Jurnal Curvanomic
Not a member yet
715 research outputs found
Sort by
EVALUASI DANA DESA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBANGUNAN DESA PUNGGUR KECIL KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA
Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi kebijakan Dana Desa dan dampaknya terhadap pembangunan Desa Punggur Kecil tahun 2016-2017. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan data primer. Penelitian ini menggunakan analisis persentase dan disajikan dalam bentuk tabel. Pada analisis persentase dengan tabel mengevaluasi tentang Distribusi dan Penggunaan Dana Desa berdasarkan tahun dan sektor; Pengetahuan dan Partisipasi Masyarakat; Tata Kelola Dana Desa yang mana didalamnya termasuk perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi Dana Desa itu sendiri; dan Dampak Dana Desa terhadap Pembangunan Desa. Hasil analisis menunjukkan bahwa distribusi dan peggunaan Dana Desa di Punggur Kecil diprioritaskan untuk pelaksanaan pembangunan Desa dan Penyelenggaraan Pemerintah Desa. Pengetahuan masyarakat mengenai Dana Desa sudah luas dan masyarakat kurang berpartisipasi dalam kegiatan yang bersumber dari Dana Desa. Tata kelola Dana Desa di Desa Punggur Kecil baik itu di tingkat pemerintah desa hingga masyarakat cukup baik mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi Dana Desa dan Dana Desa memberikan dampak positif dan nyata terhadap pembangunan Desa Punggur Kecil.Kata kunci: Evaluasi, Dana Desa, Dampak Pembangunan
PENGARUH KREDIT PERBANKAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2007 - 2016
Skripsi ini berjudul “ Pengaruh Kredit Perbankan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kalimantan Barat tahun 2007-2016”. Berdasarkan bukti empiris yang ada, tujuan penelitian ini adalah untuk menguji apakah kredit investasi, kredit modal kerja dan kredit konsumsi berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data time series dan di uji dengan metode ordinary least square ( OLS ). Data diolah dengan komputer menggunakan program software economics views 8 (E-views 8).Hasil dari analisis menunjukan bahwa variabel kredit investasi dan kredit modal kerja berpengaruh tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat, sedangkan variabel kredit konsumsi berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat.Kata Kunci : Kredit Investasi, Kredit Modal Kerja, Kredit Konsumsi dan Pertumbuhan Ekonom
Keberlangsungan Usaha Mustahik Melalui Program Zakat Community Development Di Kabupaten Sambas
ABSTRAKKEBERLANGSUNGAN USAHA MUSTAHIK MELALUI PROGRAM ZAKAT COMMUNITY DEVELOPMENT DI KABUPATEN SAMBASDedi KurniadiTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keberlangsungan usaha dan faktor apa yang mempengaruhi faktor keberlangsungan usaha mustahik melalui program ZCD (ternak kambing, pertanian lada, tenun songket) di Kabupaten Sambas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode analisi yang digunakan dalam mengukur variabel keberlangsungan usaha adalah wawancara mendalam kemudian di deskriptifkan. Sementara untuk mengukur faktor –faktornya yang mempengaruhinya menggunakan quisoner dengan skala likert. Hasil analisis menunjukan bahwa keberlangsungan usaha musatahik mengalami keberhasilan. Dari 3 program tersebut hanya ternak kambing yang mengalami kegagalan. Faktor-faktor yang mepengaruhi keberlangsungan usaha mustahik adalah permodalan, SDM, produksi dan pemasaran. Namun, kegagalan ternak kambing terdapata pada faktor produksi sehingga mengakibatkan pemasaran tidak berfungsi karena kambing tersebut mengalami kematian. Berbeda dengan