J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Not a member yet
180 research outputs found
Sort by
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER NASIONALIS DALAM NOVEL LAUT BERCERITA KARYA LEILA S. CHUDORI DAN RANCANGAN PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA
This study aims to describe the nationalist values of character education contained in novel Laut Bercerita by Leila S. Chudori and the lesson plan of literature learning in senior high school. The methods used in this study are qualitative descriptive. The data source for this study is the novel Laut Bercerita by Leila S. Chudori. The research data contained in the text of the novel in the form of events, speech or actions of the characters. This study uses documentation techniques as data collection techniques. The data analysis in this study uses data analysis techniques by Miles and Huberman. The results showed that the value of nationalist character education contained in the novel Laut Bercerita by Leila S. Chudori as much as 16 data which is manifested in an attitude of patriotism, self-sacrifice, concern for the nation, national spirit, love for the motherland, and upholding justice and human rights of the Indonesian people.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter nasionalis dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori dan rancangan pembelajaran sastra di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini ialah novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Data penelitian ini ialah data kualitatif yang terdapat pada bagian teks novel berupa peristiwa, ucapan atau tindakan tokoh. Penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi sebagai teknik pengumpulan datanya. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai pendidikan karakter nasionalis yang terkandung dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori sebanyak 16 data yang terwujud dalam sikap jiwa patriotisme, rela berkorban, kepedulian terhadap bangsa, semangat kebangsaan, cinta tanah air, serta menegakkan keadilan dan hak kemanusiaan rakyat Indonesia.Keywords: Educational Value, Nationalist, NovelDOI Artikel: https://doi.org/10.23960/J-Simbol/v11i1.2023.0
Pengembangan Media Mobile Learning dalam Pembelajaran Teks Anekdot di SMA Kelas X
Penelitian pengembangan ini memaparkan mengenai masalah keterbatasan media pembelajaran yang dialami oleh peserta didik pada materi teks anekdot di SMA. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan, mengembangkan produk media pembelajaran berupa media mobile learning dalam pembelajaran teks anekdot di SMA kelas X yang dapat diunduh di google playstore, serta mendeskripsikan kelayakan produk media pembelajaran tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) yang disadur dari teori Sugiyono. Prosedur penelitian Sugiyono yang terdiri atas sepuluh Langkah diringkas menjadi enam langkah sesuai kebutuhan peneliti serta standar penelitian dan pengembangan tingkat sarjana, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data informasi, desain produk, validasi produk, uji coba produk dan revisi produk. Penelitian ini dilaksanakan di MAN 1 Bandarlampung terhadap pendidik Bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi wawancara dan survei menggunakan kuesioner. Wawancara dilaksanakan untuk menemukan masalah yang ada sedangkan survei menggunakan kuesioner dilaksanakan untuk validasi kelayakan produk.This developmental research addresses the limitations in learning media experienced by students regarding the anecdote text material in high school. The aim is to produce and develop a learning media product in the form of mobile learning for teaching anecdote texts in 10th-grade high school, available for download on Google Play Store, and to describe the feasibility of this learning media product. The method employed in this study is the Research and Development (R&D) method adapted from Sugiyono's theory. Sugiyono's ten-step research procedure is condensed into six steps based on the researchers' needs and the standards of undergraduate research and development: identifying potential and problems, collecting data and information, product design, product validation, product testing, and product revision. The study took place at MAN 1 Bandarlampung with Indonesian Language educators. Data collection techniques involved interviews to identify existing issues and surveys using questionnaires for product validity validation.Keywords: Anecdote, Cross Platform, Mobile Learning
PERENCANAAN PEMBELAJARAN TEKS DRAMA KELAS XI SMA NEGERI 1 ABUNG SEMULI SELAMA PANDEMI
