Jurnal Administrasi Negara
Not a member yet
    142 research outputs found

    KINERJA PENYULUH KELUARGA BERENCANA PADA DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA KOTA MAKASSAR

    Get PDF
    Family planning counsellors are an important factor in carrying out family planning programs, but the performance of family planning counsellors towards Department of Control of Population and Family Planning in Makassar City are still not optimal. Based on these problems, this research aims to determine and analyse the performance of family planning counsellors at the Department of Control of Population and Family Planning in Makassar. The research method used in this research is descriptive quality method. Data collection methods used in this research are interviews, document review and observation. Meanwhile, data collection instruments used in this research are interview guidelines, guidelines for reviewing documents and observation guidelines. Moreover, data analysis techniques used in this research are conducted by means of data reduction, data presentation, conclusions drawing and verification. After that, the validity of the data is tested by using the triangulation technique. The results of this research indicated that the overall performance of family planning counsellors was in a good category but there were still several indicators that need to be improved to maximize the performance of family planning counselors.Penyuluh keluarga berencana merupakan faktor penting di dalam menjalankan program keluarga berencana akan tetapi kinerja penyuluh keluarga berencana pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Makassar masih belum optimal. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja penyuluh keluarga berencana pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan metode pengumpulan data yaitu wawancara, telaah dokumen, dan observasi. Adapun instrument pengumpulan data yang digunakan yaitu pedoman wawancara, pedoman telaah dokumen dan pedoman observasi serta teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan, dan verifikasi. Setelah itu menguji keabsahan data dengan Teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja penyuluh keluarga berencana secara keseluruhan berada dalam kategori baik namun masih ada beberapa indikator yang perlu ditingkatkan untuk memaksimalkan kinerja penyuluh keluarga berencana

    KAJIAN OPINI MASYARAKAT MENGENAI KEBUTUHAN SARANA TRANSPORTASI PUBLIK DI MUARA BUNGO

    No full text
    Discussions about public transportation are inseparable from the global definition of public transport or transportation activities that serve the public or the general public. It appears that public transportation arises because of traffic congestion effects, so that five transportation diseases arise, namely congestion, chaos, pollution (air and noise), accidents and high costs. Effective public transportation systems in some developed countries are supported by the involvement of enormous government subsidies. This study aims todetermine the level of public interest in the availability of public transportation facilities in Muara Bungo. The type of research used is descriptive quantitative research. This analysis uses data processing in the form of scoring and uses statistical analysis using SPSS software. 16. The level of public interest in the availability of public transportation facilities in Muara Bungo, based on findings from 300 sample respondents, 97% of respondents have a supporting opinionthe implementation of the Public Transportation System in Muara Bungo area. The form of preference (choice) of the Muara Bungo Moda public transportation mode, from the research findings, shows that the choice of respondents in the type of vehicle suitable for public transportation is Intermediate Bus by 43%. Theoretically, this type of research can be used as a preliminary study in developing public policy. For the Bungo District Government, it is necessary to conduct a study of the public transportation systemfeasilibily, referring to research findings that show the high interest of respondents on public transportation facilities.Diskusi mengenai angkutan umum tidak terlepas dari definisi global public transport atau kegiatan pengangkutan yang melayani publik atau masyarakatumum. Terlihat bahwa angkutan umum muncul karena efek kongesti lalu lintas,sehingga muncul lima penyakit transportasi, yakni kemacetan, kesemrawutan, polusi (udara dan kebisingan), kecelakaan dan biaya tinggi. Sistem transportasi publikyang efektif di beberapa negara maju didukung keterlibatan subsidi pemerintahyang sangat besar. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui Tingkat Keinginan Masyarakatterhadap ketersediaan sarana transportasi publik di Muara Bungo. Tipe penelitian yangdigunakan adalah penelitian Deskriptifkuantitatif. Analisis ini menggunakanpengolahan data dalam bentuk angka (scoring) dan menggunakan analisisstatistik menggunakan software spss 16.Tingkat Keinginan Masyarakat terhadap ketersediaan sarana transportasipublik di Muara Bungo, berdasarkan temuan dari 300 orang sampel, 97 %responden memiliki opini mendukung penerapan Sistem Transportasi publik diwilayah Muara Bungo. Bentuk preferensi (pilihan) moda transportasi publikModa masyarakat Muara Bungo, dari temuan penelitian menunjukkan pilihanresponden jenis kendaraan yang cocok untuk transportasi publik adalah BisMenengah sebesar 43 %.Secara teoritis, penelitian jenis ini bisa dipakai sebagai kajian awal/ rintisandalam pengembangan kebijakan publik. Bagi Pemerintah Daerah KabupatenBungo, perlu melakukan studi kelayakan sistem transportasi publik, mengacupada temuan penelitian yang menunjukkan animo responden yang tinggi pada sarana transportasi publik

