J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Not a member yet
    180 research outputs found

    PENGEMBANGAN MEDIA KLIPING BEBASIS CANVA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR

    Full text link
    One of the factors that influences the improvement of students' understanding and learning outcomes is the use and development of appropriate learning media by teachers, because the media functions as a tool to deliver teaching materials. Therefore, this study aims to evaluate the validity, practicality, and effectiveness of Canva-based clipping learning media for explanatory text material in grade 6 of elementary school. This study uses the R&D (Research and Development) method with the ADDIE (analysis, design, development, implementation, and evaluation) development model developed by Dick and Carry. The sources of information in this study involved validators and students as research subjects. The results of the development and trial of Canva-based clipping learning media show that this media is very valid overall, practical in its implementation and use, and effective in improving students' abilities in extracting information and presenting explanatory texts. The analysis data shows that student learning outcomes in the skills aspect reached 87.63 and the knowledge aspect reached 90.15. Thus, Canva-based clipping learning media can be a useful alternative for teachers in helping students who have difficulty in learning, especially in understanding and identifying text structures in Indonesian language lessons. Salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan pemahaman dan hasil belajar siswa adalah penggunaan serta pengembangan media pembelajaran yang sesuai oleh guru, karena media berfungsi sebagai alat untuk menyampaikan materi ajar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi validitas, praktikalitas, dan efektivitas media pembelajaran kliping berbasis Canva untuk materi teks eksplanasi di kelas 6 SD. Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (analysis, design, development, implementation, and evaluation) yang dikembangkan oleh Dick dan Carry. Sumber informasi dalam penelitian ini melibatkan validator dan siswa sebagai subjek penelitian. Hasil pengembangan dan uji coba media pembelajaran kliping berbasis Canva menunjukkan bahwa media ini sangat valid secara keseluruhan, praktis dalam pelaksanaan dan penggunaannya, serta efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam mengekstraksi informasi dan menyajikan teks eksplanasi. Data analisis menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dalam aspek keterampilan mencapai 87,63 dan aspek pengetahuan mencapai 90,15. Dengan demikian, media pembelajaran kliping berbasis Canva dapat menjadi alternatif yang berguna bagi guru dalam membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam pembelajaran, khususnya dalam memahami dan mengidentifikasi struktur teks pada pelajaran bahasa Indonesia

    KAJIAN AKSIOLOGI DALAM PERSPEKTIF PENERAPAN MODEL ASSURE PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MATERI TEKS BIOGRAFI DI KELAS X SMA

    Full text link
    This research aims to describe the effectiveness of the Assure model with an axiological study perspective in learning Indonesian biographical texts in class X IPS 3 SMA Negeri 7 Bandar Lampung. This study used descriptive qualitative method. The data source in this research is the context of Indonesian language teaching and learning activities in class X IPS 3 with biographical text material. The data in this research is in the form of applying the Assure learning model to biographical text material. The data collection technique is observation in the form of recording and observing learning activities and interviews, while the technical analysis used is data triangulation. Based on the results of research and discussion, the application of the assure model is effective in learning biographical texts in class X IPS 3 SMA Negeri 7 Bandar Lampung. Effectiveness is marked by the results of calculations in accordance with the assessment guidelines, namely a score of 68 with effective criteria. This is also similar to the definition of axiology which has benefits for something, in this case, namely the usefulness of the assure model in learning Indonesian with biographical text material and is supported. by APKG I to assess the RPP that has been designed and APKG II to look at learning practices by applying the Assure model. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan model Assure dengan perspektif kajian aksiologi dalam pembelajaran bahasa indonesia teks biografi di kelas X IPS 3 SMA Negeri 7 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa konteks kegiatan belajar mengajar Bahasa Indonesia di kelas X IPS 3 dengan materi teks biografi. Adapun data dalam penelitian ini berupa penerapan model pembelajaran Assure pada materi teks biografi. Teknik pengumpulan data adalah observasi berupa kegiatan mencatat dan mengamati kegiatan pembelajaran dan wawancara, sedangkan teknis analisis yang digunakan yaitu menggunakan triangulasi data. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa penerapan model assure efektif diterapkan dalam pembelajaran teks biografi di kelas X IPS 3 SMA Negeri 7 Bandar Lampung. Keefektifan ditandai oleh hasil penghitungan sesuai dengan pedoman penilaian yakni diperoleh nilai 68 dengan kriteria efektif hal tersebut juga merupakan hal yang serupa dengan definisi dari aksiologi yang memiliki manfaat terhadap suatu hal dalam hal ini yaitu kebermanfaatan model assure dalam pembelajaran bahasa indonesia dengan materi teks biografi serta didukung oleh APKG I untuk menillai RPP yang telah rancang serta APKG II untuk melihat praktik pembelajaran dengan menerapkan model Assure

