Geoid (E-Journal)
Not a member yet
    504 research outputs found

    Deteksi Perubahan Suhu Permukaan Tanah dan Hubungannya dengan Pengaruh Albedo dan NDVI Menggunakan Data Satelit Landsat-8 Multitemporal di Kota Palu Tahun 2013 - 2020

    No full text
    Gempa yang diikuti tsunami dan likuifaksi melanda Kota Palu pada 28 September 2018. Sejak saat itu, Kota Palu yang merupakan ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia, menjadi pusat perhatian dunia. Berbagai kajian dilakukan untuk memperoleh informasi dari berbagai aspek, antara lain aspek terestrial, perubahan tutupan lahan, batuan, dan perubahan iklim. Teknologi penginderaan jauh memberikan kontribusi yang baik bagi proses penelitian, terutama untuk penelitian yang mencakup wilayah yang luas dan dalam jangka waktu yang lama. Salah satu kajian yang dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi penginderaan jauh adalah kajian Suhu Permukaan Tanah (SPT) dengan menggunakan data satelit Landsat-8 multitemporal di Kota Palu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeteksi SPT Kota Palu dari data satelit Landsat-8 multitemporal (2013-2020) dan hubungan antara LST dengan Albedo dan NDVI. Kanal Merah, Biru, NIR, SWIR1 dan SWIR2 digunakan untuk mendapatkan nilai albedo dan NDVI. Nilai emisivitas tanah dan vegetasi serta kanal termal digunakan untuk menentukan nilai LST. Selanjutnya koefisien determinasi (R2) digunakan untuk mengetahui korelasi antara LST dengan Albedo dan NDVI. Hasil dari penelitian ini adalah rata-rata peta sebaran LST dari tahun 2013 hingga 2020. Dari 30 titik sampel penelitian nilai LST antara 17,00 oC sampai 43,27 oC, rata-rata R2 antara LST dan NDVI adalah 0,657 (korelasi kuat), dan R2 antara LST dan Albedo 0,069 (korelasi sangat lemah)

    Literatur Review: Penilaian Pajak Bumi dan Bangunan di Wilayah Perkotaan

    No full text
    Pajak bumi dan bangunan menawarkan bentuk perpajakan yang adil dan efisien untuk daerah perkotaan yang dapat berdampak pada investasi, dan memungkinkan pemerintah untuk mengidentifikasi kenaikan harga tanah dan properti. Sistem perpajakan yang dirancang dan dikelola memiliki kelemahan dalam menentukan penilaian pajak bumi dan bangunan. Studi ini akan membantu meningkatkan pajak bumi dan bangunan secara lebih efisien, terutama untuk daerah perkotaan. Makalah ini mengidentifikasi beberapa metode dalam menentukan pajak bumi dan bangunan di perkotaan. Data nilai tanah yang tersedia dapat membantu dalam mengidentifikasi secara empiris hubungan antara pajak dan pertumbuhan ekonomi. Metode ini dapat membantu pemerintah dalam menentukan pajak secara lebih adil, efisien, dan transparan

    Analisis Pembuatan Peta Orthomosaic Menggunakan Perangkat Lunak Open Source WebODM

    No full text
    Fotogrametri merupakan suatu seni dan ilmu sains dalam membuat informasi 3D dari hasil foto. Untuk mendapatkan informasi 3D, software fotogrametri membutuhkan lebih banyak informasi seperti orientasi dan parameter kamera dari foto yang didapatkan dari dua foto atau lebih yang saling bertampalan. Hasil akhir dari proses tersebut berupa lines, surfaces, texture maps, dan model 3D. Pada penelitian yang dilakukan oleh penulis, data yang digunakan adalah data foto udara dan GPS wilayah Kebonwaris, Kecamatan Pandaan, Pasuruan – Jawa Timur. Sofware yang digunakan dalam penelitian ini adalah WebODM versi 2.4.12. Pada dasarnya pengolahan data dimulai dari import images, import control point, build point clouds, build mesh, build terrain model, dan build orthomosaic. Nilai yang didapatkan WebODM untuk RMSe horisontal sebesar 1,841 m dan RMSe vertikal sebesar 1,139 m, dan nilai resolusi WebODM sebesar =6cm/piksel. Berdasarkan hasil penelitian ini, skala dan kelas yang paling sesuai dengan PERKA BIG Nomor 6 Tahun 2018 dan PERKA BIG Nomor 1 Tahun 2020 adalah skala 1:5.000 kelas 2

    Studi Implementasi RRR (Right, Restiction and Responsibilities) untuk Pemanfaatan di Wilayah Pesisir Perindustrian. (Studi Kasus: Pesisir Perindustrian Kabupaten Gresik)