    THE PENGARUH IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DIKLATPIM POLA BARU DAN KOMPETENSI KEPEMIMPINAN MO’ODELO TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI PEMERINTAH PROVINSI GORONTALO

    No full text
    The purpose of this study was to investigate the effect of the improved leadership training program designed for lower level public service managers on the quality of public service in which the local wosdom of Mo’odelo leadership was treated as an intervening variable. This research employed a qualtitative approach using an explanatory survey technique. Data were collected through questionnaires and interviews. The were analysed using PLS (Partial Least Square) technique with the help of SmartPLS 3.1 software. The population consisted of lower level managers within the Gorontalo Provincial Government and ASN personnel at the Gorontalo Province Training Agency amounting to  520 people. Eighty-four sample respondets were drawn from the population. The results showed that: (1) the Newly improved leadership program for lower level did not directly affect on Public Services Quality; (2) the effect of the new leadership program on Public Services quality was mediated by indigenous Leadership Competency called Mo’odelo. This study therefore recommends that Gorontalo Provincial Government should complement the leadership development program with Mo'odelo as local wisdom if the objective is to include improvement of public service quality.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh implementasi kebijakan Diklatpim IV Pola Baru terhadap kualitas pelayanan publik dimediasi oleh kompetensi kepemimpinan dengan pendekatan mo’odelo sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksplanatory survey. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara. Analisis data menggunakan pendekatan PLS (Partial Least Square) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 3.1. Populasi adalah seluruh Pejabat Eselon IV yang ada di Pemerintah Provinsi Gorontalo dan ASN pada Badan Diklat Provinsi Gorontalo, jumlah populasi sebanyak 520 dengan sampel sebanyak 84 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi Kebijakan Diklatpim IV Pola Baru tidak berpengaruh langsung terhadap Kualitas Pelayanan Publik; (2) Implementasi Kebijakan Diklatpim IV Pola Baru berpengaruh tidak langsung terhadap Kualitas Pelayanan Publik di mediasi oleh Kompetensi Kepemimpinan dengan Pendekatan Mo’odelo. Rekomendasi dari penelitian ini kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo agar melakukan program pengembangan Kompetensi Kepemimpinan dengan Pendekatan Mo’odelo sebagai kearifan lokal kepada pejabat-pejabatnya terutama dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik, mengingat bahwa Diklat Kepemimpinan sendiri tidak secara langsung berpengaruh terhadap kualitas pelayanan publik. Pengaruh tersebut baru bisa terjadi bila ditunjang dengan kearifan lokal seperti Kepemimpinan Mo’odel

    A PENERAPAN REVOLUSI MENTAL:: STUDI KASUS PADA PUSAT PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN DAN KAJIAN MANAJEMEN PEMERINTAHAN LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA MAKASSAR

