SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM
Not a member yet
    1785 research outputs found

    Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Understanding by Design pada Materi Reaksi Redoks dan Elektrokimia

    No full text
    ABSTRAK   Zahro, Rosita Fatimatuz. 2018.  Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Understanding by Design Pada Materi Reaksi Redoks dan Elektrokimia.Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Herunata,S.Pd, M.Pd, (II) Drs. Ida Bagus Suryadharma, M.S   Kata Kunci : Perangkat Pembelajaran, Understanding by Design (UbD), RPP, UKBM, Reaksi Redoks dan Elektrokimia. Ilmu kimia dianggap sulit dipelajari dari pada bidang lain karena sebagian konsep dalam ilmu kimia bersifat abstrak, berjenjang, dan kompleks sehingga sering terjadi miskonsepsi terutama pada materi reaksi redoks dan elektrokimia. Salah satu upaya untuk memecahkan masalah tersebut, perlu dikembangkan perangkat pembelajaran. Peranan perangkat pembelajaran sangat penting dalam menunjang ketercapaian pembelajaran yang efektif dan efisien. Pengembangan perangkat pembelajaran membutuhkan pendekatan pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman peserta didik. Dalam dunia pendidikan, terdapat pendekatan perencanaan pembelajaran baru, yaitu Understanding by Design (UbD) yang dapat digunakan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran. Pendekatan perencaan pembelajaran UbD memberikan panduan untuk merancang perencanaan pembelajaran dan pelaksanaannya dalam proses mencapai pemahaman yang lebih mendalam. Pendekatan perencanaan pembelajaran UbD menggunakan strategi Backward design yang menunjukkan hasil positif pada beberapa bidang materi. Penerapan pedekatan perencanaan pembelajaran UbD untuk perangkat pembelajaran bidang kimia belum pernah dilakukan. Oleh karena itu perlu dikembangkan perangkat pembelajaran berbasis UbD pada materi reaksi redoks dan elektrokimia. Tujuan dari penelitian ini, yaitu menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis UbD pada materi reaksi redoks dan elektrokimia, serta mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), dan unit kegiatan belajar mandiri (UKBM). Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan  yang bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis UbD. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pengembangan Thiagarajan, yaitu rancangan penelitian pengembangan 4-D modifikasi, yaitu define, design, dan develop. Instrumen penilaian yang disusun, yaitu instrumen penilaian tampilan, instrumen penilaian RPP, dan instrumen penilaian unit kegiatan belajar mandiri. Data hasil validasi berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Langkah-langkah analisis data kuantitatif: (1) merekap skor hasil validasi, (2) menghitung nilai setiap butir penilaian, (3) menghitung nilai rata-rata setiap aspek, (4) menghitung rata-rata nilai setiap aspek dalam produk, dan (5) membuat kesimpulan tingkat kelayakan produk. Hasil dari penelitian pengembangan ini, berupa perangkat pembelajaran, yang meliputi template UbD, RPP, dan UKBM berbasis UbD. Perangkat pembelajaran yang dihasilkan memenuhi kriteria sangat layak yang ditunjukkan dengan  rata-rata hasil validasi sebesar 85.  Rata-rata hasil validasi masing-masing aspek, yaitu (1) tampilan perangkat pembelajaran 84, (2) rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) 85, dan (3) unit kegiatan belajar mandiri sebesar 87. Berdasarkan data tersebut maka dapat disimpulkan perangkat pembelajaran berbasis UbD pada materi reaksi redoks dan elektrokimia yang dihasilkan dengan kriteria sangat layak untuk digunakan

    Sintesis Nanopartikel Magnetit Menggunakan Metode Sonoelektrokimia dengan Template Polietilena Glikol

