhadap peningkatan kelincahan siswa usia 14-15 tahun di sekolah sepakbola Bojonegoro Putra Kabupaten Bojonegoro. Metode penelitian menggunakan metode penelitian eksperimental murni dengan menggunakan rancangan pretest, perlakuan, posttest, subjek dalam penelitian ini adalah siswa SSB. Bojonegoro Putra Kabupaten Bojonegoro yang berjumlah 28 siswa dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok Shuttle Run dan kelompok Lari Zig-zag. Proses pengambilan data pretest dan posttest dilakukan dengan menggunakan bantuan SPSS for windows 21. Berdasarkan uji anova menggunakan One Way Anova didapatkan bahwa kelompok Shuttle Run dan kelompok lari Zig-zag terdapat pengaruh yang signifikan. Dengan sig (p) yaitu 0,025 < 0,05. Untuk mengetahui kelompok yang lebih berpengaruh besar terhadap kelincahan bisa dilihat dari penghitungan manual bahwa kelompok Shuttle Run mengalami peningkatan sebesar 1,70 sedangkan pada kelompok lari Zig-zag mengalami peningkatan sebesar 2,96. Dapat disimpulkan bahwa latihan lari Zig-zag lebih berpengaruh besar terhadap peningkatan kelincahan pada latihan sepakbola.  Kesimpulan dalam penelitian ini adalah latihan Shuttle Run dan latihan lari Zig-zag berpengaruh terhadap peningkatan kelincahan, juga terdapat perbedaan antara latihan Shuttle Run dan lari Zig-zag terhadap peningkatan kelincahan siswa  di sekolah sepakbola Bojonegoro Putra Kabupaten Bojonegoro. Saran dalam penelitian ini adalah latihan harus tetap dilanjutkan karena latihan ini sangat berpengaruh terhadap peningkatan kelincahan siswa sepakbola. Arianto, Edwin D. 2018. The influence of the exercise of shuttle run and run zigzag on increased agility student in Football School Bojonegoro putra of Bojonegoro district. Thesis, Department of Physical Education, Faculty of Sport Science, State University of Malang. Advisor: (1) Fahrial Amiq, S.Or, M.Pd (2) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd, M.Pd.   Key words: shuttle run training, zigzag running exercises, agility, SSB. Exercises to train agility are important for soccer students, because agility training can quickly increase movement to change direction effectively. From the results of observations of Bojonegoro Putra football school students were not given an agility training program. Based on the results of the initial test of the agility of SSB students. Bojonegoro Putra by using the Illinois run test, students have not been maximal and their agility is still below average, so it is important to do research related to exercises to improve agility, the method is the Shuttle Run exercise and Zig-zag running exercises. This study aims to determine: (1) the effect of Shuttle Run training on increasing agility, (2) the effect of Zig-zag running exercises on increasing agility, (3) the difference in effect between Shuttle Run training and Zig-zag running exercises on increasing the agility of students age 14-15 years at the Bojonegoro Putra football school in Bojonegoro Regency. The research method uses pure experimental research method using pretest design, treatment, posttest, subjects in this study were SSB students. Bojonegoro Putra, Bojonegoro Regency, amounting to 28 students, was divided into two groups: the Shuttle Run group and the Zig-zag Running group. The process of taking pretest and posttest data was done using SPSS for Windows 21. Based on ANOVA tests using One Way Anova, it was found that the Shuttle Run group and the Zigzag running group had significant influence. With sig (p) that is 0.025 < 0.05. To find out which group has a greater influence on agility, it can be seen from the manual calculation that the Shuttle Run group has an increase of 1.70 while the Zig-zag group has an increase of 2.96. It can be concluded that Zigzag running exercises have a greater effect on increasing agility in soccer practice. The conclusion of this study was that the Shuttle Run exercise and Zig-zag running exercises had an effect on increasing agility, there were also differences between the Shuttle Run training and Zig-zag running towards improving students' agility in the Bojonegoro Putra football school in Bojonegoro Regency. Suggestions in this study are that training should be continued because this exercise is very influential on increasing the agility of football students

