Jurnal Curvanomic
Not a member yet
715 research outputs found
Sort by
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG MAKANAN DAN MINUMAN DI PASAR TERATAI KECAMATAN BENGKAYANG
ABSTRAKPenelitian ini dilakukan di Pasar Teratai Kecamatan Bengkayang ini memiliki tujuan untuk mengetahui sejauh mana faktor modal usaha, jam kerja, dan variasi menu terhadap pendapatan pedagang makanan dan minuman di Pasar Teratai Kecamatan Bengkayang. Sumberdata dalam penelitian ini ada 2(dua) macam yaitu data primer dan data sekunder, dan beberapa hasil penelitian literature lainnya. Tehnik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 43 pedagang makanan dan minuman.Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa: (1). Variabel modal usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan pedagang makanan dan minuman yang ditunjukan oleh nilai koefisien regresi sebesar 0,699 dimana nilai signifikannya sebesar 0,000 dimana nilai signifikan ini lebih rendah dari 0,05. (2). Jam kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pendapatan pedagang makanan dan minuman yang ditunjukan oleh nilai koefisien regresi sebesar 0,063 dimana nilai signifikannya sebesar 0,609 dimana nilai signifikan ini lebih tinggi dari 0,05. (3). Variasi menu berpengaruh positif namun tidak signifikan terhapat pendapatan pedagang makanan dan minuman yang ditunjukan oleh nilai koefisien regresi sebesar 0,171 dimana nilai signifikannya sebesar 0,137, dimana nilai signifikan ini lebih tinggi dari 0,05.Kata kunci: Pendapatan, modal usaha, jam kerja, variasi menuDAFTAR PUSTAKA. Undang - Undang Nomor 9 Tahun 1995. Usaha Kecil.Arikunto S, (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Ed Revisi VI, Penerbit PT Rineka Cipta, Jakarta.Ahmad, Firdaus ,. Dan Abdulah , Wasilah , (2012).”Akuntansi Biaya”. Edisi 3. Salemba Empat.A. Firdaus. 2013. Dunia Buku Pengantar Akutansi, Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.Afriyanti. 2017. “Analisis Pendapatan Pedagang Kaki Lima Di Jalan H.Rais A.Rahman Pontianak”, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Tanjungpura.Arung Lamba. 2011. Kondisi Sektor Informal Perkotaan dalam Perekonomian Jayapura – Papua. Jayapura: Jurnal Ekonomi Bisnis Edisi 16 Nomor 2 FE Universitas Cendrawasih.A Samuelson.Paul & William D Nordhaus. 1997. Mikro Ekonomi.Jakarta :ErlanggaAsmie, Poniwati. 2008. “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi TingkatPendapatan Pedagang Pasar Tradisional Di Kota Yogyakarta”.Tesis.Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.Ahmad & Hamid, A. (2008). Lembaga Keuangan Syariah : PT. Bestari Buana Murni.Badan Pusat Statistik (BPS) (2015). Statistik Ketenagakerjaan KabupatenBengkayang. Bengkayang: BPS Kabupaten Bengkayang.Bilson Simamora. (2002). Panduan Riset Prilaku Konsumen: Pustaka Utama, Surabaya.Damodar N. Gujarati. (2007). Dasar-dasar ekonoetrika. Erlangga, Jakarta .Dinas Koperasi UKM Dan Tenaga Kerja Pemerintahan Kabupaten Bengkayang(2017). Database Pelaku Usaha Kecamatan Bengkayang KabupatenBengkayang.Dumairy. (1996). Perekonoian Indonesia. Jakarta: Erlangga.Engels. James F., Roger D. Blackwell, Paul . w Miniad.(1995). Prilaku Konsumen,Edisi ke 6 Jilid Kedua. Jakarta: Binarupa Aksara.Feriyanto , Nur . (2014). Ekonomi Sumber Daya Manusia Dalam Perspektif Indonesia. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.Gesmani R. (2016). “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Usaha Kecil Di Sektor Perdagangan”. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Satya Wiyata Mandala, Nabire.Ghozali , Imam. (2011). Aplikai Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.Haryono, Tulus, (1989). “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Usaha Pedagang Kaki Lima” : Studi Kasus di Kodya Surakarta (tesis yang tidak dipublikasikan, Fakultas Pasca Sarjana, Universitas Gadjah Mada).Hatch, E., & Farhady, H. (1981). Research Design & Statistics For Applied Linguistics. Tehran: Rahnama Publications.Hidayat, (1978). "Peranan Sektor Informal dalam Perekonomian Indonesia", Ekonomi Keuangan Indonesia, Vol. XXVI, No. 4, Desember 1978, hal. 415-443.Indriantoro, Nur dan Supomo, Bambang. 1999. Metodologi Penelitian Bisnis untukAkuntansi dan Manajemen. Yogyakarta: BPFE.I Komang A. & Lah P.A. (2016).”Beberapa Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Kaki Lima Di Kecamatan Denpasar Barat”.E-Jurnal EkonomiPembangunan, Universitas Udayada. Vol.5, No.11 November 2016.Ifani, Damayanti. (2011).