The purpose of this research was to describe lesson plan during pandemic era. The method that used in this research was descriptive quantitative. The data of this research was drama text lesson plan of SMA Negeri 1 Abung Semuli. The result of research showed that the lesson plan created by SMA Negeri 1 Abung Semuli teacher has fulfilled eligibility standard based on APKG (Teacher Ability Assessment Tool) 1. However, the lesson plan was incomplete because it had several flaws. Therefore, the score of that lesson plan was 70 which category was eligible enough. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan pembelajaran selama pandemi. Penelitian ini menggunakan metode penlitian kuantitatif deskriptif. Data pada penelitian ini berupa RPP teks drama SMA Negeri 1 Abung Semuli. Hasil dari penelitian yang telah peneliti lakukan menunjukkan bahwa RPP pandemi teks drama yang telah disusun oleh pendidik SMA Negeri 1 Abung Semuli telah memenuhi standar kelayakan RPP berdasarkan Alat Penilaian Kemampuan Guru (APKG) 1. Namun, RPP tidak lengkap karena memiliki beberapa kekurangan. Oleh karena itu, RPP yang peneliti analisis memiliki skor 70, dengan kategori cukup layak.Keyword: lesson plan, drama text, pandemicDOI Artikel: https://doi.org/10.23960/J-Simbol/v11i1.2023.0
Analisis Struktur Lirik Lagu Lampung Karya Andi Achmad
This research aims to obtain data, analyze it, and describe the results of the analysis in the form of analysis of the physical structure and inner structure of Lampung songs entitled Tanoh Lado and Pung Kelapo Kupung. The research method used is descriptive qualitative method, using structural analysis approach. The data collected in this research was done by online data search technique. Then, data analysis was carried out using the Miles and Huberman analysis model, through three steps in the form of data reduction, data presentation, and making conclusions. Aspects contained in the physical structure and inner structure of the poem were found in the lyrics of Tanoh Lado and Pung Kelapo Kupung. (1) The lyrics of Tanoh Lado and Pung Kelapo Kupung use different styles of diction selection (2) The imagery found is auditory imagery and visual imagery. (3) The concrete words used consist of various words. (4) Figurative language used are pleonasm, parallelism, and enumeration. (5) The sound aspect has initial rhyme and final rhyme. (6) The typography of this song is conventional. (7) Each song has a theme. (8) The feelings of both songs consist of pride and anxiety. (9) The tone and atmosphere consist of joy and empathy. (10) Each song has a mandate that is in accordance with the topic of the problem discussed.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data, menganalisisnya, dan mendeskripsikan hasil analisis berupa analisis terhadap struktur fisik dan struktur batin pada lagu Lampung yang berjudul Tanoh Lado dan Pung Kelapo Kupung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan menggunakan pendekatan analisis struktural. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini dilakukan dengan teknik penelusuran data online. Kemudian, dilakukan analisis data dengan model analisis Miles dan Huberman, melalui tiga langkah berupa reduksi data, penyajian data, dan membuat simpulan. Aspek-Aspek yang terdapat pada struktur fisik dan struktur batin pada puisi ditemukan dalam lirik lagu Tanoh Lado dan Pung Kelapo Kupung. (1) Lirik lagu Tanoh Lado dan Pung Kelapo Kupung menggunakan gaya pemilihan diksi yang berbeda (2) Imaji yang ditemukan adalah imaji pendengaran dan imaji penglihatan. (3) Kata konkret yang digunakan terdiri dari beragam kata. (4) Bahasa figuratif yang digunakan adalah pleonasme, paralelisme, dan enumerasia. (5) Aspek bunyi yang dimiliki terdapat sajak awal dan sajak akhir. (6) Tipografi lagu ini adalah konvensional. (7) masing-masing lagu memiliki tema. (8) Perasaan kedua lagu terdiri dari kebanggaan dan kegelisahan. (9) Nada dan suasana terdiri dari gembira dan empati. (10) Masing-masing lagu memiliki amanat yang sesuai dengan topik permasalahan yang dibahas. Keywords: analysis, song lyrics, physical structure, inner structure, poetr
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE TUTURAN PENYIAR RADIO SONORA LAMPUNG 96.0 FM DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA
Purpose of this research is descriptive code switching and code mixing form and cause factors used on Sonora Lampung 96.0 FM announcers speech in The Showre program, and then implactions result of the research for Indonesian language learning in high school. The research method used is descriptive qualitative. The data collection technique was carried out using the free-of-conversation listening technique, the recording technique, and the note-taking technique. The results showed that the form of code switching found was only external code switching in the form of a transition from Indonesian to English and was caused by speaker factor and changing topics of conversation. The forms of code mixing found are word code mixing, phrases, baster, word repetition, and clauses. The code mixing occurs because of the background of the speaker's attitude factor and language factor. The results of the study can be implicated in learning Indonesian in high school in anecdotal text material. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk alih kode dan campur kode serta faktor penyebabnya yang terdapat dalam tuturan penyiar radio Sonora Lampung 96.0 FM di program The Showre dan mengimplikasikan hasil penelitian terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk alih kode yang ditemukan hanya alih kode ekstern berupa peralihan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan disebabkan oleh faktor penutur dan berubahnya topik pembicaraan. Bentuk campur kode yang ditemukan yaitu campur kode kata, frasa, baster, perulangan kata, dan klausa. Campur kode tersebut terjadi karena faktor latar belakang sikap penutur dan kebahasaan. Hasil penelitian dapat diimplikasikan terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA dalam materi teks anekdot. Keywords: code switching, code mixing, The Showre Sonora LampungDOI Artikel: https://doi.org/10.23960/J-Simbol/v11i1.2023.0
