Jurnal Curvanomic
Not a member yet
    715 research outputs found

    ANALISIS PENGARUH PDRB PER KAPITA, PENDIDIKAN, DAN TINGKAT PENGANGGURAN TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT

    No full text
    ABSTRAK Provinsi Kalimantan Barat memiliki tingkat kemiskinan cukup tinggi yaitu rata-rata sebesar 8,51 persen. Masalah kemiskinan merupakan masalah yang kompleks karena menyangkut kesejhteraan masyarakat. Sebagian besar tingkat kemiskinan 14 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat berada di atas batas maksimal yaitu diatas 10 persen. Kemiskinan yang tinggi akan menyebabkan biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan pembangunan ekonomi menjadi besar, sehingga secara tidak langsung akan menghambat pembangunan ekonomi. PDRB per kapita atau pendapatan rata-rata rill masyarakat merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam menurunkan tingkat kemiskinan, selain itu kemiskinan juga perlu dilihat dari pendidikan dan pengangguran yang merupakan peranan penting proses pembangunan karena berkaitan dengan SDM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh PDRB Per Kapita, Pendidikan, dan Tingkat Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan Kabupaten/ Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. Jenis data dalam penelitian ini merupakan data panel (time series dan cross section). Observasi data sebanyak 70, selama periode 2009-2013 dan 14 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel PDRB per kapita mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan, artinya setiap kenaikan Rp 1.000 PDRB Per Kapita akan menurukan tingkat kemiskinan sebesar 0,0000197 persen. Variabel pendidikan mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan, artinya setiap kenaikan satu tahun pendidikan akan menurunkan tingkat kemiskinan sebesar 0.783035 persen. Sedangkan variabel tingkat pengangguran mempunyai pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan, artinya jika Tingkat Pengangguran mengalami penurunan satu persen, maka tingkat kemiskinan mengalami kenaikan sebesar 0.023685 persen. Kata Kunci : PDRB Per Kapita, Pendidikan, Tingkat Pengangguran, dan Tingkat  Kemiskinan

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN MASYARAKAT (EKSPORTIR) TERHADAP JASA FUMIGASI CV ILHAM PRICE DI KALIMANTAN BARAT

    No full text
    Fumigasi merupakan suatu perlakuan yang diberikan terhadap suatu komoditi dengan menggunakan suatu fumigant tertentu, di dalam ruang kedap udara, pada suhu dan tekanan tertentu. Fumigasi merupakan kewenangan pemerintah setempat, tetapi dalam hal pelaksanaan fumigasi dilakukan oleh pihak ketiga (swasta) yang sudah teregistrasi oleh pemerintah. Fumigasi sebagai perlakuan karantina tumbuhan bertujuan untuk membebaskan media pembawa dari organisme pengganggu tumbuhan. Sesuai dengan maksud dan tujuan penyelenggaraan kegiatan karantina tumbuhan yaitu mencegah masuk dan tersebarnya organisme pengganggu tumbuhan maka fumigasi sebagai perlakuan karantina harus dapat membunuh hama keseluruhan. Metode penulisan dalam skripsi ini adalah metode survey dan alat analisanya adalah dengan metode kuantitatif. Penelitian menyimpulkan sebagai berikut:  1) Harga yang ditetapkan tidak memberatkan, sesuai dengan kemampuan pelanggan, harga lebih rendah dari perusahaan lain menjadikan CV. Ilham Price sebagai perusahaan yang dipilih oleh masyarakat untuk melakukan jasa fumigasi terhadap barang-barang yang akan dikirim ke luar negeri, 2) Proses  pelayanan yang berkualitas dan memenuhi kepuasan pelanggan dilakukan oleh perusahaan CV. Ilham Price yaitu: Proses sebelum penjualan, pada tahap ini perusahaan mempunyai kesempatan untuk membentuk hubungan dengan konsumen, 3) Lokasi CV. Ilham Price dekat dengan tempat tinggal, dengan tempat kerja/usaha, dekat dengan pusat kegiatan usaha dan lokasi parkir untuk roda dua maupun roda empat yang memadai hal inilah yang menjadi pertimbangan pelanggan memilih CV. Ilham Price sebagai perusahaan yang menjadi pelanggannya dan 4) Plafond yang diberikan oleh perusahaan memenuhi kebutuhan dana pelanggan jasa fumigasi dan lebih kecil dari plafond harga jasa fumigasi perusahaan lain.   Kata Kunci: Permintaan, Jasa Fumigas

