Jurnal Administrasi Bisnis
Not a member yet
206 research outputs found
Sort by
Pengaruh Manfaat dan Kualitas Hubungan Relasional terhadap Hasil Pemasaran Relasional: Sebuah Studi terhadap Layanan Suratkabar
The importance of developing and maintaining enduring relationships with customersof service businesses is generally accepted in the marketing literature. A keychallenge for researchers is to identify and understand how managerially controlledantecedent variables influence important relationship marketing outcomes (e.g., customerloyalty and word-of-mouth communication). Relational benefits, which havea focus on the benefits consumers receive apart from the core service, and relationshipquality, which focuses on the overall nature of the relationship, represent twoapproaches to understanding customer loyalty and word of mouth. This article integratesthese two concepts by positioning customer satisfaction and commitment asrelationship quality dimensions that partially mediate the relationship between threerelational benefits (confidence benefits, social benefits, and special treatment benefits)and the two outcome variables. The results indicate that the concepts of customer satisfactionand commitment serve to significantly contribute to relationship marketingoutcomes in services. On the other hand, the data does not approve that there is apositive effect of relational benefits to loyalty.Keywords: relational benefits, relationship quality, relationship marketing outcomes,satisfaction, commitment, loyalty, word-of-mouth communicatio
Editorial + Sampul
Politik dan bisnis merupakan dua aktifitas yang tidak dapat dipisahkan, yangmembentuk satu lingkungan besar yaitu lingkungan sosial. Lingkungan sosialini dapat mencakup aspek yang luas, seperti etika, corporate governance,corporate social responsibility, perlindungan konsumen, kepuasan konsumen, persaingan,industrial relation, pasar saham, hubungan dengan lembaga pemerintah,dan aspek sosial politik lainnya. Beberapa aspek ini merupakan sajian utama padapenerbitan Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) Volume 5 Nomor 2 Tahun 2009.Jojok Dwiridotjahjono menyajikan isu mengenai corporate governance (tatakelola perusahaan) yang merupakan salah satu bahasan penting dalam rangka mendukungpemulihan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi yang stabil di masa yang akandatang, baik di Indonesia ataupun di berbagai negara Asia lainnya, yang mengalamikrisis ekonomi pada pertengahan tahun 1997. Sedangkan Haeryip Sihombing danMochamad Safarudin mengangkat tema mengenai corporate social responsibilitysebagai salah satu inovasi pelaku bisnis dalam menghadapi pasar, seiring denganperubahan iklim dan kemiskinan sebagai pembentuk pasar.James R. Situmorang membahas mengenai keterkaitan antara politikdan bisnis, baik sebagai ilmu ataupun berdasarkan pendekatan empiris darilingkungan bisnis yang mencakup internal ataupun eksternal. Abdul Rahmanmembahas mengenai pentingnya setiap organisasi, baik bisnis atapun publik, untukmemperhatikan kualitas produk yang di tawarkannya. Orientasi pada kepuasankonsumen (pelanggan) mendorong organisasi untuk merumuskan kualitas secaralengkap. Situasi persaingan yang demikian ketat ditambah dengan tuntutan publikyang meningkat telah memaksa setiap organisasi untuk terus meningkatkan kualitasproduknya. Setyabudi Indartono menyajikan sebuah kajian mengenai hubunganantara persepsi politik organisasi terhadap komitmen, dan bagaimana variabelkepercayaan (trust) dapat menjelaskan hubungan tersebut.Arie I. Chandra menguraikan mengenai pentingnya setiap organisasi bisnis untukmengelola hubungan baik dan fungsional dengan para pemangku kepentingan.Hubungan perusahaan dengan lingkungan luarnya tidak lagi dapat disederhanakansebagai perihal mengoptimalkan kepuasan pembeli dan keuntungan perusahaan semata.Dengan semakin kompleksnya kehidupan modern maka ini berimbas pulapada perusahaan. Dalam menghasilkan barang dan atau jasa, perusahaan wajib memperhatikanaspek kesehatan dan keselamatan bagi pembeli/pengguna. SedangkanElizabeth Tiur Manurung dan Sean Adi Mulyawan memberikan kajian empirismengenai pengaruh dari tingkat bunga dan indeks harga saham terhadap harga sahamPT Telkom. Pasar modal merupakan salah satu sarana bagi pemerintah untuk menjalankankebijakan dalam rangka menstabilkan perekonomian. Saham merupakansalah satu instrumen pasar modal. Pergerakan harga saham diindikasikan oleh indeksharga saham dan juga tingkat bunga
Pengaruh Tingkat Bunga, Indeks Harga Saham Terhadap Harga Saham PT Telkom Berdasarkan Path Analysis (Penelitian Di Bursa Efek Indonesia)