    No full text
    Ruang laut dan pesisir adalah lingkungan yang sangat kompleks, berbagai macam kegiatan dilangsukan di ruang laut. Konsep RRR adalah suatu dasar untuk mengelola sumber daya wilayah pesisir dan laut dalam lingkup penetapan batas laut wilayah (restriction), batas kewenangan (right) izin dan (responsibility) tanggung jawab, yang membentuk keterpaduan antara wilayah administrasi [1]. ada penelitian kali ini dilakukan evaluasi terkait penerapan konsep kadaster laut RRR di wilayah pesisir perindustrian di wilayah Kabupaten Gresik, dengan melakukan analisis kesesuaian terhadap rencana oleh pemerintah melalui RZWP-3-K.Melakukan proses inventarisasi jenis pengelolaan ruang laut di sekitar wilayah studi kasus, lalu melakukan analisis perubahan fungsi lahan wilayah perairan menjadi daratan dengan metode NDWI (Normalized Different Water Index), dan evaluasi ketersediaan penjagaan ekosistem di wilayah perindustrian.Dari penelitian ini didapatkan hasil inventarisasi dari Peta RZWP-3-K dan juga Peta Eksisting mengenai jenis pengelolaan di sekitar wilayah perairan PT.Petrokimia Gresik. Didapatkan pula hasil identifikasi tiap konsep RRR (Right, Restriction, and Responsibility) yakni konsep Right yang terimplementasikan dalam bentuk izin. PT.Petrokimia Gresik telah izin yang sesuai di kawasan, zona, dan sub-zona peruntukannya dalam rencana oleh pemerintah yang tertuang dalam peta RZWP-3-K sebagai bentuk kesesuaian rencana jangka panjang wilayah perairan di Jawa Timur. Lalu penerapan konsep Restriction tertuang dalam bentuk batasan pengelolaan wilayah perairan di sekitar wilayah pesisir dan perairan PT.Petrokimia Gresik, yang dalam 4 tahun terakhir mengalami perubahan alih fungsi wilayah perairannya menjadi daratan. Sedangkan konsep Responsibility di implementasikan dalam bentuk penjagaan ekosistem di sekitar wilayah perindustrian PT.Petrokimia Gresik melalui aktivitas terkait  pengelolaan lingkungan yang tertulisdalam izin-izin lingkungan yang telah dikantongi PT.Petrokimia Gresik dan beberapa penghargaan yang diraih dalam pengelolaan limbah

    Analisis Perbandingan Nilai Chart Datum Berdasarkan Lama Waktu Pengamatan di Stasiun Pasut Prigi

    No full text
    Menurut riset yang dilakukan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Perairan laut selatan Jawa Timur memiliki potensi terjadinya tsunami. Maka dari itu perlu diadakan kajian yang lebih mendalam yang hasilnya bisa dijadikan sebagai data pelengkap untuk menggambarkan kondisi laut pada masa mendatang. Salah satu fenomena yang bisa dijadikan acuan untuk mengetahui kondisi perairan suatu daerah yaitu dengan mengamati pasang surut suatu wilayah perairan, yang dapat diaplikasikan dengan melakukan pengamatan pasut untuk menentukan nilai chart datum di daerah tersebut. Penelitian ini berisi perbandingan nilai chart datum (MSL, HHWL, dan LLWL) dari data 15 hari, satu bulan, tiga bulan, enam bulan, satu tahun, dan dua tahun di Perairan Prigi. Metode yang digunakan adalah metode least square. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan untuk mempertimbangkan efisiensi pengamatan pasut terutama dalam penentuan durasi pengamatan. Data Stasiun Prigi menunjukkan bahwa lama pengamatan pasut tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai MSL, namun berpengaruh signifikan terhadap nilai HHWL dan LLWL yang dihasilkan. Sehingga nilai prediksi MSL jangka panjang yang baik dapat diperoleh dari Pengamatan selama 15 hari atau satu bulan saja. Sedangkan nilai prediksi HHWL dan LLWL semakin baik ketika pengamatan dilakukan semakin lama. Selisih atau perbedaan nilai MSL terbesar di Stasiun Prigi yaitu 0,63 meter. Lalu perbedaan nilai HHWL terbesar yaitu 1,176 meter. Kemudian perbedaan nilai LLWL terbesar yaitu 1,106 meter

    Struktur 3D dari Gangguan Ionosfer saat Gempa (CID) Magnitudo 9.0 di Tohoku-Oki Jepang Tahun 2011 Menggunakan Data GPS-TEC

