BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Not a member yet
228 research outputs found
Sort by
INDONESIAN THEATER 1985-1995: A PERSPECTIVE OF DESCRIPTION PROCESSES SOCIAL CHANGE AND VALUE
AbstractThis research seeks to depict the history of Indonesian theater development from 1985 to 1995. This period is deliberately chosen because at that time it is seen that New Order power reached the top of its consolidation. Is there correlation between theater as a part of the reflection of society's expression and the repressive-authoritarian situation of the New Order government? With the approach of sociology of art, during that period, theater in Indonesia reflectedthe changes in society socially and in terms of values. One of these changes was the collapse of the conception of human wholeness (in terms of flesh and blood) in theater in Indonesia, because humans weremerely the object of the state power that tended to be authoritarian.Keywords: Indonesian theater 1985-1995, social changes and values, silent theater, theater ideas
NILAI MORAL DALAM BUKU BIOGRAFI CHAIRUL TANJUNG SI ANAK SINGKONG PENULIS TJAHJA GUNAWAN DIREDJA
ABSTRAKMasalah dalam peneltian ini adalah nilai apa saja yang terdapat dalam buku biografi ChairulTanjung si Anak Singkong dan bagaimanakah nilai-nilai tersebut disampaikan? Tujuan penelitianini adalah mendeskripsikan nilai moral yang terdapat dalam buku Chairul Tanjung si AnakSingkong yang ditulis oleh Tjahja Gunawan Diredja. Metode yang digunakan dalam penelitian iniadalah metode deskriptif kualitatif,dengan menggunakan sumber data primer yaitu buku ChairulTanjung si Anak Singkong yang disusun oleh Tjahja Gunawan Diredja. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ada 3 jenis moral dalam buku Chairul Tanjung Si Anak Singkong, yaitu (1)hubungan manusia dengan tuhan terdapat 5 jenis dari 7 jenis moral yang ada yaitu pasrah danmenurut kepada Tuhan, berdoa atau memohon kepada Tuhan, mengakui kebesaran Tuhan, dukacita kepada Tuhan dan perasaan keagamaan; (2) hubungan manusia dengan diri sendiri terdapat 7nilai dari 10 jenis yang ada yaitu eksistensi diri, harga diri, rasa percaya diri, rasa takut, rasadendam, tanggung jawab terhadap diri sendiri, dan kewajiban terhadap diri sendiri; dan (3)hubungan manusia dengan manusia lain terdapat 6 nilai moral yang ada yaitu berpikir positif,menolong sesama, cinta kasih sejati, membantu yang lemah tanpa pamrih, saling menghargai, dansaling mengenal. Selanjutnya, penyampaian nilai moral dilakukan secara langsung.Kata Kunci: nilai moral, buku biografi, buku Chairul Tanjung si Anak Singkong
AbstractThe problems in this research is what moral values contained in the biography book of ChairulTanjung si Anak Singkong and how are these values delivered? The purpose of this study is todescribe the moral values contained in the book Chairul Tanjung Si Anak singkong written byTjahja Gunawan Diredja. The research method used in this research is descriptive qualitativemethod. The results showed that there are 3 types of moral values in the biography book of ChairulTanjung si Anak Singkong, there are (1) human relationships with God, praying or pleading toGod, recognizing the greatness of God, grief for God and religious feelings; (2) humanrelationships with self are 7 values of the 10 types that exist are self-existence, self-esteem, selfconfidence,fear, resentment, responsibility to self, and self-obligation; and (3) humanrelationships with other human beings there are 6 existing moral values that are positive thinking,helping others, true love, helping the selfless, respecting, and knowing each other. Furthermore,the delivery of moral values is done directly.Keywords: moral values, biography book, book of Chairul Tanjung si anak singkon
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL MELALUI TEKNIK COOPERATIVE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC)
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan mengetahui secara mendalam proses peningkatan kemampuan menulis puisi dengan pendekatan kontekstual melalui teknik Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dan mengetahui efektivitas penggunaan pendekatan kontekstual melalui teknik Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan Action Research yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc. Taggart yaitu model spiral dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri II Tomohon Sulawesi Utara, dengan jumlah siswa 26 orang siswa terdiri dari siswa laki-laki 12 orang dan siswa perempuan 14 orang. Hasil penelitian ini adalah: (1) secara keseluruhan bahwa proses pembelajaran kemampuan menulis puisi