J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Not a member yet
180 research outputs found
Sort by
Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Dengan Model Inkuiri Pada Siswa Kelas VII
This research is made based on the observation of low ability in writing descriptive text of the VII grade students of the Junior High School of Tanggamus 2. This research used Classroom Action Research Method that was conducted in three cycles. Each cycle was done in two meetings, the firs meeting was to collect the data and arrange the writing framework and contiued by writing descriptive text at school. The second meeting was to evaluate the implementation of inquiry model covered the evaluation of learning process and the results of students works. The average score of writing descriptive text in pre-cycle in the VII grade was 50,62 and it was categorized minus. Meanwhile in the cycle I, it had an increase with the average score was 62,65 and it was categorized enough. In the cycle II, the average score was 71,09 and it was categorized good and in the cycle III, the average score was 84,84 and it was categorized very good.Penelitian ini menggunakan model tindakan kelas yang dilakukan dalam tiga siklus. Setiap siklus dilaksanakan dalam dua kali pertemuan, yaitu pelaksanaan model inkuiri untuk mengumpulkan data dan menyusun kerangka penulisan, dilanjutkan dengan tahap penulisan teks deskripsi di sekolah, penilaian terhadap pelaksanaan model inkuiri meliputi penilaian proses pembelajaran dan hasil kerja siswa. Skor rata-rata kemampuan menulis teks deskripsi pada prasiklus di kelas VII 50,62 dengan kategori kurang, sedangkan pada siklus I mengalami peningkatan dengan skor rata-rata adalah 62,65 dengan kategori cukup, pada siklus II rata-rata skor adalah 71,09 dengan kategori baik, dan pada siklus III rata-rata skor adalah 84,84 dengan kategori baik sekali. Kata kunci: model inkuiri, kemampuan menulis , teks deskripi
Pola Pikir dan Nilai Pendidikan Karakter Novel Laskar Pelangi sebagai Bahan Ajar
This study aims to describe the mindset and character building contained in Andrea Hirata's Laskar Pelangi novel. The research findings are arranged as teaching materials on understanding the mindset and character building for high school students. The data collection of this research is done by using literature study or documentation. The results showed that there are two types of mindset, namely 1) fixed mindset and 2) growth mindset. There are sixteen types of character building found in this research, they are 1) religious, 2) honesty, 3) tolerance, 4) discipline, 5) hard work, 6) creative, 7) , 8) homeland loving, 11) the value of achievement, 12) friendly/ communicative, 13) love peace value, 14) reading value, 15) social care value , and 16) responsibility value. The use of novels as teaching materials with the mindset and character building datain it, became the constituent elements of LKPD.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola pikir dan nilai pendidikan karakter dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Temuan data penelitian disusun sebagai bahan ajar bagi peserta didik SMA. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis pola pikir, yakni 1) pola pikir tetap dan 2) pola pikir berkembang. Nilai pendidikan karakter, terdapat enam belas jenis, yaitu nilai: 1) religius, 2) kejujuran, 3) toleransi, 4) disiplin, 5) kerja keras, 6) kreatif, 7) mandiri, 8) demokratis, 9) rasa ingin tahu, 10) cinta tanah air, 11) menghargai prestasi, 12) bersahabat/ komunikatif, 13) cinta damai, 14) gemar membaca, 15) peduli sosial, dan 16) tanggung jawab. Penggunaan novel sebagai bahan ajar dengan data pola pikir dan nilai pendidikan karakter yang terdapat di dalamnya, menjadi unsur penyusun LKPD.Kata kunci: Pola Pikir, Nilai Pendidikan Karakter, dan Bahan Aja