    No full text
    ABSTRAK   Dwijayanti, Frida. 2018. Sintesis Nanopartikel Magnetit Menggunakan Metode Sonoelektrokimia dengan  Template Polietilena Glikol. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hj. FauziatulFajaroh, M.S., (II) Dr. Nazriati, M.Si.   Kata Kunci: magnetit, sonoelektrokimia, template, PEG. Nanopartikel magnetit seringkali membentuk aglomerat karena memiliki interaksi dipol-dipol yang cukup kuat antarpartikel magnetit. Pembentukan aglomerat dapat dicegah dengan cara menambahkan polimer selama proses sintesis magneti tberlangsung. Salah satu polimer yang dapat digunakan adalah polietilena glikol (PEG).  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sintesis magnetit dengan metode sonoelektrokimia menggunakan template PEG. Selain itu, penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penambahan dan konsentrasi template polietilenaglikol (PEG) terhadap karakteristik magnetit yang disintesis. Pada penelitian ini, nanopartikel magnetit disintesis menggunakan metode sonoelektrokimia. Proses elektrolisis dilakukan selama 7,5 jam dengan menggunakan elektroda besi dan disertai sonikasi dengan frekuensi 42 kHz.  Elektrolit yang digunakan adalah air demineralisasi dan larutan PEG dengan variasi konsentrasi 0,001 M, 0,002 M, dan 0,003 M. Nanopartikel magnetit yang telah disintesis dikarakterisasi menggunakan XRD, SEM, FTIR, dan VSM. Berdasarkan hasil XRD, difraktogram magnetit yang disintesis dengan dan tanpa template PEG telah sesuai dengan difraktogram Fe3O4 standar. PEG terbukti berfungsi sebagai template karena tidak terdapat pita serapan khas  dari PEG pada spektrum FT-IR yang dihasilkan. Hasil SEM menunjukkan bahwa nanopartikel magnetit yang disintesis menggunakan template PEG memiliki ukuran partikel yang lebih besarr rnamun aglomerasinya lebih kecil dibandingkan nanopartikel magnetit yang disintesis tanpa template PEG. Berdasarkan pengujian VSM, magnetisasi saturasina nopartikel magnetit yang disintesis dengan template PEG lebih besar dibandingkan nanopartike lmagnetit yang disintesis tanpa template PEG

    Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Understanding by Design pada Materi Hidrokarbon

    No full text
    ABSTRAK   Cylindrica, Vrisca Bella. 2018.  Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Understanding By Design (UbD) Pada Materi Hidrokarbon. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Herunata, S.Pd., M.Pd., (II) Drs. Mohammad Sodiq Ibnu, M.Si.   Kata Kunci:perangkat pembelajaran, Understanding by Design, hidrokarbon Perangkat pembelajaran adalah sesuatu atau beberapa persiapan yang disusun oleh guru baik secara individu maupun kelompok agar pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran dapat dilakukan secara sistematis dan memperoleh hasil yang diinginkan. Salah satu perangkat pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran adalah rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. Dalam dunia pendidikan, sekarang ada pendekatan pembelajaran baru yang dapat digunakan untuk merancang perangkat pembelajaran berupa RPP. Pendekatan tersebut adalah understanding by design. Pada pendekatan understanding by design, terdapat langkah-langkah yang jelas untuk merancang sebuah RPP, yaitu menentukan hasil yang diinginkan berupa ide besar dari materi, menentukan bukti-bukti penilaian dan merancang langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis understanding by design pada materi hidrokarbon dan untuk mengetahui kualitas kelayakan perangkat pembelajaran yang dihasilkan. Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah perangkat pembelajaran berupa 4 rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan 4 unit kegiatan belajar mandiri (UKBM) kimia pada materi hidrokarbon untuk SMA kelas XI berbasis understanding by design. Penelitian pengembangan ini dirancang dengan mengikuti tahap-tahap model pengembangan 4D, yaitu tahap define, design, develop dan disseminate yang sedikit dimodifikasi mengikuti tahap-tahap understanding by design­, yaitu identify desire result, determine acceptable evidence,plan learning experiences an instruction. Akan tetapi tahap disseminate belum dilakukan karena terkendala waktu. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar penilaian tampilan perangkat pembelajaran, RPP dan UKBM untuk dua dosen ahli dan dua guru kimia SMA. Hasil penelitian menunjukkan kualitas kelayakan produk yang dihasilkan berdasarkan hasil validasi tampilan perangkat pembelajaran 92%, rencana pelaksanaan pembelajaran 89% dan unit kegiatan belajar mandiri 93%. Dari ketiga komponen yang divalidasi tersebut, didapatkan presentase rata-rata hasil validasi perangkat pembelajaran berbasis understanding by design pada materi hidrokarbon adalah 91% yang memenuhi kriteria sangat layak, sehingga produk yang dihasilkan layak untuk digunakan

    Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Posing dalam Pembelajaran Kolaboratif terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Singosari pada Materi Hidrolisis Garam.