    STUDI TENTANG KEGIATAN EKSTRAKURIKULER OLAHRAGA DI SMK NEGERI 2 MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Arismunandar, Muhammad. 2018. Studi Kegiatan Ekstrakurikuler Olahraga di SMK Negeri 2 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: I. Prof. Dr. M.E Winarno, M.Pd.   Kata Kunci: Kegiatan Ekstrakurikuler, Olahraga, Prestasi Secara umum pengertian olahraga adalah sebagai salah satu aktivitas fisik maupun psikis seseorang yang berguna untuk menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan seseorang. Kegiatan ekstrakurikuler dilakukan diluar jam pelajaran agar siswa tidak terganggu dan lebih fokus dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Dengan demikian, kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang dilakukan di luar jam pelajaran untuk menumbuh kembangkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki peserta didik. Semua ekstrakurikuler olahraga yang ada di SMKN 2 Malang dipimpin oleh Pembina dan pelatih masing-masing cabang olahraga. Berdasarkan hasil observasi awal maka perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk mengetahui bagaimana  seluruh kegiatan ekstrakurikuler olahraga yang ada di SMKN 2 Kota Malang berlangsung dan bila ada masalah maka perlu diperbaiki dan ditindak lanjuti agar seluruh cabang ini mencapai hasil yang maksimal Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan ekstrakurikuler olahraga di SMK Negeri 2 Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif survei dan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah melalu kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan penilaian peserta didik yang ada di SMK Negeri 2 Malang. Bahwa dalam kegiatan ekstrakurikuler olahraga di SMK Negeri 2 Malang terdapat jadwal latihan, sarana dan prasarana latihan, serta prestasi yang diperoleh dari setiap ekstrakurikuler olahraga di SMK Negeri 2 Malang. Saran yang dapat diberikan pada penelitian yaitu bagi pembina ekstrakurikuler agar lebih memperhatikan ekstrakurikuler olahraga dengan lebih baik dan lebih memfasilitasi ekstrakurikuler olahraga dengan lebih baik lagi karena ekstrakurikuler olahraga bisa membantu siswa dalam berprestasi dibidang non akademik, bagi pihak sekolah diharapkan lebih meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana olahraga, bagi pembina dan pelatih ekstrakurikuler harus lebih baik dan mempunyai program latihan agar latihan yang diberikan lebih efektif dan bermanfaat bagi peserta ekstrakurikuler dan bagi pembaca semoga penelitian ini dapat menambah wawasan dan ilmu bagi pembaca serta referensi bagi peneliti selanjutnya mengenai studi ekstrakurikuler olahraga. Arismunandar, Muhammad. 2018. Study Activities Extracurricular Sports at SMK Negeri 2 Malang. Thesis, Department of Physical Education and Health, Faculty of Sport Science, State University of Malang. Counselor: I. Prof. Dr. ME Winarno, M.Pd.   Keywords: Extracurricular Activity, Sports, Achievement In general understanding of sports is as one of the physical and psychological activities of someone who is useful to maintain and improve the quality of one's health. Extracurricular activities are conducted outside the hours of study so that students are not disturbed and more focused in following extracurricular activities. Thus, extracurricular activities are activities that are conducted outside of the lesson to grow the potential of Human Resources (HR) owned by students. All extracurricular sports that exist in SMKN 2 Malang led by coaches and coaches each sport. Based on the results of preliminary observation then the need for further research to find out how all activities extracurricular sports that exist in SMKN 2 Malang city progresses and if there is a problem it needs to be improved and followed up so that all these branches achieve maximum results This study aims to describe sports extracurricular activities at SMK Negeri 2 Malang. This study used descriptive survey design and used quantitative and qualitative methods. The instruments used are through questionnaires, interviews, observation and documentation. The results of this study indicate the assessment of students in SMK Negeri 2 Malang. Whereas in extracurricular sports activities in SMK Negeri 2 Malang there are training schedule, training facilities and infrastructure, and achievements obtained from each sport extracurricular in SMK Negeri 2 Malang. Suggestions that can be given on the research that is for extracurricular coaches to pay more attention to extracurricular sports better and more facilitate extracurricular exercise better because the extracurricular sports can help students in achieving non-academic, for the school is expected to increase the availability of sports facilities and infrastructure, for coaches and extracurricular trainers should be better and have an exercise program so that the exercises provided more effective and useful for extracurricular participants and for readers hopefully this research can add insight and knowledge for the reader as well as reference for further researcher about sports extracurricular studies

    Studi Kebugaran Jasmani Unsur Kelincahan dan Daya Tahan Peserta Ekstrakurikuler Futsal di SMP SolaimanKota Batu.

