JURNAL ILMIAH SOCIETY
Not a member yet
203 research outputs found
Sort by
Pemanfaatan Media Sosial Facebook Sebagai Media Pemasaran Online Oleh Masyarakat Desa Soguo Kecamatan Bolaang Uki Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Pemanfaatan media sosial facebook kepada pedangan online untuk memasarkan produknya kepada public, upaya yang dilakukan oleh pedagang online yaitu untuk meningkatkan pemasaran produk agar terlihat lebih menarik di mata pelanggan. Dalam menigkatkan pemasaran online tidak hanya menjaga kualitas produk saja, melainkan bagaimana cara menyusun kata bahkan menjaga kualitas gambar yang baik agar dalam mempeomosikan suatu produk akan terlihat menarik di mata pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan media sosial facebook sebagai media pemasaran online oleh masyarakat Desa Soguo Kecamatan Bolaang Uki Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, jenis penelitian yang digunakan dalam hal ini adalah metode kualitatif. Penelitian kualitatif berangkat dari fenomena tertentu yang ada pada situasi sosial tertentu. Laporan penelitian akan berisi kutipan-kutipan data untuk memberi gambaran penyajian laporan tersebut. Berdasarkan dengan hasil penelitian upaya yang dilakukan oleh pedagang online untuk meningkatkan pemasaran yaitu sebagian besar pedagang melakukan berbagai macam upaya untuk meningkatkan pemasaran mulai dari pengembangan inovasi dengan membuat berbagai macam produk agar terlihat menarik bagi masyarakat. Bahkan dalam meningkatkan pemasaraan para pedagang online selalu menjaga kualitas barang atau produk yang ditawarkan, karena ketika kualitas produk yang mereka pasarkan itu bagus akan menarik perhatian masyarakat khususnya pengguna aplikasi facebook. Kata Kunci : Facebook, Pedagang Online, Meningkatkan Pemasara
Dampak Pendidikan terhadap Kualitas anak-anak Pedalaman di Kampung Mundidok Distrik Gome Utara Kabupaten Puncak Provinsi Papua
Pendidikan adalah investasi utama bagi penerus bangsa. Pendidikan merupakan alat yang menentukan untuk mencapai kemajuan dalam segala bidang penghidupan, dalam memilih dan membina hidup yang baik, yang sesuai dengan martabat manusia. Pendidikan mempunyai peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dengan kemampuan berpikir logis, analistis, sistematis, kritis dan kreatif agar mampu bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah, tidak pasti dan kompetitif (Depdiknas, 2006:9). Masalah-masalah pendidikan di indonesia diantaranya sarana, fasilitas dan tenaga pendidik yang kurang dan bermasalah, pendidikan kerap tidak menjangkau daerah terisolasi, hal yang serupa terjadi di pedalaman papua termasuk di Kampung Mundidok Distrik Gome Utara, kualitas pendidikan yang baik akan mempengaruhi kualitas anak-anak di pedalaman. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian disimpulkan bahwa Pengaruh pendidikan pada anak-anak di pedalaman papua khususnya di Desa Mundidok sangatlah penting dan berpengaruh pada kualitas anak, hal tersebut disadarai oleh orang tua uang memiliki anak usia sekolah, pendidikan berpengaruh terhadap kemampuan anak dalam berinteraksi dan juga berpengaruh pada pekerjaannya dimasa depan.
Kata Kunci: Dampak, Pendidikan, Kualitas Anak, Pedalama
Aspek Sosial Subak Dalam Menunjang Kemandirian Pembangunan Pertanian Dikawasan Agropolitan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Aspek Sosial subak Dalam Menujang Kemandirian Pembangunan Pertanian Dikawasan Agropolitan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow. Aspek Sosial adalah berkenaan dengan masyarakat Depdiknas, 2001: 855. Jadi, aspek sosial dapat diartikan sebagai penginterpretasian terhadap situasi atau pertimbangan berdasarkan sudut pandang masyarakat. Aspek sosial merupakan sesuatu yang memperhitungkan nilai penting antara sastra dan masyarakat, sehingga untuk memahami permasalahan dalam suatu karya sastra, akan berhubungan dengan realita sosial yang terdapat dalam masyarakat. Zaman semakin berkembang begitupun dengan pola pikir masyarakat seiring dengan majunya teknologi. Hal ini mempengaruhi partisipasi masyarakat yang ada di desa werdhi agung timur terhadap aspek sosial subak karena pada zaman sekarang hampir semua hal di lakukan dengan mudah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian di werdhiagung Timur, Kecamatan Dumoga tengah , Kabupaten Bolaang Mongondow, fokus penelitian aspek sosial subak masyarakat petani yang ada di werdhi agung timur dengan informan 12 orang terdiri dari Lurah, Tokoh Adat dan 10 orang petani. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa aspek sosial subak yang ada di werdhiagung timur khususnya dalam bidang pertanian masih berjalan sangat baik namun sudah di poles dengan cara-cara yang berbeda tanpa mengurangi nilai-nilai yang terkandung dalam aspek sosial subak Cara-cara mempertahankan budaya eknikbali adalah menjaga selalu kenali bersamaan, kerja sama serta menyelesaikan masalah dengan berdiskusi.