“Analisis Factor-faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Kaki Lima Di Pasar Gede Kota” Universitas Sebelas Maret.Surakarta.Jayadinata, J.T. (1999). Tata Guna Tanah Dalam Perencanaan Pedesaan, Perkotaan dan Wilayah , Bandung: ITBKurniati, Y. (2010). Dinamika Industri Manufaktur dan Respon Terhadap Siklus Bisnis.Kuncoro, M. (2011). Metode Kuantitatif, Teori & Aplikasi Untuk Bisnis & Ekonomi. Penerbit (Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN)Khalaf Taani. Capital Structure Effects on Banking Performance: A Case Study of Jordan. International Journal of Economics, Finance and Management Sciences. Vol. 1, No. 5, 2013, pp. 227-233.Kotler, Philip. (2002). Manajemen Pemasaran, Edisi Milenium Jilid 1 Prebalindo: Jakarta.Mulyadi. (2014). Ekonomi Sumber Daya Manusia Dalam Perspektif Pembangunan. Jakarta: Rajawali PressMokoginta, Faldo Rizkymail (2016).”Determinasi Pendapatan Pedagang Makanan Dan Minuman Di Pusat Jajanan Serba Ada Di Kawasan Kota Kabupaten Jember’.Universitas Jember.Nachrowi D. &Usman H.(2006). Ekonometrika, Untuk Analisis Ekonomi danKeuangan. Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.Nicholson , Waiter. (2001). Ekonomi Mikro Prinsip Dasar dan Pembangunan. PT Raja Grafindo Persada: Jakarta.Noor, A.F. (2014). Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi PendapatanPedagang Tape Singkong Di Kota Probolinggo. Universitas BrawijayaMalang.Putra, I Putu Danendra dan I Wayan Sudirman. 2015. Pengaruh Modal Dan Tenaga Kerja Terhadap Pendapatan Dengan Lama Usaha Sebagai Variabel Moderating. E-Jurnal EP Unud, 4(9), h: 1110-1139.Reksoprayitno.(2009). Pengantar Ekonomi Mikro. Yogyakarta: IKAPIRevathy, S. and V.Santhi. 2016. Impact Of Capital Structure On Profitability Of Manufacturing Companies In India. International Journal of Advanced Engineering Technology. 7(1), pp: 24-28.Sukirno, Sadono. (2005). Pengantar Teori Mikro Ekonomi Edisi Ketiga. PT. Raja Grafindo Persada. JakartaSugiyono, (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.Sugiyono, (2014).Metode Penelitian Bisnis . Bandung: ALVABETA, CV.Sugiyono, (2009). Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.Sarjoni, H. &Julianita, W. (2011).SPSS VS LISREL. Jakarta: Salemba EmpatSetyaningrum, Tika (2015). Pengaruh Upah, Penerimaan Penjualan, Dan Modal Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Industri Genteng Di Desa Kebumen, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung (Skripsi yang dpublikasikan).Fakultas Ekonomi Universitas Negeri YogyakartaSoemadi, M. Djelni, (1993). " Usaha Kaki Lima Tetap Merupakan 'Gantungan Hidup' bagi Mereka", Kedaulatan Rakyat, 14 Mei 1993.Sunyoto, Danang (2012). “Validitas dan Reliabilitas”. Yogyakarta: Nuha MedikaTuanakotta, Theodorus M. (2000). Teori Akuntasi: Fakultas Ekonomi, Jakarta.Todaro, Michael P. (2011). Pembangunan Ekonomi Jilid I. Jakarta :ErlanggaTjipto, Herijanto, Prijono. 1982. Sektor Informal Perkotaan dan Masalah Lingkungan Kerja, dalam Prisma No5 Tahun XIV, Jakarta: Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial.Utami S.S,&Wibowo E. (2013). Pengaruh Modal Kerja Terhadap PendapatanDengan Lama Usaha Sebagai Variabel Moderasi.Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan, Fakultas Ekonomi, Universitas Surakarta,Vol. 13, (2),Oktober 2013: 171 – 180.Wirosardjono, Soetjipto. (1985). “Pengertian, Batasan dan Masalah SektorInformal”,dalam Prisma, No. 6 Tahun 1985.Wiwin Agustian . (2015). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Kaki Lima Di Seberang Ulu II Plaju. Jurnal Ilmiah MBiA, Universitas BinaDarma, Vol. 14, No.2, Agustus 2015: 95-106.Wijaya , Tony. (2009). Analisis Data Penelitian Menggunakan SPSS. Yogyakarta: Universitas Atmajaya.Internet:Artikel, Pengertian Sektor Informal, Karakteristik dan Contoh Sektor Informal, jumat 24 maret 2017. Dengan alamat link:ttp://trikkesehatanbiayamurah.blogspot.co.id/2017/03/pengertian-sektor-informal.htmlBlogger, Abstraksi Ekonomi, Kumpulan Abstraksi dan Landasan Teori Penelitian Ekonomi, Managemen, dan Akuntansi, Juni 2014. Dengan alamat link : http://abstraksiekonomi.blogspot.co.id/2014/06/kemiskinan-pengertian-dan-batasan.htm
EVALUASI DANA DESA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBANGUNAN DESA SEJEGI, KECAMATAN MEMPAWAH TIMUR, KABUPATEN MEMPAWAH