    No full text
    ABSTRAK   Ardianto, Elvri Tri. 2017. Studi Kebugaran Jasmani Unsur Kelincahan dan Daya Tahan Peserta Ekstrakurikuler Futsal di SMP SolaimanKota Batu. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan,  Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Sapto Adi, M.Kes.   Kata Kunci:studi, kelincahan, daya tahan, ekstrakurikuler futsal   Dalam melakukan aktivitas olahraga, seseorang harus memiliki kebugaran jasmani yang baik sehingga mampu melakukan aktivitas olahraga tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan. Melalui observasi yang dilakukan oleh peneliti selama proses latihan selama bulan Agustus 2017 didapatkan hasil bahwa kebugaran jasmani siswa yang mengikuti ekstrakurikuler Futsal kurang. Selain itu siswa peserta ekstrakurikuler futsal selama ini belum pernah dilakukan tes dan pengukuran dalam proses berjalannya ekstrakurikuler. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kebugaran jasmani unsur kelincahan dan daya tahan peserta ekstrakurikuler futsal di SMP SolaimanKota Batu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah subjek penelitian 30orang siswa peserta ektrakurikuler futsal denganteknik pengambilan data menggunakan tes dan pengukuran.Instrumen tes untuk memperoleh data berupa tes kelincahan dan daya tahan yaitu menggunakan instrumen tes Illinois dan tes lari jarak sedang 1000 m. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kalkulator casio FX-300 MS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada peserta putra terdapat 2 siswa (6,67%) tergolong dalam klasifikasi sedang+, 2 siswa (6,67%) tergolong dalam klasifikasi kurang+, 3 siswa (10%) tergolong dalam klasifikasi kurang, dan 9 (30%) siswa tergolong dalam klasifikasi kurang sekali+. Pada peserta putri 1 siswa (3,33%) tergolong dalam klasifikasi baik+, 2 siswa (6,67%) tergolong dalam klasifikasi sedang+, 3 (10%) siswa tergolong dalam klasifikasi sedang, dan 8 siswa (26,67%) tergolong dalam klasifikasi kurang sekali+. Berdasarkan hasil penelitian diatas maka dapat ditarik kesimpulan rata-rata siswa peserta ekstrakurikuler futsal di SMP Solaiman Kota Batu tergolong dalam kategori nilai tes kelincahan dan daya tahan kurang. Diharapkan pada pelatih ekstrakurikuler agar memberikan pola pembelajaran dan pelatihan dengan metode permainan yang memiliki aktivitas kelincahan dan daya tahan yang lebih banyak sehingga dapat meningkatkan kebugaran jasmani unsur kelincahan dan daya tahan dari siswa peserta ekstrakurikuler futsal

    survei tentang minat peserta ekstrakurikuler bolavoli di smp negeri se-kecamatan tarik kabupaten sidoarjo

