Jurnal Curvanomic
Not a member yet
715 research outputs found
Sort by
THE INFLUENCE OF EDUCATION, NUMBER OF DEPENDENTS AND INCOME TO THE AMOUNT OF SAVING ON THE COOPERATIVE CREDIT UNION BANURI HARAPAN KITA IN THE DISTRICT OF BALAI BATANG TARANG
This thesis entitled “The Influence of Education, Number of Dependents and Incometo the Amount of Savings on the Cooperative Credit Union Banuri Harapan Kita in theDistrict of Balai Batang Tarang” this study aims to analyze the influence of education,number of dependents and income to the amount of savings on the Cooperative Credit UnionBanuri Harapan Kita. The method used is descriptive form of research used data analysisClassical Test assumptions in linear regression analysis and test statistics, the sample used inthis study were 50 respondents.Results of the analysis showed that (1) education is not significant negative effect onthe amount of savings (2) the number of dependents is not significantly negative effect on theamount of savings (3) revenues significantly and positive influence on the amount of savings,there is the influence of education, number of dependents and income simultaneously to theamount of savings in the Cooperative Credit Union Banuri Harapan Kita in the district ofBalai Batang Tarang.From the analysis of the data in this study showed that all three factors: education,number of dependents and income can be accounted for 38.0% of total savings in theCooperative Credit Union Banuri Harapan Kita in the district of Balai Batang Tarang, whilethe remaining 62.0% influenced by other factors such as service, the requirements /procedures, facilities and location of the location. Where the other factors that most affect theinterest of saving money are the requirements / procedures.Keywords: education, number of dependents, income, other factors and saving
PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH DAN PDRB TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN KABUPATEN / KOTA DI KALIMANTAN BARAT
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui pengaruh pengeluaran pemerintah terhadap tingkat pengangguran di Kalimantan Barat dan pengaruh PDRB terhadap tingkat pengangguran di Kalimantan Barat. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Model yang digunakan dalam penelitian adalah model regresi linier berganda dan uji statistik. Dari hasil analisis yang telah dilakukan oleh penulis diperoleh nilai konstanta sebesar 8.020562. Nilai koefisien Adjusted R-Square (R2) sebesar 0.632881 atau 63,28% yang menunjukkan bahwa kemampuan kontribusi atau sumbangan pengeluaran pemerintah dan PDRB terhadap pengangguran di Kalimantan Barat, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar variabel ini.Hasil perhitungan dan analisis data, maka dapat di jelaskan bahwa 1) Pengeluaran pemerintah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengangguran di Kalimantan barat, artinya semakin berkurang pengeluaran pemerintah, pengangguran semakin meningkat. Berkurangnya pengeluaran pemerintah menyebabkan tingkat pengangguran terbuka menjadi naik. Nilai koefisien paramater masing-masing pengeluaran ini bersifat inelastis, di mana persentase penurunan dalam tingkat pengangguran lebih kecil dari pada persentase peningkatan dalam pengeluaran pemerintah. Dengan demikian kinerja pemerintah dalam mengalokasikan pengeluaran tersebut belum baik dan 2) PDRB berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengangguran di Kalimantan barat, artinya semakin berkurang PDRB, maka pengangguran semakin meningkat, hal ini disebabkan karena sumbangan PDRB tertinggi pada aspek pertanian, aspek pertanian tidak dapat menyerap banyak tenaga kerja sehingga walaupun PDRB naik, tidak diikuti oleh penurunan pengangguran. Kata Kunci: Pengeluaran Pemerintah, PDRB, Penganggura
PENYERAPAN TENAGA KERJA DI SEKTOR PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KALIMANTAN BARAT
