J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Not a member yet
180 research outputs found
Sort by
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SMALL GROUP DISCUSSION MELALUI MUMI KERA BU DESI UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 4 SEKOLAH DASAR
Indonesia. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran small group discussion melalui Mumi Kera Bu Desi terhadap minat dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan strategi penelitian studi kasus. Untuk mengetahui minat belajar siswa digunakan angket yang diberikan kepada 27 siswa. Terdapat empat indikator minat belajar yang diukur yaitu perasaan senang, ketertarikan, perhatian dan keterlibatan. Kenaikan prosentase sebelum dan sesudah melakukan pembelejaran menggunakan model pembelajaran small group discussion melalui Mumi Kera Bu Desi 47,32% dari 42, 59% menjadi 89,91%. Sedangkan yang tidak minat belajar sebelum dan sesudah melakukan pembelejaran menggunakan model pembelajaran small group discussion melalui Mumi Kera Bu Desi mengalami penurunan 47,22% dari 57,41% menjadi 10,19 %. Hasil belajar siswa diambil dari postes dan pretes dengan nilai mencapai KKM atau kriteria ketuntasan minimum yaitu 75. Pada prosentase tersebut yang tuntas naik 51, 85% ini dari 40,74% menjadi 92,59%. Sedangkan yang tidak tuntas menjadi menurun 51,85% dari 59,26% menjadi 7,41%.Dapat disimpulkan bahwa dengan melakukan pembelajaran menggunakan model pembelajaran small group discussion melalui Mumi Kera Bu Desi dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa
Dampak Kebijakan Publik Dalam Program Penanggulangan Kemiskinan di Kecamatan Alasa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kebijakan publik dalam program penanggulangan di Kecamatan Alasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif, untuk mendapatkan data primer dan data sekunder dimana pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, dengan beberapa informan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Alasa Kabupaten Nias Utara. Berdasarkan hasil penelitian disimpilkan bahwa : Pertama Dampak Kebijakan Publik Dalam Program Penanggulangan Kemiskinan di Kecamatan Alasa adalah belum 100% terlaksana. Hal ini terjadi karena masih banyak pemerintah yang menyalahgunakan bantuan atau ketergantungan jangka panjang pada bantuan. Kedua Kendala Kebijakan Publik Dalam Program Penanggulangan Kemiskinan di Kecamatan Alasa adalah keterbatasan anggaran dan fasilitas yang ada di kecamatan alasa sehingga dapat menyulitkan dan menghambat pelaksanaan program. Ketiga Upaya mengatasi kendala Kebijakan Publik Dalam Program Penanggulangan Kemiskinan di Kecamatan Alasa yaitu Camat dan pemerintahan Kecamatan bekerjasama dengan pemerintahan kabupaten supaya kebijakan publik yang diberikan berjalan dengan lancar dan terhindar dari hambatan, selalu mengumpulkan dan menganalisis data yang akurat dan terkini untuk memfasilitasi perencanaan dan evaluasi program yang lebih efektif.This study aims to determine the impact of public policies in the mitigation program in Alasa Sub-district. This research uses a descriptive approach with qualitative methods, to obtain primary data and secondary data where data collection is carried out by means of observation, interviews, documentation, with several informants. This research was conducted in Alasa Sub-district, North Nias Regency. Based on the results of the research, it is concluded that: First, the Impact of Public Policy in the Poverty Reduction Program in Alasa District is not 100% implemented. This happens because there are still many governments who abuse aid or long-term dependence on aid. Second The constraints of Public Policy in the Poverty Reduction Program in Alasa Subdistrict are the limited budget and facilities in the Alasa sub-district so that it can complicate and hinder the implementation of the program. Third Efforts to overcome obstacles to Public Policy in the Poverty Reduction Program in Alasa Subdistrict are the sub-district head and the sub-district government cooperating with the district government so that the public policies provided run smoothly and avoid obstacles, always collecting and analyzing accurate and up-to-date data to facilitate more effective program planning and evaluation
Feminisme Radikal Dalam Novel Saman Karya Ayu Utami Dan Potensinya Sebagai Bahan Edukasi Kesetaraan Gender