    No full text
    ABSTRAK   Putra,Langga. 2018. “Survei Tentang Minat Peserta Ekstrakurikuler Bolavoli di Sekolah Menengah Pertama Negeri se-Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo”. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. AgusTomi, M.Pd (II) FahrialAmiq, S.Or, M.Pd   Kata Kunci:Survei, Minat,Kegiatan Ekstrakurikuler Kegiatan ekstrakurikuler bolavoli adalah salah satu ekstrakurikuler yang ada di Sekolah Menengah Pertama Negeri se-Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo dengan jumlah anggota yang cukup banyak. Dalam kegiatan ekstrakurikuler bolavoli mengalami penurunan jumlah peserta karena faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Hal ini dikarenakan kurangnya minat dari peserta untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bolavoli di sekolah. Tujuan penelitianya itu untuk mengetahui minat peserta terhadap kegiatan ekstrakurikuler bolavoli di SekolahMenengahPertama Negeri se-Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei, dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Pelaksanaannya dilakukan dengan pengisian angket oleh responden. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota ekstrakurikuler bolavoli Sekolah Menengah Pertama Negeri se-Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tesyang dilakukan dengan pengisian kuesioner di Sekolah Menengah Pertama Negeri se-Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo memperoleh 92% untuk variabel perasaan, untuk variabel perhatian 92%, dan untuk variabel kebutuhan 88%.Jika dirata-rata, minat dari peserta ekstrakurikuler bolavoli Sekolah Menengah Pertama Negeri se-Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo dapat dikategorikan baik sekali dengan 91%. Hasil tersebut didapatkan dari analisis data di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Tarik Kabupaten Sidoarjodengan variabel perasaan sebesar 91%, variabel perhatian 92%, dan variabel kebutuhan 91%. Sedangkan di SekolahMenengahPertama Negeri 2 Tarik Kabupaten Sidoarjo didapatkan hasil analisis variabel perasaan 93%, variabel perhatian 92%, dan variabel kebutuhan 86%. Kesimpulannya bahwa minat peserta ekstrakurikuler bolavoli di Sekolah Menengah Pertama Negeri se-Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo dapat dikategorikan baik sekali. Faktor intrinsik dari setiap peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut sangat baik, sehingga peserta memberikan perhatian lebih terhadap kegiatan ekstrakurikuler bolavoli di masing-masing sekolah. Selanjutnya, dengan adanya survei minat ini dapat dijadikan evaluasi kegiatan ekstrakurikuler bolavoli sehingga dapat meningkatkan prestasi sekolah khususnya cabang olahraga bolavoli. Saran kepada pihak sekolah untuk memberikan perhatian dan penghargaan lebih terhadap kegiatan ekstrakurikuler bolavoli agar minat dari peserta dapat meningkat dan berkembang