    “Analysis Of The Level Of Welfare Of Farmers in Indonesia in 2009-2013”

    No full text
    Indonesia is known as an agrarian country i.e. a country whose agricultural sector becomes a dominant sector in both employment and contributioan to the Indonesia’ GDP. The farmer’s exchange rate of serves as the indicator used to assess the level of farmers’ welfare. The purpose of this study is to describe the farmer’s exchange rate (FER) and its forming components as well as to map the position of the components. The technique of data analysis used was descriptive. The data used in this research were derived from the Central Bureau of Statistics i.e. the data of Farmers Exchange Rate from 2009 to 2013. The findings showed that during the period from 2009 to 2013 the average FER in Indonesia was 103.27 percent due to the average FER in the province of Lampung which was 118.92 percent. Farmers with the highest income were those in the horticulture sub-sector, in the sub-group of vegetables. Farmers with the lowest income were in the sub sectors of food crops sub-sector, due to the sub-sector of rice. The high index of expenditure paid by farmers was due to the farmers’ expense of household consumptioan in the sub-group of food consumptioan costs. Meanwhile, the lowest farmers’ expenditure was the production costs and the addition of capital goods in the sub-group of land rent, taxes, etc. In many regions in Indonesia there are still farmers who could only meet the necessities of daily life and the provision of agricultural capital goods (break oven point). Keywords: farmer’s exchange rate (FER), farmers’ welfar

    THE INFLUENCE OF GOVERNMENT EXPENDITURE AND ECONOMIC GROWTH ON EMPLOYMENT REGENCY / CITY IN PROVINCE WEST KALIMANTAN YEAR 2009-2013

    No full text
    The title of this research is "The Influence of Government Expenditure and EconomicGrowth on Employment Regency / City in Province West Kalimantan Year 2009-2013". Thisstudy aims to determine the effect of government expenditure and economic growth onemployment. This study used quantitative descriptive method using panel data regression model,as well as R Square test, F test and t test to test the hypothesis whether government expenditureand economic growth effect on employmentThese results indicate that of government expenditure the positive effect amounted to0.013112 and significant, while of economic growth the positive effect amounted to 0.041885and significant employment opportunities in the regency / city in Province West Kalimantan2009-2013. The coefficient of determination (R2) amounted to 0.892243, which means themagnitude of the impact that government spending and economic growth Regency / City inProvince West Kalimantan Year 2009 to 2013 amounted to 89%, while the remaining 11% areinfluenced by other factors.Keywords :employment Opportunity, government Expenditure, economic growt

    ANALISIS PENGARUH KURS RUPIAH DAN PAJAK PENGHASILAN TERHADAP PENANAMAN MODAL ASING DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT

    No full text
    Foreign Direct Investment is a direct investment that provides many benefits to Indonesia including the entry of new capital for development, increase foreign exchange, the establishment of new companies that can provide technology transfer and operational management as well as provide employment. This research is motivated by the tendency of foreign direct investment continues to increase in the province of West Kalimantan in the period 2009-2013 year, as for the issues discussed were the factors that affect foreign direct investment in the province of West Kalimantan. The purpose of this study was to examine and analyze the effect of the Rupiah exchange rate, income taxes and the inflation rate towards foreign direct investment in the Province of West Kalimantan. The results showed that the Rupiah exchange rate had positive and significance effect on foreign direct investment while income tax and inflation rate had negative and significance effect on foreign direct investment. Simultaneously the Rupiah exchange rate, income tax and the inflation rate  significantly influence foreign direct investment so it can be concluded that the higher the value of the Rupiah exchange rate would increase the amount of foreign direct investment whereas the higher income tax rate and the inflation rate will lead to a decrease in the amount of foreign direct investment. Keywords : Foreign Direct Investment,  Rupiah Exchange Rate, Income tax, Inflation Rate

