Jurnal Administrasi Negara
Not a member yet
142 research outputs found
Sort by
Pengaruh Optimalisasi Manajemen Aset Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Makassar
Abstrak : Manajemen aset daerah penting dalam mewujudkan laporan keuangan pemerintah daerah yang berkualitas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Optimalisasi Manajemen Aset Daerah terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Metode penelitian adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelatif. Populasi adalah Pengelola Barang dan Kepala Sub Bagian Perlengkapan di 52 Satuan Kerja Perangkat Daerah dengan sampel sebanyak 104 orangresponden ditetapkan secara purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner dan telaah dokumen. Analisis data menggunakan uji normalitas, analisis regresi, dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian memperlihatkan optimalisasi manajemen aset daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan Pemerintah Daerah. Hal ini dilihat dari nilai regresi yang menunjukkan angka positif sebesar 0,293 dan nilai signifikansi0,000<0,05. Untuk itu, sebaiknya Pemerintah Kota Makassar serius menindaklanjuti semua rekomendasi BPK dalam Laporan Hasil Pemeriksaan BPK terutama mengenai permasalahan manajemen aset tetap.Kata kunci : Optimalisasi manajemen aset, Kualitas laporan keuangan, Pemerintah daerah. Abstract : Regional Owned-Asset Management is significantly important in creating a good local government financial report. Therefore, the objective of the study is to understand the influence of optimization of Regional Owned-Asset Management toward the quality of financial report. The study applies a quantitative method with a correlative study. The populations of the study are Asset Administrators and the Head of Equipment SubDivision in 52 Local Government agencies consists of 104 respondents assigned in purposive sampling. The data is gathered by distributing questionnaires and research papers. The data is analyzed by taking normality test, regression analysis, and hypothesis test with SPSS. The result of the study shows that the optimization of Regional Owned-Asset Management positively influenced the quality of financial report of the Makassar Municipality significantly. This can be seen from the value of regression that shows a positive value as 0.293 and significant value as 0.000<0.05. Therefore, The Makassar Municipality should seriously follow-up the recommendations of BPK (Audit Board of the Republic of Indonesia) in BPK’s Audit Reports, particularly regarding Asset Management problems.Keywords : Asset management optimization, Financial report quality, Local governmen
Pengaruh Penilaian Terhadap Infusi Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Akrual Melalui Perilaku Adaptasi Pemakai Pada Lembaga Administrasi Negara
Abstrak : Sistem informasi pada suatu organisasi dalam pengimplementasiannya tidak hanya memerlukan sosialisasi, selain dari segi perilaku pemakai, juga diperlukan sebuah penilaian pemakai dan proses adaptasi terhadap sistem informasi yang akan digunakan untuk meningkatkan produktivitas organisasi dan kinerja individu. Sehubungan dengan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penilaian kesempatan dan penilaian ancaman terhadap adaptasi berfokus masalah dan adaptasi berfokus emosi, serta perilaku adaptasi berfokus masalah dan adaptasi berfokus emosi terhadap infusi sistem informasi. Penelitian dilaksanakan pada seluruh satuan kerja Lembaga Administrasi Negara. Pengumpulan data dilakukan melalui survei dan kuesioner. Sampel yang diambil sebanyak 75 pemakai sistem informasi SAIBA. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan structural equation modeling melalui partial least square (PLS) versi 2.0 M3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penilaian kesempatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku adaptasi berfokus masalah, maupun perilaku adaptasi berfokus emosi, (2) penilaian ancaman tidak berpengaruh terhadap perilaku adaptasi berfokus masalah maupun perilaku adaptasi berfokus emosi, (3) perilaku adaptasi berfokus masalah berpengaruh signifikan dan positif terhadap infusi sistem informasi, dan (4) perilaku adaptasi berfokus emosi berpengaruh signifikan dan positif terhadap infusi sistem informasi.Kata kunci : penilaian pengguna, sistem informasi, adaptasi, infusi. Abstract : Implementation of information systems in an organization, not only require socialization, but in terms of user behaviour, also required an assessment of users and the process of adapting information systems that will be used to improve the productivity of both organizations and individual performance. This study aims to analyze the effect of opportunity appraisal, threat appraisal and secondary appraisal on problem- focused adaptation and emotional-focused adaptation, and problem-focused on adaptation and emotional-focused adaptation behaviour on the infusion of information systems. The research was conducted in the entire work unit of National Institute of Public Administration. The data were collected in survey by using a questionnaire distributed to 75 SAIBA users. The data were analyzed using structural equation modeling approach through partial least square (PLS) ver 2.0 M3. The results reveal that: (1) opportunity appraisal have positive and significant effect on the problem- focused adaptation behavior and emotional-focused adaptation behavior, (2) threat appraisal does not significant affect on the problem-focused adaptation behavior and emotion-focused adaptation, (3) problem-focused adaptation have positive and significant effect on the infusion of information systems, and (4) emotion-focused adaptation have positive and significant effect on the infusion system information. Keywords : user’s appraisal, information systems, adaptation, infusion