    ANALISIS KEBUTUHAN MODUL PEMBELAJARAN TETEDUHAN BERBASIS PROJECT-BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK

    No full text
    The use of teaching materials and instructional media that suit students' needs is often overlooked by teachers. However, various types of teaching materials and media can be utilized to support learning. This research is part of a developmental study aimed at analyzing the need for a shading learning module based on project-based learning to improve the learning outcomes of elementary school students. Data collection was carried out through interviews and questionnaires given to fifth-grade students and teachers at SDN 1 Sukabumi Indah. The preliminary research results, based on the needs analysis, indicate that students need a Lampung language learning module to support the learning process. Meanwhile, teachers have not been using modules in their teaching; instead, they rely on products obtained from publishers, resulting in learning activities that are not tailored to the needs of the students.Penggunaan bahan ajar dan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan seringkali diabaikan oleh guru. Padahal berbagai jenis bahan ajar dan media dapat dimanfaatkan untuk menunjang pembelajaran. Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menganalisis kebutuhan modul pembelajaran teteduhan berbasis project-based learning dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pemberian kuesioner kepada peserta didik kelas V dan guru di SDN 1 Sukabumi Indah. Adapun hasil penelitian pendahuluan berdasarkan analisis kebutuhan yang diperoleh menunjukkan bahwa peserta didik membutuhkan modul pembelajaran bahasa Lampung untuk menunjang proses pembelajaran sementara guru belum menggunakan modul dalam pembelajaran, melainkan menggunakan produk yang didapat dari penerbit sehingga kegiatan pembelajaran tidak disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik

    REPRESENTASI KETIMPANGAN NILAI SOSIAL DALAM NOVEL “TELUK ALASKA” KARYA EKA ARYANI

    No full text
    The purpose of this research is to resolve various problems, namely: what social values representations are present in Eka Aryani's novel "Teluk Alaska" and how the representations of social values in the novel convey meaning. This research is a qualitative descriptive study. The data used in this study are from two categories, namely primary data and supporting data. The primary source of data in this study is Eka Aryani's novel "Teluk Alaska", published by Bintang Media in Depok, West Java, in July 2019, with a total of 407 pages. The results of this study show that the novel "Teluk Alaska" portrays various aspects of social disparities in society. These representations include economic disparities, gender disparities, educational access disparities, and other social aspects. The author uses various narrative techniques such as character depiction, plot development, and dialogue to depict these inequalities. The purpose is to trigger reflection and increase readers' awareness about social issues that exist. This research provides a deeper understanding of the representation and meaning of social values in literary works, particularly in the context of the novel "Teluk Alaska". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelesaikan berbagai permasalahan, yakni: apa saja representasi nilai sosial yang ada pada novel Teluk Alaska karya Eka Aryani dan bagaimana makna representasi nilai sosial yang ada pada novel Teluk Alaska karya Eka Aryani. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari dua kategori, yakni data utama dan data pendukung. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah novel Teluk Alaska karya Eka Aryani yang diterbitkan oleh penerbit Bintang Media di Depok, Jawa Barat pada Juli tahun 2019, dengan tebal 407 halaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel Teluk Alaska menggambarkan berbagai aspek kesenjangan sosial dalam masyarakat. Representasi ini meliputi kesenjangan ekonomi, kesenjangan gender, kesenjangan akses pendidikan, dan aspek-aspek sosial lainnya. Penulis menggunakan berbagai teknik naratif seperti penggambaran karakter, alur cerita, dan dialog untuk menggambarkan ketimpangan-ketimpangan ini. Tujuannya adalah untuk memicu refleksi dan meningkatkan kesadaran pembaca tentang isu-isu sosial yang ada. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai representasi dan makna nilai sosial dalam karya sastra, khususnya dalam konteks novel Teluk Alaska