Penggunaan Bahasa Tajuk Rencana Tribun Lampung Dan Pengembangannya Sebagai Media Pembelajaran
This research aims to describe the use of language based on spelling analysis and effective sentences in the Editorial Tribun Lampung April 2016 edition, and develop it as a media of learning on exposition writing of Indonesian language class X in Senior High School. This research uses descriptive qualitative method. The result of the analysis shows that generally the spelling uses in Lampung Tribun's editorial which are the most productive accurate is the capital letter. And the use of low-spelling accuracy is the italic letter. The aspect on using sentences in the editorial Tribun Lampung that have the most productive accuracy is the use of logical sentence . And the use of a low sentence accuracy is the use of short sentence. The analysis of spelling and effective errors in the editorials of the Tribun Lampung is further implemented in learning as an example and reference for developing the exposition writing skills.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan bahasa berdasarkan analisis ejaan dan kalimat efektif pada tajuk rencana Tribun Lampung edisi April 2016, serta mengembangkannya sebagai media pembelajaran menulis eksposisi bahasa Indonesia kelas X di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ejaan dalam tajuk rencana Tribun Lampung yang paling produktif ketepatannya adalah huruf kapital dan penggunaan ejaan yang rendah tingkat ketepatannya adalah penggunaan huruf miring. Aspek penggunaan kalimat dalam tajuk rencana Tribun Lampung yang paling produktif ketepatannya adalah penggunaan kelogisan kalimat dan penggunaan kalimat yang rendah tingkat ketepatannya yaitu penggunaan kehematan kalimat. Temuan penelitian ini adalah penggunaan ejaan dan kalimat efektif dalam tajuk rencana Tribun Lampung selanjutnya diimplementasikan dalam pembelajaran sebagai contoh dan referensi untuk mengembangkan ketrerampilan menulis eksposisi.Kata kunci: tajuk rencana, pembelajaran, penggunaan bahasa Indonesia
Ketepatan Pelafalan Kluster Dan Deretan Konsonan Bahasa Indonesia Oleh Penutur Mandarin
The purposes of this research are to describe the accuracy of Indonesian cluster and consonant row pronounciations by Mandarian-speaking students. This research uses descriptive qualitative method. The data sources of this research were taken from Mandarin-speaking students who major in teaching of Chinese as a foreign language at Guangxi University for Nationalities. The results of this research show that the sounds of Indonesian which pronounced correctly are clusters fl[fl], sl[sl], fr[fr], sw[sw], sm[sm], sn[sn],st[st], and consonant rows mp[mp], nt[nt], ngk[ŋk], ns[ns], ngs[ŋs], st[st], ht[ht], hk[hk], hb[hb], mr[mr], ml[ml], lm[lm], gn[gn], np[np], gm[gm]; and which not pronounced correctly are clusters adalah pl[pl], bl[bl], kl[kl], gl[gl], pr[pr], br[br], tr[tr], dr[dr], kr[kr], sp[sp], sk[sk], pt[pt], ts[ts], str[str], spr[spr], skr[skr], skl[skl], and consonant rows mb[mb], nd[nd], nc[ñc], nj[ñj], ngg[ŋg], rn[rn], rl[rl], rt[rt], rk[rk], rs[rs], rc[rc], kt[kt], ks[ks], kb[kb], kd[kd], kn[kn], ky[ky], hsy[hš], bd[pd], hd[hd].Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketepatan pelafalan bunyi kluster dan deretan konsonan bahasa Indonesia oleh mahasiswa penutur bahasa Mandarin. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah mahasiswa penutur bahasa Mandarin yang menempuh pendidikan di jurusan pengajaran bahasa Mandarin sebagai bahasa asing di Guangxi University for Nationalities. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelafalan kluster bahasa Indonesia yang dilafalkan dengan tepat oleh penutur bahasa Mandarin adalah fl[fl], sl[sl], fr[fr], sw[sw], sm[sm], sn[sn],st[st], dan yang tidak tepat adalah pl[pl], bl[bl], kl[kl], gl[gl], pr[pr], br[br], tr[tr], dr[dr], kr[kr], sp[sp], sk[sk], pt[pt], ts[ts], str[str], spr[spr], skr[skr], skl[skl], dan deretan konsonan bahasa Indonesia yang dilafalkan dengan tepat oleh penutur bahasa Mandarin adalah mp[mp], nt[nt], ngk[ŋk], ns[ns], ngs[ŋs], st[st], ht[ht], hk[hk], hb[hb], mr[mr], ml[ml], lm[lm], gn[gn], np[np], gm[gm], dan yang tidak tepat adalah mb[mb], nd[nd], nc[ñc], nj[ñj], ngg[ŋg], rn[rn], rl[rl], rt[rt], rk[rk], rs[rs], rc[rc], kt[kt], ks[ks], kb[kb], kd[kd], kn[kn], ky[ky], hsy[hš], bd[pd], hd[hd]. Kata kunci: pelafalan, kluster bahasa Indonesia, deretan konsonan bahasa Indonesi
Pengembangan Lkpd Menulis Teks Eksplanasi Berbasis Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad
The purpose of this research is to produce the product of teaching materials and to describe the feasibility of teaching materials in the form of LKPD of Writing Explanation Text based on Cooperative Learning Model with STAD type. The method of this research according to the research and development method by adapting seven out of ten steps according to Borg and Gall. The result of the research (1) has been developed a teaching materials LKPD of Writing Explanation Text based on Coopartive Learning Model with the STAD type, (2) the assessment result of the teaching materials as a whole is stated "Very Eligible" by the assessment of media expert and material expert. Media experts rated 89.58% of the tested aspects, the material expert assessed the percentage of 93.1% of the aspects tested. Based on the assessment, both media experts and materials experts stated that this teaching material .Penelitian ini bertujuan menghasilkan produk bahan ajar dan mendeskripsikan kelayakan produk bahan ajar berupa LKPD Menulis Teks Eksplanasi berbasis Model Pembelajaran Kooperatif tipe STAD. Metode penelitian mengacu pada metode penelitian dan pengembangan dengan mengadaptasi tujuh dari sepuluh langkah menurut Borg and Gall.Hasil penelitian, (1) telah berhasil dikembangkan bahan ajar berupa LKPD Menulis Teks Eksplanasi berbasis Model Pembelajaran Kooperatif tipe STAD, (2) hasil penilaian kelayakan bahan ajar secara keseluruhan dinyatakan Sangat Layak oleh penilaian 2 ahli yaitu ahli media dan ahli materi. Ahli media memberikan penilaian dengan persentase 89,58% dari aspek-aspek yang telah diujikan, ahli materi memberikan penilaian dengan persentase 93,1% dari aspek-aspek yang telah diujikan. Berdasarkan penilaian tersebut baik ahli media maupun ahli materi menyatakan bahan ajar ini layak diterapkan Kata Kunci: bahan ajar, menulis teks eksplanasi, dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD
Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Berita Melalui Model Think Talk Write