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Pegawai Negeri Sipil Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bulungan
Abstrak : Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah sosok yang masih sering dikaitkan dengan pandangan miring seperti prilaku korupsi, kolusi, nepotisme, tidak disiplin, tidak kompeten, birokrasi yang panjang, inefesiensi. Ada beberapa faktor yang diduga berpengaruh terhadap kinerja pegawai negeri sipil yaitu; pendidikan dan pelatihan, disiplin kerja, motivasi kerja, dan kemampuan SDM. Sehubungan dengan itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor pendidikan dan pelatihan, disiplin kerja, motivasi kerja, dan kemampuan SDM serta faktor yang paling dominan terhadap kinerja PNS pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bulungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi adalah seluruh pegawai negeri sipil pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bulungan sebanyak 160 orang dan sampel 113 orang yang ditetapkan menggunakan teknik disporportionate stratified random sampling didasarkan pada strata tingkat pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pendidikan dan pelatihan (X1), disiplin kerja (X2), motivasi kerja (X3), dan kemampuan SDM (X4) berpengaruh secara simultan terhadap kinerja pegawai (Y), disebabkan karena kesempatan pendidikan dan pelatihan pegawai didukung anggaran yang cukup besar, komitmen dan ketegasan penegakkan disiplin pegawai, motivasi kerja melalui pemberian TPP yang cukup memadai, serta pemberdayaan SDM secara optimal. Adapun variabel disiplin kerja (X2) yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja (Y). Oleh karena itu harus ada komitmen dalam penegakkan disiplin kerja secara konsisten karena keberhasilan kinerja ditentukan oleh faktor disiplin.Kata kunci : Kinerja PNS, Disiplin Kerja, Diklat, Motivasi Kerja, Kemampuan SDM Abstract : Civil Servants are seen as figures with negative stigma, regarding corruption behaviour, indiscipline, incompetent, long bureaucratic services, inefficient. It is assumed that there are factors influencing their performances, such as training and development, work discipline, work motivation and ability. Regarding this, the objective of the study is to understand whether training and education, work discipline, work motivation, and ability influenced employee performance and to discover the dominant factor influencing employees’ performance at the secretariat office of Bulungan Regency. The method of the study is an associative method with quantitative approach. The population is 160 employees at the secretariat office of Bulungan Regency and 113 employees are selected with disproportionate stratified random sampling to participate as respondents of the study. The results show that variables of the training and education (X1), work discipline (X2), work motivation (X3), and ability (X4) influenced employee performance. The reasons for this findings are the availability of funding for employees to attend training and education, commitment on law enforcement, allocation of additional TPP that effectively improved employee work motivation, and optimalization of employees’ empowerment. Variable of work discipline (X2) attains the most significant influence on employees’ performance (Y). Accordingly, there must be a commitment to enforce employees’ discipline consistently, because the success of employees’ performance is determined by the factor of discipline.Keywords : Employee Performance, Work Discipline, Training and Education, Work Motivation, Ability.Â
Kendala Dan Solusi Dalam Peningkatan Disiplin Pegawai Negeri Sipil Di Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat
Abstrak : Salah satu indikasi rendahnya kualitas PNS di Pemerintah Daerah adalah banyaknya pelanggaran disiplin yang dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala dan solusi dalam peningkatan disiplin Pegawai Negeri Sipil di Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data dari kepustakaan dan informan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa kendala dalam peningkatan disiplin PNS adalah kurang tegasnya sanksi yang diberikan oleh pejabat yang berwenang serta lunturnya kedisiplinan PNS. Oleh karena itu, diperlukan adanya sanksi/tindakan secara tegas bilamana seorang PNS terbukti melakukan pelanggaran disiplin sebagai solusi yang tujuannya untuk memberikan efek jera dan shock terapi agar PNS yang lain tidak meniru atau melakukan pelanggaran yang lebih berat lagi.Kata kunci : Peningkatan Disiplin, Pegawai Negeri Sipil, Sekretariat Daerah. Abstract : An indication of low quality civil servants in local government is in the number of disciplinary offenses committed. Therefore, this study aims at understanding the problems and solutions of the improvement of civil servants discipline in the Regional Secretary of West Sulawesi Province. This study uses a qualitative method with data from library research and informants. The result of the study shows that problems of improvement of civil servants discipline is the lack of traction on the sanctions providedby the competent authorities, along with undermining discipline by the civil servants. Hence, it is necessary to explicitly sanction or action when a civil servant convicted of breach of discipline as a solution that aim to give a deterrent effect and shock therapy so that civil servants do not imitate others or commit more serious offenses again.Keywords : Improvement of discipline, Civil Servants, Regional Secretary