    No full text
    ABSTRAK   Novitasari, Rizki. 2018. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran ProblemPosing dalam Pembelajaran Kolaboratif terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Singosari pada Materi Hidrolisis Garam. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H. Ridwan Joharmawan, M.Si. (II) Drs. Ida Bagus Suryadharma, M.S.   Kata kunci: Problem Posing, Kolaboratif, Hasil Belajar, Hidrolisis Garam Materi hidrolisis garam merupakan salah satu materi yang diajarkan di SMA. Banyak peserta didik yang merasa kesulitan memahami materi ini. Salah satu penyebab kesulitan peserta didik adalah model pembelajaran yang kurang tepat. Guru mengajar dengan menggunakan metode konvensional sehingga peserta didik cenderung pasif. Untuk meningkatkan aktivitas peserta didik, maka salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan mengubah pembelajaran satu arah menjadi pembelajaran dua arah yang membuat peserta didik menjadi lebih aktif. Salah satu model pembelajaran dua arah yang sesuai adalah model pembelajaran kolaboratif dengan menerapkan model pembelajaran problem posing di dalamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui keterlaksanaan proses pembelajaran kolaboratif baik yang menerapkan model pembelajaran problem posing atau tanpa problem posing pada materi hidrolisis garam kelas XI IPA SMA Negeri 1 Singosari, (2) Untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran problem posing dalam pembelajaran kolaboratif terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 1 Singosari pada materi hidrolisis garam. Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan penelitian eksperimen semu dengan post-test only control group design. Kelas eksperimen dibelajarkan menggunakan pembelajaran kolaboratif dengan problem posing sedangkan kelas kontrol dibelajarkan menggunakan pembelajaran kolaboratif tanpa problem posing. Instrumen yang digunakan berupa instrumen perlakuan (silabus, RPP, LKPD, dan handout) dan instrumen pengukuran (lembar observasi dan tes hasil belajar). Teknik analisis data dilakukan dengan analisis statistik dan deskriptif. Pengujian hipotesis menggunakan independent samples t-test dengan taraf signifikansi 0,05 dengan bantuan program SPSS 16,0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterlaksanaan proses pembelajaran pada kelas eksperimen dan kelas kontrol termasuk dalam kategori terlaksana dengan sangat baik. Hal ini dapat dilihat dari persentase rata-rata keterlaksanaan proses pembelajaran pada kelas yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran kolaboratif menggunakan problem posing yaitu sebesar 95,98% dan kelas yang dibelajarkan tanpa model pembelajaran problem posing sebesar 96,99%. (2) Ada pengaruh penerapan model pembelajaran problem posing dalam pembelajaran kolaboratif terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 1 Singosari pada materi hidrolisis garam. Rata-rata hasil belajar kognitif kelas eksperimen sebesar 76,30 dan rata-rata hasil belajar kognitif kelas kontrol sebesar 70,05. Hal ini menunjukkan bahwa kelas yang menerapkan model pembelajaran problem posing dalam pembelajaran kolaboratif memiliki rata-rata hasil belajar kognitif lebih tinggi daripada kelas yang tidak menerapkan model pembelajaran problem posing

    Pengembangan Bahan Ajar Kimia Materi Makromolekul Berbasis Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning) untuk Siswa SMA/MA Kelas XII.

