Jurnal Curvanomic
Not a member yet
715 research outputs found
Sort by
PENGARUH INVESTASI ASING (PMA) DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2010-2014
ABSTRACT Local revenue is part of the regional income sourced from the potential of the region itself levied by the local regulations in accordance with the legislation in force. The regional authority in conducting polling PAD intended that the area can fund the implementation of regional autonomy that is sourced from its own country. Local revenues derived from local taxes, regional retribution, the results of which are separated regional wealth management, and other legitimate PAD. This study aims to identify and analyze the Effect of Foreign Direct Investment (FDI) and the Population against revenue (PAD) in West Kalimantan Province. 2010-2014. Data analysis technique used is multiple regressionswith fixed effect model. Sources of data obtained from the Central Bureau of Statistics. Partially, the level of foreign investment and a significant positive effect on revenue with a significance level of 0.0188 <0.05. The population of positive and significant impact on revenue with a significance level of 0.0013 <0.05. Simultaneously, foreign direct investment (FDI) and the population significant effect on revenue significance of 0.0000 <0.05. Keywords: Foreign investment, Population, and source revenu
PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR DAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP TINGKAT INFLASI DI INDONESIA
Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh jumlah uang beredar dan tingkat suku bunga terhadap tingkat inflasi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan data dianalisis menggunakan model regresi linear berganda. Sumber data penelitian ini didapatkan dari situs Bank Indonesia dan BPS, yaitu 30 tahun dimulai dari periode tahun 1986 sampai 2015. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah uang beredar berpengaruh positif dan signifikan dengan taraf signifikan 0,0022 < 0,05 terhadap tingkat inflasi di Indonesia dan tingkat suku bunga berpengaruh positif dan signifikan 0,0000 < 0,05 terhadap tingkat inflasi di Indonesia. Kata Kunci: Jumlah Uang Beredar,Tingkat Suku Bunga,Tingkat Inflasi
STRATEGI EKONOMI RUMAH TANGGA DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN PADA PEGAWAI HONOR KANTOR SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN MELAWI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi pengeluaran pangan dan non pangan pegawai honor Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Melawi dan menganalisis strategi ekonomi rumah tangga dalam pemenuhan kebutuhan pegawai honor Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Melawi. Populasi sejumlah 35 pegawai, sedangkan untuk jumlah sampel adalah 35 orang pegawai honor yang sudah menikah. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan interview, sedangkan analisis data menggunakan presentasi. Hasil penelitian sebanyak 10 pegawai atau sekitar 29% pegawai memiliki pengeluaran dibawah 50% untuk pengeluaran pangan, hal ini berarti 25 pegawai atau 71% memiliki pengeluaran lebih dari 50% untuk pengeluaran pangan. Sebanyak 10 pegawai atau sekitar 29% pegawai memiliki pengeluaran dibawah 50% untuk pengeluaran pangan, hal ini berarti 25 pegawai atau 71% memiliki pengeluaran lebih dari 50% untuk pengeluaran pangan. Apabila dibandingkan dengan pengeluaran total pangan dan non pangan dengan penghasilan tetap pegawai honor Sekretariat Kabupaten Melawi yang mencukupi hanya 7 orang atau 20%, sedangkan pegawai yang lain sejumlah 25 orang atau 80% penghasilan tetap tidak mencukupi. Oleh karena itu diperlukan strategi untuk mendapatkan penghasilan untuk mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga baik pangan maupun non pangan. Strategi yang dilakukan adalah dengan memiliki usaha sendiri sebanyak 20 pegawai honor atau 59% dan 8 pegawai honor atau 23% bekerja dengan orang lain. Kata kunci: Strategi Ekonomi Rumah Tangg
PENGARUH INVESTASI SWASTA DAN TENAGA KERJA SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PDRB SEKTOR PERTANIAN DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh investasi swasta dan tenaga kerja sektor pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor pertanian pada tahun 2000 – 2015. Penelitian ini menggunakan data time series tahun 2000 -2015 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (BPMPTSP) menggunakan analisis segresi “Ordinary Least Square” (OLS) , yang dilakukan dengan aplikasi Eviews 8. Hasil dari penelitian ini adalah investasi swasta yang terbagi dua menjadi PMA dan PMDN, maka Penanaman Modal Asing (PMA) sektor pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor pertanian, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sektor pertanian berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor pertanian, dan Tenaga Kerja sektor pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDRB) sektor pertanian Kalimantan barat. Hasil uji regresi berganda bahwa besarnya konstantan persamaan regresi linier adalah -5978011 dan koefisien variabel PMA,PMDN, dan Tenaga Kerja sebesar 719.1365, 161.6990 dan 23.02383.Kata Kunci : PMA, PMDN, Tenaga Kerja Sektor Pertanian dan PDRB Sektor Pertania