siswa SD Negeri II Tomohon Sulawesi Utara terlihat meningkat dari waktu ke waktu, yaitu pada tahap Pra-observasi/pre-test dengan skor sebesar 1064, pada siklus I meningkat dengan skor 1182, siklus II meningkat dengan skor 1694, siklus III atau post-test meningkat dengan skor 2184; (2) Ketuntasan belajar yang dimulai dari tes awal sampai dengan siklus III telah menunjukkan peningkatan, pada tes awal 3,85% dan tetap pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 11,54% hingga akhirnya meningkat menjadi 96,15% pada siklus III; (3) Pembelajan menulis puisi siswa dengan pendekatan kontekstual melalui teknik CIRC sangat dibutuhkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SD karena pendekatan kontekstual menciptakan suasana yang menyenangkan dalam belajar/active learning.Kata kunci: menulis puisi, kontekstual, cooperative Integrated reading and composition (CIRC)AbstractThis study aims to uncover and know in depth the process of improving the ability to write poetry using a contextual approach through Cooperatif Integrated Reading and Composition (CIRC) techniques and examine the effectiveness of the technique through the use of a contextual approach Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) to improve the ability to write poetry. The method used was Action Research developed by Kemmis and Mc.Taggart, which is the spiral model with the stages of planning, implementation, observation, and reflection. This study took place in the elementary school SD II Tomohon in North Sulawesi with 26 students consisted of 12 male students and 14 female students. The results of this study are : (1) The overall learning process of poetry writing in elementary school SD II Tomohon in North Sulawesi is seen to rise over time, ie at the stage Pre-Observation/Pre-Test with a score of 1064, the first cycle increased with score of 1182, the second cycle increased with score 1694, the third cycle or Post-Test scored increased by 2184 (2) Exhaustiveness learning which begin from the beginning of the test until the third cycle has shown an increase, at 3.85% and remain in cycle I, then increased to 11.54% and finally reached 96.15% in the third cycle (3) Learning poetry writing by students using contextual approach through CIRC technique much needed in learning Indonesian in elementary school because the contextual approach creates a pleasant atmosphere in active learning.Keywords: Poetry Writing,Contextual, Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC
AKTUALISASI DIRI PADA TOKOH UTAMA DALAM NOVEL PASUNG JIWA KARYA OKKY MADASARI (Suatu Penelitian Psikoanalisis Sastra)
AbstrakPenelitian ini bertujuan memperoleh penggambaran mendalam mengenai aktualisasi diri pada tokoh utama dalam novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode analisis isi dengan pendekatan struktural dan psikoanalisis sastra. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi tentang aktualisasi diri dalam novel, dan dianalisis dengan memanfaatkan ulasan novel serta wawancara. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan tujuh langkah, yaitu: (1) Membaca novel Pasung Jiwa. (2) Mencari fenomena menarik dalam isi cerita. (3) Menetapkan aktualisasi diri pada tokoh utama sebagai fokus penelitian. (4) Menetapkan novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari sebagai sumber data penelitian. (5) Menetapkan analisis isi sebagai metode penelitian. (6) Menetapkan pendekatan struktural dan pendekatan psikoanalisis sastra sebagai pendekatan penelitian. (7) Melakukan studi pustaka, dan pengamatan aktualisasi diri pada tokoh utama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sasana (Sasa) dan Jaka Wani (Cak Jek) sebagai tokoh utama mengalami pergulatan batin dan perjuangan mencari kebebasan. Ketidakseimbangan struktur kepribadian id, ego, dan superego tokoh utama mengarahkan pada kebutuhan aktualisasi diri. Terpenuhinya aktualisasi diri pada tokoh utama karena adanya keinginan dan potensi menjadi pribadi kreatif dan bebas. Dalam penelitian ini ditemukan keenam kebutuhan yang memotivasi tokoh utama, yaitu kebutuhan fisiologis, kebutuhan akan keamanan, kebutuhan akan rasa cinta dan memiliki-dimiliki, kebutuhan akan penghargaan, kebutuhan aktualisasi diri, dan kebutuhan transendental diri. Di samping kebutuhan aktualisasi diri, ditemukan dua jenis hambatan, yaitu dari diri sendiri dan dari lingkungan. Selain itu, ditemukan pula lima belas karakteristik aktualisasi diri. Temuan penelitian direkomendasikan kepada pengajar sastra, pembaca dan pembelajar sastra, peneliti sastra, dan orang tua.Kata kunci: Novel, Tokoh Utama, Aktualisasi diri, dan Psikoanalisis.