Capital market has important role in Indonesia’s economy as a tool for governmentto maintain economic stability. Stock is one of many capital market’s instruments.Stock price fluctiations can be seen from Composite Stock Price Index and SectoralStock Price Index. Stock price fluctuations is influenced by many factors. One ofthose factors is interest rate. The best approach to interest rate in Indonesia is the BIRate.Keywords: Capital market, Stock price, interest rate, Sectoral stock price inde
Penerapan Good Corporate Governance : Manfaat Dan Tantangan Serta Kesempatan Bagi Perusahaan Publik Di Indonesia
Corporate governance is still at the top of the agenda for Indonesia and Asian corpo-rations. The issue of corporate governance arises since economic crisis in Indonesiaand Asian countries. Country factors can play a key role in setting the framework forcorporate governance practices at the individual company level. Given that corpo-rate governance matters regardless of the particular system - the legal and economicframework conditions - investors have shown growing interest in a global bench-mark of good behavior. There persists the belief that good corporate governance canhelp create shareholders value and ensuring that enterprizes only responsibility tosociety is to maximize profits without breaking the law, hence the role of corpo-rate governance is to provide appropriate corporate control. This article elaboratedabout implementation good corporate governance ; benefits, obstacles, challenge andopportunity for Indonesia corporations.Keywords: Good Corporate Governanc
Inovasi Tanggungjawab Sosial Korporasi Sebagai Strategi Bisnis Terhadap Pasar Bagian Bawah Piramida Dan Kemiskinan
Mostly corporate social responsibility activities are programs generated that have nodirectly beneficial impacts to the business. In fact, those activities are merely thespace of philanthropy, so the business core existence as a profits seeker missed out totreat the market as a potential beneficial and advantage. The corporate social responsi-bility, however, which is mixed and derived by two-sided market, localization, buyingmode, and strategy value based, will drive the bottom of pyramid as a potential marketof the competitive advantage for company’s economic sustainable development andlong-term profits. In case of poverty (TKI), the companies can perform a strategybusiness for economic prospect and development through business innovation and/orinnovation of corporate social responsibility, and vice versa.Keywords: CSR, the bottom of pyramid, 2-sided market, localization, and compet-itive advantag
Beberapa Keterkaitan Antara Politik dan Bisnis
Politics and business may seem to exist separately. Businesses primarily focus onstrategies and policies to improve operations and increase the profitability of compa-nies. Politics, on the other hand, play in a different arena, delving into the creation ofpublic policies for the advancement of constituents and the country. However, uponclose examination of how politics and business truly work, a connection betweenboth becomes apparent. The two influence each other.Keywords: politics, business, politician, businessman, country, company, eco-nomics, macroeconomics, goods and service, lobby, political part
Editorial + Sampul
Tantangan dan pendidikan bisnis merupakan topik utama dalam penerbitan JurnalAdministrasi Bisnis (JAB) Volume 5 Nomor 1 Tahun 2009. Selain itudilengkapi juga dengan artikel hasil penelitian mengenai aplikasi model regresilogistik biner untuk model keberhasilan belajar, sebuah studi kasus dan hasilpenelitian mengenai pengaruh manfaat dan kualitas hubungan relasional terhadaphasil pemasaran relasional dari sebuah layanan suratkabar, dan sebuah artikel hasilpenelitian mengenai perubahan pola belanja masyarakat perkotaan.James Rianto Situmorang mengupas mengenai karakteristik pendidikan bisnisdan perbandingan beberapa lembaga pendidikan yang berada di Indonesia maupun diluar negeri. Sedangkan Jony Oktavian Haryanto menyoroti mengenai peran praktisidalam pendidikan bisnis. Penulis menyampaikan konsep mengenai theories-in-usesebagai pendekatan dalam proses pembelajaran di sekolah bisnis. Melalui pendekatantersebut, diharapkan peserta didik dapat memperoleh pemahaman secara komprehensif.Orpha Jane menguraikan mengenai knowledge yang menjadi salah satufaktor produksi yang penting bagi organisasi. Secara spesifik penulis mengeksplorasilebih jauh mengenai strategi dalam mengimplementasikan knowledge managementdi Perguruan Tinggi.Sam’un Jaja Raharja menyajikan sebuah analisis dan pemikiran mengenai polahubungan antar organisasi masa kini yang dicirikan oleh kesalingtergantungan (interdependensi)satu sama lain karena situasi lingkungan yang dinamis dan terus berubah.Perubahan atau pergeseran