Masalah tenaga kerja merupakan masalah yang sangat kompleks dan besar. Ketidakseimbangan antara pertumbuhan angkatan kerja dengan penciptaan lapangan kerja akan mengakibatkan tingginya angka pengangguran serta mengakibatkan pemborosan sumber daya dan potensi Tenaga kerja.Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena bahwa sektor perdagangan, hotel dan restoran ini memiliki peningkatan disetiap tahunnya tetapi penyerapan tenaga kerjanya masih berada di bawah sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh penyerapan tenaga kerja sektor perdagangan, hotel dan restoran terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Kalimantan Barat periode 2010-2014. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data panel (cross section dan time series) melalui metode regresi data panel dengan model fixed effects menggunakan alat bantu program Eviews. Observasi data sebanyak 70 pada 14 Kabupaten/kota di Kalimantan Barat selama periode 2010-2014. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penyerapan tenaga kerja sektor perdagangan, hotel dan restoran berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota di Kalimantan Barat . Kata kunci: Tenaga Kerja, sektor perdagangan, hotel dan restoran dan pertumbuhan ekonomi
“Labor Migration Jagoi Babang Districts to Malaysia”
West Kalimantan is one of the provinces in Indonesia which directly borders withneighboring countries Malaysia. Therefore, many people who take advantage of these conditionsto look for jobs in Abroad.The title of this research is "Labour Migration District of Jagoi Babang to Malaysia".The research aims to determine the alleged relationship Wages, Education, Employment Type ina Destination and Type of Work in the Region of Origin. The research location in District JagoiBabang Bengkayang. This study used qualitative analysis techniques.The analysis showed that the relationship wages, education, job type in the destinationarea and type in the Work Area of origin was found differences in the nominal amount of suchwages due to the rupiah. The results showed that after migrating to Malaysia standards of livingfor the better.Keywords: Labor and Migratio
Analysis of the contribution of savings in the Credit Union (CU) Tri Tapang Kasih for the welfare of members / community district Semitau Kapuas Hulu 2009-2013
ABSTRACK CU has an important role in supporting the economic improvement Semitau members in the district. CU role in helping improve the welfare of members can be found on the CU loans granted to members in running their business. The data used in this research is data annual members' meeting (RAT) Period 2009-2013 and questionnaire file. The number of questionnaires to get a result that is 50 members. This study discusses the "Contributions savings on CU Tri Tapang Kasih for the welfare of members in the district of Kapuas Hulu Semitau". This research uses qualitative descriptive method and the method of tabulation percentage in order to determine the contribution of CU Tri Tapang kasih in giving loans earning credits towards the development of member businesses in the District Semitau and cause members choose CU Tri Tapang Love as a funding source. These results indicate that the development effort CU Tri Tapang Kasih members has increased profits after obtaining the loan fund productive credit, in other words the member's business is growing rapidly with the living standards of members of a more viable direction prosperous. Keywords: Contributions, Productive Credit, Business Type Members, Welfare
ANALISIS PENGARUH TENAGA KERJA DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2010-2014
Skripsi ini berjudul Analisis Pengaruh Tenaga Kerja Dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2010-2014. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Barat tahun 2010-2014. Metodelogi yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang dipublikasikan oleh direktorat Badan Pusat Statistik (BPS) serta lembaga lainnya, selanjutnya data diolah menggunakan Eviews 7.1 dengan analisis regresi data panel, pendekatan model random effect. Hasil regresi dengan menggunakan model random effect menunjukkan bahwa tenaga kerja positif dan berpengaruh signifikan dan pengeluaran pemerintah negative dan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat selama tahun 2010-2014. Artinya semakin besar penyerapan tenaga kerja semakin besar pula kenaikkan akan pertumbuhan ekonomi dan sebaliknya semakin besar pula kenaikkan akan pengeluaran pemerintah maka akan semakin menurunnya pertumbuhan ekonomi. Sedangkan secara parsial tenaga kerja yang berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, terlihat dari jumlah tenaga kerja yang bekerja berdasarkan lapangan kerja utama dan dari jumlah tenaga kerja yang bekerja berdasarkan tamatan sekolah yang di tamatkan. Sedangkan pengeluaran pemerintah tidak berpengaruh signifikan, hal ini disebabkan kebijakkan-kebijakkan yang dikeluarkan pemerintah bayak yang tidak tepat sasaran sehingga kembali lagi ke pemerintah yang harus menutupi dari kerugian-kerugian Negara dan akhirnya Negara lebih banyaknya pengeluaran dari pada pemasukkan. Hal tersebut dapat terjadi karena masih minimnya pendidikan dari masyarakat. Maka dari itu diperlukannya pendidikan yang baik agar menuju ke Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Tenaga Kerja, Pengeluaran Pemerintah, Regresi Data Pane
