J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Not a member yet
    180 research outputs found

    NILAI-NILAI KEHIDUPAN SOSIAL DALAM SYAIR LAGU H. RHOMA IRAMA

    Get PDF
    The problem in this research was how the values contained in the social life lyrics composed by H. Rhoma Irama. The purpose of this study was to describe the values of social life in the lyrics composed by H. Rhoma Irama. The method used in this research was descriptive method with qualitative approach. The results showed there were 85 songs that contain social values, that there are a number of 10 lyric data contains the value of the material, 13 pieces of data that the lyrics contain vital value, and 93 data that contain spiritual values with 27, the data contain details about the value of truth, 15 contains the data about the beauty and value of the data 25 contains about moral values, while containing about religious values there are 26 pieces of data.Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah nilai-nilai kehidupan sosial yang terkandung dalam syair lagu gubahan H. Rhoma Irama. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai kehidupan sosial dalam syair lagu gubahan H. Rhoma Irama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 85 lagu yang mengandung nilai-nilai sosial, yaitu terdapat sejumlah 10 data yang lirik lagunya mengandung nilai material, 13 buah data yang lirik lagunya mengandung nilai vital, dan 93 data yang mengandung nilai rohani dengan rincian 27 data berisi tentang nilai kebenaran, 15 data berisi tentang nilai keindahan dan 25 data berisi tentang nilai moral, sedangkan yang berisi tentang nilai religi terdapat 26 buah data.Kata kunci: nilai-nilai kehidupan sosial, rhoma irama, syair lagu

    PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBAWAKAN ACARA MELALUI TEKNIK PEMODELAN KELAS VIII

    Get PDF
    The problem in this research was how the process of learning and capacity building hosted through modeling techniques class G VIII SMP Negeri 1 Katibung Katibung District of South Lampung regency. This study used a classroom action research. The results of the analysis of the data shows there has been a increase in activity and learning outcomes of students from cycle to cycle . In the first cycle of students who reach the 44,74% KKM, and on the second cycle increased to 63,16%, and the third cycle increased to 89,50% of students who reach the KKM. In the first cycle students completed totaling 17 students (44,74%) and students who have not completed 21 students (55,26%), the second cycle students completed totaling 24 students (63,16%) and who have not completed 14 students (36,84%), then the students completed the third cycle of 33 students (89,50%) and students who have not completed 5 students (10,50%) .Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah proses pembelajaran dan peningkatan kemampuan membawakan acara melalui teknik pemodelan siswa kelas VIII G SMP Negeri 1 Katibung Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Hasil analisis data menunjukkan telah terjadi peningkatan pada aktivitas dan hasil pembelajaran siswa dari siklus ke siklus. Pada siklus I 44,74% siswa yang mencapai KKM, dan pada siklus II meningkat menjadi 63,16% , dan pada siklus III meningkat menjadi 89,50% siswa yang mencapai KKM. Pada siklus I siswa tuntas berjumlah 17 siswa (44,74%) dan siswa yang belum tuntas 21 siswa (55,26%), pada siklus II siswa tuntas berjumlah 24 siswa (63,16%) dan yang belum tuntas 14 siswa (36,84%), lalu pada siklus III siswa tuntas berjumlah 33 siswa (89,50%) dan siswa yang belum tuntas 5 siswa (10,50%).Kata kunci: membawakan acara, pemodelan, peningkatan

    PENINGKATAN PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA TEKS BACAAN MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING

    Get PDF
    The problem in this research was the lack of students interest and achievement in conveying a meaning in reading text. The type of this research was the classroom action research which was conducted in two cycles. The result of this research were: (1) the implementation of discovery learning model by using LCD projector becomes the alternative option for the learning media which is more efective and efficient; (2) by implementing discovery learning model, the effectivily and efficiency of learning could be achieved; (3) the implementation of discovery learning model in reading skill of conveying the meaning could increase the students learning result.Masalah dalam penelitian adalah kurangnya minat serta rendahnya prestasi siswa dalam membaca pemahaman. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Hasil penelitian adalah: (1) penerapan model discovery learning dengan bantuan media LCD proyektor menjadi alternatif pilihan media pembelajaran yang lebih efektif dan efisien; (2) melalui penerapan model discovery learning, pembelajaran yang efektif dan efisien dapat terwujud; (3) penerapan model discovery learning pada materi membaca pemahaman dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kata kunci: discovery learning, hasil belajar, membaca pemahaman