AbstractThis research aimed to obtain a deep depiction of self-actualization on the maincharacter in the novel Pasung Jiwa by Okky Madasari. This research is a qualitativeresearch with content analysis method with structural literary approach andpsychoanalytic literary approach. The data were collected through literature studies,data observations about self-actualization in the novel, and were checked with novelreviews as well as interviews. Data collection procedure is done with seven steps,namely: (1) Reading novel Pasung Jiwa. (2) Looking for interesting phenomena instory content. (3) Establish self-actualization on the main figure as the focus ofresearch. (4) Establish the novel Pasung Jiwa by Okky Madasari as a source ofresearch data. (5) Establish content analysis as a research method. (6) Establishing astructural approach and a literary psychoanalytic approach as a research approach.(7) conducting literature study, and self-actualization observation on the maincharacter. The results of this research indicates that Sasana (Sasa) and Jaka Wani(Cak Jek) as the main character who experienced inner struggle and struggle forfreedom. Imbalance of personality structure id, ego, and superego main characterleads to the needs of self-actualization. Fulfillment of self-actualization of the maincharacter because of the desire and potential to be creative and free person. In thisresearch found six needs that motivate the main character, the physiological needs, theneed for security, the need for a sense of love and have-owned, the need forappreciation, needs self-actualization, and transcendence needs. In addition to theneeds of self-actualization, found two types of barriers, namely from self and from theenvironment. In addition, there were also fifteen characteristics of self-actualization.Research findings are recommended to literature teachers, literary readers andlearners, literary researchers, and parents.Keywords: novel, main figure, the needs of self-actualization, and psychoanalysi
IDEOLOGY IN EDUCATION NEWS IN KOMPAS, MEDIA INDONESIA, AND REPUBLIKA NEWSPAPERS (Critical Discourse Analysis)
This study aims to gain deep understanding of ideology in education news in Kompas, Media Indonesia, and Republika newspapers. The method used in this research is qualitative research with content analysis base on the critical discourse analysis theoryby Norman Fairclough that combines three dimensions in communication (text, discourse practice and socio-cultural practice). The data in this research are educational news that is published in Kompas,Media Indonesia, and Republika newspapers in the year 2014. The finding shows that the diversity of ideologies in the text indicate the differences of ideologies of the three newspapers. Ideologies in the discourse practice describe the factors that influence the production of text that are accomodate the issue, routine media and immediacy,selecting and sorting, and influence the view of readers; and affect the consumption of text, i.e read widespread information,integrateprint and digital media, follow the media agenda, read media content as needed, and highly need mass media information.Ideologies in socio-cultural practice describe educational policies in Indonesia
PILIHAN LEKSIKAL DALAM NOVEL SEPATU DAHLAN KARYA KHRISNA PABICHARA
AbstrakTujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pendeskripsian kualitas pilihan leksikal pada novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara yang mencakup pemanfaatan kosa kata bahasa Jawa, pemanfaatan kiasan/majas, dan hubungan leksikal dengan unsur tema. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kombinasi antara metode deskriptif analisis dengan metode hermeneutika. Data dalam penelitian ini adalah pilihan leksikal pada novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara yang didapat dari hasil analisis pengkaji. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara yang diterbitkan oleh Neura Books tahun 2012 dengan jumlah 369 halaman. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, uraian rinci/transferability, pemeriksaan teman sejawat, auditing/dependability, dan Konfirmability. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pilihan leksikal yang terdapat dalam novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara adalah leksikal yang berhubungan dengan gaya bahasa kiasan/majas, yang terdiri dari gaya bahasa eufimismus, litotes, pleonasme, hiperbola, persamaan/simile, metafora, personifikasi, metonimia, dan ironi. Selain itu, juga terdapat leksikal yang berbentuk kosa kata bahasa Jawa. Novel ini dapat dijadikan inspirasi bagi generasi muda agar tetap gigih dalam menuntut ilmu pendidikan walaupun masalah ekonomi yang lemah.Kata kunci: Leksikal, NovelAbstracThe purpose of this research is to gain a deep understanding of the description quality lexical choice of the novel Sepatu Dahlan by Krishna Pabichara that includes the use of the Java language vocabulary, use of figurative/figure of speech, and lexical relations with elements of the theme. The method used in this study is a combination of descriptive analysis method with hermeneutic methods. The data in this research is lexical selection in the novel Sepatu Dahlan by Krishna Pabichara obtained from analysis of the reviewer. Sources of data in this study is novel Sepatu Dahlan by Krishna Pabichara published by Neura Books in 2012 with a number of 369 pages. Mechanical examination of the validity of the data used in this study were the extension of participation, persistence of observations, transferability, examination of peers, auditing/ dependability, and Konfirmability. Based on the results of research and discussion can be concluded that the choice of lexical contained in the novel Krishna Pabichara Shoes Dahlan is lexical associated with the style of figurative language/figure of speech, which is comprised of style eufimismus, litotes, redundancy, hyperbole, equality/simile, metaphor, personification , metonymy, and irony. In addition, there is also a lexical form of Java language vocabulary. This novel will be an inspiration for the younger generation in order to remain persistent in demanding science education despite weak economic problems. However, this novel has a weakness because of the Java language vocabulary which the author does not make sense or a translation of that vocabulary.Keywords: Lexical, Nove
LEARNING WRITING IN PRIMARY SCHOOL (Qualitative Study- Ethnography in SD Islam Jerapah Kecil Jakarta Timur)
The aims of this study is to determine the understanding of the application of learning to writing inIslamic Primary School Jerapah Kecil. This study is a qualitative study using ethnographicmethods by Spredly models. This study was conducted in March-July 2013. The results of thisstudy indicate that the teaching of writing in Islamic Primary School jerapah kecil has a uniqueassociated with writing learning objectives, which expects students have writing skills through thepractice of writing contextually and directing the students how student happy and loved to writing.Through writing activities teachers can instill a positive attitude to the students. In this study itwas found that the approach used in the teaching of writing in addition to using thecommunicative approach and whole language is also very good on student-centered learning.Writing skills of students trained through various activities at the school. Writing activitiesperformed in the morning activities, the process of learning activities and activities by schoolprogram. Writing a journal is a routine activity conducted in the morning activities in order totrain skilled student and enjoys writing. Various program activities outside of school in order tostimulate various aspects of development and potential students, including writing. Assessmentthat teachers do, not just results-oriented, but also the process. Then the aspects that not only thecognitive aspects but also aspects of the attitude or character cultivation. Utilizing a variety oflearning resources one museum as a learning resource writing to develop positive attitudes instudents through writing activities.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman mengenai penerapan pembelajaran menulisdi Sekolah Dasar Islam Jerapah Kecil. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif denganmenggunakan metode etnografi model Spredly. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-Juli2013. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran menulis di Sekolah Dasar IslamJerapah Kecil memiliki keunikan yang berkaitan dengan tujuan pembelajaran menulis, yaitumengharapkan siswa memiliki keterampilan menulis melalui praktek menulis secara kontekstualdan lebih mengarahkan pada siswa bagaimana siswa senang dan gemar menulis. Melalui kegiatanmenulis guru dapat menanamkan sikap positif pada diri siswa. Dalam penelitian ini ditemukanbahwa pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran menulis selain menggunakan pendekatankomunikatif dan whole language juga sangat ditekankan pada pembelajaran yang berpusat padasiswa. Keterampilan menulis siswa dilatih melalui berbagai kegiatan yang ada di sekolah.Kegiatan menulis dilakukan pada kegiatan pagi, pada proses kegiatan pembelajaran dan kegiatanprogram sekolah. Menulis jurnal merupakan kegiatan rutin yang dilakukan pada kegiatan pagidalam rangka melatih siswa terampil dan gemar menulis. Memprogramkan berbagai kegiatan diluar sekolah dalam rangka menstimulasi berbagai aspek perkembangan dan potensi siswatermasuk menulis. Penilain yang dilakukan guru tidak hanya berorientasi pada hasil tetapi jugaproses. Kemudian aspek yang dinilai tidak hanya aspek kognitif namun juga aspek sikap ataupenanaman karakter. Memanfaatkan sumber belajar yang bervariasi salah satunya museum sebagaisumber belajar menulis yang dapat mengembangkan sikap positif pada siswa melalui kegiatanmenulis
THE EFFECT OF LANGUAGE GAME TECHNIQUE AND LEARNING MOTIVATION TOWARDS MASTERY OF VOCABULARY (An Experimental at V grade MIN Hadiluwih Sumberlawang Sragen)
The objective of this experimental research is to find out the effect of language game technique and learning motivation towards the result of Arabic learning. The research was conducted at MIN Hadiluwih Sumberlawang Sragen involving 32 samples which were selected using simple random sampling. Twentyfive person of the sample were selected from the upper group and the rest 25% werefrom the lower group with the total of32 students. The design used in this research was a treatment by level design 2 X 2 two wayanova. The findings of this research showed: (1) the result of Arabic learning of the group using word bingo technique is higher than the group of the students using puzzle game technique, (2) there is an interaction effect between game technique and learning motivation, (3) high motivated group of students using word bingo game technique result higher than the groupof students using puzzle game technique, (4) low motivated group of students using word bingo and puzzle game technique do not show significant difference in the result ofArabic learning. Based on t~efindings, it can be recommended that teachers of Arabic language to apply word bingo and puzzle game technique as a variation in teaching technique by considering the students learning motivation in selecting the teaching technique.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik permainan dan motivasi belajar terhadap penguasaan kosakata bahasa Arabbahasa Arab. Penelitian ini dilakukan di MIN Hadiluwih Sumberlawang Sragen dengan 32 sampel yang dipilih dengan sampling acak sederhana. Sampel diambil 25% dari kelompok motivasi belajar tinggi dan 25% dari kelompok motivasi belajar rendah,jadi sampel32 siswa. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah by level design 2 x 2 ANOVA duajalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) penguasaan kosakata bahasa Arabbahasa Arab kelompok siswa yang belajar dengan teknik bingo kata lebih tinggi daripada kelompok siswa yang belajar dengan teknik permainan susun kata (puzzle). (2) Adanya interaksi antara teknik permainan dan motivasi belajar. (3) kelompok siswa dengan motivasi belajar tinggi yang belajar dengan teknik permainan bingo kata lebih tinggi daripada penguasaan kosakata bahasa Arabkelompok siswa yang belajar dengan teknik permainan susun kata (puzzle).(4) penguasaan kosakata bahasa Arabbahasa Arab kelompok siswa dengan motivasi rendah yang belajar dengan teknik permainan bingo kata dan susun kata (puzzle) tidak menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada guru bahasa Arab untuk menggunakan teknik permainan bingo kata dan susun kata (puzzle) sebagai variasi teknik pengajaran dan tetap harus mempertimbangkan tingkat motivasi belajar siswa dalam memilih suatu teknik pengajaran
TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM UPACARA ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT MUNA SULAWESI TENGGARA (Studi Penelitian Etnografi Komunikasi)