    IMPLEMENTASI METODE YANBU’A DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN SANTRI DI PONDOK PESANTREN NURUL JADID PAITON PROBOLINGGO

    Full text link
    Di Pesantren sering terjadi permasalahan terkait metode yang sesuai dengan kebutuhan santri, sehingga mengakibatkan menurunnya semangat santri mempelajari Al-Qur’an serta melemahkan kemampuan mereka dalam pengucapan makhorij al-huruf dan panjang pendek harakat atau tanda baca di Al-Qur’an. Berdasarkan permasalahan tersebut, Pondok Pesantren Nurul Jadid menerapkan metode Yanbu’a dengan tujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an santri yang baik dan benar sesuai makhorij al-huruf serta menguasai materi tajwid dan gharib. Pendekatan kualitatif yang digunakan di penelitian ini bertujuan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teori Miles dan Humberman yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan implementasi metode Yanbu’a mampu meningkatkan kemampuan santri membaca AL-Qur’an sesuai dengan Makhorij al-huruf dan tajwid.In Islamic boarding schools, there are often problems with methods that suit the needs of students, resulting in a decrease in the enthusiasm of students to learn the Qur'an and weakening their ability to pronounce makhorij al-huruf and the short length of harakat or punctuation marks in the Qur'an. Based on these problems, the Nurul Jadid Islamic Boarding School applies the Yanbu'a method with the aim of improving the ability of students to read the Qur'an well and correctly according to makhorij al-huruf and master tajweed and gharib materials. This study uses a qualitative approach with interview, observation, and documentation data collection techniques. The data was analyzed with Miles and Humberman's theory, namely data reduction, data presentation and conclusion drawn. The results of the study concluded that the implementation of the Yanbu'a method was able to improve the ability of students to read the Qur'an in accordance with Makhorij al-huruf and tajwid

    ANALISIS PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) OLEH MAHASISWA DALAM PERKULIAHAN DI PRODI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN FKIP UNIVERSITAS NIAS

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam perkuliahan di prodi Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas Nias. Penelitian ini dengan dilakukan dengan dengan mengkaji data pengamatan secara kualitatif dan kuantitatif, Berdasarkan hasil penelitian menemukan bahwa Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam perkuliahan di prodi Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas Nias memberikan kemudahan bagi pengguna (Perceived Ease of Use), dibuktikan dengan perolehan hasil persentase sebesar 15,01%. Hal yang sama juga termasuk pada Persepsi Kegunaan (Perceived Usefulness) sebesar 12,51%, Kualitas Sistem (System Quality) sebesar 14,97% dan Kualitas Informasi (Information Quality) sebesar 12,51%. Mahasiswa memberikan pernyataan setuju dalam Penggunaan Artificial Intelligence (AI) pada perkuliahan di prodi Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas Nias, dibuktikan dengan tertinggi persentase sebesar 62,00 %. Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara efektif dalam proses belajar dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas perkuliahan di Prodi Pendidikan Teknik Bangunan.This study aims to analyze the use of Artificial Intelligence (AI) in lectures at the Building Engineering Education study program, FKIP, Nias University. This study was conducted by reviewing qualitative and quantitative observation data. Based on the results of the study, it was found that the use of Artificial Intelligence (AI) in lectures at the Building Engineering Education study program, FKIP, Nias University provides convenience for users (Perceived Ease of Use), as evidenced by the percentage of 15.01%. The same thing also includes the Perceived Usefulness of 12.51%, System Quality of 14.97% and Information Quality of 12.51%. Students gave a statement of agreement in the Use of Artificial Intelligence (AI) in lectures at the Building Engineering Education study program, FKIP, Nias University, as evidenced by the highest percentage of 62.00%. Effective use of Artificial Intelligence (AI) in the learning process can be a solution to improve the quality of lectures at the Building Engineering Education Study Program

