Jurnal Online Mahasiswa S1 Arsitektur UNTAN
Not a member yet
    257 research outputs found

    RIVER SIDE MALL DI KOTA PONTIANAK

    Get PDF
    Perkembangan penduduk dan perekonomian di kota Pontianak terus mengalami peningkatan, sejalan dengan hal tersebut mengakibatkan meningkatnya daya beli masyarakat. Dengan potensi tersebut dibutuhkan sebuah pusat perbelanjaan yaitu Shopping mall. Kebutuhan Shopping mall di masa sekarang bagi konsumen bukan sekedar tempat perbelanjaan tetapi sebagai wadah untuk kegiatan rekreasi. Perkembangan fungsi dari sebuah pusat perbelanjaan tersebut dapat ditanggapi dengan memanfaatkan potensi tata letak geografis lokasi sehingga dilakukan perancangan River Side Mall. River Side Mall adalah pusat perbelanjaan yang memanfaatkan latar tempat di pinggir sungai kapuas yang bertujuan sebagai pusat perbelanjaan dan menyediakan sarana rekreasi sebagai fasilitas pendukung. Perencanaan River Side Mall diawali dengan melakukan analisis dan menentukan lokasi, kemudian melakukan analisis fungsi, internal, eksternal, struktur dan utilitas. Setelah dilakukan analisis kemudian didapatkan konsep perancangan berupa zoning yang memudahkan kegiatan perbelanjaan dan area yang dapat memanfaatkan potensi sungai, konsep orientasi yang menghadap sirkulasi utama dan menghadap sungai, konsep sirkulasi yang meminimalisir kemacetan, konsep stuktur dengan pertimbangan berada dipinggir sungai, konsep utilitas dengan membagi zona dan konsep gubahan bentuk dan fasad bangunan yang mengambil analogi gelombang air yang bertujuan untuk meningkatkan konsep River Side Mall. Kata kunci: ekonomi, shopping mall, sunga

    MUSEUM SEJARAH MAKAM JUANG MANDOR

    Get PDF
    Makam Juang Mandor merupakan bukti sejarah akibat terjadinya peristiwa pembunuhan massal pada 28 Juni 1944 yang dilakukan oleh penjajah Jepang. Sebanyak 21.037 korban pembunuhan dimakamkan dalam 10 makam besar yang tersebar di sekitar kawasan bukit di Desa Mandor. Pemerintah daerah akhirnya mendirikan monumen peringatan pada tahun 1977 dan mengubah tempat pembunuhan massal tersebut menjadi kawasan wisata sejarah di Kalimantan Barat. Kondisi Makam Juang Mandor pada saat ini sudah mulai tidak terawat sehingga berdampak pada tingkat kehadiran pengunjung di kawasan wisata tersebut. Tujuan dibangunnya Museum Sejarah Makam Juang Mandor untuk mengembalikan status makam juang mandor menjadi tempat wisata sejarah yang ramai untuk dikunjungi. Fungsi utama Museum Sejarah Makam Juang Mandor adalah sebagai tempat rekreaksi dan belajar. Museum Sejarah Makam Juang Mandor menerapkan konsep Introduction untuk menggiring pengunjung menikmati setiap ruang pameran didalamnya. Penerapan konsep Introduction terletak pada susunan ruang dan bentuk fasad bangunan. Museum Sejarah Makam Juang Mandor memiliki bentuk fasad bangunan yang khas berupa susunan perisai yang mengartikan simbol perjuangan. Ruang pameran terbagi menjadi Era Kedatangan Jepang, Masa penjajahan, Masa genoida dan Era Perlawanan. Ruang Pameran outdoor dirancang dengan menempatkan 48 patung replika pejuang-pejuang Kalimantan Barat yang diletakkan tersusun memenuhi taman pada pameran outdoor. Kata Kunci : Sejarah, Wisata, Museu

    PERENCANAAN KLINIK TERPADU DI KOTA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT

    Get PDF
    Klinik merupakan tempat untuk memberikan pelayanan medik jangka pendek, bagi semua orang yang menderita sakit atau luka sesuai dengan sakit yang dideritanya. Klinik berfungsi Menyediakan pelayanan kesehatan perorangan yang menyediakan pelayanan medis dasar dan/atau spesialis. Klinik ini melayani masyarakat sekitar Kota Pontianak dan daerah sekitarnya. Perencanaan Klinik tersebut memang perlu dilakukan untuk memperbaiki fasilitas dan fungsi pada bangunan.Oleh karena itu, perlu dilakukan perencanaan Klinik Terpadu di Kota Pontianak dengan membangun kembali bangunan. Perencanaan ini didasarkan atas standar yang telah ditentukan oleh Menteri Kesehatan. Lokasi Perencanaan Klinik Terpadu saat ini terletak di Jl. Putri Candramidi No.35, Sungai Bangkong, Pontianak Kota. Lokasi ini sangat strategis karena akses menuju lokasi ini mudah dijangkau terletak di jalan utama. Kata kunci: Perencanaan,  Klinik terpadu, Kota Pontiana