ABSTRAKEVALUASI DANA DESA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBANGUNAN DESA SEJEGI, KECAMATAN MEMPAWAH TIMUR, KABUPATEN MEMPAWAHLili KurniatiTujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi kebijakan Dana Desa dan dampaknya terhadap pembangunan Desa Sejegi tahun 2015-2016. Penelitian ini menggunakan analisis persentase dan disajikan dengan tabel. Pada analisis persentase dengan tabel mengevaluasi tentang Distribusi dan Penggunaan Dana Desa berdasarkan tahun dan sektor; Pengetahuan dan Partisipasi Masyarakat; Tata Kelola Dana Desa yang mana didalamnya termasuk perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi Dana Desa itu sendiri; dan Dampak Dana Desa terhadap Pembangunan Desa. Hasil analisis menunjukkan bahwa distribusi dan peggunaan Dana Desa di Desa Sejegi diprioritaskan untuk pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan. Pengetahuan masyarakat mengenai Dana Desa tidak terlalu luas dan masyarakat kurang berpartisipasi dalam kegiatan yang bersumber dari Dana Desa. Tata kelola Dana Desa di Desa Sejegi baik itu di tingkat pemerintah desa hingga masyarakat cukup baik mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi Dana Desa dan Dana Desa memberikan dampak positif terhadap pembangunan Desa Sejegi.Kata kunci: Evaluasi, Dana Desa, Dampak Pembangunan
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Suku Bunga, dan Inflasi Terhadap Kredit Perbankan di Indonesia Periode Tahun 2004-2015
ABSTRAKJudul penelitian ini adalah Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Suku Bunga, dan Inflasi terhadap Kredit Perbankan di Indonesia periode Tahun 2004-2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi di Indonesia, selain itu untuk mengetahui pengaruh variable tingkat suku bunga di Indonesia dan untuk mengetahui pengaruh variable Inflasi terhadap kredit perbankan di Indonesia tahun 2004-2015. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data dari Bank Indonesia. Varibel Penelitian yang digunakan adalah Pertumbuhan Ekonomi, Suku Bunga, Inflasi dan Kredit. Teknik analisis pada penelitian ini adalah regresi data panel dengan menggunakan Eviews 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Random Effect Model yang digunakan untuk interpretasi penelitian dengan rincian pengaruh setiap variable berikut : (1) Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh negatif signifikan, (2) Suku Bunga berpengaruh negatif signifikan, (3) Inflasi berpengaruh positif signikan.Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Suku Bunga, Inflasi dan Kredit Perbankan
DAMPAK PINJAMAN KREDIT TERHADAP PENGEMBANGAN USAHA ANGGOTA KOPERASI SIMPAN PINJAM (KSP) SEPAKAT MAKMUR KECAMATAN PEMANGKAT
Usaha mikro merupakan bagian dari usaha ekonomi rakyat yang sedang berkembang di Kecamatan Pemangkat yang memiliki potensi yang sangat besar. Meskipun memiliki potensi usaha yang sangat besar, sektor usaha anggota di Kecamatan Pemangkat ternyata belum bisa berproduksi secara maksimal sehingga kontribusinya terhadap perekonomian masih relatif kecil dibanding dengan usaha perdagangan lainnya. Hal tersebut antara lain dikarenakan masalah faktor kekurangan modal. Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sepakat Makmur merupakan lembaga keuangan alternatif yang dapat membantu sektor Usaha Mikro dalam bidang permodalan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan kinerja pada usaha mikro sebelum dan sesudah kredit dari Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sepakat Makmur kecamatan Pemangkat ditinjau dari modal, omzet penjualan dan laba. Data penelitian ini diperoleh dari data primer dan beberapa observasi serta wawancara langsung dengan pihak yang terkait, khususnya kepada nasabah KSP Sepakat Makmur di kecamatan Pemangkat yang mempunyai usaha sebanyak 49 usaha mikro. Metode analisis data meliputi uji statisitik deskripsif, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah adanya kredit pada variabel modal mengalami peningkatan sekitar 64,28%, terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah adanya kredit pada variabel omzet penjualan mengalami peningkatan sekitar 61,30% dan juga terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah adanya kredit pada variabel laba mengalami peningkatan sekitar 56,05%. Berdasarkan penjelasan tersebut bahwa dengan adanya pinjaman kredit dari Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sepakat Makmur di kecamatan Pemangkat bagi pengusaha mikro memberikan dampak positif bagi perkembangan usaha anggota dan efektif.Kata Kunci :Usaha Mikro, Lembaga Keuangan (Koperasi Simpan Pinjam Sepakat Makmur), Modal, Omzet Penjualan, Laba