program pertanian lada dan tenun songket. Kedua program tersebut dapat mampu bersaing dan bertahan.Kata kunci : Keberlagsungan Usaha, Program Zakat Community Development DAFATAR PUSTAKAAdnan, & Kurniasih, E. (2000). Analisis Tingkat Kesehatan Perusahaan untuk Memprediksi Kebangkrutan dengan Pendekatan Altman. Jurnal Kuntansi dan Auditing Indonesia.Ahmad, S. R. (2003). Kualitas Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.Al-Haritsi, D. J. (2014). Fikih Ekonomi Umar Bin Al - Khatab. Jakarta: Pustaka Al Kautsar.Azwar, S. (2016). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka pelajar.BAZNAS. (2013). Pedoman Zakat Community Developmen. Jakarta: Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan.Beik, I. S. (2009). Analisis Peran Zakat Dalam Mengurangi Kemiskinan: Studi Kasus Dompet Dhuafa Republika. Jurnal Pemikiran dan Gagasan.Darsono, & ashari. (2005). Pedoman Praktis Memahami Laporan Keuangan. Yogyakarta: ANDI.Dwiyananda, O. M., & Mawardi, I. (2015). Pengaruh Produk, Harga, Tempat, Promosi Ritel Modern Terhadap Keberlangsungan Usaha Ritel Tradisional di Gresik. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 2 (9).Ernawati. (2016). Karakteristik Program Pemberdayaan Mustahik oleh Lembaga Amil Zakat Nasional Di Indonesia. Universitas Halu Oleo Kendari, 10 (2).Fahrini, H. F. (2016). Efektivitas Program Penyaluran Dana Zakat Profesi Dalam Bentuk Pemberian Beasiswa Bagi Siswa Muslim Kurang Mampu Oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kabupaten Tabanan Tahun 2015. Jurnal Program Studi Pendidikan Ekonomi, 7 (2).Gitosudarmo, I. (2000). Manajemen Pemasaran. Yogyakarta: BPFE UGM.Hakim, A. R., Arif, S., & Baisa, H. (2014). Peran Zakat Dalam Pembangunan Pendidika di Kota Bogor (Studi Kasus Pendayagunaan Zakat Bidang Pendidikan Dompet Peduli Umat Daarut Tauhid Cabang Bogor). Jurnal Ekonomi Islam, 5 (2).Handayani, N. (2007). Modal Sosial dan Keberlangsungan Usaha, Universitas Sebelas Maret, Indonesia.Hendri, N., & Suyanto. (2015). Analisis Model-Model Pendayagunaan Dana Zakat Dalam Pemberdayaan Masyarakat Miskin Kota Di Provinsi Lampung. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 11(2).Ibrahim, H., Amanah, S., Gani, D. S., & Purnaningsih, N. (2013). Analisis Keberlanjutan Usaha Pengrajin Ekonomi Kreatif Kerajinan Sutera Di provinsi sulawesi Selatan. Jurnal Teknologi Industri Pertanian.Indra, S. (2018). Economic Empowerment Model for the Poor Through Zakat Institution Under Maqashid Syariah Concept in West Kalimantan. Asian Journal of Social Science Studies; 3 (1).Kartasasmita, G. (1997). Administrasi Pembangunan. Jakarta: LP3ES.Kasim, M. A., & Siswanto , I. E. (2016). Analisis pendayagunaan Zakat Produktif Pada Program Pemberdayaan Masyarakat Di Wilayah Sukabumi. Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah .KEMENAG. (2013). Zakat Community Developmen model pengembangan zakat. Jakarta: Direktorat Pemberdayaan Zakat.Khaliq, A. (2012).Pendayagunaan Zakat, Infaq dan Sedekah Untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Miskin Di Kota Semarang. Jurnal Rekayasa Ilmu Pengetahuan dan teknologi.Mujahidin, A. (2007). Ekonomi Islam. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.Murniati, R., & Beik, I. S. (2016). Pengaruh Zakat Terhadap Indeks Pembangunan Manusia dan Tingkat Kemiskinan Mustahik. Jurnal Muzara'ah, 2 (2).Nafiah, L. (2015). Pengaruh pendayagunaan Zakat Produktif Terhadap Kesejahteraan Mustahik pada Program Ternak Bergulir BAZNAS Kabupaten Gresik. Jurnal Hukum El Qist, 5 (1) .Nassar, F. (2014). Pengembangan dan Implementasi Zakat Wakaf Di Indonesia. Internasional Conference on Inclusiv Islamic Sector. Jakarta.Nazir, M. (2005). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.Poerboyo, M. G. (2010). Implementasi Program Pengembangan Masyarakat Melalui Pola Kemitraan Pada Sektor Privat. Jurnal Universitas Lampung.Robert, M., & Jhon, J. (2002). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Salemba Empat.Saladin, D. (1991). Unsur-Unsur Inti Pemasaran Dan Manajemen Pemasaran. Bandung: Mandar Maju.Soetrisno, L. (1995). Menuju Masyarakat Partisipatif. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.Sugiyono. (2005). Metode Penelitian Administrasi. Bandung: AlfabetaSugiyono. (2010). Memahami Metode Kualitatif. Bandung: Alfabeta.Suyitno. (2004). PerDesaan, Lingkungan dan Pembangunan. Bandung: PT Alumni.Wibowo, A. (2012). Analisis Keberlanjutan Usaha Dengan Metode Altman pada Koperasi Unit Desa (KUD) se - Kabupaten Kendal. Jurnal Manajemen.Widiastuti, T., & Rosyidi, S. (2015). Model Pendayagunaan Zakat Produktif Oleh Lembaga Zakat Dalam Meningkatkan Pendapatan Mustahiq. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam.
EVALUASI ALOKASI DANA DESA (ADD) DAN DAMPAKNYA TERHADAP PROGRAM PEMBERDAYAAN DAN PEMBINAAN KEMASYARAKATAN DI DESA SUNGAI RAYA DALAM, KECAMATAN SUNGAI RAYA, KABUPATEN KUBU RAYA
Pembangunan ekonomi merupakan suatu rangkaian usaha dari berbagai kebijakan yang ditelah diusung guna meningkatkan taraf hidup masyarakat, pemerataan pembagian pendapatan masyarakat, memperluas lapangan pekerjaan dan meningkatkan hubungan ekonomi antar wilayah, maka terjadilah pergeseran dalam pembangunan ekonomi yang semula bersifat sentralisasi (terpusat) mengarah ke desentralisasi (otonomi), yaitu dengan memberikan keleluasaan kepada daerah untuk membangun wilayahnya termasuk pembangunan ekonomi. Dalam pembangunan ekonomi daerah yang menjadi pokok permasalahnnya adalah terletak pada kebijakan-kebijakan pembangunan yang didasarkan pada kekhasan daerah yang bersangkutan dengan menggunakan potensi sumber daya manusia, kelembagaan, dan sumber daya alam secara lokal (daerah).Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tahapan alokasi dana desa dan dampaknya yang ditimbulkan dari dana alokasi dana desa tersebut, terutama dibidang pemberdayaan dan pembinaaan kemasyarakatan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder yang terdiri dari kuesioner yang telah disebar dan data anggaran alokasi dana desa yang telah diterima dari pemerintah desa. Teknik pengumpulan data berupa tahap observasi, tahap wawancara terstruktur, dan wawancara mendalam dalam mengumpulkan persepsi-persepsi masyarakat dalam pelaksanaan alokasi dana desaHasil yang diperoleh menunjukkan bahwa masyarakat sudah merasa puas dengan kebijakan-kebijakan yang telah diambil oleh pemerintah desa berupa tata kelola kebijakan. Dari segi pengetahuan, partisipasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi sudah dinilai cukup baik dengan melibatkan masyarakat secara aktif untuk ikut serta dalam menjalankan pembangunan masyarakat dan desa serta dampak yang telah ditimbulkan dari Alokasi Dana Desa tersebut sudah membawa Desa Sungai Raya Dalam kearah yang lebih baik dengan adanya inovasi-inovasi program desa terbaru yang merupakan hasil kerjasama dan pemikiran masyarakat dan pemerintah desa. Kata Kunci : Alokasi Dana Desa (ADD), Program pemberdayaan, Program pembinaaan, Pemerintah desa
Perilaku Konsumsi Mahasiswa Bidikmisi Universitas Tanjungpura