Kata Kunci: Aspek Sosial, Babuk, Pertanian, Kawasan Agropolita
Peran Orang Tua Terhadap Anak Dibawah Umur Dalam Menggunakan Teknologi (gadged) Di Kelurahan Sumompo Kecamatan Tuminting Kota Manado
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua terhadap anak di bawah umur dalam menggunakan teknologi di Kelurahan Sumompo Kecamatan Tuminting. Keluarga merupakan dua atau lebih individu yang hidup dalam satu rumah tangga karena adanya hubungan darah, perkawinan, atau adopsi. Mereka saling berinteraksi satu dengan yang lain, mempunyai peran masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu budaya. Peran orang tua dalam mengasuh, melindungi, membesarkan dan membimbing sesuai dengan tahapan perkembangannya tidaklah mudah. Terlebih lagi selama sepuluh tahun terakhir teknologi informasi dan komunikasi berjalan semakin pesat yang dapat menjadi pengaruh utama dalam mengubah gaya hidup, pola pikir, sikap, menyerap pengetahuan dan berkomunikasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa Peran orang tua sangat di perlukan terhadap kehidupan anak itu sendiri, karena anak–anak yang ada saat ini hidup berdampingan dengan teknologi. Untuk itu perlu ada pengawasan dari orang tua untuk membimbing dan mengarahkan anak mereka agar bisa menggunakan gadged dengan baik..
Kata Kunci : Peran, Orang Tua, Anak dibawah umur, Gadged
 
Penyalahgunaan Minuman Alkohol (CAPTIKUS) Terhadap Remaja Dikelurahan Ranotana Weru Kecamatan Wanea Kota Manado
Konsumsi alkohol baik dikalangan remaja maupun dikalangan adalah sebuah masalah kesehatan yang sangat serius, meminum alkohol dibawah umur beresiko negative bagi kesehatan dan sosial seperti gangguan perkembangan otak sehingga mempengaruhi kosentrasi pada saat belajar sehingga prestasi akademis menjadi buruk, bunuh diri dan depresi. Kehilangan memori dan resiko tinggi terhadap perilaku seksual, kecanduan serta menyebabkan kekerasan terhadaporang disekitanya, dan kecelakaan saat berkendara bermotor maupun mobil (cederadan menyebabkan kematian. Dalam menjawab permasalahan yang ditemukan, penelitian yang dilakukan menngunakan metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di Kelurahan Ranotana Weru Kecamatan Wanea Kota Manado “Penyalahgunaan Alkohol (Captikus) Terhadap Remaja” dengan fokus penelitian pada 10 informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Penyalahgunaan dalam hal ini konsumsi minuman keras beralkohol tidak bisa dipandang sebelah mata karena dampak yang terjadi yang mengakibatkan banyak remaja yang sudah menjadi kebiaasaan buruk bagi mereka, sungguh tragis bila melihat dan mendengar para remaja yang dianggap sebagai agen perubahan, harus mengenal dan menyalahgunakan minuman keras.