    Analisis Puisi “Tiada” Karya Joko Pinurbo Menggunakan Pendekatan Struktural

    Full text link
    Poetry is a type of literary art that uses the elegance of language to convey emotions, ideas and experiences. Understanding the message buried in the poet's words makes poetry analysis important. In this article, examines poetry “Tiada” by Joko Pinurbo with a structural approach to uncover the deep meaning hidden in the form of poetry. The structural approach in analyzing poetry focuses on the structure of the poem which includes form, rhyme, rhythm, tone, and repetition. This study uses a qualitative descriptive methodology. The approach used is a structural approach. Data collection techniques using documentation studies. Puisi adalah jenis seni sastra yang menggunakan keanggunan bahasa untuk menyampaikan emosi, gagasan, dan pengalaman. Memahami pesan yang terkubur dalam kata-kata penyair membuat analisis puisi menjadi penting. Dalam artikel ini, mengkaji puisi “Tiada” karya Joko Pinurbo dengan pendekatan struktural untuk mengungkap makna mendalam yang tersembunyi dalam bentuk puisi. Pendekatan struktural dalam menganalisis puisi berfokus pada struktur puisi yang meliputi bentuk, rima, irama, nada, dan pengulangan. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan struktural. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi.Keywords: poetry, structure of poetry, structural approac

    Integrasi Artificial Inteligence Dalam Penerjemahan Bahasa Arab – Indonesia di Era 5.0

    Full text link
    Translation has become a fundamental and urgent aspect of studying linguistics. It is often considered highly challenging due to the need to master various linguistic disciplines in both the source and target languages. However, the advent of technology, including Artificial Intelligence (AI), has provided significant ease, particularly in translating Arabic. This tool has increasingly been utilized by language learners as a translation instrument, but its results remain a subject of debate. Issues such as accuracy arise, where the message from the source language may not be fully conveyed to the target language. Conventional translation also cannot be completed quickly because it requires mastery of various subfields of linguistics, such as syntax, lexicology, morphology, semantics, and others. From these challenges, integrating AI as a translation tool presents a potential solution. This study employs a descriptive qualitative method with a literature review approach, focusing on analyzing the translation outputs of AI and professional translators, which are then described. The findings indicate that AI translation demonstrates high accuracy, although some errors persist. However, these errors can be mitigated with professional translation expertise. Thus, it can be concluded that using AI as a translation tool requires prior mastery of translation skills, with AI serving solely as an auxiliary tool that facilitates the translator's work. Tujuan penelitian ini adalah mengintegrasikan AI sebagai alat penerjemahan bahasa arab. hal ini karena  terjemah dianggap memiliki kesulitan tinggi karena harus menguasai berbagai macam ilmu bahasa baik dalam bahasa sumber maupun bahasa sasaran. Namun dengan hadirnya teknologi, satunya ialah actificial intelegance (AI) memberikan banyak sekali kemudahan termasuk juga dalam menerjemah bahasa Arab. alat ini sudah mulai banyak digunakan oleh pelajar bahasa sebagai instrument penerjemah namun hasilnya masih diperselisihkan. Mulai dari segi keakuratan seperti tidak tersampaikannya pesan bahasa sumber ke bahasa sasaran. Penerjemahan konvensional juga tidak bisa dilakukan dengan waktu yang singkat karena karena harus menguasai berbagai macam sub ilmu bahasa seperti sintaksis, leksikologi, morfologi, semantik dan lain-lain. dari problematika ini, kemungkinan besar dengan mengintegrasikan AI sebagai alat terjemah bisa menjadi solusi. Selanjutnya  penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif dengan pendekatan study pustaka karena proses penelitian ini terokus pada analisis hasil teks terjemahan AI dan profesional yang kemudian di deskripsikan. Adapun penelitian ini menunjukkan bahwa terjemahan AI memiliki akurasi yang tinggi walaupun masih terdapat kekeliruan, namun dari kekliuan tersebut dapat ditutupi dengan ilmu terjemah profesional. Sehingga dapat disimpulkan dalam menggunakan AI sebagai alat terjemah harus terlebih dahulu menguasai ilmu penerjemahan dan AI hanya sebagai alat bantu yang memudahkan penerjemah

