Institut National de la Recherche Scientifique

Espace INRS
Not a member yet
    23526 research outputs found

    EKSISTENSI KOPERASI DESA MERAH PUTIH DALAM MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DITINJAU DARI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN, TEORI NEGARA KESEJAHTERAAN, DAN FIQIH SIYASAH DUSTURIYAH

    No full text
    Skripsi dengan judul “Eksistensi Koperasi Desa Merah Putih dalam Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Ditinjau dari Peraturan Perundang-undangan, Teori Negara Kesejahteraan, dan Fiqih Siyasah Dusturiyah” ini ditulis oleh Renita Sukma Wicatri, NIM. 1860103221073, Jurusan Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dibimbing oleh Dr. Abdul Khoir Wattimena, M.H. Kata Kunci: Koperasi Desa Merah Putih, Peraturan Perundang-undangan, Teori Negara Kesejahteraan, Fiqih Siyasah Dusturiyah, Kesejahteraan Masyarakat. Dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, pemerintah membentuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 sebagai strategi penguatan ekonomi desa dan pemerataan kesejahteraan masyarakat. KDMP dirancang sebagai lembaga ekonomi rakyat berbasis kebersamaan dan kemandirian, namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan persoalan terkait aspek legalitas kebijakan dan efektivitas peran koperasi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat desa.. Rumusan masalah penelitian ini yaitu: (1) eksistensi Koperasi Desa Merah Putih dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat ditinjau dari peraturan perundang-undangan perspektif teori negara kesejahteraan yang menegaskan tanggung jawab negara dalam menjamin kesejahteraan rakyat, dan (2) eksistensi Koperasi Desa Merah Putih dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat ditinjau dari perspektif fiqih siyasah dusturiyah. Penelitian ini bertujuan menganalisis eksistensi Koperasi Desa Merah Putih dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang ditinjau dari peraturan perundang-undangan perspektif teori negara kesejahteraan dan fiqih siyasah dusturiyah Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan yuridis-normatif yang menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menafsirkan norma hukum, teori, dan doktrin yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi Koperasi Desa Merah Putih memiliki legitimasi hukum yang kuat sebagai perwujudan prinsip demokrasi ekonomi dan asas kekeluargaan dalam Pasal 33 UUD 1945 serta sejalan dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian dan regulasi-regulasi lainnya. Dalam perspektif teori negara kesejahteraan, eksistensi KDMP berfungsi sebagai instrumen negara dalam pemerataan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat desa, sedangkan dalam perspektif fiqih siyasah dusturiyah, eksistensi KDMP selaras dengan prinsip kemaslahatan umum, keadilan distributif, amanah, dan perlindungan harta masyarakat, sehingga mencerminkan sinergi antara hukum positif nasional dan nilai-nilai Islam dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa yang adil dan berkelanjutan. Dengan demikian, keberadaan KDMP menjadi representasi sinergi antara hukum positif nasional dan nilai-nilai Islam dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat desa secara adil dan berkelanjutan

    PENERAPAN SANKSI ADMINISTRATIF BAGI PERANGKAT DESA YANG MELAKUKAN TINDAKAN MERESAHKAN TERHADAP SEKELOMPOK MASYARAKAT DESA DENGAN PERBUATAN ASUSILA DALAM PERSPEKTIF HUKUM DAN FIQIH SIYASAH (Studi Kasus di Desa Gesikan Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung)