DAMPAK PERTUMBUHAN PENDUDUK TERHADAP KETAHANAN PANGAN (BERAS) KALIMANTAN BARAT
This research analyzes the impact of population growth on food security with special emphasis on population’s food adequacy. This research also estimates (projecting) the food need of population by year 2020 as well as analyzing the efforts have been done by local authority regarding food security matters from population aspects. This research applies qualitative descriptive method to analyze time series and literature data. Result of the research shows that population growth of West Kalimantan Province year 1995-2013 is at 1.27%. This implicated to the increase of food need to be 645.849 ton, while rice consumption decreased to be 106,35 kg/capita/year. Based on population projection, which is predicted to be 5.134.000 peoples by 2020, the rice need of West Kalimantan Province by the year is estimated at 817.937 ton. Meanwhile, rice supply will be around 1.248.301 ton. On the other hand, Local Government of West Kalimantan Province has carried out some efforts on food security matters including that of through population growth control. This can be depicted from birth control program, in which improvement of quality of family planning program has resulted in the increase of new family planning by mix contraception reaches 153.743 acceptors. The other program is the prevention of early marriage by improvement of adolescent’s life. This program is conducted through personal counseling. For this purpose, there have been 228 counseling groups established, which means 102.2% from enacted target. On production side, the efforts of Local Government of West Kalimantan Province for coping with food security problems were done by increasing rice production. By year 2013, rice production of the province was recorded at 1.441.876 ton. It increased 16.50% from previous year. The other effort was including the utilization of potential rice field areas, in which by year 2013 total rice field area has reached 310.102 ha. Key words: food adequacy (rice), rice supply, rice needs, rice consumption and government efforts
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RUMAH TANGGA MISKIN DALAM MELANJUTKAN PENDIDIKAN ANAK-ANAKNYA (STUDI KASUS MASYARAKAT DESA SERIMBU KECAMATAN AIR BESAR KABUPATEN LANDAK)
Penelitian ini berjudul “Faktor Yang Mempengaruhi Rumah Tangga Miskin Dalam Melanjutkan Pendidikan Anaknya (Studi Kasus Masyarakat Desa Serimbu Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi keinginan orang tua dalam menyekolahkan anak-anaknya dan untuk mengetahui strategi rumah tangga dalam melanjutkan pendidikan anak-anaknya di Desa Serimbu Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Jenis data yang digunakan menggunakan data primer dan data sekunder. Cara pengumpulan data menggunakan observasi langsung, wawancara, dan kuesioner. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah Kepala Keluarga (KK) di Desa Serimbu Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak dengan jumlah 84 orang responden. Berdasarkan hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa karakteristik responden, sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki yaitu 91,67%, rata-rata responden berusia 40-47 tahun 41,67%. Faktor yang mempengaruhi keinginan orang tua untuk menyekolahkan anaknya adalah tingkat pendidikan orang tua pendidikan rata-rata tamatan sekolah dasar yaitu 47,62 %, memiliki banyaknya tanggungan anggota keluarga respoden rata-rata sebanyak 5-6 jiwa yaitu 48,81% persen, jenis pekerjaan orang tua rata-rata pekerjaan utama responden bekerja sebagai petani padi yaitu 69,05% dan pekerjaan sampingannya adalah petani karet yaitu 38,10%, pendapatan kepala keluarga sebagian besar Rp. 100.000- Rp. 999.000 perbulan 65,48%. Dan terakhir adalah jumlah tabungan kepala keluarga sebagian besar kepala keluarga tidak bisa menabung yaitu 53,57%. Strategi yang dilakukan orang tua untuk melanjutkan pendidikan anaknya adalah menitipkan anaknya tinggal bersama kerabat sedangkan biaya masih ditanggung orang tua sebesar 44,05% persen, menyuruh anaknya tinggal bersama orang lain untuk bekerja sambil sekolah sebesar 27,38% persen, menitipkan anaknya kepada keluarga atau kerabat yang mempu sebesar 15,47% persen, menyewakan rumah atau ngontrak rumah untuk anak agar bisa melanjutkan pendidikan dan agar anak bisa mandiri sebesar 8,34%, dan lain-lain sebesar 4,76% persen. Ini menunjukkan bahwa stategi yang dilakukan yang dilakukan orang tua dalam melanjutkan pendidikan anak-anaknya rata-rata orang tua memilih menitipkan anaknya tinggal bersama kerabat, sedangkan biaya masih ditanggung orang tua supaya bisa melanjutkan pendidikan anak-anaknya. Kata Kunci: Rumah Tangga Miskin, Pendidikan, Pendapatan