    No full text
    Abstract  The effect of mental revolution training can be observed on individual, and at organizational level. The aims of this study are 1) to investigate the sustainability of participants improvement after mental revolution training; 2) to analyze factors that influence the continuity or discontinuity of the improvements, and lastly, 3) to identify changes that occur after mental revolution training. The research used desciptive qualitative approach. Data were obtained from interviews and documentation on 12 respondents. The results of the study found that from 12 mental revolution projects, only nine projects were still ongoing and three did not reach the initial target. There were three impending factors that affect the continuity and discontinuity, i.e. characteristics of individuals, organizations or work environment (coworkers, superiors, work equipment, and workload), and the last factor was training. Improvements after training were observable from two aspects. First, changes at individual levels. Second, changes on work results or quality of work. However, findings from previous studies found that the sustainability of individual projects only occurred at short-term levels or discontinued when participants completed the training. Factors that influence the sustainability of alumni projects are the quality of change projects, the existence of mid-term and long-term achievement milestones, support from leaders (mentors), mutations and effective teamwork.Abstrak  Tujuan dari pelatihan revolusi mental (revmen) adalah meningkatnya kompetensi ASN yang mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas sehingga dampak dari pelatihan ini bisa terlihat efeknya pada diri pribadi, maupun organisasi yang dikaitkan dengan nilai-nilai revolusi mental setelah pelatihan tersebut dilaksanakan. Tujuan penelitian ini untuk 1) mengetahui keberlanjutan revolusi cara kerja alumni peserta pelatihan Revmen; 2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi  keberlanjutan atau ketidakberlanjutan revolusi cara kerja peserta, 3) mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi pasca pelatihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Data diperoleh dari hasil wawancara kepada semua alumni revolusi mental yang ada di Puslatbang KMP. Hasil penelitian menemukan bahwa dari dua belas revolusi kerja, yang masih berlanjut sembilan revolusi kerja dan tiga revolusi kerja tidak mencapai target. Adapun faktor penghambat keberlanjutan mereka disebabkan oleh karakteristik individu, organisasi atau lingkungan kerja (rekan kerja, atasan, peralatan kerja, dan beban kerja), dan faktor terakhir adalah pelatihan. Perubahan pasca pelatihan terlihat dari dua hal, pertama, perubahan sikap dan perilaku dalam melihat atau memaknai pekerjaan, kedua perubahan hasil atau kualitas kerja. Hanya saja, temuan dari penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa umumnya keberlanjutan proyek perubahan mereka hanya pada tingkat capaian jangka pendek atau berhenti pada saat alumni menjadi peserta pelatihan. Faktor yang mempengaruhi keberlanjutan proyek perubahan alumni adalah kualitas dari proyek perubahan, keberadaan milestone capaian jangka menengah dan panjang, dukungan pimpinan (mentor), mutasi dan tim yang efektif

    KOMUNIKASI PEMERINTAHAN MELALUI TANDA PAGAR #ENERGIBERKEADILAN PADA MEDIA SOSIAL KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

