Jurnal Progres Kimia Sains
Not a member yet
    38 research outputs found

    FABRIKASI ELEKTRODA TiO2/Ti NANO TUBE DENGAN METODE ANODIZING TERDOPING NITROGEN DAN LOGAM Ag : UJI KINERJA DEGRADASI SENYAWA ORGANIK RHODAMIN B

    No full text
    Preparasi titanium dioksida (TiO2) telah dilakukan dengan menggunakan metode Anodizing, selanjutnya dilapiskan dengan nitrogen (N) dan logam perak (Ag) pada matriks TiO2/Ti. Preparasi N-TiO2/Ti menggunakan metode sol-gel dikerjakan dengan penambahan 3 mL NH4Cl 5M sebagai sumber nitrogen dengan teknik dip-coating. Preparasi Ag-TiO2/Ti dengan menggunakan metode elektrodeposisi larutan AgNO3 0,1M dalam EDTA 0,5% sebagai sumber dopan logam Ag dilakukan selama 5 menit. Hasil karakterisasi XRD dan SEM terhadap TiO2/Ti menunjukkan masing-masing terbentuknya kristal anatase dan struktur nano tube dari TiO2. Uji respon arus cahaya menggunakan metode Linear Sweep Voltametry (LSV) menunjukkan elektroda TiO2/Ti aktif saat diiradiasi sinar UV, sementara penambahan dopan non logam (N-TiO2/Ti) dan logam (Ag-TiO2/Ti) aktif saat diiradiasi cahaya visible maupun UV. Hasil analisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis dalam mendegradasi senyawa organik Rhodamin B secara fotoelektrokatalitik menunjukkan elektroda TiO2/Ti aktif dalam penyinaran cahaya UV dengan tetapan laju degradasi sebesar 0,09 menit-1. Sementara N-TiO2/Ti dan Ag-TiO2/Ti aktif dalam penyinaran cahaya visibel masing-masing 0,0372 menit-1 dan 0,0732 menit-1. Kata Kunci: TiO2/Ti, Perak (Ag), Nitrogen (N), Rhodamin B, Anodizing, Fotoelektrokatalitik

    ANALISIS RESIDU DETERGEN ANIONIK LINEAR ALKYLBENZENE SULFONATE (LAS) MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER UV-Vis

    No full text
    Analisis kadar residu detergen anionik linear alkilbenzensulfonat di pelabuhan telah dilakukan. Analisis dilakukan dengan metode metilen biru dan diukur dengan menggunakan spektrofotometer Ultraviolet-Visible (UV-Vis). Residu detergen diekstraksi dengan kloroform dan kadar residu dalam ekstrak yang diperoleh di ukur pada panjang gelombang 652 nm.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi terendah residu detergen ditemukan pada lokasi lepas pantai (Pulau Bokori) sebesar 0,001 ppm, sedangkan konsentrasi tertinggi pada daerah Pelabuhan sebesar 0,643 ppm. Uji parameter yang telah dilakukan menunjukkan metode tersebut memiliki persamaan regresi    y = 0,276 x + 0,179 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,9909. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi residu detergen belum melampaui ambang batas baku mutu air laut berdasarkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup nomor : Kep-02/MenKLH/I/2004. Kata kunci— metilen biru, detergen, spektrofotometer UV-Vi

    ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI KITINOLITIK DARI PRODUKSI PANGAN TERASI UDANG LOKAL SULAWESI TENGGARA SERTA UJI AKTIVITAS ENZIMATIK

    No full text
    Isolasi dan identifikasi mikroorganisme kitinolitik dari terasi udang  telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan bakteri kitinolitik yang terkandung pada produk pangan terasi udang, mengetahui karakteristik isolat bakteri kitinolitik dari terasi udang dan mengetahui aktivitas  ekstrak enzim kasar bakteri kitinolitik dalam mendegradasi kitin. Tahapan pada penelitian ini yaitu preparasi kitin, isolasi bakteri kitinolitik dan karakterisasi fenotip bakteri potensial kitinolitik. Hasil skrining diperoleh empat isolat dan isolat yang mempunyai indeks paling besar terdapat pada terasi asal pasar Sentral yang berwarna merah pudar dengan indeks kitinolitik sebesar 1,32. Hasil karakterisasi bakteri kitinolitik menunjukkan bahwa isolat tersebut merupakan kelompok bakteri Pseudomonas aeruginosa  dengan sifat gram negatif. Uji aktivitas enzimatik yang aktif pada jam ke-14 yaitu sebesar 12,82 U/mL.Kata kunci— angka indeks,  bakteri kitinolitik, aktivitas enzimati

    UJI SELEKTIVITAS PESTISIDA JENIS SIPERMETRIN MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI ULTRA VIOLET-VISIBLE DENGAN VALIDASI KROMATOGRAFI GAS

