Jurnal Curvanomic
Not a member yet
715 research outputs found
Sort by
KEMANDIRIAN FISKAL KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT
ABSTRAK Realisasi otonomi daerah yang lebih realisti yang bisa ditawarkan berwujud ekonomi, sosial dan politik ke daerah khususnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Derajad Kemandirian fiskal dan pengaruh PDRB sektor sekunder, PDRB sektor tersier dan PDRB sektor Primer Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat dalam upaya pembentukan kemandirian keuangan daerah yang mandiri. Analisis ini menggunakan regresi berganda dengan metode Orianary Least Square (OLS). Sumber data didapat dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat (BPS). Dari hasil penelitian ini Bahwa Sektor Primer berpengaruh positif (0.490254) dan signifikan (0.0003), sektor sekunder berpengaruh negatif (-0.521552) dan signifikan (0.0009) dan sektor tersier berpengaruh positif (0.457528) dan signifikan (0.0117).Kata Kunci : Derajad Kemandirian Fiskal, Otonomi Daerah, PDRB Sektor Primer, PDRB Sekunder dan PDRB Tersier
THE EFFECT OF GROSS REGIONAL DOMESTIC PRODUCT, TOTAL OF LABOR, AND LOCAL GOVERMENT EXPENDITURE TOWARDS POVERTY LEVEL OF DISTRICT/TOWN IN WEST KALIMANTAN PROVINCE YEAR 2011-2015
This study aims to examine and analyze the effect of GRDP (gross regional domestic product), total of labor, and local government expenditure on district/town poverty level in West Kalimantan Province with independent variable (X) that is gross regional domestic product, total of labor, and local government expenditure on the dependent variable (Y) which is the level of poverty. This type of research is quantitative data collecting using literature books, journals or sources related to the problem under study. Analysis of thisresearch data using multiple linear analysis technique. The results of this study indicate the hypothesis that the gross regional domestic product has a negative and insignificant effect on the level of poverty of districts/town in West Kalimantan Province, total of labor has a negative and significant effect on the level of poverty of districts in West Kalimantan Province, and local government expenditure has a positive effect and insignificant to district level poverty in West Kalimantan Province.Keywords : Gross Regional Domestic Product, Total of Labor, Local GovernmentExpenditure and Poverty Leve
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Profitabilitas (ROA) Bank Umum Di Indonesia Tahun 2009-2017
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh profitabilitas (ROA) Bank umum di inonesia dengan variabel bebas (X) yaitu good corporate governance , loan to deposit ratio , net perfotming loan , net intrest margin dan capital asset ratio terhadap variabel terikat (Y) yaitu profitabilitas bank yang dihitung dengan return on asset. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang bersifat pengumpulan data menggunakan buku-buku literatur, jurnal-jurnal atau sumber yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis linear berganda.Hasil penelitian ini menunjukkan hipotesis bahwa profitabilitas bank yang di wakili oleh return on asset berpengaruh positif dan signifikan terhadap good corporate governance pada bank umum di Indonesia. Profitabilitas bank yang di wakili oleh return on asset berpengaruh negative dan tidak signifikan terhadap net peforming loan pada bank umum di Inonesia. Profitabilitas bank yang di wakili oleh return on asset berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap loan to deposit ratio pada bank umum di Indonesia. Profitabilitas bank yang di wakili oleh return on asset berpengaruh positif dan signifikan terhadap net intrest margin pada bank umum di Indonesia. Profitabilitas bank yang di wakili oleh return on asset berpengaruh positif dan signifikan terhadap capital asset ratio pada bank umum di Indonesia. Kata Kunci : Return on asset, good corporate governance, net peforming loan, loan to deposit ratio, net intrest margin dan capital asset ratio
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG KAKI LIMA SETELAH DI RELOKASI DI TAMAN AKCAYA