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang tindak tutur ilokusi dalam upacara adat perkawinan masyarakat Muna di Desa Wali, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode etnografi komunikasi berdasarkan teori Hymes. Data penelitian ini adalah tuturan dalam bahasa Muna yang terjadi dalam prosesi upacara adat perkawinan masyarakat Muna yang mencakup data tindak tutur ilokusi representatif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dalam upacara adat perkawinan masyarakat Muna ditemukan data tindak tutur ilokusi representatif berupa tindak tutur ilokusi representatif menyatakan, melaporkan, dan mengklaim. Data tindak tutur ilokusi direktif berupa tindak tutur ilokusi direktif perintah, memohon/meminta, berdoa, dan bertanya. Data tindak tutur ilokusi komisif berupa tindak tutur ilokusi komisif berjanji. Data tindak tutur ilokusi ekspresif berupa tindak tutur ilokusi ekspresif meminta maaf, memberi salam, dan menyampaikan rasa hormat. Data tindak tutur ilokusi deklaratif berupa tindak tutur ilokusi deklaratif penamaan dan menikahkan.Kata kunci: tindak tutur, ilokusi, etnografi komunikasiAbstractThe purpose of this research is to discover the deep comprehension about illocutionary speech act in the traditional wedding ceremony in Wali village, Watopute subdistrict, Muna regency, Southeast Sulawesi. The approach of the research is qualitative with ethnography communication methods based on Hymes theory. The data of the research are the speech is Muna language happened in the wedding ceremony. All the data taken included representatives illocutionary speech act, directives, commissives, expressives, and declaratives. The result of the study found in the wedding ceremony that stated, reported, and claimed as the data of representatives illocutionary speech acts; command, begging/asking, praying, and questioning as the data of directives illocutionary speech acts; promising as the data of commissive illocutionary speech acts; apologizing, greeting, and showing respect as the data of expressives illocutionary speech acts; giving a name and marriage as the data of declaratives illocutionary speech acts for found in the wedding ceremony of Muna society.Keywords: speech acts, illocutionary, ethnography communicatio
THE ROLE OF WOMEN IN THE NOVEL GARIS PEREMPUAN BY SANIE B. KUNCORO AND NOVEL TEMPURUNG BY OKA RUSMINI (A COMPARATIVE LITERATURE STUDY)
This research aims to examine in depth the role of women in two novel Garis Perempuan and Tempurung. The role of women in the field of social, cultural, educational, and economic conteks. Then to compare all those roles and summed and find the relevance in education.This study used a qualitative descriptive method with a structural approach and the approach of comparative literature that discusses. 1) a description of each character, setting, and plot lines in the both novels. (2) the roles of women in the field of socio-cultural, educational, and economic,3) comparison of the role of women in the those two novels, (4) the relevance of the role of women in education. The research data in the form of a statement contains of sentences or paragraphs include narrative, dialogue or monologue, as well as interviews with researcher colleagues.Novel Garis Perempuan and Tempurung tells about the struggle of women in playing their roles in various fields such as the social field of culture, education, and economics.In order to play those roles they have to choose; worth of free choice or value. The role of women as mothers was found to be a figure or a model of all those women in struggle.
Penilitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran perempuan dalam novel Garis Perempuan dan novel Tempurung. Peran perempuan dibidang sosial budaya, pendidikan, dan ekonomi, lalu membandingkan peran-peran tersebut kemudian menyimpulkan dan menarik relevansinya dengan pendidikan.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan struktural dan pendekatan sastra bandingan yang membahas tentang (1) deskripsi masing-masing tokoh, latar, dan alaur novel Garis Perempuan dan novel Tempurung, (2) peran-peran perempuan dibidang sosial budaya, pendidikan, dan ekonomi, (3) perbandingan peran perempuan di dua novel, (4) relevansi peran perempuan dengan pendidikan. Data penelitian berupa pernyataan yang berupa kalimat atau paragraf yang berupa narasi, dialog, ataupun monolog, serta wawancara peneliti dengan rekan sejawat.Novel Garis Perempuan dan novel Tempurung mengisahkan tentang perjuangan perempuan dalam memerankan perannya diberbagai bidang seperti dibidang sosial budaya, pendidikan, dan ekonomi. Dalam rangka memerankan peran ini mereka harus memilih; pilihan senilai atau bebas nilai. Peran perempuan sebagai ibu ternyata dapat menjadi figur atau contoh dalam sebuah perjuangan