JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND PRACTICE
Not a member yet
    78 research outputs found

    Development of Learning Media for Formalin Test Teaching Aids To Increase Interest in Learning and Chemical Literacy of Smk Students

    Get PDF
    This study aims to produce formalin test props as a learning aid to increase student interest in learning and chemical literacy of SMK students. The Research and Development method used in this study was a Four D (4D) design. The results of the development were examined for effectiveness through research involving 30 students majoring in Multi-media at Amaliah Vocational School. Testing the effectiveness of teaching aids in supporting the achievement of interest in learning and chemical literacy was carried out using the pre- experimental method. The teaching aids were validated by three lecturers consisting of expert lecturers. The instruments used include teaching aids validation instruments, learning observation formats, student response questionnaires, and chemical literacy test questions. The results of the development show that the teaching aids have met the requirements in terms of relevance, pedagogic, technical, originality and aesthetics. Furthermore, it was found that the use of teaching aids in learning could increase students' interest in learning and chemical literacy on average in the high category

    Inquiries and Problem Based Learning (Pbl) Assistant Multimedia Learning Models in Improving Students' Critical Thinking Skills

    Get PDF
    This study aims to determine the interaction between the multimedia-assisted inquiry learning model and the multimedia-assisted Problem Based Learning (PBL) model on critical thinking skills and to determine the differences in critical thinking skills between students using inquiry learning and PBL. This study used a quasi-experimental with static group pre-posttest design. The implementation of the learning involved students of class XI IPA who were studying the reproductive system, respectively 37 students for the inquiry class and 33 students for the PBL class. The instrument used was an essay question consisting of 10 questions, and a questionnaire to collect student and teacher responses. The results showed that the inquiry learning model and PBL were able to improve students' critical thinking skills, and overall, the PBL model is better than the inquiry learning model. Students and teachers gave a positive response to the inquiry learning model and PBL

    PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PADA MATERI TEKANAN ZAT UNTUK KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PENGUASAAN KONSEP SISWA SMP

    No full text
    Keterampilan berpikir siswa, baik berpikir kritis maupun penguasaan konsep merupakan keterampilan yang penting untuk dimiliki agar dapat memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi dalam dunia yang senantiasa berubah. Pembelajaran IPA dengan pendekatan Kontekstual merupakan suatu alternatif pendekatan yang berupaya meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan penguasaan konsep siswa agar terus terlatih dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peningkatan keterampilan berpikir kritis dan penguasaan konsep antara siswa yang memperoleh pembelajaran IPA dengan pendekatan Kontekstual dan siswa yang memperoleh pembelajaran dengan pembelajaran konvensional baik ditinjau secara keseluruhan maupun ditinjau secara kelompok siswa (kelompok atas dan kelompok bawah). Selain itu diungkap pula sikap siswa terhadap pembelajaran IPA dengan pendekatan Kontekstual  Desain penelitian ini adalah pre-test post-test control group design. Penelitian ini dilakukan di SMP pada kelas VIII. Data penelitian dikumpulkan melalui tes . Analisis data dilakukan terhadap rerata gain ternormalisasi antara kedua kelompok sampel dengan menggunakan kesamaan dua rerata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan berpikir kritis dan penguasaan konsep siswa yang belajar dengan pendekatan Kontekstual lebih baik secara signifikan daripada siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional,.. Selanjutnya analisis data angket sikap siswa memperlihatkan bahwa siswa menunjukan sikap positif terhadap pembelajaran IPA  dengan pendekatan Kontekstual. Kata Kunci: Keterampilan berpikir kritis dan Penguasaan konsep, pendekatan Kontekstua

    MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS STEM PADA KONSEP PENCEMARAN LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia interaktif berbasis STEM yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada konsep pencemaran lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan atau Research and Development (RD) dengan desain ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari lembar validasi ahli dan guru,  soal tes kemampuan berpikir kritis, lembar angket siswa untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap multimedia interaktif. Untuk mengetahui efektifitas multimedia interaktif terhadap peningkatan kemamapuan berpikir kritis dilakukan tes pilihan ganda beralasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) hasil validasi ahli diperoleh nilai rata-rata 3,1 (baik) dan hasil validasi 3 orang guru diperoleh nilai rata-rata 3,5 (sangat baik), 2) multimedia interaktif dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa yang ditunjukkan dengan rata-rata hasil pretes sebesar 9.64%, rata-rata postes sebesar 54,82% dan rata-rata %N-Gain sebesar 49,90% (sedang), 3) tanggapan siswa terhadap penggunaan multimedia interaktif dalam pembelajaran memperoleh nilai 88,46% (sangat baik). Kata Kunci: Multimedia Interaktif, STEM, Kemampuan Berpikir Kriti

    PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATERI OPTIK UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN SIKAP BELAJAR SISWA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran inkuiri berbasis multimedia interaktif pada materi optik untuk meningkatkan penguasaan konsep dan sikap belajar siswa serta mengetahui tanggapan siswa terhadap pembelajaran inkuiri berbasis multimedia interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi eksperimental) dengan menggunakan desain Pretest-Postest Control Group Design. Dalam desain ini terdapat dua kelompok yang dipilih secara random, kemudian diberi pretest sebelum pembelajaran dan setelah perlakuan selanjutnya diberi postest untuk mengetahui perbedaan setelah pembelajaran antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari soal pilihan ganda untuk mengukur penguasaan konsep, lembar observasi untuk mengetahui sikap belajar siswa, dan angket tanggapan siswa terhadap pembelajaran inkuiri berbasis multimedia interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Persentasi N-Gain penguasaan konsep pada siswa kelas kontrol sebesar 45,82% (sedang) dan kelas eksperimen sebesar 71,76% (tinggi). Terdapat perbedaan signifikan penguasaan konsep antara siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol setelah pelaksanaan pembelajaran. 2) Terdapat perbedaan signifikan sikap belajar antara siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol setelah pelaksanaan pembelajaran inkuiri berbasis multimedia interaktif, 3) Tanggapan siswa terhadap pembelajaran inkuiri berbasis multimedia interaktif memperoleh nilai 89.76% (sangat baik). Kata Kunci: Inkuiri, Multimedia Interaktif, Penguasaan Konsep, Sikap Belaja

    HUBUNGAN KERJA KERAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA DI SMA NEGERI 1 KOTA JAMBI

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara kerja keras dan hasil belajar fisika di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian statistika deskriptif dengan menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian adalah peserta didik di Sekolah Menengah Atas kelas XI MIPA 4, XI MIPA 5, dan XI MIPA 6. Pengambilan data menggunakan angket kerja keras dan angket soal pilihan ganda. Analisis data menggunakan bantuan SPSS untuk mengolah data. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji korelasi nonparametrik Kendalls Tau hal ini karena data terdistribusi norma namun tidak terdistribusi linear. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data primer adalah data asli yang dikumpulkan sendiri oleh peneliti untuk menjawab masalah yang sedang di teliti. Berdasarkan hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa siswa kela XI MIPA 4, XI MIPA 5 dan XI MIPA 6 tidak memiliki hubungan antara kerja keras dan hasil belajar fisika dimana dapat dibuktikan setelah uji korelasi diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,753 yang artinya lebih besar dari 0,05

    EFEVTIFITAS PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Problem Based Learning dengan mind mapping terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa SMP pada materi bioteknologi. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuasi eksperimen dengan desain non equivalent control group design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMP kelas IX yang dibagi dalam 2 kelompok yaitu, eksperimen dan kontrol.  Instrumen yang digunakan yaitu tes keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Problem Based Learning dengan menggunakan mind mapping dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa yang mendapatkan pembelajaran Problem Based Learning dengan menggunakan mind mapping lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang hanya mendapatkan pmbelajaran dengan model Problem Based Learning.