KINERJA EKONOMI KABUPATEN KUBU RAYA DILIHAT DARI PENDAPATAN PERKAPITA, PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENGANGGURAN DI KALIMANTAN BARAT
ABSTRAKPertumbuhan ekonomi di dalam suatu wilayah sangat di jadikan suatu acuan di mana suatu pertumbuhan ekonomi tersebut menjadi salah satu indikator pendapatan devisa suatu wilayah dan meningkatkan kemakmuran masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini adalah unuk Untuk mengetahui dan menganalisis kinerja ekonomi Kabupaten Kubu Raya dilihat dari sisi pendapatan perkapita dan pertumbuhan ekonomi dan juga Untuk mengetahui dan menganalisis kinerja ekonomi Kabupaten Kubu Raya dilihat dari pertumbuhan ekonomi dan pengangguran.Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa Produk Domestik Regional Bruto Perkapita atas dasar harga berlaku, pertumbuhan ekononomi dan pengangguran. Metode analisi yang digunakan adalah Tipologi Klassen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja ekonomi Kabupaten Kubu Raya dilihat dari sisi PDRB Perkapita dan pertumbuhan ekonomi menurut Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat, menunjukkan bahwa Kabupaten Kubu Raya menempati posisi kuadran kedua daerah berkembang cepat, dilihat dari sisi pertumbuhan ekonomi dan pengangguran, Kabupaten Kubu Raya berada dikuadran dua, dan dilihat dari sisi pendapatan perkapita dan pengangguran, Kabupaten Kubu Raya berada di kuadran empat tergolong ke daerah relative tertinggal.Kata Kunci: Kinerja Ekonomi, Tipologi Klassen, Kabupaten Kubu RayaDAFTAR PUSTAKAArsyad. L (1999). Pengantar Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi Daerah. Yogyakarta: Edisi Pertama, BPFE. Adisasmita. R (2005). Dasar-dasar Ekonomi Wilayah. Jakarta: Graha Ilmu.Arsyad. L (2010). Pengantar Perencanaan Pembangunan Ekonomi Daerah. Yogyakarta: BPFE.Alfaiz. A (2016). “Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Aglomerasi, Tingkat Pengangguran, Dan Panjang Jalan Terhadap Ketimpangan Antar Wilayah Menurut Tipologi Klassen Pada 25 Kabupaten/Kota Di Provinsi Jawa Barat Tahun 2004-2008”. Skripsi. Semarang: Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro.Badan Pusat Statistik. (2011) Kalimantan Barat Dalam Angka. Pontianak: BPS. Badan Pusat Statistik. (2012) Kalimantan Barat Dalam Angka. Pontianak: BPS.Badan Pusat Statistik. (2013) Kalimantan Barat Dalam Angka. Pontianak: BPS.Badan Pusat Statistik. (2014) Kalimantan Barat Dalam Angka. Pontianak: BPS.Badan Pusat Statistik. (2015) Kalimantan Barat Dalam Angka. Pontianak: BPS.Badan Pusat Statistik. (2016) Kubu Raya Dalam Angka. Kubu Raya: BPSBoediono. (1999). Teori Pertumbuhan Ekonomi. Yogyakarta: BPFEBadrudin. (2012). Pengembangan Ekonomi Lokal Kabupaten/Kota Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menggunakan Tipologi Klasen dan Location Quotient: Studi Kasus di Yogyakarta”, Jurnal Ekonomi Pembangunan, (Vol 7, No 1). Elria .L (2016). “Analisis Pengaruh PDRB Perkapita, Pendidikan dan Tingkat Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat”. Skripsi. Pontianak: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura.Emili & Imelia. (2006). Modul Ekonomi Regional. Jambi: Jurusan Ilmu Ekonomi FE Universitas Jambi.Megawati, E (2016). “Kinerja Perekonomian Kabupaten Sintang. Skripsi. Pontianak: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura.Feriyanto, N. (2014). Ekonomi Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: UUP STIM YKPN.Manki, G (2006). Pengantar Ekonomi Makro. Edisi Keempat. Jakarta: Salemba Empat.Handi, I. (2002). 10 Prinsip Kepuasan Pelanggan. Jakarta: Elex Media Komputindo.Hamidi, Setijonegoro, dkk. (2015). Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi. Jakarta Selatan: Indeks Desa Membangun.Nanga, M. (2005). Makroekonomi: Teori, Masalah dan Kebijakan. Edisi Kedua Jakarta: PT. Raja Grafika Persada.Nanga, M. (2005). Makroekonomi. Teori masalah dan Kebijakan: Edisi Kedua. Jakarta: Rajawali Press.Saputra. (2016). “Analisisi Pertumbuhan Ekonomi dan Tingkat Ketimpangan antar Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat: Studi kasus Provinsi Jawa Barat”, jurnal Ekonomi, (Vol.02. No. 01)Suprianto. (2012). Analisis Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Sumbawa tahun 2006-2010”, Jurnal Ekonomi dan Bisnis, (Jilid 2, No 1).Sun’an, M. (2015). Ekonomi Pembangunan. Edisi Asli. Jakarta: Mitra Wacana Media.Sukirno, S. (1996). Pengantar Teori Makroekonomi: Edisi Kedua. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.Suryana. (2000). Ekonomi Pembangunan: Problematika dan Pendekatan. Edisi Pertama, Jakarta: Salemba Empat.Sukirno, S. (2000). Makroekonomi Modern Perkembangan Pemikiran dari Klasik Hingga Keynesian. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.Sukirno, S. (2002). Pengantar Teori Makroekonomi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.Mulyadi, (2003). Ekonomi Sumberdaya Manusia Dalam Persektif Pembangunan, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.Mahsun, M. (2006). Pengukuran Kinerja Sektor Publik, Yogyakarta: BPFE.Sumarsono, S. (2003). Ekonomi Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ketenagakerjaan. Jokyakarta : Graha Ilmu.Sukirno, S. (2004). Makroekonomi. Teori Pengantar. Jakarta: Rajawali Press.Sukirno, S. (2004). Makro Ekonomi. Edisi Ketiga. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.Siagian, P.S. (2005). Fungsi-fungsi Manajerial. Jakarta. Penerbit Bumi Aksara.Siti, A. (2010). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: UPP YKPNSugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung:Alfabeta.Sumanto. (2014). teori dan Aplikasi Metode Penelitian. Yogyakarta: CAPS (Center of Akademic Publishing Service).Suhartono. (2015). “Ketimpangan dan Pembangunan Ekonomi Kabupaten/Kota di Derah Hasil Pemekaran: Studi Kasus di Provinsi Banten dan Gorontalo”, Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, (vol. 6. No. 1).Sjafrizal. (1997). Pertumbuhan Ekonomidan Ketimpangan Regional Wilayah Indonesia Bagian Barat, Prisma, (No. 3).Sari & Rita. (2013). “Analisis Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Pendapatan Antar Provinsi di Indonesia: Studi Kasus tahun 2004-2010”. Skripsi; Semarang, Program Sarjana Universitas Diponegoro.Tarmidi, L. (1992). Ekonomi Pembangunan. Pusat Antar Universitas, Studi Ekonomi. Universitas Indonesia.Todaro, M. (2006). Pengembangan Ekonomi Dunia Ketiga. Edisi Kedelapan. Jakarta: Penerbit Erlangga.Wulandari, S.I (2016).“Analisis Tingkat Pertumbuhan Ekonomi Dan Tingkat Ketimpangan Pendapatan Antar Kecamatan Di Kabupaten Magelang Tahun 2004-2013”. Skripsi; Magelang, Universitas Tidar.
EVALUASI DANA DESA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBANGUNAN DESA SUNGAI RAYA, KECAMATAN SUNGAI RAYA, KABUPATEN KUBU RAYA
ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan Dana Desa di Desa Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya pada tahun 2015 dan 2016. Informan dalam penelitian adalah Aparat Desa Sungai Raya beserta Tokoh Masyarakat dan juga masyarakat yang diwakilkan oleh kepala keluarga atau wakil kepala keluarga yang berusia diatas 17 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, wawancara serta observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis persentase yang ditampilkan dengan menggunakan tabel. Analisis persentase digunakan untuk mengevaluasi distribusi serta penggunaan dana desa berdasarkan tahun dan sektor, pengetahuan dan partisipasi masyarakat, tata kelola dana desa, dan dampaknya terhadap pembangunan desa. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa distribusi dana desa mengalami peningkatan dan penggunaan pada tahun 2015 ke tahun 2016, dana desa lebih banyak digunakan untuk bidang pembangunan. Pengetahuan masyarakat mengenai dana desa masih kurang dan yang mengetahui program tersebut baru sebatas mengetahui adanya dana desa dan masyarakat cukup berpartisipasi dalam kegiatan dana desa. Tata kelola dana desa yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dari tingkat pemerintah desa hingga masyarakat cukup baik. Dana desa telah memberikan dampak yang positif, terutama pada program pembangunan jalan yang menjadi program dominan pada tahun 2015 dan 2016. Kata Kunci: Evaluasi, Dana Desa, Desa Sungai RayaDAFTAR PUSTAKAAdisasmita, R. (2006). Pembangunan Pedesaaan dan Perkotaan. Yogyakarta: Graha Ilmu. Afiat, M.N. (2015). Analisis Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Terhadap Perubahan Struktur Ekonomi di Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Ekonomi Pembangunan FE-Unhalu. Volume XVI Tahun 8, Desember 2015.Aljannah, S. (2017). Evaluasi Alokadi Dana Desa (ADD) Dalam Menunjang Pembangunan Desa di Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu (Studi Kasus: Desa Tumbusai Utara Tahun 2013-2014). Fakultas Ekonomi Universitas Riau, Pekanbaru. JOM Fekon Vol.4 No.1 (Februari) 2017Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka CiptaArsyad. L. (2015). Ekonomi Pembangunan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.Atahrim. & Fahrim, A. (2013). Analisis Pengaruh Tenaga Kerja dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Sektor Industri Kab/Kota di Provinsi Jawa Tengah. Skrispi. Eknomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Negeri Islam Syarif Hidayatullah, Jakarta.Azwar, S. (2007). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Boediono, (2009). Teori Pertumbuhan Ekonomi. Yogyakarta: BPFE-UGM.Christian, H. (2015). Studi Tentang Pelaksanaan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RPKDes) Tahun 2013 di Desa Loajanan Ulu Kecamatan Loajanan Kabupaten Kutai Kartanegara. eJournal Pemerintahan Integratif, Volume 3, Nomor 1 , 2015Daraba, D. (2017). Pengaruh Program Dana Desa Terhadap Tingkat Partisipasi Masyarakat di Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar. Sosiohumaniora, Volume 19 No. 1 Maret 2017 : 52 – 58Fauzan, A.W. (2015). Analisis Pengaruh Investasi, Tenaga Kerja, dan Tingkat Pendidikan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Skripsi. Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro. SemarangHarning, S.V,. & Amri. (2016). Dana Desa dan Kepadatan Belanja di Kacamatan Meuraxa Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIM). Volume 1 Nomor 1, Agustus 2016.Irawan., & Suparmoko, M. (2014). Ekonomika Pembangunan Edisi Keenam, Yogyakarta: BPFE. Jogiyanto, H.M. (2010) Metodologi Penelitian Bisnis: Salah Kaprah dan PengalamanPengalaman. Yogyakarta: BPFE. Luthfi, A., Rini, H.S., et al (2017). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana Desa di Desa Keji Kabupaten Semarang. Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang, Semarang.Mahsun, M. (2009). Pengukuran Kinerja Sektor Publik. Yogyakarta: BPFE. Mangkoesoebroto, G. (2002). Ekonomi Publik. Yogyakarta: BPFE. Mardiasmo. (2009). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi.Menajang,. & Heidy. (2010). Pengaruh Investasi dan Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kota Manado. Skripsi. Fakultas Ekonomi Universitas Sam Ratulangi, Manado.Mering. A., Djumlani, A., & Syahrani. (2015). Pembangunan Desa Pedalaman di Desa Long Nyelong Kecamatan Busang Kabupaten Kutai Timur. Jurnal Administrative Reform, Vol.3 No.2 , April - Juni 2015.Nazir, A. (2017). Pengaruh Tata Kelola Pemilih Terhadap Efektivitas Pemilu Legislatif di KPU Kota Tangerang. Jurnal Ilmiah Prodi Manajemen Universitas Pamulang. Vol. 4, No.2, April 2017Novita, D. (2016). Analisis Efisiensi Dan Efektivitas Pengelolaan Anggaran Dana Desa Tahun 2015 Di Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah, JakartaNoor, H.F. (2015). Ekonomi Publik Edisi 2. Jakarta: Indeks. Nurhayani. (2012) Analisis Pendapatan dan Pengeluaran Perkapita di Kabupaten Batanghari. Jurnal Paragdigma Ekonomika Fakultas Ekonomi Universitas Jambi Vol.1, No.5, April 2012Pangalila, M.R. (2014). Analisis Komparasi Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Kota Beropini WDP dan Disclaimer Yang Ada di Sulut. Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Vol.2 ,No.4, 2014:1-11.Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 113 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan DesaPeraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 21 Tahun 2015 Tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2016.Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 49 Tentang Tata Cara Penglokasian, Penyalura, Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi Dana Desa.Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2014 Tentang Dana Desa yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja NegaraPrasetyo, B., & Jannah, L.M. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta : Raja Grafindo Persada.Rahmawati. (2016). Peran Investasi Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Buton Utara Provinsi Sulawesi tenggara. Skripsi. Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Haluoleo, Kendari. Riduwan. (2010). Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta. Riyani, N. (2016). Analisis Pengelolaan Dana Desa (Studi Kasus di Desa Singopuran Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Tahun 2016). Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah, SurakartaSari, I.M,. & Faisal, A.M. (2017). Analisis Ekonomi Kebijakan Dana Desa Terhadap Kemiskinan Desa di Kabupaten Tulungagung. Jurnal Ekonomi Pembangunan. Vol. 15, No.01 Juni 2017.Sofiyanto, M., & Mardani, R.M. (2016). Pengelolaan Dana Desa Dalam Upaya Meningkatkan Pembangunan di Desa Banyuates Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang. E–Jurnal Riset Manajemen.Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: AlfabetaSukirno, S. (2002). Makro Ekonomi. Jakarta: Raja Grafindo PersadaSun’an, M. (2015). Ekonomi Pembangunan. Jakarta: Mitra Wacana Media. Suparmoko. (2003). Keuangan Negara Dalam Teori dan Praktek. Yogyakarta: BPFE Tangkumahat, F.V., Panelewen, V.V.J., & Mirah, A.D.P. (2017). Dampak Program dana Desa Terhadap Peningkatan Pembangunan dan Ekonomi di Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa. Agri-Sosio Ekonomi Unsrat, ISSN 1907– 4298, Volume 13 Nomor 2A, Juli 2017.Thomas. (2013). Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Upaya Meningkatkan Pembangunan di Desa Sembawang Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung. Todaro, M., & Smith, S. (2011). Pembangunan Ekonomi Edisi ke Sebelas. Jakarta: ErlanggaTri, W. (2006). Perencanaan Pembangunan: Aplikasi Komputer (Era Otonomi Daerah). Yogyakarta: UPP STIM YKPNUmar, H. (2013) Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis Edisi Kedua.Jakarta: Raja Grafindo Persada. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 Tentang DesaUsman, S. (2004). Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN PRODUK KOSMETIK PADA MAHASISWI MUSLIMAH DI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TANJUNGPURA
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis faktor-faktor yang mempengahuri permintaan produk kosmetik pada mahasiswi muslimah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura. Dengan variabel bebasnya (X) yaitu harga (X1), pendapatan (X2), label halal (X3) adapun yangmenjadi variabel terikatnya (Y) adalah permintaan produk kosmetik. Jenispenelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan data primer kuisioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis linier berganda. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian inisebanyak 100 responden mahasiswi perempuan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura.Hasil dari penelitian menunjukan bahwa varibel harga (X1) berpengaruh signfikan dan positif terhadap permintaan kosmetik pada mahasiswi muslimah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura, variabel pendapatan (X2) tidak memiliki pengaruh terhadap permintaan kosmetik pada mahasiswi muslimah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura, variabel label halal (X3) tidak memiliki pengaruh terhadap permintaan kosmetik pada mahasiswi muslimah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura.Nilai R2 atau koefisien determinasi pada model ini sebesar 0.480102 artinya harga, pendapatan dan label halal dalam mempengaruhi Permintaan kosmetik sebesar 48,01 %, sisanya sebesar 51,99 % dipengaruhi oleh variabel diluar penelitian ini. . Dari hasil penelitian tersebut ditemukan bahwa variabelHarga memiliki pengaruh yang paling dominan terhadap permintaan produk kosmetik pada mahasiswi muslimah di Fakultas Ekonomi dan Bisnisdengan jumlah 0.0089 atau lebih kecil dari taraf signifikan 5% atau 0,05. Dengan kata lain Harga Yang kompetitif sangat menentukan permintaan produk koosmetik. Kata Kunci : Permintaan Produk, Harga, Pendapatan, Keputusan Pembelian, Labelisasi Halal, Produk Halal
ANALISIS PDB 3 SEKTOR, SUKU BUNGA DAN NILAI TUKAR TERHADAP JUMLAH PINJAMAN RUPIAH DI INDONESIA TAHUN 2002-2014
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara PDB sektor pertanian, PDB sektor industri, PDB sektor perdagangan, suku bunga, dan nilai tukar terhadap jumlah pinjaman rupiah di Indonesia. Data yang digunakan adalah data time series dari kuartalan pertama tahun 2002 hingga kuartalan kedua tahun 2014 dan dianalisa dengan menggunakan model regresi linier berganda dengan Ordinary Least Square (OLS) dan asumsi klasik dengan program eviews 9.1 dari hasil estimasi di peroleh pada variabel PDB sektor pertanian dan PDB sektor industri tidak signifikan terhadap jumlah pinjaman rupiah di Indonesia, dan pada variabel PDB sektor perdagangan, suku bunga dan nilai tukar berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah pinjaman rupiah di Indonesia. Kata kunci: PDB sektorpertanian, PDB sektorindustri, PDB sektrperdagangan, SukuBunga, NilaiTukardanJumlahPinjaman Rupiah
Pengaruh Pembiayaan Murabahah dan MUdharabah Terhadap Profitabilitas Bank Syariah di Indonesia