    No full text
    Gempa dengan kekuatan magnitudo 9.0 di Tohoku-Oki, Jepang pada tanggal 11 Maret, 2011 memicu gelombang akustik yang menjalar ke atas hingga ke lapisan ionosfer bumi sekitar 8 menit setelah gempa utama dan menyebabkan perubahan densitas elektron di lapisan ionosfer. Perubahan nilai elektron tersebut diberi nama sebagai Coseismic Ionospheric Disturbance (CID). Total kandungan electron (TEC) di ionosfer yang diukur oleh Global Positioning System (GPS) dapat digunakan sebagai data input untuk teknik pemodelan ionosfer dengan metode 3D tomografi. Pemodelan 3D tersebut dapat digunakan untuk mempelajari struktur 3D dari CID. Dengan menggunakan jalur propagasi sinyal GPS (LoS) yang melintasi voxel buatan di lapisan ionosfer, kemudian dengan menggunakan beberapa konstrain pada program, pada akhirnya CID dapat direkonstruksi sebagai densitas anomali elektron secara 3D. Uji akurasi dilakukan untuk memastikan keakuratan metode 3D tomografi dengan melakukan uji resolusi citra tomogram dari model papan catur. Karakteristik CID yang ditemukan dalam penelitian ini konsisten dengan hasil dari laporan-laporan CID sebelumnya. Hasil tomografi menunjukkan terdapat CID dengan anomali bernilai positif dan negative, dan CID muncul pertama kali di ketinggian 200 km, lalu terus bergerak ke atas secara vertical dan ke arah selatan secara horizontal

    Analisa Kerentanan Pesisir Kota Semarang menggunakan algoritma CVI (Coastal Vulnerability Index)

    No full text
    Kenaikan muka air laut merupakan salah satu  penyebab permasalahan penting yang memberikan dampak negatif terhadap kehidupan sosial ekonomi pesisir juga terhadap ekosistem pesisir. Selain kenaikan permukaan laut, terdapat pula parameter yang membentuk kerentanan pesisir yang meliputi geomorfologi pantai, elevasi daratan di sekitar pesisir, perubahan garis pantai, pasang surut air laut, dan tinggi gelombang. Dihimpun dari berita linimasa, pesisir Semarang seringkali terdampak banjir rob yang menyebabkan area pesisir tergenang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa setiap parameter dalam algoritma Coastal Vulnerability Index (CVI) yang berperan dalam membentuk kerentanan pesisir. Algoritma CVI merupakan algoritma yang cukup popular digunakan dalam berbagai macam literatur yang meneliti terkait kerentanan pesisir yang diakibatkan oleh perubahan iklim. Hal tersebut dikarenakan parameter yang digunakan dalam algoritma CVI mencakup lanskap dari area pesisir berupa geomorfologi, kelerengan, dan juga perubahan garis pantai serta juga interaksi antara daratan yang berada dalam pesisir dengan kenaikan muka air laut, pasang surut air laut, dan tinggi gelombang. Dari pehitungan algoritma CVI didapat hasil bahwa kerentanan pesisir Semarang berada pada kategori sangat tinggi dengan score kerentanan berkisar 45,644. Dimana semua parameter yang ada pada algoritma CVI, menjadikan pesisir Semarang berada pada kategori sangat rentan

    Pemanfaatan Data GPS Tahun 2017-2020 untuk Monitoring Aktivitas Sesar Kendeng di Kota Surabaya

    No full text
    Lempeng di bumi terbagi menjadi dua bentuk, yaitu lempeng samudera dan lempeng benua. Lempeng ini selalu bergerak sehingga zona batas antar lempeng dan sistem patahan terbentuk dan memengaruhi sekitar wilayah batas pertemuan. Salah satu wilayah yang terdampak akan pergerakan tersebut adalah Indonesia. Hal ini karena letak Indonesia dikelilingi oleh tiga lempeng utama bumi dan mengakibatkan aktivitas vulkanik dan tektonik yang tinggi di sekitarnya. Aktivitas ini dapat membentuk suatu sistem sesar. Terdapat satu sistem sesar yang perlu menjadi perhatian khusus karena patahan ini diteliti aktif dan bergerak terus menerus, yaitu Sesar Kendeng di Jawa Timur. Sesar Kendeng membentang dari selatan Semarang ke Jawa Timur. Sesar Kendeng diidentifikasi di Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia yang memiliki populasi hingga 3 juta jiwa. Sebagai kota metropolitan, Surabaya telah menjadi pusat berbagai kegiatan dengan fasilitas yang dibangun dengan baik. Dengan demikian, aktivitas tektonik yang dimungkinkan terjadi karena pengaruh Sesar Kendeng akan menjadi ancaman di daerah ini. Oleh karena itu, sebagai upaya untuk mengurangi tingkat risiko yang terjadi maka perlu dilakukan pemantauan pada aktivitas Sesar Kendeng tersebut. Salah satu metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu pemanfaatan GPS untuk melakukan pengukuran secara geodetik di 25 titik pada segmen sesar. Hasil pengukuran ini kemudian dilakukan pengolahan secara ilmiah dengan software GAMIT/GLOBK. Dari hasil pengolahan, didapatkan nilai kecepatan pergeseran horizontal berkisar antara 2,67 mm/tahun – 124 mm/tahun. Pergeseran vertikal menunjukkan terdapat 10 titik yang mengalami uplift. Titik yang mengalami uplift berada di wilayah bagian barat dan bagian timur Kota Surabaya. Selanjutnya, 8 titik mengalami subsidence yang berada di wilayah utara dan selatan dari Kota Surabaya. Dari 18 vektor kecepatan horizontal digunakan untuk menghitung nilai regangan dengan metode delaunay triangle. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa wilayah pada zona Sesar Kendeng didominasi oleh peristiwa regangan kompresional. Nilai regangan yang didapatkan melebihi -0,5  strain. Dengan demikian, Sesar Kendeng termasuk dalam sesar aktif dengan pergerakan sesar naik