    No full text
    ABSTRAK   Putri, Eka Sasining. 2018. Pengembangan Bahan Ajar Kimia Materi Makromolekul Berbasis Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning) untuk Siswa SMA/MA Kelas XII. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Drs. I Wayan Dasna, M.Si., M.Ed., Ph.D. (II) Dra. Surjani Wonorahardjo, Ph.D.   Kata kunci: pengembangan bahan ajar, makromolekul, pendekatan kontekstual Bahan ajar adalah komponen perangkat pembelajaran yang digunakan untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar. Berdasarkan hasil analisis terhadap materi makromolekul pada beberapa bahan ajar yang umumnya digunakan di sekolah, materi pembelajaran dan konsep disampaikan secara naratif dan informatif. Bahan ajar belum dapat membantu peserta didik untuk mengkonstruksi konsep secara mandiri. Padahal pada kurikulum 2013 peserta didik didorong belajar melalui konstruksi konsep. Pendekatan yang sesuai dengan ketentuan kurikulum 2013 dan dapat digunakan untuk membelajarkan materi makromolekul adalah pendekatan kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan dan menguji kelayakan bahan ajar materi makromolekul berbasis pendekatan kontekstual. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan 4-D (Thiagarajan, 1974) yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Namun pada penelitian pengembangan ini hanya dilakukan hingga tahap develop. Pengembangan bahan ajar ini mencakup buku guru dan buku siswa. Kalayakan bahan ajar yang dikembangkan divalidasi oleh tiga validator ahli, sementara uji keterbacaan dilakukan oleh sepuluh siswa kelas XII SMA. Hasil pengembangan adalah buku siswa berbasis pendekatan kontekstual yang terdiri atas bab polimer sintetis, karbohidrat, protein, dan lipid. Buku guru mencakup silabus, RPP, dan petunjuk penilaian. Hasil validasi terhadap bahan ajar menunjukkan bahwa buku siswa dan buku guru memenuhi kriteria sangat layak dengan persentase rata-rata 87,7% dan 84,7%. Sementara hasil dari uji keterbacaan menunjukkan bahwa buku siswa memenuhi kriteri layak dengan rata-rata persentase 78,2%. Hasil pengembangan bahan ajar kimia materi makromolekul berbasis pendekatan kontekstual (CTL) dapat digunakan dalam proses belajar mengajar

    PENGARUH DISPERSAN POLI ASAM AKRILIK (PAA) TERHADAP KESTABILAN NANOFLUIDA ZIRKONIUM OKSIDA (ZrO2) DALAM FLUIDA AIR

    No full text
    ABSTRAK   Damara, Onky. 2018. Pengaruh Dispersan Poli Asam Akrilik (PAA) terhadap Kestabilan Nanofluida Zirkonium Oksida (ZrO2) dalam Fluida Air. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I)Dr. Nazriati, M.Si., (II) Dr. Dani Gustaman Syarif, M.Eng.   Kata Kunci:   dispersan poli asam akrilik, nanopartikel zirkonium oksida, nanofluida zirkonium oksida, kestabilan Nanopartikel zirkonium oksida merupakan partikel yang memiliki sifat penghatar panas yang baik. Nanopartikel zirkonium oksida dapat diaplikasikan sebagai campuran pada fluida air pada radiator mesin karena ukuran partikel dalam skala nanometer sehingga tidak menyebabkan  sirkulasi fluida pada radiator tersumbat. Namun, nanofluida zirkonium oksida masih belum stabil dan mengendap dalam waktu singkat. Untuk meningkatkan kestabilan perlu penambahan dispersan. Dispersan yang digunakan yaitu poli asam akrilik. Penambahan dispersan poli asam akrilik bertujuan untuk melapisi permukaan nanopartikel zirkonium oksida sehingga mencegah terjadinya pengendapan dalam waktu singkat. Tujuan penelitian ini adalah (1) mensintesis nanopartikel zirkonium oksida dari bahan dasar pasir zirkon lokal Kalimantan, (2) mensintesis nanofluida zirkonium oksida dalam fluida air dengan penambahan dispersan poli asam akrilik, (3) mengetahui karakteristik nanopartikel zirkonium oksida dan nanofluida zirkonium oksida dalam fluida air dengan penambahan dispersan, (4) mengetahui pengaruh penambahan dispersan poli asam akrilik terhadap kestabilan nanofluida zirkonium oksida dalam fluida air. Penelitian ini terdiri dari empat tahap. Pertama, sintesis nanopartikel zirkonium oksida  dari bahan dasar pasir zirkon lokal Kalimantan. Kedua, sintesis nanofluida zirkonium oksida  dalam fluida air dengan penambahan dispersan poli asam akrilik. Ketiga, hasil sintesis nanopartikel dan nanofluida zirkonium oksida dikarakterisasi dengan XRF, SEM, XRD, uji CHF, uji heat transfer pada radiator, analisis zeta potensial dan pengamatan nanofluida. Keempat, uji pengaruh penambahan dispersan poli asam akrilik terhadap kestabilan nanofluida zirkonium oksida dalam fluida air. Hasil analisis XRF menunjukkan nanopartikel zirkonium oksida memiliki persentase unsur zirkon yang besar. Hasil analisis SEM menunjukkan ukuran nanopartikel zirkonium oksida berkisar dalam skala nanometer. Hasil analisis XRD membuktikan bahwa nanopartikel zirkonium oksida telah berhasil disintesis. Hasil analisis zeta potensial menunjukkan nanofluida zirkonium oksida dengan penambahan dispersan memiliki nilai zeta yang besar. Hasil uji CHF menunjukkan nanofluida zirkonium oksida dengan penambahan dispersan memiliki nilai CHF tertinggi dibandingkan dengan yang lain. Hasil uji heat transfer menunjukkan nanofluida zirkonium oksida dengan penambahan dispersan meningkatkan laju perpindahan panas dalam fluida. Penambahan dispersan poli asam akrilik mampu meningkatkan kestabilan nanofluida zirkonium oksida