    No full text
    This research aims to determine government communication through the hashtag #EnergiBerkeadilan on social media Ministry of Energy and Mineral Resources (EMR). Research with a qualitative approach with a case study method on social media Ministry of EMR, d ata collection techniques with primary and secondary data. Primary data from interviews with key informants and secondary data in the form of literature reviews such as journals, books and related regulations. The results of the research revealed that the hashtag #EnergiBerkeadilan is a summary of Article 33 of the 1945 Constitution and President Joko Widodo's Nawa Cita, which is a tagline from the Ministry of EMR and is continued to become a hashtag on social media of the Ministry of EMR. The hashtag #EnergiBerkeadilan (1) was considered not to change how we spoke verbally or non-verbally on social media, (2) it became a campaign related to programs and performance achievements of the EMR sector on social media Ministry of EMR, (3) it could be used or made content search sources, (4) require activities that are planned and carried out broadly, to become a new means of social networking hashtag #Energiberkeadilan which makes people interested in participating in these activities, and (5) the Ministry EMR regularly carries out Temu Netizen activities, to change how build virtual communities.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi pemerintahan melalui tanda pagar (tagar) #EnergiBerkeadilan pada media sosial Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada media sosial Kementerian ESDM. Teknik pengumpulan data primer dan data sekunder, data primer dari wawancara terhadap key informants dan data sekunder berupa tinjauan literatur seperti jurnal, buku dan peraturan terkait. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tagar #EnergiBerkeadilan merupakan rangkuman dari Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 dan Nawa Cita Presiden Joko Widodo, yang merupakan tagline dari Kementerian ESDM dan diteruskan menjadi tagar di media sosial Kementerian ESDM. Tagar #EnergiBerkeadilan (1) dianggap belum merubah bagaimana kita berbicara secara verbal atau non verbal pada media sosial, (2) menjadi campaign terkait program dan capaian kinerja sektor ESDM pada media sosial Kementerian ESDM, (3) bisa digunakan atau dijadikan sumber pencarian konten, (4) memerlukan kegiatan yang terencana dan dilakukan secara luas, untuk menjadi sarana baru gerakan sosial tagar #EnergiBerkeadilan yang membuat masyarakat tertarik berpartisipasi pada kegiatan tersebut, dan (5) Kementerian ESDM secara rutin melaksanakan kegiatan Temu Netizen, untuk merubah bagaimana membangun komunitas virtual

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN WAJIB PAJAK PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA BULUKUMBA

    Get PDF
    Taxpayer compliance is influenced by several factors, including tax regulation comprehension of taxpayer, service quality of tax authorities and tax audits. This study aims to determine the effect of tax regulation comprehension of taxpayer, service quality of tax authorities and tax audits of taxpayer compliance at Bulukumba Small Tax Office. The number of samples used as respondents in this study are 100 taxpayers at Bulukumba Small Tax Office. Data collection technique used is through questionnaire. Data analysis used is through multiple linear regression analysis with partial and simultaneous hypothesis tests. The results indicate that there is a positive and significant influence on tax regulation comprehension of taxpayer, service quality of tax authorities and tax audits of taxpayer compliance. This means that taxpayer compliance at Bulukumba Small Tax Office is generally influenced by tax regulation comprehension of taxpayer, service quality of tax authorities and tax audits, and the others is influenced by other factors not included in this research model.Kepatuhan wajib pajak dipengaruhi oleh beberapa faktor, beberapa diantaranya adalah pemahaman peraturan perpajakan wajib pajak, kualitas pelayanan fiskus dan pemeriksaan pajak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemahaman peraturan perpajakan wajib pajak, kualitas pelayanan fiskus dan pemeriksaan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bulukumba. Jumlah sampel yang digunakan sebagai responden pada penelitian ini adalah sebanyak 100 wajib pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bulukumba. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan uji hipotesis parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pada pemahaman peraturan perpajakan wajib pajak, kualitas pelayanan fiskus dan pemeriksaan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak. Hal ini berarti bahwa kepatuhan wajib pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bulukumba secara mayoritas dipengaruhi oleh pemahaman peraturan perpajakan wajib pajak, kualitas pelayanan fiskus dan pemeriksaan pajak serta selebihnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini

    KINERJA PEMERIKSA PAJAK: TIGA VARIABEL PENJELAS PEN-CAPAIAN TARGET PAJAK OPTIMAL

    Get PDF
    Tax audit success is determined by performance of tax auditors. Therefore, to achieve optimal tax audit results, some efforts are needed to increase performance of tax auditors. Performance of tax auditors is influenced by several factors, including professionalism, work experience and organizational commitment of tax auditors. Several previous studies have shown that professionalism, work experience and organizational commitment influence performance of tax auditors. But there are also some previous studies show professionalism, work experience and organizational commitment do not influence performance of tax auditors. This study aims to determine the effect of including professionalism, work experience and organizational commitment on performance of tax auditors at Bulukumba Small Tax Office. The Population of this study are 37 tax auditors at Bulukumba Small Tax Office. The number of samples is determined by total sampling technique, which is taking all the population of 37 respondents. The data collection technique is questionnaire. Data analysis used is through multiple linear regression analysis with partial and simultaneous hypothesis tests. The results indicate that there is a positive and significant influence on professionalism, work experience and organizational commitmentto performance of tax auditors. This means that performance of tax auditors at Bulukumba Tax Office is generally influenced by professionalism, work experience and organizational commitment of tax auditors and the others is influenced by other factors not included in this research model  Keberhasilan pemeriksaan pajak ditentukan oleh kinerja pemeriksa pajak. Oleh karena itu, untuk mencapai hasil pemeriksaan yang optimal, diperlukan adanya upaya untuk meningkatkan kinerja pemeriksa pajak. Kinerja pemeriksa pajak dipengaruhi oleh beberapa faktor, beberapa diantaranya adalah profesionalisme, pengalaman kerja dan komitmen organisasi dari pemeriksa pajak. Beberapa penelitian sebelumnya mengemukakan hasil bahwa profesionalisme, pengalaman kerja dan komitmen organisasi berpengaruh terhadap kinerja pemeriksa pajak. Namun terdapat juga penelitian sebelumnya yang mengemukakan hasil bahwa profesionalisme, pengalaman kerja dan komitmen organisasi tidak berpengaruh terhadap kinerja pemeriksa pajak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profesionalisme, pengalaman kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja pemeriksa pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bulukumba. Populasi penelitian yaitu sebanyak 37 pemeriksa pajak yang terdiri atas fungsional pemeriksa pajak dan petugas pemeriksa pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bulukumba. Jumlah sampel ditentukan dengan teknik total sampling, yaitu dengan mengambil semua populasi yaitu sebanyak 37 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan uji hipotesis parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pada profesionalisme, pengalaman kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja pemeriksa pajak. Hal ini berarti bahwa kinerja pemeriksa pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bulukumba secara mayoritas dipengaruhi oleh profesionalisme, pengalaman kerja dan komitmen organisasi pemeriksa pajak serta selebihnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini

    PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA APARATUR NAGARI DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN NAGARI DI KABUPATEN TANAH DATAR

    Get PDF
    The purpose of  study was to analyze the influence of organizational culture on the performance of nagari government apparatus in managing nagari financial in tanah datar regency. Background of this study was still poor performance of nagari government apparatus in managing nagari financial that there was in Tanah Datar Regency. This study used quantitative method. This study was conducted to 75 nagari government in Tanah Datar Regency with total population as many as 600 people consisted of walinagari, nagari secretary, nagari treasurer, and five head of nagari affairs. The sample in this study consisted of 248 respondents determined with slovin formula. The data of this study collected through questionnaire with likert scale measurement. Data of this studi were analyzed with Multiple Linear Regression Test. The result in this study showed that organization culture variabel, both simultaneously and partially significantly influence the  nagari financial management in Tanah Datar Regency Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja aparaturnagari dalam pengelolaan keuangan nagari di Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini dilatarbelakangai oleh masih kurang baiknya kinerja aparatur nagari dalam pengelolaan keuangan nagari di Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan terhadap  75 nagari di Kabupaten Tanah Datar dengan jumlah populasi sebanyak  600 responden yang terdiri dari walinagari, sekretaris nagari, bendahara nagari, dan lima kepala urusan nagari. Sample penelitian ini terdiri dari 248 responden yang ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Multistage Random Sampling. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner dengan Skala Likert. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel budaya organisasi, baik secara simultan ataupun secara parsial, berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pengelolaan keuangan nagari di Kabupaten Tanah Datar. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja pengelolaan keuangan nagari di Kabupaten Tanah Data

    A KOMPETENSI PENERAPAN KERANGKA PENGELUARAN JANGKA MENENGAH BIDANG ANGGARAN PADA BADAN PENGELOLA KEUANGAN DAN PENDAPATAN DAERAH PROVINSI SULAWESI BARAT