    Pembangunan WebGIS Untuk Menampilkan Informasi Hotspot Sebagai Bentuk Pemantauan Terjadinya Kebakaran Hutan Dan Lahan Dengan Memanfaatkan Opensource Library Leaflet JavaScript (Studi Kasus: Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan)

    No full text
    Kebakaran hutan dan lahan menjadi bencana yang hampir setiap tahun terjadi di wilayah Pulau Sumatera. Ogan Komering Ilir menjadi salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan dengan jumlah titik panas penyebab kebakaran hutan dan lahan yang tergolong tinggi setiap tahunnya. Upaya pencegahan penting dilakukan untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh karhutla pada berbagai aspek kehidupan. Salah satunya dengan membangun suatu Sistem Informasi Geografis (SIG) sebaran lokasi titik panas/hotspot sebagai bentuk early warning and detection system berbasis web (WebGIS) dengan memanfaatkan data VIIRS Nightfire (VNF) dari teknologi penginderaan jauh satelit Suomi-NPP dengan sensor aktif Visible Infrared Imaging Radiometer Suite (VIIRS) yang telah diolah dengan algoritma Nightfire. Library dari Leaflet JavaScript berperan penting dalam menambah fungsionalitas dari WebGIS dengan berbagai pilihan plugin yang tersedia dan source code yang mudah dibaca untuk membuat informasi spasial berbasis web yang lebih interaktif. Prototype dari WebGIS dengan nama OKIApi telah berhasil dibangun dan memiliki beberapa fitur utama seperti menampilkan informasi sebaran lokasi titik panas/hotspot yang telah diklasifikasikan berdasarkan temperature; tingkat prioritas pemadaman kebakaran dan tingkat kerawanan area mudah terbakar berdasarkan jenis penutupan lahan; rute menuju lokasi hotspot dan/atau kantor pemadam kebakaran; grafik estimasi luas area terbakar dari source footprint hotspot; dan grafik jumlah hotspot perhari yang telah diklasifikasikan berdasarkan temperature. Nilai presentase kelayakan web untuk uji fungsionalitas sebesar 100% dengan predikat sangat baik, uji usabilitas sebesar 91,5% dengan predikat sangat baik, dan uji portabilitas sebesar 100% dengan predikat sangat baik

    Pemetaan Dan Penilaian Kerentanan Bencana Alam Di Kabupaten Jepara Berbasis Sistem Informasi Geografis

    No full text
    Kabupaten Jepara memliki ancaman bencana alam yang tinggi di seluruh wilayahnya. Dalam perencanaan strategi nasional, tertuang kebijakan Peraturan Kepala BNPB No. 2 tahun 2012 tentang penyusunan risiko bencana, yang menyebutkan bahwa pentingnya pemetaan kerentanan bencana untuk strategi mitigasi bencana. Dengan urgensi tersebut dan dengan ketersediaan data yang ada, perlunya dibangun peta kerentanan bencana di Kabupaten Jepara yang belum dilakukan oleh Badan Penanggulangn Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Jepara. Penelitian ini mencoba melakukan pemetaan dan penilaian kerentanan di kabupaten Jepara yang terdiri dari kerentanan sosial, kerentanan ekonomi, dan kerentanan fisik, berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil yang diperoleh yaitu Kecamatan yang wilayahnya memiliki dominasi kerentanan yang tinggi terdapat di Kecamatan Jepara, Tahunan, dan Kedung. Berdasarkan hasil pemetaan dan penilaian kerentanan tersebut, maka perencanaan mitigasi bencana dengan melakukan tindakan kesiapsiagaan dapat disiapkan sedini mungkin terhadap wilayah dengan kerentanan tinggi

    41

    full texts

    504

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Geoid (E-Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