Jurnal Online Mahasiswa S1 Arsitektur UNTAN
Not a member yet
    257 research outputs found

    TAMAN GITANANDA PONTIANAK

    Get PDF
    Taman Gitananda merupakan taman publik milik Pemerintah Daerah Kota Pontianak. Pihak Pemerintah Daerah memberikan hak kelola kepada Yayasan Bina Para Muda Khatulistiwa untuk mengelola taman ini. Taman ini dikhususkan untuk pendidikan dan tumbuh kembang anak usia balita, madya hingga remaja. Tujuan taman ini adalah untuk meningkatkan fisik, mental, intelektual, kepribadian, dan sosial anak. Taman ini akan difungsikan sebagai taman kota yang aman, nyaman dan fungsioanal serta dapat menampung kreatifitas anak.  Metode pengkajian yang digunakan terdiri dari kajian literatur (Sejarah dan Teori Arsitektur, Bentuk, Ruang dan Susunan, Arsitektur Prilaku, Struktur, Arsitektur Lingkungan, dan Utilitas), metode pengumpulan data (studi pustaka dan studi lapangan), analisis data dan diagram alir pikir. Pendekatan konsep yang diambil adalah pendekatan “Perkembangan Anak”. Aspek-aspek perkembangan terdiri dari perkembangan Fisik-Motorik (Psikomotorik), Kognitif-Intelektual, Emosi dan Sosial. Aspek-aspek tersebut diterapkan melalui perletakan zoning, penggunaan warna, material, dan elevasi lantai.  Aspek tersebut tetap memperhatikan landasan pengendalian taman bermain anak yang meliputi: keselamatan, kesehatan, kenyamanan, kemudahan, keamanan dan keindahan.   Kata Kunci: Taman Gitananda, Perkembangan Ana

    PERANCANGAN PERPUSTAKAAN DAERAH KOTA PONTIANAK DENGAN MENGGUNAKAN METODE PENGHAWAAN GROUND COOLED SYSTEM

    Get PDF
    Ilmu pengetahuan dan informasi disebarkan ke segala penjuru dunia melalui media cetak dari masa lampau hingga masa kini. Badan Pusat Statistik (2006) menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia belum menjadikan kegiatan membaca sebagai sumber utama mendapatkan informasi. Hal tersebut menjadi dasar pemerintah Republik Indonesia mencanangkan program pembenahan dan pengadaan perpustakaan kota dan daerah. Kota Pontianak yang merupakan ibukota provinsi Kalimantan Barat juga menjadi tujuan program tersebut. Aktivitas utama didalam sebuah perpustakaan adalah membaca. Kondisi ideal dalam mebaca diperoleh dari berbagai aspek, salah satunya adalah penghawaan. Iklim tropis yang dimiliki kota Pontianak menjadikan kondisi cukup panas. Sistem penghawaan yang dapat mendukung aktivitas membaca adalah sistem penghawaan buatan, dikarenakan dapat menjaga kelembaban ruang dan akustik ruang yang diperlukan dalam sebuah perpustakaan. Penghawaan buatan konvensional yang digunakan pada masa sekarang ini memerlukan sumber daya listrik yang tinggi. Ground cooled system (GCS) dapat menjadi solusi masalah hemat energi dan penghawaan yang diperlukan didalam sebuah perpustakaan. Penggunaan GCS menghemat kebutuhan ruang pada perpustakaan. Hal tersebut dikarenakan sistem GCS pada perpustakaan ini memanfaatkan tanah sebagai media untuk menukar panas.�Kata kunci: Perpustakaan, penghawaan buatan, ground cooled syste

    REDESAIN KAWASAN LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI KALIMANTAN BARAT

    Get PDF
    Televisi merupakan media perantara yang paling berpengaruh dalam membentuk kepribadian masyarakat dan secara perlahan akan merubah moral bangsa Indonesia apabila program-program kurang bermutu masih tetap mendominasi. Maka dari itu, perlu suatu perlindungan untuk tetap menjaga moral bangsa Indonesia dengan acara-acara yang bermutu dan mendidik tetapi tetap menghibur. LPP TVRI Kalimantan Barat memiliki tugas memberikan pelayanan informasi, pendidikan dan hiburan yang sehat. Hal ini diharapkan dapat menjaga moral bangsa dengan program-program acara yang disiarkan. LPP TVRI Kalimantan Barat merupakan stasiun televisi lokal di Pontianak yang sudah mengudara sejak tahun 1977. Namun, saat ini LPP TVRI Kalimantan Barat masih mengalami kendala-kendala internal maupun eksternal. LPP TVRI Kalimantan Barat belum mempresentatifkan citra kawasan sebagai stasiun televisi lokal publik, baik dari fasad bangunan, ruang maupun fasilitas. Maka dari itu, perlu dilakukan redesain pada kawasan LPP TVRI Kalimantan Barat. Redesain menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di eksisting kawasan dengan desain dan tema yang disesuaikan dengan fungsi kawasan. Konsep integrasi diambil sebagai konsep utama dengan tujuan untuk mengkaitkan permasalahan dari berbagai aspek sehingga mencapai suatu kawasan yang terintegrasi dan fungsional. Hasil redesain kawasan LPP TVRI Kalimantan Barat, mengatasi permasalahan pada eksisting yang berkaitan dengan desain fasad bangunan, program ruang dan fungsi serta fasilitas.   Kata kunci: Stasiun Televisi, LPP TVRI Kalimantan Barat, Integras

