JURNAL ILMIAH SOCIETY
Not a member yet
    203 research outputs found

    Pola Interaksi Antar Penggemar Boyband Korea Selatan Bangtan Sonyeondan (Studi Kasus Army Manado)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pola interaksi yang terjadi dan apa manfaat pola interaksi antar penggemar boyband Korea Selatan Bangtan Sonyeondan pada ARMY Manado. Adapun landasan teori yang digunakan yaitu interaksionisme simbolik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan berjumlah 10 orang yang termasuk dalam anggota ARMY Manado. Berdasarkan hasil dari penelitian, dapat digambarkan bahwa ARMY sejalan dengan teori interaksionisme simbolik dimana interaksi diantara para penggemar terjadi melalui simbol seperti ketika mereka melihat orang yang menggunakan merchandise Bangtan maka mereka akan saling menyapa sehingga timbul interaksi. Pola interaksi antar penggemar boyband Korea Selatan Bangtan Sonyeondan yaitu melalui media sosial dan secara langsung yaitu dengan saling bekerja sama melakukan interaksi positif dan menghindari konflik yang ada. Manfaat pola interaksi yaitu para penggemar mendapat teman dari berbagai kalangan usia, mempunyai tempat untuk berbagi cerita tentang kegemaran yang sama, dan melakukan berbagai kegiatan positif bersama. Kata Kunci: Pola Interaksi, Penggemar, Bangtan Sonyeondan, ARM

    Implementasi Kebijakan Sistem Noken Pada Pemilihan Umum Tahun 2019 Di Distrik Gome Utara Kabupaten Puncak

    Full text link
    Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Implementasi Sistem Noken Dalam Pemilihan Umum  Tahun 2019 Di Distrik Gome Utara Kabupaten Puncak.  Noken merupakan salah satu sistem pemilu yang diakui di dalam konsttusi. Noken biasa digunakan oleh masyarakat yang tnggal di wilayah pegunungan di Papua dalam menentukan pilihan dalam pelaksanaan pemilu dan pilkada. Pelaksanaan noken dilakukan dengan musyawarah bersama tetua adat atau kepala suku. Pelaksanaan noken telah berlangsung sejak lama dan merupakan warisan nenek moyang yang bersumber pada kearifan lokal warisan budaya. Terdapat dua sistem noken, yaitu pola big man atau suara diserahkan dan diwakilkan kepada ketua adat, dan pola noken gantung dimana masyarakat lain dapat melihat suara yang telah disepakat masuk ke kantung partai yang sebelumnya telah ditetapkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa Penerapan sistem noken pada pilkada di Papua khususnya di Distrik Gome Utara didorong oleh beberapa factor selain posisi geografis juga banyak disebabkan oleh kondisi social kemasyarakatan di distrik ini. Terlepas dari pro dan kontra dalam penerapan sistim noken dalam pemilu di Papua khususnya di Distrik Gome Utara, namun proses penyelenggaraannya tetap sah karena sesuai dengan peratauran yang ada. Namun beberapa masyarakat yang kurang setuju dengan system noken itu sendiri dengan alas an bahwa system tersebut tidak demokratis dan tidak sesuai dengan hati nurani serta banyak suara yang hilang saat menggunakan system noken dalam pemilihan umum dan mereka memilih untuk system yang seperti umumnya yakni mencoblos d TPS   Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Noken, Pemil

    Gaya Hidup Keluarga Menikah Usia Dini di Desa Minanga Kecamatan Pusomaen Kabupaten Minahasa Tenggara