Rekonstruksi Model Layanan Akademik berbasis Quality Assurance Melalui Penerapan Dimensi Pelayanan Publik Pada Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Negeri Gorontalo
Abstrak : Rekonstruksi Model pelayanan akademik melalui penerapan dimensi pelayanan publik pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo dilaksanakan dengan tujuan untuk mengkaji secara mendalam dan menyeluruh tentang bagaimana model pelayanan yang telah dilaksanakan selama ini dan bagaimana model pelayanan tersebut dikembangkan sesuai dengan tuntutan profesionalitas layanan akademik dan juga tuntutan mahasiswa akan efisiensi dan efektifitas pelayanan layanan akademik. Hasil yang ingin dicapai adalah adanya hasil pengembangan model pelayanan publik yang telah mempertimbangkan berbagai aspek yang mendukung maupun menghambat terciptanya pelayanan akademik yang lebih berkualitas pada fakultas Ekonomi dan Bisnis. Metode penelitian ini dilakukan mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Disamping itu pula, untuk memperdalam hasil kajian, pada setiap tahapan penelitian ini akan dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dengan seluruh stakeholders terkait. Penelitian ini diharapkan akan memberikan kontribusi positif dalam hal inovasi layanan akademik untuk menopang salah satu pilar perguruan tinggi yaitu quality assurance pada fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo.Kata Kunci : Quality Assurance dan Dimensi Pelayanan Abstract : The reconstruction of academic service model through the implementation of public service dimension at the faculty of Economic and Business, State University of Gorontalo aims at obtaining an in-depth and thorough discussion on how the service model is developed according to the professionalism of academic service, as well as the students’ need of efficiency and effectiveness of the academic service itself. The targeted result is a development of public service model by considering various supporting aspects and obstacles. The method of this research consists of data collection, data reduction, data display, and conclusion. In order for an in-depth result, there will be Focus Group Discussion (FGD) involving stakeholders in every stage of the research. This research is expected to have positive contribution to the academic service innovation, as the quality insurance is one of university pillars at the faculty of Economic and Business, State University of Gorontalo.Keywords : Quality Assurance and Service Dimensio
Analisis Perdagangan Intra Industri Indonesia-Cina (Tahun 2000 - 2014)
Abstrak : Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan perdagangan intra-industri Indonesia dengan Cina. Penelitian ini menggunakan studi arus perdagangan yang dilakukan antara Indonesia dan Cina pada Industri manufaktur SITC Rev. 3 (3 digit). Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data time series tahun 2000-2014 yang diperoleh dari United Nation Comtrade Data, Bank Dunia, United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), Centre d’Etudes Prospectives et d’Informations Internationales (CEPII) dan World Trade Organization (WTO). Metode analisis data menggunakan Indeks Grubel-Lloyd dan pendekatan Gravity Model melalui regresi linear. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terjadi kecenderungan penurunan indeks Intra Industri Trade Indonesia dengan Cina. Hasil regresi IntraIndustri Trade memperlihatkan variabel rata-rata Gross Domestic Product (GDP), ratarata GDP/capita dan FDI (Foreign Direct Investment) berhubungan positif terhadap indeks masing-masing Standard International Trade Classification (SITC), sedangkan perbedaan GDP, perbedaan GDP/capita, tarif dan jarak mempunyai hubungan yangnegatif.Kata kunci : Gross Domestic Product (GDP), tarif, jarak, Foreign Direct Investment, Perdagangan intra-industri. Abstract : The research aims at investigating the development of Indonesian Intra-Industry Trade (IIT) with China. This research uses trade flow study between Indonesia and China on manufacturing industry of SITC Revision 3 (3 digits). Data used in this research are the secondary data i.e. time series from 2000 to 2014, obtained from the UNComtrade, Word Bank, UNCTAD, CEPII and WTO. Data analysis methods used are Grubel-Lloyd Indeks (G-L Indeks) and Gravity Model Approach through linear regression. The result of the research indicates the tendency of the decrease of Indonesian IIT index with the trade partners, except Japan and Malaysia. The IIT regression result indicates that the average GDP, average GDP/capita and FDI have positive relationship with each ofSITC indexes, whereas inequality of GDP, inequality of GDP/capita, tariff, and distance have negative relationships.Keywords : Gross Domestic Product (GDP), tariff, distance, Foreign Direct Investment (FDI), Intra-industry Trade (IIT)