    KAWASAN VILLA DENGAN PENATAAN LANDSEKAP AGROWISATA DI KOTA SINGKAWANG

    Get PDF
    Villa merupakan salah satu alternatif tempat tinggal sementara yang berada jauh dari kejenuhan/kepenatan akan aktivitas di kota dan berada jauh dari kota-kota besar, karena fungsi villa pada umumnya adalah sebagai tempat peristirahatan dan dapat dikembangkan di suatu area atau daerah pegunungan yang dekat dengan pertanian dan perkebunan. Oleh karena itu, perlu perancangan dan pengembangan villa di daerah yang memiliki elemen luar/landsekap berupa lahan pertanian villa dapat dan perkebunan (agro), dimana sektor agro ini dapat menjadi daya tarik wisata (agrowisata) yang dapat menunjang dari keberadaan villa itu sendiri. Elemen luar/landsekap agrowisata ini, bertujuan sebagai penunjang atau pendukung dari fungsi utama yaitu hunian (villa). Perancangan Villa dengan penataan landsekap agrowisata ini dapat dikembangkan di daerah atau kota yang memiliki daya tarik wisata dan memiliki sektor pertanian serta perkebunan yang cukup berpotensi untuk dijadikan alternatif objek wisata, salah satunya adalah Singkawang. Pemanfaatan sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi daya tarik wisata (agrowisata) ini bertujuan untuk bagian atau aset  utama maupun penunjang dari Kota Singkawang. Keberadaan villa yang dekat dengan daerah perkebunan dan pertanian ini merupakan salah satu alternatif sarana penginapan yang menyajikan pemandangan alam yang menyejukkan.   Kata kunci: Villa, Landsekap Agrowisata, Villa Agrowisata di Kota Singkawang

    PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR DI KOTA SINGKAWANG

    Get PDF
    Pembangunan subsektor peternakan merupakan bagian dari sektor pertanian negara secara umum dan bagian dari pembangunan nasional secara keseluruhan. Selain itu, pengembangan di bidang peternakan mulai menjadi perhatian penting karena adanya program diversifikasi pangan dengan tujuan untuk peningkatan kualitas gizi masyarakat. Usaha peternakan ayam ras khususnya ras petelur mengalami perkembangan yang sangat pesat dan umumnya bersifat komersial yang didorong oleh kondisi di sektor pertanian yang menyediakan bahan pakan yang sangat diperlukan untuk industri peternakan. Dalam proses perancangan Peternakan Ayam Ras Petelur di Kota Singkawang ini terdapat proses tahapan yaitu dari suatu gagasan, pengumpulan data, analsis, dan sintesis awal hingga akhir rancangan. Metode perancangan yaitu tahap permulaan, persiapan, pengajuan usul, dan evaluasi. Zonasi bangunan yang ada yaitu kantor, pintu masuk utama, gudang dan pengepakan, hunian, sterilisasi alat, sterilisasi karyawan, dan kandang. Konsep yang ditekankan pada perancangan adalah konsep ECO-Machine yaitu implementasi dari arsitektur berkelanjutan dengan konsentrasi pada 5 elemen yaitu manajemen peternakan, energi terbarukan, pengolahan limbah cair, buffer area, dan daur ulang limbah. Utilitas dan arsitektur lingkungan disesuaikan dengan kebutuhan, terkait dengan daur ulang limbah cair yang menerapkan living machine system serta pemaksimalan pencahayaan dan penghawaan alami pada bangunan. Sedangkan untuk struktur disesuaikan dengan fungsi bangunan yaitu permanen dan non permanen.   Kata kunci : Peternakan, Ayam Ras Petelur, Singkawan