    No full text
    Farah Fadhilatur Rahman, 1860103223261 “Penerapan Sanksi Administratif Bagi Perangkat Desa yang Melakukan Tindakan Meresahkan Terhadap Sekelompok Masyarakat Desa dengan Perbuatan Asusila dalam Perspektif Hukum dan Fiqih Siyasah (Studi Kasus di Desa Gesikan Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung)”. Hukum Tata Negara, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing : Muhammad Amiril A’la, M.H. Kata Kunci : Sanksi Administratif, Perangkat Desa, Fiqih Siyasah Perangkat desa sebagai unsur penyelenggara pemerintahan memiliki kewajiban menjaga norma sosial dan etika jabatan. Namun, fenomena pelanggaran moral berupa perbuatan asusila oleh perangkat desa di Desa Gesikan telah menimbulkan keresahan masyarakat dan krisis kepercayaan terhadap integritas pemerintahan desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah desa dalam menegakkan sanksi, serta meninjau penerapan sanksi administratif tersebut dari perspektif Hukum Positif dan Fiqih Siyasah. Rumusan masalah pada penelitian ini sebagai berikut : (1) Bagaimana peran pemerintah desa (kepala desa) dalam menegakkan sanksi administratif terhadap perangkat desa pelaku asusila sebagai upaya memperkuat akuntabilitas, integritas, dan legitimasi pemerintahan desa? (2) Bagaimana penerapan sanksi administratif bagi perangkat desa yang melakukan Tindakan meresahkan sekelompok masyarakat desa dengan perbuatan asusila dalam perspektif Hukum? (3) Bagaimana penerapan sanksi administratif bagi perangkat desa yang melakukan Tindakan meresahkan sekelompok masyarakat desa dengan perbuatan asusila dalam perspektif Fiqih Siyasah? Penelitian ini memiliki tujuan sebagai berikut : (1) Untuk menganalisis dan mengevaluasi peran pemerintah daerah dalam menegakkan sanksi administratif terhadap perangkat desa yang melakukan perbuatan asusila sebagai bentuk upaya memperkuat akuntabilitas, integritas, dan legitimasi pemerintahan desa. (2) Untuk mengetahui, menganalisis, dan menjelaskan penerapan sanksi administratif bagi perangkat desa yang melakukan tindakan meresahkan sekelompok masyarakat desa dengan perbuatan asusila dalam perspektif Hukum Positif Indonesia. (3) Untuk mengetahui, menganalisis, dan menjelaskan penerapan sanksi administratif bagi perangkat desa yang melakukan tindakan meresahkan sekelompok masyarakat desa dengan perbuatan asusila dalam perspektif Fiqih Siyasah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif empiris dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Gesikan, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung. Sumber data diperoleh melalui data primer (wawancara mendalam dengan Kepala Desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan BPD) serta data sekunder (dokumentasi hukum). Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peran Pemerintah Desa Gesikan dalam menangani kasus ini bertindak sebagai mediator dan fasilitator dengan mengedepankan proses tabayyun (klarifikasi), musyawarah mufakat untuk meredam konflik sosial, serta pelaporan berjenjang kepada Camat dan Inspektorat (2) Sanksi administratif yang diterapkan berupa teguran lisan dan pendekatan "subterapi" (pembinaan mental-spiritual), namun belum sampai pada pemberhentian tetap dikarenakan kendala pembuktian formal sesuai UU No. 6 Tahun 2014 dan Perda Tulungagung No. 4 Tahun 2017 (3) Dalam perspektif Fiqih Siyasah, tindakan pemerintah desa telah sejalan dengan prinsip Amar Ma’ruf Nahi Munkar, pencegahan Mafsadah (kerusakan), dan prinsip Tadarruj (bertahap) dalam memberikan hukuman (ta’zir) yang berorientasi pada kemaslahatan umat dan pemulihan akhlak pejabat publik

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERHADAP PEMAHAMAN BILANGAN BULAT SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 NGANTRU TULUNGAGUNG