    PEMBELAJARAN BOUNDED INQUIRY LABS UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KEMAMPUAN BERPIKIR ANALISIS SISWA PADA TOPIK HIDROLISIS GARAM

    Get PDF
    Hidrolisis garam merupakan salah satu materi pelajaran kimia yang diajarkan di kelas XI SMA. Sebagian besar (60%) siswa menyatakan materi hidrolisis garam tergolong sukar.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan pembelajaran bounded inquiry labs untuk meningkatkan penguasaan konsep dan kemampuan berpikir analisis siswa pada topik hidrolisis garam. Metode dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalen Pretest-Posttest  Control Group Design. Ada dua kelompok sampel yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang dipilih secara purposive sampling. Kelas kontrol dengan pembelajaran langsung dan kelas eksperimen dengan pembelajaran bounded inquiry labs. Instrumen sudah divalidasi dan reliabel. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian yang terdiri dari penguasaan konsep dan kemampuan berpikir analisis menunjukkan terdapat kenaikan N-gain antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil uji statistik dengan uji t-Test  diperoleh signifikansi (sig.(2-tailed)) sebesar 0,019 untuk penguasaan konsep dan 0,002 untuk kemampuan berpikir analisis, yang berarti dari 0,005 menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara penguasaan konsep kelas kontrol maupun kelas eksperimen. Hasil ini diperkuat dengan tanggapan siswa yang menyatakan siswa lebih termotivasi dalam mengikuti pembelajaran BIL dan mereka terbantu dalam pencapaian nilai ulangan yang labih baik. Kata Kunci: Penguasaan Konsep, Kemampuan Berpikir Analisis, Bounded Inquiry Labs, Hidrolisis Gara

    The Improvement of Critical Thinking Skill And Concept Mastery Through Problem Based Learning Using The Strategy Of Mind-Map On Ecosystem Lesson

    Get PDF
    This research aims to improve the concept mastery and critical thinking skill of students on the lesson of ecosystem. The method used in this research was quasi-experimentalal with Pre-post test only design. This research was conducted at Islamic Senior High Scholl (Madrasah Aliyah) in Karawang District. There were total 40 objects in both control and experimentalal class. The instruments used are essay, multiple choices test, questionnaire, and observation. The result of this research shows that the using of Problem-Based Learning model with Mind-Map strategy has an average score of 80 in concept mastery and 75 in critical thinking skill. The research shows that the N-gain of critical thinking skill in experimentalal class was 68 (middle criteria), meanwhile the N-gain of concept mastery was 78 (high criteria) and the respond in this class was more enthusiastic. The students activity in the class after being observed was improved since the students could understand the lesson more properly. This shows that Problem-Based Learning with Ming Map strategy can improve critical thinking skill and concept mastery.

    PENGEMBANGAN ASESMEN AUTENTIK PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan asesmen autentik yang berupa instrumen penilaian kognitif, afektif dan psikomotor yang valid juga reliabel. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan atau Research and Development (RD) dengan desain ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluationn). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari lembar validitas ahli yang digunakan untuk memvalidasi asesmen autentik oleh ahli sebanyak 6 dosen dan guru IPA sebanyak 20 orang, lembar angket untuk mengetahui respon siswa terhadap asesmen autentik. Untuk mengetahui kualitas instrumen yang dikembangkan uji butir soal meliputi tingkat validitas, reliabilitas, daya pembeda dan tingkat kesukaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) hasil validasi pada komponen isi, kontruksi, kebahasaan dan praktikalitas ahli oleh dosen dan guru IPA valid atau layak digunakan. 2) hasil uji butir soal kognitif terdapat 15 soal pilihan ganda  dan 8 soal uraian valid dengan relibilitas tinggi sehingga layak digunakan. Untuk instrumen penilaian sikap  terdapat 28 pernyataan valid dengan reliabilitas tinggi yang dapat dipergunakan. Sedangkan pada instrumen penilaian kinerja 7 aspek penilaian yang valid dengan relibilitas cukup tinggi dapat digunakan dan pada instrumen penilaian produk 5 aspek penilaian valid dengan tingkat relibilitas rendah, dapat digunakan 3) penerapan instrumen penilaian kognitif, afektif dan psikomotor yang valid dan reliabel dapat mengukur tingkat pencapaian ketuntasan belajar 4) tanggapan siswa terhadap asesmen autentik sebesar 91,02 % (sangat baik). Kata Kunci: Asesmen Autentik, Aspek Kognitif, Afektif, dan Psikomoto

    74

    full texts

    78

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND PRACTICE
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