    Survei Manajemen Klub Tenis Meja PTM Makota Malang

    No full text
    ABSTRAK   Pradana, Kartyas. 2018. Survei Manajemen Klub Tenis Meja PTM Makota Malang. Skripsi, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pemnimbing : Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd., M.Pd (I) dan Febrita Paulina Heynoek, S.Pd., M.Pd (II)   Kata Kunci : tenis meja, manajemen, survei Tenis meja adalah olahraga yang cukup populer dimasyarakat dan telah menjadi olahraga yang secara rutin disertakan dalam pertandingan-pertandingan bergengsi di seluruh dunia. Organisasi induk tenis meja tingkat internasional yaitu International Table Tennis Federation (ITTF) dan organisasi tenis meja tingkat nasional yaitu Persatuan tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) yang melakukan manajemen dan pembinaan atlet tenis meja. Penelitian ini akan melakukan survei manajemen di salah satu organisasi tenis meja di Malang yaitu PTM Makota. Ada beberapa alasan dipilihnya PTM Makota sebagai subjek penelitian yaitu memiliki program latihan dengan frekuensi yang tinggi dan memiliki atlet-atlet prestasi. Berdasarkan uraian tersebut peneliti ingin mengetahui apakah klub yang memiliki atlet-atlet berprestasi tersebut juga memperhatikan sistem manajemen atau pengelolaan dalam berorganisasi. Penelitian bertujuan untuk mendiskripsikan sistem manajemen di PTM Makota Malang yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian diskriptif kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah skala likert dengan 4 pilihan jawaban berupa pilihan ganda. Kegiatan analisis data dimulai dengan mengecek kelengkapan data, mengklasifikasikan nomor-nomor item soal, uji validitas dan reliabilitas, membandingkan rata-rata dengan kategori penilaian. Berdasarkan hasil analisis, dapat diketahui bahwa manajemen di PTM Makota berkategori baik dengan rincian 1) rata-rata skor pengurus 100,4 dan berada pada rentangan 86,96-116 (baik), 2) rata-rata skor pelatih 42,8 dan berada pada rentangan 41,96-56 (baik), 3) rata-rata skor atlet 65,6 dan berada pada rentangan 59,96-80 (baik). Berdasarkan analisis data tersebut, diperoleh beberapa kesimpulan yaitu manajemen PTM Makota Malang berada pada kategori baik dengan rincian manajemen pengurus dan atlet berkategori baik dan manajemen pelatih berkategori cukup baik. Dengan hasil tersebut, peneliti menyarankan agar PTM Makota senantiasa menjaga kualitas manajemen dalam organisasi agar kegiatan berlatih dapat terus berjalan lancar. Pradana, Kartyas Argya. 2018. Management Survey of Table Tennis Club at Makota Club Malang. Thesis, Physical Education and Health Department,Faculty of Sport Science, State University of Malang. Advisors: Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd., M.Pd (I) dan Febrita Paulina Heynoek, S.Pd., M.Pd (II)   Keywords: table tennis, management, survey. Table tennis is a popular sport in society and has become a sport that regularly holds prestigious games around the world. International table tennis organization namely ITTF and national table tennis organization namely PTMSI that perform the management and coaching of table tennis athletes. This research will conduct a management survey in one of the table tennis organization in Malang, PTM Makota. There are several reasons for choosing PTM Makota as a research subject: 1) having a high frequency training program, and 2) having athletes achievers. Based on the description of the researchers wanted to know whether the club has athletes achievement is also concerned with the management system or management in the organization. This research purposes to describe management functions at Makota Club Malang including planning, organizing, leadership, and supervision. This research uses descriptive quantitative research design with survey method. Collecting the data is done by the researcher using questionnaire, observation and documentation. The research instrument used in this research is Likert Scale with 4 choices of multiple choice. The analysis data activity is started with checking data completeness, classifying the numbers of item question, testing validity and reliability, comparing average with assessment category. Based on the results of the analysis, it can be seen that the management in PTM Makota categorized well with details 1) the average score of the board 100.4 and is in the range 86.96-116 (good), 2) the average coach score 42.8 and is in the range 41.96-56 (good), 3) the average score of the athlete is 65.6 and is in the range of 59.96-80 (good). Based on data analysis, the researcher gets several conclusions those are the management of Makota Club Malang is categorised good with details of administrator management and atlet on good category, then coach management is categorised good enough. Makota Club constantly maintains management quality in organization to keep the exercise activity to be running well

    Perbedaan Kebugaran Jasmani dan Motor Ability Siswa LHS dengan Siswa Reguler SMP di Kota Malang

    No full text
    Gunawan, Rezky. 2018. Perbedaan Kebugaran Jasmani dan Motor Ability Siswa LHS dengan Siswa Reguler SMP di Kota Malang. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Febrita Paulina Heynoek, S.Pd, M.Pd. (II) Gema Fitriady, S.Pd, M.Pd. Kata Kunci: Kebugaran Jasmani, Motor Ability, LHS (Lima Hari Sekolah), Sekolah Reguler Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil observasi yang dilakukan pada kegiatan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) PJOK Malang.Data yang diperoleh, bahwa SMP di Kota Malang  telah menerapkan kebijakan LHS (Lima Hari Sekolah) dan reguler. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kebugaran jasmani dan motor ability siswa sekolah LHS dengan siswa sekolah reguler. Tes kebugaran jasmani dan motor ability menggunakan TKJI 2010 dan Barrow Motor Ability Test. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknikkausal komparatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate purposive random sampling dengan jumlah sekolah 3:1 dengan jumlah siswa sebanyak 95 siswa untuk sekolah LHS dan 33 siswa ntuk sekolah regular sebagai sampelnya. Instrumen yang digunakan adalah TKJI 2010 dan Barrow Motor Abiliy Test.Teknik analisis data yang digunakan adalah One-Way Anova dan One-Way Manova dengan uji hipotesis α = 0,05. Hasi luji One-Way Anova pada hipotesis I mnunjukkan nilai signifikan 0,000 lebih kecil () dari taraf signifikan α = 0,05 yang artinya “ada perbedaan yang signifikan terhadap motor ability siswa LHS dengan siswa reguler SMP di Kota Malang”. Selanjutnya pada hipotesis ke III hasiluji One-Way Manova kebugaran jasmani dan motor ability siswa LHS dengan siswa regular menunjukkan nilai signifikan 0,000 lebih kecil ( Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan yaitu: (1) Ada perbedaan yang signifikan terhadap kebugaran jasmani antara siswa sekolah LHS dan siswa sekolah reguler, (2) Tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan motorik antara siswa sekolah LHS dan siswa sekolah reguler, (3) Ada perbedaan yang signifikan terhadap hasil tes kebugaran jasmani dan motor ability siswa sekolah LHS dan reguler SMP di Kota Malang, (4) Tingkat kebugaran jasmani siswa LHS lebih baik jika dibandingkan dengan siswa regular dan motor ability siswa regular lebih baik jika dibandingkan dengan siswa LHS. Dengan melihat hasil penelitian ini, peneliti menyarankan agar sekolah SMP di Kota Malang menerapkan kebijakan kurikulum pembelajaran di sekolah menggunakan LHS (Lima HariSekolah).