Analisis Motivasi Pegawai Ditinjau Dari Aspek Kebijakan Pada Dinas Pertanian Dan Peternakan Kabupaten Pinrang
Abstrak : Motivasi pegawai pada Dinas Pertanian dan Peternakan terlihat belum berjalan dengan optimal disebabkan kebijakan belum dipahami oleh pegawai secara memadai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi pegawai ditinjau dari aspek kebijakan pada Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pinrang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-kuantitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen penelitian; kuesioner, pedoman wawancara, dan observasi kemudian dianalisis menggunanakan persentase skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pegawai pada Dinas Pertanian dan Peternakan telah memiliki motivasi yang baik dalam bekerja. Hal ini terlihat dengan adanya beberapa kebijakan dihasilkan oleh pemerintah daerah khususnya yang berhubungan dengan Tugas Pokok Dinas Pertanian. Salah satu upaya dalam mendorong pegawai untuk meningkatkan kemampuannya adalah menfasilitasinya dengan pemberian bantuan dana. Hal ini untuk menunjukkan peningkatan kapasitasnya dalam rangka mendukung produktivitas kerja mereka.Kata kunci : Motivasi pegawai, Penataan kebijakan, Deregulasi, Manajemen kepegawaian. Abstract : Motivation of employees in Agriculture and Livestock Agency of Pinrang District has not run optimally due to the policy has not been adequately understood by employees. Therefore, this study aims at knowing motivation of employees in terms of policy aspects at Agriculture and Livestock Agency of Pinrang District. This study uses descriptive- quantitative method. Data is collected by using research instruments such as questionnaire, interview guideline, and observation, then, analyzed by scoring percentage. The result of this study shows that the employees of Agriculture and Livestock Agency have had a good motivation to work. This can be seen with some of the policies produced by local government, in particular, the policies related to primary tasks of Agriculture and Livestock Agency. One of the efforts to encourage the employees to improve their ability is to facilitate them with providing aids. This is to show their capacity improvement in order to support their working productivity.Keywords : Employee motivation, Policy restructuring, Deregulation, Human Resource Management
Model Knowledge Management (Studi Perbandingan Bappeda Kota Surabaya dan Kabupaten Sragen)
Abstrak : Pada era globalisasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terjadi sangat cepat dan kedua hal tersebut merupakan daya saing organisasi untuk mengembangkan diri. Konsekuensinya, dalam mengerjakan tugas pokok dan fungsi harus berbasis pengetahuan dan bukan common sense. Oleh karena itu knowledge management menjadi penting keberadaannya dalam setiap organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Model Knowledge Management, khususnya terkait dengan akuisisi, diseminasi, dan aplikasi pengetahuan pada Bappeda Kota Surabaya dan Kabupaten Sragen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data diperoleh melalui angket yang disebarkan kepada kepada pegawai Bappeda pada Kota Surabaya dan Kabupaten Sragen. Kedua daerah dan instansi di masing-masing daerah dipilih secara purposive. Dalam hal ini peneliti berasumsi bahwa instansi Bappeda karena tuntutan tugas dan fungsinya sangat tergantung pada pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dalam hal akuisisi pengetahuan antara kedua kota tersebut. Kota Surabaya banyak menggunakan teknologi dalam mengakusisi pengetahuan seperti pra-musrembang secara online. Sedangkan kabupaten Sragen masih menggunakan cara konvensional melalui rembuk warga. Untuk diseminasi pengetahuan kedua kota tersebut memiliki kesamaan model yaitu menggunakan e- Government. Sedangkan dalam mengaplikasikan pengetahuan kedua kota tersebut baru sebatas dalam bentuk SOP, notulen rapat, dan belum memiliki penerbitan berkala seperti jurnal dan majalah.Kata kunci : Knowledge Management, Akusisi, Diseminasi, dan Aplikasi Pengetahuan.Abstract : In the era of globalization, the advancement of science and technology take place in amasingly fast pace, and both are determinant of organizational competitiveness in advancing itself. Consequently, the execution of tasks and functions must be knowledge- based rather than a common sense. Therefore, knowledge management becomes important for every organization. This study attempts to investigate knowledge management, especially in relation to acquisition, dissemination and application of nowledge at the Planning Board of Sragen Regency and the City of Surabaya. This study employs a descrtiptive quantitative method. Data were gathered using questionnaires distributed to staff at the Planning Board of Sragen Regency and City of Surabaya. Both local government and institutions were selected purposively. The researcher assumes that a Planning Board, by the nature of its functions, is a type of organization which is highly reliant knowledge. The results of the study shows that there are differences between planning Boards in both local governments in terms of knowledge acquisition. The city of Surabaya intensively employs technology in acquiring knowledge such as online local planning deliberation (e-Musrenbang). Sragen regency on the other hand uses a rather traditional method called Citizen Deliberation (rembuk warga). For dissemination of knowledge, both local governments share the similar models, that is using e-Government. In the application of knowledge both local governments are in the stage of using standard operational procedures, meeting minutes, and they both have not run publications such as journal or magazine.Keywords : Knowledge Management, knowledge Acquisition, knowledge Dissemination, knowledge Application