    IMPLEMENTASI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DENGAN MEMPERHATIKAN ASPEK MULTIPLE INTELLIGENCE SISWA DI SMP N 1 METRO

    No full text
    This study aims to analyze the implementation of the use of teaching media in differentiated learning at SMPN 1 Metro, by considering the aspects of students' multiple intelligences. Differentiated learning allows teachers to adjust learning methods and media to the potential and diverse learning styles of students. This study uses a qualitative method with data collection techniques through interviews and observations. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The results of the study indicate that the media used at SMPN 1 Metro are mostly still focused on reading materials and visual presentations that support students with linguistic and logical-mathematical intelligence. Students with other intelligences, such as kinesthetic, musical, and spatial, feel less accommodated because teaching media that support their learning styles are rarely used. The main obstacles faced in the implementation of appropriate teaching media are the lack of understanding of how to design and use media that support students' various intelligences and limited facilities. This study concludes that the use of more diverse and inclusive teaching media is needed to support effective differentiated learning. The use of teaching media that is more appropriate to multiple intelligences can increase student engagement and understanding of the material. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penggunaan media ajar dalam pembelajaran berdiferensiasi di SMPN 1 Metro, dengan mempertimbangkan aspek multiple intelligences siswa. Pembelajaran berdiferensiasi memungkinkan guru menyesuaikan metode dan media pembelajaran dengan potensi serta gaya belajar siswa yang beragam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif  Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang digunakan di SMPN 1 Metro sebagian besar masih terfokus pada bahan bacaan dan presentasi visual yang mendukung siswa dengan kecerdasan linguistik dan logis-matematis. Siswa dengan kecerdasan lain, seperti kinestetik, musikal, dan spasial, merasa kurang terakomodasi karena media ajar yang mendukung gaya belajar mereka jarang digunakan. Hambatan utama yang dihadapi dalam implementasi media ajar yang sesuai adalah kurangnya pemahaman tentang bagaimana merancang dan menggunakan media yang mendukung berbagai kecerdasan siswa serta keterbatasan fasilitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media ajar yang lebih beragam dan inklusif sangat diperlukan untuk mendukung pembelajaran berdiferensiasi yang efektif. Penggunaan media ajar yang lebih sesuai dengan multiple intelligences dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap materi

    ANALISIS KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 1 LAHAT

    Full text link
    This study aims to describe the ability to write news texts of class VIII students of SMP Negeri 1 Lahat. This study uses a quantitative method because the research data is in the form of numbers and analysis using statistics. Data were collected through interviews, samples, student worksheets that were collected and conclusions were drawn so that they could be more easily understood by researchers or others. The author's results state that the value of the ability to write news texts of class VIII students of SMP Negeri 1 Lahat is at the capable level. Overall, students have been able to develop elements of news texts, news structures and language rules of news texts. However, students must continue to improve their ability to write news texts.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis teks berita peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Lahat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif karena data penelitian berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik. Data dikumpulkan melalui hasil wawancara, sampel, lembar kerja siswa yang dikumpulkan dan diambil kesimpulannya agar dapat lebih mudah dipahami oleh peneliti ataupun orang lain. Hasil penulis menyatakan bahwa nilai kemampuan menulis teks berita peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Lahat berada pada tingkat mampu. secara keseluruhan peserta didik sudah mampu dalam mengembangkan unsur-unsur teks berita, struktur berita dan kaidah kebahasaan teks berita. Walaupun demikian, peserta didik harus tetap meningkatkan kemampuan menulis teks berita yang dimiliki

    127

    full texts

    180

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