    IMAJI DAN KORELASI OBJEKTIF DALAM PUISI

    No full text
    Image and objective correlative in poetry are important and need to be deeply analyzed. It becomes important in relation with language learning in school and also becomes issues in a qualitative research using descriptive method. This research is aimed to describe the meaning of the poem in a way to identify and describe the types of images, image source, objective correlative, and also implicate them in high school language learning. The Source of the research data is a book poems of Don Quixote written by Goenawan Mohamad. The result of the research has shown that auditory image and visual were the most two types of images that widely used and also the formula of the objective correlative had also been applied to deliver the emotional ideas in this book of poems. The implications in language learning were aimed to analyze the physical and mental elements of poems in High school.Imaji dan korelasi objektif yang terdapat dalam puisi merupakan hal yang penting dan perlu untuk dianalisis secara mendalam. Hal ini menjadi penting kaitannya dalam pembelajaran bahasa di sekolah sekaligus menjadi permasalahan dalam penelitian yang bersifat kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif ini. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan makna puisi dengan cara mengindentifikasi dan mendeskripsikan jenis-jenis imaji, sumber imaji, korelasi objektif, serta mengimplikasikannya pada pembelajaran bahasa SMA. Sumber data penelitian ini adalah kumpulan puisi Don Quixote karya Goenawan Mohamad. Hasil penelitian menunjukkan imaji auditoris dan visual adalah dua jenis imaji yang paling banyak digunakan serta formula korelasi objektif diterapkan secara maksimal untuk menyampaikan ide-ide yang bersifat emosional dalam kumpulan sajak ini. Pengimplikasian dalam pembelajaran bahasa ditujukan untuk menganalisis unsur fisik dan batin puisi di Sekolah Menengah Atas.Kata kunci: imaji, korelasi objektif, puisi

    PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPTIF DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE

    Get PDF
    The problem in this research was how the increasing in the skill of writing descriptive paragraphs with think talk write learning strategy in class X-1 SMA Negeri 1 Meraksaaji Tulangbawang. The purpose of this research was to improve the planning, implementation, assessment, and the results of the descriptive paragraph writing skills by think talk write learning strategy in class X-1 SMA Negeri 1 Meraksaaji Tulangbawang. The results showed that the increasing of student activity reflected in the activities for (a) think (think), (b) talk (talk), (c) write (write). The percentage of active students in the first cycle was 56.67%, the second cycle was 70.00%, while the third cycle was 93.33%. The increasing of descriptive paragraph writing skills of students can be seen in each cycle. On the completeness, a pre-cycle of students was 16.67%, in the first cycle was 46.67%, the second cycle was 66.67%, and the third cycle was 93.33%. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan keterampilan menulis paragraf deskriptif dengan strategi pembelajaran think talk write pada siswa kelas X-1 SMA Negeri 1 Meraksaaji Tulangbawang. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperbaiki perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan hasil keterampilan menulis paragraf deskriptif dengan strategi pembelajaran think talk write pada siswa kelas X-1 SMA Negeri 1 Meraksaaji Tulangbawang. Hasil penelitian menunjukkan Peningkatan keaktifan siswa terefleksi dari kegiatan selama (a) berpikir (think), (b) berbicara (talk), (c) menulis (write). Persentase keaktifan siswa pada siklus I adalah 56,67%, siklus II adalah 70,00%, sedangkan pada siklus III adalah 93,33%. Peningkatan keterampilan menulis paragraf deskriptif siswa dapat dilihat pada setiap siklusnya. Pada prasiklus ketuntasan siswa sebesar 16,67%, pada siklus I sebesar 46,67%, pada siklus II sebesar 66,67%, dan pada siklus III sebesar 93,33%.Kata kunci: deskriptif, siswa, think talk write

    DEIKSIS DALAM KAKILANGIT PADA MAJALAH HORISON EDISI 2012 DAN IMPLIKASINYA

    No full text
    The study aimed to describe deiksis persona, place, and time in the 2012 edition of the Horizon magazine Kakilangit. Semantics and pragmatics were used to reveal the structure and meaning of words in a sentence. This research method was descriptive qualitative method. The results showed deiksis occurs when the reference moved depend on the author, time, and place of written word. It was found on the Kakilangit Horizon magazine 2012 edition. The implication of this research was Indonesian learning at the tenth grade high school in 2013 curriculum.Penelitian bertujuan mendeskripsikan deiksis persona, tempat, dan waktu dalam Kakilangit majalah Horison edisi 2012. Semantik dan pragmatik digunakan untuk mengungkap struktur dan makna kata dalam kalimat. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan kedeiksisan terjadi apabila referensinya berpindah-pindah bergantung penulis, waktu, dan tempat kata dituliskan. Hal itu terdapat pada Kakilangit majalah Horison edisi 2012. Implikasi penelitian ini berupa pembelajaran bahasa Indonesia kelas X di Sekolah Menengah Atas (SMA) kurikulum 2013.Kata kunci: deiksis, implikasi, metode

    PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH SISWA KELAS XII

    Get PDF
    The problem in this research was the ability to write of class XII student of SMAN 1 Ambarawa which was low. This study aimed to describe (1) Learning Implementation Plan (RPP) through problem-based learning model, (2) the implementation of learning through problem-based learning model, (3) assessment system of learning through problem-based learning model, and (4) the ability to write of class XII SMAN 1 Ambarawa through problem-based learning model. The method used was classroom action research. The results showed an increase in lesson plan (RPP) through problem-based learning model that was sufficient in cycle 1, cycle 2 increased to be good, and cycle 3 increased to very good. For the implementation of learning through problem-based learning model also increased, namely first cycle enough, the second cycle increased to good, and the third cycle increased to very good.Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan menulis siswa kelas XII SMAN 1 Ambarawa tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) melalui model pembelajaran berbasis masalah, (2) pelaksanaan pembelajaran melalui model pembelajaran berbasis masalah, (3) sistem penilaian pembelajaran melalui model pembelajaran berbasis masalah, dan (4) kemampuan menulis kelas XII SMAN 1 Ambarawa melalui model pembelajaran berbasis masalah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) melalui model pembelajaran berbasis masalah yaitu dari siklus 1 cukup, siklus dua meningkat menjadi baik, dan siklus tiga meningkat menjadi sangat baik. Untuk pelaksanaan pembelajaran melalui model pembelajaran berbasis masalah juga mengalami peningkatan, yaitu siklus I cukup, siklus II meningkat menjadi baik, dan siklus III meningkat menjadi sangat baik.Kata kunci: menulis, pembelajaran berbasis masalah, peningkatan

    TINDAK TUTUR GURU DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI KELAS XII IPA SMA

    Get PDF
    Problem in this study was the speech acts teachers in teaching history in high school class XII of science. This study aimed to describe the speech of teachers in teaching history subjects in class XII Science SMA because it influenced the students' understanding of what is presented in the learning process. This research was a qualitative descriptive research. Source of data in this study was the interaction of history subjects learning as a media of teachers speech acts in Indonesian language. The results showed that the form of teacher speech acts of History subject in the learning process produced two forms of speech, namely: ( 1) direct speech and (2) indirect speech.Masalah dalam penelitian ini adalah tindak tutur guru dalam pembelajaran Sejarah di kelas XII IPA SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang tuturan guru dalam pembelajaran mata pelajaran Sejarah di kelas XII IPA SMA karena sangat berpengaruh dalam pemahaman siswa tentang apa yang disampaikan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelititian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah interaksi pembelajaran mata pelajaran Sejarah sebagai wadah tindak tutur guru dalam berbahasa Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa wujud tindak tutur guru mata pelajaran Sejarah dalam proses pembelajaran menghasilkan dua bentuk tuturan, yaitu: (1) tuturan langsung dan (2) tuturan tidak langsung. Kata kunci: guru, sejarah, tindak tutur

    NILAI MORAL DALAM NOVEL SANG PENCERAH DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN SASTRA

    No full text
    This study aims to describe the moral values in the novel Sang Pencerah and their implication for literature learning in high school. The method used in this research was a qualitative descriptive method using inter-textual approach. The results showed that the novel Sang Pencerah contains moral values, namely 1) moral values of the Almighty God, 2) moral values of oneself, 3) moral values of fellow human beings, 4) moral values to the environment, and 5) moral values to the nation. The moral values are related to the texts of the Qur'an and Hadith. The implication of this research is in the form of literature learning in high school by reviewing the KTSP (School-based Curriculum) syllabus especially Indonesian Language subject to the eleventh graders in high school.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam novel Sang Pencerah serta implikasinya pada pembelajaran Sastra di SMA. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan intertekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Sang Pencerah mengandung nilai moral, yaitu 1) nilai moral terhadap Tuhan Yang Maha Esa, 2) nilai moral terhadap diri sendiri, 3) nilai moral terhadap sesama manusia, 4) nilai moral terhadap lingkungan, dan 5) nilai moral terhadap bangsa. Nilai-nilai moral tersebut terkait dengan teks Alquran dan Hadis Nabi. Implikasi hasil penelitian ini berupa pembelajaran sastra Indonesia di SMA dengan meninjau silabus KTSP mata pelajaran bahasa Indonesia pada jenjang SMA kelas XI.Kata kunci: intertekstual, nilai moral, novel

    PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL)

    Get PDF
    The problem in this research is the lack of learning result and level of students writing ability of class IX at SMP Al Kautsar Bandarlampung. This research is aimed to increase (1) the lesson plans, (2) the learning implementation of writing speech text, (3) learning scoring system , (4) students writing ability class IX at SMP Al Kautsar Bandarlampung through CTL. The method of this research is a classroom action research, while this research object is student of class IX B. The result of this research showed an improvement of lesson plans through contextual learning approach. The result of Cycle I indicated a fair increase. Cycle II resulted a slight climb from fair to good. However, the result of Cycle III showed an excellent point.Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya hasil belajar dan tingkat kemampuan menulis siswa kelas IX SMP Al Kautsar Bandarlampung. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan (1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan pendekatan CTL, (2) pelaksanaan pembelajaran menulis teks pidato dengan menggunakan pendekatan CTL, (3) sistem penilaian pembelajaran dengan menggunakan pendekatan CTL, (4) kemampuan menulis kelas IX SMP Al Kautsar Bandarlampung dengan menggunakan pendekatan CTL. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) melalui pendekatan pembelajaran kontekstual yaitu dari siklus I cukup, siklus II meningkat menjadi baik, siklus III meningkat menjadi sangat baik. Begitu pula untuk pelaksanaan pembelajaran melalui pendekatan pembelajaran kontekstual, yaitu dari siklus I cukup, siklus II meningkat menjadi baik, siklus III meningkat menjadi sangat baik.Kata kunci: kemampuan, kontekstual, menulis

    127

    full texts

    180

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