The problem is low ability to write news texts of Class VIII of SMP N 16 Pesawaran on 2017/2018. The study aims (1) the learning plan, (2) the learning implementation, (3) the learning assessment and (4) improving learning through TTW model writing news texts. The results showed (1) the learning plan by TTW model in first cycle, RPP assessment results amounted 70.83 and second cycle 87.50 the category was very good; (2) learning implementation, the first cycle results process assessment 72.28 and the second cycle 87.78 the category is very good; (3) results of write ability news texts through TTW model can improve student learning, the first cycle obtained an average value of 71.83 and the second cycle obtained an average score of 87.17 with complete category; (4) learning activities, learning planning, learning implementation, and learning assessment resulted a significant increase.Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan menulis teks berita siswa Kelas VIII SMP Negeri 16 Pesawaran Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) rencana pembelajaran, (2) pelaksanaan pembelajaran, (3) penilaian pembelajaran dan (4) peningkatan pembelajaran melalui model pembelajaran Think Talk Write menulis teks berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rencana pembelajaran melalui model pembelajaran Think Talk Write pada siklus I, hasil nilai RPP sebesar 70,83 dan siklus II 87,50 kategori amat baik; (2) pelaksanaan pembelajaran, siklus I hasil penilaian proses 72,28 dan siklus II 87,78 kategori sangat baik; (3) hasil kemampuan menulis teks berita melalui model pembelajaran Think Talk Write dapat meningkatkan hasil belajar siswa, siklus I memperoleh nilai rata-rata 71,83 dan siklus II memperoleh nilai rata-rata 87,17dengan kategori tuntas; (4) kegiatan pembelajaran secara keseluruhan, dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan yang signifikan. Kata kunci: think talk write, teks berita, hasil belajar
Pengembangan Bahan Ajar Menulis Cerpen Dengan Model Pembelajaran (PJBL) Untuk Kelas Ix
This study aims (1) produce products in the form of short story textbook with (PjBL) models for grade IX, and (2) test and describe the feasibility of textbook writing short stories with (PjBL) models developed based on experts material, media, peers, and students.This research adapts development research Borg and Gall.This research was conducted at three schools in Bandar Lampung including Junior High School of 13, Junior High School of Baitul Jannah, and Junior High School of Global Madani in the academic year 2017/2018. (PjBL) models contained in this teaching material, among others, formulating basic questions, designing planning, scheduling, monitoring, testing results, and evaluating activities.The results of this study (1) produce teaching materials in the form of "Textbook Writing Short Story with (PjBL) Models", and (2) teaching materials as a whole are declared "Decent" based on research from material experts, media, practitioners, teachers, and students.Penelitian ini bertujuan (1) menghasilkan produk berupa buku teks menulis cerpen dengan model pembelajaran (PjBL) untuk kelas IX, dan (2) menguji serta mendeskripsikan kelayakan buku teks menulis cerpen dengan model pembelajaran (PjBL) yang dikembangkan berdasarkan ahli materi, media, teman sejawat, dan siswa. Penelitian ini mengadaptasi penelitian pengembangan Borg and Gall. Penelitian ini dilaksanakan pada tiga sekolah di Bandar Lampung meliputi SMP Negeri 13, SMP IT Baitul Jannah, dan SMP IT Global Madani pada tahun ajaran 2017/2018. Model pembelajaran (PjBL) yang terdapat dalam bahan ajar ini, antara lain merumuskan pertanyaan-pertanyaan mendasar, mendesain perencanaan, menyusun jadwal, monitoring, menguji hasil, dan mengevaluasi kegiatan. Hasil penelitian ini (1) menghasilkan bahan ajar berupa “Buku Teks Menulis Cerpen Dengan Model Pembelajaran (PjBL)”, dan (2) bahan ajar secara keseluruhan dinyatakan “Layak” berdasarkan penelitian dari ahli materi, ahli media, praktisi, guru, dan siswa. Kata Kunci: Buku Teks, Menulis Cerpen, (PjBL).