    No full text
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Model Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Pemahaman Bilangan Bulat Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Ngantru Tulungagung” ini ditulis oleh Mei Priska Ningtyas, NIM. 126204212132, Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, yang dibimbing oleh Beni Asyhar, S.Si., M.Pd. Kata Kunci: Pembelajaran Berdiferensiasi, Pemahaman, Bilangan Bulat, Eksperimen Semu. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya proses pembelajaran matematika yang cenderung seragam dan belum sepenuhnya memperhatikan perbedaan kemampuan siswa. Kondisi ini berdampak pada rendahnya pemahaman dasar matematika, salah satunya materi bilangan bulat yang menjadi fondasi bagi penguasaan materi matematika di jenjang selanjutnya. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mampu mengakomodasi keberagaman karakteristik siswa menjadi salah satu kebutuhan penting dalam proses pendidikan, salah satunya melalui penerapan model pembelajaran berdiferensiasi. Model pembelajaran ini memberikan ruang bagi setiap siswa untuk belajar sesuai dengan tingkat kesiapan, kebutuhan, serta gaya belajar masing-masing, sehingga dapat membantu mewujudkan proses pembelajaran yang lebih bermakna, mendalam, dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran berdiferensiasi terhadap pemahaman bilangan bulat pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Ngantru Tulungagung. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu melalui desain Post-Test Only Control Design. Sampel penelitian terdiri atas kelas VII–J sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran berdiferensiasi berbasis Problem Based Learning dan kelas VII–F sebagai kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional berbasis Problem Based Learning. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang cukup signifikan antara nilai pemahaman siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai rata-rata pemahaman siswa pada kelas eksperimen mencapai 81,4, yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 64,4. Berdasarkan hasil uji Independent Sample T-Test, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berdiferensiasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman bilangan bulat siswa. Selain itu, hasil perhitungan ukuran pengaruh menggunakan uji Cohen’s d menunjukkan nilai sebesar 1,3544 yang termasuk dalam kategori pengaruh sangat besar. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi tidak hanya mampu meningkatkan keaktifan, kemandirian, serta interaksi antarsiswa selama proses pembelajaran, tetapi juga berkontribusi secara nyata dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika secara keseluruhan

    ANALISIS FRAMING BERITA “PENGANIAYAAN OLEH ANGGOTA TNI PADA KASUS PRADA LUCKY” DALAM MEDIA ONLINE SUARA.CO DAN JAWA POS

    No full text
    ABSTRAK Skripsi dengan judul Analisis Framing Pemberitaan “Penganiayaan Oleh Anggota TNI Pada Kasus Prada Lucky” Dalam Media Online Suara.co Dan Jawa Pos ini ditulis oleh Mohamad Ashar Amirul, NIM 126304202098, dengan dosen pembimbing Fionna Christabella, S. Sn.M.A. Kata Kunci: TNI, Penganiayaan, Prada Lucky, Framing Kekerasan yang dilakukan oleh anggota TNI kembali terjadi. Pada bulan Agustus 2025 terdapat kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI dan menyebabkan hilangnya nyawa seorang prajurit muda (Prada Lucky). Hal tersebut menunjukan indikasi kegagalan sistemik pada suatu institusi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendektan analisis framing Robert N. Entman dengan keempat elemennya: Defines problems, Diagnose Causes, Make a Moral Judgement dan Treatment Recommendation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui framing yang digunakan kedua media dalam beritanya yang mengangkat isu kekerasan oleh anggota TNI serta mengetahui kontruksi sosial yang dibuat oleh media. Penelitian ini relevan dengan keadaan sekarang di mana terdapat banyak kasus kekerasan oleh aparatur sipil negara. Hasil penelitian ini adalah Suara.co dalam beritanya lebih menyoroti tragedy dan fakta,serta penanganan kasus. Sedangkan Jawa Pos menonjolkan langkah hukum dan koordinasi pemerintah. Kontruksi sosial ini mencakup empat aspek: agenda setting, yang menunjukkan pemberitaan mampu memengaruhi publik; stereotip, yang menggambarkan anggota TNI sebagai kelompok yang keras dan kental akan budaya senioritas; representasi dan ideologi, yang berbeda di tiap media; serta kekuatan dan kekuasaan, yang mencerminkan pengaruh media dalam membentuk persepsi publi

    IMPLEMENTASI KECERDASAN PSIKOMOTORIK MELALUI MEDIA MIND MAPPING PADA PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI MIN 5 TULUNGAGUNG