    SINTESIS K2O/ZnFe2O4 DAN APLIKASINYA PADA TRANS-ESTERIFIKASI MINYAK BIJI BUNGA MATAHARI (Helianthus annuus Linn) SERTA UJI POTENSINYA SEBAGAI BIODIESEL

    No full text
    ABSTRAK   Mudakir, Ahmad. 2018. Sintesis K2O/ZnFe2O4 Dan Aplikasinya Pada Trans-Esterifikasi Minyak Biji Bunga Matahari (Helianthus annuus Linn) Serta Uji Potensinya Sebagai Biodiesel. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Siti Marfu’ah, M.S., (II) Dr. Fauziatul Fajaroh, M.S.   Kata kunci: minyak biji bunga matahari, trans-esterifikasi, katalis K2O/ZnFe2O4, Biodiesel. Biodiesel merupakan salah satu energi alternatif terbarukan yang bersumber dari minyak nabati. Biji bunga matahari merupakan salah satu sumber minyak nabati yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai bahan bakar biodiesel. Reaksi trans-esterifikasi dilakukan dengan cara mereaksikan minyak biji bunga matahari dengan metanol yang dibantu oleh katalis basa. Belakangan ini katalis heterogen mulai banyak dikembangkan salah satunya yaitu katalis K2O/ZnFe2O4. Diharapkan penggunaan katalis tersebut mampu mengatasi berbagai kelemahan dari katalis homogen. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mensintesis katalis K2O/ZnFe2O4 melalui proses impregnasi; (2) mengetahui karakteristik katalis K2O/ZnFe2O4 hasil sintesis; (3) mentransformasi minyak biji bunga matahari menjadi metil ester melalui metode trans-esterifikasi berbantuan katalis K2O/ZnFe2O4; (4) mengetahui jenis komponen hasil trans­-esterifikasi; (5) mengetahui karakteristik hasil trans-esterifikasi serta potensinya sebagai biodiesel. Penelitian ini terdiri dari 6 tahap : Tahap (1) adalah preparasi katalis K2O/ZnFe2O4 yang meliputi sintesis nanopartikel ZnFe2O4, proses impregnasi dengan KOH, dan karakterisasi katalis hasil impregnasi dengan menggunakan XRD. (2) adalah preparasi sampel yang meliputi pengumpulan biji bunga matahari, pengeringan, dan pembuatan serbuk. (3) adalah ekstraksi minyak biji bunga matahari. (4) adalah karakterisasi dan identifikasi minyak hasil isolasi. (5 )adalah trans-esterifikasi minyak biji bunga matahari. (6) adalah karakterisasi dan identifikasi metil ester hasil transformasi yang meliputi wujud, warna, massa jenis, viskositas, uji kelarutan, uji penyabunan, penentuan bilangan asam, bilangan penyabunan, bilangan iod yang selanjutnya dibandingkan dengan standar mutu biodiesel menurut SNI 7182:2015, serta interpretasi spektrum GC-MS. Katalis K2O/ZnFe2O4 berhasil disintesis dari ZnFe2O4 yang disintesis melalui metode kopresipitasi yang selanjutnya diimpregnasi dengan menggunakan K2O. Katalis K2O/ZnFe2O4 berupa serbuk, berwarna coklat, dan menghasilkan warna ungu pekat saat ditambahkan indikator Phenolphtalein. Metil ester hasil trans-esterifikasi tersusun dari beberapa komponen penyusun, dua diantaranya yaitu metil oktanoat (15,98 %) dan metil tetradekanoat (80,40 %). Metil ester hasil trans-esterifikasi berwarna kuning muda, berwujud cair, memiliki massa jenis 0,847 g.mL-1, viskositas 4,735 cSt, bilangan asam 0,250, bilangan penyabunan 248,17, dan bilangan iod 113,39, dimana memiliki karakteristik yang sesuai dengan standar mutu biodiesel dalam SNI 7182-2015