    CLUB HOUSE ALAM KHATULISTIWA GOLF DI KOTA PONTIANAK

    Get PDF
    Golf tidak hanya dikenal sebagai permainan saja melainkan juga sebagai gaya hidup kaum urban yang ingin berolahraga sekaligus bersosialisasi. Sebagian orang menganggap bahwa golf merupakan sarana efektif untuk kegiatan bisnis. Golf tidak hanya dipersepsikan sebagai olahraga untuk menyehatkan badan, melainkan sudah menjadi sarana entertaintment dan bersosial untuk para pecinta golf sehingga hal ini juga menuntut akan fasilitas-fasilitas lain selain tempat bermain golf itu sendiri. Club house adalah sebuah fasilitas yang mewadahi perkumpulan orang-orang yang mempunyai minat yang sama dan bertemu untuk bersenang-senang yang digunakan sebagai tempat santai, makan, minum dan hal lain yangbersifat rekreatif. Persyaratan bangunan club house harus menyediakan dua fasilitas utama yaitu area golf yakni area untuk bermain golf dan menyediakan peralatan golf serta area sosial yang merupakan area untuk berkumpul. Fasilitas-fasilitastersebutdiantaranya tempat kebugaran tubuh (fitness dan aerobic), relaksasi tubuh (spa, sauna dan massage), berbisnis (meeting room, conference room), kegiatan publik (ballroom, promotion room, restaurant), bahkan tempat berlibur keluarga.Pontianak sudah memiliki lapangan golf yakni Lapangan Alam Khatulistiwa Golf Pontianak, banyaknya peminat dari olahraga golf di Pontianak menjadi dasar diperlukan adanya perancangan club house golf  di Kota Pontianak. Kata Kunci: Club house, Alam, Gol

    PET CARE CENTRE DI KABUPATEN KUBU RAYA

    Get PDF
    Kota Pontianak dan sekitarnya merupakan kota dengan peminat dan pemelihara pet yang tinggi, namun belum diimbangi dengan fasilitas keperluan dan kebutuhan pet, yaitu fasilitas atau wadah yang menampung segala kebutuhan pet dalam satu wadah seperti Pet Care Centre. Pet Care Centre merupakan sebuah wadah yang bersifat one-stop untuk memenuhi kebutuhan berbagai jenis pet, dengan penyediaan fasilitas kesehatan, perawatan, produk dan layanan yang sesuai dengan standar yang telah ditentukan, hingga sarana untuk berkumpul bagi seluruh pecinta pet. Dalam proses perancangan Pet Care Centre, terdapat beberapa langkah yang digunakan yakni dimulakan dari gagasan, pengumpulan data, analisis, sintesis rancangan awal hingga pengembangan rancangan. Tujuan penulisan adalah memaparkan konsep dan perancangan Pet Care Centre untuk mewadahi kebutuhan pet dengan memerhatikan standar setiap jenis fasilitas yang menjadi fokus perancangan, berupa fasilitas kesehatan, perawatan, produk dan layanan dan diterapkan pada tata ruang dalam dan luar bangunan Pet Care Centre. Terdiri dari tiga massa bangunan dan menerapkan organisasi terpusat, dengan taman sebagai zona penyatu fungsi setiap massa. Bentuk dasar massa dan ruang adalah persegi, sehingga efektivitas fungsi dan aktifitas pengunjung dan pet dapat berjalan maksimal. Kebisingan di dalam bangunan diatasi dengan peredam suara. Kebisingan dan bau di landscape diatasi dengan penanaman vegetasi penyerap bau dan suara. Kata kunci: pet care centre, kota Pontianak, kabupaten Kubu Ray