    Tingkat Kebugaran Jasmani Mahasiswa Angkatan Tahun 2014 Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang.

    No full text
    RINGKASAN   Pratiwi, Firda Duta. 2017. Tingkat Kebugaran Jasmani Mahasiswa Angkatan Tahun 2014 Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:  (I) Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes  (II) Febrita Paulina H, S.Pd, M.Pd   Kata Kunci: kebugaran Jasmani dan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Kebugaran jasmani merupakan kemampuan tubuh dalam menjalankan aktivitas sehari tanpa merasakan keletihan yang berarti. Kebugaran jasmani yang bagus akan membantu kondisi fisik selalu dalam keadaan prima sehingga akan mendukung semua aktivitas  yang dilakukan dalam sehari.  Mahasiswa Jurusan Pendidikan  Jasmani  dan Kesehatan  (PJK)  memiliki  beban  perkuliahan  berupa kuliah praktik dan teori. Dengan beban tersebut mengharuskan mahasiswa Jurusan PJK harus memiliki kondisi fisik yang prima untuk menghadapi tuntutan perkuliahan. Oleh karena itu perlu adanya pengukuran kesegaran jasmani pada mahasiswa jurusan PJK. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan memperoleh informasi tingkat kebugaran jasmani. Adapun penelitian ini dilakukan pada mahasiswa angkatan tahun 2014  Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan angkatan tahun 2014 Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Metode penelitian ini menggunakan rancangan survei berbentuk deskriptif. Dengan  jumlah  sampel  sebanyak  44  mahasiswa.  Instrumen  yang  digunakan berupa Tes TKJI. Sedangkan teknik analisis yang digunakan yaitu statistik deskriptif   berupa angka/hasil tertinggi, angka/hasil terendah, mean dan standar deviasi, variansi dan koefisien keragaman. Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  sebanyak  32  testi  atau  sekitar 69,57% memiliki tingkat kebugaran jasmani yang termasuk kategori sedang. Testi dengan tingkat kebugaran jasmani yang bagus sekali hanya ada 1 (2,27%). Sedangkan  sisanya  6  (13,64%)testi  dengan  tingkat  kebugaran  jasmani  yang kurang baik. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan khususnya tahun 2014 untuk memperhatikan faktor yang mempengaruhi kesegaran jasmani. sehingga dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi kesegaran jasmani diharapkan mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan dapat menjaga atau meningkatkan kebugaran jasmaninya

    PENGARUH LATIHAN PLYOMETRIC DOUBLE LEG BOUND TERHADAP KEMAMPUAN TENDANGAN SABIT PADA ATLET PEMULA PENCAK SILAT PUTRI TAPAK SUCI PIMDA 29 KABUPATEN KEDIRI