    No full text
    Skripsi dengan judul “Implementasi Kecerdasan Psikomotorik Melalui Media Mind Mapping Pada Peserta Didik Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di MIN 5 Tulungagung” yang ditulis oleh Adelia Kusuma Anggraita, NIM 126205213194, Tahun 2025, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Dosen Pemimbing Hafidz Rosyidina, M.Pd. Kata Kunci: Media Mind Mapping, Kecerdasan Psikomotorik Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan pembelajaran pada dunia pendidikan yang semakin modern, sehingga semua dituntut untuk selalu mengikuti perkembangan zaman agar tidak tertinggal. Dalam proses kegiatan belajar mengajar setiap anak memiliki daya serap yang berbeda-beda sehingga membutuhkan strategi yang inovatif. Disinilah kemudian konsep Mind Mapping menjadi salah satu alat yang efektif dalam meningkatkan pemahaman dan retensi pada siswa. Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut : 1) Untuk mengetahui bagaimana perencanaan media Mind Mapping pada mata pelajaran IPA dalam melatih kecerdasan psikomotorik di MIN 5 Tulungagung, 2) Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan media Mind Mapping dalam melatih kecerdasan psikomotorik peserta didik, 3) Untuk mengetahui kendala dan solusi seperti apa yang harus pendidik berikan pada peserta didik yang kurang mengetahui penggunaan media pembelajaran Mind Mapping. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskripsi kualitatif. Lokasi penelitian ini adalah di MIN 5 Tulunggung. Metode pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi partisipan, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data dengan cara keterpercayaan, keteralihan, kebergantungan dan kepastian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Perencanaan media Mind Mapping pada mata pelajaran IPA dalam melatih kecerdasan psikomotorik adalah dengan melakukan dimulai dari melakukan rapat, menentukan tujuan, dan pelatihan dalam menggunakan media pembelajaran diikuti oleh semua pendidik, maupun staf yang berada di lembega madrasah 2) Pelaksanaan media Mind Mapping pada mata pelajaran IPA dalam melatih kecerdasan psikomotorik adalah memberi kejelasan materi, kemudian penggunaan media dapat dilakukan. 3) Evaluasi media Mind Mapping pada mata pelajaran IPA dalam melatih kecerdasan psikomotorik bahwa, dalam proses implementasi media pembelajaran bahwa, terdapat beberapa siswa yang masih kesulitan dalam mengikuti pembelajaran dengan media mind mapping, peserta didik tidak semua dapat aktif dan menuangkan ide-ide kreatifitas dalam mengerjakan tugas yang diberikan

    Enhancing machine learning-based seasonal precipitation forecasting using CMIP6 simulations.

    No full text
    The limited availability of observational and reanalysis data presents a significant challenge in training machine learning (ML) models for seasonal climate forecasting. Here, we show that training ML-based seasonal forecasting models with a larger number of individual simulations from CMIP6 models enhances their generalization ability and improves precipitation forecasts over South America. Using TelNet, a sequence-to-sequence machine learning model, we assess the performance of models trained with different numbers of CMIP6 simulations compared to those trained with ERA5 reanalysis and the CMIP6 ensemble mean. The results reveal that models trained with only a few CMIP6 simulations perform worse than those trained with ERA5, primarily due to instability during ML model tuning and reduced generalization ability. However, as the number of CMIP6 models increases, performance improves and surpasses both ERA5- and ensemble-mean-based ML models. Reliability and sharpness diagrams analysis further demonstrate that ML models trained with more CMIP6 simulations yield more confident and calibrated forecasts. Moreover, CMIP6-based TelNet constantly outperformed state-of-the-art dynamical models across different initialization months and lead times. This study underscores the potential of leveraging large multi-model dynamical simulations for robust ML-based seasonal climate forecasting

    IMPLEMENTASI PASAL 63 UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2019 TENTANG SUMBER DAYA AIR PERSPEKTIF FIQH SIYASAH (Studi Kasus Pengelolaan Air PAM di Desa Sambitan, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung)