    Full text link
    Gaya hidup atau lifestyle adalah bagian dari kebutuhan sekunder manusia yang bisa berubah bergantung zaman atau keinginan seseorang untuk mengubah gayah hidupnya. Gaya hidup masyarakat saat ini adalah untuk menunjukan jati diri mereka untuk menunjukan siapa mereka. Di zaman modern ini banyak keluarga yang melakukan bermacam gaya hidup, salah satunya yang paling dominan adalah gaya hidup tinggi. Gaya hidup tinggi juga terjadi dalam keluarga muda atau pada keluarga yang menikah di usia dini. Fenomena sosial mengenai pernikahan dini di Indonesia merupakan salah satu faktor yang sering terjadi di tanah air, baik pernikahan dini yang terjadi di perkotaan maupun pedesaan. Hal ini terjadi karena kesederhanaan pola pikir masyarakat sehingga masalah ini akan terjadi secara terus menerus. Selain itu, ada beberapa faktor pendukung seperti pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya sangat berpengaruh dengan dilakukannya pernikahan usia dini. Pada dasarnya kebanyakan keluarga yang menikah di usia dini hanya karena sudah hamil di luar nikah, jadi belum ada kesiapan dan belum mapan sehinggah ekonomi keluarga yang menikah di usiah dini masih cenderung memiliki ekonomi yang rendah. Di sisi lain seiring perkembangannya zaman saat ini banyak hal-hal yang menjadi permasalahan yang mempengaruhi gaya hidup keluarga yang menikah di usia dini. Keluarga yang menikah di usia dini kebanyakan menerapkan gaya hidup yang tinggi tapi tidak setara dengan perekonomian keluarga. Penelitian ini menggunakan metode oenelitian kualitatif, dengan lokasi penelitian di Desa Minanga Kecamatan Pusomaen Kabupaten Minahasa Tenggara, dan informan yang diwawancarai ada 12 informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa Gaya hidup keluarga menikah usia dini di Desa minanga menerapkan gaya hidup tinggi yang tidak sesuai dengan perekonomian keluarga dikarenakan pemikiran keluarga yang menikah di usia dini masih labil..     Kata Kunci : Gaya Hidup, Keluarga, Menikah, Usia Din

    Strategi Pedagang Tradisional Di Era Pemasaran Online Di Pasar 45 Kota Manado

    Full text link
    Adapun tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana keberadaan pedagang tradisional di pasar 45 kota manado dan Untuk mengetahui bagaimana strategi bertahan pedagang tradisional di era pemasaran online di pasar 45 kota manado. Di era digital kebutuhan masyarakat semakin dimudahkan dalam melakukan berbagai hal. Kemajuan teknologi yang begitu pesat membuat aktivitas masyarakat sudah tidak bisa di batasi oleh ruang dan waktu. Kecanggihan teknologi saat ini maka media sosial tidak hanya di gunakan untuk berkomunikasi dan mencari berita. Belakangan media sosial juga digunakan untuk perdagangan, sekarang ini daya saing ekonomi dan perdagangan adalah persaingan berbasis global. Semakin menipisnya batas-batas kegiatan ekonomi atau perdagangan secara nasional, namun semakin mengglobal dan melibatkan banyak negara. Salah satu perdagang global yang saat ini berkembang yaitu pemasaran online. Begitu juga dengan pedagang tradisional do Pasar 45 Kota Manado. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan strategi yang dapat digunakan adalah Strategi Fokus,  Strategi Diferensiasi, Strategi Keungulan Biaya Rendah. Modal sosial yang ada di Pasar 45 terdiri dari : jaringan, kepercayaan, dan norman social.   Kata Kunci : Strategi, Pedagang Tradisional, Pemasaran Online &nbsp

    Dampak Sosial Budaya Masyarakat Perkotaan Akibat Pandemi Covid-19 Di Kelurahan Kleak Kecamatan Malalayang Kota Manado

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Dampak Sosial Budaya Masyarakat Perkotaan Akibat Pandemi Covid-19 di Kelurahan Kleak Kecamatan Malalayang Kota Manado. Kondisi kesejahteraan sekarang ini mulai dipertanyakan, apakah terpenuhi atau tidak, jika melihat situasi dan kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah, kondisi kesejahteraan sosial tidak berjalan seperti biasanya. Terlihat dari sisi sosial yang di batasi, lalu tergangunya kesehatan mental individu diatas kecemasan dan stres akan terjangkitnya virus tersebut, terpenuhi atau tidaknya kebutuhan sehari-hari yang ada, ataupun bantuan sosial yang telah diberikan pemerintah sesuai sasaran atau tidak. Pandemi covid-19 telah membawa perubahan besar bagi seluruh lapisan masyarakat di berbagai aspek, termasuk di dalamnya, aspek sosial budaya. Pandemi covid-19 memaksa pembatasan aktivitas sosial antar individu satu dengan yang lainnya, sehingga memunculkan kebiasaan yang berbeda dari kehidupan sebelumnya. Dengan kata lain, pandemi ini telah memunculkan budaya masyarakat baru untuk merespon kebijakan pembatasan aktivitas sosial yang ada. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa Dampak sosial budaya di perkotaan akibat pandemic covid 19 khususnya di Kelurahan Kleak sangat merasakan dampaknya terutama akan kebijakan melalui pembatasan pergerakan masyarakat hal tersebut dapat terlihat dari perubahan budaya masyarakat yang mengalami perubahan dan pergeseran, hubungan antar sesama masyarakat, kontak fisik yang sudah jarang terjadi bahkan untuk berbicara harus menjaga jarak sehingga mengganggu hubungan social.   Kata Kunci : Dampak, Sosial Budaya, Perkotaan, Pandemi Covid-1