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menjelaskan pola penggunaan dana, gaya hidup dan perilaku konsumsi mahasiswa bidikmisi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura angkatan tahun 2015-2017. Dengan teknik Snowball sampling, jumlah sampel dalam penelitian ini diambil sebanyak 71 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dalam bentuk persentase dan analisis menggunakan metode uji regresi linier berganda. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pola penggunaan dana dilihat dari rata-rata pengeluaran konsumsi mahasiswa bidikmisi selama satu bulan untuk kebutuhan makanan dan minuman sebesar 37%, dan untuk perkuliahan hanya sebesar 9% dari total biaya hidup. Dilihat dari rata-rata pengeluaran konsumsi berdasarkan kelompok barang lebih banyak dialokasikan untuk kebutuhan makanan. Dilihat dari rata-rata pengeluaran konsumsi berdasarkan jenis kelamin, pola penggunaan dana mahasiswa bidikmisi laki-laki dan perempuan relatif sama. 2) Gaya hidup konsumtif mahasiswa bidikmisi sebagian besar masuk dalam kategori sedang sebesar 66%. 3) Perilaku konsumsi mahasiswa bidikmisi sebagian besar termasuk dalam kategori rasional yaitu sebesar 66% pula.Kata kunci: Pola Penggunaan Dana, Gaya Hidup, Perilaku Konsumsi, Mahasiswa, Bidikmisi DAFTAR PUSTAKA Arifin,B.,Sulistyarini., & Husni,S. (2013). Penggunaan Beasiswa Bidik Misi PadaMahasiswa Fkip Untan.2 (12)Baskoro, A. (2016). Efektivitas program bidikmisi di universitas negeriYogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia.Boediono. (2016). Pengantar Ilmu Ekonomi 1. (vol 2). Yogyakarta:FakultasEkonomi dan Bisnis UGMCommunity Development. (2018). Pontianak: Universitas TanjungpuraGilarso. (2001). Pengantar Ekonomi. Yogyakarta: Kanisius.Hamzah. (2013). Pengaruh Hasil Belajar Pengantar Ilmu Ekonomi TerhadapPerilaku Konsumsi Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Fkip Untan, Universitas Tanjungpura, Indonesia.Jogiyanto. (2014). Pedoman Survei Kuisioner: Mengembangkan Kuisioner, Mengatasi Bias Dan Meningkatkan Respon. Yogyakarta: BPFE.Kharismayanti, S. I. (2017). Pola Penggunaan Dana Dan Gaya Hidup Mahasiswa Penerima Beasiswa Bidikmisi Di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia.Mankiw, N. G. (2003). Teori Makroekonomi. Edisi ke-5. Jakarta: ErlanggaMaswadi. (2012). Kajian Faktor Kepribadian Perilaku Konsumen TerhadapPembelian Sayur Organik di Supermarket Kota Pontianak. 08 (01), 01-08Muhson, A. (2006). Teknik Analisis Kuantitatif. Universitas Negeri Yogyakarta.Oktafikasari, E., & Amir, M. (2017). Konformitas hedonis dan literasi ekonomiterhadap perilaku konsumtif melalui gaya hidup konsumtif. Economic Education Analysis, 06 (03).Putong, I. (2015). Ekonomi Makro: Pengantar Untuk Dasar-dasar Ilmu Ekonomi Makro Volume 1 dari Ekonomi Makro. Buku & Artikel Karya Iskandar Putong.Rahayu,Q. P.,&Suwanda, I. M. (2015).Pola Penggunaan Beasiswa Bidikmisi PadaMahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Surabaya Angkatan Tahun 2011. Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 03 (03)Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang 1945 tentang Sistem Pendidikan dan Amandemennya. Solo: Pustaka Mandiri.Riduwan. (2010). Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.Sandra, M. (2013). Pola perilaku konsumsi mahasiswa bidikmisi 2013 (Studitentang mahasiswa beasiswa bidikmisi 2013 Universitas Riau), Universtas Bina Widya, Indonesia.Samuelson, P. A. & Nordhaus, W. D. (2004). Ilmu Makroekonomi.: Jakarta: Media Global Edikasi.Setiawan, F. Y. & Zain, I. (2014). Analisis Statistika Terhadap Gaya Hidup Mahasiswa Penerima Beasiswa Bidik Misi Dilihat Dari Penggunaan Dana Beasiswa, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Indonesia.Siregar, S. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif; Dilengkapi Dengan Perbandingan Perhitungan Manual & SPSS. Jakarta: Prenamedia Group.SPSS 24. (2018)Sugiyono. (2010). Statistika Untuk Penelitian. Alfabeta.Suhardi. (2016). Pengantar Ekonomi Mikro. (vol 1). Yogyakarta: Gava MediaSukirno, S. (2011). Makroekonomi (teori pengantar). (Vol 3). Jakarta: RajawaliPes.Sukirno, S.(2016). Mikro Ekonomi Teori Pengantar. (vol. 3).Jakarta: RajaGrafindo Persada