    DINAMIKA KEPENDUDUKAN DAN HUBUNGANNYA TERHADAP PENYEDIAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DAN KESEHATAN SERTAPENINGKATAN IPM DI KABUPATENKAYONG UTARA

    No full text
    Abstract  This study aimed to analyze the relationship of population growth on the provision of educational facilities and health as well as an increase in the HDI in the district of North Kayong. This study uses descriptive analysis and qualitative approaches. The results of this study show the relationship of the dynamics of the population in the District of North Kayong in 2010-2014 on the provision of facilities and infrastructure in the areas of education and health as well as an increase in the HDI in the district of North Kayong. The population of the District of North Kayong increases starting from the 2010-2014, but the population growth rate has decreased in line with the increase in the provision of facilities and infrastructure in the areas of education and health as well as increasing IPM. In line with this increase, the education budget from the budget of the District of North Kayong commencing in 2010-2014 remained at 20%, while health spending has fluctuated. Keywords: Population Growth Rate, Education, Health, HD

    PENGARUH KETERSEDIAAN INFRASTRUKTUR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN KOTA DI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2007-2014

    No full text
    Permasalahan dalam penelitian ini adalah pengaruh ketersediaan infrastruktur terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten kota di Kalimantan Barat sedangkan tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh ketersediaan infrastruktur terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten kota di Kalimantan Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif.  Sumber data BPS (Badan Pusat Statistik). Data yang digunakan adalah data panel dengan kurun waktu dari 2007-2014 Kabupaten yang ada di Kalimantan Barat. Untuk mencari hasil maka dilakukan uji untuk panel seperti Chow Test dan Hausman Test sehingga didapatkan model panel data fixed effect untuk menyelesaikan data dengan karakteristik tersebut. Kemudian dilakukan Uji Asumsi Klasik seperti Multikolinearitas, Heteroskedastisitas, dan Autokorelasi. Hasil penelitian adalah dari kelima variabel bebas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi yaitu jalan, listrik, transportasi, pendidikan dan kesehatan. Saran-saran yang penulis jadikan sebagai bahan pertimbangan yakni perlunya usaha meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang akan datang di kabupaten-kabupaten yang ada di Kalimantan Barat diperlukan kebijakan-kebijakan baik pusat maupun pemprov. Dalam hal meningkatkan infrastruktur kesehatan perlunya menambah jumlah tempat tidur yang tersedia di setiap kabupaten, menambah  tenaga medis dan sarana kesehatan lainnya di Kalimantan Barat  yang memang masih belum memadai dan  Dalam hal lebih meningkatkan lagi infrastruktur pendidikan perlunya menambah jumlah unit sekolah baru agar mempermudah daya jangkau siswa yang tinggal di pedalaman agar cepat sampai ditempat pendidikan.     Kata Kunci : Infrastruktur, listrik, transportasi, jalan, pendidikan, kesehatan, pertumbuhan ekonomi

    Pengaruh Pendapatan Keluarga, Umur dan Pendidikan Terhadap Jenis Penggunaan Alat Kontrasepsi di Kecamatan Benua Kayong, Kalimantan Barat