    . Pengaruh Variasi Konsentrasi Starter dan Waktu Inkubasi Terhadap Karakteristik Yogurt Susu Sapi

    No full text
    ABSTRAK   Susu merupakan produk bernilai gizi tinggi, akan tetapi memiliki nilai ekonomis yang rendah dan  mudah rusak karena pengaruh bakteri patogen. Seiring dengan perkembangan IPTEK, banyak inovasi dalam pengolahan susu dengan proses fermentasi. Salah satu produk fermentasi susu adalah yogurt. Kualitas yoghurt dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu: kualitas susu, proses homogenisasi, lama penyimpanan, suhu inkubasi, jenis starter yang digunakan dan komposisi dari starter yang digunakan.Tujuandaripenelitianiniadalahuntukmengetahuipengaruhvariasikonsentrasi starter danwaktuinkubasiterhadapkarakteristik yogurt. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratoris yang dilakukan dalam 4 tahap, yaitu (1) persiapan sampel (pasteurisasi susu sapi), (2) pembuatan yogurt susu sapi dengan variasi konsentrasi starter dan waktu inkubasi, (3) karakterisasi fisik yogurt meliputi uji organoleptik terhadap warna, aroma, rasa dan  tekstur, uji pH dan viskositas, (4) karakterisasi kimia yogurt meliputi analisiskadar total asam dan kadar protein. Hasil analisis sidik ragam untuk uji pH, viskositas, organoleptik (tekstur, aroma, rasa dan warna), kadar total asam dan kadar protein menunjukkan perlakuan variasi yang dilakukan berpengaruh nyata terhadap karakteristik fisik dan kimia dari yogurt yang dihasilkan. Pada penelitian pH yogurt yang dihasilkan masih memenuhi standar yang ditetapkan oleh FSANZ , kadar total asam dan kadar protein yogurt yang dihasilkan pada penelitian ini masing-masing juga masih memenuhi standar yang ditetapkan oleh SNI 2981:2009.Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa yogurt yang dihasilkan memiliki tekstur lembut, aroma khas yogurt, rasa yang sangat asam dan berwarna putih.   Kata Kunci : konsentrasi starter, waktu inkubasi, karakteristik, yogurt, susu sap

    Pengembangan Media Pembelajaran Game Edukasi Pada Materi Hidrolisis Garam

    No full text
    ABSTRAK   Purnama, Nuridhia . 2018. Pengembangan Media Pembelajaran Game Edukasi Berbasis Android Pada Materi Hidrolisis Garam. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Munzil, S.Pd., M.Si., (2) M. Muchson, S.Pd., M.Pd.   Kata Kunci: game edukasi, hidrolisis garam, android. Kurikulum 2013 mengharuskan peserta didik untuk aktif dalam pembelajaran. Diperlukan motivasi belajar yang tinggi agar peserta didik dapat aktif dalam pembelajaran. Salah satu upaya untuk meningkatkan motivasi peserta didik dalam belajar adalah dengan menggunakan media pembelajaran. Media pembelajaran sangat membantu untuk menyampaikan materi terutama untuk materi yang menekankan aspek simbolik. Aspek simbolik seperti rumus kimia, persamaan reaksi, dan hitungan matematis terkadang sulit dihafalkan, sehingga membuat peserta didik kurang termotivasi dalam belajar. Salah satu materi dalam kimia yang menekankan aspek simbolik adalah hidrolisis garam. Media pembelajaran yang dipilih untuk dikembangkan adalah game edukasi berbasis android. Survey membuktikan bawa 18,6% pengguna teknologi ada pada usia pelajar, sehingga diharapkan produk yang dihasilkan dapat digunakan kapan pun dan dimanapun oleh peserta didik. Penelitian-penelitian mengenai pengaruh mobile game sudah banyak dilakukan dan membuktikan bahwa penggunaan mobile game dalam pembelajaran dapat meningkatkan motivasi dan prestasi peserta didik. Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan media pembelajaran game edukasi berbasis android pada materi hidrolisis garam yang valid dan layak sehingga dapat menarik minat peserta didik dalam belajar hidrolisis garam. Penelitian dan pengembangan dilakukan dengan menggunakan Model Penelitian oleh Lee & Owens. Tahapan yang ada pada penelitian ini adalah, (1) tahap analisis (analysi /assessment), (2) tahap desain (design), (3) tahap pengembangan (development), (4) tahap impelementasi (impelementation), dan (5) tahap evaluasi (evaluation). Pada tahap evaluasi adalah tahap validasi oleh ahli (dosen Jurusan Kimia), validasi oleh pengguna (guru kimia) dan uji keterbacaan oleh peserta didik. Dari hasil validasi didapatkan persentase 92,25% untuk aspek tampilan media dan 84,15% untuk aspek materi. Sedangkan dari uji keterbacaan didapatkan persentase 87,8%. Kesimpulan dari semua hasil data yang diperoleh bahwa media pembelajaran game edukasi berbasis android pada materi hidrolisis garam layak dan valid untuk digunakan. Pengembangan lebih lanjut dapat dilakukan melalui uji efektivitas media pembelajaran untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran game edukasi berbasis android pada materi hidrolisis garam dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik

    Isolasi, Identifikasi dan Uji In Silico Senyawa Saponin dari Buah Nanas (Ananas comosus L.) dan Kemiri (Aleurites moluccanus L.) Sebagai Inhibitor Xantin Oksidase

    No full text
    ABSTRAK   Arti, Elies . 2018. Isolasi, Identifikasi dan Uji In Silico Senyawa Saponin dari Buah Nanas (Ananas comosus L.) dan Kemiri (Aleurites moluccanus L.) Sebagai Inhibitor Xantin Oksidase. Skripsi. Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Subandi, M.Si., (II) Dr.Siti Marfu’ah, M. S.   Kata Kunci: nanas, kemiri, saponin, inhibitor xantin oksidase Gout atau asam urat merupakan penyakit yang disebabkan oleh tingginya kadar asam urat di dalam darah akibat sintesis berlebihan dari purin dengan bantuan enzim xantin oksidase. Salah satu obat penyakit asam urat yang umum digunakan adalah allopurinol yang bekerja sebagai inhibitor kompetitif enzim xantin oksidase. Namun penggunaan allopurinol untuk jangka panjang memberikan efek samping seperti: gangguan pencernaan, reaksi kulit, sakit kepala, mengantuk, vertigo dan demam. Sementara itu, telah ada beberapa dari pasien asam urat yang memberikan kesaksian bahwa ramuan jamu herbal yang terdiri dari buah nanas dan kemiri mampu mengobati penyakit tersebut.  Di sisi lain beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa beberapa jenis saponin dapat bertindak sebagai inhibitor xantin oksidase. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) jenis saponin yang terdapat dalam buah nanas dan kemiri, serta 2) potensi daya inhibisi senyawa saponin tersebut, secara in silico terhadap enzim xantin oksidase. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif laboratoris di Laboratorium Kimia Universitas Negeri Malang (UM) dan laboratorium Politeknik Negeri Jember. Ada lima tahap penelitian yaitu: 1) preparasi sampel buah nanas dan kemiri, 2) ekstraksi dengan metanol dan pemekatan, 3) uji fitokimia terhadap saponin, dan 4) identifikasi senyawa saponin berdasarkan spektrum LC-MS dan 5) uji in silico dari senyawa saponin yang diperoleh  terhadap enzim xantin oksidase, relatif terhadap allopurinol, menggunakan sofware PyMol, Pyrx dan Discovery. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) salah satu senyawa saponin yang ada dalam ekstrak metanol buah nanas dan kemiri masing-masing adalah jenis saponin triterpenoid yaitu diosgenin (C27H42O3) dan bacoside (C47H76O18) dan 2) secara in silico diosgenin dan bacoside dari ekstrak metanol buah nanas dan kemiri tersebut berpotensi sebagai inhibitor enzim xantin oksidase yang lebih kuat dibanding allopurinol, karena mempunyai afinitas pengikatan terhadap enzim yang lebih kuat, yaitu masing-masing 10,8 Kcal/mol dan  9,3 Kcal/mol, dibanding allopurinol 6,3 Kcal/mol, meskipun dengan sisi pengikatan yang berbeda

    0

    full texts

    1,785

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