Revenue traders can be affected by various factors. This research was conducted to find out the extent of the influence factor of capital, long hours of work and effort towards the income of street vendors in the Park Akcaya after the relocation. The source of the data in this study there are two kinds, namely primary and secondary data is data, and some of the resultof the research literature. Whereas technical analysis using multiple linear regression test, test, test the classical assumption koefesien determination, t-test and F-test statistics, statistics. From the results of research that has been done, it is noted that: (1) Variable capital effect not significant income Sellers indicated by the value of the koefesien regression of-0.072 where significant grades of 0.064 greater than 0.05. (2) old business influential Variables significantly to revenues of street vendors is indicated by the value of the koefesien regression of significant value where 0.374 of 0.019 smaller than 0.05. (3) the variable work hours effect significantly to revenues of street vendors is indicated by the value of the koefesien regression of 0.364 where the significant value of 0.023 smaller than 0.05. Keywords: income, capital, long hours of work and effor
PENGARUH PERTUMBUHAN SEKOR PERTANIAN, SEKTOR INDUSTRI, DAN SEKTOR PERDAGANGAN TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KALIMANTAN BARAT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan sektor pertanian, sektor industri, dan sektor perdagangan terhadap penyerapan tenaga kerja di Kalimantan Barat, serta mengetahui apakah hasil penelitian ini sama atau berbeda dengan penelitian sejenis yang dilakukan sebelumnya. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini merupakan data sekunder dengan uji statistik menggunakan regresi linear berganda. Data yang diambil selama 30 tahun terhitung dari tahun 1985-2015 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan sektor pertanian berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dengan koefisien -0,161893 dan nilai probabilitas sebesar 0,8726. Pertumbuhan sektor industri berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dengan koefisien -4,287901 dan nilai probabilitas sebesar 0,0002. Pertumbuhan sektor perdagangan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dengan koefisien 1,485278 dan nilai probabilitas sebesar 0,1491. Penelitian ini menunjukkan bahwa, produktivitas sektor pertanian mengalami peningkatan, tetapi hal tersebut berhubungan negatif dengan penyerapan tenaga kerja karena mulai digunakannya teknologi dalam sektor pertanian, sehingga lebih efisiennya penggunaan tenaga kerja. Kata kunci: Pertumbuhan Sektor Pertanian, Industri, Perdagangan, Penyerapan Tenaga Kerj
Analisis Pengaruh DPK, CAR, BOPO, NPL, dan LDR Terhadap Profitabilitas Bank Umum Di Indonesia Tahun 2004-2015
ABSTRAK Bank merupakan suatu lembaga yang berperan sebagai perantara keuangan antara pihak yang memiliki dana dengan pihak yang memerlukan dana dengan tujuan untuk memperoleh pendapatan. Oleh karena itu penting bagi bank untuk menjaga kepercayaan masyarakat sebab kegiatan usahanya mengandalkan kepercayaan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequancy Ratio (CAR), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Non Performing Loan (NPL) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) terhadap profitabilitas yang diproksikan dengan Return On Asset (ROA). Obyek penelitian adalah bank-bank umum yang beroperasi di Indonesia pada tahun 2004 – 2015. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan program olah eviews 8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel DPK berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ROA dengan tingkat signifikan 0.2496 > 0.05, CAR berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ROA dengan tingkat signifikan 0.2015 > 0.05, BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA dengan tingkat signifikan 0.0138 0.05 dan LDR berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ROA dengan tingkat signifikan 0.6298 > 0.05. Kata kunci: DPK, CAR, BOPO, NPL, LDR, RO
Pengaruh Inflasi, Pendapatan Perkapita dan Suku Bunga Terhadap Permintaan Kredit Kepemilikan Rumah di Indonesia