PENGARUH PENANAMAN MODAL ASING (PMA), PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI (PMDN) DAN KURS DOLLAR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA PERIODE 1985-2014
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Penanaman Modal Asing (Pma), Penanaman Modal Dalam Negeri (Pmdn) Dan Kurs Dollar Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Periode 1985-2014” dengan tujuan penelitian menguji dan menganalisis pengaruh penanaman modal asing, penanaman moda dalam negeri dan kurs dollar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan mengunakan data sekunder yaitu data time series dari tahun 1985-2014. Diolah dengan komputer mengunakan program sofware economics views (E-views) mengunakan metode regresi linear berganda.Hasil dari penelitian menunjukan bahwa secara parsial penanaman modal asing dan penanaman modal dalam negeri berpengaruh positif signifikan dengan nilai probabilitas sebesar 0,0000 kurang dari 0,05%, sedangkan kurs dollar berpengaruh negatif tidak signifikan dengan nilai probabilitas sebesar 0,1109 lebih dari 0,05%. Secara simulutan ketiga variabel bebas yaitu penanaman modal asing, penanaman modal dalam negeri dan kurs dollar berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan uji r-square 87,23% dari pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh penanaman modal asing, penanaman modal dalam negeri dan kurs dollar sedangkan selebihnya sebesar 12,77% dipengaruhi oleh faktor lain diluar model yang diteliti.Kata Kunci : Penanaman Modal asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Kurs Dollar, Pertumbuhan Ekonomi
PENGARUH FAKTOR EKSTERNAL (INFLASI, DAN NILAI TUKAR RUPIAH) TERHADAP NON PERFORMING FINANCING (NPF) PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA
Perbankan Syariah sebagai salah satu lembaga penyalur dana melalui pembiayaan sering di hadapkan dengan kondisi pembiayaan bermasalah (non performing financing), permasalahan denga terus menerus melebihi ketentuan Bank Indonesia sebesar 5% akan berdampak buruk bagi profitabilitas Perbankan Syariah, dan akan berujung pada berhentinya operasional Perbankan Syariah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis beberapa variable diantaranya inflasi dan nilai tukar rupiah dalam mempengaruhi non performing financing sehingga diharapkan dapat menjadikan bahan pertimbangan bagi perbankan syariah dalam mengambil kebijakan seputar pembiayaan syariah. Dalam penelitian ini menggunakan metode ordinary least square berupa penelitian kausalitas, menggunakan data time series, dengan tekhnik analisis mengunakan tekhnik analisis regresi berganda.Dari hasil penelitian di peroleh bahwa inflasi memberikan pengaruh negatif terhadap non performing financing perbankan syariah, setiap peningkatan inflasi akan mengakibatkan turunnya non performing financing. Nilai tukar rupiah memberikan pengaruh positif terhadap non performing financing perbankan syariah, setiap nilai tukar rupiah tinggi akan meningkatkan non performing financing perbankan syariah. Secara simultan inflasi dan nilai tukar rupiah secara bersama-sama memberikan pengaruh terhadap non performing financing, ditunjukan dengan Inflasi, dan Nilai Tukar Rupiah mampu menjelaskan variasi non performing financing sebesar 76.44% pada penelitian ini.Kata kunci: Perbankan syariah, Non Performing Financing, Inflasi dan Nilai Tukar Rupiah
Business Cycle Synchronization And Trade Intensity Between Indonesian And Some Of Main Trading Patners
ABSTRACT The globalization phenomenon has increased the intensity of trade. Theoretically, increasing the intensity of trade will improve the synchronization of business cycles. The purpose of this research first, to see the impact of the intensity of trade to the synchronization of the Indonesian business cycle. Secondly, it is to see the causalities between the trade intensity and business cycle synchronization during the period 1975 - 2014. The analytical method used is regression panel data to see the impact of trade intensity to the synchronizing Indonesian business cycle and vector autoregression (VAR) to see the causalities between the trade intensity and the synchronizing the Indonesian business cycle.The results of studies have shown, firstly that there is no influence on the trade intensity to the Indonesian business cycle synchronization with some trading partners such as Japan, Korea, Malaysia and Thailand. Secondly, there is a one-way relationship, where the intensity of trade affects business cycle synchronization. The implications of this study are important to have some appropriate macroeconomic policies related to the Indonesian trade relations with some of its major trading partners. Keywords : Trade Intensity, Business Cycle Synchronizatio