    Ecopark di Kota Pontianak

    Get PDF
    Kota pontianak yang sedang berkembang ini mengakibatkan pembangunan diberbagai sektor seperti perdagangan, perumahan, pariwisata dan perkantoran. Ruang terbuka hijau kota Pontianak yang mulai ditinggalkan dan digantikan dengan perkerasan/bangunan dapat menyebabkan kurangnya ketersediaan lahan terbuka hijau, hilangnya lahan bermain bagi anak-anak, dan tempat rekreasi hijau. Bangunan yang cenderung menutup permukaan tanah dikhawatirkan dapat mengurangi pemasokan air ke dalam tanah dan dapat menimbulkan potensi iklim mikro menjadi semakin panas. Hal inilah yang kemudian dapat merusak keseimbangan ekologi kota pontianak dan merusak  lingkungan perkotaan.Untuk menciptakan lingkungan kota Pontianak yang sehat, dapat dilakukan dengan mengupayakan kembali keseimbangan ekologis kota Pontianak dengan menghadirkan kembali lingkungan-lingkungan alami kota. Salah satu contoh lingkungan alami kota adalah ruang terbuka hijau berupa ecopark. Ecopark merupakan ruang terbuka hijau yang dapat berperan dalam membantu fungsi hidrologi dalam hal penyerapan air dan mereduksi potensi banjir. saving water, meredam kebisingan, menyerap polutan dan karbondioksida serta menghasilkan oksigen. Selain itu ecopark dapat berfungsi sebagai sarana belajar, rekreasi, dan bermain bagi masyarakat, serta ruang terbuka hijau yang berupa ecopark ini diharapkan dapat menimbulkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan kota tempat mereka tinggal.   Kata-kata kunci : ecopark, ekologi, ruang terbuka hija

    RUMAH SAKIT KELAS C DENGAN KONSEP ARSITEKTUR SADAR ENERGI DI KECAMATAN PONTIANAK UTARA KOTA PONTIANAK

    Get PDF
    Kesehatan merupakan hal mendasar bagi manusia. Rumah sakit merupakan salah satu fasilitas pelayanan kesehatan. Di Kota Pontianak, tren pertumbuhan rumah sakit belum diikuti oleh pemerataan fasilitas kesehatan karena Kecamatan Pontianak Utara merupakan satu - satunya kecamatan yang belum memiliki rumah sakit. Secara geografis Kecamatan Pontianak Utara juga terpisah dari kecamatan lain di Kota Pontianak dan menurut data Bappeda Kota Pontianak (2013) persentase jumlah keluarga miskin tertinggi berada pada Kecamatan Pontianak Utara (28.09%). Perancangan bangunan rumah sakit kelas C dengan konsep arsitektur sadar energi bertujuan untuk mewadahi kebutuhan fasilitas kesehatan di Kecamatan Pontianak utara dan sekitarnya. Adapun metode perancangan yang digunakan adalah pengumpulan data, analisa, sintesis, dan tahap rancangan. Hasil dari perancangan bangunan rumah sakit berupa 2 massa yaitu massa utama dan massa pendukung. Orientasi dan perletakan bangunan serta zona ruang diatur menyesuaikan kondisi iklim sehingga cahaya dan penghawaan alami dapat dimanfaatkan secara maksimal dengan menggunakan bidang jendela yang dominan pada fasad area utara dan selatan. Pentingnya aplikasi arsitektur sadar energi pada bangunan rumah sakit melalui pemanfaatan pencahayaan dan penghawaan alami diharapkan dapat menekan biaya operasional rumah sakit sehingga dapat meminimalisir biaya pengobatan masyarakat di Kecamatan Pontianak Utara.Kata kunci : Kecamatan Pontianak Utara, Rumah Sakit Umum Kelas C, Arsitektur Sadar Energ

    Hotel Butik di Kabupaten Kubu Raya

    Get PDF
    Kabupaten Kubu Raya adalah pemekaran dari Kabupaten Pontianak dan merupakan kabupaten termuda di Kalimantan Barat. Kubu Raya sebagai daerah berkembang, memiliki salah satu misi yaitu “Meningkatkan, dan mengembangkan potensi di sektor pembangunan Pariwisata dan Kebudayaan Daerah yang unik serta kompetitif”. Visi dan misi ini harus diiringi oleh infrastruktur yang memadai untuk mengakomodasi kegiatan yang mendukung mobilitas para pelaku wisata. Infrastruktur yang sesuai adalah hotel sebagai tempat persinggahan sementara yang memfasilitasi kegiatan bagi para pelaku wisata. Berdasarkan klasifikasi hotel, jenis hotel yang sesuai dengan kebutuhan suatu kota dalam mendukung kegiatan wisata yang dapat mengembangkan potensi sektor pembangunan pariwisata dan kebudayaan daerah yang memiliki keunikan, dan kompetitif adalah Hotel Butik. Hotel Butik yang sasaran tamunya pelaku wisata akan memerlukan fasilitas dan layanan yang berbeda dari hotel lainnya. Hal yang menjadi dasar dalam perancangan Hotel Butik di Kubu Raya ini adalah fungsi dari Hotel Butik itu sendiri. Hotel Butik selain berfungsi sebagai tempat beristirahat diharapkan juga mampu menampilkan cirikhas budaya setempat yaitu budaya Melayu. Hotel Butik ini dirancang berdasarkan fungsi, kesesuaian tapak dan konsep utama dari Hotel Butik sehingga bangunan yang dirancang dapat mendekati perancangan Hotel Butik yang dapat mengenalkan budaya tradisional Melayu Modern.Kata Kunci: Hotel Butik, Kubu Raya, Budaya Melay