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan novel saman karya Ayu Utami dalam sudut pandang feminisme radikal dan potensinya sebagai bahan edukasi kesetaraan gender. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Data yang didapat berupa data tertulis berupa kalimat bentuk feminisme radikal dalam novel Saman karya Ayu Utami. Sumber data merupakan objek feminisme radikal dalam bentuk teks yang terdapat dalam novel Saman karya Ayu Utami yang terbit pada tahun 1998 dengan jumlah 206 halaman, pendapat teman sejawat, dan beberapa penelitian mengenai feminisme radikal dan edukasi kesetaraan gender sebagai referensi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi yang melibatkan catatan, buku, atau dokumen serta pendapat teman sejawat dari angket yang diberikan penulis berkaitan dengan data yang diteliti. Hasil penelitian ini berupa deskripsi gambaran feminisme radikal dalam novel Saman karya Ayu Utami dan potensi penelitian ini sebagai bahan edukasi kesetaraan gender. Dalam penelitian ini menemukan gambaran feminisme radikal yang memuat tiga jenis, yaitu: kekerasan fisik terhadap perempuan, eksploitasi perempuan, dan peran perempuan. Data yang ditemukan lebih mendominasi jenis kekerasan fisik terhadap perempuan. Bahan ajar dalam penelitian ini berbentuk handout yang bertujuan untuk memberikan informasi serta gagasan terkait dengan edukasi kesetaraan gender. This study aims to describe the novel Saman by Ayu Utami from the perspective of radical feminism and its potential as an educational material for gender equality. This research uses descriptive qualitative research. The data obtained is written data in the form of sentences of radical feminism in the novel Saman by Ayu Utami. The data source is the object of radical feminism in the form of text contained in the novel Saman by Ayu Utami published in 1998 with a total of 206 pages, peer opinions, and several studies on radical feminism and gender equality education as references. Data collection techniques used documentation techniques involving records, books, or documents as well as peer opinions from questionnaires given by the author related to the data under study. The result of this research is a description of radical feminism in the novel Saman by Ayu Utami and the potential of this research as a material for gender equality education. This study found a description of radical feminism that contains three types, namely: physical violence against women, exploitation of women, and the role of women. The data found dominates the type of physical violence against women. The teaching materials in this research are in the form of handouts that aim to provide information and ideas related to gender equality education
PEMETAAN VITALITAS BAHASA LAMPUNG DI WILAYAH PERKOTAAN LAMPUNG UTARA: UPAYA MENGHADAPI PERGESERAN PENGGUNAAN BAHASA IBU
This study examines the vitality of the Lampung language in urban areas of North Lampung, addressing the ongoing phenomenon of mother tongue language shift. Employing an ethnolinguistic framework with a combination of quantitative and qualitative methodologies, the research engaged 200 respondents across two age groups (15–30 years and >30 years) from three regions: Kotabumi, South Kotabumi, and North Kotabumi. Data collection was conducted via questionnaires, with analysis guided by UNESCO's language vitality parameters and results visualized using the ArcGIS application. Findings indicate that the Lampung language holds a "vulnerable" vitality status, with an average index score of 0.56. Notably, three parameters were identified as critical: intergenerational transmission (0.46), domains of language use (0.49), and new media and domains (0.38). These results underscore a persistent language shift over the past decade and provide an empirical basis for formulating policies aimed at revitalizing and preserving the Lampung language in urban contexts. Penelitian ini mengkaji vitalitas bahasa Lampung di wilayah perkotaan Kabupaten Lampung Utara, dengan menyoroti fenomena pergeseran bahasa ibu yang terus berlangsung. Menggunakan kerangka etnolinguistik dengan kombinasi metode kuantitatif dan kualitatif, penelitian ini melibatkan 200 responden dari dua kelompok usia (15–30 tahun dan >30 tahun) di tiga wilayah: Kotabumi, Kotabumi Selatan, dan Kotabumi Utara. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dengan analisis berdasarkan parameter vitalitas bahasa UNESCO dan visualisasi hasil menggunakan aplikasi ArcGIS. Temuan menunjukkan bahwa bahasa Lampung berada pada status vitalitas "rentan," dengan skor indeks rata-rata 0,56. Secara khusus, tiga parameter diidentifikasi sebagai kritis: transmisi antargenerasi (0,46), domain penggunaan bahasa (0,49), dan media baru serta domainnya (0,38). Hasil ini menegaskan pergeseran bahasa yang terus berlangsung selama satu dekade terakhir dan memberikan dasar empiris untuk merumuskan kebijakan yang bertujuan untuk merevitalisasi dan melestarikan bahasa Lampung di konteks perkotaan