    PENATAAN KAWASAN KERATON PAKUNEGARA TAYAN

    Get PDF
    Kerajaan Tayan berada di Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Kerajaan Tayan didirikan oleh Gusti Lekar pada tahun 1687. Kerajaan Tayan memiliki kekuasaan pada tahun 1687 hingga 1965. Pada tahun 1965 meleburkan diri dengan Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan tidak berkuasa lagi atas wilayahnya. Perpindahan kekuasaan mengakibatkan wilayah kekuasaan Kerajaan Tayan berkembang tidak mengikuti norma-norma kerajaan, seperti yang terjadi pada kawasan istana kerajaan, Keraton Pakunegara. Kawasan Keraton Pakunegara berkembang menjadi kawasan rumah penduduk, yang  seharusnya merupakan sebuah kawasan khusus dengan fungsi keraton/istana kerajaan. Perubahan fungsi kawasan mengakibatkan pelestarian kebudayaan tidak terakomodasi dengan baik. Tahun 2012, Kerajaan Tayan diaktifkan kembali dengan tujuan pelestarian kebudayaan Kerajaan Tayan. Kebudayaan Kerajaan Tayan banyak dilaksanakan di lingkungan Keraton Pakunegara, oleh karena itulah lingkungan keraton perlu untuk ditata kembali. Adanya permukiman penduduk pada kawasan mengharuskan penataan dilakukan dengan pendekatan pro-aktif terhadap masyarakat sekitar dan juga kebudayaan. Teras Keraton cukup tepat dalam menggambarkan konsep penataan, karena area penataan merupakan bagian luar keraton yang memiliki hubungan yang cukup erat dengan bangunan Keraton Pakunegara, ibarat sebuah rumah yang memiliki ruang dalam serta teras yang memiliki ikatan yang cukup erat. Dengan adanya penataan diharapkan kebudayaan Kerajaan Tayan dapat terlestarikan dan masyarakat setempat dapat hidup berdampingan dengan Keraton Pakunegara. Kata kunci: penataan kawasan, keraton, Pakunegar

    LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KELAS II A PONTIANAK

    Get PDF
    Lembaga pemasyarakatan merupakan sebuah tempat untuk tahanan negara dibina dan dibimbing hingga selesai masa tahanan dan hanya kehilangan kemerdekaan sebagai satu-satunya penderitaan. Di Pontianak sudah terdapat Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Pontianak, namun keadaan Lembaga Pemasyarakatan saat ini masih menumpang dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Pontianak. Keterbatasan fasilitas, blok hunian yang mengalami overcrowded dan perempuan sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang diberikan keistimewaan untuk menjalankan peran sebagai seorang Ibu merupakan beberapa permasalahan yang dihadapi Lembaga Pemasyarakatan. Narapidana Perempuan di dalam Lembaga Pemasyarakatan juga dapat mengandung, melahirkan dan membesarkan anak hingga usia 2 tahun yang seharusnya dapat ditempatkan dan difasilitasi oleh Lembaga Pemasyarakatan yang ada. Oleh karena itu dalam perancangan Lembaga Pemasyarakatan yang dirancang menyediakan fasilitas kamar hunian berdasarkan kriteria maksimal Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A yaitu sekitar 250-500 Narapidana. Selain itu, hasil perancangan tidak hanya memenuhi standar Lembaga Pemasyarakatan yang ada seperti sistem keamanan yang terintegrasi, tapi juga dapat mendukung peran perempuan sebagai ibu. Hal ini ditunjukan dengan penyediaan fasilitas-fasilitas yang dapat mendukung seperti ruang bersalin dan ruang laktasi, serta area terbuka yang dapat dinikmati oleh anak dan ibunya.                                                                                                                                      Kata Kunci: Lembaga Pemasyarakatan, Perempuan, Ib

    PUSKESMAS RAWAT INAP TELAGA BIRU KECAMATAN PONTIANAK UTARA

    Get PDF
    Fasilitas kesehatan yang saat ini paling terjangkau masyarakat yaitu Puskesmas. Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) merupakan organisasi kesehatan fungsional dengan pelayanan yang menyelenggarakan upaya kesehatan bersifat terpadu, efisien, namun mudah terjangkau oleh masyarakat agar terwujud derajad kesehatan setinggi-tingginya. Pemerintah Kota Pontianak saat ini sedang memfokuskan pembangunan berbagai fasilitas kesehatan, salah satunya di Puskesmas Telaga Biru di Kecamatan Pontianak Utara. Konsep dari Puskesmas Rawat Inap Telaga Biru Kecamatan Pontianak Utara menggunakan filosofi “Puskesmas satu pintu” dengan maknanya mempresentasikan pelayanan kesehatan terpadu yang efektif, cepat tanggap, dan efisien. Bangunan puskesmas di bagi menjadi 3 zona utama yaitu rawat jalan, rawat inap, dan pengelola. Pembagian zona dan sirkulasi dikelompokkan berdasarkan fungsi dan pengguna. Konsep bentuk di ilhami dari arsitektur tradisional Kalimantan Barat etnis Melayu dan Dayak. Struktur yang digunakan pada bangunan adalah struktur rangka dengan material beton, atap truss baja, dan pondasi tiang pancang. Sistem air bersih dengan filter agar air yang di gunakan menjadi lebih bersih dan aman. Pengolahan limbah medis padat dengan incinerator dan limbah medis cair melalui ipal. Sistem kemanan kebakaran menggunakan apar. Penghawaan menggunakan AC split dan standing sedangkan penghawaan alami melalui jendela, ventiasi, kisi-kisi dan kerawang. Kata kunci: Kesehatan,Puskesmas rawat inap, Telaga Bir