    Studi Deskriptif Mengenai Perilaku “Baku Cungkel” Di Desa Touure Dua Kecamatan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa

    Full text link
    Adapun tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: Untuk mengali seperti apa Masyarakat Desa Touure Dua mempraktikkan Perilaku Baku Cungkel yang ditinjau berdasarkan Teori Dramaturgi. Dengan adanya Fenomena Baku Cungkel jika melihat ini ada hubungannya  dengan Teori Dramaturgi dari Erving Goffmen Pernyataan paling terkenal Goffman tentang teori dramaturgis berupa buku Presentation of Self in Everyday Life (1959). Secara ringkas dramaturgis merupakan pandangan tentang kehidupan sosial sebagai serentetan pertunjukan drama dalam sebuah pentas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Lokasi Penelitian adalah tempat peneliti dimana melakukan penelitian dengan melihat dan merangkap fenomena yang sebenarnya terjadi dari objek yang diteliti agar mendapatkan data-data yang akurat untuk penelitian. Lokasi yang di ambil untuk penelitian ini Ialah Desa Touure Dua Kecamatan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa. Peneliti memilih desa tersebut karena ingin mengetahui dan mengamati Fenomena Perilaku Baku Cungkel di Tinjau dengan Teori Dramaturgi dari Erving Goffmen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masyarakat Desa Touure melakukan perilaku ini dikarenakan ada beberapa penyebab contohnya karena iri hati, persaingan didalam kompetesi atau bisnis, dendam, tidak menyukai kesuksesan dari orang lain dan suka menjadi perhatian banyak orang.     Kata Kunci : Perilaku, Baku Cungkel. Desa Touur

    Aktivitas Penggalian Emas Masyarakat Di Kampung Pintareng Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara Kabupaten Kepulauan Sangihe

    Full text link
    Tambang emas di kabupaten kepulauan sangihe  pertama kali di temukan  oleh PT. Meares Soputan Mining yang merupakan anak dari perusahaan Asthon Mem Group Australia. Perusahaan Meares mulai survei di kepulauan sangihe pada awal tahun 1987 dan membuat basecamp di kampung Tumalede. Sebelum munculnya kegiatan penggalian emas masyarakat bermata pencaharian pokok sebagai petani kebun setelah beberapa saat kegiatan penggalian emas bukan lagi menjadi kegiatan tambahan bagi masyarakat melainkan sudah menjadi kegiatan pokok. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk Dapat Mengetahui Bagaimana Dampak Dari Aktivitas Penggalian Emas Oleh Masyarakat di Kampung Pintareng. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif deskriptif, sumber data di peroleh dari data primer dan data sekunder dari lokasi penelitian, informan berjumlah 14 orang, yakni pemerintah, pekerja tambang dan pembeli emas yang dapat memberikan informasi yang benar serta berkaitan dengan masalah  penelitian. Kegiatan penggalian emas berdampak positif pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat kampung pintareng. Aktivitas penggalian meningkatkan kondisi sosial seperti sarana pendidikan dan kesehatan, sedangkan terhadap ekonomi masyarakat mengalami peningkatan dan memiliki peluang usah.   Kata Kunci: Masyarakat, Penggalian Emas, Sosial Ekonom

    Sistem Pengolahan Sampah Berbasis Modal Sosial Masyarakat Di Pasar 45 Kota Manado