    No full text
    Penelitian uji selektivitas pestisida sipermetrin menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis dengan validasi kromatografi gas telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senyawa pengganggu pada uji selektivitas sipermetrin menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan kromatografi gas. Uji parameter yang telah dilakukan menunjukkan nilai koefisien selektivitas berturut-turut pada pengganggu besi(II) sulfat sebesar −0,0763; −0,1615; −0,2325; Nilai selektivitas secara keseluruhan masih memenuhi syarat yang ditentukan yaitu -1 < KA,I < +1.Kata Kunci : selektivitas, sipermetrin, spektrofotometri UV-Vis, kromatografi Ga

    ISOLASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA EKSTRAK ETANOL PROPOLIS Trigona spp.

    Full text link
    Telah dilakukan penelitian isolasi dan uji aktivitas antimikroba ekstrak etanol propolis Trigona spp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antimikroba etanol propolis Trigona spp terhadap bakteri Staphilococcus aureus, Escherichia coli, serta jamur Sacharomyces cereviciae, Rhizopus sp dan candida albicans. Propolis diekstrak dari sarang lebah Trigona spp dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% menghasilkan rendemen 18,41%. Ekstrak propolis mengandung golongan senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, triterpenoid, steroid, saponin dan minyak atsiri. Uji aktivitas antimikroba ekstrak propolis mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphilococcus aureus dan Escherichia coli, serta jamur Rhizopus sp dan Candida albicans, namun tidak mampu menghambat pertumbuhan Sacharomyces cereviciae.  Kata kunci: Propolis, Trigona spp, Antimikrob

    ISOLASI DAN IDENTIFIKASI MIKROORGANISME KITINOLITIK ASAL LIMBAH CAIRAN RUMEN SAPI SERTA OPTIMASI PRODUKSI ENZIM KITINASE

    Full text link
    Isolasi dan identifikasi mikroorganisme kitinolitik asal limbah cairan rumen sapi serta optimasi produksi enzim kitinase telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, mengkarakterisasi dan mengoptimasi produksi enzim kitinase. Pada penelitian ini dilakukan tahapan pekerjaan isolasi dan seleksi bakteri kitinolitik; karakterisasi dan identifikasi isolat terpilih; optimasi produksi enzim (konsentrasi substrat, suhu dan pH) serta penentuan kurva pertumbuhan isolat A3. Pengujian aktivitas kitinase menggunakan metode Schales. Hasil skrining diperoleh 3 isolat bakteri potensial kitinolitik. Isolat A3 selanjutnya dipilih untuk produksi enzim karena memiliki indeks kitinolitik tertinggi dengan angka indeks 7,59. Hasil pengamatan morfologi dan uji biokimia, menunjukan isolat A3, merupakan kelompok bakteri Lactobacillus dengan sifat Gram negatif, berbentuk basil. Kondisi optimum untuk produksi enzim kitinase adalah konsentrasi substrat kitin 0,08% (b/v), 40ºC pada pH 6 dengan aktivitas enzim sebesar 125,943 U/mL. Kata kunci—kitinolitik, kitin, optimasi produksi enzim, sungai pohar

    PEKTIN DARI KULIT BUAH KAKAO (Theobroma cacao L.) SEBAGI EDIBLE COATING BUAH TOMAT

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rendamen pektin yang diperoleh dari hasil ekstraksi kulit buah kakao menggunakan HCl, mengetahui karakteristik tomat yang telah dilakukan edible coating menggunakan pektin dari kulit buah kakao. Metode penelitian yang dilakukan yaitu (1) pengambilan sampel, (2) isolasi pektin, (3) karakterisasi pektin (kadar air, kadar abu, berat ekivalen, kandungan metoksil), (4) coating buah tomat, (5) karakterisasi buah tomat. Hasil penelitian menunjukkan kadar pektin 0,87%. Karakterisasi pektin yaitu kadar air 8%,  abu 2%, berat ekivalen 6250 mg dan metoksil 6,32%. Hasil terbaik coating buah tomat (penyimpanan 21 hari, suhu 4°C) adalah mengunakan pektin 3%,karakterisasi buah tomat yaitu susut bobot 1,17%, total asam buah tomat 0,51%, dan vitamin C 55,88 mg/gram sampel. Penampakan buah tomat tanpa caoting layu, coating plastik masih segar, coating pektin 1% masih segar, coating pektin 2% masih segar dan coating pektin 3% masih segar.Kata kunci : Kulit buah kakao, tomat, pektin, edible coating, ekstraksi