ABSTRAKPerbankan di Indonesia selalu mengalami perkembangan dengan seiring berkembangnya pemikiran masyarakat tentang system syariah yang tanpa mengunakan bunga (riba). Bank terbagi menjadi dua, yaitu bank syariah dan bank konvensional. Kedua jenis perbankan ini memiliki produk bank yang hampir sama, hanya berbeda pada sistem operasinya. Bank konvensional menerapkan sistem yang namanya bunga, sedangkan bank syariah menerapkan sistem bagi hasil. Produk bank menerapkan sistem bagi hasil adalah pada pembiayaan modal kerja dan investasi dalam bentuk pembiayaan murabahah dan mudharabahPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membuktikan bahwa Pembiayaan Murabahah dan Pembiayaan Mudharabah berpengaruh terhadap Profitabilitas Bank Syariah di Indonesia. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Website Bank Indoneia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Data yang diperoleh adalah data Pembiayaan Murabahah, Pembiayaan Mudharabah Dan Perkembangan Profitabilitas Bank Syariah di Indonesia. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel independen, yaitu jumlah Pembiayaan Murabahah dan Pembiayaan Mudharabah, sedangkan variabel dependennya adalah Profitabilitas.Metode yang diguakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis linier berganda yang diestimasi dengan alat analisis model regresi panel metode pooled EGLS (Cross-section). Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Website Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).Hasil analisis menunjukkan bahwa Pembiayaan Murabahah berpengaruh positif dan signifikan sedangkan Pembiayaan Mudharabah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Profitabilitas Bank di IndonesiaKata Kunci: Pembiayaan Murabahah, Pembiayaan Mudharabah dan Profitabilitas Daftar PustakaSartono, A. (2001). “Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi”. Yogyakarta: BPEF-YOGYAKARTABank Indonesia (2015). “Statistik Perbankan Syariah” tahun 2010-2014. Online: www.bi.go.idHaryono, S. (2009). “Analisis Laporan Keuangan Perbankan Syariah”. Yogyakarta : Pustaka Sayid SabiqKarim, A. (2004). “Bank Islam Analisis Fiqih dan Kauangan”. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.Syamsyudin, L. (2001). “Manajemen Keuangan Perusahaan”. Jakarta : Raja Grafindo Persada.Otoritas Jasa Keuangan (2015). “Statistik Perbankan Syariah” Tahun 2013-2014. Online www.ojk.go.idPurwanto, Agus. (2011). “Pengaruh Tipe Industri, Ukuran Perusahaan Profitabilitas, Terhadap Corporate Social Responsibility”. Vol. 8 No, 1, November 2011: 1-94.Rodoni, A. (2006). “Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya” Jakarta : Centerfor Social and Economic Studies (CSES) Press.Permata, R.I.D,Yaningwati, F dan Zahroh, Z.A (2014). “Analisis Pengaruh Pembiayaan Mudharabah dan Musyarakah Terhadap Tingkat Profitabilitas (Return On Equity). Skripsi : Universitas Brawijaya Malang.Sudarsono, H. (2003). “Bank Lembaga Keuangan Syariah” : Deskripsi dan Ilustrasi, Yogyakarta : Ekonesia.Syafi’i, A.M. (2001). “Bank Syariah dari Teori ke Praktek”. Jakarta PT Gema IsnaniWiroso, S.E, M.B.A, (2005). “Penghimpun Dana dan Distribusi Hasil Usaha Bank Syariah”, Jakarta : PT. GrasindoYunita, P. (2007). “Pengaruh Suku Bunga SBI, Tingkat Inflasi, dan Kurs US Dollar Terhadap Kinerja Penghimpun Dana Pihak Ketiga Perbankan Syariah”. Program Pascasarjana UI: JakartaZiqri, M. (2009). “Analisis Pengaruh Pendapatan Murabahah, Mudharabah dan Musyarakah Terhadap Profitabilitas Bank”, Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
KEMAMPUAN KESEMPATAN KERJA, KONSUMSI RUMAH TANGGA DAN INVESTASI DALAM MENJELASKAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesempatan kerja, konsumsi rumah tangga, dan investasi dalam menjelaskan pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data panel yaitu kesempatan kerja, konsumsi rumah tangga dan investasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel tahun 2011-2015 dengan model fixed effect cross section weights.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi sekitar 99.95% dipengaruhi secara bersama-sama oleh variabel dalam model, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar model. Secara parsial variabel kesempatan kerja (X1) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan tingkat signifikan sebesar 0.1064>0.05, konsumsi rumah tangga (X2) berpengaruh positifdan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan tingkat signifikan sebesar 0.0000<0.05, investasi (X3) berpengaruh positifdan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan tingkat signifikan sebesar 0.0001<0,05. Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Kesempatan Kerja, Konsumsi Rumah Tangga, Investas