Inovasi Dan Kreativitas Manusia Dalam Manajemen
Abstrak : Manajemen dalam melaksanakan perannya sangat tergantung kepada seluruh manusia yang terlibat di dalamnya, khususnya bagi para manajer yang berfungsi untuk mengendalikan kreativitas dan digerakkan menuju terciptanya inovasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan mengenai inovasi dan kreativitas manusia dalam manajemen. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka atau yang dikenal pula sebagai using available data. pengumpulan data dilakukan melalui inventarisasi data. Data diolah secara kualitatif dengan melakukan reduksi data, sistematisasi data, dan display data. Selanjutnya, data dianalisis secara interpretatif sesuai pemahaman penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan inovasi sangat ditentukan oleh kreativitas manusia, bagi manusia yang tidak kreatif, maka inovasipun sulit dikembangkan, kemudian kebutuhan dan keinginan tidak mungkin dapat diwujudkan sebagaimana diharapkan sebelumnya. Untuk menemukan inovasi melalui kreativitas yang tepat dengan memberikan hasil yang memuaskan semua pihak, disinilah peranan manajemen untuk senantiasa berusaha memadukan antara kreativitas dengan inovasi terhadap suatu bidang kegiatan sehingga dapat menyumbangkan hasil yang dapat memberikan manfaat bagi kehidupan manusia pada umumnya dan manusia yang terdapat dalam manajemen pada khususnya.Kata kunci : Inovasi, Kreativitas, Manajemen. Abstract : Management in carrying out its role depends upon the whole human being involvement in it, particularly for managers who do the work to control the creativity and proceed towards the creation of innovation. Therefore, this study aims to identify and explain the human innovation and creativity in management. The study is a literature study or known as using available data. Data collection was done through inventory data. The qualitative data was processed by data reduction, data systematization, and data display. Furthermore, the data was interpretive analyzed based on researcher understanding. The results show that the success of innovation is determined by human creativity. For those who are not creative, it is difficult to develop further need for innovation and desire to develop what they are expected earlier. In searching for the right innovation through creativity by presenting the results that might would satisfy all parties. Here the role of management is striving continually, combining creativity with innovation in to the area of  activity that can contribute the results that provide benefits to human life in general and particularly to human beings in management.Keywords : Innovation, Creativity, Management
Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Aparatur Pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Tengah
Abstrak : Dalam suatu organisasi, sumber daya manusia mempunyai peranan yang sangat krusial untuk menentukan pencapaian tujuan organisasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan sumber daya manusia aparatur pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Tengah. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Untuk mendapatkan data yang digunakan sebagai generalisasi digunakan sejumlah sampel dan informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan sumber daya manusia aparatur pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Tengah berada pada kategori Baik. Dimana rata-rata persetase skor dari keseluruhan aspek yang ditinjau adalah 77,42%. Namun demikian, masih ada aspek yang perlu diperhatikan untuk diperbaiki yaitu pada nilai kepemimpinan terutama keadilan pimpinan dalam membuat keputusan dalam hal pemberian tugas belajar yang seharusnya lebih objektif.Kata kunci : Pemberdayaan, Sumber daya manusia, Badan kepegawaian daerah. Abstract : In an organization, human resources have a crucial role to determine the achievement of organizational goals. Therefore, this study aims to determine the empowerment of human resources personnel at the Regional Employment Board of Central Sulawesi Province. The method used is descriptive-quantitative method. To obtain the data in forming a generalization, a number of samples and informants were used. The results shows that the empowerment of human resources personnel at the Regional Employment Board of Central Sulawesi Province is categorized ‘Good’, in which the average percentage score of all aspects are being reviewed as 77.42%. Nevertheless, there is still an aspect that needs to be noted that is the value of leadership, particularly leader’s justice in making decisions about the provision of learning tasks that should be more objective.Keywords : Empowerment, Human resources, Regional employment board