    PREPARASI FOTOELEKTRODA Fe-N-TiO2 NANOTUBES UNTUK DEGRADASI PESTISIDA THIAMETHOXAM DI BAWAH IRADIASI SINAR UV-VISIBEL

    No full text
    Telah dilakukan preparasi titanium dioksida (TiO2) menggunakan metode anodizing yang dilanjutkan doping nitrogen (N) dan besi (Fe) untuk memperoleh elektroda Fe-N-TiO2/Ti melalui metode sol-gel. Sintesis Fe-N-TiO2/Ti  dilakukan dengan menambahkan 2 mL NH4Cl 6 ppm sebagai sumber nitrogen dan 1 mL Fe(NO3)3 1 ppm sebagai sumber besi dengan teknik dip coating.Karakterisasi dilakukan menggunakan X-Ray Diffraction (XRD), Scanning Electron Microscope (SEM),dan Fourier Transform Infra Red (FTIR).Hasil karakterisasi XRD dan SEM terhadap Fe-N-TiO2/Ti menunjukkan terbentuknya Kristal anatase dan struktur nano tubes.Hasil karakterisasi FTIR memperlihatkan munculnya serapan pada bilangan gelombang 580 cm-1 yang mengindikasikan ikatan Fe-O dan munculnya puncak pada bilangan gelombang 509 cm-1 yang mengindikasikan keberadaan ikatan Ti-N.  Kata kunci—Elektroda, thiamethoxam , anodizing, dip coatin

    Karakterisasi Biomassa Saccharomyces cerevisiae Yang Terimmobilisasi Pada Lempung Dan Karbon Aktif Dari Ampas Sagu Sebagai Adsorben Ion Logam Nikel(II) Pada Variasi pH

    No full text
    Telah dilakukan penelitian tentang adsorpsi ion logam Ni(II) menggunakan adsorben biomassa Saccharomyces cerevisiae terimmobilisasi pada lempung dan karbon aktif. Penelitian ini bertujuan untu kmengetahui daya adsorpsi ion logam Ni(II) terhadap variasi pH dan pengaruh variasi perbandingan adsorben dalam mengadsorpsi ion logam Ni(II). Lempung teraktivasi diperoleh dengan mereaksikan lempung dengan KMnO4, H2SO4 dan HCl. Biomassa S. cerevisiae diperoleh dengan memanaskan S. cerevisiae dalam medianya. Karbon aktif diperoleh dengan proses aktivasi dengan direaksikan HCl. Immobilisasi biomassa S.cerevisiae pada lempung dan karbon aktif dilakukan dengan mencampurkan biomassa S.cerevisiae lempung dan karbon aktif dengan perbandingan 75:5:5 dan 150:5:5 (mL biomassa:g lempung:g karbon). Penjerapan logam Ni(II) terjadi pada kondisi optimum pH 6 dengan daya adsorpsi pada lempung teraktivasi dan biomassa S. cerevisiae yang terimmobilisasi pada lempung dan karbon dengan perbandingan 75:5:5 dan 150:5:5 berturut-turut sebesar 0,148mg/g, 0,1172 mg/g dan 0,133mg/g. Kata kunci: Adsorpsi, Ion Logam Ni(II), Lempung, karbon aktif, Biomassa S.cerevisiae, Immobilisas

    UJI PENGKELATAN ION LOGAM TIMBAL (Pb2+) MENGGUNAKAN EKSTRAK ANTOSIANIN BUNGA TUMBUHAN LIAR PLETEKAN (Ruellia tuberosa)

    Full text link
    Penelitian mengenai uji pengkelatan ion logam timbal (Pb2+) menggunakan ekstrak antosianin bunga tumbuhan liar pletekan (Ruellia tuberosa) telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kemampuan ekstrak antosianin bunga tumbuhan liar pletekan dalam mengkelat ion timbal (Pb2+). Ekstrak antosianin didapatkan dari proses maserasi dengan menggunakan pelarut 85%Etanol-15%HNO3 1M selama 24 jam, dan diperoleh absorbans 0,579 pada panjang gelombang maksimum 530 nm menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Setelah ekstrak antosianin diinteraksikan dengan ion timbal (Pb2+), diperoleh absorbans 0,531 pada panjang gelombang maksimum 520 nm. Kurva kalibrasi linier menunjukkan persamaan y = 0,0026x + 0,304 dengan nilai kelinieran (R2) 0,945. Besar konsentrasi hasil interaksi ekstrak antosianin dengan ion timbal (Pb2+) ialah 1,154 ppb untuk ion timbal (Pb2+) 1 ppb dan 4,269 ppb untuk ion timbal (Pb2+) 5 ppbKata kunci:      Antosianin, pletekan, Spektrofotometer UV-Vis, ion timbal (Pb2+

    17

    full texts

    38

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Progres Kimia Sains
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