Analisis Strukturalisme pada Puisi “Tiada” Karya Joko Pinurbo
Basically poetry is created to describe and express how the poet feels, not just created to show the beauty of language. This is what makes poetry in its production requires emotive elements to make it more beautiful and charismatic. To obtain these elements can be through the use of language, the use of punctuation, the sound produced, the way of writing and so on. This study aims to analyze the poem Tiada by Joko Pinurbo using stylistic studies. The method used in this research is descriptive qualitative method. Qualitative descriptive research is a combination of two studies, namely descriptive research and qualitative research. The approach used is a structural approach consisting of physical structure and inner structure. The result of this research is that there is a physical structure and an inner structure in the poem Tiada by Joko Pinurbo. The physical structure contained in poetry is in the form of diction, concrete words, figurative language and rhymes. While the inner structure consists of themes, tones, feelings, and messages. Pada dasarnya puisi diciptakan untuk menggambarkan dan mengekspresikanbagaimana perasaan penyair, bukan hanya diciptakan untuk menunjukan keindahan bahasa. Hal ini yang membuat puisi dalam penciptaannya membutuhkan unsur emotif agar menjadi lebih indah dan karismatik. Untuk memperoleh unsur-unsur tersebut dapat melalui penggunaan bahasa, penggunaan tanda baca, bunyi yang dihasilkan, cara penulisan dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis puisi Tiada karya Joko Pinurbo dengan menggunakan kajian stilistika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatifmerupakan gabungan dari dua penelitian yaitu penelitian deskriptif dan penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan struktural yang terdiri atas struktur fisik dan struktur batin.. Hasil dari penelitian ini yaitu ditemukan srtuktur fisik dan struktur batin dalam puisi Tiada karya Joko Pinurbo. Struktur fisik yang terdapat dalam puisi yaitu berupa diksi, kata konkret, bahasa figuratif dan rima. Sedangkan struktur batin berupa tema, nada, perasaan, dan amanat. Keywords: poetry, stylistics, structuralism, physical structure, inner structur
Analisis Paralelisme dalam Puisi Hilang (Ketemu) Karya Sutardji Calzoum Bachri
Poetry ‘Hilang (Ketemu)’ a signature work by Sutardji Calzoum Bachri, is presented in a beautiful stanza with the selection of diction as its characteristic. The forms of meaning and typography displayed in his poetry also embellish the style of language in his poems. This study aims to analyze the use of figurative language namely parallelism, assonance, alliteration, and the meaning contained in the poetry ‘Hilang (Ketemu)’. This research is a type of qualitative research. The data in this study is in the form of an array of poetry by Sutardji Calzoum, ‘Hilang (Ketemu)’ which contains figurative language. Data collection techniques used in the form of see, read, note. Furthermore, the data analysis technique used is descriptive qualitative. The data analysis steps used were reading and listening to the poetry ‘Hilang (Ketemu)’; then analyze the style of language used in it; grouping the results of data analysis; describe the results of the analysis. The results of this study indicate that the poetry ‘Hilang (Ketemu)’ contains figurative language in the form of parallelism, assonance, alliteration, repetition, and meaning.Puisi yang berjudul ‘Hilang (Ketemu)’ ciptaan Sutardji Calzoum Bachri disuguhkan dalam bentuk bait yang indah dengan pemilihan diksi sebagai ciri khasnya. Bentuk makna maupun tipografi yang ditampilkan dalam puisinya turut memperindah gaya bahasa dalam puisi-puisi karyanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan gaya bahasa yakni paralelisme, asonansi, aliterasi, dan makna yang terkandung di dalam puisi ‘Hilang (Ketemu)’. Kajian ini ialah salah satu kajian kualitatif. Data dalam kajian ini berupa larik puisi ‘Hilang (Ketemu)’ karya Sutardji Calzoum yang mengandung gaya bahasa. Teknik untuk menggumpulkan data ialah simak, baca, catat. Selanjutnya teknik untuk menganalisis data berupa deskriptif kualitatif. Langkah-langkah kajian dalam menganalisis data, yakni membaca dan menyimak puisi ‘Hilang (Ketemu)’; selanjutnya menganalisis gaya bahasa yang digunakan di dalamnya; mengelompokkan hasil analisis data; mendeskripsikan hasil analisis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan puisi ‘Hilang (Ketemu)’ mengandung gaya bahasa berupa paralelisme, asonansi, aliterasi, repetisi, dan makna. Keywords: Alliteration, Assonance, Parallelism, Poetry, Repetition