    RUMAH KOPI DI KOTA PONTIANAK

    Get PDF
    Kopi adalah sejenis minuman hasil seduhan biji kopi yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk, kemudian dihidangkan panas maupun dingin. Perkembangan konsumsi kopi di Kota Pontianak mengakibatkan pertumbuhan warung kopi yang terus bertambah. Salah satunya yang merupakan pusat warung kopi di Kota Pontianak berada di Jalan Gajah Mada yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan coffee street Kota Pontianak. Pada awalnya ngopi hanyalah aktifitas mengisi waktu luang dan tempat untuk istirahat dari kepenatan. Seiring dengan bertambahnya pecinta kopi dan penikmat kopi yang ada di Kota Pontianak, warung kopi kini hadir dengan beragam konsep untuk menarik para konsumen. Sekarang warung kopi memiliki tempat yang lebih luas, bersih, dan lebih tertata dengan baik dibanding warung kopi tradisional. Pontianak merupakan salah satu kota dimana peminat kopi lumayan tinggi di Indonesia. Akan tetapi banyak dari masyarakat sekitar yang masih belum mengetahui sepenuhnya mengenai kopi, dikarenakan tidak adanya wadah yang dapat memberikan informasi mengenai kopi. Karena itu, adanya warung kopi yang dapat menyediakan informasi mengenai kopi menjadi hal yang dibutuhkan dikota ini, maka dari itu perancangan Rumah Kopi ini bertujuan untuk menciptakan sebuah wadah atau fasilitas yang didalamnya menyediakan semua informasi mengenai kopi dan sebagai tempat berkumpulnya para pecinta kopi dan penikmat kopi yang setiap hari bertambah jumlahnya di Pontianak. Kata kunci: Komersil ,Kopi, Kota Pontiana

    KANTOR DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL PROVINSI KALIMANTAN BARAT

    Get PDF
    Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Barat merupakan unit pelaksana urusan pemerintahan daerah terkait bidang ESDM. Kantor Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Barat merupakan bangunan pemerintahan yang telah berdiri sejak tahun 1984 dan belum pernah mengalami renovasi secara signifikan. Kondisi kantor saat ini memiliki beberapa permasalahan terkait aspek fungsional dan teknis yang meliputi kurangnya kapasitas ruang kerja karena adanya penambahan pegawai, pembagian ruang kerja yang tidak teratur karena massa bangunan terpisah menjadi 3 bagian, serta masalah banjir karena sistem drainase yang buruk. Permasalahan-permasalahan tersebut menjadi faktor yang menghambat efektivitas kerja pegawai. Perencanaan ulang kantor dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas ruang agar tercipta suasana kerja kondusif yang bertujuan agar aktivitas pegawai dapat lebih produktif dan efisien. Perencanaan dilakukan melalui pengumpulan data yang kemudian dianalisis untuk mendapatkan program ruang dan konsep desain dengan hasil akhir berupa visualisasi desain dan gambar kerja rancangan. Desain baru kantor berupa bangunan massa tunggal bertingkat 5 dengan lantai dasar yang berfungsi sebagai area servis dan empat lantai lainnya berfungsi sebagai area kerja pegawai. Penataan ruang kerja menyesuaikan dengan kelompok jabatan dan uraian pekerjaan sehingga alur kegiatan teratur dan efektif. Fasad menyesuaikan dengan fungsi bangunan sebagai bangunan pemerintahan melalui penerapan bentuk bangunan yang bercitra kaku dan formal. Kata kunci: kantor dinas, bangunan pemerintahan, efektivitas pegawa

    243

    full texts

    257

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Mahasiswa S1 Arsitektur UNTAN
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