Kata Kunci : Penyalahgunaan, Captikus, Remaja
 
Makna Kue Tamo Dalam Upacara Tulude Bagi Masyarakat Sangihe Di Desa Tariang Lama Kecamatan Kendahe
Tamo adalah kue adat masyarakat Nusa Utara (Sangihe-Talaud-Sitaro). Tamo berarti yang diperhadapkan, mengandung makna kebersamaan, kekeluargaan dan sebagai simbol pelengkap dalam upacara Tulude. Dalam rangka mempertahankan dan melestarikan budaya ini, penting untuk memahami makna dan signifikansi setiap elemen yang terlibat dalam upacara Tulude, termasuk kue Tamo. Kue Tamo memiliki peran penting dalam upacara Tulude sebagai simbol atau representasi dari nilai-nilai budaya suatu komunitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang berguna untuk memberikan fakta dan data tentang pentingnya makna kue Tamo dalam upacara Tulude bagi masyarakat Sangihe di desa Tariang lama, kemudian data tersebut dianalisis secara kritis dengan teori interaksionisme simbolik dari George Herbert Mead, sehingga diperoleh analisis mendalam tentang sejauh mana Makna Kue Tamo dan Tulude di desa Tariang Lama. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Makna kue Tamo dalam upacara Tulude di desa Tariang Lama masih melekat sampai saat ini dimana dalam pemberian makna ini masih ada masyarakat yang mempercayai suatu hal yang mistis yang dilibatkan dalam prosesi upacara Tulude. Kata Kunci : Makna Kue Tamo, Upacara Tulude, Masyaraka
Implementasi Kebijakan Pemerintah Dalam Pemulihan Ekonomi Pariwisata Di Kecamatan Bunaken Kepulauan Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara
Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui tindakan pemerintah daerah dalam mengimplementasi kebijakan ekonomi pariwisata di Pulau Bunaken dan Untuk mengetahui kendala apa saja yang terjadi dalam kebijakan pemerintah terhadap implementasi pengembangan ekonomi pariwisata. Kontribusi sektor pariwisata dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Akan tetapi, pada awal tahun 2020, dunia diguncangkan dengan adanya wabah global virus Covid-19. Lemahnya pertumbuhan pariwisata juga berdampak pada industri perekonomian. Pemerintah, khususnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada tahun 2020 mengeluarkan kebijakan baru, yakni program Dana Hibah Pariwisata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi pemulihan ekonomi pariwisata Pemerintah di masa pandemi covid 19 yaitu dengan pemberian bantuan pembangunan homestay bagi masyarakat pelaku pariwisata di kecamatan bunaken kepluanan, promosi melalui media social, melakukan vaksinasi terhadap pelaku usaha pariwisata di Kota Manado dan pemberian dana hibah untuk pelaku usaha pariwisata di Kota Manado.
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Pemerintah, Pemulihan Ekonom
Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat Pasca Wabah Covid 19 Di Desa Fatce Kecamatan Sanana Kabupaten Kepulauan Sula Propinsi Maluku Utara
Perubahan sosial ekonomi masyarakat desa Fatce berawal dari hadirnya wabah penyakit Covid-19 yang melanda desa Fatce pada bulan januari 2020, lalu aktivitas sosial ekonomi masyarakat desa Fatce mengalami perubahan sosial yang merupakan proses sosial yang dialami oleh masyarakat desa Fatce. Proses sosial yang meliputi perubahan interaksi sosial dan ekonomi masyarakat desa Fatce dalam segi pendapatan dan kebutuhan masyarakat dihantam keras pasca hadirnya Covid-19. Salah satu yang menjadi pusat perhatian peneliti yaitu pada aspek sosial dan ekonomi. Hasil penelitian menunjukan bahwa yang terjadi pasca hadirnya pandemi Covid-19 di desa Fatce : 1. Interaksi sosial dalam pembelajaran di desa Fatce yang berbasis teknologi yaitu via daring. Perubahan cara belajar-mengajar didesa Fatce yang beralih sistem menjadi via daring dan memanfaatkan berbagai media sosial seperti Zoom, Google meet, dan Email. Kegiatan tradisional masyarakat desa Fatce dalam hal ini seperti akad nikah, potong rambut dan sunatan tidak normal seperti biasa. 2. Kemudian Pendapatan dan kebutuhan ekonomi masyarakat saat Covid-19 dari hari sebelumnya para tenaga kerja seperti Pegawai Negeri Sipil, Pegawai Honorer, Wirausaha dan Pekerja harian lepas masih memiliki pendapatan yang stabil atau normal, ketika hadirnya Covid-19 dan kebijakan dari pemerintah daerah maupun desa untuk melakukan PSBB sampai dengan munculnya PPKM maka terjadilah penurunan pendapatan dikalangan tenaga kerja yang ada di desa Fatce.