MUSIKALISASI PUISI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA
The discussion of this research was the study of poetry musicalization as a medium of literature learning in high school. In addition, the research aimed to describe the relation of poetry musicalization to literature learning in high school. The research method used by the researcher was the qualitative descriptive approach. Based on the research result, a conclusion can be generated in relation to the developing media on poetry musicalization as poetry appreciation learning media. Meanwhile, associated with the student's needs concerning the media of poetry musicalization, the students need interesting and simple media to keep up with technological developments. The research results can be applied to studying literature in Indonesian language subjects in high school.Masalah dalam penelitian ini adalah pembelajaran musikalisasi puisi sebagai media pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang keterkaitan musikalisasi puisi terhadap pembelajaran sastra di Sekolah Menengah Atas. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan simpulan yang berkaitan dengan pengembangan media musikalisasi puisi sebagai media pembelajaran mengapresiasi puisi. Berkaitan dengan kebutuhan siswa terhadap media musikalisasi puisi bagi siswa SMA, diketahui siswa membutuhkan media yang sederhana, menarik dan mengikuti perkembangan teknologi, siswa membutuhkan media pembelajaran dengan menggunakan bahasa sederhana. Hasil penelitian dapat diimplikasikan pada pembelajaran sastra dalam mata pelajaran bahasa Indonesia di SMA.Keywords: musicalization, poetry, learningDOI Artikel: https://doi.org/10.23960/J-Simbol/v9i2.2021.
Idiom dalam Lagu Lampung Karya Yopi Adam
Research on idioms in Lampung song lyrics is important to explore the potential of Lampung language and literature which has not been widely explored. This research was conducted using qualitative descriptive research methods. The object of study in this research is the song Lampung, namely the song Lampung by Yopi Adam. This research resulted in a total of 13 idioms with details, three full idioms, five partial idioms, two idioms that use words referring to parts of plants, and three idioms that use words referring to body parts. Apart from that, this research can also provide practical benefits for students of Lampung language and literature, especially in terms of understanding and using idioms in the right context. By studying the idioms in Yopi Adam's song lyrics, students can improve their Lampung language skills and enrich their vocabulary. This research can also provide practical benefits for learning Lampung language and literature in schools or universities in the Lampung area. By understanding the idioms in Lampung song lyrics, language learners can improve their Lampung language skills and enrich their vocabulary. Penelitian mengenai idiom dalam lirik lagu Lampung penting dilakukan untuk menggali potensi bahasa dan sastra Lampung yang belum banyak dieksplorasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Objek kajian dalam penelitian ini ialah lagu Lampung, yaitu lagu Lampung karya Yopi Adam. Penelitian ini menghasilkan jumlah idiom sebanyak 13 idiom dengan rincian, sebanyak tiga bentuk idiom penuh, lima bentuk idiom sebagian, dua bentuk idiom yang menggunakan kata penyebutan terhadap bagian tumbuhan, dan tiga bentuk idiom yang menggunakan kata penyebutan terhadap bagian tubuh. Selain itu, penelitian ini juga dapat memberikan manfaat praktis bagi para pelajar bahasa dan sastra Lampung, terutama dalam hal pemahaman dan penggunaan idiom dalam konteks yang tepat. Dengan mempelajari idiom dalam lirik lagu karya Yopi Adam, para pelajar dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Lampung dan memperkaya kosa kata mereka. Penelitian ini juga dapat memberikan manfaat praktis bagi pembelajaran bahasa dan sastra Lampung di sekolah-sekolah atau perguruan tinggi di daerah Lampung. Dengan memahami idiom dalam lirik lagu Lampung, pembelajar bahasa dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Lampung dan memperkaya kosa kata mereka.