    KAWASAN EKOWISATA HUTAN MANGROVE DI DESA KUALA KARANG KABUPATEN KUBU RAYA

    Get PDF
    Hutan mangrove memegang manfaat penting bagi lingkungan dan sosial-ekonomi masyarakat yang tinggal disekitarnya. Sayangnya, kondisi memprihatinkan terjadi pada hutan mangrove di Desa Kuala Karang, Kabupaten Kubu Raya. Hutan mangrove di pesisir Desa Kuala Karang rusak akibat dari konversi lahan hutan menjadi lahan pertanian. Padahal, hutan mangrove memiliki potensi sebagai aset ekowisata. Perancangan Kawasan Ekowisata Hutan Mangrove di Desa Kuala Karang bertujuan untuk mendukung upaya dan kegiatan konservasi melalui kegiatan wisata alam dengan memperhatikan unsur edukasi dan peningkatan taraf sosial-ekonomi masyarakat lokal. Kawasan Ekowisata Hutan Mangrove di Desa Kuala Karang dirancang dengan menggunakan metode perancangan yang melalui tahap gagasan, tahap pengumpulan data, tahap peninjauan lapangan, tahap analisis dan tahap sintesis. Kawasan ekowisata yang direncanakan di kawasan hutan kemasyarakatan Desa Kuala Karang mengaplikasikan konsep “Hijau dan Adil” (Green and Fair). Konsep hijau dan adil merupakan konsep yang mengkaji aspek ekonomi, sosial dan lingkungan  dalam perencanaan ruang dan kegiatan di kawasan ekowisata. Melalui konsep “Hijau dan Adil” kawasan ekowisata yang direncanakan dibagi ke dalam 3 zona kawasan. Zona penerima yang berfungsi sebagai area pusat informasi, area komersial, dan pengelola kawasan ekowisata. Zona buffer dan core yang berfungsi sebagai area konservasi dan wisata alam.   Kata Kunci : Hutan Mangrove, Kawasan Ekowisat

    PUSAT INFORMASI BUDAYA TIONGHOA KALIMANTAN BARAT

    Get PDF
    Kalimantan Barat memiliki keberagaman budaya yang terdiri dari 3 etnis mayoritas yaitu Melayu, Dayak dan Tionghoa. Kebudayaan Tionghoa Kalimantan Barat berumur ribuan tahun, sehingga perlu dilestarikan agar dapat dipelajari oleh generasi masa kini dan yang akan datang. Saat ini, fasilitas informasi budaya Tionghoa di Kalimantan Barat sangat minim, sehingga informasi budaya Tionghoa belum terfasilitasi dengan baik. Perencanaan dan perancangan Pusat Informasi Budaya Tionghoa Kalimantan Barat sangat penting karena dapat merepresentasikan dan menjadi wadah informasi budaya Tionghoa di Kalimantan Barat. Pusat Informasi Budaya Tionghoa Kalimantan Barat merupakan fasilitas yang memiliki informasi berupa bahasa, sistem pengetahuan, organisasi sosial, sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem mata pencaharian hidup, sistem religi, dan kesenian etnis Tionghoa Kalimantan Barat. Lokasi perancangan berada di kawasan pendidikan Universitas Tanjungpura, Pontianak. Hal ini untuk mendukung kawasan dan bangunan perancangan yang berbasis sumber informasi dan pendidikan. Kondisi eksisting site dikelilingi oleh jalan dan membuat site mudah untuk diakses dari berbagai arah. Pusat informasi budaya Tionghoa Kalimantan Barat memiliki 3 fungsi yaitu fungsi informasi, fungsi edukasi, dan fungsi rekreasi. Konsep utama dari pusat informasi budaya Tionghoa Kalimantan Barat adalah open access. Bangunan bersifat terbuka, mudah diakses pengunjung, ruang bersama, fasilitas yang memudahkan pengunjung untuk mendapatkan, menikmati dan mempelajari informasi kebudayaan.   Kata kunci: Pusat Informasi Budaya, Tionghoa, Kalimantan Bara

    243

    full texts

    257

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Mahasiswa S1 Arsitektur UNTAN
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