PEMBELAJARAN DARING MENULIS TEKS DESKRIPSI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 BANDAR LAMPUNG TAHUN AJARAN 2021/2022
This study aims to describe, implement and evaluate online learning to write descriptive texs in the remaining VII graders of SMP Negeri 5 Bandar Lampung. This study uses a qualitative descriptive method. The source of data obtained in this study is in the form of online learning activities focus on learning implementation plan, implementation of learning (teacher activities and student activities) and assessment of learning in the realm of attitudes, knowledge and skills. The data collection techniques in this study were in the form of observation, interviews, participation and documentation. The results of this study indicate that the teacher has carried out three stages of learning. This stage includes learning planning, implementation of learning and assessment of learning. The teacher has formulated the learning objectives according to the components in the learning implementation plan, but the learning objectives formulated by teacher are not in accordance with learning objectives in the 2013 curriculum and the teacher has included the learning steps uses discovery learning method. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran daring menulis teks deskripsi pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa kegiatan pembelajaran daring yang terfokus pada rencana pelaksanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran (kegiatan guru dan kegiatan siswa), serta penilaian pembelajaran dalam ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara, partisipasi, dan dokumentasi. Tahap tersebut meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. Guru telah merumuskan tujuan pembelajaran sesuai dengan komponen yang terdapat di dalam rencana pelaksanaan pembelajaran, namun tujuan pembelajaran yang dirumuskan oleh guru belum sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ada pada Kurikulum 2013, dan guru sudah mencantumkan langkah-langkah pembelajaran yang digunakan yakni model pembelajaran discovery learning.Keywords: online learning, writing, descriptive texsDOI Artikel: https://doi.org/10.23960/J-Simbol/v10i1.2022.0
STUDI LITERATUR PENERAPAN AUGMENTED REALITY PADA PENDIDIKAN
Augmented reality adalah suatu konsep yang terdiri atas bentuk yang telah dikembangkan serta dilaksanakan pada ruang lingkup pembelajaran. Sehingga, penggunaan dan juga penggunaan augmented reality sebagai salah satu wadah dalam media pembelajaran dapat memberikan sebuah inovasi baru terhadap pengembangan media pembelajaran. Pemanfaat augmented reality juga bukan hanya menggunakan objek asli, melainkan menggunakan objek dalam bentuk maya sebagai penyampaian informasi. Penulisan makalah ini bertujuan sebagai pemanfaatan augmented reality pada bidang pendidikan khususnya lingkup pembelajaran yang berdasar pada kajian literatur penelitian pada bidang yang dikaji.Augmented reality is a concept consisting of forms that have been developed and implemented in the scope of learning. Thus, the use and use of augmented reality as a medium in learning media can provide a new innovation for the development of learning media. Augmented reality users are not only using real objects, but also using virtual objects as information delivery. The purpose of this paper is to use augmented reality in the field of education, especially the scope of learning, which is based on a review of the research literature in the field being studied.Keywords: augmented reality, Education, LearningDOI Artikel: https://doi.org/10.23960/J-Simbol/v10i2.2022.0
STUDI LITERATUR TENTANG POTENSI AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS FABEL
This study aims to examine the existence of Augmented Reality as a learning medium in the era of modernization. The method used in this study is a literature study. The result of this research is that Augmented Reality has a good influence as a learning medium so that it is able to keep up with the development of technology. The conclusion of this study is evident from the research articles that were carried out earlier. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi Augmented Reality sebagai media pembelajaran di era digital. Metode yang dipakai pada penelitian yakni studi literatur. Hasil dari penelitian ini yakni Augmented Reality memiilki pengaruh yang baik sebagai media pembelajaran sehingga mampu mengikuti perkembangan teknologi yang kian berkembang. Kesimpulan penelitian ini terbukti dari artikel penelitian yang telah dilakukan sebelumnya.Keywords: Augmented Reality, student participation, fabled text, writingDOI Artikel: https://doi.org/10.23960/J-Simbol/v10i2.2022.0