    No full text
    Skripsi dengan judul “Implementasi Pasal 63 Undang-Undang Nomor 17 tahun 2019 Tentang Sumber Daya Air Perspektif Fiqh Siyasah (Studi Kasus Pengelolaan Air PAM di Desa Sambitan, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung)” ini ditulis oleh Raul Agung Santyago, NIM. 1860103220183, Prodi Hukum Tatanegara, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan pembimbing Nurush Shobahah, M.H.I. Kata Kunci: Impelentasi, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019, Sumber Daya Air, Fiqh Siyasah, Hippam. Pengelolaan sumber daya air merupakan isu penting yang menuntut keterlibatan negara dan masyarakat agar pemanfaatannya berlangsung adil, transparan, dan berkelanjutan. Untuk menjamin pengelolaan air yang berkeadilan, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019, khususnya Pasal 63, menegaskan peran penting partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sumber daya air. Prinsip ini sejalan dengan Fiqh Siyasah yang memandang air sebagai milik umum yang harus didistribusikan secara adil oleh pemimpin demi kemaslahatan umat. Dalam konteks ini, HIPPAM (Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum) hadir sebagai wujud partisipasi masyarakat di tingkat lokal, termasuk di Desa Sambitan Kabupaten Tulungagung. Rumusan masalah penelitian ini yaitu: (1) Implementasi Pasal 63 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 Tentang Sumber Daya Air Dalam Pengelolaan Air Oleh HIPPAM di Desa Sambitan Kabupaten Tulungagung, dan (2) Implementasi Pasal 63 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 Tentang Sumber Daya Air Dalam Pengelolaan Air Oleh HIPPAM di Desa Sambitan Kabupaten Tulungagung Dalam Perspektif Fiqh Siyasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pasal 63 UU SDA dalam pengelolaan HIPPAM di Desa Sambitan ditinjau dari dua aspek utama, yaitu: (1) peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar hukum pembentukannya, dan (2) perspektif fiqh siyasah yang berlandaskan prinsip musyawarah, keadilan, amanah, dan ketaatan rakyat kepada pemimpin. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis-empiris yang menggunakan bahan hukum primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menafsirkan jawaban dari responden atas pertanyaan yang telah disusun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) HIPPAM telah melaksanakan ketentuan mengenai partisipasi masyarakat sebagaimana diatur dalam Pasal 63 namun implementasinya belum sepenuhnya optimal. (2) Dalam perspektif fiqh siyasah praktik pengelolaan air HIPPAM menunjukkan penerapan prinsip musyawarah, amanah, keadilan dan ketaatan rakyat kepada pemimpin terlihat dari adanya pertemuan musyawarah, respon cepat pengurus terhadap keluhan serta kepatuhan masyarakat pada prosedur layanan

    التحليل التقابلي الفعل المعلوم والفعل المجهول بين اللغة العربية والإندونيسية وتطبيقه في تعليم المهارة الكتابة بالمدرسة الثانوية الإسلامية