Analisis Struktur Fisik dan Struktur Batin Puisi “Kebun Binatang” Karya Sitor Situmorang
Analysis of The Physical Structure and Inner Structure of The Poem "The Zoo" By Sitor Situmorang. Poetry analogizes other interpretations of language with the content of meaning hidden behind the beauty of words. The message conveyed by poetry is presented in a more aesthetic form and can be enjoyed by poetry connoisseurs. This research was motivated by the curiosity of researchers about the poetry of Sitor Situmorang, a figure who confirmed poetry as a means to express the expressionism and realism of the author's soul. Through the poem "The Zoo" he blends the expression of his soul stored in line and stanza. The formulation of the problem in this study is how is the role of physical structure and mental structure present in poetry? This study aims to obtain a description of the structuralism of the poem "The Zoo" by Sitor Situmorang. Analisis Struktur Fisik dan Struktur Batin Puisi "Kebun Binatang" oleh Sitor Situmorang. Puisi menganalogikan interpretasi bahasa lainnya dengan isi makna yang tersembunyi di balik keindahan kata. Pesan yang disampaikan oleh puisi disajikan dalam bentuk yang lebih estetis dan dapat dinikmati oleh para penikmat puisi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keingintahuan peneliti tentang puisi Sitor Situmorang, sosok yang mengukuhkan puisi sebagai sarana untuk mengekspresikan ekspresionisme dan realisme jiwa pengarang. Melalui puisi "Kebun Binatang", ia memadukan ekspresi jiwanya yang tersimpan melalui baris dan bait. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peran struktur fisik dan struktur batin yang ada dalam puisi? Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran strukturalisme puisi "Kebun Binatang" karya Sitor Situmorang. Keywords: Inner Structure, Physical Structure, The Zo
THE RELATIONSHIP BETWEEN PARENTAL INVOLVEMENT AND STUDENTS’ ACADEMIC ACHIEVEMENT
This study aimed to determine the relationship between parental involvement and students’ academic achievement. In addition, the purpose of this study was to determine the level of parental involvement and student academic achievement. To answer the research questions, descriptive mean analysis and Pearson Product Coefficient Correlation were used. The findings revealed that: (1) the level of parental involvement was 3.82, indicating frequent parental involvement; (2) the level of student academic achievement was 83.07, indicating good academic achievement; and (3) the p =.135 and r =.195, indicating that there is no significant correlation between parental involvement and student academic achievement; however, the correlation was found to be positive but only weakly. The researcher concluded that parental involvement is not a significant factor that has a relationship with student academic achievement. It is suggested that future researchers or teachers look for other factors that have a significant relationship on student academic achievement.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterlibatan orang tua dengan prestasi akademik siswa. Selain itu, tujuan dari penelitian ini juga untuk mengetahui tingkat keterlibatan orang tua serta tingkat prestasi akademik siswa. Untuk menjawab pertanyaan penelitian, digunakan descriptive mean analysis dan Pearson Product Coefficient Correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat keterlibatan orang tua sebesar 3.82, menunjukkan keterlibatan orang tua yang sering dilakukan; (2) tingkat prestasi akademik siswa sebesar 83,07 yang menunjukkan bahwa prestasi akademik siswa adalah baik; dan (3) p=0.135 dan r=0.195, menunjukkan bahwa tidak ada korelasi yang signifikan antara keterlibatan orang tua dengan prestasi akademik siswa. Namun demikian, korelasinya ditemukan positif tetapi lemah. Peneliti menyimpulkan bahwa keterlibatan orang tua bukanlah faktor signifikan yang memiliki hubungan dengan prestasi akademik siswa. Disarankan kepada para peneliti atau guru-guru mendatang untuk meneliti faktor lain yang secara signifikan berpengaruh terhadap prestasi akademik siswa. Keywords: Parental Involvement, Students’ academic achievement.DOI Artikel: https://doi.org/10.23960/J-Simbol/v11i1.2023.0
PESAN-PESAN MORAL DALAM FILM BUMI MANUSIA KARYA HANUNG BRAMANTYO DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA
The problem in this research is the moral message in earth man film by Hanung Bramantyo and its implications in learning literature in high school. This study used descriptive qualitative method. The data in the study are in the form of conversations of all players in the earth man film which contain moral message. The result of the study show that there are moral message in the earth man film by Hanung Bramantyo, firstly being honest, secondly authentic values; the third willingness to be responsible; the fourth is moral independence; the fifth is moral courage; the sixth is humility; and the seventh is realistic and critical. The results of the study can be used as literature teaching materials in drama or film text materials that refer to KD 3.19 and 4.19.Masalah dalam penelitian ini adalah pesan-pesan moral dalam film Bumi Manusia karya Hanung Bramantyo dan implikasinya dalam pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian berupa percakapan seluruh pemain dalam film Bumi Manusia yang mengandung pesan-pesan moral. Hasil penelitian menunjukkan adanya pesan-pesan moral dalam film Bumi Manusia karya Hanung Bramantyo, pertama sikap jujur terkait nama dan status sosial; kedua nilai-nilai autentik ; ketiga kesediaan bertanggung jawab ; keempat kemandirian moral; kelima keberanian moral ; keenam kerendahan hati ; serta ketujuh realistis dan kritis. Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai bahan ajar sastra pada materi teks drama atau film yang mengacu pada KD 3.19 dan 4.19.Keywords: moral message, earth man film, literary DOI Artikel: https://doi.org/10.23960/J-Simbol/v11i1.2023.0
Persuasive Expressions in the Nature of Recommendations on the Lyrics of the Indonesian National Song and Their Use as Indonesian Language Teaching Materials in Vocational Schools
This research aims to describe (1) the form of suggestive persuasive expressions in the lyrics of the Indonesian National Song, (2) the content of the message contained in the lyrics of the Indonesian National Song, and (3) the implementation of the form of use of suggestive persuasive expressions as Indonesian language learning material in vocational schools. . The type of research used is qualitative research. The research subject is persuasive expressions in the lyrics of National songs. The research object is in the form of words, phrases or sentences that contain persuasive expressions in the lyrics of the National Song. The data in this research are words and sentences that are persuasive expressions in the lyrics of the National song. The data source is a collection of words or phrases from the lyrics of the National song. The data collection technique used by researchers is an advanced technique in the form of note-taking techniques. Data analysis in this study used the matching method. The results of the research found that there were forms of persuasive expressions of a suggestive nature. The dominant message content in the national anthem is the struggle for the independence of the Unitary State of the Republic of Indonesia. The aim is to motivate or inflame the enthusiasm of the fighters. This form of using persuasive expressions in the Indonesian national song can be implemented as teaching material for Indonesian Language subjects in Basic Competencies (KD) by compiling reviews of messages from two books of poetry collections that are related to situations. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk ungkapan persuasif bersifat anjuran pada lirik lagu Nasional Indonesia, (2) isi pesan yang terkandung dalam lirik lagu Nasional Indonesia, dan (3) implementasi bentuk penggunaan ungkapan persuasif bersifat anjuran sebagai materi pembelajaran Bahasa Indonesia di SMK. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitiannya yaitu ungkapan persuasif pada lirik lagu Nasional. Objek penelitian berupa kata, frase atau kalimat yang mengandung ungkapan persuasif pada lirik lagu Nasional. Data dalam penelitian ini adalah kata dan kalimat yang ungkapan persuasif pada lirik lagu Nasional Sumber data berupa himpunan kata-kata atau frasa dari lirik lagu Nasional. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah teknik lanjutan berupa teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat bentuk ungkapan persuasif bersifat anjuran. Isi pesan yang dominan dalam lagu kebangsaan adalah perjuangan dalam memperjuangkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tujuannya adalah untuk memotivasi atau mengobarkan semangat para pejuang. Bentuk penggunaan ungkapan persuasif pada lagu nasional Indonesia dapat dimplementasikan sebagai materi ajar mata pelajaran Bahasa Indonesia pada Kompetensi Dasar (KD) menyusun ulasan terhadap pesan dari dua buku kumpulan puisi yang dikaitkan dengan situasi. Keywords: National song lyrics, nationalism, persuasive expressions, teaching material