    No full text
    ABSTRACT:The objective of this research is to know the effect of plyometric double leg boundtraining on the ability of crescent kick in the beginner pencak silat athletes of the pimda holy site 29 kediri district. The result of the research conducted swhich was obtained from male on the training beginner athlete right kick get a t-count value of-10,081 with the significance of .000 and from left kick have t-value of -7,786 with the same significance. The significance value (p-value) is smaller than the level of significance .05(p < α = 0.05), so H0is rejected and Ha is accepted.In other words,  The crescent kick training program uses a plyometric double leg bound that can significantly improve the ability of sickle kicks in the beginner pencak silat athletes of the pimda holy site 29 of Kediri district. Keywords:Exercise, plyometric double leg bound, sickle kick, pencak silat   ABSTRAK:Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh latihan plyometric double leg bound terhadap kemampuan tendangan sabit pada atlet pemula pencak silat putri tapak suci pimda 29 kabupaten kediri. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap atlet pemula latihan tendangan kanan memperoleh nilai t-hitung sebesar -10,081 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan pada tendangan kiri diperoleh t-hitung sebesar -7,786 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai signifikansi (p) lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 (p < α = 0,05), maka H0 ditolak dan Ha diterima. Program latihan tendangan sabitmenggunakan plyometric double leg bound ini secara signifikansi dapat meningkatkan kemampuan tendangan sabitpada atlet pemula pencak silat putri tapak suci pimda 29 kabupaten kediri. Kata Kunci:Latihan, plyometric double leg bound, tendangan sabit, pencak sila

    Pengaruh Metode Drill dan Metode Small-Sided Games terhadap Hasil Belajar Keterampilan Passing dan Control Sepakbola Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola di Sekolah Menengah Pertama Negeri 19 Malang

    No full text
    ABSTRAK Fatoni, Abdullah. 2018. Pengaruh Metode Drill dan Metode Small-Sided Games terhadap Hasil Belajar Keterampilan Passing dan Control Sepakbola Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola di Sekolah Menengah Pertama Negeri 19 Malang. Skripsi, Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hariyoko, M.Pd, (II) Usman Wahyudi, S.Pd, M.Pd.   Kata Kunci: metode pembelajaran, passing sepakbola, hasil belajar, ekstrakurikuler SMP.               Sepakbola merupakan olahraga yang dimainkan oleh dua tim dengan setiap timnya terdiri dari sebelas orang dan beberapa pemain cadangan, yang bertujuan untuk memenangkan pertandingan dengan cara memasukkan bola ke gawang tim lawan. Olahraga sepakbola sangat digemari oleh semua kalangan dan dari segala umur, sehingga tidak asing lagi bagi masyarakat indonesia untuk memainkan permainan ini.             Rancangan penelitian ini menggunakan metode drill dan metode small sided games. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji pengaruh metode drill dan metode small-sided games terhadap hasil belajar keterampilan passing dan control sepakbola peserta ekstrakurikuler sepakbola di Sekolah Menengah Pertama Negeri 19 Malang. Penelitian ini menggunakan penelitian the matching pretest-posttest comparison group design. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 30 peserta dimana 15 peserta sebagai kelompok drill dan 15 peserta sebagai kelompok small-sided games yang dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 19 Malang. Analisis data dari penelitian ini menggunakan teknik analisis varians satu jalur.    Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa: (1) pembelajaran metode drill memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar keterampilan passing dan control sepakbola peserta ekstrakurikuler sepakbola Sekolah Menengah Pertama Negeri 19 Malang (Fhitung 17,51 > Ftabel 4,20), (2) pembelajaran metode small-sided games memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar keterampilan passing dan control sepakbola peserta ekstrakurikuler sepakbola Sekolah Menengah Pertama Negeri 19 Malang (Fhitung 16,57 > Ftabel 4,20), (3) tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara pembelajaran metode drill dengan small-sided games terhadap hasil belajar keterampilan passing dan control sepakbola peserta ekstrakurikuler sepakbola Sekolah Menengah Pertama Negeri 19 Malang (Fhitung 0,1

    0

    full texts

    1,757

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