    No full text
    تنبع هذه الدراسة من الصعوبات التي يواجهها الطلاب في تعلم اللغة العربية. ففي سياق التعليم بإندونيسيا، تعد اللغة العربية لغة ثانية (B2)، بينما تكون اللغة الإندونيسية لغة الأم أو اللغة الأولى (B1). وبلا شك، توجد فروق جوهرية بين هاتين اللغتين، تتجاوز المفردات لتشمل: آليات اشتقاق الكلمات، وبنية الجمل وأنماطها، والتركيب النحوي، فضلا عن الاختلاف في الاستخدام الوظيفي للعديد من الكلمات والجمل التي تتأثر بالجنس (المذكر والمؤنث). وإذا لم تعالج هذه الصعوبات، فسيتراخى اهتمام الطلاب بتعلم اللغة العربية تدريجيا، وقد يتركونها كليا. ومن خلال استخدام الطريقة التحليلية التضادية، يستطيع المعلمون تحديد أشبه النقاط بين اللغتين، واستثمارها في عملية التعليم والتعلم، مما يسهل على المتعلمين فهم البنية العربية واستيعابها، ويعزز قدرتهم على التعامل مع الفروق البنيوية بين لغتهم الأولى واللغة العربية. يتمحور محور هذه الدراسة حول فهم: ١) أنماط الجمل الفاعلية (المبنية للمعلوم) والمفعولية (المبنية للمجهول) في اللغتين العربية والإندونيسية، ٢) أشبه النقاط والفروق بين الجمل الفاعلية والمفعولية في اللغتين، ٣) الآثار التعليمية الناتجة عن التحليل التضادي للجمل الفاعلية والمفعولية بين اللغتين في سياق تعليم اللغة العربية. وقد اتبعت هذه الدراسة منهجا كيفيا من نوع الدراسة الوثائقية، حيث اقتصرت جميع أنشطتها على المصادر الوثائقية. وفيما يتعلق بجمع البيانات، استخدم الباحث الطريقة الوثائقية، حيث جمع البيانات من المراجع المتاحة في الكتب والمجلات العلمية وغيرها من المصادر التي تتناول موضوع الدراسة. أما طريقة تحليل البيانات، فقد شملت التحليل الوصفي والتحليل التضادي، بما في ذلك: تقليص البيانات، وعرضها، واستخراج النتائج. وقد توصلت الدراسة إلى أن هناك فروقا وأشبه في بنية الجمل الفاعلية والمفعولية بين اللغتين العربية والإندونيسية، وذلك من حيث: ترتيب العناصر في الجملة، وآلية التحويل من الفاعلي إلى المفعولي، ووجود الفاعل والمفعول به ومواقعهما في الجملة. ولذلك، يجب على المعلم أن يراعي الجوانب التي قد تسبب صعوبات للطلاب، وأن يصمم عملية التعليم بما يساعد على تذليل هذه العقبات. ومن خلال هذا النهج، يمكن جعل تعليم اللغة العربية أكثر فاعلية وصلة بالواقع، وأكثر قدرة على تعزيز مهارة الطلاب في فهم الجمل الفاعلية والمفعولية وإنتاجها بشكل دقيق وفق القواعد النحوية والصرفية للغة العربية

    PENGARUH BI RATE, HARGA SAHAM, INFLASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA PADA SEKTOR BARANG KONSUMEN PRIMER TAHUN 2019-2024

    No full text
    Skripsi berjudul “Pengaruh BI Rate, Harga Saham, Inflasi dan Nilai Tukar Rupiah terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia pada Sektor Barang Konsumen Primer tahun 2019-2024” yang ditulis oleh Dea Agustin Permatasari, NIM. 1860406221013, Jurusan Bisnis dan Manajemen, Progam Studi Manajemen Keuangan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan pembimbing Mega Tunjung Hapsari, M.AP. Kata kunci: BI Rate, Harga Saham, Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, Indeks Saham Syariah Indonesia Penelitian dilatarbelakangi fluktuasi Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dipengaruhi dinamika kondisi makroekonomi serta pergerakan harga saham sektor riil, khusunya sektor barang konsumen primer yang memiliki peran penting dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Perubahasan BI Rate, harga saham, inflasi dan nilai tukar rupiah diduga memberikan sinyal bagi investor dalam mengambil keputusan investasi di pasar modal syariah. Tujuan penelitian yaitu: (1) Untuk menguji pengaruh BI Rate, harga saham, inflasi dan nilai tukar secara simultan terhadap ISSI pada sektor barang kosumen primer tahun 2019-2024, (2) Untuk menguji pengaruh BI Rate terhadap ISSI pada sektor barang kosumen primer tahun 2019-2024, (3) Untuk menguji pengaruh harga saham terhadap ISSI pada sektor barang kosumen primer tahun 2019-2024, (4) Untuk menguji pengaruh inflasi terhadap ISSI pada sektor barang kosumen primer tahun 2019-2024, (5) Untuk menguji pengaruh nilai tukar terhadap ISSI pada sektor barang kosumen primer tahun 2019-2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data sekunder dari situs web BI, BEI, dan OJK digunakan sebagai sumber penelitian. Teknik analisis data dipakai yakni regresi data panel dengan bantuan sofware Eviews13, melalui tahapan pemilihan model terbaik, uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi, kemudian uji hipotesis dengan cara simultan serta parsial. Hasil penelitian menyatakan jika dengan cara simultan BI Rate, harga saham, inflasi dan nilai tukar rupiah berdampak positif serta signifikan terhadap ISSI pada sektor barang konsumen primer. Secara parsial, BI Rate, inflasi serta tukar rupiah berdampak positif signifikan terhadap ISSI, kemudian harga saham tidak beradampak signifikan terhadap ISSI. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pergerakan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pada sektor barang konsumen primer periode 2019–2024 secara signifikan dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi. BI Rate, inflasi, dan nilai tukar rupiah terbukti berperan penting terhadap dinamika ISSI, baik secara simultan maupun parsial. Sebaliknya, harga saham secara parsial tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan, sehingga pergerakan ISSI pada sektor ini lebih dipengaruhi oleh stabilitas ekonomi makro dibandingkan fluktuasi harga saham individual