    No full text
    Salah satu kebijakan  pemerintah dalam menekan laju pertumbuhan penduduk adalah dengan program Keluarga Berencana yaitu menggunakan alat kontrasepsi baik hormonal maupun nohormonal.  Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh pendapatan keluarga, umur dan pendidikan terhadap jenis penggunaan alat kontrasepsi di Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang. Penelitian ini bersifat primer, data yang diperoleh langsung didapatkan dari responden. Untuk analisis data dengan menggunakan analisis regresi logistik, dan menggunakan data cross sectional. Pengolahan data menggunakan Eviews 8. Sebanyak 100 orang sampel dari pengguna KB aktif di Kecamatan Benua Kayong, dengan taraf siginifikan 5%. Penelitian ini menunjukan tidak ada hubungan antara pendapatan keluarga dengan jenis penggunaan alat kontrasepsi, karena nilai probabilitas nya 0,3275 > α =0,05 . Umur tidak berpengaruh dengan jenis penggunaan alat kontrasepsi, nilai probabilitasnya menunjukan 0,7324 > α=0,05. Pendidikan tidak berpengaruh dengan jenis penggunaan alat kontrasepsi, nilai probablitasnya 0,8672 > α =0,05. Kata Kunci : Pendapatan Keluarga, Umur, Pendidikan, Jenis Kontraseps

    PENGARUH BELANJA MODAL DAN TINGKAT INFLASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN / KOTA DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2009-2013

    No full text
    ABSTRACTEconomic growth is the indicator of economic development. The development of a region shows that theres an economic growth, followed by the development of budgeting, one of those is capitat budgeting. The purpose of this study was to determine and analyze the effects of capital spending and the rate of inflation toward economic growth in the district / city in the province of West Kalimantan year 2009-2013 . Data analysis techniques used in this research is multiple linear regression with random effect design , using a data processing program eviews 8. The results showed that the independent variable capital expenditure has significant positive effect on economic growth with a significant level of 0.0049 > 0.05 . the inflation rate has positive effect and not significant on the economic growth with a significant level of 0.8186 > 0.05 . Overall capital expenditure variable and the inflation rate have a significant effect on economic growth.Keywords : economic growth , capital expenditures , inflation rat

    “Potensi Penerimaan Pajak Reklame Sebagai Salah Satu Sumber Pendapatan Asli Daerah Di Kota Pontianak”

    No full text
    Dalam SKRIPSI ini penulis mengambil judul "Potensi Pendapatan Pajak Advertising Sebagai Sumber Pendapatan Daerah " PAD "di Pontianak" Peran Pendapatan Daerah (PAD) sangat penting sebagai sumber pembiayaan pemerintah daerah sebagai patokan dalam pelaksanaan otonomi daerah, di mana proporsi pendapatan terhadap total pendapatan merupakan indikasi dari keuangan pemerintah daerah. Sumber PAD sebenarnya diharapkan menjadi salah satu solusi untuk pendanaan lokal dan diharapkan menjadi pendukung utama dalam aktivitas pendanaan - kegiatan daerah. Semakin banyak kebutuhan daerah yang dapat dibiayai dengan PAD, semakin tinggi kualitas otonominya.adapun Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi dan kejelasan mengenai: 1. Untuk menganasis potensi penerimaan pajak Reklame di Kota Pontianak. 2.Untuk menganalisis tingkat kontribusi Pemungutan Pajak Reklamedi Kota PontianakPada Tahun 2011 kontribusi pajak reklame terhadap Pendapatan Asli Daerah dengan tingkat persentase efektif sebesar 10.97%. Sedangkan pada tahun 2014 kontribusi pajak reklame terhadap Pendapatan Asli Daerah sebesar 9.99% kontribusi Pajak Reklame ini mengalami penurunan efektif sebesar 0.98% hal ini dikarenakan realisasi Pendapatan Asli Daerah secara keseluruhan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya sebesar 1,35% sedangkan Pajak Reklame hanya sebesar 1,2% sehingga mempengaruhi persentase kontribusi pajak reklama itu sendiri. Demikian juga dengan Tahun 2013 dimana potensi Pajak Reklame terhadap Pendapatan Asli Daerah mengalami penurunan sebesar 5.53%, penurunan kontribusi Pajak Reklame terhadap pendapatan asli daerah tersebut mengalami penurunan tingkat efektif sebesar 4.46% dikarenakan besarnya peningkatan realisasi Pendapatan Asli Daerah secara keseluruhan tidak sebanding dengan peningkatan kontribusi pajak reklame.Kata kunci: Potensi dan Kontribusi Pajak Reklam

    52

    full texts

    715

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Curvanomic
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