Bank sebagai lembaga intermediasi memiliki peranan yang penting bagi perekonomian. Sebagai lembaga intermediasi bank mengumpulkan dana dari masyarakat dalam bentuk dana pihak ketiga kemudian menyalurkan kembali dana tersebut dalam bentuk kredit. Dengan kata lain bank merupakan lembaga yang mempertemukan pihak yang memiliki dana surplus dengan pihak yang defisit. Dalam kegiatan operasionalnya bank harus mampu menjaga tingkat likuiditasnya agar bank mampu memenuhi kewajiban kepada semua pihak yang menarik simpanannya sewaktu-waktu. Tujuan penelitian adalah untuk menguji pengaruh inflasi, pendapatan perkapita dan suku bunga terhadap permintaan kredit kepemilikan rumah pada bank perkreditan rakyat periode triwulan 2009-2015. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan program olah data Eviews 8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen Inflasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kredit kepemilikan rumah yang disalurkan oleh Bank Perkreditan Rakyat dengan tingkat signifikansi sebesar 0.2232 > 0.05. Pendapatan Perkapita berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kredit kepemilikan rumah yang disalurkan oleh Bank Perkreditan Rakyat dengan tingkat signifikansi 0.3840 > 0.05. Suku Bunga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kredit kepemilikan rumah (KPR) yang disalurkan oleh Bank Perkreditan Rakyat dengan tingkat signifikansi 0.0000 < 0.05. Secara serempak variabel independen inflasi dan pendapatan perkapita berpengaruh tidak signifikan terhadap kredit kepemilikan rumah pada Bank Perkreditan Rakyat. Dan pada variabel suku bunga berpengaruh signifikan terhadap kredit kepemilikan rumah pada Bank Perkreditan Rakyat. Kata Kunci :Inflasi, Pendapatan Perkapita, Suku Bunga, Kredit Kepemilikan Ruma
Hubungan Antara Modal Kerja, Pengalaman Usaha, Jam Kerja, Tenaga Kerja, Terhadap Pendapatan Usaha Pedagang Pasar Tradisional Di Kota Pontianak (Studi kasus: Pedagang sayur di Pasar Flamboyan Kota Pontianak)
ABSTRAKSI Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan correlational studies (studi korelasi). Adapun Populasi pada penelitian ini adalah pedagang pasar di pasar tradisional Flamboyan kota Pontianak. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 100 responden pedagang Sayur di pasar tradisional Flamboyan kota Pontianak. Alat analisis yang digunakan korelasi product moment dengan terlebih dahulu diuji validitas, dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel yang berupa Modal Kerja, Pengalaman Usaha, Jam Kerja dan Tenaga Kerja memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap pendapatan usaha pedagang sayur di pasar tradisonal Kota Pontianak. Jam Kerja memiliki hubungan paling dominan dengan pendapatan usaha pedagang pasar tradisonal Kota Pontianak. Nilai rxy untuk besarnya modal kerja sebesar 0,611, artinya bahwa 61,10% besarnya modal kerja memiliki hubungan dengan pendapatan usaha pedagang pasar tradisonal Kota Pontianak. Nilai rxy untuk pengalaman usaha sebesar 0,430, artinya bahwa hubungan pengalaman usaha dengan pendapatan usaha pedagang pasar tradisonal Kota Pontianak sebesar 43,30%. Nilai rxy untuk jam kerja sebesar 0,632, artinya bahwa 63,20% jam kerja sangat memiliki hubungan dengan pendapatan usaha pedagang pasar tradisonal Kota Pontianak. Nilai rxy untuk tenaga kerja sebesar 0,226, artinya bahwa tenaga kerja memiliki hubungan yang rendah dengan pendapatan usaha pedagang pasar tradisonal Kota Pontianak sebesar 22,60%. Kata Kunci : Modal, Pengalaman Usaha, Jam Kerja, Tenaga Kerja, Pendapatan Usaha Pedagang Pasar Tradisonal Kota Pontianak
ANALISIS PENGARUH INVESTASI PMA, PMDN DAN TENAGA KERJA TERHADAP PDRB SEKTOR PERTANIAN DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2005-2014