    KESADARAN CALON PENGANTIN TERHADAP PERJANJIAN PRANIKAH DI KUA KECAMATAN PAGERWOJO KABUPATEN TULUNGAGUNG PERSPEKTIF KAIDAH FIKIH

    No full text
    ABSTRAK Karmila Widyasari NIM. 1860102221015, “Kesadaran Calon Pengantin Terhadap Perjanjian Pranikah Di KUA Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung Perspektif Kaidah Fikih”, Program Studi Hukum Keluarga Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2026, Pembimbing: Dr. Eko Siswanto, MH.I Kata Kunci: Kesadaran, Perjanjian Pranikah, Kaidah Fikih Perjanjian pranikah juga merupakan pencatatan mengenai hak-hak dan kewajiban-kewajiban seorang suami maupun seorang istri. Maka dari itu kesadaran akan pentingya perjanjian pranikah menjadi suatu hal yang penting dipahami oleh setiap masyarakat, terkhusus kepada calon pengantin yang akan melangsungkan suatu pernikahan. Meskipun kesadaran masyarakat terhadap perjanjian pranikah merupakan suatu hal penting dan telah dianjurkan dalam ketentuan al-Qur’an atau kaidah fikih, namun, pentingnya perjanjian belum menjadi perhatian bagi calon pengantin di KUA Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung pada tahun 2025. Berdasarkan alasan tersebut maka peneliti mengambil judul “Kesadaran Calon Pengantin Terhadap Perjanjian Pranikah Di KUA Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung Perspektif Kaidah Fikih”. Rumusan masalah pada penelitian ini sebagai berikut: 1) Bagaimana kesadaran calon pengantin pada KUA Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung terhadap perjanjian pranikah perspektif kaidah fikih? 2) Faktor apa saja yang mempengaruhi kesadaran calon pengantin pada KUA Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung terhadap perjanjian pranikah? Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian hukum empiris. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi hukum. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara dilakukan oleh peneliti kepada kepala KUA Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung 5 calon pengantin dan pasangan yang telah membuat perjanjian pranikah di Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini yakni 1) Lemahnya kesadaran calon pengatin di KUA Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung terhadap perjanjian pranikah menunjukkan belum optimalnya upaya pencegahan potensi kemudharatan dalam pernikahan. Perjanjian pranikah memiliki peranan penting yaitu sebagai instrument hukum yang bertujuan untuk melindungi hak suami istri serta dapat meminimalisir adanya konflik dikemudian hari. Kurangnya Tingkat pengetahuan hukum, pemahaman hukum, sikap hukum dan pola perilaku calon pengantin terhadap perjanjian pranikah, menyebabkan kemashlahatan tersebut belum tercapai secara maksimal. 2) Kesadaran calon pengantin di KUA Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung terhadap perjanjian pranikah dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu kurangnya pengetahuan mengenai perjanjian pranikah, adanya stigma negatif terhadap perjanjian pranikah, serta latar belakang pendidikan dan kondisi ekonomi calon pengantin. Berbagai faktor tersebut berdampak pada minimnya pemahaman dan penerimaan calon pengantin terhadap perjanjian pranikah sebagai instrumen perlindungan hukum dalam suatu pernikahan

    7,532

    full texts

    23,526

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Espace INRS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