    Full text link
    Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui sejauh mana Sistem Pengolahan Sampah Berbasis Modal Sosial Masyarakat Di Pasar 45 Kota Manado. Masalah sampah memang tidak ada habisnya, permasalahan yang tengah dihadapi tidak hanya di Indonesia saja, tapi di seluruh dunia. Produksi sampah yang terus menerus meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk, perubahan pola konsumsi, dan gaya hidup masyarakat. Permasalahan yang teridentifikasi meliputi meningkatkan jumlah jenis, dan keberagaman karakteristik sampah. Permasalahan selanjutnya adalah terkait paradigma masyarakat terhadap (pengolahan) sampah, hingga keberadaan aturan terkait pengelohan sampah. Di  negara-negara maju telah dilakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini berlokasi di kawasan pasar 45 Kota Manado yang merupakan pusat kota yang paling ramai dengan perdagangannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Sampah memang menjadi masalah besar di tempat – tempat pusat perbelanjaan seperti pasar 45, karena tingginya aktivitas manusia  sampah yang di hasilkan banyak,  sehingga perlu adanya sistem pengolahan sampah untuk mnegurangi resiko dari dampak penumpukan sampah itu sendiri. Dimana sampah di pasar 45, dikumpulkan oleh petugas kebersihan pengumpul sampah,  yang didalamnya ada proses sistem pilah atau pemisahan jenis sampah, organik dan anorganik. Dalam sistem pengolahan sampah yang ada di pasar 45 sangat di pengaruhi oleh norma, partisapasi masyarakat, jaringan infrastruktur yang disertai pengembangan sistem pengolahan sampah  yang bersifat transfomasi biologi dan trasformasi kimiawi.   Kata Kunci : Sistem, Pengolahan Sampah, Modal Sosia

    Kontribusi Petani Cabai Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Raanan Baru Kecamatan Motoling Barat

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi petani cabai dalam meningkatkan kesejahteraan masayarat di Desa Raanan Baru Kecamatan Motoling Barat. Sektor Pertanian mempunyai peranan penting dalam kehidupan manusia karena berfungsi sebagai penyedia pangan, pakan untuk ternak, dan bioenergi. Selain itu berperan pula dalam menopang pembangunan nasional, terutama mewujudkan ketahanan pangan, penyerapan tenaga kerja dan penanggulangan kemiskinan. Cabai merupakan salah satu primadona produk hasil pertanian yang sangat laku di pasar oleh sebab itu petani cabai seharusnya memberikan kontribusi bagi kesejahteraan bagi masyarakat khususnya di Desa Raanan Baru Kecamatan Motoling Barat Kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa Kontribusi petani cabai dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Raanan Baru Kecamatan Motoling Barat Kabupaten Minahasa cukup besar. Dimana pendapatan dari cabai cukup besar apalagi jika harga cabai naik. Bagi petani cabai perlu adanya inovasi dan ide baru untuk menyelesaikan berbagai permasalahan klasik yang masih belum bisa terselesaikan hingga saat ini. Serta perlu studi banding yang dilakukan ke luar daerah guna untuk menambah pengetahuan dan pengalaman para petani     Kata Kunci : Kontribusi, Petani Cabai, Kesejahteraan Masyaraka

    Kondisi Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Dalam Lingkungan Sosial Ekonomi dan Kesehatan (Studi Kasus Kelurahan Buha Kecamatan Mapanget Kota Manado)

    Full text link
    Ditempat pembuangan akhir sampah TPA Buha sampai saat ini sampah di TPA sudah menggunung, bahkan sampai berserakan dijalan dan mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat hal ini sangat mengangu warga yang tinggal disekitar sudah bamyak yang mengeluh terkait bau sampah yang menyengat, sampai saat ini terlihat sampah-sampah di TPA sudah berserakan sebenarnya sampah tidak sampai kejalan, jika alat berat ada banyak, karena alat berat yang digunakan tinggal satu saja yang dipakai jadi proses pekerjaan terhambat. Dalam menjawab permasalahan yang ditemukan, penelitian yang dilakukan menngunakan metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di Studi Kasus Kelurahan Buha Kecamatan Mapanget Kota Manado dengan fokus penelitian pada 8 informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Timbunan kondisi sampah TPA Buha dapat menyebabkan berbagai macam permasalahan baik itu dari masalah langsung maupun tidak langsung bagi penduduk kota terutama daerah di sekitar tempat penumpukan sampah Buha. Dampak langsung dari penangan sampah yang kurang bijaksana diantaranya akan menimbulkan berbagai macam masalah dan pengelolaan sampah yang kurang baik dapat membentuk lingkungan yang kurang menyenangkan bagi masyarakat seperti bau yang tidak sedap, pemandangan yang buruk karena sampah berceceran dimana-mana dan kesehatan pun terganggu seperti gatal-gatal yangdirasakan oleh masyarakat sekitar. Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) adalah tempat yang digunakan untuk membuang sampah yang tidak dapat diolah lagi.     Kata Kunci : Tempat Pembuangan Sampah, Lingkungan, Sosial Ekonomi, Kesehatan &nbsp

    159

    full texts

    203

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JURNAL ILMIAH SOCIETY
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