Pengaruh Belanja Modal Dalam Menurunkan Pengangguran Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur besarnya belanja modal terhadap penurunan pengangguran kabupaten/kota di Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder (data panel) yang dihimpun dari publikasi Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur dari tahun 2010 sampai 2015Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi berganda dengan model Fixed Effect dan Random Effect yang dilakukan dengan aplikasi E-Views 8. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa belanja modal memiliki pengaruh yang positif akan tetapi tidak signifikan terhadap penurunan pengangguran kabupaten/kota di Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur periode 2010-2015.Kata Kunci: Pengangguran dan Belanja Moda
PENGARUH PENGANGGURAN, PENGELUARAN PEMERINTAHDAN INDEK PEMBANGUNAN MANUSIATERHADAP KEMISKINAN DI KABUPATEN/KOTA KALIMANTAN BARAT 2010-2015
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Pengangguran, Pengeluaran Pemerintah Dan Indek Pembangunan Manusia Terhadap Kemiskinan Di Kabupaten/Kota Kalimantan Barat 2010-2015”. Dengan tujuan menguji dan menganalisis Pengaruh Tingkat Pengangguran, Pengeluaran Pemerintah Dan Indek Pembangunan Manusia Terhadap Kemiskinan Di Kabupaten/Kota Kalimantan Barat 2010-2015.Metode yang digunakandalamjenis penelitianiniadalahdeskriptif kuantitatifdenganmengunakan data sekunder yaitu data panel yang terdiri dari data time series dan cross section dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2015. diolahdengankomputermengunakan program sofware economics views (E-views). menggunakanmetodefixed effectdenganmetodePanel Least Square (PLS). Hasildaripembahasanmenyimpulkanbahwa berdasarkan uji t-statistik pengangguran dan indek pembangunan manusia berpengaruh signifikan sedangkan pengeluaran pemerintah memilikipengaruhtidak signifikanterhadap kemiskinan. Sedangkan uji f-statistik (serempak) dapat dilihat dari nilai probabilitas f-statistik sebesar 0,0000000 kurang dari 0,05% yang artinya secara bersama-sama tingkatpengangguran, pengeluaranpemerintahdanindekpembangunanmanusia berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan. Uji Determinasi menunjukan nilai R2sebesar 0,861213artinya 86,12% variabel tingkat kemiskinan dapat dijelaskan oleh tingkatpengangguran, pengeluaranpemerintahdanindekpembangunanmanusia. Kata kunci : Tingkat Kemiskinan, Tingkat Pengangguran, Pengeluaran Pemerintah dan Indek Pembangunan Manusia
PENGARUH TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA, UPAH MINIMUM KABUPATEN/KOTA DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2011-2015
ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh dari tingkat pengangguran terbuka, upah minimum Kabupaten/Kota dan pertumbuhan ekonomi terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan Barat. Adapun yang menjadi varibel bebasnya adalah tingkat pengangguran terbuka, upah minimum Kabupaten/Kota dan pertumbuhan ekonomi dan variabel terikatnya adalah indeks pembangunan manusia. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat, jenis data tergolong data panel yaitu gabungan data time series (runtun waktu) selama lima tahun yaitu tahun 2011-2015 dan cross section (data silang) yang terdiri dari 14 Kabupaten/kota yang ada di Kalimantan Barat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan uji statistik parsial (Uji-t), uji statistik secara simultan (Uji-F) dan koefisien determinasi (R2) dengan bantuan aplikasi statistik Eviews Versi 8.1Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa secara parsial tingkat penganguran terbuka tidak berpengaruh signifikan terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan Barat, dengan nilai probabilitas sebesar 0,8262 atau lebih besar dari taraf signifikan 5% atau 0,05. Upah minimum Kabupaten/Kota berpengaruh positif dan signifikan terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan Barat, dengan nilai probabilitas sebesar 0,0000 atau lebih kecil dari taraf signifikan 5% atau 0,05. Pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan Barat, dengan nilai probabilitas sebesar 0,6666 atau lebih besar dari taraf signifikan 5% atau 0,05. Sedangkan secara bersama-sama atau secara simultan tingkat pengangguran terbuka, upah minimum Kabupaten/Kota dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kalimantan Barat, diketahui nilai f-statistic sebesar 248,5859 dengan nilai probabilitasnya sebesar 0,000000 atau lebih kecil dari taraf signifikan 5 % atau sebesar 0,05. Hasil pengujian Koefisien Determinasi (R2) menunjukan nilai R2 sebesar 0,986850 Artinya variabel tingkat pengangguran terbuka, upah minimum kabupaten/kota, dan pertumbuhan ekonomi dapat menjelaskan variabel indeks pembangunan manusia di Provinsi Kalimantan Barat sebesar 98,68 %, sedangkan 1,32 % sisanya dijelaskan oleh faktor-faktor lainnya yang tidak termasuk di dalam model penelitian ini. Kata Kunci : Tingkat Pengangguran Terbuka, Upah Minimum Kabupaten/Kota, Pertumbuhan Ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia. ABSTRACTThe study aims to test and analyze the effect of open unemployment rate, Regency / Municipal minimum wage and economic growth on human development index in West Kalimantan. The free variables are open unemployment rate, Regency / City minimum wage and economic growth and the dependent variable is human development index. This study uses secondary data sourced from the Central Bureau of Statistics of West Kalimantan Province, the type of data pertained to panel data is a combination of time series data (time series) for five years, 2011-2015 and cross section (cross data) consisting of 14 districts / city in West Kalimantan. The technique of data analysis in this study used multiple linear regression analysis with partial statistical test (t-test), simultaneous statistical test (Test-F) and coefficient of determination (R2) with the help of statistical application Eviews Version 8.1.The result of hypothesis testing shows that partially open unemployment rate has no significant effect on human development index in West Kalimantan, with probability value equal to 0.8262 or greater than 5% or 0.05 significant level. Regency / Municipal minimum wage has a positive and significant impact on the human development index in West Kalimantan, with a probability value of 0.00 or less than a significant level of 5% or 0.05. Economic growth has no significant effect on the human development index in West Kalimantan, with a probability value of 0.6666 or greater than a significant level of 5% or 0.05. While simultaneously or simultaneously the open unemployment rate, Regency / City minimum wage and economic growth affect the Human Development