    No full text
    This study aims to determine the extent of the readiness of the competency of the Civil Servant (ASN) in the implementation of the Budget Sector Medium Term Expenditure Framework (KPJM) of budget field on financial and regional income department of west sulawesi.  The method used in this study is a qualitative method with a descriptive approach, where this study uses interview guidelines as the main instrument of data collection. The informants in this study came from the staff of the budget department of BPKPD west sulawesi one person, secretary of BPKPD one person, the head of the budget department one person, the head of the sub-sector of the budget three people, the budget staff seven person. The results of the research are that the Medium Term Expenditure Framework system program is ready to be applied in the Budget Sector of the West Sulawesi Province Finance and Regional Revenue Management Agency as one of the needs in streamlining the management of the budgeting process, as well as the required competencies which have been a concern in terms of the ability to operate the Medium Term Expenditure Framework system is ready, only a little constrained by the absence of socialization or training and the absence of work guidelines for the application of (KPJM) as a reference for operating the (KPJM) system.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam penerapan sistem Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah (KPJM) Bidang Anggaran pada Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang mana dalam penelitian ini menggunakan pedoman wawancara sebagai instrumen utama dalam pengumpulan data. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) bidang anggaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat satu orang, sekretaris badan satu orang, kepala bidang anggaran satu orang, kepala sub bidang anggaran tiga orang serta staf bidang anggaran sebanyak tujuh orang. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu program sistem Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah (KPJM) telah siap untuk diterapkan di Bidang Anggaran pada Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat sebagai salah satu kebutuhan dalam mengefesiankan dan mengefektifkan pengelolaan proses penyusunan anggaran, serta kompetensi yang dibutuhkan selama ini menjadi kekhawatiran dalam hal kemampuan untuk mengoprasikan sistem Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah (KPJM) sudah siap untuk diterapkan, hanya saja masih terkendala karena belum adanya sosialisasi atau pelatihan serta belum adanya pedoman kerja penerapan Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah (KPJM) sebagai acuan untuk mengoprasikan sistem tersebut

    HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI PUSKESMAS WOTU KABUPATEN LUWU TIMUR

    Get PDF
    One of the factors that affects patient satisfaction in health care is the communication done by healthcare personnel. The purpose of this research is to analyse the therapeutic communication relationship of nurses from the aspect of openness, empathy, nursing support, positive attitudes of nurses and equality between nurses and patients with the satisfaction of inpatient patients in Wotu Puskesmas Luwu Timur district. the type of research is analytical observational research, with cross sectional study design. The population and samples in this study were 87 respondents (saturated samples) with Purposive Sampling technique. The results of this study showed that the therapeutic communication of nurses from the aspect of openness, empathy, nursing support, positive attitudes of nurses and equality between nurses and patients are linked closely to the patient satisfaction in Wotu Puskesmas. The Wotu Puskesmas can increase patient satisfaction by increasing the skills of nurses in the Wotu Puskesmas inpatient installation.Salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan adalah komunikasi yang dilakukan oleh tenaga kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan komunikasi terapeutik perawat dari aspek keterbukaan, empati, sifat mendukung perawat, sikap positif perawat dan kesetaraan antara perawat dan pasien dengan kepuasan pasien rawat inap di Puskesmas Wotu Kabupaten Luwu Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik, dengan desain cross sectional study. Populasi dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 87 responden (sampel jenuh) dengan teknik penarikan sampel Purposive Sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara komunikasi terapeutik ditinjau dari aspek keterbukaan, empati, sifat mendukung perawat, sikap positif perawat dan kesetaraan antara perawat dan pasien dengan kepuasan pasien rawat inap di Puskesmas Wotu. Puskesmas Wotu dapat meningkatkan kepuasan pasien dengan menambah keterampilan para perawat di instalasi rawat inap Puskesmas Wotu

    82

    full texts

    142

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Administrasi Negara
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