Kata Kunci : Perubahan Sosial, Ekonomi Masyarakat, Covid 1
Dampak Pertambangan Emas Terhadap Perilaku Kesehatan Perempuan Di Area PESK Di Kecamatan Dimembe
Pertambangan emas skala kecil bertumbuh bagaikan jamur di Indonesia. Pertambangan emas menjadi buruan semua penambang karna memiliki nilai jual yang tinggi. Namun, penuh resiko terhadap pengaruh kesehatan khususnya kaum peremouan di Pertambangan Emas Skala Kecil di Desa Tatelu dan sekitarnya Kecamatan Dimembe. Menelusuri permasalahan tersebut, maka perlu dikaji terhadap dampak pertambangan emas bagi perilaku kesehatan kaum perempuan disekitaran daerah pertambangan emas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menelusuri fenomena kepada informan terhadap dampak kesehatan yang terjadi di area pertambangan emas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaum perempuan menjaga perilaku kualitas makanan yang bergisi, jaga kesehatan sesuai anjuran dokter, menggunakan air yang bersih, rajin membuang air kotor bekas cucian atau masak, rajin membuang sampah, dan menjaga kebersihan rumah agar tetap sehat dan tidak banyak nyamuk dan tikus. Kesimpulannya bahwa dampak yang terjadi dari perilaku kesehatan kaum perempuan di area Pertambangan Emas Skala Kecil di Kecamatan Dimembe, yaitu kaum perempuan sangat penting sekali untuk menjaga pola hidup sehat dan bersih. Pola hidup sehat ini sangat berpengaruh juga pada kebutuhan ekonomi keluarga. Ekonomi keluarga akan cukup untuk mendorong perilaku kesehatan kaum keluarga tetap terjaga dengan baik. Karena peningkatan ekonomi keluarga sangat berdampak pada kesehatan kaum perempuan dalam menjaga keluarganya
Kata Kunci : Perilaku Kesehatan, Kaum Perempuan, Tambang Ema
Adaptasi Sosial Sopir Bentor Masa Pandemi Covid 19 Di Desa Mala Kecamatan Melonguane Kabupaten Talaud
Bentor di Talaud menjadi moda transportasi utama warga Kabupaten Kepulauan Talaud sejak tahun 2013. Pada awalnya diperkenalkan oleh para pendatang dari Jawa. Manfaat bentor sangat efektif sebagai moda angkutan dan semakin di minati warga Talaud. Hal ini sejalan dengan peningkatan kebutuhan masyarakat dibidang jasa transportasi. Saat ini bentor hampir semuanya dibuat di Talaud yaitu di bengkel-bengkel sekitar Melonguane. Jumlah bentor di Talaud belum ada data resmi dari pemeritah daerah, namun di perkirakan sudah ratusan unit bentor yang ada di Talaud. Pada awal tahun 2020 dunia tengah dilanda wabah virus Corona atau Covid-19. Virus ini bagai teror besar bagi seluruh umat manusia, mulai dari negara maju hingga negara berkembang telah terjangkit virus yang kini telah ditetapkan oleh WHO sebagai pandemic sehingga berdampak juga pada penurunan pegerakan moda transportasi khususnya bentor yang ada di Talaud. Pandemi Covid -19 memaksa Pebentor melakukan adaptasi sosial dengan perubahan yang yang terjadi. Pertama, memaknai pekerjaan sekarang sebagai profesi karena pada ujungnya bisa dapatkan langsung uang tunai. Kedua, pelayanan harus maksimal dalam arti memuaskan pelanggan dengan menjamin rasa aman dan selamat sampai tujaun Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripsi kualitatif dan tujuan Penelitian, yakni; menjelaskan Covid 19 membatasi mobilitas sosial masyarakat, menjelaskan adaptasi masyarakat masa pandemi Covid 19, menjelaskan adaptasi Sopir Bentor masa pandemi Covid 19. Hasil penelitian menunjukkan pandemi Covid -19 memaksa Pebentor melakukan adaptasi sosial dengan perubahan yang yang terjadi dalam menggunakan uang dengan terencana dan menentukan skala prioritas karena pendapatan berkurang sangat signifikan. Sebelum Covid 19 pendapatan di atas Rp.200.000, (dua ratus ribu rupiah), setelah pandemi Covid-19 pendapatan sekitar Rp.100.000 (seratus ribu rupiah). Kata Kunci: Adaptasi, Pandemi Covid 19, Sopir Bento