"“ ANALISIS KONTRIBUSI DAN EFEKTIFITAS PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (PBB) TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KOTA PONTIANAK ” "
Latar belakang penelitian ini adalah setiap daerah dituntut untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) guna membiayai urusan rumah tangganya sendiri. Peningkatan ini ditujukan untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik sehingga dapat menciptakan tata pemerintahan yang lebih baik ( good governance). Dimana setiap tahunnya Dinas Pendapatan Daerah Kota Pontianak selalu menaikkan target pencapaian pajak bumi dan bangunan yang akan dipungut. walaupun angka realisasinya tidak mencapai target. Permasalahan dalam penelitian ini Bagaimana kontribusi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan terhadap pendapatan asli daerah Kota Pontianak dari tahun 2012 sampai dengan 2015 serta Bagaimana tingkat efektifitas Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Kota Pontianak dari tahun 2012 sampai dengan 2015. Tujuan penelitian adalah mengetahui dan menganalisa kontribusi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan terhadap pendapatan daerah Kota Pontianak dari tahun 2012 sampai dengan 2015, mengetahui dan menganalisa efektifitas penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Kota Pontianak dari tahun 2012 sampai dengan 2015 dan Untuk menganalisis upaya – upaya yang dilakukan untuk meningkatkan Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Metode penelitian yang digunakan Metode deskriptif adalah penelitian yang disusun dalam rangka memberikan gambaran secara sistematis tentang informasi yang berasal dari subjek atau objek penelitian. Hasil Penelitian Berdasarkan Analisis Kontribusi Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan terhadap Pendapatan Asli Daerah dari tahun 2012 sampai dengan 2015 sangat kurang. Kontribusi tertinggi terjadi di tahun 2012 sebesar 7,08% dan terendah di tahun 2013 sebesar 5,86 %. Analisis efektivitas penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Kota Pontianak tahun 2012 sampai dengan 2013 cukup efektif. Tahun 2014 Tingkat Efektivitas menurun sebesar 52,43 % dengan kriteria efektivitas tidak efektif. Tingkat efektivitas tahun 2015 mengalami peningkatan sebesar 102,23% dengan kriteria sangat efektif
DAMPAK PINJAMAN CREDIT UNION TERHADAP PEMBERDAYAAN UMKM Studi kasus: Pada Credit Union Muare Pesisir di Desa Sungai Kakap Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya
The title of this thesis is "The Impact of Loan Credit Union Against SME Empowerment in Sungai Gammon Gammon River District Kubu Raya". The purpose of the study was to determine the impact of loan Credit Union (CU) Muare Coastal towards the empowerment of SMEs in Sungai snapper, To know the constraints faced by members of Credit Union Muare Coastal perform SMEs, To know the efforts made by the management of Credit Union Muare Coastal against members who do SMEs. The method used is the method descriptive method, a method that describes the situation and condition of what is happening in the field to solve the problem and see to what extent the development of SMEs in Sungai Gammon Gammon River District Kubu Raya. Data sources are primary data and secondary data, while the data collection techniques done by questionnaire, interview, observation and documentary studies. Technical analysis of the data used is qualitative analysis. The number of respondents in this study as many as 50 people consisting of 28 men and 22 women. From this research result is that the presence of loans Credit Union Muare Coast in Sungai Gammon River District Gammon Kubu Raya Pontianak went well because with their loans, venture developing members seen from the increasing capital, business type or business tool, and labor, all of these developments can not be separated from the interference of CU who has been acting as a depository institution money, and as providers of education and training for its members. Keywords: Impact of loans, Role CU