Index in West Kalimantan, it is known that the f-statistic value of 248,5859 with the probability value of 0.0000000 or smaller than the level significant 5% or 0.05. The results of the determination coefficient test (R2) show the value of R2 of 0.986850 This means that the open unemployment rate, the district minimum wage, and economic growth can explain the variable of human development index in West Kalimantan Province by 98.68%, while 1.32% the remainder is explained by other factors not included in this research model.Keywords : Open Unemployment Rate, Regency / City Minimum Wage, Economic Growth and Human Development Index
Kontribusi Pembiayaan Murabahah Terhadap Pendapatan KSU BMT Mujahidin Pontianak Tahun 2002-2016
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pembiayaan murabahah terhadap pendapatan KSU BMT Mujahidin Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan data dianalisis menggunakan model regresi linier sederhana. Sumber data penelitian ini didapatkan dari KSU BMT Mujahidin Pontianak, yaitu lima belas tahun dimulai dari periode tahun 2002-2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan murabahah berpengaruh positif dan signifikan dengan taraf signifikan 0,0274 < 0,05 terhadap pendapatan KSU BMT Mujahidin Pontianak serta nilai koefisien determinasi (R2) yaitu sebesar 0,321794, bahwa kontribusi yang diberikan pembiayan murabahah terhadap pendapatan KSU BMT Mujahidin Pontianak adalah sebesar 32,18%.Penentuan margin dan penetapan harga jual pada pembiayaan murabahah di KSU BMT Mujahidin Pontianak telah dilakukan dengan baik dan sesuai dengan tuntunan syariah, dan KSU BMT Mujahidin Pontianak juga melihat beberapa pertimbangan seperti pendapatan usaha anggota dan kemampuan anggota untuk mengangsur setiap bulannya, agar terciptanya pencapaian hasil yang diharapkan dengan tetap mempertahankan kaidah untuk saling menguntungkan kedua belah pihak antara anggota dengan KSU BMT Mujahidin Pontianak.Kata Kunci: Pembiayaan Murabahah, Pendapatan, Margin.DAFTAR PUSTAKA Ali, Z. (2008). Hukum Perbankan Syariah. Jakarta: Sinar Grafika.Antonio, M, S. (2001). Bank Syariah dari Teori ke Praktik, cet.1. Jakarta: Gema Insani Press.Ghozali, I. (2006). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS Edisi Keempat. Semarang: Universitas Diponegoro.Karim, A. (2006). Bank Islam : Analisis Fiqih dan Keuangan Edisi Ketiga. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.Mardani. (2015). Hukum Sistem Ekonomi Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.Muhamad. (2015). Manajemen Dana Bank Syariah. Jakarta: Raja Grafindo Persada.Muhammad. (2005). Manajeman Dana Bank Syariah. Yogyakarta: Edisi Revisi UPP AMP YKPN.Muhammad. (2005). Manajeman Pembiayaan Bank Syariah. Yogyakarta: Akademi Manajemen Perusahaan YKPN.Nurhayati, S., & Wasilah. (2014). Akutansi Syariah di Indonesia. Jakarta: Salemba Empat.Priadana., Sidik, M., & Muis, S. (2009). Metode Penelitian Ekonomi Dan Bisnis. Yogyakarta: Graha Ilmu.Riduwan. (2010). Metode & Teknik Menyusun Tesis. Bandung: Alfabeta.Soemitra, A. (2009). Bank & Lembaga Keuangan Syariah. Jakarta: Prenadamedia Group.Sudjana. (2005). Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.Widarjono, A. (2009). Ekonometrika Pengantar Dan Aplikasinya. Yogyakarta: Ekonisia Fakultas Ekonomi UII.Wiroso. (2005). Jual Beli Murabahah. Yogyakarta: UII Press. Djuwita, D., & Purnamasari, D. (2017). Analisis Penetapan Harga Jual Pada Pembiayaan Murabahah Berdasarkan Perspektif Islam Di Koperasi Simpan Pinjam Dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT AL-Falah Sumber. Jurnal FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, 9, 97-110.Muslim., Arfan, M., & Julimursyida. (2014). Pengaruh Pembiayaan Murabahah dan Musyarakah terhadap Profitabilitas (Studi pada BPR Syariah di Indonesia). Jurnal Magister Akuntansi Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, 3, 85-93.Rahma, Y. (2016). Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Margin Murabahah Bank Syariah Di Indonesia. Jurnal Ilmu Akutansi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 9, 43-54.Rahmawati, A, F. (2015). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Penetapan Margin Pada Pembiayaan Murabahah di BMT Se-Kabupaten Jepara. Jurnal STAIN Kudus, 3, 239-253.Ramadhani, A, P. (2013). Analisis Penetapan Profit Margin pada Produk Pembiayaan Murabahah (Studi Kasus pada BMT-MMU Sidogiri, Pasuruan). Jurnal Universitas Negeri Surabaya, 1, 3.Sagara, Y., & Muharam, A. P. (2016). Penguat Ekonomi Kerakyatan Melalui BMT Sebagai Balai Usaha Mandiri Rakyat Terpadu (BUMRT). Social Science Education Journal, 3, 81-91.Sriyana, J., & Raya, R. (2013). Peran BMT Dalam Mengatasi Kemiskinan Di Kabupaten Bantul. Jurnal Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, 7, 29-50.Iqbal, M. (2015). Pengelolahan Data Dengan Regresi Linier Berganda. (Di unduh pada tanggal 24 Juli 2018 10.21 WIB)Tuasikal, A, M. (2012). Murabahah yang Mengandung Riba. (Di akses pada tanggal 1 Januari 2018 00.26 WIB) http://rumaysho.com/hukum-islam/muamalah/3675murabahah-yang-mengandung-riba.htmlhttp://www.ibnukatsironline.com/2015/04/tafsir-surat-al-baqarah-ayat-275.html (Di akses pada tanggal 30 Juli 2018 23.25 WIB)http://pinbuk.id (Di akses pada tanggal 15 Desember 2017 14.00 WIB)https://dsnmui.or.id/ (Di akses pada tanggal 22 Juli 2018 21.00 WIB)https://perpuskampus.com/pengertian-dan-tujuan-pembiayaan/ (Di akses pada tanggal 13 Desember 2017. 00.30 WIB )http://www.hestanto.web.id/pengertian-pendapatan/ (Di akses pada tanggal 15 Desember 2017 21.00 WIB)http://www.kompasiana.com/sayutimalik9/wakalah (Di akses pada tanggal 13 Januari 2018 16.48 WIB)
ANALISIS PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP GOOD GOVERNANCE DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS KINERJA PEGAWAI DI SEKTOR (BP2T) KOTA PONTIANAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip-prinsip Good governance (tata kelola pemerintahan yang baik) dan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat meningkatkan kinerja pegawai di Dinas Penanaman Modal dan pelayanan terpadu satu Pintu (BP2T) kota Pontianak, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriftifberupa analisi Penerapan prinsip-prinsip Good Governance.Penelitian mengunakan indikator yang dilihat dari penerapan Kepastian Hukum, Tangung Jawab, dan Transparansi aparatur pemerintah. Informan dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai BP2T Kota pontianak. Untuk mengumpulkan data primer disiapkan pedoman wawancara dalam bentuk pertanyaan. Data sekunder diperoleh melalui pencatatan atau pengisian tertulis pada Kantor Dinas BP2T Kota Pontianak.Hasil penelitian variabel kepastian hukumberpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap efektivitas kinerja pegawai dengan perhitungan hasil regresi sebesar -0,012, variabel tangung jawabberpengaruh negatif dan tidak signifikansi terhadap efektivitas kinerja pegawai dengan perhitungan hasil regresi sebesar -0,287,dan variabel transparansiberpengaruh positif dan signifikansi terhadap efektivitas kinerja pegawai dengan perhitungan hasil regresi sebesar +1,057. Kata Kunci : Good Governance, Efektivitas Kinerja Pegawa