AbstractThis reaserch is entitled an analysis of foreign direct investment, domestic investment and Labor of the agricultural sector GDP in West Kalimantan Year 2005-2014. This research aims to examine and analyze how much influence on gains from realization of foreign investment, domestic investment and Labor in West Kalimantan for the improvement of agricultural sector GDP in West Kalimantan. It was a quanitative descriptive study using the panel data regression model, as well as R Square test, F-test and t-test to test the hypothesis of whether the investment value and labor had an influence on the agricultural sector GDP in West KalimantanThese results indicate that Foreign Direct Investment has a positive impact amounting to 1.520547 but insignificant and foreign, positive effect amounting to 1.018171 too insignificant while the labor force positive and significant effect of 3.329256 however jointly or simultaneously, foreign direct investment, domestic investment, and labor has positive effect and significant impact on the agricultural sector GDP in West Kalimantan with Fstatistik 43.15982 with Prob value of 0.0000 is less than 0.05. The coefficient of determination (R2) amounting to 0.899916, or 90 percent, the meaning that the ability of foreign investment, domestic investment and labor in identifies changes of PDRB agricultural sector is 90 percent, while the remaining 10 percent is explained by other factors not included in the model in an increase in the GDP of agricultural sector in West Kalimantan Province.Keywords: Foreign Direct Investment, Domestic Investment, Labor an
PENGARUH INVESTASI DAN TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI SECARA SEKTORAL DI INDONESIA PERIODE 2005-2014
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Pengaruh Investasi Dan Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Secara Sektoral Di Indonesia Periode 2005-2014”. Dengan tujuan menganalisis pengaruh investasi dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi secara sektoral di Indonesia periode 2005 sampai 2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan mengunakan data sekunder yaitu data panel yang terdiri dari data time series dan cross section dari tahun 2005 sampai dengan tahun 2014. diolah dengan komputer mengunakan program software economics views (E-views). menggunakan metode fixed effect dengan metode Panel Least Square (PLS). Hasil dari pembahasan menyimpulkan bahwa berdasarkan uji t-statistik investasi memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi secara sektoral dengan nilai probabilitas sebesar 0,0065 lebih kecil dari 0,10%, dan tenaga kerja memiliki pengaruh yang negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi secara sektoral dengan nilai probabilitas 0,2886 lebih besar dari 0,10%. Sedangkan uji F-statistik (serempak) dapat dilihat dari nilai probabilitas f-statistik sebesar 0,0000000 kurang dari 0,10% yang artinya secara bersama-sama investasi dan tenaga kerja berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi secara sektoral. Uji Determinasi menunjukan nilai R2 sebesar 0.800723 artinya 80% variabel pertumbuhan ekonomi secara sektoral dapat dijelaskan oleh investasi dan tenaga kerja. Kata kunci : Pertumbuhan ekonomi secara sektoral, investasi dan tenaga kerja ABSTRACT This thesis entitled "The Effect of Labor Against Investment And Economic Growth by Sector in Indonesia". With the aim to analyze the influence of investment and labor to economic growth by sector in Indonesia period 2005 to 2014. The method used in this research is quantitative descriptive by using secondary data, panel data comprising data time series and cross section from 2005 to 2014. The program processed by computer using software economics views (E-views). using fixed effect method Panel Least Square (PLS). The results of the discussion concluded that based on the t-statistic of investment has a positive impact and significant effect on economic growth by sector with a probability value of 0.0065 greater than 0.10%, and labor has a negative effect and no significant effect on growth sectoral economy with a probability value of 0.2886 is greater than 0.10%. While the F-test statistic (synchronously) can be seen from the probability value of 0.0000000 f-statistic is less than 0.10%, which means together investment and employment affect the economic growth sectors. Determination test showed R2 value of 0.800723 means that 80% variable sectoral economic growth can be explained by the investment and employment. Keywords: economic growth by sector, investment and employment