dari sifat independen ke interdependen telah melahirkanberbagai pemikiran yang mengarahkan kepada model pengelolaan bisnis berdasarkankemitraan, tidak lagi berdasarkan kompetisi (persaingan). Gandhi Pawitan menyajikansebuah hasil penelitian di FISIP Unpar, Jurusan Administrasi Bisnis khususnya,mengenai model keberhasilan siswa dalam menyelesaikan studinya.A. J. Ibnu Wibowo menyajikan mengenai konsep pemasaran relasional (relationshipmarketing) dengan aplikasi di layanan surat kabar. Tujuan utama dariteori pemasaran relasional adalah mengidentifikasi faktor-faktor penentu utama yangmempengaruhi hasil yang penting bagi perusahaan, sehingga menghasilkan suatumodel konseptual yang bisa menjelaskan hubungan antara layanan yang diberikanperusahaan dengan konsumennya. Terahkir Maria Widyarini dan Nina Septinamenyajikan sebuah hasil penelitian mengenai perubahan pola belanja masyarakatperkotaan. Pembahasan menitikberatkan pada faktor penyebab beralihnya konsumenpasar tradisional ke pasar moderen
Pentingnya Perusahaan Mengelola Hubungan Baik dan Fungsional dengan Pemangku Kepentingan
The face of business in today’s society is ever changing, highly dynamic and extraor-dinarily diverse. Some events are exciting, others depressing.But many reflect thebasic trends and underlying forces that shaping business and its stake holders.Thereare a complex relationship between competitor, government and mass media.Everybusiness has complex involvements with other people, groups and organizations inthe external environment. This article describes the connection between broad, ab-stract ways of thinking about business and the rest of the world relationship andspecific- practical ways of doing so.Keywords: Pemangku Kepentingan (Stake holder), Pesaing dan Aliansi, KebijakanPublik dan Manajemen Pemangku Kepentinga
Evaluasi Kepuasan Pelayanan Publik Studi Kasus Pada PT. Jamsostek (Persero)
Increasing and maintaining a service quality are not an easy job, moreover if thereare involving some division in delivering the services. JPK programme, as one of thepublic service programme in health, which are organized by PT jamsostek (Persero),using the trhee party pattern which are involving three institution, such as BadanPenyelenggara (PT Jamsostek), Provider (Health Care Organizer) dan Recipient (cor-poration dan employee) as their customer. The three party pattern is a complex modelsince each involved institutions have their own potential. Interaction among the threeinstitution will come out a potential side effect problem, which in the end affectedthe quality of the delivered services. In evaluating the satisfaction of the deliveredservices objectively, in tem of increasing and maintaining the services’ quality, thenthe aim of this research.Keywords: Program JPK, Tripartit, Evaluasi, Pengukuran, Kepuasan Konsume
Bangunan Stratejik Organisasi Pembelajar
AbstractOne of the characteristics of modern organization is a learning organization.Learning organization is an organization that is continually learning shared amongmembers use existing knowledge so that the company can achieve success. Somecompanies have succeeded as a learning organization. since the 1990s. Learningorganization continuously practice and utilize the knowledge in accordance withthe company’s ability. The ability to practise is known as learning capability.Five characteristics are called building strategic that become the foundation of alearning organization is the clarity of the vision and mission, leadership commitmentand empowerment, experimentation and rewards, effective transfer of knowledge,teamwork and group problem solving.Keywords: organization learning, learning capability, strategic building,knowledge, fifth disciplineAbstrakSalah satu karakteristik organisasi modern adalah organisasi pembelajar. Organisasipembelajar adalah organisasi yang terus menerus belajar secara bersama di antaraanggotanya menggunakan pengetahuan yang ada sehingga perusahaan dapat menca-pai kesuksesan. Beberapa perusahaan telah sukses mempraktekkan sebagai organisasipembelajar sejak tahun 1990-an. Dalammelakukan pembelajaran, organisasi pembe-lajar secara kontinyu mempraktekkan hal-hal yang telah dipelajari agar organisasidapat semakin berkembang. Kemampuan seperti itu dikenal dengan istilah kapabil-itas pembelajaran. Lima karakteristik yang disebut sebagai bangunan stratejik yangmenjadi fondasi organisasi pembelajar adalah kejelasan visi dan misi, komitmen danpemberdayaan kepemimpinan, eksperimen dan penghargaan, transfer pengetahuanyang efektif, kerja sama tim dan pemecahan masalah secara kelompok.Kata kunci: Organisasi pembelajar, kapabilitas pembelajaran, bangunan stratejik,pengetahuan, disiplin kelim