Pengunaan Bahasa Indonesia dalam Paragraf Deskripsi Siswa SMPN 2 Labuhan Maringgai Tahun Pelajaran 2016/2017
This study aimed to solve and describe the use of the letters, the use of punctuation, spelling, and usage sentences in a paragraph description of the class VII SMP Negeri 2 Labuhan Maringgai. The method used in this research is descriptive qualitativeto learn how to study text. The results showed the use of the letters in the form of capital letters are 253 data. The use of punctuation such as commas are 90 data and colons which is 5 Data used in the word. Among other things, for example; the use of sign writing words such as prepositions, there are 104 users data such as the use of words di and ke. As well as the use of the word di and ke, there were 19 form of words in Jalan Soekarno Hatta and to markets. The use of sentences such as the integrity of the data, there are 12 datas, there are six alignment of datas, and there are 39 datas focused.Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pemakaian huruf, pemakaian tanda baca, penulisan kata, dan penggunaan kalimat dalam paragraf deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 2 Labuhan Maringgai. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan cara studi teks. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan huruf berupa pemakaian huruf kapital terdapat 253 data. Pemakaian tanda baca berupa tanda koma terdapat 90 data dan tanda titik dua terdapat 5 data berupa pemakaian kata yaitu, di antaranya, contohnya; penulisan kata berupa pemakaian tanda pemakaian kata depan terdapat 104 data berupa pemakaian kata di sana, di sini, dan di situ serta penggunaan kata di dan ke terdapat 13 data berupa kata di Jalan Soekarno Hatta dan ke pasar; penggunaan kalimat berupa keutuhan terdapat 19 data, kesejajaran terdapat 12 data, dan kefokusan terdapat 39 data.Kata kunci: bahasa, deskripsi, implikas
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERMUSIKALISASI PUISI MELALUI TEKNIK PEMODELAN PADA SISWA KELAS X
This study aimed to describe the increase in the ability of musical poetry in class X State Senior High School 1 Pringsewu the school year 2016/2017 used modeling techniques. This study used a Class Action Research. Improved processes can be seen from the role and activities of teachers and students who have increased significantly in the implementation of learning. Improved learning outcomes can be seen from the increase in the value end of the poem bermusikalisasi pratindakan students from stage to stage of the second cycle. Obtaining the average value of the final musical poetry pratindakan students on stage, which is 67.5. In the first cycle, increased to 73.8. Then, in the second cycle the average value of student learning outcomes back end has increased to 82.89. The amount of increase in the average value of final pre action musical poetry until the second cycle of 15.39.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan musikalisasi puisi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Pringsewu tahun pelajaran 2016/2017 dengan menggunakan teknik pemodelan. Peningkatan proses dapat dilihat dari peran serta aktivitas guru maupun siswa yang mengalami peningkatan secara signifikan dalam pelaksanaan pembelajaran. Peningkatan hasil belajar dapat dilihat dari peningkatan nilai akhir bermusikalisasi puisi siswa mulai dari tahap pratindakan sampai tahap siklus II. Perolehan rata-rata nilai akhir musikalisasi puisi siswa pada saat tahap pratindakan, yaitu 67,5. Pada siklus I, mengalami peningkatan menjadi 73,8. Kemudian, pada siklus II rata-rata nilai akhir hasil belajar siswa kembali mengalami peningkatan menjadi 82,89. Jumlah peningkatan rata-rata nilai ahkir musikalisasi puisi dari pratindakan sampai siklus II sebesar 15,39.Kata kunci: peningkatan, kemampuan, musikalisasi puisi, teknik pemodelan
PENINGKATAN PEMBELAJARAN MENULIS TEKS HASIL OBSERVASI MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING
This study aims to describe the lesson plan, the implementation of learning, and assessment of learning in text observations material through Problem Based Learning model on students of class VII SMP Negeri 13 Bandar Lampung. The classroom action research is used in this study. The result of this study shows that the learning of the text of the result of observation through the Problem Based Learning, from the aspect of lesson plan preparation has been very well, the learning implementation aspect has changed the learning environment becomes more attective and have increased student activity in learning and learning to write the text of observations has increased. The first cycle, the students get the average value of 74,17 unfinished category, whereas the second cycle, the students get the average value of 92,78 complete category.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan rencana pelaksanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran materi teks hasil observasi melalui model problem based learning pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 13 Bandar Lampung. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 (dua) siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan, pembelajaran materi teks hasil observasi melalui model problem based learning pada siklus II berdasarkan aspek penyusunan RPP telah disusun sangat baik, aspek pelaksanaan pembelajaran telah mengubah suasana pembelajaran menjadi lebih menarik, dan meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran, serta pembelajaran menulis teks hasil observasi mengalami peningkatan. Siklus pertama, siswa memperoleh nilai rata-rata 74,17 kategori belum tuntas, sedangkan siklus kedua, siswa memperoleh nilai rata-rata 92,78 kategori tuntas.Kata kunci : problem based learning, teks hasil observasi, hasil belaja