Pengaruh Penyaluran Kredit Perbankan Sektor Idustri Dan Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Industri Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Sektor Industri Kabupaten/Kota Di Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2010-2014
ABSTRAK Penelitian ini berjudul pengaruh penyaluran kredit perbankan pada sektor industri dan penyerapan tenaga kerja sektor industri terhadap produk domestik regional bruto sektor industri kabupaten/kota di kalimantan barat periode 2010-2014. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penyaluran kredit perbankan sektor industri dan tenaga kerja sektor industri terhadap produk domestik regional bruto sektor industri Kabupaten/kota di Kalimantan Barat Periode 2010–2014. Teknik analisis pada penelitian ini menggunakan regresi berganda data panel. Data yang digunakan adalah data sekunder tahun 2010 – 2014 yang terdiri dari 14Kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyaluran kredit sektor industri berpengaruh positif dan signifikan terhadap produk domestik regional bruto sektor industri, dengan nilai t sebesar 0.0367 atau lebih kecil dari 0,05. Tenaga kerja sektor industry berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap produk domestik regional bruto sektor industri dapat dilihat dari nilai t sebesar 0.0683 atau lebih besar dari 0,05. Sedangkan secara bersama-sama diperoleh nilai Fstatistik sebesar 2.555092 dengan nilai probabilitas sebesar 0,000000 lebih kecil dari 0,05 (probabilitas<0,05). Hal ini berarti produk domestik regional bruto sektor industri secara bersama–sama dipengaruhi oleh penyaluran kredit perbankan sektor industri dan tenaga kerja sektor industri. Kata kunci: Kredit Perbankan,tenaga kerja, dan produk domestik regional bruto sektor industri
ANALISIS PERBANDINGAN ONGKOS NAIK HAJI YANG DIBAYAR DENGAN RUPIAH, DOLLAR, DAN EMAS DI KALIMANTAN BARAT
ABSTRAKTujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Mebandingkan ongkos naik haji yang dibayar dengan Rupiah, Dollar, dan Emas dari tahun 1991-2016.Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Perbandingan. Bentuk penelitian Kuantitatif. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah berdasarkan dokumen-dokumen, studi pustaka, jurnal-jurnal ilmiah, dan laporan tertulis lainnya yang ada kaitannya dengan Ongkos Biaya Naik Haji Provinsi Kalimantan Barat. Berdasarkan hasil pembahasan kesimpulan penelitian dan hasil analisis perbandingan ongkos naik haji yang di bayar dengan Rupiah, Dollar, dan Emas adalah: (1) Ongkos naik haji yang dibayar dengan menggunakan Dollar, akan lebih mudah dan cepat.(2) Ongkos naik haji yang dibayar dengan menggunakan emas, keuntungan akan lebih tinggi. Kata Kunci : Analisis Perbandingan Ongkos Naik Haji, Dibayar dengan Rupiah, Dollar, dan Ema
Pengaruh Non Performing Loan (NPL) Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) Loan To DepositRatio (LDR) DanCapital Adequacy Ratio (CAR) Terhadap Return On Equity (ROE)Pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tebas Lokarizki Di Kabupaten Sambas Tahun 2011
Bank dalam menjalankan usahanya menghimpun dana dari masyarakat kemudian disalurkan kembali dalam berbagai alternatif investasi. Bank berfungsi sebagai perantara keuangan antara pihak-pihak yang kelebihan dan yang membutuhkan dana. Sebagian besar bank masih mengandalkan kredit sebagai pemasukkan utama untuk membiayai operasionalnya, namun tidak semua kredit yang disalurkan kepada debitur tidak bebas dari resiko dan ini yang akan mengancam kesehatan pada bank. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis Pengaruh NPL, BOPO, LDR dan CARterhadap ROE Pada BPR Tebas Lokarizki di Kabupaten Sambas Tahun 2011-2015.Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan program eviews 8.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPL berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ROE dengan tingkat signifikan 0,1286> 0,05, BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROE dengan tingkat signifikan 0,0000 0,05, danCAR berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ROE dengan tingkat signifikan 0,4082 > 0,05.Kemudian NPL, BOPO, LDR dan CAR secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap ROE pada BPR Tebas Lokarizki di Kabupaten Sambas dengan tingkat signifikan 0,0000 < 0,05. Kata Kunci: NPL, BOPO, LDR, CAR dan RO